31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14423

Tidak Ada Tanda Kontes, Hanya Ada Tumpukan Kardus

Menelusuri Kantor Yayasan N7W di Museum Heidi Weber, Zurich

INFO lewat SMS yang di-forward ke HP itu bertulisan demikian: Hoschgasse 8, Zurich, Museum Heidi Weber. Memang, pesan pendek tersebut sangat singkat. Itu adalah alamat N7W yang sekarang menjadi pergunjingan di tanah air. Saya lantas membuka peta Swiss berukuran besar.

Menurut keterangan peta, Hoschgasse tidak jauh dari Zurich Bahnhof (stasiun utama Zurich). Saya yang kebetulan siang itu berada ke Kota Interlaken langsung meluncur ke stasiun Zurich dengan kereta Intercity  yang hanya butuh waktu sekitar satu jam.

Turun di halte Hoschgasse, saya langsung bertanya alamat Hoschgasse ke seorang calon penumpang trem yang menunggu di halte. Namanya Stockli Hans. “Anda lurus saja, kemudian di traffic light itu, arah ke timur dan barat. Itulah Hoaschgasse,” kata Hans.

Waktu itu sekitar pukul 14.00, suhu 5-10 derajat Celcius. Saya pun menyusuri Jalan Hoschgasse yang memang terputus oleh trafficlight. Bentuk bangunan di sepanjang jalan Hoschgasse mirip bangunan lama. Bahkan, ada bangunannya yang tertulis tahun pembuatannya pada 1890.

Satu dua orang yang saya temui hanya menggeleng sewaktu saya tanya Museum Heidi Weber. Mereka rata-rata tidak tahu. “Museum Heidi Weber yang dibuat markas kampanye New Seven Wonder,” tanya saya kepada seorang pejalan kaki bernama Gurner Arpart. “Ini Swiss. Di Swiss banyak sekali museum dan galeri seni. Karena banyak, saya tidak hapal satu per satu museum. Cari saja alamatnya, jangan cari dan bertanya nama museumnya. Di mana alamatnya?” tanya Arpart.

Benar juga, ketika saya tunjukkan alamatnya di Hoschgasse 8, dia langsung tanggap. “Alamat di sebelah kirinya jalan ini, nomornya genap semua. Yang sebelah sana nomor ganjil. Kalau nomor genap yang kecil, Anda lurus saja ke arah sana,” papar Arpat. Saya pun langsung mengikuti petunjuk pria yang kumisnya sudah memutih itu.
Saya pun menemukan alamat Hoschgasse 8. Alamat ini ternyata hanya sekitar 50 meter dari danau Zurich yang terkenal itu.

Saya melihat banyak sekali mobil parkir berjajar di sepanjang jalan dekat alamat tersebut. Semula saya mengira bahwa itu mobil tamu atau pengunjung di Hoschgasse 8. Ternyata, perkiraan saya salah. Ternyata, itu adalah mobil para pengunjung danau Zurich dan juga mobil pengunjung Museum Bellerive  yang lokasinya persis di seberang jalan depan Hoschgasse 8.

Sebelum masuk ke alamat yang saya tuju, saya sempat bertanya kepada pengunjung danau Zurich yang baru saja memarkirkan mobilnya. “Apakah itu museum Heidi Weber?” tanya aku. “Saya tidak tahu,” jawab dia. “Museum Heidi Weber yang dibuat markas kampanye The New Seven Wonders itu,” tanya saya lagi. “Saya belum pernah mendengarnya. Langsung saja tanya  ke dalam,” jawab dia lagi.

Saya kemudian masuk ke lokasi alamat tersebut, yang ternyata betul Museum Heidi Weber. Dari informasi yang saya peroleh, Heidi Weber ini saudara tua Bernard Weber, pendiri kampanye N7W yang disebut-sebut mantan pilot tersebut. Bernard Weber berinisiatif mendirikan Yayasan N7W setelah pensiun dari profesinya sebagai pilot.
Saya melihat museum yang mirip dengan kantor pemasaran perusahaan properti yang semipermanen ini tutup. Sepi, tidak tampak aktivitas apa pun.  Luasnya bangunan sekitar 150 meter persegi. Bentuk dan model yang didesain teman Heidi Weber, Le Corbusier, ini sangat berbeda dengan beberapa museum dan galeri seni di Swiss yang rata-rata menempati bangunan permanen dan kuno.

Ada pengumuman dengan tinta merah, menjelaskan bahwa museum ini tutup hingga musim panas 2012. Oh, saya baru tahu bahwa museum ini memang tidak buka setiap hari. Bukanya hanya pada musim panas, yakni Juni, Juli, dan  Agustus, mulai pukul 14.00-17.00.

Saya sempat melongok ke dalam dari balik dinding kaca. Tidak ada barang yang istimewa di dalam museum tersebut. Yang terlihat hanya beberapa tumpukan kardus, deretan kursi dan meja yang tidak tertata rapi. Jauh dari kesan bahwa ini museum pada umumnya di Swiss.

Kebetulan, museum rakyat di Zurich lainnya yang sehari sebelumnya saya kunjungi memamerkan baju dan senjata warga Dayak, Kalimantan, yang diperoleh warga Swiss pada tahun 1900-an.

Setelah hampir satu jam mengamati museum, saya akhirnya keluar dari kompleks tersebut. Saya kemudian menggali informasi terkait keberadaan museum Heidi Weber dari seorang petugas Museum Bellerive yang berlokasi tepat di depan museum Heidi Weber bernama Pichard Alain.  “Apakah Anda pernah mendengar kontes keajaiban dunia N7W? N7W memakai alamat museum Heidi Weber,” tanya saya, yang langsung dijawab Pichard, “Apa? Saya baru mendengarnya itu. Kalau kontes dunia, pasti kantor di sini ramai sekali untuk persiapan dan segala prosesnya,” sambung Pichard.

Namun, ketika diberi tahu bahwa kontes N7W hanyalah ajang kontes keajaiban dunia via vote di internet, pria yang bahasa Inggrisnya masih belepotan campur bahasa Jerman itu baru langsung mengangguk. “Kalau memang lewat internet, ya mungkin tidak perlu setiap hari ada di kantor. Tetapi, saya baru mendengar ada New Seven Wonders yang berpusat di Zurich,” jelasnya.

Dubes RI di Swiss Djoko Susilo mengatakan, sejak awal dirinya yakin bahwa N7W adalah ajang bisnis semata. Sebab, yang dia tahu, orang Swiss memang paling jago membuat semacam event organizer (EO) atau kegiatan apa pun yang bisa menghasilkan uang.

Seperti N7W, di Swiss kegiatan semacam itu sah-sah saja dan tidak bisa dikategorikan penipuan.
“Kegiatan seperti N7W itu biasa saja dilakukan di Swiss. Misalnya,  pemerintah mau membayar hingga USD45 juta, mungkin acaranya juga jadi digelar di Indonesia,? kata Djoko.

“Cuma ini menjadi tidak bagus karena melibatkan emosi masyarakat Indonesia yang harus berkirim SMS. Padahal, ini kontes-kontesan yang dilakukan yayasan biasa saja, yang tidak kredibel. Dan, tidak ada hubungannya dengan UNESCO, lembaga resmi PBB di bidang heritage. Ya, mungkin seperti LSM-LSM yang tidak kredibel itulah. Yang kerjanya cuma membuat dan mencari proyek,” sambungnya. (*)

PDI-P dan Golkar Tolak Mobil Dinas

Inventaris Pimpinan DPRD

LANGKAT- Fraksi PDI-P dan Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Langkat menolak pengadaan mobil dinas baru untuk pimpinan. Penolakan itu dikarenakan belum penting dan dinilai pemborosan anggaran.

“Kami tetap berkomitmen kepada kepentingan rakyat, kalau ruang atau kamar kerja itu untuk tahun berikutnya masih bisa dipergunakan. Paling atap yang bocor-bocor sedikit tetapi masih bisa bekerja kok disitu. Tapi kalau mobil baru, wah itu sangat tidak masuk akal,” kata Wakil Ketua DPRD Langkat, Suhardi Surbakti, di akhir pekan kemarin.

Politis PDI-P yang sering disapa Ucok itu membeberkan, mobil dinas jenis Toyota Vios yang digunakannya masih baik kondisinya, dan baru dipakai tiga sampai empat tahun.  Sedangkan mobil dinas yang akan diganti yakni jenis Honda CRV.
“Secara tertulis saya dan partai saya (PDI-P, Red) sudah buat penolakan mobil dinas itu ke Sekretaris Dewan di DPRD Langkat. Kami menolak karena alokasi anggaran untuk pembelian Honda CRV  harganya mencapai miliaran untuk pimpinan. Lebih baik uang itu untuk alokasi pembangunan infrastruktur yang jelas-jelas dibutuhkan rakyat,” ujarnya.
Terpisah,  Ketua Fraksi Golkar M Syahrul S Sos menyatakan penolakan mobil dinas yang diperuntukkan bagi Wakil Ketua DPRD Langkat dari Partai Golkar, Surialam.

“Betul itu, kami secara frakasi menolak pembelian mobil dinas yang baru untuk unsur pimpinan.  Alasannya sederhana, tidak masuk akal,” tukasnya. (mag-4)

Tak Besar Kepala

QPR vs Manchester City

LONDON-Manchester City mendapatkan perlawanan sengit dari tuan rumah Queens Park Rangers dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Sempat kejar-kejaran angka, The Citizens akhirnya menang 3-2.

Dalam laga di Loftus Road, Sabtu (5/11), kedua tim berbagi skor 1-1 pada babak pertama. QPR unggul dulu lewat Jay Bothroyd, City membalas lewat Edin Dzeko.

Babak kedua berjalan lebih seru. City berbalik memimpin berkat gol David Silva, tapi tim tuan rumah mengejar lewat Heidar Helguson.

Pada akhirnya, City-lah yang tampil sebagai pemenang setelah Yaya Toure mencetak gol ketiga.
Kemenangan ini mengokohkan posisi City di peringkat teratas klasemen dengan koleksi 31 poin dari 11 pertandingan. QPR di peringkat ke-12 dengan 12 poin.

Meski menang, namun tactician Manchester  City Roberto Mancini mengatakan bahwa kemenangan yang diraih timnya didapat dengan susah payah.  Namun, dia tetap bersyukur karena tetap bisa membawa pulang tiga angka.
Mancini mengisyaratkan bahwa timnya sedang mengalami kelelahan fisik karena harus melakoni jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa. Akibatnya, mereka pun sulit untuk selalu tampil pada level terbaik.

“QPR bermain sangat baik, tapi kami bisa memenangkan pertandingan. Itu hal penting karena dalam dua pekan terakhir kami bermain sebanyak enam kali ,” ungkap Mancini di Sky Sports.

“Sangat penting meraih kemenangan sebelum kami memasuki jeda internasional dengan keunggulan lima poin atas Manchester United,” simpul mantan pelatih Lazio dan Inter Milan ini.

Sementara itu asisten Menejer tim Manchester City David Platt secara terang-terang memuji penampilan anak asuhnya. Bahkan secara gamblang Platt mengatakan bahwa penampilan City mirip dengan Barcelona.
“Kami memenangi pertandingan karena kami telah mencetak tiga gol sementara lawan hanya mencetak dua gol,” tambahnya.

“Saya yakin jika tim ini akan selalu mencetak gol, meskipun sempat tertinggal dengan satu ataupun dua gol. Dan itu yang membuat tim lain merasa kalah sebelum bertanding,” tambah Platt.

Namun begitu Platt tetap meminta kepada pemainnya untuk tak besar kepala, karena saat ini semua tim berniat mengalahkan The Citizens. “Hal-hal bisa berubah secara instan. Lima poin tak banyak,” tutur Platt.
“Tim-tim papan atas seperti United, Chelsea, dan Arsenal mulai memenangi pertandingan secara teratur. Tak banyak dari tim-tim itu yang kehilangan poin. Jadi, kami harus terus memenangkan pertandingan ,” simpulnya. (bbs/jpnn)

48 Tim Perebutkan Piala Ijeck

Plt Gubsu Buka SSF U-12 SSB Patriot

MEDAN-Plt Gubsu, H Gatot Pujo Nugroho ST berharap agar kompetisi sepakbola usia dini dapat terus ditingkatkan dalam upaya menciptakan generasi sepakbola masa depan yang kelak dapat mengangkat prestasi sepakbola Kota Medan dan Sumut.

Demikian dikatakan Plt Gubsu saat membuka Super Seri Festival (SSF) U-12 diadakan SSB Patriot di Lapangan Air Bersih Medan, Sabtu (5/11). Menurut Gatot, selain untuk proses pembinaan yang bermuara pada munculnya pesepakbola andal, kompetisi usia dini juga memiliki nilai positif dalam membentuk karakter anak.
“Dalam sebuah kompetisi sepakbola, setiap anak dituntut kerja keras, menjaga kekompakan tim, dan bahu membahu demi sebuah kemenangan. Hal itu tentunya menjadi pembelajaran bagi mereka bahwa dibutuhkan perjuangan untuk sebuah keinginan,” ucapnya.

Tidak kalah penting dari itu, lanjut Gatot, kompetisi sepakbola juga mengajarkan nilai-nilai kejujuran dan sportivitas dalam bertanding. Dengan begitu, mereka secara langsung diajarkan untuk mampu mengendalikan emosi dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Pada kesempatan itu, Gatot juga bersyukur dengan keberhasilan tim Pra PON Sumut yang sukses merebut tiket ke PON 2012 di Riau setelah memenangi babak playoff atas Bengkulu, beberapa waktu lalu. Dia berharap tim Sumut dapat berprestasi di PON, atau minimal  menembus babak semifinal.

SSF U-12 yang sudah memasuki tahun kelima itu berlangsung 5-13 November dengan diikuti 48 tim dan akan memperebutkan trofi tokoh olahraga Sumut, Ijeck. Selain trofi, tim juara juga berhak atas dana pembinaan puluhan juta rupiah.

Ketua Umum SSB Patriot Drs Hendra DS, menyatakan komitmennya untuk terus menggelar SSF sebagai dukungan terhadap pembinaan sepakbola usia dini di Medan. Dia menilai sepakbola tanpa kompetisi, ibarat belajar di sekolah tanpa ujian sehingga tidak pernah ada peningkatan.

“Saya yakin, 10 tahun ke depan, peserta SFF 2011 yang jumlahnya mencapai 600 orang, setidaknya 20 orang akan menjadi pemain andal yang merumput di kompetisi sepakbola profesional tanah air dan tidak tertutup kemungkinan bisa memperkuat timnas. Hal itu tentunya jika mereka terus giat berlatih dan memiliki mimpi menjadi pemain bintang,” katanya.

Acara pembukaan juga dihadiri Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Ketua KONI Medan Zulhifzi ‘Opunk’ Lubis, Kadispora Medan Hanas Hasibuan, dan undangan lainnya. Pada laga pembuka, SSB Patirot berhasil mengemas poin penuh dengan menundukkan SSB Generasi Kosek 1-0. Gol tunggal Patriot diciptakan pemain pengganti, Kalvin, pada babak kedua.  (jun)

Pulang atau Hengkang

MEDAN-Sebelas pemain seleksi PSMS bertolak dari Medan ke kampung halaman masing-masing, Sabtu (5/11) lalu. Momen libur hari raya Idul Adha dijadikan kesempatan temu rindu bareng keluarga. Tujuh pekan seleksi tanpa kejelasan pasti cukup menguras energi dan emosional.

Isu yang menyebutkan mereka pergi karena belum definifnya kontrak sepertinya hanya isapan jempol. Denny Rumba, bek sayap PSMS mengaku kepergiannya sudah seijin tim pelatih dan manajemen. Apalagi tim pelatih menjadwalkan adanya liburan.

“Saya sekarang di Semarang. Senang bisa ketemu dengan anak dan isteri. Ya, di hari Idul Adha ini momen yang tepat untuk melepas kerinduan. Saya dan keluarga sholat bersama. Jadi merasa kian dekat dengan Allah Swt,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selular, Minggu (6/11).

Eks pemain PSIS Semarang itu membantah ia bakal tidak kembali. “Itu isu saja. Saya komit kok di PSMS. Bahkan saya sudah melepas pekerjaan saya di PDAM Semarang,” tegasnya.

Senada, bakal kiper utama PSMS, Ahmad Kurniawan alias AK menyebutkan kepergiannya ke Jakarta murni untuk bertemu keluarga dan merayakan Idul Adha. Absen sejak latihan reguler kamis lalu, disebutkannya karena demam tinggi. Membuat stamina melorot drastis hingga tak bisa bergabung dalam empat kali latihan.
“Saya masih tetap ingin bermain di PSMS. Soal kepastian kontrak, saya masih sabar menunggu,” tandas eks kiper Arema itu.

Suharto AD, bakal asisten pelatih PSMS mengungkapkan pihaknya sudah memberi izin kepada pemain. Selasa (8/11) mendatang, seluruh pemain diharuskan datang. Jika tidak maka akan diberikan sanksi berupa materi latihan tambahan. “Pemain memang sengaja diliburkan supaya mereka mendapat penyegaran. Bertepatan dengan hari raya Idul Adha. Jadi mereka bisa bertamu dengan keluarga juga kan. Selasa pagi, latihan reguler kembali diberlakukan,” ujar pelatih plontos itu.

Suharto menampik kepergian besutannya dikarenakan tak betah di PSMS. Sebab seluruh pemain pergi dengan sepengetahuan tim pelatih. “Siapa bilang begitu?! Mereka pergi seizin tim pelatih,” tegasnya.
Adapun 11 pemain yang dimaksud yakni Arie Priatna, Zaenal, Ahmad Kurniawan, Ledy Utomo, Deny Rumba, Ramadan Saputra, Eko Prasetyo, Cucu Hidayat, Keri Yudiono, Fery Aman Saragih dan Anton Samba. (saz)

Tampil Impresif tapi Puji Hart

SIAPA pemain yang memiliki penampilan paling impresif saat Manchester City mencuri kemenangan dk kandang Queen Park Rangers, dinihari kemarin (6/11).

Takkan ada yang menyanggah jika penampilan striker asal Bosnia Edin Dzeko sangat impresif dan layak menjadi man of the match.

Terlebih satu gol yang dilesakkan Dzeko membuatnya masuk dalam kelompok elit striker Premier League.
Betapa tidak, sejauh ini Dzeko telah mencetak 10 gol. Jumlah ini lebih banyak dari yang dikumpulkan tandemnya Kun Aguero dan rivalnya yang bermain untuk Manchester United Wayne Rooney, yang masing-masing baru mencetak 9 gol.
Walau memiliki kontribusi yang sangat besar untuk membawa timnya meraih kemenangan atas QPR, namun Dzeko justru mengganggap bahwa kiper Joe Hart adalah pehlawan kemenangan timnya.

“Sejauh ini, mungkin inilah pertandingan tandang paling sulit yang kami hadapi pada musim ini. Beruntung kami memiliki penjaga gawang terhebat di Inggris Joe Hart. Menurutu saya, dialah yang terbaik saat ini,” bilang Dzeko. (bbs/jpnn)

Pesta CR-7

MADRID- Real Madrid berpesta di kandang sendiri. Osasuna sang tamu dibantai 7-1, dalam lanjutan La Liga Jornada 11, Minggu (06/11). Mega bintang Cristiano Ronaldo bikin hat-trick pada laga itu.

Gol pertama Madrid lahir di menit ke-22 melalui tandukan Cristiano Ronaldo memanfaatkan umpan terukur Angel Di Maria. Namun menit 30 disamakan Ibrahima, karena tuan rumah terlalu menyerang.  Tiga menit berselang, tandukan pemain belakang Madrid, Pepe berhasil membuat Madrid kembali unggul.

Tak menunggu waktu lama, di menit ke-39 striker haus gol Madrid, Gonzalo Higuain berhasil menempatkan bola di pojok kiri atas gawang Osasuna sekaligus menambah keunggulan Madrid menjadi 3-1. Gol dari Higuain tersebut menutup babak pertama.

Mengawali babak kedua, sebuah malapetaka terjadi bagi Madrid, di mana Angel Di Maria harus meninggalkan lapangan dan digantikan oleh Karim Benzema akibat cedera.

Di menit ke-53, sebuah pelanggaran keras dilakukan oleh Eneko Satrustegui kepada Mesut Ozil di dalam kotak terlarang, wasit pun tanpa ampun menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning kedua sekaligus kartu merah kepada Satrustegui.

Cristiano Ronaldo yang menjadi algojo tendangan penalti berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik dan kedudukan berubah menjadi 4-1.

Empat menit berselang, Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick di pertandingan ini, sundulan kepalanya memanfaatkan umpan dari Alvaro Arbeloa berhasil merobek jala Osasuna untuk yang kelima kalinya.
Pemain yang baru dimasukkan, Karim Benzema juga mencatatkan namanya di papan skor, Madrid berhasil mengubah kedudukan menjadi 6-1 di menit ke-63. Karim Benzema menambah gol  di menit 80 untuk menyudahi pestas gol 7-1.

Sepatu Emas Eropa Kedua

AKSI Cristiano Ronaldo dalam sepekan terakhir menjadi penahbisan dirinya sebagai penambang gol ulung di lapangan hijau. Setelah menembus 100 gol bersama Real Madrid, Ronaldo menerima penghargaan Sepatu Emas Eropa. Penghargaan itu diraih setelah Ronaldo menjadi pemain paling produktif di liga Eropa musim lalu (2010-2011).   Dengan koleksi 40 gol di Liga Primera musim lalu, Ronaldo mengungguli seteru lokalnya, Lionel Messi.

Penghargaan Sepatu Emas Eropa ini adalah kali kedua bagi Ronaldo setelah memenanginya pada 2007-2008 ketika masih berkostum Manchester United, dengan koleksi 31 gol. Ia pun sejajar dengan nama besar seperti Eusebio hingga  Gerd Muller. (dns/bbs/jpnn)

Ribuan Alumni SMA Negeri 1 akan Berkumpul

Ikalsmansa Medan

SMA Negeri 1 Medan yang telah berdiri sejak 1950 kini telah memiliki 60 angkatan alumni. Dari keseluruhan angkatan itu sedikitnya berjumlah 20 ribu orang. Mereka  tersebar di seluruh nusantara dan mancanegara.  Para alumni terhimpun dalam satu wadah organisasi yang disebut Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Medan (Ikalsmansa Medan). Ikalmansa Medan merupakan paguyuban alumni yang bertujuan menumbuhkan dan memperkuat rasa kebersamaan sesama alumni dan menimbulkan rasa kepedulian terhadap almamater SMA Negeri 1 Medan.
Ketum Ikalsmansa Medan Gus Irawan Pasaribu bersama jajaran pengurus lainnya menyatakan akan menggelar perhelatan akbar.

Dalam hal ini kegiatan tersebut bertujuan mengumpulkan kembali para alumni dari seluruh angkatan, yang melibatkan para alumni, keluarga alumni dan keluarga besar SMA Negeri 1 Medan.

Adapun kegiatan yang akan digelar yakni ‘Reuni Akbar SMA Negeri 1 Medan 2011.’
Ketua Panitia Pelaksana Adi Harris Siregar mengatakan direncanakan penyelenggaraan kegiatan tersebut akan digelar pada 25 hingga 27 November 2011 dengan tema ‘Satu untuk Semua-Semua untuk Satu.’ “Ribuan alumni telah menyatakan akan hadir pada kegiatan ini. Baik yang berdomisili di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua mau pun dari Mancanegara,” terangnya, Rabu (2/11).

Harris juga menjelaskan, reuni akbar tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti Family Bazaar yang menyelenggarakan Festival Kuliner Medan, Panggung Alumni, Hiburan yang menampilkan lima band lokal Medan. “Kita juga menggelar kegiatan donor darah, fun game antar alumni yang dilanjutkan dengan acara back to school diawali fun bike dan fun walk. Berbagai kegiatan ini akan ditutup dengan malam keakraban alumni yang menghadirkan arti-artis yang juga alumni SMA Negeri 1 Medan. Seperti Mawi Purba (Rhytem Kings), Rini Idol (Indonesian Idol) dan Uma Tobing.

Juga dimeriahkan bintang tamu Viktor Hutabarat serta Band Amigos dari Jakarta,” paparnya.
Ia juga menuturkan, bagi para Alumni yang belum mendapat informasi rangkaian acara Reuni Akbar IKALSMANSA Medan 2011 ini, bisa melihat informasinya melalui website resmi IKALSMANSA Medan di www.ikalsmansa.org. Atau menghubungi sekretariat IKALSMANSA Medan Jalan Bunga Asoka No 77 I Medan. “Para Alumni melalui angkatannya masing-masing yang dihitung dari tahun kelulusannya sudah harus mepersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini. Karena akan ada kegiatan antar alumni dan penampilan per angkatan di acara Panggung Alumni,” harap Harris. (saz)

Pangdam I/BB Dukung Kejurprov PBSI Sumut

MEDAN-Pangdam I/BB diwakili Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha K.Y PSC MSc mendukung pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis memperebutkan Piala Indocafe III/2011 yang berlangsung 8-12 Nopember mendatang di GOR PBSI Jalan Pancing Medan Estate.

“Kodam I/BB mendukung segala upaya yang membangun karakter bangsa seperti olahraga khususnya bulutangkis. Apalagi bulutangkis telah terbukti mampu mengharumkan nama bangsa di event internasional,” ujarnya saat menerima audiensi pengurus PBSI Sumut di Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan.

Kejurprov tersebut akan dibuka Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus pada besok (8/11) sore dan akan dihadiri Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Sumut Ir Johannes IW didampingi Wakil Ketua H Muktar Aritonang, Kasim Wijaya dan H Ahmad Thamrin menyebutkan, Kejurprov tersebut akan diikuti sekitar 600 atlet dari 23 Kabupaten/Kota se-Sumut. “Kejurprov itu digelar guna seleksi atlet Sumut menghadapi Kejurnas pada akhir November di Pekan Baru,” katanya.

PBSI Sumut juga memberikan apresiasi kepada Kodam I/BB yang telah memberikan dukungan terhadap pembinaan bulutangkis. Salah satunya adalah Kejuaraan Piala Pangdam I/BB yang kembali digelar pada pertengahan Januari 2012 di GOR Shamrock.

Johannes menjelaskan, Kejurprov yang diketuai Kasim Wijaya itu mempertandingkan 21 nomor mulai dari kelompok anak-anak, remaja, taruna, dewasa dan ganda veteran. Pada nomor ganda veteran mempertandingkan tiga kategori yakni ganda veteran putri (total usia 85 tahun), ganda veteran putra ( total 90 tahun) dan ganda veteran putra (total 100) tahun.

Sedangkan juara umum Kejurprov akan dihitung berdasarkan poin. Adapun perhitungan untuk peringkat I mendapat poin 5, posisi kedua poin 3 dan urutan ketiga poin 1.

Dikatakannya, Kejurprov tersebut sangat dipenting diikuti atlet PBSI se-Sumut mengingat melalui event itu, pihaknya akan menentukan ranking pemain. (jun)

Kadispora Medan Tutup Pelatihan Atletik

MEDAN- Kadispora Medan, Drs Hanas Hasibuan MAP menutup pelatihan pelatih atletik di GOR PPLP Sumut Jalan Sekolah Pembangunan/Sunggal Medan, Sabtu (5/11).

Pelatihan pelatih atletik yang berlangsung 1-5 November itu merupakan hasil kerja sama Dispora Medan dengan PASI Kota Medan.

Pada kesempatan itu Kadispora Medan mengharapkan agar semua materi pelatihan yang diberikan kepada para pelatih dapat diaplikasikan kepada para atlet guna mendongkrak prestasi olahraga di Kota Medan.

Selanjutnya Hanas mengatakan bahwa sebagus-bagusnya seorang atlet bila ditangani pelatih dengan kemampuan yang pas-pasan maka kemampuan sang atlet tidak akan tergali secara maksimal.

Sementara itu Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Medan Drs Azzam Nasution MAP mengungkapkan bahwa pelatihan pelatih atletik diikuti sebanyak 40 orang yang yang berasal dari klub olahraga sekolah yang ada di kota Medan.
Untuk mengetahui sejauh mana para pelatih tadi mengaplikasikan ilmu yang telah didapat, ke depan Dispora Medan akan menggelar kejuraan atletik yang melibatkan klub olahraga di sekolah. (omi)