32 C
Medan
Wednesday, April 15, 2026
Home Blog Page 14448

Hari Ini, KONI Medan Gelar Rakor

MEDAN- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan akan menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi, di Hotel Garuda Plaza, Medan, hari ini (26/11).

“Rencananya, Rakor akan dibuka oleh Wali Kota Medan, Drs. H. Rahudman Harahap, MM pada Sabtu pagi,” kata Ketua Umum KONI Medan Drs. H. Zulhifizi Lubis yang akrab disapa Opunk Ladon usai memimpin rapat persiapan Panpel  Rapat Koordinasi dan Konsolidasi (Rakor) di Ruang Rapat, KONI Medan, kemarin (24/11).

Rakor itu akan diikuti semua Pengcab olahraga yang ada di Medan, ditambah utusan dari 21 KONI Kecamatan. Opunk ingin melalui rakor ini bisa disusun agenda dan program kerja demi kemajuan olahraga di Kota Medan.

Menurut Opunk, KONI Medan punya dua agenda besar di tahun 2012 mendatang, di samping program-program lain. Agenda besar tersebut, katanya, adalah ikut membantu persiapan Sumut menghadapi PON 2012 di Riau, dan juga gelaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2012, yang telah menjadi agenda tahunan.

“Kita harapkan kerja sama peserta untuk bisa hadir tepat waktu, mengingat Rakor ini berlangsung hanya satu hari,” sebut Opunk Ladon. (jun)

Cegah Krisis Pangan, Dinas Pertanian Gandeng USU

MEDAN – Ketersediaan pangan bagi masyarakat Indonesia dan khususnya Sumut merupakan tanggungjawab bersama. Untuk itu, pemerintah, perguruan tinggi, peneliti dan masyarakat petani harus bersama-sama dalam memberikan perhatian serius agar tak terjadi krisis pangan.

Untuk menanggapi hal itu, Pemprovsu melalui Dinas Pertanian Sumut melakukan kerjasama tentang peningkatan pertanian presisi. Kerjasama itu ditanda dengan adanya penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Pertanian Sumut dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Sumut M Roem S dengan Fakultas Pertanian Sumut yang dalam hal ini langsung ditandatangani Rektor USU Prof Dr dr Syahril Pasaribu DTM&H MSc(CTM) Sp A(K) dan disaksikan Dekan Fakultas Pertanian USU Prof Dr Darma Bhakti MS, dan pejabat instasi terkait termasuk perwakilan dari kementerian pertanian RI. Acara tersebut digelar di Novotel Soechi Medan, Jumat (25/11).

Setelah dilaksanakan penandatanganan MoU tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan acara seminar nasional bertema pertanian presisi menuju kedaulatan pangan. Pada kegiatan ini dibahas mengenai berbagai solusi untuk menanggapi isu akan target ketahanan pangan, tanpa hanya memikirkan meningkatkan produksi tapi harus melihat dari segi peningkatan pendapatan petani. “Selama ini dalam membangun capaian tersebut, hanya berorientasi pada bagaimana meningkatkan produksi, tanpa melihat bagaimana meningkatkan pendapatan petani,” ujar Roem dalam seminar tersebut.

Dia berharap dari hasil seminar tersebut akan diperoleh sebuah rumusan menuju pola pertanian presisi atau cerdas. Kini, produksi pertanian lemah banyak faktor yang menyebabkan.  Diantaranya modal petani, pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan penguasaan teknologi. “Dengan adanya kerjasama dengan perguruan tinggi bisa menemukan solusi serta meminimalisir faktor kelemahan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan jika infrastruktur pertanian baik, maka akan mengubah musim tanam. Misalnya saat irigasi bisa dibangun dengan baik, maka musim tanam sawah akan berubah menjadi dua kali setahun. “Produksi pasti meningkat, dan yang paling penting penyerapan tenaga kerja juga akan semakin besar,” sebutnya.

Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST dalam sambutan yang dibacakan Staf ahli Pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan Drs Zulkifli Taufik SH MHum, pertumbuhan jumlah penduduk Sumut 1,3 persen pertahun dari jumlah 13.375.695 jiwa. Diiringi dengan meningkatnya jumlah permintaan terhadap pasokan bahan pangan.

Pembangunan pertanian di Sumut, paparnya akan menjadi suatu prioritas pembangunan ekonomi. Hal ini sesuai dengan potensi daerah, di mana sektor pertanian memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDRB sebesar 23,03 persen. “Dari segi penyerapan tenaga kerja tidak kalah penting, mencapai 47 persen,” katanya.

Pertanian mengambil andil yang besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Sumut sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi kemiskinan. Pertumbuhan produksi beras selama 10 tahun terakhir diperkirakan Sumut tetap swasembada beras dan berdasarkan aram III 2011 swasembada beras yang diperoleh sebesar 214.412 ton beras. Periode tahun 2000-2010 laju pertumbuhan produksi padi cukup baik dengan laju pertumbuhan produksi sebesar 0,73 persen dan produktivitas 1,52 persen.

Prof Darma Bhakti mengatakan Indonsia saat ini menjadi penentu harga beras dunia. Sebab. Hingga kini Indonesia masih masuk dalam urutan Negara pengimpor beras terbesar. Sekitar 700 juta ton setiap tahunnya beras diimpor. Yang pada umumnya dipasok oleh Thailand. Tapi, saat ini Thailand sedang mengurangi ekspor beras, sehingga Indonesia mencari pengekspor beras dari Negara lain.
“Jangankan membicarakan kedaulatan pangan, ketahanan pangan saja masih sulit digapai. Jadi seminar kali ini sangat luhur,” kata Darma Bhakti. (*/ril)

 

POR Sejati Pratama Akan Gelar Turnamen

MEDAN-Perkumpulan Olah Raga (POR) Sejati Pratama semakin membuktikan eksistensinya di jalur pembinaan sepak bola usia dini. Ini bisa dilihat dari salah satu program kerja mereka yang ingin menggelar turnamen antar sekolah sepak bola (SSB) pada 11-18 Desember ini di Lapangan Sepak Bola SSB Sejati Pratama di Jalan Karya Jaya Nomor 1 Medan Johor.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pelatih SSB Sejati Pratama Budianto saat dijumpai disela-sela latihan Rabu (23/11).

Selanjutnya, Budiono pun mengungkapkan jika saat ini pihaknya sedang menggenjot para pemain untuk mencapai hasil maksimal pada turnamen sepak bola yang digelar SSB Karisma.
Diungkapkannya bahwa jumlah tim yang berlaga pada turnamen SSB Karisma mencapai 145 tim. Seluruh tim bertanding pada kelompok umur  U-11, U-13 dan U-15.

“Besarnya jumlah peserta yang mengikuti even inilah yang memotivasi kami untuk menggelar even serupa, sehingga memberi kesempatan kepada SSB yang ada di Sumut untuk mengukur kemampuannya,” bilang Budiono.
“Intinya, kita selalu berorientasi pada uupaya peningkatan prestasi tim ke arah yang lebih baik,” tambahnya lagi.

Cerita tentang prestasi, Budiono menguraikan bahwa SSB Sejati Pratama yang diketuai H Saryono pernah meraih prestasi di berabagai even seperti Juara I Piala Gubsu pada tahun 1993, Juara I Piala Garuda Sakti tahun 1997, Juara I Piala Sinar Sakti pada tahun 2010, Juara I Piala Walikota Binjai tahun 2011, serta seabrek prestasi lainnya.
Beberapa pemain top yang pernah menimba ilmu di SSB ini antara lain Saktiawan Sinaga, M. Rizal serta Alamsyah Nasution. (mag-10/mag-15)

KKI Tebing Tinggi Tekad Juara Umum

TEBING TINGGI- Pengcab Kushin Ryu Karate Do (KKI) Kota Tebing Tinggi mengirim 28 karateka guna mengikuti Kejurda KKI se-Sumut tahun  2011 yang akan berlangsung, Sabtu – Minggu (26-27/11) di Gelanggang Remaja Medan.

Ketua Pengcab KKI Kota Tebing Tinggi Azhar Efendi Lubis SE secara simbolis memberangkatkan atlet dan official, Jumat sore (25/11) dari depan Kantor Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Parawisata (Disporabudpar) di Jalan Veteran, Kota Tebing Tinggi.

Dalam arahannya, Azhar Efendi didampingi dan Sekretaris Paisal Wan SH, Ridwan Napitupulu SH, Junjungan Saragih serta pengurus lainnya mememinta kepada para atlet yang sudah menjalani TC selama 1 bulan agar tampil penuh semangat dan tidak perlu takut menghadapi lawan.

Selanjutnya Azhar Effendi mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memberi perhatian kepada atlet berprestasi. “Saya minta kepada seluruh atlet untuk menjadi yang terbaik di even ini, karena akan ada apresiasi bagi atlet berprestasi,” ungkap Azhar Efendi Lubis kepada Sumut Pos. (mag-3)

Massa Ancam Bakar Pabrik

Demo Buruh Disusupi Provokator

BATAM- Sejumlah kelompok massa menggelar sweeping di sejumlah perusahaan, Jumat (25/11). Mereka meminta karyawan di sejumlaah perusahaan menghentikan aktivitasnya.

Di PT Panasonic Sincom Batam Centre, sekitar pukul 09.30 puluhan pria mengenakan seragam kerja wearpack masuk ke perusahaan tersebut. Mereka datang mengendarai motor dan langsung memaksa para pekerja keluar dari ruang produksi. Karena takut, ratusan pekerja langsung berhamburan keluar. Terutama pekerja perempuan, mereka panik dan menangis histeris.
“Mereka mengancam akan membakar pabrik kalau kami tidak berhenti bekerja,” kata Melia, salah satu karyawan operator di PT Panasonic Sincom.

Karyawan lain, Indra, mengatakan puluhan pria yang masuk ke kawasan Panasonic Sincom mengenakan baju wearpack dengan berbagai warna. Ada yang berwarna biru, orange dan putih. Senada denga Melia, Indra mengatakan puluhan pria itu memaksa pekerja berhenti bekerja dan pulang.

“Alasan mereka, semua perusahaan libur. Jadi kami diminta ikut libur,” kata Indra.
Sesaat kemudian polisi datang di lokasi. Seluruh karyawan yang berada di luar area pabrik diminta kembali masuk ke dalam pabrik. Namun akhirnya pihak manajemen Panasonic memulangkan semua karyawan.

Di kawasan Industri Puri 2000 juga terjadi hal yang sama. Sejumlah pria mengenakan wear pack memaksa pekerja di beberapa perusahaan di sana berhenti bekerja. Mereka juga melempari perusahaan dengan batu. Sejumlah pekerja panik dan berhamburan keluar.
Di kawasan Industri Panbil, massa mendatangi PT Epcos dan PT Phillips. Mereka merusak pintu kaca kedua perusahaan itu hingga hancur, Jumat (25/11).

Beruntung polisi segera datang ke lokasi. Tak perlu waktu lama, massa berhasil dihalau dan langsung bubar. Selanjutnya, pihak manajemen kedua perusahaan asing tersebut meliburkan karyawan.
Sementara itu, Aliansi Serikat Pekerja memastikan aksi sweeping yang dilakukan sekelompok massa kemarin bukan atas koordinasi aliansi buruh. Sebab, pada Kamis (24/11) seluruh aliansi buruh memutuskan tidak ada aksi pada Jumat (25/11) kemarin.

“Seluruh serikat buruh sepakat tidak ada aksi. Jadi aksi hari ini (kemarin) bukan tanggung jawab aliansi buruh,” kata Masmur Siahaan dari SBSI Kota Batam, saat ditemui di Batam Centre, kemarin.
Dia meyakini, aksi anarkisme demonstran yang terjadi pada Rabu (23/11) dan Kamis (24/11) merupakan ulah para penyusup. Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kota Batam, Syaiful Badri, menyatakan hal senada.

Aksi sweeping yang dilakukan sekelompok massa ke perusahaan-perusahaan kemarin di luar koordinasi aliansi pekerja.
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, kondisi Kota Batam aman dan terkendali. “Kondisi Kota Batam aman,” kata Dahlan. (par/cr15/eja/cr16/cr12/jpnn)

Portis FC Saentis Juara

Kompetisi Pengcab PSSI Deli Serdang

LUBUK PAKAM-Portis FC tampil sebagai juara kompetisi sepak bola Pengcab PSSI Deli Serdang, setelah di partai final, kemarin (25/11) mengaslahkan Putra Utama dengan skor 3-2 lewat adu penalti.
Pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Portis FC yang dimotori kapten tim Ade Chandra harus tampil habis-habisan.

Semenjak menit pertama kedua tim memperlihatkan permainan kecepat. Namun ketika pertandingan memasuki menit ke-24 pemain Portis FC Sapto Hadi W berhasil membobol gawang Putra Utama. Tak puas dengan kemenangan 1-0. pada menit ke-67 kapten tim Ade Chandra menambah keunggulan timnya menjadi 2-0.

Sementara itu di kubu PS. Putra Utama gol berhasil dilesakkan Adi Susanto pada menit ke-48 dan Bambang Mutono pada menit ke-78. Skor ini bertahan hingga wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Meski telah dilakukan perpanjangan waktu, namun skor tetap tak berubah, hingga akhirnya dilakukan adu tendangan penalti.

Di ajang tos-tosan inilah Portis membuktikan ketangguhannya setelah tiga pemainnya Sapto Hadi, Ade Chandra dan Jepri berhasil membobol gawang lawan, sementara PS Putra Utama hanya mampu mencetak dua gol masing masing lewat Heri Kiswanto dan Adi Susanto.

Dengan hasil ini maka Portis FC Saentis tampil sebagai juara, disusul di tempat kedua PS Putra Utama, posisi ketiga ditempati PS Pop Polres dan peringkat keempat diisi oleh PS 121 MK. Tampil sebagai topskor Ronal Sinaga (PS Putra Utama), sedang pemain terbaik Arian Juliardi (Putra Utama) dan tim fair play Klambir V Putra. (btr)

Hari Kedua Indonesia Tetap Mendominasi

KETAMBE-Indonesia kembali mendominasi pada hari kedua Indonesia Rafting Championship – IRF Word Cup Series 2011, Jumat (25/11).

Kemarin Indonesia  kembali menjadi yang terbaik di nomor  slalom.
Tiga tim Indonesia kembali menduduki podium kehormatan di nomor slalom yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB pagi.  DKI Jakarta tampil sebagai juara pertama dengan catatan waktu 4 menit 4.95 detik, diikuti Jawa Barat di tempat kedua dengan catatan waktu 4 menit 31.32 serta Jawa Timur di peringkat ketiga dengan catatan waktu 4 menit 32.44.

Terkait kemenangan timnya, manejer tim DKI Jakarta Lody Korua mengatakan bahwa catatan waktu yang diriha DKI Jakarta pada  hit pertama lebih baik dari hit kedua.
“Padahal air di hit pertama lebih besar daripada di hit kedua. Tapi, kami heran, kami justru meraih waktu terbaik pada hit pertama itu. Ini sungguh luar biasa,” Ujar Lody
Menurut Joni Kurniawan, Ketua Panitia bahwa selulruh peserta yang berlomba dinomor slalom menunjukkan kelasnya masing-masing. Itu bisa terjadi karena peserta di nomor slalom memang membutuhkan skil dan stamina yang prima.

“Lomba ini sungguh menarik, karena semua peserta dituntut mampu menyesuaikan keadaan, kapan harus lurus, dan kapan harus miring,” ungkapnya.

Hari ini (26/11), tim Indonesia diharapkan kembali meraih hasil terbaik saat berlomba di nomor Down River Rice yang mempergunakan rute dari Sirkil sampai PHPA Gurahsejauh dengan jarak tempuh lebih kurang 18 km. (dre)

Dominasi Bulu Tangkis

MEDAN-Perguruan tinggi yang berasal dari Indonesia berhasil mendominasi pada perhelatan  karnaval olahraga IMT-GT antara tiga negara yang berlangsung dari tanggal 24 sampai 30 November mendatang.

Khusus untuk cabor bulu tangkis  yang digelar di GOR PBSI Sumut dimulai dari pukul 08.30 WIB pada Jumat (25/11). “Untuk sementara hasil pertandingan cabor bulutangkis dari ketiga negara masih didominan oleh pebulu tangkis kita (Indonesia, red),” tutur Nurhasan, kordinator cabor bulu tangkis.
Peserta yang bertanding di cabor bulu tangkis dibagi dalam 16 partai, dengan sistem gugur. Untuk pool A terdiri dari Universitas Utara Malaysia (UUM), Unibersiti Malaysia Perlis (Unimap), dan Universitas Sumatera Utara (USU).

Di pool B berisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) serta Prince  of Songkla University (PSU). Sedangkan pool C diisi Thaksin University (TSU), dan Universiti  Sains Malaysia (USM). Pool P diisi oleh PSU, Universiti Teknologi Mara (UiTM) dan UUM.
Adapun nomor-nomor yang dipertandingkan pada even ini adalah beregu putra dan putri, tunggal putra dan putri, dan ganda putri. (mag10)

Unggul di Sepak Bola

Medan- Perhelatan karnaval olahraga antar pelajar pada IMT-GT yang melibatkan Indonesia, Malaysia dan Thailand juga mempertandingkan cabor sepak bola.

Khusus untuk cabor sepak bola ini berlangsung 24 sampai 30 November di Stadiun Unimed Medan dari pukul 08.30 WIB. “Sejauh ini pertandingan sepak bola berjalan lancar,” jelas Drs Ardi  Nusri M.Kes, Kordinator Cabor Sepak Bola kepada wartawan saat pertandingan antara Universitas Sumatera Utara (USU) melawan Prince of Songkla University (PSU)  di stadiun Unimed.

Pada pertandingan kemarin Unimed mengalahkan UUM dengan skor   2-0, selanjutnya PSU mengalahkan UiTM dengan skor 5-0, USU mengalhkan USM dengan skor 3-1, RMUTSV takluk atas UMSU dengan skor 1-3. Selanjutnya PSU bermain 2-2 imbang dengan USU. Dan UiTM mengalahkan USM dengan skor 2-1.

“Untuk babak semi final akan dilaksanakan pada Sabtu ini (26/11)  di tempat yang sama. Kita berharap semua pertandingan itu berlangsung sukses dan aman,” tambah Ardi. (mag-10)

Sumut Kirim Tujuh Pesilat

MEDAN-Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Sumatera Utara melepas 7 Pesilat Pelajar Sumatera yang dibina di Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar  (PPLP) Sumatera Utara untuk berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Antar PPLP yang berlangsung di  GOR Kota Baru Jambi mulai 26- 30 November 2011 nanti.

Dalam pelapasan yang dilangsung di PPLP Jalan Sekolah Pembangunan/Sunggal Medan, Jumat (25/11), Kabid Penigkatan Prestasi Olahraga Disporasu Darwis Siregar berharap kepada pesilat yang berlaga di Kejurnas nanti untuk tampil maksimal dan menjunjung tinggi sporttifitas.

Pelatih tim pencak silat PPLP Sumut Suprapto mengatakan bahwa pihaknya telah menggenjot para pesilat selama empat bulan lebih. “Tak hanya itu, kita juga menggelar try out,” bilang Suprapto.
Mengenai atlet yang diharapkan meraih prestasi maksimal di even ini, Suprapto mengatakan bahwa pihaknya menaruh harapan kepada Tirta Amerta Sari dan Arteti Nadeak. “Keduanya memiliki pengalaman yang lebih baik dibanding pesilat lainnya,” bilang Suprapto.

Adapun tujuh pesilat PPLP Sumut yang akan berlaga terdiri dari 3  pesilat putra yakni Affansyah (Tanah Karo), Bayu Ramadani (Medan), dan Elias Bastanta (Tanah Karo). Sedangkan 4 pesilat putri adalah Artety Nadeak  (Samosir), Tirta Amerta Sari (Tanah Karo), Siti Amelia Nasuha (Medan), dan Afriani (Tanah Karo).(omi)