28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1446

Film Detektif Jaga Jarak: Siasat Kocak Membongkar Kasus Perselingkuhan

Para pemain film Detektif Jaga Jarak yaitu Debby Sahertian, Givina Lukita Dewi, dan Ajeng Viranti A. Vincent selaku produser film. (Foto: Dok)

MEDAN, SUMUTPOS – Film-film bergenre komedi situasi terus meramaikan jagat perfilman nasional. Terbaru, film Detektif Jaga Jarak bertema siasat membongkar kasus-kasus perselingkuhan di masa Covid-19, tayang mulai 1 Juni 2023 di seluruh bioskop Indonesia.

“Pandemi mungkin bisa menghentikan perekonomian, tapi tidak perselingkuhan. Justru saat pandemi itu, kasus perselingkuhan malah naik. Akibatnya, detektif kasus perselingkuhan pun dicari. Dan ternyata… detektif itu ada jaringannya loh. Jadi film ini berangkat dari kisah nyata,” kata Ajeng Viranti A. Vincent, produser film saat hadir pada roadshow film Detektif Jaga Jarak’ di Cinepolis Plaza Medan Fair, Jumat (2/6/2023).

Khusus di Kota Medan, roadshow film ‘Detektif Jaga Jarak’ dihadiri oleh para cast film yakni Debby Sahertian dan Givina Lukita Dewi.

Ajeng mengatakan film komedi ini diluncurkan sebagai film yang menghibur untuk penonton Indonesia. “Hiburan sekaligus mengandung pesan-pesan moral untuk penonton,” katanya.

Debby Sahertian menyebut, film bergenre komedi itu penuh adegan kocak yang mengundang tawa. “Jadi ini adegan-adegannya memang lucu. Bukan dibuat-buat. Tontonlah… topiknya memang serius tentang perselingkuhan. Tapi dibangun dengan adegan yang mengundang tawa. Dan itu lebih sulit dibanding bikin adegan sedih atau menakutkan,” katanya.

Rahabi Mandra selaku sutradara dan penulis cerita mengungkapkan, film ‘Detektif Jaga Jarak’ adalah upaya menangkap fenomena perselingkuhan dengan metode yang kocak dan menyegarkan, namun dengan pesan yang tetap mendalam dan tersampaikan.

Marthino Lio, peraih piala Citra Pemeran Utama Pria Terbaik 2022, mengaku menikmati perannya sebagai detektif perselingkuhan.

Berbeda dari film ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’ yang juga dia perankan, kali ini Marthino Lio yang beradu peran dengan aktris Hana Malasan dan aktor cilik pendatang baru Bima Sena, berhasil menghadirkan sajian komedi yang mengocok perut, namun dengan pesan moral yang tersampaikan.

“I had fun, karena di sini gua bisa tunjukin sisi banyol gue yang sebenarnya gede banget di
dalam kehidupan nyata,” ungkap Marthino Lio ketika ditanya mengenai peran yang dimainkan dalam film komedi ‘Detektif Jaga Jarak’, Jumat (2/6/).

Sebelumnya, Marthino Lio lebih identik dengan peran serius atau macho, seperti dalam film ‘Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta’, ‘Kadet 1947’, hingga ‘Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas’. Selain film-film tersebut, Marthino Lio juga berperan dalam film box office horror seperti ‘Pamali’ dan ‘Sewu Dino’

Dalam film ini, Marthino berperan sebagai Almond, konsultan pernikahan yang percaya akan cinta, namun mencari duitnya dari detektif perselingkuhan.

Sederet pemeran yang tidak diragukan kemampuan seni perannya turut terlibat di film ini, selain nama Marthino Lio, ada Bima Sena, Givina Lukita, Hana Malasan, Tubagus Ali, dan penampilan spesial dari Debby Sahertian dan Unang Bagito.

Berkisah tentang Almond Surendra (diperankan oleh Marthino Lio), seorang konsultan
pernikahan yang sangat berusaha dalam mempertahankan rumah tangga kliennya. Menurutnya pernikahan merupakan suatu hal yang sakral dan wajib diperjuangkan.

Tahun ini Almond berkeinginan untuk meminang dan menikahi Arum (Givina Lukita), perempuan idaman dan sahabat masa kecilnya. Orang tua Arum sudah sering meminta agar Arum pun segera menikah. Namun, rencana tinggal rencana. Pandemi yang terjadi membuat Almond untuk berusaha keras lagi dalam mencari rejeki.

Usaha konsultasi pernikahan yang ia bangun dan berkantor di ruko pun bangkrut. Almond harus menghadapi keadaan yang sulit, jatuh ke titik nol dalam dirinya dengan kondisi pandemi yang entah kapan berakhir.

Sifatnya yang pekerja keras dan tetap teguh pendirian membawanya bertemu dengan Takdir (Bimasena), bersama Bro si anjing pug kesayangannya. Takdir seorang pengamen jalanan yang menyambung hidupnya dengan menjadi mata-mata yang dibayar, untuk menyelidiki perselingkuhan dari beberapa pasangan.

Melihat pekerjaan Takdir yang tidak biasa, bagaimana bisa menguntungkan dari rasa sakitnya selingkuh, membuat Almond awalnya tidak ingin terlibat. Tapi saat ia melihat hasilnya, dan harapannya akan pernikahannya dengan Arum, akhirnya Almond ikut untuk menjadi ‘Detektif’ seperti Takdir.

Bahkan dengan bekal konsultan pernikahan, ia lebih bisa menilai dan memberikan cara untuk membuktikan perselingkuhan dari beberapa clientnya.

Bagaimanakah petualangan duet Almond dan Takdir dalam membongkar kasus-kasus perselingkuhan? Apakah ia bisa lolos dari tuduhan Citra (Hana Malasan), polisi cantik yang mencurigai adanya praktik Detektif Gadungan di perumahan tersebut. Dan yang terpenting akankah tekad Almond dapat memastikan bahwa dia dapat menikahi Arum? Nantikan kisah selengkapnya dari film ‘Detektif Jaga Jarak’ hanya di bioskop kesayangan. (Mea)

Traktor Kuning Buka Seleksi Pemain Senior dan Junior

Stadion Baharoeddin Siregar, markas PSDS Deliserdang dalam melakukan persiapan mejelang Liga 2 musim 2023/2024.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 pada awal September tahun ini, PSDS Deliserdang mulai menjaring pemain. Menurut, Manager Tim PSDS, Herman Sagita, seleksi pemain akan dimulai pada Jumat (9/6/2023) pekan depan.

Herman Sagita yang akrab disapa Cinwa ini mengatakan, seleksi ini untuk mencari pemain yang bakal dikontrak Tim Traktor Kuning menghadapi Liga 2 musim ini. “Seleksi ini digelar untuk memenuhi kerangka tim yang sudah ada. Beberapa pemain di musim lalu, masih ada dipakai sesuai kerangka tim. Meski demikian pemain yang masuk kerangka tim, harus tetap ikut seleksi,” kata Cinwa kepada wartawan, Jumat (2/6/2023).

Menurutnya, akan ada dua seleksi yang digelar. Pertama, seleksi buat senior yang akan bertanding di liga 2 musim 2023/2024. Dan yang kedua, seleksi untuk junior yang akan ikut di Piala Soeratin. “Seleksi akan digelar di Stadion Baharoeddin Siregar selama 4 hari. Bagi pemain senior seleksinya di lakukan pada Senin (12/6) – Kamis (15/6) pukul 15.00 Wib. Sedangan untuk seleksi pemain junior dilaksanakan, Jumat (9/6) dan Sabtu (10/6). Kemudian Jumat (16/6) dan Sabtu (17/8),” bebernya.

Herman, berharap kegiatan seleksi yang dilakukan secara terbuka ini dpat menjaring pemain yang cocok menutupi kekurangan bagi tim senior. “Untuk junior diharapkan ditemukan pemain junior yang bertalenta untuk menghadapi Piala Soeratin,” pungkasnya. (btr)

Berangkat Haji, Aswan Jaya Diminta Doakan PDIP Menang Pemilu 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPD PDIP Sumut Aswan Jaya, berangkat haji tahun ini. Sebagai tradisi, DPD PDIP Sumut melaksanakan acara tepung tawar kepada Aswan Jaya, di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Jumat, 2 Juni 2023.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan doa kepada setiap keluarga besar PDIP yang pergi haji. Kegiatan ini juga merupakan implementasi roh perjuangan PDIP yang nasionalis religius,” kata Sekretaris DPD PDIP Sumut Sutarto dalam sambutannya.

Sutarto mendoakan Aswan Jaya menjadi haji mabrur. Senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadah haji dan dalam menjalankan tugas sebagai pemandu haji. “Doakan agar semua sehat, PDIP menang, dan Ganjar Pranowo jadi Presiden pada Pemilu 2024, pungkas Sutarto.

Acara tepung tawar juga diisi tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Agus Rizal dari Baitul Muslimin Sumut. Tepung tawar Aswan Jaya diawali Sekretaris DPD PDIP Sumut Sutarto diikuti pengurus lainnya serta yang berhadir.

Diketahui, Aswan Jaya pergi haji tahun ini sebagai Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Aswan tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Medan yang akan masuk Asrama Haji Medan pada Hari Minggu, 4 Juni 2023.

Kloter 13 merupakan gabungan calon jamaah haji Kabupaten Batubara dan Kabupaten Asahan. Pada Pemilu 2024 mendatang, Aswan juga maju sebagai Caleg DPRD Sumut Dapil Batubara, Asahan, dan Tanjungbalai. (adz)

Komitmen Terangi Negeri, PLN Gelar Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Dengan Balai KSDA Sumut

FOTO BERSAMA: GM PLN UID Sumut Awaluddin Hafid bersama Kepala Balai KSDA Sumut Rudianto Saragih Napitu dan lainnya, foto bersama usai penandatanganan perjanjian kerja sama di Hotel Santika Dyandra Premiere.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN berkomitmen untuk terus menerangi negeri. Berbagai upaya dan tantangan dilakukan untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri demi meningkatkan perekonomian dan mendorong kesejahteraan bagi masyarakat di Sumatera Utara.

Dalam mencapai rasio elektrifikasi 100%, PLN terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

Kali ini, PLN bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka pemanfaatan dan pembangunan jaringan listrik di kawasan hutan konservasi.

Penandatanganan ini dilakukan oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid bersama Kepala Balai KSDA Sumatera Utara, Rudianto Saragih Napitu, S.Si., M.Si di hotel Santika Dyandra Premiere (31/5/2023).

General Manager, Awaluddin Hafid mengatakan tujuan penandatanganan PKS ini untuk menjamin terwujudnya keutuhan, kelestarian dan manfaat kawasan konservasi serta meminimalkan dampak secara langsung maupun tidak langsung sebagai akibat kegiatan pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jaringan listrik Hantaran Udara Tegangan Menengah (HUTM) dan Hantaran Udara Tegangan Rendah (HUTR)

“Menghadirkan listrik hingga ke daerah-daerah terpencil di Sumatera Utara, PLN tidak dapat berjalan sendiri. Untuk itu, sinergi PLN dengan Balai KSDA dianggap perlu dalam menghadirkan listrik di Sumatera Utara,” pungkas Awaluddin.

Perjanjian kerja sama ini meliputi pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jaringan listrik HUTM, gardu distribusi dan HUTR di wilayah kerja Balai Besar KSDA Sumatera Utara. Dukungan perlindungan dan pengamanan kawasan. Pemberdayaan masyarakat. Perencanaan, monitoring, pelaporan dan evaluasi kerja sama.

Ruang lingkup pengoperasian dan pemeliharaan jaringan listrik sepanjang ± 36.104 Kilo Meter Sirkuit (kms) atau seluas ± 21.6624 hektar (ha) berada di 9 kawasan diantaranya Taman Wisata Alam Sijaba Hutaginjang, Taman Wisata Alam Lau Debuk-debuk, Cagar Alam Martelu Purba, Taman Wisata Alam Dolok Tinggi Raja, Cagar Alam Dolok Sibual-buali, Suaka Margasatwa Dolok Surungan, Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut, Cagar Alam Dolok Sipirok dan Taman Wisata Alam Holiday Resort dan memiliki rencana pembangunan jaringan listrik sepanjang ± 2 Kilo Meter Sirkuit (kms) atau seluas ± 1,2 hektare (ha) berada di kawasan Suaka Margasatwa Dolok Surungan.

Kepala Balai KSDA Sumatera Utara, Rudianto Saragih Napitu, S.Si., M.Si mengapresiasi dan menyambut baik upaya PLN dalam melistriki hingga daerah terpencil di Sumatera Utara. Langkah strategis ini dilakukan untuk menjaga kawasan konservasi tetap terjaga.

“Kawasan konservasi memang merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh PLN. Namun Kami akan mendukung PLN untuk melistriki seluruh daerah yang ada di Sumatera Utara,” ujar Rudianto.

Saat ini rasio elektrifikasi PLN UID Sumatera Utara telah mencapai 99,85%. Melalui kolaborasi ini, PLN optimis dapat mencapai ratio elektifikasi 100% di tahun 2024. (ila)

Perdana, Syarmadani Jadi Irup Peringatan Hari Lahir Pancasila

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2023, Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Kamis (1/6).

Upacara bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila mengangkat tema “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi”, diikuti oleh unsur Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD, perwakilan ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pelajar dan mahasiswa Kota Tebingtinggi serta tamu undangan lainnya.

Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara Syarmadani membacakan langsung pidato Presiden Republik Indonesia. Dalam isi pidato yang dibacakan Pj Wali Kota tersebut dikatakan, Pancasila ditetapkan sebagai dasar dari Philosofische Grondslag.

“Sebagaimana kita ketahui hari lahirnya Pancasila tepat pada tanggal 1 juni 1945, dimana genap 78 tahun lamanya setelah adanya deklarasi hasil rapat BPUPKI menyatakan bahwa pancasila ditetapkan sebagai dasar dari Philosofische Grondslag atau bisa dikatakan sebagai dasar filosofi bagi bangsa Indonesia tercinta,” ucap Syarmadani membacakan isi sambutan Presiden RI, Joko Widodo.

Pancasila, sambung Syarmadani sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari. “Pancasila bukan hanya untuk dibaca dan general, namun harus dipraktikkan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga nilai-nilai Pancasila akan tertanam di dalam hati bangsa Indonesia,” sambungnya.

Selain hal tersebut, disampaikan juga dalam sambutan tertulis Presiden RI bahwa Pancasila telah membuktikan kekuatannya dalam menghadapi masalah global, seperti Pandemi Covid-19. “Bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis dalam menghadapi masa Pandemi Covid 19. Hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan bangsa Indonesia. Kedepan kita akan mewujudkan Indonesia semakin maju dan berkembang,” ujar Syarmadani. (ian)

Mahasiswi Tewas Dihantam Truk Kontainer

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pengendara sepeda motor Honda Vario BK 4490 NAW yang dikemudikan Nirmala Sari (20), warga Dusun III Desa Pabatu, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai, ditabrak truk kontainer BK 8848 FI di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Rabu (31/5). Meski sempat dilarikan warga ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi, namun sayangnya nyawa Nirmala tidak dapat diselamatkan.

Korban mengalami luka parah di bagian kepala setelah dihantam truk dan meninggal dunia saat menjalani perawatan. Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Dhoraria Simanjuntak membenarkan kejadian lakalantas kedua kendaraan yang menyebabkan satu orang pengemudi sepeda motor meninggal dunia.

“Kini kasusnya sudah ditangani oleh pihak Satlantas Polres Tebingtinggi. Kedua barang bukti truk dan sepeda motor sudah diamankan ke Unit Lakalantas Polres Tebingtinggi,” bilang AKP Dhoraria.

Sopir truk kontainer BK 8848 FI, Sucipto (49), warga Jalan Antariksa Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, sudah diamankan Polantas Polres Tebingtinggi guna dimintai keterangannya lebih lanjut atas kasus lakalantas tersebut.

Dari keterangan AKP Dhoraria dikatakan, truk kontainer datang dari arah Medan hendak menuju arah Pematangsiantar. Sedangkan korban Nirmala yang mengendarai Honda Vario BK 4490 NAW datang dari arah berlawanan. “Setibanya di TKP, sopir truk mengerem mendadak karena menghindari pengemudi sepeda motor di depannya, yang secara tiba-tiba menyebrang dari sisi kanan ke ke sisi kiri jalan. Karena mengerem mendadak, truk tersebut oleng ke kanan dan memasuki jalur sebelah kanan, dan pada saat bersamaan melintas korban sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor Honda Vario BK 4490 NAW mengalami luka robek di dagu, gigi bawah dan rahang patah, mengeluarkan darah dari telinga dan hidung, bagian kepala dan kemudian meninggal dunia usai beberapa saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi. (ian)

Dandim 0213/Nias Monitoring Kegiatan TMMD di Kabupaten Nias Barat

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Peranginangin selaku Dansatgas TMMD ke-116 tahun 2023 di wilayah Kabupaten Nias Barat, melaksanakan monitoring lapangan pekerjaan sasaran fisik di Desa Sitolu Ewali Kecamatan Moro’o Kabupaten Nias Barat, Selasa (30/5/2023).

Pada kunjungan itu Dandim 0213/Nias sangat antusias melihat semangat personel dan warga yang sedang bergotong royong bersama mengerjakan beberapa sasaran fisik, yang tanpa mengenal lelah untuk pencapaian hasil pekerjaan sasaran fisik yang sedang dikerjakan tersebut.

“Hari ini kami melihat semangat Satgas TMMD dibantu juga oleh masyarakat sangat luar biasa, bergotong royong bersama untuk pekerjaan sasaran kegiatan TMMD yang ke 116 di wilayah Kodim 0213/Nias,” ujar Dandim 0213/Nias.

Dikatakan Dandim, dengan kegiatan tersebut sinergitas, silahturahmi TNI-rakyat semakin meningkat. Dengan demikian semangat untuk memajukan desa dapat lebih mudah dicapai. “Sinergitas TNI bersama rakyat akan menjadi kekuatan luar biasa untuk memajukan dan mendayagunakan potensi desa,” pungkasnya.

Sementara salah satu warga Dusun IX Sisobalihi Ama Arwan Waruwu, yang ikut bergotong royong bersama Satgas TMMD menyampaikan ucapan terimakasih atas terlaksananya kegiatan TMMD melalui Kodim 0213/Nias. Ia mengatakan dengan terbukanya akses jalan di daerahnya selain roda ekonomi warga khususnya di pedesaan meningkat, juga kebutuhan perjalanan bisa berjalan lancar.

“Saya sangat senang, dan kami berterimakasih kepada TMMD. Melalui kegiatan ini, keterisoliran desa kami perlahan akan terbuka. Sehingga sasaran fisik kegiatan TMMD ini dengan senang hati kami membantu bergotong-royong supaya cepat siap, tepat waktu sesuai target,” kata Ama Arwan. (adl/adz)

Sahuti Saran Pendukung, Abdillah Maju sebagai Caleg DPR RI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Wali Kota Medan Drs Abdillah Mengundurkan diri dari calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, untuk menyahuti harapan sejumlah elemen masyarakat, baik kalangan pendukung, simpatisan, dan loyalis yang menginginkannya menjadi anggota DPR RI.

“Benar bahwa saya mundur sebagai calon DPD RI, tetapi tetap maju berkontestasi di Pemilu 2024 sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Nasdem Dapil Sumut 1, meliputi wilayah Medan, Deliserdang, Tebingtinggi, dan Serdangbedagai,” ungkap Abdillah dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (31/5).

Abdillah mengaku, semula ingin mendedikasikan dirinya untuk membantu masyarakat dan mendukung program pembangunan melalui anggota DPD RI . Ia bahkan sudah melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi bakal calon anggota DPD RI .

Bahkan, KPU Sumut pun telah menyatakan berkas pendaftarannya lengkap dan memenuhi syarat . Namun ketika akan memasuki tahapan verifikasi faktual terhadap dukungan maupun kelengkapan syarat, Abdillah menyebut ia secara resmi membuat surat pengunduran diri ke KPU . “Banyak tokoh dan pemuka kita yang meminta saya untuk beralih dari calon anggota DPD menjadi calon anggota DPR RI.,” ungkap Abdillah.

Tidak hanya itu, menurut ayah dari Afif Abdillah, anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan , dirinya punya obsesi ingin menjadi jembatan bagi masyarakat Sumut jika kelak duduk sebagai legislator di Senayan. “Abang ini memang senangnya itu mengurusi rakyat. Tentu sebagai anggota DPR RI akan lebih luas cakupan infrastruktur dari pusat yang bisa Abang gerakkan untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdillah juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat atas perjuangannya menuju Senayan. Ia juga optimis pelaksanaan Pemilu 2024 akan berlangsung damai dan aman karena rakyat di Sumatera Utara sudah punya kesadaran yang tinggi tentang demokrasi. (adz)

Dianiaya di Teras Rumah, Kakak Beradik Berharap Polisi Tangkap Pelaku

Martinus Ndruru (26) alias Martin dan Salina Ndruru (28) alias Ina Fitri korban penganiayaan di Kampung Cinta Damai Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, yang terjadi pada Sabtu tanggal 28 Mei 2023.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Martinus Ndruru (26), alias Martin dan Salina Ndruru (28), alias Ina Fitri, warga Kampung Cinta Damai, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menjadi korban penganiayaan. Keduanya meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dan menangkap para pelaku yang diduga dilakukan oleh 4 orang bersaudara.

Akibat perbuatan kekerasan dari para pelaku, mengakibatkan kedua korban mengalami sejumlah luka dan lebam di beberapa bagian tubuh. Ironisnya, kejadian yang menimpa kakak beradik itu, terjadi di teras rumah mereka pada hari Sabtu lalu (28/5/2023), sekira pukul 17.30 Wib. Bahkan tindakan premanisme itu disaksikan kepala lingkungan (Kepling) setempat, namun tak berupaya melerai.

Menurut penuturan korban, sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi, Martin yang sedang memperbaiki sepeda motornya di teras rumahnya, melihat kedua terduga pelaku inisial FZ dan SZ bersama oknum Kepling 3 berada di warung depan rumah korban yang jaraknya hanya beberapa meter, sedang mengkonsumsi minuman berakohol diduga jenis tuo nifaro (tuak nias).

Lalu tiba-tiba salah seorang terduga pelaku, FZ mendatangi Martin dan langsung menendang punggung korban hingga tersungkur ke tanah. Menurut Martin, Kepling yang berada di warung bersama para terduga pelaku, tidak sedikit pun berupaya menghentikan amukan para pelaku.

“Saat itu pas lagi menyetel tarikan gas motor saya, posisi saya membelakangi mereka. Tiba-tiba FZ mendekat dan langsung menendang punggung saya. Tendangannya keras membuat saya tersungkur ke tanah,” tutur Martin kepada Sumut Pos, Selasa (30/05/2023).

Lanjut korban, SZ yang merupakan saudara FZ juga mendekati Martin dan secara membabi buta menghajar Martin, dengan cara memukul, menininju dan menendang. Disaat yang bersamaan pula kedua terduga pelaku lainnya yakni Ama Fendi dan FH yang merupakan keluarga FZ dan masih bertetangga dengan korban turut membantu memukuli Martin bersama adiknya.

“Sewaktu saya berusaha berdiri dan hendak lari menyelamatkan diri, salah seorang dari mereka memiting leher saya, sambil menarik tubuh saya dijalan sementara yang lainnya kembali meninju muka saya. Hidung dan bibir saya pecah mengeluarkan darah,” sebut Martin.

“Adik saya yang masih sekolah pun, yang mencoba menghalau para pelaku, juga turut dipukuli. Yang saya heran, bapak Kepling tidak berupaya melerai, makanya saya curiga jangan-jangan mereka suruhan Kepling,” sambung Martin.

Bahkan kakak Martin, Salina Ndruru (28) alias Ina Fitri yang datang berusaha melerai tak luput dari amukan para pelaku. Ina Fitri yang mengaku baru menjalani operasi kelahiran anaknya itu mengeluh kesakitan di beberapa bagian tubuh akibat tendangan dan pukulan dari para pelaku.

“Pada saat itu, saya hanya berusaha menyelematkan adik saya dari amukan para pelaku. Saya hanya berteriak, tolong hentikan adik saya mati kalian buat, malah saya dipukuli. Padahal saya baru menjalani operasi kelahiran anak saya pak. Rusuk saya sampai sekarang masih sakit,” kata Ina Fitri dengan suara lemas sambil memegang rusuknya bekas tendangan para pelaku.

Beruntung, abang ipar korban datang dan langsung menarik tubuh Martin menyelamatkan ke dalam rumah salah seorang warga. Para pelaku pun sempat mengejar, bahkan sempat melempari batu rumah warga tempat Martin diselamatkan.

“Beruntung pak polisi datang ke lokasi. Baru mereka hentikan. Pak polisi lah yang menolong membawa saya ke rumah sakit,”ungkap Martin.

“Dan untuk mendapatkan perlindungan hukum, saya telah membuat laporan pengaduan di Polres Nias. saya berharap kepada bapak Kapolres Nias agar segera menangkap para pelaku dan di proses sesuai hukum yang berlaku. Sebab kalau tidak, saya merasa terancam dan bisa saja akan mereka ulangi menganiaya saya,” sambung Martin.

Terpisah, kepala lingkungan (Kepling) 3 Kelurahan Pasar Kecamatan Gunungsitoli Erwin tak meladeni pertanyaan wartawan. Erwin malah menyarankan wartawan media ini bertanya kepada warga sekitar di lokasi kejadian. “Silahkan ditanya warga sekitar, apa tindakan saya waktu. Nanti kalau saya yang jawab seolah membela diri,” kata Erwin singkat kepada Sumut Pos melalui telfon selularnya Rabu (31/05/2023).

Sementara Plt Kasi Humas Polres Nias Aipda Restu Gulo membenarkan laporan pengaduan atas nama pelapor Martinus Ndruru (26) alias Martin, telah diterima pada hari Minggu tanggal 28 Mei 2023, sesuai laporan Nomor : STPLP/B/230/V/2023/SPKT/POLRES NIAS/POLDA SUMATERA UTARA.

“Laporannya Polisi sudah diterima, korban sekaligus pelapor Martinus Ndruru (26) alias Martin dan Salina Ndruru (28) alias Ina Fitri. Sementara terduga pelaku ada 4 orang, inisial FZ, SZ, Ama Fendi dan FH. Dan laporan tersebut, saat ini sedang ditindaklanjuti di Sat Reskrim Polres Nias,” terang Aipda Restu Gulo, kepada Sumut Pos melalui pesan whatsapp Rabu (31/05/2023). (adl/adz)

Warga Belawan Tak Lagi Keluhkan Banjir Rob Sejak Ada Rumah Pompa Air

POMPA AIR: Rumah pompa air yang dibangun atas kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR di Kecamatan Medan Belawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah warga yang tinggal di Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan saat ini sudah tidak lagi mengeluhkan banjir Rob. Hal ini dikarenakan adanya rumah pompa air yang dibangun atas kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR. Rumah pompa air  ini juga telah berfungsi dengan baik.

 Selain rumah pompa air, tanggul sepanjang 329 meter yang berada di zona A (Kelurahan Belawan I) juga telah selesai dibangun. Dengan berfungsinya rumah pompa air dan selesainya tanggul, komitmen Bobby Nasution dalam penanganan banjir ( Medan tanpa banjir) khususnya banjir rob di Belawan terealisasi.

 Haji Rusli, salah seorang warga yang tinggal di jalan Langkat Kelurahan Belawan I, mengungkapkan selama ini dirinya dan warga merasakan banjir Rob. Namun saat ini setelah berfungsi rumah pompa air dan tanggul disini selesai dibangun, kami tidak lagi merasakan banjir rob.

 “Selama ini kami terus merasakan banjir pasang air laut, sampai rumah kami habis kena banjir. Tapi inshaAllah dengan adanya rumah pompa air dan bendungan itu, sekarang ini tidak pernah  kami lagi merasakan banjir pasang. Alhamdulillah pak Wali Kota Medan Bobby Nasution, kami mengucapkan terima kasih,” kata Haji Rusli yang juga tokoh masyarakat ketika ditemui di rumahnya, Selasa (30/5/2023).

 Menurut Haji Rusli, jika terjadi banjir rob, maka wilayah ini akan banjir selama satu sampai dengan 2 jam. Namun yang dikhawatirkan jika datang banjir rob ketika malam hari saat sedang tidur, bisa bisa kami di dalam rumah mengalami banjir.

 “Alhamdulillah sekarang dengan adanya bendungan dan pompa tidak lagi datang banjir rob, jika ini tidak ada Pastinya rumah kami kena banjir rob,” jelas Haji Rusli.

 Selanjutnya, Haji Rusli mengajak seluruh masyarakat untuk dapat mendukung program pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungannya khususnya dari sampah.

 “Kami juga mengharapkan kepada masyarakat, saat ini tempat kita ini sudah bagus dan cantik, mudah-mudahan masyarakat tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan di parit- parit, agar lingkungan kita terjaga,” ujarnya.

 Manfaat adanya rumah pompa air juga dirasakan Anita, warga Kelurahan Belawan I. Diungkapkan Anita, sejak rumah pompa air berfungsi air pasang tidak datang lagi ke wilayah mereka. Selain itu anak- anak juga sekolahnya lancar, dimana jika banjir kesekolah pasti terkendala.

 “Banyak perubahan disini sejak ada rumah pompa air. tidak pernah lagi melihat banjir pasang disini. inshaAllah kondisi saat ini dapat terus seperti ini,” Jelas Anita yang kesehariannya sebagai inu rumah tangga.

 Menurut Anita, setelah selesai pembangunan rumah pompa air dan tanggul di bulan Februari, diwaktu itu juga wilayah tempat tinggalnya tidak merasakan banjir rob lagi. “Kemarin juga ada terjadi pasang air, diwaktu pagi dan sore hari. Namun tidak lagi sampai di rumah kami,” Ujar Anita.

 Anita berharap program kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR dalam mengatasi banjir rob dapat terus dilakukan di titik-titik yang telah ditentukan.

 “Mudahan-mudahan program ini bisa berkelanjutan sampai ketempat yang lain, sehingga warga lainnya juga akan merasakan pasang air rob,” pungkas Anita sembari mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution.

 Sementara itu, Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap menjelaskan, dibangunnya rumah pompa air dan tanggul di Belawan merupakan salah program prioritas bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam penanganan banjir Rob.

 Menurut Subhan, saat ini sudah ada satu unit rumah pompa air yang sudah selesai dibangun oleh kementerian PUPR. Rumah pompa air yang berada di Kelurahan Belawan I ini ada tiga pompa yang ketiganya berfungsi  dengan baik.

 “Ini adalah salah satu rumah pompa air yang telah selesai dibangun dan berfungsi. Terdapat 5 rumah pompa air lagi yang akan dibangun di Kecamatan Medan Belawan,” ujar Camat Medan Belawan.

 Dijelaskan Subhan, rumah pompa air ini akan mengatasi banjir rob di Kelurahan Belawan I tepatnya air yang ada di dalam drainase di jalan Langkat, jalan Kampar, Jalan Rokan, dan jalan Deli. Nantinya jika banjir rob terjadi maka pintu air akan kita tutup, kemudian air laut yang berada di drainase akan dialirkan kedalam colector drain kemudian di pompa dan dibuang ke laut.

 “Semua air pasang yang mengalir ke  dalam drainase warga  di jalan tersebut akan dialirkan ke dalam colector drain atau ke kolam penampungan. kemudian air akan dipompa dan dibuang ke laut,” tutur Camat sembari mengungkapkan manfaat dari rumah pompa air ini sudah dirasakan oleh masyarakat.

 Seperti diketahui penanganan banjir rob Belawan merupakan bagian dari program Prioritas Bobby Nasution dan program penataan Kawasan Belawan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR secara bertahap mulai dari tahun 2022 hingga beberapa tahun ke depan. Penataan ini dilakukan untuk mengatasi ancaman banjir rob, kemiskinan ekstrem, dan masalah kesehatan di Kecamatan Medan Belawan. (rel)