Home Blog Page 1422

Bupati Deliserdang Daftar Bacalon DPR RI, Keputusan Pengunduran Diri Ashari Tunggu Mendagri

BACAKAN: Sidang Paripurna DPRD Deliserdang pembacaan surat pengunduran diri Bupati Deliserdang di Ruang DPRD Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Surat pengunduran diri Ashari Tambunan sebagai Bupati Kabupaten Deliserdang dibacakan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Deliserdang, Senin (19/6). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil DPRD Deliserdang Drs T Akhmad Tala’a dengan agenda pendapat akhir fraksi-fraksi atas jawaban Bupati Deliserdang ini tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deliserdang Tahun Anggaran 2022.

Di sela sela-sela sidang tersebut pihak Sekretariat DPRD Deliserdang membacakan surat masuk termasuk surat dari Bupati Deliserdang Ashari Tambunan perihal pengunduran dirinya dari Jabatan Bupati Deliserdang.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Deliserdang Binsar Sitanggang menyampaikan surat pengunduran diri Bupati Deliserdang.

“ Surat pengunduran diri dari Bupati Deliserdang Ashari Tambunan karena mendaftar sebagai bakal calon anggota DPR RI dari Partai PKB,,” sebut Binsar Sitanggang.

Menanggapi hal itu Wakil Pimpinan DPRD Deliserdang Dr H Nusantara Tarigan Silangit SE MM MH. menyebutkan pihaknya akan memproses surat tersebut.

“Selanjutnya pimpinan DPRD Deli Serdang akan memproses surat keputusan pengunduran diri Bupati Deliserdang. Dan menunggu hasil dari Mendagri pengesahan penguduran diri itu,” kata Nusantara Tarigan Silangit disela sela usai rapat Paripurna.

Hadir pada sidang Paripurna tersebut Sekda Kabupaten Deliserdang H Timur Tumanggor SSos MA, Wakil DPRD Kabupaten Deliserdang Drs Amat Tala’a , Amit Damanik dan para anggota DPRD sebanyak sekitar 25 orang serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang.

Sebelumnya rapat paripurna dibuka secara resmi pimpinan sidang Paripurna an Drs Amat Tala’a (Wakil DPRD Deliserdang) dan diakhiri penyampaian pendapat akhir dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Deliserdang. (btr/azw)

Jelang Pilgubsu 2024, Edy Pastikan Tak lagi Didampingi Ijeck

BERSAMA: Gubsu Edy Rahmayadi (kiri) dan Wagubsu Musa Rajeckshah saat keduanya bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi telah memastikan diri akan bertarung pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2024 mendatang. Namun, Edy tidak akan lagi berpasangan dengan Musa Rajekshah alias Ijeck, wakil gubernurnya saat ini. “Nggak (sama Ijeck),” ujar Edy di Medan, Senin (19/6).

Edy kemudian menjelaskan alasannya tidak lagi berpasangan dengan Ketua DPD I Golkar Sumut di Pilgub 2024. Menurut Edy, tinggi dia dan Ijeck berbeda sehingga membuat mereka sulit difoto bersama. “Tingginya beda. Tingginya waktu foto berbeda, kalau foto kan susah,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah hal itu disebabkan karena hubungannya dengan Ijeck sedang tidak baik-baik saja, Edy membantah hal itu. Dia mengaku alasannya tidak maju lagi bersama dengan Ijeck hanya karena permasalahan tinggi badan. “Tidak, karena tingginya beda,” ujar Edy.

Sebelumnya, Ijeck mengaku hubungannya dengan Gubsu Edy Rahmayadi sedang tidak baik. Ijeck menyampaikan saat diwawancarai wartawan TV beberapa waktu yang lalu.

Saat itu, Ijeck menyampaikan jika hubungannya dengan Edy yang tidak baik-baik saja bukan lagi sebuah rahasia. (jpc/azw)

Desak Bawaslu agar Surati KPU, PIA Ingin Lapor Sumbangan Kampanye Tetap Diwajibkan

DATANGI BAWASLU: Perempuan Indonesia Antikorupsi (PIA) mendatangi gedung Bawaslu RI, Senin (19/6).

SUMUTPOS.CO – Perempuan Indonesia Antikorupsi (PIA) mendatangi kantor Bawaslu RI, agar terbit rekomendasi kepada KPU supaya Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) tetap berlaku.

“Bawaslu harus segera menerbitkan rekomendasi kepada KPU untuk segera menetapkan kewajiban peserta pemilu menyusun dan melaporkan LPSDK Pemilu 2024,” ujar aktivis PIA, Valentina Sagala, di kantor Bawaslu RI pada Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Valentina menilai LPSDK sangat diperlukan dalam penyelenggaraan Pemilu untuk menghasilkan pemerintahan bersih yang bebas dari korupsi. Dia menyebut KPU harus kembali mewajibkan LPSDK di Peraturan KPU.

“Menuntut KPU menetapkan kewajiban bagi peserta pemilu untuk menyusun dan melaporkan LPSDK pada periode masa kampanye dan sebelum pemungutan suara, sebagaimana telah diterapkan sejak Pemilu 2014,” katanya.

Selain itu, dia juga mendesak KPU, Bawaslu dan DKPP melakukan rapat tripartit. Dia menuturkan hal itu untuk memastikan KPU mengatur kewajiban peserta Pemilu menyusun dan melaporkan LPSDK, disertai pengawasan oleh Bawaslu.

Aktivis PIA lainnya, Judhi Kristantini, mengatakan penghapusan LPSDK telah menimbulkan kontroversi. Dia menyebut dengan penghapusan LPSDK, maka telah menghancurkan simbol integritas.

“Kenapa kami memandang ini sebuah hal yg sangat penting dan juga krusial? Karena penghapusan LPSDK bagi kami itu adalah penghancuran sebuah simbol integritas di mana transparansi dan akuntabilitas itu dihancurkan,” katanya.

“Meski kita tahu bahwa integritas ada suatu hal yang dari hari ke hari dari masa ke masa selalu dipertanyakan. Tetapi dengan tidak adanya LPSDK ini semakin meniadakan bagaimana kami bisa melanjutkan proses pengajaran kepada publik mengenai transparansi dan akuntabilitas,” sambung dia.

Sebab itu, dia mendorong Bawaslu untuk merekomendasikan kepada KPU agar mengembalikan LPSDK. Selain itu, juga meminta agar dilakukan rapat tripartit bersama DKPP, KPU dan Bawaslu.

“Kami akan terus konsisten bersama gerakan ini untuk mendorong KPU dengan meminta bantuan Bawaslu, mendorong untuk adanya diskusi tripartit juga dengan DKPP. Ini adalah langkah serial yang kami akan tempuh untuk mengingatkan KPU mengembalikan kembali LPSDK ke dalam aturan-aturan yang memang sudah dirpaktikkan dan sudah berhasil dipraktikkan oleh KPU atau Pemilu kita selama ini,” ungkapnya.

Komisioner KPU, Idham Holik, mengatakan penghapusan kewajiban LPSDK untuk Pemilu 2024 didasarkan pada alasan tidak adanya aturan dalam UU Pemilu. Alasan lainnya, parpol-parpol tidak punya cukup waktu untuk melapor.

Menurutnya penyumbang dana kampanye juga mesti dari kelompok yang berbadan hukum. Ia menilai pertimbangan keputusan itu sudah ditinjau bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“LPSDK dihapus karena tidak diatur dalam UU Pemilu,” kata Idham dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, 29 Mei lalu.

Di sisi lain, KPU juga kini menyiapkan Sistem Informasi Dana Kampanye (Sidakam), yakni alat KPU menjamin transparansi Kekening khusus Dana Kampanye (RKDK) peserta pemilu. RKDK akan menjadi tempat seluruh penerimaan dana kampanye berbentuk uang sebelum digunakan kampanye. (jpc/dtk/azw)

Geng Motor Bikin Resah Warga Desa Klumpang

PENYISIRAN: Petugas melakukan penyisiran lokasi latihan geng motor di sekitar Desa Kelumpang Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang, Minggu (18/6).

HAMPARANPERAK, SUMUTPOS.CO – Begal kerap membuat onar masya­rakat maupun pengguna ja­lan. Aksi begal kali ini, di­duga dilakukan geng motor. Kelompok geng motor kini terang-terangan dengan me­la­kukan latihan yang diambil warga di sekitar Desa Kelum­pang Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang, Minggu (18/6)

Menurut sumber kegiatan para komplotan begal geng motor, melakukan aksi latihan dalam jumlah besar di area perkebunan PTPN 2 di tebu-tebu, pada malam hari yang dipandu ketua gank motor.

Sumber juga mengatakan, para pengikut komplotan begal dan genk motor berusia remaja dengan latihan layak­nya latihan prajurit TNI dengan melakukan tiarap, serta latihan lainnya.

Para pelatih tak segan-segan menghajar komplotan yang bergabung dalam latihan, yang dilakukan pelatih atau ketua komplotan begal ke­pada anggota yang tergabung dalam latihan.

“Menurut sumber, bagi remaja yang sudah tergabung tak bakal bisa keluar maupun lepas dari pantauan begal de­ngan melakukan, penyiksaan yang amat pedih bagi ang­gota yang keluar dari komplotan begal.

Foto yang beredar terkait anggota geng motor melakukan latihan di Areal Perkebunan Tebu PTPN 2 Hamparanperak itu langsung direspon petugas. Polsek Hamparanperak beserta Babinsa dan Kepala Desa Klumpang­kebun mengecek lokasi yang diduga tempat latihan para geng motor tersebut, Minggu, (18/6).

Berdasarkan Informasi bahwa foto tersebut dilakukan oleh sekelompok remaja yang tergabung di dalam kelompok Geng Motor INSIEME di areal perkebunan Tebu PTPN Di Jalan Pasar 3 Luar, Dusun 8 Desa Klumpangkebun, Kecamatan Hamparanperak, Deli Serdang. Senin (19/6).

Berdasarkan informasi yang di himpun Polsek Hamparanperak, para pelaku di duga berinisial,D, ketua kelompok Genk motor INSIEME, warga, Gang Setia Desa Klum­pang­kampung,

“D anggota genk motor warga,Dusun 1 Sidorame Timur, Desa Klumpangkebun dan anggota lainya telah terdata, Polsek Hamparan Perak akan menindaklanjuti dari kegiatan tersebut,” ujar Ka­polsek Hamparanperak, Kompol Zainal Muhlisin, ketika dikonfirmasi Sumut Pos melalui telepon selulernya. (mag-1/azw)

Polisi Tembak Tersangka Pembunuh Wanita

DUDUGA PELAKU: Potongan rekaman CCTV yang diduga pelaku pembunuh wanita di dalam mobil di kawasan Tanjunggusta Medan, kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan telah menangkap pembunuh wanita, Vonda Harianingsih (50) yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobil, di Jalan Klambir V, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (7/6) lalu.

Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, Senin (19/6).

Dijelaskannya, pelaku ditangkap di daerah Binjai beberapa waktu lalu, kedua kakinya ditembak karena berupaya melawan petugas saat ditangkap.

Saat ini, lanjut Fathir, pihaknya sedang mendalami kasus tersebut, dengan melakukan proses pemeriksaan terhadap pelaku. “Iya benar, saat ini pelakunya sudah ditangkap dan masih proses pemeriksaan. Masih kita dalami,” ujarnya.

Disinggung terkait motif pelaku, Fathir belum bersedia membeberkannya. Hal itu akan disampaikan Kapolrestabes Medan untuk ke depannya.

“Nanti, Pak Kapolrestabes yang akan menyampaikannya ya,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah dengan 21 tusukan di dalam mobil yang terparkir, di pinggir Jalan Kelambir V, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Rabu (7/6).

Peristiwa tersebut membuat warga di sekitar lokasi geger. Bahkan video terkait tewasnya korban juga viral di media sosial (medsos). CCTV dan sejumlah saksi turut diperiksa oleh polisi. (dwi/azw)

Pencatatan Perdana EBAS-SP di Bursa Efek, BSI: Ini Gebrakan Baru Tumbuhkan Ekonomi Syariah

Hadir dalam kesempatan tersebut (ki-ka) : Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah Iggi Haruman Achsien (paling kiri), Ketua Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (persero) Ananta Wiyogo dan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (19/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Efek Beragun Asset syariah (EBAS) yang pertama di Indonesia, yakni EBAS-SP SMF-BRIS01 hasil kerjasama antara PT Bank Syariah Indonesia Tbk (IDX: BRIS) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) telah resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Hadirnya EBAS dengan skema Surat partisipasi ini menjadi gebrakan baru dalam investasi syariah sehingga dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Seremoni pencatatan perdana EBAS-SP SMF-BRIS01 di Bursa Efek Indonesia yang juga sekaligus peluncuran produk terbaru di pasar keuangan nasional, dilakukan secara resmi oleh Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo, Direktur Utama BEI Iman Rachman dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi.

Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan kehadiran EBAS-SP SMF-BRIS01 ini diharapkan bermanfaat untuk kemaslahatan umat secara menyeluruh, karena dapat menjadi pilihan instrumen investasi syariah baru bagi masyarakat selain saham, sukuk, dan reksadana.

“Semoga kehadiran EBAS-SP SMF-BRIS01 yang menjadi produk terbaru sekaligus yang pertama di Indonesia ini dapat memberikan multiplier effect yang positif terhadap perekonomian dan keuangan syariah di Tanah Air. Selain itu mendukung langkah Pemerintah dalam pengembangan industri halal, di mana BSI diharapkan terus menjadi lokomotif yang mendorong kemajuan bagi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia,” ujar Wapres Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 mendukung program-program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat, sekaligus dapat memperdalam instrumen investasi di industri keuangan syariah di Indonesia.

“Penerbitan EBAS-SP SMF-BRIS01 diharapkan mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal di Indonesia. Selain itu, dapat menjadi pilihan instrumen investasi syariah baru yang kompetitif dan menarik bagi masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, EBAS-SP SMF-BRIS01 merupakan efek hasil proses transaksi sekuritisasi aset pembiayaan rumah senilai Rp 325 miliar milik BSI yang diterbitkan oleh SMF. EBAS-SP SMF-BRIS01 mengantongi peringkat AAA dari Pefindo dan imbal hasil yang kompetitif yaitu 7%. Produk ini diterbitkan dalam 2 tranches yaitu Kelas A yang ditawarkan melalui mekanisme penawaran umum dan Kelas B sebagai kelas subordinasi yang berfungsi melindungi Kelas A.

Sekuritisasi aset pembiayaan rumah milik BSI yang diterbitkan SMF senilai Rp 325 miliar telah mampu terserap dengan baik oleh investor ritel, korporasi dan berbagai yayasan dana pensiun, bahkan oversubscribed sampai dengan 126%. Ini menjadi bukti bahwa animo investor dan para pelaku keuangan syariah sangat tinggi terhadap diversifikasi investasi syariah yang aman, cepat dan mudah. Terlebih, imbal hasil yang ditawarkan mencapai 7%, lebih tinggi di atas rata-rata investasi seperti deposito, sukuk maupun reksadana.

“Kami sangat mendukung program pemerintah dalam memperkuat pembiayaan perumahan dengan skema syariah serta berkomitmen untuk terus membangun ekonomi keumatan melalui skema dan business model yang tepat, sehingga peran perbankan syariah benar-benar nyata dalam berkontribusi bagi kemajuan ekonomi di Tanah Air”, ujar Hery Gunardi.

“Alhamdullilah produk terbaru ini mendapat animo yang besar dari para investor dan para pelaku keuangan syariah termasuk investor ritel di Indonesia. Kami juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah dan regulator untuk dapat mendorong inklusi pasar keuangan dan pasar modal syariah di Indonesia, sehingga menciptakan manfaat ganda ke seluruh sektor, serta menambah alternatif instrumen investasi syariah baru bagi masyarakat,” papar Hery.

Bagi BSI sendiri, sekuritisasi aset ini merupakan salah satu strategi Bank Syariah Indonesia dalam me-recycle aset yang memiliki pertumbuhan cukup tinggi dan bertenor panjang yaitu salah satunya adalah pembiayaan perumahan atau Griya, dimana secara YoY tumbuh sebesar 14,79% atau mencapai Rp 49 triliun pada Q1 2023. Dalam transaksi sekuritisasi aset ini pula, Bank Syariah Indonesia mengalami perubahan fungsi sebagai pemberi pembiayaan menjadi originator (pemilik awal dari portofolio yang disekuritisasi) dan collecting/servicing agent. Hal tersebut memberikan benefit tambahan bagi BSI, yaitu sebagai tambahan likuiditas, efisiensi CKPN serta peningkatan fee based income.

“Peluncuran EBAS-SP SMF-BRIS01 merupakan momentum baru bagi kemajuan industri perbankan syariah di Indonesia. BSI siap mengawal instrumen EBAS-SP SMF-BRIS01 sebagai gebrakan baru untuk pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia,” tegas Hery.

Direktur Utama PT Sarana Multigriya (SMF) Ananta Wiyogo mengatakan “Penerbitan EBA Syariah perdana ini merupakan tonggak sejarah bagi perkembangan pasar keuangan syariah, yang diharapkan dapat meningkatkan market share perekonomian syariah di Indonesia. Hadirnya EBA Syariah diharapkan dapat menjadi alternatif produk invetasi berbasis syariah bagi para investor, sehingga dapat mendorong terwujudnya market widening serta financial inclusive di pasar modal”.

Sekuritisasi syariah merupakan upaya keberlanjutan SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam menciptakan pendanaan kreatif (creative financing) dalam menyediakan sumber pendanaan jangka menengah panjang bagi pembiayaan perumahan. Sumber dana tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi perbankan dalam mengatasi risiko maturity mismatch serta mendukung upaya menekan gap kepemilikan dan kepenghunian rumah di Indonesia.(rel)

Tiga Bulan di Laut, Jenazah Oky Akhirnya Dipulangkan kepada Keluarga

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jenazah Oky Sanjaya Damanik, Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal (diperkirakan) pada 9 April lalu ketika sedang bekerja di luar negeri, berhasil dipulangkan ke keluarganya di Jalan Kenari, Lingkungan V, Padang Hilir, Tebingtinggi. Kepulangan jenazah Oky diadvokasi Anda Yasser, anggota DPRD Tebingtinggi dari Fraksi PKS dengan bantuan Anggota DPRD Sumut Fraksi PKS Hendro Susanto, Anggota DPRD Pemalang FPKS Nurkholis dan Anggota DPR RI FPKS H Hidayatullah SE.

“Alhamdulillah proses pemulangan jenazah berjalan lancar dan sudah diserahkan ke pihak keluarga pada Minggu (18/6) kemarin ” kata Anda Yasser melalui pesan tertulisnya, Senin (19/6). Politisi muda Tebingtinggi ini menceritakan, berlikunya proses kepulangan jenazah Oky.

Menurutnya, kabar meninggalnya Oky didapat keluarga dari Ace selaku agensi, dan Tohari selaku Dirut PT Mutiara Jasa Bahari (MJB). Keduanya mengabarkan ke pihak keluarga melalui telepon, bahwa Oky telah meninggal dunia karena sakit kelenjar bening atau getah bening dan saat ini jenazahnya masih di kapal menuju Singapura.

Mendapat kabar itu, pada 13 Mei 2023, Zainal Abidin Damanik orang tua Oky dan keluarganya mendatangi rumah anggota DPRD Tebingtinggi Anda Yasser, guna meminta bantuan agar jenazah Oky bisa segera dipulangkan ke Tebingtinggi. ”Karena PT MJB ini berada di Pemalang, maka saya mengontak kolega saya anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKS juga, Nurkholis,” jelas Anda Yasser.

Anda Yasser meminta bantuan agar Nurkholis mencari informasi secara akurat kepada manajemen PT MJB, seperti apa peristiwa yang sebenarnya. Menurut Yasser, berdasarkan keterangan yang diperoleh Nurkholis dari pihak PT MJB, Oky berangkat berlayar pada Bulan November 2022 melalui PT MJB. Berdasarkan informasi dari agent yang berada di China, adapun lokasi operasi kapal tempat Oky bekerja berada di Samudera Hindia. Sempat bekerja selama lima bulan sebagai ABK, pada April 2023, Oky dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi dari PT MJB, jenazah Oky akan dipulangkan pada akhir Mei atau paling lambat awal Juni 2023. Informasi inipun sudah disampaikan kepihak keluarga. “Namun, pihak keluarga masih saja menanyakan perihal kapan jenazah Oky dipulangkan. Padahal sudah dijelaskan, jenazah tetap akan dipulangkan, namun pihak keluarga terus mendesak agar secepatnya jenazah Oky dipulangkan,” ungkap Yasser.

Karena PT MJB hanya bekerjasama dengan agent pengiriman ABK yang ada di China dan tidak bekerjasama dengan kapal yang membawa Oky, mereka tidak tahu sudah di mana dan kapan jenazah Oky akan dipulangkan. PT MJB juga tidak bisa menjelaskan di mana posisi kapal secara jelas. “PT MJB hanya bisa menjawab semua pertanyaan itu setelah mendapatkan informasi dari agennya yang ada di China yaitu CHA Shipping,” sebutnya.

Kemudian pada 8 Juni 2023, lanjut Yasser, keluarga mendapatkan kabar baik dari PT MJB bahwa jenazah akan segera dipulangkan. Jenazah akan dikirim ke Bandara Singapura pada 17 Juni, lalu ke Bandara SoekarnoHatta pada 18 Juni untuk selanjutnya dikirim ke Bandara Kualanamu Deliserdang, dan semua biayanya ditanggung oleh PT MJB.

Bukan itu saja, PT MJB juga memberikan hak-hak almarhum, seperti asuransi sebesar 19.000 US Dollar dan sisa gaji sebesar Rp6 juta. Setelah tiba di kampung halamannya, jenazah Oky langsung dimakamkan di pemakaman muslim, Kelurahan Deblot Sundoro, Tebingtinggi pada Hari Senin (19/6/2023). “Alhamdulillah semuanya sudah selesai. Saya pribadi turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas musibah yang dialami Oky. Semoga pihak keluarga sabar dan ikhlas menerima semua ini,” pungkas Yasser. (adz)

Gelar Taiwanese Customer Gathering, J Trust Bank Siap Jadi Mitra Pelaku Usaha Taiwan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) melalui Kantor Cabang (KC) Cikarang mengadakan Taiwanese Customer Gathering yang dihadiri Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai dan Direktur Bisnis J Trust Bank, Widjaja Hendra beserta jajarannya. Acara ini dilaksanakan sebagai apresiasi J Trust Bank atas antusiasme para pelaku usaha Taiwan dalam melihat Indonesia sebagai tujuan investasi utama yang prospektif dan berdaya saing di Asia Tenggara.

Hal ini tentunya juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Republik Indonesia yang menjaga iklim investasi dan kebijakan di Indonesia terus berkembang. Dalam sambutannya, Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menyampaikan, dengan semangat mendukung pelaku usaha Taiwan di Indonesia, J Trust Bank berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang memiliki nilai tambah, inovatif, dan berkualitas bagi nasabah dan mitra bisnis. “Kami siap untuk menjadi mitra perbankan dan mendukung pelaku-pelaku usaha dari Taiwan untuk mencapai tujuan bisnisnya,” kata Ritsuo Fukadai.

“J Trust Bank berupaya memperluas pangsa pasar guna mendapatkan basis nasabah yang besar. Sektor-sektor potensial dibidik untuk meningkatkan pertumbuhan kredit yang berkualitas, dengan tetap mencermati perkembangan pandemi dan kondisi perekonomian. Kami optimis, bahwa target kinerja tahun 2023 sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) dapat tercapai” sambung Ritsuo Fukadai

Sebagai langkah strategis, pada tahun 2023 Bank memfokuskan penyaluran kredit melalui segmen Corporate Banking, Commercial & SME, Business Linkage serta Consumer di mana tiga segmen ini menjadi penopang utama pertumbuhan kredit J Trust Bank dengan angka proyeksi target pertumbuhan kredit berkisar 25-30 persen. Sedangkan pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) J Trust Bank menargetkan juga tumbuh berkisar 25-30 persen di tahun 2023.

Menutup tahun 2022, J Trust Bank mencatat kinerja positif sebesar Rp86,6 miliar atau tumbuh Rp532 miliar dari rugi bersih Rp445,4 miliar pada Desember 2021. Hal ini merupakan fakta yang sangat baik mengingat kondisi sosial ekonomi paska pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi kinerja industri perbankan selama tahun 2022. Per Desember 2022 kredit tumbuh sebesar 95 persen menjadi Rp19,53 triliun dari sebelumnya sebesar Rp10,01 triliun per Desember 2021.

Sedangkan pada sisi simpanan melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito Bank menghimpun DPK sebesar Rp25,66 triliun atau tumbuh 61 persen dari sebelumnya sebesar Rp15,95 triliun pada akhir Desember 2021. Secara berkesinambungan J Trust Bank melakukan kampanye dan marketing program sebagai salah satu perwujudan nilai Perseroan yaitu “Customer First” dengan memastikan produk dan layanan yang disediakan memenuhi kebutuhan nasabah lebih dari memberikan suku bunga yang kompetitif. (adz)