32 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 14308

Pertanyakan Izin Usaha Las

085360033xxx

Yth Bapak Bupati DS, Kadis Lingkungan Hidup DS, Kepala PLN Cabang Denai, Camat P Sei Tuan. Tolong dipertimbangkan usaha las yang ada di Jalan Makmur Gang Sidorame Desa Sambirejo Timur karena selalu mengganggu ketertiban lingkungan dan sudah banyak barang elektronik kami yang rusak. Kami sudah jenuh minta tolong sebelum kami bertindak.

Pastikan Izin Usahanya

Terimakasih atas informasinya, laporan ini akan kami teruskan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti. Warga yang merasa dirugikan dapat menyampaikan keluhannya ke Muspika setempat untuk dipastikan izin dari usaha las di Jalan Makmur Gang Sidorame Desa Sambirejo Timur tersebut. Bila tidak memiliki izin dapat dilakukan tindakan tegas.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas
Infokom Deli Serdang

Galakkan Olahraga Tradisional

FORMI Gelar Pesta Olahraga Tradisional di Stadion Teladan Medan

Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Medan Drs Aripay Tambunan MM membuka Pesta Olahraga Tradisional yang digelar FORMI di Stadion Teladan Medan, Minggu (18/12).

Ribuan masyarakat Kota Medan memeriahkan pesta olahraga tradisional yang digelar FORMI bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, Asuransi Kesehatan (Askes) cabang Medan, Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Medan dan PT Coca Cola Bottling Indonesia  menggelar berbagai perlombaan olahraga tradisonal , seperti Enggrang, Sendal Terompa dan Patok Lele.

Selain olahraga tradisional itu, ada beberapa cabang olahraga lainnya yakni Fun Bike, Senam Aerobik, Medan Aerobik Festival meliputi Low Impact, Body Language, Dangdut Aerobik, Aerobik Beregu dan Master Class di Hotel Emerald Garden Medan, yang diikuti peserta rata-rata berusia 40  tahun dari berbagai kalangan masyarakat umum.

Ketua Umum FORMI Medan Drs Aripay  Tambunan MM  yang juga Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) mengatakan  kegiatan  ini rutin diadakan FORMI setiap tahun untuk mengajak masyarakat Kota Medan agar  peduli dalam mengembangkan olahraga  alternatif  dengan biaya murah. “Kami  hadir untuk memasyarakatkan olahraga tradisional dan menyehatkan masyarakat ,” katanya.

Dia menambahkan tahun depan FORMI Kota Medan menargetkan memecahkan Rekor MURI  untuk kategori olahraga enggrang dengan jumlah peserta terbanyak se-Indonesia .

Aripay menyebutkan olahraga tradisional tak hanya menyehatkan badan, melainkan menghasilkan hadiah bila mengikuti perlombaannya. Sebab ada berbagai hadiah menarik  seperti 5 sepeda gunung, kulkas, TV, dispenser, magicom, jam dinding, payung cantik dan lainnya.  Hadiah  tersebut diserahkan Hanas Hasibuan dan Drs Aripay Tambunan MM.  (*)

Perayaan Natal SMG Berlangsung Hikmad

Tahun Depan Christmas Season Digelar di Dua Tempat

MEDAN-Perayaan Natal karyawan Sumut Pos, Posmetro Medan, Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel, Rakyat Aceh dan Percetakan Graindo yang tergabung dalam Sumut Media Grup (SMG) di Lantai II Hotel Delta, Jalan HR Juanda Medan, berlangsung dengan hikmad. Perayaan Natal yang digelar Sabtu (17/12), malam 19.00 WIB diikuti lebih kurang 200 orang. Acara Natal ini sendiri mengundang pembicara Pdt Mosess Alegesan dari Anglikan Holy Trinity.

Ketua Panitia Natal SMG, Darwin Purba dalam kata sambutannya mengatakan, perayaan Natal ini temanya diambil dari Yohanes 1:4, dengan tema, “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia”.

Untuk Sub tema, “Dengan perayaan Natal Sumut Media Grup ini, kita selalu berpengharapan dan berpegang teguh kepada Firman Tuhan dalam seluruh aktivitas kita sehari-hari.” Perayaan Natal ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama karyawan di SMG, membina hubungan baik dengan para mitra kerja. “Diharapkan dengan perayaan Natal ini akan mampu mendorong peningkatan kualitas kerja karyawan,” harap Darwin.

Acara Natal ini diisi dengan katakata sambutan, perayaan lilin Natal, menyanyikan lagu pujian, liturgi, lagu puji-pujian dari Sola Gratia, lagu puji-pujian dari Medan Chamber Singer, doa syafaat oleh Simon Sinaga, dan khotbah dari Pdt Mosess Alegesan dari Anglikan Holy Trinity. Tidak hanya itu, para karyawan juga terlihat dengan semangat menyambut Natal menyanyikan lagu-lagu pujian.

“Bagi jemaat yang hadir di sini dan yang sudah pernah bertemu dengan saya, mungkin kata-kata hidup ini sendiri sudah pernah saya sampaikan dalam khotbah saya. Tapi, saya mengulang kembali sesuai dengan tema Natal ini agar setiap orang yang tidak mengerti makna hidup agar bisa lebih mengerti lagi makna hidup sendiri dimana kita selaku Nasrani hidup itu harus sesuai dan berpedoman dengan ajaran dan aturan yang diajarkan Tuhan Yesus Kristus,” kata Pdt Mosess Alegesan dalam khotbahnya.

Pdt Mosess Alegesan dalam khotbahnya menambahkan, hidup dalam bahasa Yunani, Zoe, memiliki arti yang sangat dalam dan makna yang sangat melekat dalam kehidupan sehari. “Hidup sangat singkat, jadi hiduplah yang bermanfaat, berguna dan isilah kehidupan sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus Kristus dan jangan pergunakan hidupmu dengan yang sia-sia atau yang tidak berguna,” sebutnya.

Pdt Mosess Alegesan kepada karyawan SMG juga menuturkan, hendaklah hidup seperti Nabi Abraham dimana dia rela mempersembahkan anaknya, demi mematuhi perintah Tuhan.

Acara ditutup dengan doa penutup yang dibawakan Pdt Mosess Alegesan dan para karyawan SMG juga makan bersama yang telah disediakan oleh panitia.

Sebelumnya, penutupan Christmas Season (Natalan) yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan di Lapangan Benteng Jalan Pengadilan Medan berlangsung meriah, khitmad dan sangat relijius, Jumat (16/12) malam.

Tidak hanya itu, pada tahun 2012 mendatang pun, Pemko Medan berencana akan menggelar even Natalan yang lebih meriah dan besar di dua tempat berbeda. Hal itu dilakukan mengingat antusias warga Medan yang datang memenuhi Lapangan Benteng mencapai ribuan orang dan terinspirasi dari pagelaran even Ramadhan Fair 2011 yang digelar Pemko di Mesjid Raya Al-Maksum dan Lapangan Mangaan Medan Deli.

“Inspirasi kita itu dari Ramadhan Fair yang di tahun ini kita gelar dia dua tempat. Tahun depan, kita rencanakan akan menggelar Christmas Session di dua tempat juga. Agar seluruh warga Medan dapat menikmatinya dan tidak terlalu jauh menempuh sampai inti kota di Lapangan Benteng seperti di tahun ini,” kata Kadisbudpar Kota Medan Busral Manan di sela-sela Penutupan Christmas Session yang ditutup oleh Wakil Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin.

Dikatakan Busral, inspirasi yang didapatnya itu juga akan lebih dikembangkan lebih besar lagi dengan melibatkan seluruh stakeholder pariwisata. Tidak hanya itu, dunia perbankan juga akan dilibatkan dalam perayaan Christmas Session di tahun depan agar lebih meriah.

Busral menuturkan pelaksanaan even Natalan di tahun depan secara bersamaandidualokasiberbedaakan lebih dimatangkannya. Dia mengaku masih belum bisa menentukan lokasi mana saja yang akan dijadikan tempat pelaksanaan even Natalan.

“Pastinya belum tahu, akan kita matangkan lagi. Dengan anggaran yang tersedia itu coba kita bagi-bagi agar bisa dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Namun tidak sama dengan Ramadhan Fair yang digelar selama 1 bulan. Kita gelar Natalan di tahun depan, dalam beberapa hari saja,” jelasnya. (jon/adl)

256 Tewas, 400 Hilang Satu Desa Tersapu Badai

MANILA-Sedikitnya 256 orang tewas dan 400 lainnya hilang akibat badai tropis Washi yang menghantam Filipina bagian selatan. Badai yang dalam istilah lokal bernama Sendong ini menimbulkan banjir besar dan dianggap paling buruk dalam sejarah, Sabtu (17/12).

”Itu adalah banjir terburuk dalam sejarah kota kami,” kata Wali Kota Iligan Lawrence Cruz kepada stasiun televisi GMA, kemarin.

Cruz juga mengatakan banjir akibat sungai-sungai yang meluap itu melanda seperempat daerah daratan kota berpenduduk 100.000 jiwa tersebut.

“Banjir itu terjadi sangat cepat pada saat orang sedang tidur,” tambah Cruz.

Stasiun televisi GMA menayangkan gambar yang dramatis satu keluarga menyelamatkan diri keluar dari jendela rumah mereka di kota itu saat banjir tinggi, dan para petugas penyelamat membantu mereka yang selamat mengungsi ke tempat yang lebih aman sementara air mencapai setinggi dada.

Seperti dikutip dari Guardian, Sabtu (17/ 12), Palang Merah Filipina mengatakan sekitar 256 orang tewas di Mindanao dan pulau lainnya. Tentara dan polisi terus mencari korban yang masih menghilang akibat badai tersebut.

“Korban tewas mungkin akan terus bertambah karena masih ada banyak orang yang menghilang,” kata Gwendolyn Pang, selaku Sekretaris Palang Merah Filipina.

Kolonel Leopoldo Galon, seorang juru bicara militer Filipina mengatakan, para pekerja darurat telah menemukan sekitar 97 mayat di Cagayan de Oro. Dan di antara mayat yang ditemukan itu di antaranya adalah anakanak.

Sementara itu, di Iligan sekitar 79 orang tenggelam.

“Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana hal ini terjadi, seluruh desa tersapu ke laut karena banjir bandang,” kata Galon kepada Reuters.

Pihak pemerintah Filipina mengatakan 20.000 tentara telah dikerahkan dalam satu usaha penyelamatan besar-besaran dan operasi pertolongan dilakukan di seluruh pantai utara Pulau Mindanao yang dilanda topan.

Dua pelabuhan penting pulau itu, Cagayan de Oro dan Iligan paling parah akibat bencana alam itu. “Tiga orang juga tenggelam di Kota Polaco dan lima orang tewas akibat tanah longsor di gunung-gunung dekat Kota Monkayo,” kata Benito Ramos, direktur eksekutif Badan Manajemen dan Penanggulangan Bencana di Manila.

Benito Ramos pun menduga sejumlah penduduk tidak mengira ancaman yang ditimbulkan badai itu. “Badai jarang melanda daerah ini. Jadi, ketika badai menuju mereka, mereka tenang saja,” kata Ramos.

Pejabat pariwisata Iligan Pat Noel mengemukakan kepada AFP air mulai naik sebelum Jumat tengah malam waktu setempat atau sekira pukul 23.00 WIB. Kejadian ini saat penduduk sedang tidur, menghantam dan menghanyutkan rumah-rumah yang terbuat bahan bangunan ringan dan penduduk yang tinggal di pinggir sungai. Dua dari tiga sungai yang terdapat di Kota Iligan meluap, tambahnya, dan seorang komentator radio termasuk di antara mereka yang tewas.

Filipina dilanda 20 badai kuat setiap tahun dengan paling parah Luzon. Dua topan Nesat dan Nalgae menghantam negara itu dalam beberapa hari akhir September, menewaskan lebih dari 100 orang. Sementara badai tropis Banyan menewaskan delapan orang lainnya pada Oktober lalu.

Menurut BBC, di Cagayan de Oro masih banyak penduduk yang terperangkap di rumah.

Hujan selama 24 jam menyebabkan air sungai meluap. Banjir bandang juga menyebabkan listrik padam dan sejumlah penerbangan domestik dibatalkan karena kecepatan angin mencapai 90 km per jam.

Badan Nasional Bencana Filipina, menyebutkan selain banjir, tanah longsor juga terjadi di bagian timur pulau, dan menewaskan sedikitnya lima orang. Dari jumlah korban keseluruhan, hampir100jenazahyangditemukan, sebagian besar adalah anak-anak. (bbs)

Sumut dalam Kepungan Longsor

Jalur Tapteng-Taput Terputus Lima Jam

MEDAN-Ratusan mobil terperangkap kemacetan panjang di perbatasan Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara, Sabtu (17/12). Ini disebabkan longsoran tanah setinggi dua meter menimbun ruas jalan.

Alat berat pun dikerahkan pemerintah setempat. Bukan perkara ringan, karena longsoran bercampur lumpur dan bebatuan. Batang pohon yang melintang di badan jalan juga dipindahkan.

Setelah tertahan selama lebih kurang lima jam, antrean sepanjang sembilan kilometer akhirnya terurai. Polres Tapanuli Tengah mengimbau pengguna jalan tetap waspada karena longsor tetap mengancam, terutama saat hujan turun.

“Sejauh ini daerah yang mengalami longsor baru wilayah perbatasan Taput dan Tapteng. Untuk itu diminta kepada warga agar daerah pegunungan agar selalu waspada saat hujan yang turun apalagi saat ini yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru di tempat keluarganya,” ungkap Kepala Seksi Analisa, Data dan Informasi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Stasiun Polonia Medan, Hartanto, Sabtu (17/12).

Ya, cuaca buruk, hujan diserta angin kencang tampaknya memang harus tetap diwaspadai. “Kepada warga yang berada di daerah pegunungan seperti Madina, Taput, Tapsel, Tapteng, Dairi dan daerah-daerah pegunungan lainnya agar waspadai hujan karena bisa menyebabkan longsor. Kita tidak ingin ada warga yang menjadi korban lagi,” tambah, Hartanto.

Lebih lanjut, Hartanto menuturkan, cuaca buruk akan tetap berlangsung hingga akhir Desember dengan curah hujan yang cukup banyak.

“Cuaca hujan seperti ini karena gangguan cuaca buruk dari Laut Cina Selatan sehingga curah hujan di Sumut sekitarnya pun meningkat,” tuturnya.

Hartanto mengaku, adapun daerah pegunungan yang menjadi rawan longsor di antaranya semua daerah Pantai Barat dan jalur Lintas Barat Sumatera pada umumnya karena daerah tersebut memang daerah pegunungan.

Ditegaskan Hartanto, cuaca buruk juga terjadi di daerah Pantai Timur. “Untuk warga yang berada di Pantai Timur juga harus tetap waspada karena durasi hujan yang turun di sini merata dan hujan yang turunnya ringan dan sedang. Untuk wilayah Pantai Timur cuaca buruk dipengaruhi dari Selat Malaka. Untuk nelayan agar waspada dengan cuaca buruk karena hujan yang turun lautan berpotensi disertai dengan gelombang yang tinggi,” urainya. Dalam hal antispasi, Hartanto mengimbau kepada warga agar siaga selalu. Untuk durasi hujan yang turun yaitu siang dan malam hari.

Kasubdis Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Darwin Purba mengatakan, longsor di perbatasan Tapteng-Taput terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi bisa menyebabkan tanah tergerus sehingga jalan menjadi licin. Menurutnya, pengguna jalan harus ekstra hati-hati ketika melintasi daerah-daerah pegunungan karena dapat mengancam keselamatan. “Walaupun ini bukan jalan prioritas yang digunakan pemudik merayakan Natal dan Tahun Baru, kepada warga yang melintas di daerah pegunungan agar waspada karena momen liburan dan cuti bersama tidak menutup kemungkinan jalan ini akan ramai dilintasi oleh warga yang ingin berlibur,” sebutnya.

Ditambahkannya, jalan tersebut merupakan jalan utama yang digunakan pengemudi, baik angkutan umum, angkutan barang, dan mobil pribadi. “Diminta agar warga waspada saat melintas seperti di daerah Taput, Tapsel dan Tapteng serta Madina sekitarnya. Alat-alat berat tetap disiagakan dimasing-masing daerah dan akan tetap berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah setempat dalam hal penanggulangan longsor,” ungkapnya.

Salah satu upaya untuk mengantisipasi hal tersebut adalah dengan pengawasan dan pemantauan dengan membuat posko yang berlangsung dari tanggal 17 Desember sampai 4 Januari 2012 yang dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara dengan posko induk di Dinas Perhubungan Provinsi.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penempatan peralatan di 45 lokasi yang meliputi Tanjung Balai, Taput, Binjai, Pakpak Bharat, Tanh Karo, Humbang Hasundutan, Tebing Tinggi, KP3 Belwan, Langkat, Tobasa, Tapanuli Tengah, Asahan, Pematangsiantar, Deliserdang, Sibolga, dan Madina. (jon)

Mulai Nol Lagi, Main OVJ Dibayar Rp 2 Juta

Berhenti Jadi Wakil Bupati Garut, Dicky Chandra Kembali ke Panggung Hiburan

Menjadi wakil bupati tak membuat Dicky Chandra bahagia. Kini setelah resmi mengundurkan diri, dia kembali ke panggung hiburan, dunia yang telah membesarkan namanya. Seperti apa?

M SIDIK PERMANA, Bogor

TUBUH Dicky Chandra masih tampak lelah pagi itu. Maklum, semalaman dia harus menyelesaikan syuting di Jakarta. Meski demikian, dia tetap ramah menemui tamu, para seniman Garut yang datang ke rumahnya di Perumahan Duta Mekar Asri, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jabar. Mengenakan kaus oblong putih dibalut jaket militer hijau dan celana jins hitam, pria 37 tahun itu langsung menebar senyum ramah kepada para seniman muda yang datang untuk berguru tersebut. Di antara seniman itu, ada grup band asal Garut, D Garuters.

Obrolan hangat dengan logat khas Sunda langsung pecah. Di situ, Dicky juga memaparkan keputusannya menanggalkan jabatan wakil bupati Garut.

Termasuk, hubungan yang tidak harmonis antara Dicky yang ketika itu masih menjabat Wabup dan Bupati Garut Aceng HM Fikri menjadi obrolan hangat.

Namun, Dicky tidak mau berpanjang lebar menjelaskan hubungannya dengan bupati Garut yang tidak harmonis tersebut. Dia kemudian mengambil gitar milik D Garuters dan menyanyikan sebuah lagu yang diciptakan grup band tersebut.

Ketika Dicky mulai memainkan jarinya di senar gitar, dua personel D Garuters mengikuti melodi yang dibawakan Dicky. Sementara itu, dua personel band lainnya menyanyikan lagu yang belum diberi judul tersebut.

Alunan gitar dari tiga orang ditambah vokal khas anak Garut pun mulai meramaikan suasana rumah dua lantai bercat krem tersebut. “Saya sangat menikmati suasana seperti ini. Suasana ini tidak bisa saya temui selama saya menjabat wakil bupati,” ujar Dicky.

Seusai menyanyikan beberapa lagu dan berbincang- bincang dengan personel D Garuters, ayah empat anak kelahiran Tasikmalaya, 12 Mei 1974, tersebut melayani pertanyaan Radar Bogor (grup Sumut Pos). Dicky mengungkapkan, setelah keputusan Mendagri terkait pemberhentian dirinya secara hormat sebagai wakil bupati turun, dia harus merangkak lagi mulai awal di panggung hiburan.

Bahkan, Dicky berterus terang mengaku, ketika bermain di Opera van Java (OVJ) bersama Sule, Andre, Parto, Aziz Gagap, dan Nunung di salah satu stasiun televisi swasta, dirinya hanya dibayar Rp2 juta.

“Setelah mengundurkan diri, ya saya sudah memastikan dunia hiburan adalah satu-satunya rumah. Toh, saya memang tidak bisa berdagang atau yang lain. Ya sudah, menjadi MC dan kembali menjadi komedian di televisi. Itu jalan hidup saya saat ini,” tegasnya.

“Bahkan, satu kali tampil dalam acara komedi bersama Sule, saya diberi honor Rp2 juta per episode.

Walaupun dibayarnya telat, yang penting halal,” sambung Dicky.

Mantan cover boy majalah Model tersebut menegaskan belum ingin terjun ke dunia sinetron.

Dia menyatakan sedang belajar menulis skenario serta mencoba menjadi sutradara dan bekerja di belakang layar. “Untuk saat ini, saya paling menyanggupi syuting di beberapa stasiun televisi saja sebagai pembawa acara (MC), komedian, dan belum akan terjun ke dunia sinetron,” terangnya.

Walaupun sudah tidak menjabat wakil bupati Garut, kecintaannya terhadap daerah tersebut tidak akan pernah luntur. Dia akan tetap mendedikasikan dan mengabdikan hidupnya untuk kemajuan masyarakat Garut. “Tiap minggu saya akan tetap pulang ke Garut karena di sana saya membina seniman-seniman muda asli Garut agar bisa tampil di kancah nasional,” ungkapnya.

Suami Rani itu menyatakan tidak mengambil keuntungan selama menjabat Wabup Garut.

Selama menjadi orang nomor dua di Garut tersebut, dia berusaha memperkecil kepentingan diri sendiri dan bekerja demi kepentingan rakyat. Dia juga mendorong kemajuan usaha kecil dan menengah (UKM) Garut.

“Saya tidak punya saham sedikit pun di UKM Garut agar dikenal di dunia luar. Kami bersama keluarga tidak akan malu hidup sederhana seperti ini walau hanya dengan mobil pinjaman dari saudara saya. Saya tetap akan berkarya dengan profesi yang saya miliki ini (seni, Red),” ucap Dicky.

Meski merasa gagal menjalankan perannya sebagai wakil bupati, Dicky tidak akan bosan menemani para pelaku UKM, nelayan, dan seniman yang selama ini telah dibina.

“Saya sangat berharap masyarakat memaafkan saya. Namun, saya tidak akan pernah meninggalkan Garut dan saya siap mempromosikan semua hasil serta produk UKM seperti cokdol (cokelat isi dodol), jas kulit, dan pariwisata Garut tanpa menggunakan dana APBD,” tegasnya. (*)

Dara Persahabatan 2009 tak Mau Ketinggalan

Audisi Miss Indonesia Medan

Pemilihan Miss Indonesia 2012 yang akan berlangsung pada pertengahan tahun depan sudah mulai melakukan audisi. Medan merupakan kota pertama yang dikunjungi dalam proses pencarian finalis Miss Indonesia.

BERTEMPAT di Grand Swiss- Bel Hotel yang terletak di Jalan S Parman, seleksi para wanita cantik asal Medan pun dimulai. Diawali dari tahap regastrasi, seleksi tulis, dilanjutkan seleksi interview.

Dan bila lolos dibabak ini, para wanita cantik ini akan masuk ke tahap video boots, yakni para peserta akan menampilkan bakatnya didepan kamera “Video boots ini akan kita bawa ke Jakarta dan kita rudingkan untuk menjadi finalis. Hasilnya, kita akan telepon langsung dari Jakarta.” ujar Sari Rachtia Publicity Officer – Marcomm Dept PT Rajawali Citra Televisi Indonesia.

Salah satu peserta Miss Indonesia yang lolos hingga babak video boots dan menunggu telepon dari Jakarta adalah Rafika Soraya Azhar. Dara Persahabatan Medan 2009 yang lalu ini mencoba peruntungannya dalam Miss Indonesia 2012 ini. “Tahun ini sudah merasa siap, makanya bersedia untuk ikut. Kalau yang kemarin, selain karena masih terikat kontrak sebagai Dara, juga belum siap mental,” ujar gadis yang biasa disapa Aya ini.

Persiapan mental ini menurutnya harus maksimal, misalnya ilmu yang harus ditambah, sikap yang harus lebih diperhatikan dan bentuk tubuhnya. “Iya, tadi kena tegur karena bagian kaki yang katanya agak lebar. Jadi harus dijaga lagi,” ungkap gadis keturunan Aceh ini.

Untuk menghadapi audisi ini, salah satu yang dipusatkannya adalah ilmu pengetahuan tentang sejarah dan pariwisata Indonesia. “Dalam Miss Indonesia, bukan hanya kecantikan tetapi juga otak, jadi segala hal tentang Indonesia harus dipahami,” ujar Aya yang tercatat sebagai mahasiswi Unimed jurusan Bahasa Inggris ini.

Anak ketiga dari 4 bersaudara ini, memilih Unimed dikarenakan cita-citanya yang ingin menjadi pengajar.

“Harapannya ingin jadi dosen,” tambahnya sebagai tertawa.

Karena itu, dirinya berharap bila terpilih menjadi Miss Indonesia, Aya ingin memajukan wanita Indonesia yang ada di daerah pedalaman. “Aku ingin memajukan wanita Indonesia dimanapun mereka berada, mau di kota ataupun di pedalaman,” ungkapnya.

Sebagai wanita yang cantik, putri pasangan dari Azhar Umar dan Soflaini Munir ini berharap akan mendapatkan pria yang berwibawa dan seiman. Karena baginya, agama sangat penting, sebagai pedoman untuk menjalani hidup. “Yang penting seiman dan berwibawa, biar bisa jalani hidup ke depan,” tambahnya.

Selain ilmu dan sikap yang dikembangkannya, untuk saat ini gadis kelahiran 17 April 1991 ini juga mempersiapkan Bahasa Asing yang dikuasainya. “Karena aku kuliah mengambil jurusan Bahasa Inggris, jadi ini bahasa asing yang aku ketahui. Untuk saat ini, sekitar 70 persen lah aku bisa nya,” tambah Aya. (ram)

Mahasiswa Kecam Kebijakan Pemerintah

Aksi Solidaritas untuk Sondang

MEDAN- Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Gerakan Solidaritas Mahasiswa Kota Medan menggelar aksi di depan Kampus Universitas HKBP Nommensen Medan, Sabtu (17/12) pagi 10.00 WIB. Aksi itu mereka lakukan sebagai wujud solidaritas mereka atas aksi Sondang Hutagalung mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta yang melakukan orasi di depan Istana Merdeka hingga mengorbankan nyawanya dengan aksi membakar diri.

“Ini harus menjadi teguran bagi kita, untuk segera bangkit melawan segala bentuk penindasan, penghisapan dan pembodohan,” kata koordinator aksi, Koceng dalam orasinya. Dia menilai, aksi Sondang sebagai bentuk perlawan atas tertindasnya hak azasi manusia yang sampai saat ini belum juga mampu diselesaikan pemerintah.

“Masih banyak permasalahan dan perlanggaran HAM di Indonesia yang belun diselesaikan pemerintah, sehingga Sondang lah sebagai tokoh perlawan terhadap penindasan HAM,” ujar Koceng lagi.

Dalam aksi itu, selain mengsusung poster, mahasiswa juga membakar bandipinggirjalansehinggamembuat arus lalulintas di sekitar lokasi terganggu.

Dalam aksi damai itu, mahasiswa juga mengecam pemerintahan yang dipimpin SBY-Boediono lantaran tidak mampu menyejahterakan rakyat.

Selain itu, mahasiswa juga meminta aparat pemerintah tidak bersikap representatif terhadap mahasiswa dan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mengecam tindakan aparat kepolisian di Aceh yang diduga melakukan pelanggaran HAM terhadap sejumlah anak punk di Aceh. Massa juga menyanyikan lagu perjuangan dan berorasi mengkritis semua kebijakan pemerintah saat ini.

Di tempat terpisah, berbagai elemen mahasiswa seperti Serikat Mahasiswa Indonesia(SMI), BarisanMahasiswa( Barmas) danHimpunanMahasiswaIslam( HMI) menggelaraksidi depan Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Sumut, Jalan Putri Hijau Medan. Mereka mengecam aksi pelanggaran HAM berat yang menyebabkan tewasnya petani di Mesuji, Lampung. Karenanya, mereka mendesak kasus pembantaian tersebut segera diusut tuntas.

Meski tak ada satu pun pejabat di Kanwil Depkumham Sumut yang menemui mereka karena hari libur, aksi mahasiswa tetap berlangsung.

Dalam orasinya, mahasiswa menilai, pembantaian di Mesuji tersebut mengindikasikan pemerintah telah menjadi musuh rakyat. “Sekali lagi, aparatur negara telah menjadi ujung tombak dari proses penindasan rakyat,” ucap Saddam, seorang orator dalam aksi itu.

Selain mendesak pengusutan tindakan represif aparat di Mesuji, mahasiswa juga mendesak penyelesaian kasus-kasus sengketa lahan yang marak di Sumut.(gus/jon)

Momok Eropa

SANTOS vs BARCELONA

YOKOHAMA-Final ideal akhirnya terealisasi di Piala Dunia Antarklub 2011. Jawara Amerika Latin Santos menghadapi jawara Eropa Barcelona di Stadion International Yokohama petang nanti. Siapa yang lebih unggul.

Jika menilik sejarah Piala Dunia Antarklub, jawara Eropa tidak berkutik setiap kali bertemu klub Brazil. Dua di antaranya terjadi di partai final. Barca ‘sebutan Barcelona’ mengalaminya pada edisi 2006 ketika takluk 0-1 dari Internacional.

Setahun sebelumnya, Liverpool menyerah dengan skor sama dari Sao Paulo.

Sedangkan pada edisi 2000 atau ketika format turnamen masih menggunakan fase grup, Manchester United juga kalah 1-3 dari Vasco da Gama. Sedangkan Real Madrid yang juga tampil kala itu terhindar dari hasil negatif setelah bermain 2-2 kontra Corinthians.

Entrenador Barca Josep Guardiola sangat memahami handicap tersebut. Guardiola juga bagian dari punggawa Barca yang keok 1-2 dari Sao Paulo pada 1992 atau ketika turnamen masih bernama Piala Intercontinental.

Perlu dicatat pula, ketika Piala Intercontinental menggunakan format single match sejak 1980, klub Brasil selalu mengalahkan wakil Eropa dalam empat kali bentrok.

“Ini adalah sebuah tantangan.

Ini juga bukan tentang balas dendam 19 tahun lalu,” kata Guardiola sebagaimana dilansir Marca.

“Klub Brasil selalu memperlihatkan kekuatannya di ajang ini.

Selain didukung kualitas individu, secara fisik pemain mereka lebih bisa beradaptasi dengan suhu di Asia. Jadi, butuh perjuangan keras untuk mengalahkan mereka,” sambungnya.

Di final, Barca sudah pasti kehilangan David Villa. Bomber utama timnas Spanyol itu sudah dipulangkan setelah mengalami cedera patah tulang tibia kaki kiri di semifinal kontra Al Sadd (15/ 12). Selain Villa, Alexis Sanchez juga bermasalah dengan otot abductor paha kiri.

Seiring Sanchez pernah absen dua bulan gara-gara hamstring, Guardiola mungkin tidak ingin mengambil risiko dengan menurunkan bintang timnas Cile itu secara penuh. “Kami akan terus memantau kondisinya sampai hari H pertandingan,” jelas Guardiola.

Terlepas tanpa Villa dan mungkin Sanchez, Santos tetap waspada dengan serangan Barca yang tetap ganas sekalipun mengubah skema main dari 4-3-3 menjadi 3-5-2. Hal itu diungkapkan pelatih Santos Muricy Ramalho mengacu gawangnya yang sempat dibobol oleh Kashiwa Reysol di semifinal (14/12).

“Sepak bola Brasil lebih fokus menyerang dan terkadang melupakan pertahanan. Lawan Barca, kami harus lebih improve, khususnya di barisan belakang,” kata Ramalho kepada Globoesporte.

Beruntung, Santos sudah kembali diperkuat bek kiri regulernya, Leo. Pemain yang tetap energik sekalipun sudah berusia 36 tahun itu absen di semifinal (14/12) karena problem kebugaran.

Jika Leo diturunkan, Durval yang mengisi tempatnya di semifinal akan kembali digeser ke tengah mendampingi kapten tim Edu Dracena. (dns/jpnn)

 

Lagi, Pejabat Pirngadi Bakal Diperiksa

MEDAN- Setelah memeriksa Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan Dewi F Syahnan dan wakilmnya beberapa waktu lalu, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kembali akan memanggil beberapa pejabat yang diduga mengetahui dugaan penyimpangan anggaran dana obat di farmasi rumah sakit milik Pemko Medan itu.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejatisu Jufri Nasution SH pada wartawan, Sabtu (18/12).

“Setelah kita mintai keterangan dari dua pejabat rumah sakit tersebut, sudah pasti bakal ada yang kita mintai keterangan yang sifatnya klarifikasi,” ucap Jufri. Pejabat Pirngadi yang akan dipanggil tersebut, kata Jufri, hanya dimintai keterangan saja, karena status pemeriksaan itu masih tahap penyelidikan.

“Namun, apabila dari hasil audit BPKP tersebut memang ternyata ditemukan adanya kerugian negera, status tersebut bisa langsung naik ke status yang berikutnya. Kita juga akan meningkatkan status terhadap yang diperiksa, namun kita akan melihat siapa yang terlibat dalam perkara tersebut,” tegas Jufri.

Namun, dari hasil investigasi yang dilakukan Kejatisu, pihak Pidsus belum mau menjabarkan hasil investigasinya.

“Kita belum bisa memaparkan hasil investigasinya, karena saat ini perugas sedang bekerja. Kalau kita paparkan kasus tersebut, ternyata tidak ada kerugian negara, kita nanti yang disalahkan.

Untuk itu, kita masih bekerja dululah,” ucap Jufri.

Sebelumnya Kejatisu sudah memeriksa Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan Dewi F Syahnan dan wakilnya. Pemeriksaan tersebut dilakukan pada saat tim investigasi melakukan pemeriksaan atau melakukan audit di RSUD Pirngadi Medan.

Selain dua pejabat tersebut, Kejatisu juga memeriksa beberapa staf pegawai RSUD Pirngadi Medan yang disinyalir mengetahui soal anggaran pengelolaan obat di RSUD Pirngadi bekerjasama dengan pihak farmasi. (rud)