28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 14399

Conte Rotasi Pemain

Pelatih Juventus, Antonio Conte, kemungkinan besar bakal melakukan perubahan dalam skuadnya ketika menghadapi Cesena di akhir pekan ini.

Menurut-media-media Italia, pelatih yang juga mantan pemain Juventus ini kemungkinan besar akan mengistirahatkan sebagian besar pemain intinya.
Selain itu, pemain-pemain yang telah mendapat satu kartu kuning juga akan menjadi penonton ketika rekannya berpeluh keringat berjuang mengalahkan Cesena.

Tercatat, Simone Pepe, Leonardo Bonucci dan Arturo Vidal yang telah mengantongi satu kartu kuning bakal absen, sedangkan Andrea Pirlo, Girogio Chiellini akan absen karena akumulasi kartu kuning.
Sedangkan, pemain-pemain seperti, Andrea Barzagli, Paolo De Ceglie akan mendapatkan kesempatan untuk tampil sejak menit pertama.

Begitu pun dengan Fabio Quagliarella kemungkinan besar bakal menjadi tandem Mirko Vucinic di lini depan.

Conte sendiri kemungkinan besar bakal menggunakan 4-3-3 menggantikan formasi 3-5-2 saat menahan imbang Napoli 3-3. (net/jpnn)

Dituduh Selingkuh

Menikah atas dasar cinta dan saling menyayangi bukan jaminan pasangan suami istri bisa hidup akur dan bahagia. Itulah yang dialami Siti Zahra (33), warga Jalan Karya IV, Simpang Jalan Balai Desa, Desa Helvetia, Kecamatann Sunggal, Deliserdang. Mulai 2009 lalu, wanita yang bekerja sebagai PNS di Polsek Aek Natas (Polres Labuhanbatu) mendapat siksaan dari suaminya Monang Sinaga (30), pengusaha galian C di Labuhanbatu.

Tak tahan dengan siksaan itu, akhirnya Siti mengadukan suaminya itu ke Polsekta Sunggal Sabtu (12/11) lalu, dengan bukti laporan STPL/3470//XI/SU/RES KOTA MEDAN/ Sek Sunggal. Monang pun ditangkap personel Polsekta Sunggal dari salah satu gudang di Jalan Platina, Belawan, Rabu (30/11) sore pukul 15.00 WIB.

Ceritanya, jalinan asmara Monang dan Siti mulai bersemi sejak 2002 lalu di Desa Terang Bulan, Labuhanbatu, di salah satu rumah famili Siti. Monang yang merupakan pengusaha Galian C sering ke rumah famili Zahra. Karena sering bertemu, keduanya sepakat pacaran.

Singkatnya, Zahra dan Monang akhirnya melangsungkan pernikahan pada 13 Januari 2007 silam di Labuhanbatu. Usai nikah, Siti kembali ke Medan karena waktu itu dia masih bekerja di Forensik Mapoldasu sebagai PNS. Pada Agustus 2007, Siti pun pindah ke Polsek Aek Natas, Labuhanbatu.

Di awal pernihakan, semua berjalan bahagia. Hingga akhirnya, Siti dan Monang dikaruniai tiga orang anak. Namun pada akhir 2009 lalu, keretakan rumah tangga mereka mulai menguak. Monang kerap memukuli wanita berambut lurus sebahu ini karena dia curiga kalau istrinya ada main mata dengan pria lain.

Padahal, Siti mengaku tidak pernah berniat selingkuh, karena dirinya sangat mencintai dan menyayangi Monang. Untuk membuktikan kecintaannya pada suami, Siti pun bersumpah dengan Kitab Suci Al-Quran di depan keluarganya. Meski begitu, Monang tetap tak menerima pengakuan Siti. Saban hari Siti mengalami penyiksaan. Bahkan, untuk pergi bekerja pun Monang melarangnya tanpa alasan yang tepat.

Pada Selasa (1/11) lalu, Monang pun mengajak Siti Zahra ke Medan karena ada keperluan. Mereka pun menitipkan ketiga anaknya kepada orangtua Monang di Labuhanbatu.

Mereka tiba di Medan malam hari, pukul 20.00 WIB. Di Medan, Siti pun kerap menjadi bulan-bulanan Monang. Puncaknya terjadi pada Rabu (9/11) lalu. Terjadi pertengkaran hebat di antara mereka. Monang pun langsung pulang ke Labuhanbatu meninggalkan istrinya di Desa Helvetia, Sunggal, Deli Serdang.

Keluarga Siti yang merasa iba menyarankan Siti melapor ke polisi. Atas saran keluarga itulah, Siti membuat pengaduan ke Polsek Sunggal, Sabtu (12/11) lalu. Monang pun ditangkap pada Rabu (30/11) sore, pukul 15.00 WIB dari salah satu gudang di Jalan Platina, Belawan.

Hingga kemarin (1/12) sore, Monang masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Unit PPA Mapolsek Sunggal. Kapolsek Sunggal, AKP M Budi Hendrawan SIK mengatakan, pihaknya sudah menahan Monang. “Tapi masih kita periksa, atas KDRT yang dilakukanya terhadap istrinya,” ujar AKP M Budi Hendrawan.(fit/smg)

Bertengkar dengan Spongebob

HOFFENHEIM- Siapapun sepertinya sulit membenci Spongebob Squarepants. Bagaimana tidak, spons laut berwarna kuning dalam serial animasi televisi itu banyak digemari anak-anak maupun dewasa karena polah lucunya yang terkadang agak bodoh.

Namun, tidak demikian dengan Ryan Babel. Winger internasional Belanda itu justru tengah benci-bencinya kepada Spongebob. Apalagi, setelah dia bertengkar dengannya. Ya, Babel terlibat adu mulu dengan seorang penghibur yang berpakaian Spongebob dalam acara ulang tahun (ultah) anaknya.
Amarah Babel meledak setelah mengetahui si Spongebob merokok dan meniupkan asapnya ke arah anak-anak. “Jika Anda mengundang seorang karakter kartun ke sebuah acara ultah anak-anak, Anda tentu ingin melihat karakter itu menjadi karakter yang kita kenal,” kata Babel di situs jejaring sosial, Twitter.

“Spongebob tidak pernah melepaskan penutup kepalanya saat tampil di televisi maupun memperlihatkan sisi buruk. Jadi, aku marah kepada Spongebob di depan anak-anak dan ketika aku marah, aku berubah menjadi keras dan kasar,” sambung pemain yang kini memperkuat klub Bundesliga TSG Hoffenheim itu.

Babel juga men-tweet perkataanya kepada si Spongebob seperti berikut ini : “Spongebob ! Pakai kembali penutup kepala Anda dan matikan rokok sialan itu. Anda tidak boleh merokok di depan anak-anak. Apa Anda gila”.  Jawaban dari si Spongebob membuat emosi Babel seketika turun. (dns/jpnn)

PSG Mulai Sebut Makelele

PARA pendukung Paris Saint Germain (PSG) sepanjang pekan ini harus rela mendengar cerita buruk soal kekalahan timnya.  Minggu lalu (27/11) mereka dibantai Olympique Marseille 0-3 di ajang Ligue 1 atau Liga Prancis.  Kekalahan itu membuat Les Parisiens-julukan PSG kehilangan singgasana klasemen.

Nah, setelah dikalahkan Marseille, kemarin dini hari WIB giliran Red Bul Salzburg yang mempermalukan klub kaya baru dari Prancis tersebut.  PSG kalah 0-2, yang membuat peluang mereka melaju ke babak 32 besar semakin berat.

Ini adalah kekalahan ketiga dalam empat laga terakhir PSG. Bisa ditebak, pelatih Antoine Kombouare menjadi sorotan atas rentetan kekalahan  PSG, yang awal musin ini menghabiskan anggaran sebesar 89 juta euro atau sekitar Rp 1,07 triliun untuk belanja pemain.  Rumor pemecatan pun kembali mengemuka.  Namun, Kombouare menepis kemungkinan tersebut.

“Saya tak akan pernah menyerah,” tandas Kombouare seperti dikutip Goal.  “Apa yang saya takutkan adalah sejumlah pemain kehilangan fokus dan kepercayaan diri. Pada saat-saat seperti ini, pemain yang punya karakterlah yang mampu mengatasi tekanan. Karenanya, para pemain harus berusaha dan tampil lebih baik lagi,” beber mantan pelatih Valenciennes tersebut.

Ketika Minggu lalu (27/11) PSG takluk dari Marseille, media Prancis mengutip sumber dari markas tim menyebut, kalau mereka sudah menyiapkan Claude Makelele sebagai figur pengganti Kombouare.  Makelele yang merupakan mantan gelandang timnas Prancis  kini menjabat sebagai penasihat teknis di PSG. (ren/bas/jpnn)

Optimis Kontrak Diperpanjang

MILAN- Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, yakin akan diberi perpanjangan kontrak oleh klubnya. Dia memegang janji yang pernah dilontarkan oleh Wakil Presiden MIlan, Adriano Galliani.
Kontrak Allegri di Milan akan berakhir pada penghujung musim 2011/2012. Sejauh ini, belum ada negosiasi soal kontrak baru untuk mantan pelatih Cagliari tersebut.

Meski demikian, yang membuat Allegri bisa bernapas lega adalah pernyataan dari Galliani. Beberapa hari yang lalu, Galliani menegaskan bahwa Allegri akan dipertahankan.

“Galliani bilang bahwa saya akan tetap tinggal hingga tahun 2014 dan saya sudah menjelaskan kepada mereka berdua, dia dan (pemilik Milan) Silvio Berlusconi, bahwa keinginan saya adalah bertahan di sini,” jelas Allegri di Yahoosports.

“Kami cuma perlu menunggu sampai kami bicara dan menyelesaikan semuanya. Benar, Anda tak pernah benar-benar tahu sampai kontrak itu ditulis. Tapi, tak ada masalah,” kata pria berusia 44 tahun ini.

Allegri terhitung sukses bersama Milan. Musim lalu, dia mengantarkan Rossoneri merebut scudetto pertama sejak tahun 2004. Pada musim ini, Il Diavolo Rosso juga tetap kompetitif dan untuk sementara menduduki peringkat kedua klasemen Seri A di bawah Juventus. (bbs/jpnn)

20 Cewek Cantik Berebut Ladies Mio

MEDAN- Sebanyak 20 finalis bertarung memperebutkan tropi Ladies Mio Champions 2011 wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), yang dilangsungkan di PRSU (Pekan Raya Sumatera Utara), 2-3 Desember. Para finalis tersebut merupakan hasil pilihan dari seleksi yang dilakukan Yamaha beberapa waktu lalu.

Wakil dari Banda Aceh, Silvia Rossa, Khairunisa, Nanda Rahayu, Ryanti Elisa, Cut Revi Wulandari, Linda Rianti, Nurul Afni, Fitri Senita, dan Busra Srirezki. Utusan dari Pekanbaru, Meila, Ella, Diana, Cicilia, dan Nadia. Sedangkan perwakilan dari Medan, Andini Eka Putri, Wulan Louse, Imas Fitriani, Cindi Huang, Syaifatul Aulina Mutiara dan Aisyah Maharani.

Para peserta tampak begitu antusias ketika mengikuti berbagai program acara yang ditentukan panitia, di antaranya ketika diperkenalkan produk Yamaha Mio, meninjau bengkel dan penjualan PT Alfa Scorpii, serta sejumlah tes wawancara.

Cut Reni Wulanda, yang terpilih sebagai wakil Ladies Mio Champions dari Banda Aceh mengatakan, kegiatan tersebut sangat menarik karena menambah wawasan.
”Saya ingin meningkatkan citra Mio di Kota Banda Aceh, menjadi ambassador dan  mengetahui lebih dalam  tentang Yamaha Motor,” ucap Cut Reni tentang perannya.

Divisi Manager Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Yong ting Lee mengatakan, pemenang Ladies Mio Champions berhak mendapat satu unit sepeda motor Yamaha Mio modifikasi. “Selama dua hari para finalis akan berkompetisi di hadapan dewan juri. Aspek yang dinilai, selain berpenampilan menarik, bisa mengendarai Mio, punya pengetahuan tentang sepeda motor Yamaha dan keahlian menghibur (entertainment),” kata Yong Ting Lee didampingi Taufik Hidayat, Supervisor and Promotion PT Alfa Scorpii di sela-sela kegiatan.

Taufik menyebutkan, Ladies Mio Champions ini merupakan rangkaian kegiatan Medan Mega Fair 2011 yang berlangsung di PRSU pada 1 sampai 10 Desember 2011, di mana Yamaha sebagai sponsor utamanya. Selain menggelar Ladies Mio Champions, pihaknya menggelar Yamaha Matic Music Fastival. (jun)

Berlari Makin Kencang

MAN CITY vs Norwich

MANCHESTER- Laga Manchester City kontra Norwich City di Etihad Stadium malam ini merupakan pertemuan pertama sejak 2005. Ketika itu laga dihelat di Carrow Road kandang Norwich yang dimenangi Manchester 2-3 lewat dua gol Robbie Fowler dan Steve McManaman. Kini kondisi The Citizen jauh berbeda dengan sederet bintang besar dan sokongan dana dari miliuner Qatar Syeikh Mansyur.

Laga ini layak dikenang, karena itu adalah musim ketika Norwich degradasi setelah hanya finish di peringkat dua dari bawah. Ada aroma dendam yang diapungkan Norwich, karena sedikit banyak Manchester City punya andil menenggelamkan mereka. Norwich sendiri baru bisa kembali ke Liga Primer Inggris musim ini alias enam tahun berselang.

Di atas kertas pada laga ini, Manchester City memang menang segalanya. Kondisi ini diyakini akan memperpanjang rekor tak terkalahkan Manchester Biru di liga.

Sejak diambil alih Bos Abu Dhabi United Group, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan pada tahun 2008, Citizen memang menjelma jadi kekuatan menakutkan. Pengeluaran sangat besar pada transfer diikuti prestasi lolosnya Si Biru Langit Liga Champion. Musim ini kans juara pun terbuka lebar dengan bukti pucuk pimpinan klasemen hingga saat ini dengan beda lima poin dari rival Manchester United di posisi dua.

Laga terakhir klub asuhan Roberto Mancini itu adalah kemenangan 0-1 di Piala Carling atas Arsenal di Emirates Stadium. Sebelumnya CItizen juga mampu menahan imbang tuan rumah Liverpool, di Liga Primer. Maka itu, kepercayaan diri tinggi masih akan berpihak di kubu tuan rumah.
Mancini rencananya akan kembali memberi kesempatan kepada Mario Balotelli untuk jadi tukang gedor, setelah ia melewati masa hukuman kartu merahnya saat melawan Liverpool. Itu akan menambah daya serang tuan rumah yang biasa memainkan pola 4-3-3.

Meski begitu, tim tamu tampak tak gentar. Norwich juga mengalami beberapa peristiwa menarik dalam beberapa tahun terakhir, meskipun dalam skala kecil. Tapi itu cukup untuk memberikan perlawanan. Di bawah kendali arsitek asal Skotlandia Paul Lambert, Norwich punya catatan luar biasa. Memulainya dari Divisi Satu pada 2009, Lambert mampu membawa Norwich ke Divisi Championship semusim berikutnya. Dan hanya satu musim pula Lambert sukses membawa Norwich ke Liga Primer. Hanya dua musim Lambert mampu membawa Norwich kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Sentuhan emasnya tak berhenti seketika di Liga Primer. Dari 13 laga yang sudah dihelat, Lambert masih mampu meraih 4 kemenangan dan tiga imbang. Untuk tim promosi, hasil ini dianggap cukup bagus dengan bertengger di peringkat 10 klasemen sementara.
Di kandang The Citizen, terakhir kali Norwich sukses membawa pulang poin adalah pada Liga Primer 2004. Ketika itu kedua tim bermain imbang 1-1.

“Hal luar biasa bisa main lawan Manchester City, dengan kondisi mereka saat ini. Tapi kami akan mencoba menang di kandang mereka,” kata Lambert seperti dilansir Goal sebelum laga. “Tim harus percaya diri, karena kami juga didukung fans setia yang berjumlah besar. Kami akan memberikan yang terbaik yang dimiliki tim ini,” sambungnya. (ful)

Wenger Kecewa Bruce Dipecat

Arsitek Arsenal Arsene Wenger menilai langkah Sunderland memecat pelatih mereka Steve Bruce salah.  Pemilik Sunderland, Ellis Short memberikan keputusan tersebut setelah rentetan hasil buruk yang dialami klubnya. Puncaknya adalah hari Sabtu lalu saat mereka dikalahkan oleh Wigan di kandang mereka sendiri.

Wenger tidak setuju dengan pemecatan tersebut. Ia merasa bahwa keputusan tersebut takkan menyelesaikan masalah yang tengah dihadapi oleh Sunderland. The Professor juga berpendapat bahwa Bruce bukanlah orang yang patut disalahkan atas buruknya prestasi klubnya.
“Saya rasa itu adalah sebuah kesalahan karena yang patut dipertanyakan di Sunderland jelas bukan Steve Bruce,” ujar Wenger.

Wenger menganggap Bruce memiliki kompetensi dan keinginan untuk menang. “Dia adalah orang yang terakhir yang akan saya tanya tentang itu. Sayangnya dia mengalami perjalanan yang jelek dan harus membayar dampaknya. Saya yakin bahwa semestinya dia belum selesai,” bebernya lagi.

“Perubahan tidak selalu mempermudah suatu masalah. Sejarah menunjukkan bahwa hal itu tidak berhasil. Terbukti secara statistik bahwa pergantian manajer tidaklah selalu berhasil. Sebuah klub yang menciptakan ketidakstabilannya sendiri selalu mengalami masalah. Ini berhubungan dengan kestabilan,” koarnya.  (net/jpnn)

Warga Tuding TRTB Ingkar Janji

MEDAN- Warga Jalan Tomat, Medan Baru, menuding Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan ingkar janji. Pasalnya menurut mereka, janji Dinas TRTB yang akan melakukan pembongkaran terhadap gedung baru sekolah Nanyang di Jalan Abdullah Lubis simpang Jalan Sriwijaya yang menyalahi izin, Kamis (1/12), tak terbukti.

Karenanya, mereka terus medesak Dinas TRTB untuk membongkar gedung baru sekolah Nanyang tersebut. Desakan itu mereka tunjukkan dengan terus mendatangi kantor Dinas TRTB di Jalan AH Naution.

“Kami tetap menunggu Dinas TRTB untuk membongkar kembali Sekolah Nanyang yang sudah menyalah. Kami hanya meminta Dinas TRTB mengukur ulang pembangunan gedung baru di sekolah Nanyang yang sudah mulai membangun hingga ke lantai IV,” kata warga Jalan Tomat, Pelita yang ditemui di lokasi sekolah Nanyang usai mendatangi Dinas TRTB Kota Medan, Jumat (2/12) siang.

Dikatakannya, janji Dinas TRTB yang akan melakukan pembongkaran terhadap gedung baru Nanyang hanya janji palsu karena tak teralisasi. “Kemarin, Kamis (1/12). mobil petugas Dinas TRTB hanya lewat dan tidak melakukan pembongkaran terhadap gedung Nanyang. Padahal sudah jelas, bangunan yang sedang dikerjakan mereka sudah menyalahi izin karena berdiri kembali setelah di bongkar Dinas TRTB,” cetusnya.

Bila Dinas TRTB tak punya biaya untuk melakukan pembongkaran terhadap gedung itu, kata Pelita, warga siap menyediakan uang untuk menyewa alat pembongkar yang lebih besar. (adl)

Tancap Gas

Barcelona v Levante

BARCELONA – Kekalahan 0-1 lawan Getafe pekan lalu (26/11) membuat langkah Barcelona tersendat. Meski kemudian bangkit dengan memukul Rayo Vallecano 4-0 (29/11), Barca masih tertinggal tiga angka dari Real Madrid. Padahal Real memainkan satu laga lebih sedikit (12-13) daripada Barca.

Nah, agar tak tertinggal semakin jauh dari seteru abadinya itu, Barca tidak boleh tergelincir lagi. Apalagi saat main di kandang. Termasuk saat menjamu Levante di Nou Camp dini hari nanti (Siaran langsung TvOne pukul 02.00 WIB).

Dilihat dari sisi manapun, Barca unggul atas Levante. Klub Catalan itu selalu menang dalam empat bentrok terakhir kontra Levante di Nou Camp. Barca adalah kumpulan pemain bintang. Sebaliknya, Levante dihuni pasukan tua.

Namun performa Levante tidak buruk. Entrenador Juan Ignacio Martinez bisa meramu pasukannya dengan baik. Alhasil, hingga laga ke-12 Liga Primera, Levante bertengger di peringkat keempat, hanya terpisah lima poin dari Barca.  “Saat ini saya pikir Real lebih baik ketimbang Barca. Real mencetak rata-rata empat gol per pertandingan,” kata Arouna Kone, striker Levante, kepada koran olahraga Spanyol AS.  Kone juga sadar tidak mudah mencuri angka dari Nou Camp.

“Tidak ada taktik yang bisa menghentikan  Messi. Anda hanya berharap main bagus dan Messi sedang buruk,” katanya.
“Barca ingin menang di semua laga. Itulah yang kami inginkan,” timpal Fabregas, gelandang Barca. (ham/jpnn)