29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 14302

Ribuan TKI Mulai Serbu Malaysia

Keran Moratorium Dibuka Desember

BOGOR – Gembok moratorium atau penghentian sementara pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia dibuka Desember depan. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) memperkirakan, ada seratus lebih perusahaan pengerah tenaga kerja yang sudah ancang-ancang mengirim TKI ke negeri jiran. Ditemui usai acara media breafing di Bogor Jumat malam lalu (25/11), Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemenakertrans Reyna Usman menuturkan, memang benar jika moratorium pengiriman TKI non-formal ke Malaysia dicabut bulan depan.

Meskipun begitu, Reyna mengatakan tidak bisa serta merta TKI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga langsung bisa dikirim bulan depan juga. “Kami masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan dokumen-dokumen persyaratan sesuai perjanjian Indonesia- Malaysia,” kata Reyna. Seperti diketahui, selama moratorium dijalankan, dua negara saling berembuk untuk mencari formulasi baru perlindungan TKI di Malaysia. Diantara ketetapan yang telah diputuskan adalah, pemberian jatah libur sehari dalam sepekan. Ketentuan selanjutnya adalah, pemberlakuan gaji minal sebesar 700 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp1,9 juta. Selain itu, paspor juga wajib dipegang sendiri oleh para TKI. Reyna mengatakan, pihaknya memerlukan waktu sekitar dua bulan lebih sebelum pengiriman pertama TKI ke Malaysia pasca moratorium.

Dengan perhitungan waktu tersebut, Reyna memperkirakan penempatan pertama TKI di Malaysia pada pertengahan Februari tahun depan. Persiapan pertama yang bakal digenjot oleh Kemenakertrans adalah koordinasi dengan KBRI di Malaysia. Koordinasi ini diantaranya digunakan untuk legalisasi job order atau surat permintaan TKI oleh perusahaan pengerah atau calon majikan di Malaysia. Selama moratorium diberlakukan, diperkirakan ada setengah juta lebih job order yang tertahan. Setelah dilegalisasi KBRI di Malaysia, lembaran job order tadi lantas disalurkan ke Kemenakertrans. Selanjutnya, job order yang jumlahnya diprediksi ratusan ribu itu bakal disebar ke seluruh dinas tenaga kerja kabupaten atau kota. “Terutama di daerah kantong TKI,” katanya. Seperti di sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Proses selanjutnya, calon TKI bisa mendapatkan kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN). Reyna menuturkan, proses penting yang harus dilakukan sebelum perusahaan pengerah mengirim TKI ke Malaysia adalah pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat). Dia menegaskan, seluruh cacalon TKI yang akan dikirim wajib mengantongi sertifikat sudah mengikuti diklat selama 200 jam. Saat ini, Reyna memperkirakan ada sekitar 117 perusahaan pengerah yang sudah siap menjalankan diklat calon TKI ke Malaysia.

Dari seluruh perusahaan pengerah tadi, Reyna mengatakan hanya ada seratus perusahaan yang memiliki balai diklat. Total kapasitas balai diklat tadi diperkirakan hanya 50 ribu orang. “Kalau sesuai aturan, ya jumlah tadi yang berangkat dulu. Nanti ada gelombang pemberangkatan lagi,” kata dia. Imbas dari moratorium ini menurut Reyna cukup mencolok. Dia membandingkan dengan kondisi sebelum moratorium dulu, sekali gelombang pemberangkatan TKI bisa sampai 300 ribu hingga 400 ribu TKI. Reyna berharap, dengan pengetatan aturan lama diklat dan penetapan hari libur serta gaji minimal, bisa menekan persoalan TKI yang selama ini terjadi di Malaysia. (wan/jpnn)

NBA Mulai 25 Desember

NEW YORK – Titik terang mulai terlihat dari penyelenggaraan NBA musim 2011- 2012. Pihak NBA, pemilik klub dan perwakilan pemain mencapai kesepakatan tentatif usai pertemuan yang berlangsung Jumat (25/11) waktu setempat di New York. Perkiraan awal menunjukkan musim baru NBA bisa dimulai bersamaan dengan Hari Natal mendatang. Kesepakatan tersebut terjadi tepat pada hari ke-148 lockout. Pertemuan tersebut adalah yang ke-25 antara ketiga pihak.

Hampir seluruh figur kunci dari negosiasi hadir di pertemuan yang digelar di kantor hukum Weil Gotshal & Manges yang terletak di Manhattan. Setelah 16 jam melakukan negosiasi marathon, pemilik klub dan para pemain mencapai kesepakatan tentatif. Perkembangan ini cukup menggembirakan untuk mengakhiri perselisihan yang membuat kompetisi NBA urung bergulir. Kabar ini disebarkan awak CBS, Ken Berger yang mengklaim mengetahuinya dari salah seorang negosiator.

“Kesepakatan tentatif telah tercapai, menurut salah seorang negosiator,” tulis Ken di akun twitter-nya. Tak berapa lama kemudian kabar lain menyusul yang berasal dari Howard Beck reporter New York Times. “Deal terlaksana”NBA sudah kembali,” ungkapnya. Lebih lanjut dia menyatakan sejumlah detil kesepakatan dalam item, B-list seperti tes doping, D-League dan lainnya masih perlu dinegosiasikan. Namun, informasi lebih meyakinkan baru datang pada Sabtu (26/11) waktu setempat. Informasi dirilis sendiri oleh CommissionerNBA David Stern pada pukul 3.40 dinihari.

“Kami telah mencapai kesepakatan tentatif, itu adalah subjek dari berbagai persetujuan dan intrik yang kompleks. Tapi kami optimistis bahwa semuanya akan berlalu dan musim NBA dimulai 25 Desember, Hari Natal dengan tiga pertandingan,” kata Stern.

Dalam negosiasi kali ini, Stern didampingi deputinya Adam Silver. Kunci kesepakatan adalah kesediaan perwakilan para pemain NBA untuk menurunkan persentase pembagian pendapatannya. Mereka bersedia pembagian 50-50 antara pemain dan pemilik klub. Jika musim jadi berlangsung pada 25 Desember, maka tiap tim bakal menjalani 66 pertandingan di musim reguler.

Bukan 82 game seperti di musim-musim sebelumnya. Seharusnya, musim ini sudah dilangsungkan 1 November. Tiga pertandingan dijadwalkan akan digelar pada Hari Natal dan masih mungkin terjadi perubahan. Boston Celtics akan menjamu New York Knicks pada pagi hari. Selanjutnya, juara bertahan Dallas Mavericks menjamu Miami Heat dilanjutkan dengan pertarungan Los Angeles lakers melawan Chicago Bulls.(ady/jpnn)

Musim 2011 Terburuk

MONZA – Valentino Rossi menyebut musim 2011 sebagai yang terburuk untuknya. Bertekad bangkit musim depan, Rossi secara bergurau pun menyebut harapan itu juga akan ia lontarkan ke Sinterklas. Musim debutnya bersama Ducati di 2011 dijalani Rossi dengan mengecewakan.

Di akhir musim, peraih tujuh gelar juara dunia kelas primer itu hanya bisa menempati posisi tujuh klasemen dengan capaian terbaik finis di posisi ketiga. Hasil yang ia tuai tersebut sekaligus membuat Rossi untuk kali pertama dalam kariernya harus menyudahi musim tanpa satu kemenangan pun. Akan tetapi, musim 2011 sudah berakhir dan kini musim 2012 menanti untuk dijalani. Juga telah menunggu tantangan baru berupa perubahan kapasitas motor menjadi 1.000cc.

“Itu mungkin, sebenarnya bukan mungkin lagi melainkan sudah pasti, musim terburuk dalam karierku,” aku Rossi dalam acara Monza Rally Show, seperti dikutip La Gazetta dello Sport. “(Musim depan) Kami akan memiliki motor yang benarbenar berbeda.

Aku ingin melihat sejauh mana kemajuannya pada bulan Februari. Semoga kami akan jadi lebih cepat dan lebih kompetitif,” harapnya. Mendapat sebuah pertanyaan bernada canda, Rossi lantas menanggapi dengan ceplosan sersan, alias seriussantai. “Apa yang aku inginkan sebagai kado dari Sinterklas? Musim 2012 yang kompetitif,” ceplos Rossi.(net/jpnn)

22 Kopi Kandung Obat Berbahaya

JAKARTA – Pecandu kopi harus waspada. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan delapan merek dagang kopi kemasan produksi Sidoarjo mengandung bahan kimia obat (BKO) jenis Tadalafil dan Sildenafil. Kepala BPOM Kustantinah mengatakan, secara keseluruhan pihaknya telah meneliti 56 produk kopi dalam kemasan. Setelah diuji di laboratorium, hasilnya ada 22 merek kopi dalam kemasan yang mengandung BKO jenis Tadalafil dan Sildenafil. “Keduanya adalah golongan obat keras yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter,” ujarnya. Menurut Kustantinah, kedua jenis obat ini mempunya efek terapi untuk pengobatan disfungsi ereksi. Tapi, obat-obatan tadi hanya digunakan untuk mengobati orang sakit.

Tidak untuk dikonsumsi orang sehat. Pada prinsipnya, lanjut Kustantinah, seluruh produk pangan, termasukkopi dalam kemasan, dilarang dicampur dengan BKO. Tadalafil dan Sildenafil jika dikonsumsi tanpa resep dokter, apalagi sampai berlebihan, bisa mengakibatkan efek samping yang berbahaya. Efek obat-obatan yang masuk kategori lingkaran merah itu bisa mengakibatkan sakit kepala. Selain itu juga mengakibatkan muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infrak mycard (kelainan jantung), nyeri dada, hingga palpitasi (denyut jantung cepat). Efek yang tidak kalah berbahaya adalah pecandu kopi bisa kehilangan potensi seks secara permanen. “Bahkan dapat menyebabkan kematian,” tandas Kustantinah. Menurut dia, konsumen sulit mengetahui apakah kopi yang telah disedu itu mengandung bahan kimia obat atau tidak. Sebab, pembuktian hanya bisa dilakukan melalui laboratorium. (wan/nw)

Langkah Awal Menuju Juara Dunia

JAKARTA- Pertarungan memperebutkan gelar tinju dari badan tinju IBO yang kosong sengaja dilakukan manajemen Daud Yordan, Mahkota Promotion. Tujuannya, agar jalan petinju asal Kalimantan Barat (Kalbar) itu untuk menjadi juara dunia kembali terbuka. Setelah kalah melawan sesama petinju Indonesia Chris John pada perebutan gelar tinju kelas bulu (57,1 kg) WBA pada April lalu, manajemen anyarnya berusaha untuk mengembalikan Daud pada trek yang benar.

Promotor sekaligus owner Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari menyebut langkah Daud ini sebagai langkah awal sebelum mendapat kesempatan untuk kembali menantang juara dunia. Meski memperebutkan gelar dari badan tinju IBO, dia menegaskan bahwa anak asuhnya bukan berarti tak lagi mengejar gelar WBA yang saat ini juga terdapat seniornya, Chris John.

“Apapun itu, mau WBO, WBA, WBC, atau yang lain, Daud samasama punya peringkat. Jadi, dia bukan berarti pindah, bisa bertarung di mana saja,” kata lelaki yang akrab disapa Okto tersebut kemarin (26/11).

Menurut dia, yang terpenting, bagi petinjunya adalah karir ke depan. Sebab, semakin banyak pengalaman bertanding yang dijalani Daud, lanjut Okto, maka semakin matang pula Daud di atas ring. Okto memaparkan, bahwa langkah pihaknya mempertemukan Daud dengan Frankie Archuleta di Challenge Stadium, Mt Claremont, Australia, pada 30 November mendatang agar Daud semakin matang. Sebab, sebelumnya, Daud sudah lama tidak bertanding. “Daud sudah lama tidak bertanding. Harusnya, petinju seperti dia bertanding dua sampai tiga kali dalam setahun agar tetap terasah,” tuturnya.

Dengan bertanding di beberapa badan tinju berbeda itu,  Okto menyebut jika usaha dirinya untuk melahirkan banyak juara dunia tinju dari Indonesia semakin terbuka. Sebab, selain Daud dan Chris John, dia juga membantu Angky Angkota untuk meraih gelar lowong di WBO. Selanjutnya, pihaknya memiliki rencana besar dalam beberapa tahun ke depan. Seandainya Daud terus meraih kesuksesan, Okto ingin anak asuhnya itu bisa melakukan unifikasi gelar. “Tapi jangan berpikir terlalu jauh, fokus dulu ke pertandingan ini. Saya ingin Daud bisa memukul KO lawannya dan membuktikan kualitasnya sebagai calon juara dunia,” paparnya. (aam/diq/jpnn)

Langit

Gadis itu sendirian di situ. Putih. Gelembung-gelembung angkasa bagai terungkit, naik ke atas, melambai, melambai, melambai putih-putih, menjadi kapas. Tengadah. Ia meminta gulali. Gulali putih. Bagai kapas. Terungkit. Terbangkit. Lalu ia jadi sendiri. Semua orang pergi. Siang. Cerah. Tiada apapun. Hanya langit, langit, dan langit, dan hanya langit bagai kapas putih. Seputih gulali. Ya, langit.

Cerpen: Miftah Fadhli

Bagai dilukis. Langit bagai sal ju. Salju bagai dilukis. Bagai dilukis. Salju bagai langit. Langit dan salju bagai terbangkit. Angin meniup. Berdiri. Sendiri. Langit komulus. Altus. Dombadomba angkasa. Sendiri. Tidak. Bergerombol. Bagai sekumpulan bola. Ya, bola. Bola yang bagai domba. Domba yang bagai dipompa. Melambung. Menggembung. Menjadikan tempat itu bagai tiada tiang-tiang penyangga. Berdiri sendiri. Langit. Menjadi tiada. Hanya langit.

Dan langit. Dan langit. Dan langit dan hanya tempat yang berdiri sendiri. Lalu gadis itu bangkit. Tengadah. Segerombolan langit. Domba tiada mengembik. Tiada gembala. Tiada bukit. Hanya langit. Lembut. Kapas. Gulali. Langit. Domba. Terbangkit. Menggiring langit. Ada gajah, babi, beruang, love, ada rumah, ada pohon blueberry, ada ayunan, ada perosotan, ada langit seperti langit, ada langit seperti panah, ikan, Pisces, ada langit seperti bulan Februari, ada langit, gadis kecil, sekumpulan gula, ada anak-anak pakai babydoll, ada high heels, ada lipstik, ada rupa-rupa daun, ada angin, ada langit yang menyerupai wajah gadis itu. Ada mata. Malaikat? Tuhan? Surga? Cerita? Masa depan? Apakah hanya pertanda? Sekedar langit sajakah? Menyendiri. Menjadi sendiri? Lolipop. Putih-putih. Bagaimana wajah langit? Tuhan? Surga? Malaikat? Manusia? Masa depan? Sejarah? Langit: siung-siung bawang.

Langit: buku-buku pohon tebu. Gedung- gedung, menjadi langit; langit dan hanya langit di situ. Di tempat itu. Surga langit? Tuhan langit? Manusia langit? Malaikat langit? Langit. Tiba-tiba bangkit. Jungkatjungkit. Gadis itu menunggu langit. Bunga-bunga terbang. Kelopak melayang. Ke atas. Tiada sayap. Tiada tangga. Tiada balon-balon. Tiada pesawat terbang. Tiada jet tempur. Tiada langit tanpa ceritacerita. Ia rindukan rumah. Ia rindukan orangtua. Semua di langit. Ada banyak perpustakaan di langit. Berubah jadi angin. Jadi air. Jadi air dan jadi angin. Angin dan hanya ada air. Hujan. Langit.

Bercakapcakap dengan tetitik hitam-hitam. Alis. Hitam bagai alis dilukis. Hitam bagai perosotan terjungkit. Hitam bagai debu-debu arang dihirup angin; hidung angin—angin punya hidung di mulut. Diciptakan langit. Hanya langit dan langit menyerupai wajah-wajah tidak dikenal. Tiada riwayat. Biodata pun tiada. Hanya langit. Bersih. Semuanya bisa hilang bisa muncul. Lihat! Lautan langit. Jarang ada lautan di langit. Ia bisa lihat ada kapal- kapal. Ada layar terbentang. Bajak laut. Sekoci-sekoci bagai ribuan peri. Ada kurcaci. Ikan hiu. Ombak-ombak. Mengabur. Berdebur. Nelayan-nelayan memancing ikan di langit. Marlin. Cumi-cumi. Ubur-ubur. Dugong. Rumput laut—langit.

Ada badai juga di langit. Bulan bagai berbulan di langit. Bagai bintang berbintang di langit. Kompas. Jarum jam. Detik—langit punya detik. Hei! Badai langit? Badai langit! Ada badai bergemuruh di langit. Awas! Nelayan. Ikanikan. Hallo. Dikatakannya, langit bagai buku. Gadis itu suka membaca buku. Sejarah? Geografi? Biologi? Kewarganegaraan? Astrologi? Astronomi? Mimpi? Kitab-kitab. Langit adalah kitab yang terbentang1. Ada bioskop juga. Bioskop dari kitab. Rupanya ia coba baca langit. Langit-langit dunia. Langit-langit rumah dan mulutnya juga. Langitlangit kepalanya juga. Hallo. Hallo? Sirrus. Pita-pita bagai seratserat kain. Remah-remah roti. Hallo. Matahari. Langit dan serat-serat kain. Benang-benang tipis. Bagai rambut, bagai kakek dan nenek. Langit. Gulali. Ia menunggu gulali dari langit. Hallo. Berputar. Ajaib. Berputar bagai roda ajaib. Bagai domba- domba berputar. Domba dengan sepatu roda? Mengembik. Tiada. Melayang seperti teh diaduk-aduk. Seperti akuarium diganggu-ganggu. Sirrus bagai serat-serat kain. Kain untuk sepotong kitab tanpa ada yang lain. Hanya kitab. Seperti cerita.

Hallo. Siklus. Zeus. Komulus. Altus. Langit. Tua. Tanah. Biji. Pohon. Bunga. Tua. Mati. Langit. Air. Panas. Detik. Uap. Butir-butir. Air. Langit. Siklus. Langit. Langit. Langit dan hanya langit-langit. Mati. Tua. Napas satu-satu. Jantung. Tiada detak. Pesan. Mati. Tanah. Langit. Merekam. Melihat tanpa mata. Tuhan? Malaikat? Tiada pulpen tiada buku tiada tinta tiada alas tiada apa-apa selain hanya langit. Cerita. Bioskop. Langit. Gulali. Langit. Bosan. Ia punya buku gambar. Menunggu gulali, ia lukis langit. Hap! Lalat. Lalat? Hap! Nyamuk juga. Tas. Iya, tas. Resleting. Terkuak. Anti nyamuk. Poles. Menggambar. Diam! Langit. Dan hanya langit hanya gadis itu hanya gulali yang ditunggu. Pensil. 2B. Coret-moret. Sketsa.

Oh, tidak. Langit tidak abu-abu. Langit? Marah? Bukan abu-abu. Putih. Oh, tidak. Pensil putih? Jangan mengada- ada. Hanya langit. Kanvas putih. Cat putih. Panggung putih. Langit putih. Tiada abu-abu sedikitpun. Hanya tanah. Hanya manusia. Hanya hewan. Hanya tumbuhan. Hanya manusia. Hanya tangan- tangan manusia. Langit abuabu. Tangan-tangan manusia bagai rautan pensil. Langit abu-abu. Resleting. Terkuak. Penghapus. Tiada gambar langit hari ini. Biar langit menggambar dirinya sendiri. Menggambar gulali. Menggambar dunia tanpa melihat tanpa melukis tanpa duduk tanpa minum tanpa makan tanpa tidur tanpa apa-apa karena hanya langit dan dunianya yang terbang. Melayang. Langit tanpa rumah tanpa sayap tanpa pesawat terbang tanpa jet tempur tanpa roket tanpa tangga tanpa elevator tanpa tambang tanpa tebing. Tebing? Tidak, ada tebing. Komulus. Lagi-lagi. Altus. Domba-domba. Gadis itu ingin menggambar domba-domba. Dari langit. Tapi langit jauh sekali. Langit dekat tapi jauh sekali. Teramat sangat jauh. Agar tidak digapai.

Tidak diceraiberai sebagaimana bumi diceraiberai. Langit tetap langit. Tengadah. Domba-domba lagi. Selalu. Sebutkan, langit dengan buih dengan ombak dengan putih dengan pasir dengan bintang-gemintang dengan bebulan dengan orangtua dengan rumah-rumah dengan tanaman-tanaman dengan kereta-kereta kuda atau kuda-kuda saja dengan peri-peri dengan hujan tanpa air tanpa siklus tanpa habis tiada rupa tiada wajah tiada warna tiada rasa karena hanya langit dan gulali yang ditunggu-tunggu tapi tidak datang-datang juga. Ia ingin sekali menyaksikan langit setiap hari. Bayangkan saja, tanpa tidur tanpa beranjak tanpa makan dan minum tanpa goyang tanpa kedip tanpa pejam tanpa sakit mata tanpa kacamata tanpa airmata tanpa paling tanpa dekat-jauh tanpa waktu tanpa malam tanpa mendung tanpa muram dan hanya langit dan dia dan gulali dan saksi dan duniaaa!! Jadi, tiada cerita terlewat. Sebab langit tak mengenal jeda.

Dengarkan. Dengung. Langit bicara. Tidak.

Dengarkan sekali lagi. Hening. Gadis kecil itu diam. Tiada kedip. Tajamkan telinga. Langit. Tidak berbisik. Suara. Kicau? Ya, kicau! Burung gereja? Walet? Layang- layang? Kenari? Kicau lagi. Doa? Tergantung di langit? Kata siapa? Tuhan? Doa lagi? Ada doa lagi? Doa orang-orang mati. Kicau? Bagai kicau. Bagai racau. Ada elang juga. Hei! Dengar lagi. Deru. Tangis? Bukan. Tawa? Juga bukan. Tiada deru di langit. Tapi ini? Bidadari? Tidak. Astaga, tuhan. Tuhan? Deru. Deru? Deru! Tuhan bicara. Ada mata. Ada malaikat. Surga juga ada. Langit penuh orang-orang lari. Tuhan berseru. Langit barat bermuram- durja. Tua. Jadi tua. Jadi semakin gelap. Langit.

Oh, tidak! Tuhan jangan. Mohon. Gadis kecil menangis. Gulali belum juga muncul. Tuhan, masih ada gulali. Jangan. Merah. Tuhan marah. Marah? Langit penuh orang-orang lari. Hujan. Di langit ada hujan. Banjir. Langit banjir? Lautan langit banjir. Ikan-ikan tenggelam. Kapal terombang-ambing. Terumbu-terumbu karang tersapu banjir. Langit kena bencana. Gadis kecil menangis. Ikannya. Februarinya. Rasinya. Dihantam banjir. Banjir langit! Tuhan, jangan! Gadis kecil tidur. Satu tetes. Dua tetes. Tiga tetes. Empat tetes. Airmata? Iya.

Tapi tidak juga. Hujan? Langit bocor. Banjir turun ke bumi. Laki-laki. Perempuan. Gulali. Tersenyum. Payung. Gulali. Gadis kecil bangun. Berpelukan. Gulali. Tersenyum. Kecewa. Gulali putih? Tidak. Gulali merah. Yang putih, telah tiada. 21/1/2011-06/09/2011 1

“Langit adalah kitab yang terbentang,” adalah kalimat yang diucapkan oleh Weh, salah satu karakter dalam novel “ Edensor” karya Andrea Hirata.

Simon Gagal ke Final, Lin Dan Diprediksi Juara

China Terbuka Superseries Premier

LONDON- Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di partai final bulutangkis China Open 2011 setelah tunggal putra Simon Santoso ditumbangkan pemain tuan rumah, Chen Long, 14-21 dan 14-21, Sabtu (26/11). Bermain di Yuan Shen Gymnasium, Pudong, China, Simon mengalami kesulitan sejak set pertama. Simon selalu tertinggal dari Chen Long yang merupakan unggulan kedua di turnamen ini dan menyerah 14-21 di set pertama. Di set kedua kondisinya tidak berubah. Simon selalu tertinggal jauh dari Chen Long. Peraih medali emas SEA Games 2011 itu tertinggal 4-9 di awal set kedua. Meski berusaha keras untuk bangkit, Simon tetap tertinggal 6-13. Chen Long tidak memberi kesempatan Simon untuk mengembangkan permainan. Setelah tertinggal 12-17, Simon akhirnya harus menyerah 14-21 di set kedua dan gagal ke final. Kekalahan Simon membuat Indonesia tidak memiliki wakil di final China Open 2011. Sebelumnya ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan sudah terhenti lebih dulu di perempat final.

Sementara itu Lin Dan selangkah lagi mewujudkan ambisinya untuk merengkuh gelar China Terbuka Superseries Premier. Unggulan ketiga ini lolos ke partai puncak turnamen berhadiah 350.000 dollar AS tersebut setelah menyingkirkan musuh bebuyutannya dari Malaysia yang merupakan unggulan utama, Lee Chong Wei. Dalam pertarungan berdurasi 1 jam 16 menit, Lin Dan menang rubber game 19-21, 21-12, 21-11. Hasil ini menunjukkan betapa dominannya Lin Dan atas Chong Wei, karena dari total 26 pertemuan mereka, Lin Dan unggul 18-8.

Kemenangan terakhir Chong Wei adalah di All England pada 13 Maret 2011, sebelum tiga kali berturut-turut ditaklukkan Lin Dan, termasuk pekan lalu di semifinal Hongkong Terbuka Superseries yang di mana Chong Wei takluk 16-21, 14-21. Keberhasilan Lin Dan ini memastikan China merengkuh gelar nomor tunggal putra karena terjadi all-Chinese final. Pasalnya, Lin Dan akan bertemu unggulan kedua, Chen Long, yang menang dua gim langsung 21-14, 21-14 atas satu-satunya pemain Indonesia, Simon Santoso. Jika keluar sebagai pemenang, maka Lin Dan berhasil merengkuh dua gelar dalam dua pekan.

Sementara itu jika pekan lalu China menyapu bersih gelar di Hongkong Terbuka Superseries, maka pekan ini mereka harus kehilangan satu gelar dari sektor ganda putra. Pasalnya, “Negeri Tirai Bambu” ini tak memiliki wakil di partai puncak, yang mempertemukan unggulan ketiga dari Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen, dengan unggulan keempat dari Korea, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong. Boe/Mogensen, yang di perempat final mengalahkan ganda putra terbaik Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan, kembali meraih kemenangan dramatis atas pasangan Korea Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Dalam duel selama 1 jam 21 menit, Boe/Mogensen menang 19-21, 23-21, 22-20. Sementara itu Ko/Yoo menyingkirkan ganda putra Jepang, Naoki Kawamae/Shoji Sato, dengan dua gim 21-12, 21-18. Tetapi di sektor lain, China memiliki wakil. Bahkan, raksasa bulu tangkis dunia ini sudah pasti membawa pulang tiga gelar juara karena terjadi pertarungan sesama pemain China, yaitu di tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putri.

Khusus di sektor putri, China menunjukkan bahwa dominasi mereka be lum tergoyahkan karena nyaris di setiap turnamen, nomor tunggal dan ganda putri selalu menjadi milik mereka. Di tunggal putri terjadi all-Chinese semifinal di mana unggulan kedua Wang Yihan ditantang pemain nonunggulan Liu Xin, dan partai semifinal lainnya mempertemukan unggulan ketiga Wang Xin dengan pemain nonunggulan Li Xuerui. Sedangkan di ganda putri, unggulan utama Wang Xiaoli/ Yu Yang menghentikan langkah unggulan ketiga dari Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa, sehingga di final mereka bertemu pemenang antara unggulan kedua Tian Qing/Zhao Yunlei, dengan pasangan non-unggulan Tang Jinhua/ Xia Huan. Sementara itu di sektor ganda campuran, unggulan ketiga dari Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen berhasil menyisihkan unggulan ketujuh dari Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul, dengan 21-18, 21-14. Mereka akan bertemu pemenang antara sesama pemain China, yaitu unggulan utama Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan pasangan nong unggulan Jiaming Tao/ Xia Huan.(bbs/jpnn)

DKI Jakarta Juara Umum

KETAMBE-Tim arung jeram DKI Jakarta berhasil tampil sebagai juara umum pada kejuaran Indonesia Rafting Championship IRF World Cup Series 2011 yang berakhir Sabtu (26/11). Kepastian itu terjadi setelah tim DKI Jakarta tampil sebagai yang tercepat di nomor Down River Race yang berlangsung Sungai Alas, Aceh Tenggara.

Di nomor ini seluruh peserta diwajibkan mengarungi lintasan yang panjangnya mencapai 18 km dengan medan yang panjang dan berliku- liku. Tak ayal, kondisi ini menambah seru jalannya lomba. Nyaris seluruh peserta kesulitan melewati jalur ini.

Bahkan salah seorang anggota tim dari Malaysia sempat terjatuh saat mengarungi derasnya jeram di Sungai Alas. Teriakan yang dilontarkan warga membuat peserta kian semangat untuk menaklukkan rute. Namun begitu tim arung jeram DKI Jakarta akhirnya tampil sebagai juara setelah menjadi yang tercepat dengan mengungguli Jawa Barat dan Jawa Timur.

Dengan hasil itu, secara keseluruhan DKI Jaya tampil sebagai pengumpul medali terbanyak di ajang Alas Indonesia Rafting Championship – International Rafting Federation World Cup 2011 dengan 8 emas dan 2 perunggu. Sebelumnya, di nomor head to head dan slalom tim DKI Jakarta juga sukses menjadi yang terbaik. Artinya, tim arung jeram Indonesia mendominasi dengan mengungguli tim dari Kazakhstan dan Malaysia. Usai perlombaan Bupati Kabupaten Aceh Tenggara H. Hasanudin B secara resmi menutup Alas Indonesia Rafting Championship IRF World Cup Series 2011. Pada kesempatan itu Bupati menjanjikan bahwa even serupa akan kembali digelar tahun depan dan dengan penyelenggaraan yang lebih baik lagi.

Sementara itu Amalia Yunita, Race Director Sungai Alas berpendapat bahwa arus sungai Alas cocok untuk menggelar kejuaraan dunia karena sungai ini memiliki karakter yang sangat menantang namun justru aman bagi peserta. (dre)

Cristo Target Peringkat 250 Dunia

JAKARTA- Keberhasilan Christoper Rungkat meraih tiga medali emas pada SEA Games XXVI/2011 membuatnya semakin optimistis menapaki karir profesional. Mulai Januari mendatang, dia akan mulai mencoba peruntungangannya tampil di seri ATP (Asosiasi Tenis Pria) di Amerika. “Mulai Januari nanti, saya akan terbang ke Amerika untuk mengikuti kejuaraan ATP yang ada di sana,” katanya saat ditemui kemarin (26/11). Christo, sapaan karib Christoper Rungkat, meyakinkan bahwa dirinya telah melakukan persiapan termasuk dari sisi finansial untuk terbang mengikuti turnamen ATP.

Tujuannya, agar dia bisa terus meraih prestasi dan mendongkrak peringkatnya agar bisa menembus ranking 250 dunia. Dia mengakui, bonus yang didapatnya pada SEA Games lalu sedikit banyak memang telah membantu keuangannya untuk tampil di turnamen yang lebih banyak di luar negeri. Tapi, imbuh Christo, hadiah total Rp600 juta itu belum cukup untuk membiayai dirinya mengikuti kejuaraan-kejuaraan ke depan. Namun, dia sudah menemukan solusi masalah anggaran untuk mengikuti turnamen di luar negeri. Ini disebabkan Ketua PP Pelti Martina Wijaya siap membantu. Bahkan, Program Indonesia emas (Prima) juga siap memberikan bantuan.

“Bu Martina janji mamu membantu, Prima juga mau membantu. Jadi, ke depan untuk masalah anggaran untuk kejuaraan sedikit ringan. Hadiah ini juga akan saya jadikan modal ikut turnamen,” terang peraih emas tunggal putra, ganda putra, dan beregu putra SEA Games Jakarta-Palembang tersebut. Mengenai jumlah turnamen yang akan diikuti, Christo menyebut ada sekitar 25 sampai 30 turnamen. Sebab, dia menarget sampai akhir 2012 peringkatnya sudah bisa menembus peringkat 250 dunia dan tampil di turnamen ATP yang lebih bergengsi. “Kalau mau ikut kualifikasi grand slam, peringkat kita minimal top 250. Karena itu saya berusaha untuk bsia mencapai itu,” terang lelaki yang gemar bertopi tersebut. (aam/diq/jpnn)

Manjakan Pengunjung dengan Resep Eropa

Gardenia Resto

Makan dengan suasana nyaman mungkin menjadi dambaan semua orang. Apalagi menu makanan yang disajikan mengundang selera. Begitulah yang ada di Gardenia Resto di Jalan Dr Mansyur Medan. Makanan sehat, nikmat dengan suasana nyaman. SUASANA menjadi faktor penting untuk menjadikan pengunjung betah, bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk ngumpul bersama teman dan relasi,” kata Manager Gardenia Resto, Hadid Dhandie. Gardenia Resto mengangkat konsep kebun dengan tata ruang yang menarik.

Dekorasi resto ala Eropa dikombinasi cat putih dan kaca tembus pandang yang membatasi taman dan ruang makan menciptakan suasan yang bersahabat. Satu menu yang paling digandrungi di Gardenia Resto adalah Chicken Bombastis. Makanan ini penuh gizi. Penyajiannya pun sangat menarik. Selain itu ada makanan pembuka berupa sup oriental, kemudian main menu berupa nasi dan lauk. Ada lagi dessert (pencuci mulut) berupa buah-buahan dan kue. Setiap menu di resto ini memiliki banyak rasa. Seperti sup yang memiliki rasa asin dan gurih, dipadu ayam yang memiliki cita rasa manis asam. “Setiap menu memiliki rasa yang saling melengkapi, sehingga makanan tidak bisa dipisahkan dari yang lain,” tambah Hadid.

Selain itu, penampilan makanan terjaga kebersihan maupun kerapiannya. “Kebersihan makanan paling penting, jangan sampai makanan terkesa amburadul, nanti pelanggan tidak semangat untuk memakannya,” bilang Hadid. Seperti sajian ayam goreng lembut dipadu cabai merah kering yang dipotong besar. Ayam yang ditaburi irisan bawaang bombay itu sengaja dibuat sedemikian rupa untuk menetralisir rasa. Ayam goreng itu juga diberikan irisan bawang putih goreng, sehingga menimbulkan kesan yang kental. Yang paling menarik dalam ayam goreng ini diberikan kacang mente goreng, sehingga kelembutan ayam terasa renyah dan garing dengan taburan kacang mente.

“Kacang mente sebagai pelengkap, tetapi memiliki makna, karena kacang mente mengandung vitamin E yang bagus untuk kesehatan kulit,” tambah Hadid. Sedangkan cabai merah kering dipadu untuk menambah rasa pedas. “Tetapi kita memahami, bahwa selera pedas tiap orang berbeda, jadi kita juga menambahkan sambal cabai hijau untuk menambah rasa pedasnya,” ungkapnya. Setelah menikmati pembuka makanan dan menu utama, pengunjung disediakan makanan pencuci mulut berupa buah dan kue. Berbagai jenis buah tersaji mulai nenas dan semangka. Sedangkan untuk kue berupa roti mantau dan risoles mini. Ingin menikmati menu lengkap dengan harga yang sangat terjangkau, dan suasana tenang dan nyaman? Gradenia Resto bisa menjadi pilihan. Untuk menikmati rasa asin, manis dan asam dalam satu menu sekaligus. (ram)