23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 14317

Tak Jamin Cheik Tiote

PELATIH Newcastle United Alan Pardew tidak dapat menjamin bahwa mereka akan mampu mempertahankan Cheik Tiote pada bursa transfer Januari nanti.
Segala tawaran yang signifikan akan membuat pemain yang diboyong dari FC Twente dengan banderol £3.5 juta tersebut akan dilepas oleh manajemen.

“Anda tidak akan pernah tahu di bursa transfer. Ini seperti ladang ranjau kemungkinan. Kami memiliki satu atau dua pemain yang pasti diminati klub besar, tetapi yang pasti mereka harus membayar dengan dana besar untuk mengambil siapapun di sini karena kami sedang berada dalam posisi yang bagus, bukan hanya secara tim tetapi juga secara finansial,” bilang Pardew.

“Mengenai pemain baru, akan ada satu pemain yang baru dan kami harap ada dua pemain, jika tidak ada pemain yang hengkang,” tuntasnya. (net/jpnn)

Peserta Usia Pensiun dan tak Aktif Diimbau Ambil JHT

MEDAN- Hingga kini masih banyak pekerja yang berusia 55 tahun (pensiun) atau lebih dan pekerja yang sudah tidak aktif lagi kepesertaannya belum juga mengambil dana Jaminan Hari Tua (JHT) di PT Jamsostek Cabang Belawan. Jumlah peserta yang belum mengambil haknya tersebut sebanyak 2.445 peserta.

“Untuk itu, Jamsostek Belawan mengimbau kepada para peserta untuk mengambil haknya setelah pengumuman di Sumut Pos, Senin (19/12),” kata Kepala Jamsostek Cabang Belawan Panji Wibisana didampingi Kabid Pemasaran Nurmansyah di ruang kerjanya, Jumat (16/12).

Untuk mengetahui siapa-siapa yang berhak mengambil JHT tersebut, lanjut Panji, pihak Jamsostek mempublikasikan atau mengumumkan nama-nama tersebut di Sumut Pos.
Dikatakan Panji, setelah peserta mengetahui namanya tertera di media ini, dan kemudian ingin mengambil JHT-nya, yang bersangkutan harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan Jamsostek.

Adapun persyaratannya, mengisi formulir permintaan pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT) (formulir Jamsostek Nomor 5), Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) asli dan atau duplikat yang masih berlaku, surat keterangan pemberhentian bekerja dari perusahaan atau penetapan pengadilan hubungan industrial, kartu indentitas diri foto copy KTP/SIM dan kartu keluarga dengan memperlihatkan identitas asli yang berlaku.

Sementara bagi peserta yang ingin mengetahui saldo yang dimiliki di Jamsostek bisa datang langsung ke kantor Jamsostek Belawan di Jalan Yos Sudarso Nomor 101 Glugur Kota, atau melalui nomor telepon (061) 6628841. “Kita tidak memandang besar kecilnya saldo para pekerja, kita umumkan semuanya. Soalnya saldo tersebut merupakan hak mutlak para tenaga kerja atau peserta yang tidak bisa dipindahtangankan. Karenanya, kita berkewajiban menginformasikannya kepada para peserta,” jelas Panji.

Panji mengingatkan, kepada para peserta yang ingin mengambil JHT agar tidak menerima jasa calo saat mengambilnya. “Pengambilan JHT sama sekali tidak dipungut biaya sepeserpun. Jamsostek akan melayani dengan standar pelayanan prima sesuai ketetapan direksi Jamsostek,” tegasnya.
Bagi peserta yang sudah meninggal dunia, bisa diambil, tentunya dapat diurus oleh ahli waris, dengan membawa serta menunjukkan bukti kepesertaan almarhum berikut memenuhi persyaratan yang sudah disebutkan di atas.

“Pengumuman ini merupakan program pro aktif PT Jamsostek (Persero) dalam meningkatkan pelayanan kepada para peserta, baik yang aktip maupun sudah tidak aktip lagi. Dan program ini dilakukan secara nasional,” pungkas Panji.(jon)

Dirut Pirngadi Diperiksa Kejatisu

Dugaan Penyelewengan Belanja Obat

MEDAN- Selain melakukan investigasi hasil audit yang dilakukan BPKP terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih mencari soal kerugian negara untuk obat farmasi.

“Kita sudah melakukan investigasi, namun mengenai hasil investigasi soal temuan BPKP tersebut belum bisa kita jabarkan, mengingat ini masih tahap penyelidikan,’’ kata Kasi Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jufri Nasution SH pada wartawan, Jumat (16/12)

Menurut Jufri, pihaknya masih bekerja dan saat ini sudah melakukan pulbaket (pengumpulan barang bukti dan keterangan). Selain itu, juga untuk mencari tahu penyimpangan tersebut, Pidsus Kajatisu sudah meminta beberapa keterangan dari pejabat rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.

“Kita sudah meminta beberapa keterangan dari pejabat yang bersangkutan, termaksud Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan dan wakilnya. Kita minta keterangan ketika kita melakukan investigasi di RSUD Dr Pirngadi Medan,’’ tegas Jufri.

Namun lebih lanjut dikatakan Jufri, pihaknya tidak tertutup akan memanggil beberapa orang yang mengetahui soal anggaran obat di farmsi tersebut. Dan tidak tertutup kemungkinan mereka akan memanggil ulang para pejabat di RSUD Dr Pirngadi Medan.

“Kalau tersangka, belum ada lah. Karena, kita masih melakukan investigasi. Namun apabila kita temukan penyimpangan tersebut sudah pasti kita akan mencari orang yang paling bertanggungjawab soal obat di RSUD Dr Pirngadi Medan,’’ tegas Jufri.
Namun demikian, Kasi Pidsus Kejatisu ini belum mau menjabarkan secara gambling soal dugaan korupsi apa yang sedang mereka lakukan investigasi di RSUD Dr Pirngadi Medan.

“Nanti dulu ya. Soalnya kita masih investigasi kita juga bersama-sama dengan BPKP.Nah kemarin itu dalam rangka klarifikasi dan investigasi, apabila dari hasil investigas dan audit BPKP itu ternyata memang benar-benar ditemukan adanya penyimpangan, maka statusnya lain lagi,’’ tegas jufri.

Sebelumnya pada Selasa (12/12) lalu, empat Jaksa dari Kejatisu mendatangi ruangan Dirut RSU dr Pirngadi Medan. Namun hingga Jumat (16/12), Dirut RSU Pirngadi Dewi Syahnan, tak bisa juga ditemui di ruangannya karena terkunci rapat. Demikian juga saat dihubungi via ponselnya, dia tak mengangkat.

“Ibu Dirut mungkin sedang tidak di dalam, karena pintunya saja terkunci rapat,” ujar seorang pegawai RSU dr Pirngadi sambil berlalu.
Sementara Wadir RSU DR Pirngadi Medan Yasin mengaku, kedatangan empat jaksa dari Kejatisu itu hanya mengantarkan surat. “Mereka mengantarkan surat langsung sama Ibu, dan saya tidak tahu pasti isinya. Namun, Ibu sempat bilang kalau para Jaksa itu mengantarkan surat pernyataan dan surat pemeriksaan untuk melengkapi berkas-berkas dan data-data serta surat izin biasa saja,” kata Yasin, Jumat (16/12) siang.

Hal senada dikatakan Kabag Hukum dan Humas RSU Dr Pirngadi Medan Edison Peranginangin SH Mkes. Dia mengaku, hingga saat ini tidak mengetahui pasti maksud kedatangan keeempat jaksa tersebut ke ruangan Dirut RSU Pirngadi itu. “Saya tidak tahu pasti tujuan mereka datang dan untuk lebih jelas dan lebih pastinya tanyakan saja kepada Dirut atau Wadir. Kalau Dirut tidak bisa juga ditemui, tanya Wadir saja,” ungkapnya.(rud/jon)

Kembali ke Trek

Newcastle vs Swansea City

NEWCASTLE-Anak asuh Allan Pardew akan menjamu Swansea City di Sports Direct Arena, Sabtu (17/12) malam. Ini adalah kesempatan The Magpies mencari obat luka usai takluk di tangan Norwich City akhir pekan lalu.

Hasil buruk di markas Norwich membuat mereka harus turun ke peringkat ke-7 klasemen dengan torehan 26 poin. Swansea yang baru kembali tampil lagi di Liga Primer Inggris bakal menjadi sasaran kemarahan Demba Ba dan kawan-kawan.

Sejak dikalahkan Manchester City pertengahan November lalu, The Toon Army  tak pernah menang, kalah 3 kali dari empat laga. Pada laga ini pasukan asuhan Alan Pardew juga tak akan diperkuat Dan Gosling yang mendapat kartu merah di laga kontra Norwich.

Empat pertandingan tanpa pernah merasakan kemenangan sungguh sesuatu yang sangat buruk buat sebuah tim yang sempat menyandang status sebagai tim tak terkalahkan
“Kami ingin mengakhiri periode buruk ini. Kami ingin kembali ke trek semula menjadi sebuah tim yang sulit ditaklukkan. Saya yakin anak-anak masih memiliki keinginan untuk itu,” bilang Alan Pardew, tactician Newcastle United.

Beruntung bagi Pardew, sebab ketika kedua tim saling bertemu dua tahun lalu, The Magpies menang telak dengan skor 3-0. Kemenangan itu mengukuhkan dominasi Magpies atas Swansea, karena tiga bulan berselang, saat Swansea jadi tuan rumah, The Magpies jutsru mampu memaksakan hasil imbang.

Itu Newcastle, bagaimana dengan Swansea? Tim yang kini dibesut Brendan Rogers ini berharap meraih hasil positif pada lawatannya ke Tyneside. Apalagi dua minggu lalu mereka dipaksa bertekuk lutut 4-2 oleh Blackburn Rovers.

“Kemenangan adalah harga mati. Itu harus kami raih, meski kami tampil di hadapan pendukung lawan. Tapi saya tak peduli karena kemenangan akan memulihkan mental dan kepercayaan diri para pemain,” bilang Rodgers.

Swansea tak pernah meraih kemenangan di laga tandang pada musim ini. Mereka hanya bisa meraih dua poin dalam 7 laga di luar Stadion Liberty. Akibatnya, mereka masih terdampar di peringkat 11 dengan raihan 17 poin. (bbs/jpnn)

UMK 2012 Belum Layak

Upah Minimum Kota (UMK) Medan untuk 2012 telah ditetapkan dengan angka senilai Rp1.285.000. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp88.000, dibandingkan dengan UMK Medan 2011 yaitu Rp1.197.000.

Meskipun mengalami kenaikan, namun UMK Medan sebesar itu belum cukup menjamin terpenuhinya kebutuhan dan kesejahteraan kaum buruh. Hal ini diungkapkan pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Aryo Pratomo. Berikut petikan wawancaranya dengan wartawan Harian Sumut Pos Ari Sisworo

Apakah UMK Medan 2012 yang ditetapkan itu sudah layak dan pantas?
UMK Medan sebesar Rp1.285.000, saya pikir masih kurang. Hal itu mengingat Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota Medan masih di bawah rata-rata. Belum lagi ditambah dengan pergeseran kebutuhan yang semakin tinggi, bila dibandingkan dengan KHL itu sendiri.

Kenapa belum layak?
Dengan angka UMK yang ditetapkan itu, tidak bisa menjamin kesejahteraan para buruh. Buruh pada prinsipnya merupakan motor dalam kegiatan-kegiatan perekonomian, termasuk pula di Medan. Harusnya, dengan melihat fakta dan kenyataan itu, UMK yang seharusnya diterima para buruh bisa lebih tinggi dari angka yang ditetapkan pemerintah.

Kenapa seperti itu?
Itu tidak lain karena dengan sangat terbukanya peluang di 2012 nanti, pemerintah akan menarik sejumlah subsidi seperti subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sebagainya. Belum lagi diperkirakan di 2012 mendatang, akan terjadi inflasi. Hal-hal itu berkorelasi pada kebutuhan ekonomi yang terus semakin tinggi.

Apa dampak dari itu semua?
Hal yang riil nantinya dari ekses itu semua adalah dalam persoalan daya beli masyarakat. Kondisi yang diprediksi tidak sejalan itu, nantinya akan memangkas daya beli masyarakat. Kendati demikian, yang harus dipedomani juga dalam penetapan UMK adalah harus disesuaikan dengan daya bayar perusahaan.

Alasannya?
Hal itu mengingat, dari prediksi atau prakiraan yang akan terjadi di tahun depan dimana kebutuhan ekonomi yang meningkat, serta inflasi juga meningkat yang kemudian akan berdampak pada biaya produksi yang semakin tinggi. Memang ini persoalan sulit. Yangn jadi pertanyaan, bagaimana perusahaan-perusahaan itu bisa mensejahterakan kaum buruh!

Apa yang harus dilakukan Pemko Medan?
Pemko Medan, harus mau tidak mau berupaya untuk menekan biaya produksi perusahaan dan biaya kegiatan-kegiatan perusahaan. Pemerintah juga jangan mempersulit, terlebih dalam persoalan pemberian izin, kemudian jangan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap perusahaan-perusahaan dan sebagainya. Karena memang ini juga menjadi keluhan-keluhan perngusaha. Pemko Medan harus seefisien mungkin untuk pengeluaran-pengeluaran izin.(*)

Karyawan SMG Gelar Natal Bersama

MEDAN- Sumut Media Grup (SMG) menggelar perayaan Natal di Hotel Delta, Jalan HR Juanda Medan hari ini, Sabtu (17/12), mulai pukul 19.00 WIB. Perayaan Natal ini bakal dihadisi sekitar 250 orang terdiri dari karyawan Sumut Pos, Posmetro Medan, Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel, Rakyat Aceh dan Percetakan Graindo Ketua Panitia Natal SMG Darwin Purba menyebutkan, perayaan Natal kali ini mengambil tema, “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia”, Yohanes 1.4. Sementara Sub tema, “Dengan perayaan Natal Sumut Media Grup ini, kita selalu berpengharapan dan berpegang teguh kepada Firman Tuhan dalam seluruh aktivitas kita  sehari-hari”.

Menurut Darwin, dilaksanakannya perayaan Natal ini dikarenakan karyawan SMG menyadari betul, sebagai umat beragama, sangat penting untuk selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta, salah satunya dengan merayakan hari kelahiran Yesus Kristus. Selain itu, perayaan Natal ini juga dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama karyawan di semua grup, membina hubungan baik dengan para mitra kerja. “Diharapkan dengan perayaan Natal ini akan mampu mendorong peningkatan kualitas kerja karyawan,” harap Darwin.

Selaku panitia dan karyawan kata Darwin, kita patut bersyukur. Pasalnya kepanitiaan bisa terbentuk di tengah-tengah kesibukan selaku karyawan di grup ini. Dia juga berharap, keperdulian dari para karyawan ini kiranya dapat terus terpelihara, sehingga kegiatan Natal yang dilaksanakan sekali setahun ini bisa berkesinambungan pada tahun-tahun berikutnya.

“Jadi, mari kita sejenak melupakan seluruh aktivitas dan rutinitas kita sehari-hari. Mari sejenak kita mengesampingkan urusan dunia dan memberikan hati dan pikiran untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan, meyambut kelahiranNya dengan penuh suka cita, sehingga kita semua menjadi manusia yang lahir kembali dengan hal-hal yang baru,” ajak Darwin.

Agenda acara dikemas sedemikian rupa, mulai dari liturgy dari masing-masing perusahaan, persembahan koor dari Metro Siantar, dari Solagratia dan Medan Chamber Singer. Pesan Natal pada kegiatan ini disampaikan Pdt Mosess Alegesan dari Anglikan Holy Trinity.(jon)

Hari Ini, Audisi di Medan

MEDAN- Ajang pencarian Miss Indonesia 2012, kembali digelar di tujuh kota besar di Indonesia. Medan menjadi kota pertama yang dikunjungi tim RCTI untuk mencari wanita yang memiliki criteria MISS (Manner, Impressive, Smart dan Social) Tim RCTI yang berkunjung ke Redaksi Harian Sumut Pos, Jumat (16/12) yang diwakili Sari Rachtia selaku Marcomm Dept RCTI mengatakan

audisi pencarian finalis Miss Indonesia 2012 diselenggarakan di Medan, Makassar, Manado, Semarang, Bali, Surabaya, Bandung dan Jakarta.

“RCTI kembali menggelar audisi Miss Indonesia 2012 bagi wanita Indonesia yang ingin mewujudkan mimpinya menjadi Miss Indonesia. Medan menjadi kota pertama yang dikunjungi tim RCTI karena antusias wanitanya sangat tinggi, wanitanya cantik-cantik dan menurut kita banyak talenta,” kata Sari Rachtia.

Menurutnya, ajang tahunan yang telah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke-8 tersebut, mencari wanita yang memiliki penampilan menarik, mempunyai keunggulan dibidang sport, modeling, berbakat di salah satu bidang seni serta penguasaan bahasa asing yang baik menjadi point plus bagi peserta.

“Ajang ini kita tujukan bagi wanita Indonesia yang berusia 17-23 tahun, belum menikah dan mempunyai anak, tinggi mimimum 167 cm, memiliki pengetahuan umum serta berwawasan luas, berpenampilan menarik, cantik, cerdas, mempunyai bakat khusus dan tentu saja sehat jasmani dan rohani,” ujarnya.

Di Kota Medan, audisi tersebut diselenggarakan di Grand Swiss-Bel Hotel Jalan S.Parman Medan pada Sabtu, 17 Desember 2012 sekitar pukul 08.00 WIB. “Sebelumnya, kita telah melakukan Special Hunt atau audisi tertutup ke sekolah modeling atau tempat yang kita anggap potensial yang ada di Kota Medan. Mereka yang terpilih pada Special Hunt ini akan langsung mengikuti video booth,” ungkapnya.

Sambungnya, untuk quota peserta yang nantinya dibawa ke Jakarta tidak ditentukan. “Jadi, kita pilih yang terbaik diantara terbaik. Proses seleksinya hanya berjalan satu hari saja. Pastinya untuk mengikuti seleksi ini para peserta harus mengisi formulir dan datang langsung ketempat lokasi seleksi. Jadi, bagi para wanita di Medan, kesempatan ini datang kepada Anda untuk menjadi Miss Indonesia 2012. Raih masa depan yang cemerlang dan jadilah wakil di Miss World 2012,” ucapnya. (mag-11)

Tertangkap Curi 100 Tandan Sawit

Berdalih untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Adek Kurniawan (27) nekad menjadi ninja (maling) buah kelapa sawit di kebun PTPN II, Bandar Kaliffah, Tembung, Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Alhasil, warga Desa Bandar Setia, Dusun VII, Pasar Senin, Percut Sei Tuan, Deli Serdang ini ditangkap petugas Subdit III, Polda Sumut bersama Heri Sudriono (43), seorang supir sekaligus penandah sawit curian, Jumat (16/12) sekira pukul 04.30 WIB Penangkapan berawal dari informasi karyawan PTPN II Desa Bandar Setia yang kerap kehilangan buah kelapa sawit di kebun. Informasi itu pun kemudian ditampung dan dikembangkan polisi.

Hasil penyelidikan, petugas pun menarget Adek. Usai melancarkan aksinya, Adek menjual sawit hasil curiannya kepada Heri. Saat keduanya melintas di Jalan Pasar Senin, Desa Bandar Setia mengangkut jarahan, tiba-tiba petugas berpakaian preman mengentikan laju Mitshubishi Colt yang dikemudikan Heri. Setelah diperiksa, ternyata yang dibawa keduanya adalah buah kelapa sawit curian.

Dari tangan keduanya, petugas menyita 100 tandan buah kelapa sawit, satu buah dodos dan satu unit mobil Mitsubishi Colt. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, petugas kemudian memboyong keduanya beserta barang bukti menuju Polda Sumut.
Kepada Posmetro Medan (grup Sumut Pos), Adek mengaku terpaksa mencuri sawit untuk makan anak istrinya di rumah.

“Biasanya aku kerja bangunan, cemanalah lagi nggak ada kerjaan,” ujar bapak satu anak itu. Adek juga mengaku ia biasa menjual sawit hasil curiannya seharga Rp1.000 per kilogram.(ala/smg)

Kadisperindag: Satu, Dua Biasalah…

Penemuan Telur Busuk di Pasar Murah Pemko Medan

MEDAN- Temuan adanya telur busuk dan berulat di pasar murah Jalan M Idris Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, oleh Komisi C DPRD Medan Kamis (15/12) lalu ditanggapi dingin oleh Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Syahrizal Arief. Menurutnya, sembako yang didistribusikan ke 46 lokasi pasar murah se- Kota Medan sudah disortir pihak kelurahan.

“Jadi, tidak mungkin ada temuan itu. Seluruh bahan sembako yang masuk ke kelurahan dari gudang sudah disortir pihak kelurahan,” kata Syahrizal Arief saat ditemui di Balai Kota Medan, Jumat (16/12) siang.

Dijelaskan Syarizal, bila memang betul ada temuan Komisi C DPRD Medan tersebut, pihaknya akan melakukan teguran terhadap kelurahan tersebut agar melakukan penelitian ulang sebelum menerima bahan sembako. “Ini tidak boleh terulang lagi. Tapi kalau hanya satu dua saja yang busuk, itu sudah biasalah,” ucapnya.

Menyikapi pernyataan Syahrizal itu, Ketua Komisi C DPRD Medan Jumadi menyesalkan hal tersebut “Itu bukan biasa, seharusnya Disperindag melakukan pengawasan terhadap bahan sembako yang masuk ke kelurahan,” jelasnya.

Dengan begitu, Jumadi meminta agar pihak distributor mengganti seluruh bahan sembako yang rusak dan harus berhati-hati terhadap bahan sembako yang hampir seluruhnya dikonsumsi masyarakat yang membutuhkan.”Distributor harus mengganti seluruh barang yang rusak, kemudian dostributornya juga harus berhati-hati terhadap barang tersebut agar tidak terulang lagi,” pintanya.

Ketika disinggung dengan kapan kembali dijadwalkan sidak ke pasar murah, Jumadi belum bisa memastikan, karena dari hasil temuan awal pasti pihak kelurahan dan distributor akan kepanasan. “Belum bisa kita menjadwalkan secepatnya, karena mereka masih kepanasan dari hasil temuan sidak kita kemarin. Kita tunggu beberapa hari lagi baru akan melakukan sidak ke lapangan kembali,” kata Jumadi.(adl)

Penyelewengan Dana Bos di SDN 064005

083198987xxx
Kepada Kadis Pendidikan Kota Medan sesuai arahan Wali Kota Medan, tolong dievaluasi kepemimpinan Kepala Sekolah SDN 064005 Medan Labuhan. Banyak terjadi penyimpangan di sekolah ini. Masa dana BOS nya lumayan besar tapi buku-buku pun tak lengkap, sampai siswa harus memfoto copy sendiri buku mata pelajarannya.

Menunggu Perkembangan
Terimakasih atas informasinya. Laporan ini sudah menjadi perhatian Wali Kota Medan Bapak Drs H Rahudman Harahap MM dengan menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan yang baru Bapak Drs M Rajab Lubis untuk menindaklanjutinya. Tentunya penyelewengan dana BOS tidak dapat ditolerir karena berdampak pada dunia pendidikan yang merupakan salah satu fokus perhatian Pemko Medan. Mari lah kita sama-sama menunggu perkembangannya.

Budi Heriono
Kabag Humas Pemko Medan

——

Kadis Agar Turun ke Lapangan
Kita pasti tindaklanjuti, kemungkinan Januari nanti kita akan panggil Kepala Sekolah yang bersangkutan sebagai yang bertanggungjawab terkait penyalahgunaan dana BOS tersebut. Sejauh mana penyelewengan itu terjadi dan keterlibatannya. Bila memang terbukti, kita akan serahkan ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum. Kami juga meminta kepada Kadis Pendidikan Kota Medan yang Baru Drs M Rajab Lubis untuk turun langsung ke lapangan mengawasi anggotanya penerima dana BOS. Jangan ada
lagi laporan orangtua yang dibebani berbagai kutipan dari sekolah karena dana BOS itu tujuannya membantu operasional belajar-mengajar di sekolah bersangkutan. Mulai dari pengadaan buku hingga membayar honor guru.

Roma P Simaremare
Ketua Komisi B DPRD Medan