28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1448

Ketua DPRD Nias Selatan Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Ketua DPRD Nias Selatan, Elisati Halawa saat menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia pada upacara Hari Lahir Pancasila. Kamis, (1/6).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Nias Selatan Elisati Halawa memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2023 di Lapangan Orurusa Telukdalam, Nias Selatan. Kamis, (1/6) pagi. Upacara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Ir Ikhtiar Duha MM, Wakapolres Nias Selatan, Komandan Danlanal, newakili Kajari Nias Selatan, Koramil Telukdalam serta Kepala OPD lingkup Pemda Nias Selatan.

Membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Ketua DPRD Nias Selatan Elisati Halawa mengatakan, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya merupakan falsafah dasar, pandangan hidup bangsa, dasar negara, ideologi, kekuatan pemersatu bangsa, dan sumber segala sumber hukum negara. “Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan meja statis yang menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus sebagai “bintang penuntun” (leitstar) dinamis yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara, mewujudkan masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Elisati.

Lebih lanjut dikatakannya, Pancasila digali dan lahir dari bumi Indonesia menjadi konsensus Nasional. Untuk itu, sudah selayaknya kita semua Bangsa Indonesia mengaktualisasikan Pancasila, sehingga Pancasila senantiasa diamalkan dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila mengandung nilai-nilai etis yang berakar pada pengalaman faktual dan pengalaman akal serta pengalaman religius bangsa indonesia. Saat ini Bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis pandemi Covid-19, hal ini membuktikan kekuatan Pancasila dan kekuatan Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Masih dalam amanat Presiden, Elisati Halawa juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilu 2024. “Tahun depan kita juga akan menghadapi pesta demokrasi serentak melalui penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024. Untuk itu saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu yang jujur, aman, dan damai, Kita harus menjaga kerukunan dan keutuhan untuk menciptakan suasana yang kondusif sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.” pungkasnya. (mag-8/adz)

Angin Puting Beliung Sapu 101 Rumah di Mabar Hilir

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 101 bangunan rumah warga yang tersebar di 8 lingkungan di Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli, Kota Medan, rusak dihantam angin puting beliung, Rabu (31/5/2023) malam pukul 21.00 WIB. Adapun bangunan yang terkena angin puting beliung tersebut berada di Jalan Pancing I dan Jalan Mangaan. Sebagian besar, kerusakan terjadi di bagian atap bangunan.

“Benar, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 9 malam. Berdasarkan data yang ada sampai saat ini, ada 101 rumah yang terkena dampak, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan berat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Husni kepada Sumut Pos, Kamis (1/6/2023).

Dijelaskan Husni, adapun rincian bangunan yang rusak, yakni sembilan rumah di Lingkungan IV, empat kios di Lingkungan V, lima rumah di Lingkungan VI, sembilan rumah di Lingkungan VII. Tiga rumah di Lingkungan VIII. “Kerusakan paling banyak di Lingkungan IX, yakni mencapai 33 rumah. Kemudian 14 rumah di Lingkungan X dan 24 rumah di Lingkungan XI,” ujarnya.

Ditegaskan Husni, tidak ada korban dalam peristiwa angin puting beliung tersebut, baik korban luka ringan, lula berat, maupun korban jiwa. “Alhamdulillah Tidak ada korban. Berdasarkan pantauan anggota kita di lokasi, situasi aman dan terkendali,” ujarnya.

Husni menambahkan, pihaknya juga sudah menurunkan tim ke lokasi yang saat ini berada di ‘Posko Medan Kondusif’. “Kita menurunkan delapan orang dari TRC PB BPBD Kota Medan untuk memonitor dan melakukan pendataan, serta kaji cepat paska kejadian,” katanya.

Selain itu, BPBD Kota Medan juga telah mempersiapkan peralatan dan bantuan berdasarkan kajian data yang diterima dari lokasi kejadian. “Untuk bantuan yang akan diberikan, itu sesuai dengan hasil pendataan yang saat ini tengah kita lakukan. Misalnya bantuan material bangunan, itu tergantung dari persentase tingkat kerusakan masing-masing rumah,” tuturnya.

Untuk itu, sambung Husni, tim TRC PB BPBD Kota Medan terus berkoordinasi dengan perangkat di kewilayahan. “Kita juga melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan lingkungan dalam membantu warga,” tambahnya.

Untuk itu, Husni juga mengingatkan kepada warga untuk tetap waspada. Mengingat, kondisi cuaca saat ini terbilang tidak menentu. “Dan untuk itu kita tetap memonitor perkembangan dan cuaca saat ini, kita terus berkoordinasi dengan pihak BMKG,” pungkasnya. (map)

PTPN2 Segera Okupasi Areal HGU No 94 Kebun Limau Mungkur

Anggota SPP dan sekuriti PTPN 2 berjaga di depan pintu masuk kantor direksi saat warga melakukan orasi, Rabu (31/5/2023).

TANJUNGMORAWA, SUMUTPOS.CO – Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menolak permohonan kasasi Ngawin Tarigan atas tanah seluas 56.5 Hektare di Afdeling I Kebun Limau Mungkur, Desa Lau Barus Baru, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang. Menindaklanjuti putusan MA itu, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 2 akan segera melakukan okupasi (pembersihan lahan) dari tanaman warga penggarap.

Lahan tersebut merupakan bagian dari sertifikat HGU No 94 Lau Barus Baru. Apalagi perkara Nomor 3193/Pdt/2021 tanggal 10 November 2021 tersebut telah Incracht (berkekuatan hukum tetap).

Mengetahui rencana okupasi yang akan dilakukan PTPN 2 ini, warga penggarap di lahan tersebut merasa khawatir. Karenanya kemarin (31/5/2023), sekelompok warga mendatangi kantor Direksi PTPN 2 Tanjungmorawa minta agar jangan ada pembersihan atas lahan yang telah mereka tanami itu.

Di bawah pengawalan personel Polsek Tanjungmorawa, sekuriti PTPN 2 dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPP) PTPN 2, warga menyampaikan orasinya di depan pintu kantor direksi PTPN 2. Usai melakukan orasi, warga pun membubarkan diri.

Kabag Hukum PTPN 2 Ganda Wiatmadja didampingi Humas PTPN 2 Rahmat Kurniawan mengatakan, Mahkamah Agung RI dengan tegas menolak permohonan kasasi Ngawin Tarigan dan putusan itu telah berkekuatan hukum tetap.
“Karenanya kita minta kepada masyarakat yang telah bercocok tanam di areal HGU No 94 Afdeling I Kebun Limau Mungkur seluas 56,5 Hektare untuk segera mengosongkan lahan yang akan dilakukan okupasi/eksekusi,” kata Ganda.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam Nomor 40/Pid.C/2015/PN.Lbp menyatakan, Ngawin Tarigan divonis bersalah atas tindak pidana penguasaan lahan HGU No 94 Lau Barus Baru Afd I Kebun Limau Mungkur.
Berdasarkan bukti-bukti yang ada Ngawin Tarigan telah menyewa-nyewakan lahan Kebun Limau Mungkur. Dan perbuatan tersebut sebagai tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 385 KUHPidana. (rel/adz)

Hari Lahir Pancasila di LLDikti Sumut, Paskibra STIKes Mitra Husada Kibarkan Merah Putih

MITRA HUSADA: Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (kiri) memberi penghormatan pada bendera Merah Putih yang dikibarkan Paskibra STIKes Mitra Husada Medan, Kamis (1/6) - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS

KEPALA Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bertema: Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global di halaman kantor, Kamis (1/6).

Petugas upacara bendera yang diikuti sejumlah guru besar, dosen dan pegawai LLDikti Sumut adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan. Paskibra STIKes Mitra Husada Medan mengibarkan Merah Putih dengan baik.

Usai upacara, Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD didampingi Faizah Binti Johan MSi dan pimpinan LLDikti Sumut mengapresiasi para mahasiswa STIKes Mitra Husada Medan.

Kepala LLDikti Sumut pun langsung menyerahkan cendera mata kepada STIKes Mitra Husada yang diterima Parningotan Simanjuntak SKom MAP (koordinator Paskibra) yang mewakili Ketua STIKes Mitra Husada Dr Siti Nurmawan Sinaga SKM MKes.

Kepala LLDikti Sumut dalam amanatnya membacakan sambutan tertulis menteri Dikbudristek yang menyebutkan bahwa menjelang kemerdekaan Indonesia, pada 29 Mei- 1 Juni 1945, para pendiri bangsa dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menyepakati bahwa Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia.

Pancasila hingga saat ini, tetap relevan di tengah dinamika. Menteri menegaskan bahwa Pancasila mengandung lima nilai universal dasar yakni ke-Tuhanan, kemanusiaan, kebinekaan, demokrasi dan keadilan sosial.

Untuk itu Kemendikbudristek berkomitmen untuk menjamin hak-hak seluruh peserta didik mendapatkan pendidikan agama yang selaras dengan keimanan serta membuka akses pendidikan sebesar-besarnya agar bisa mendapatkan pendidikan terbaik.

Kemendikbudristek juga menyusun Profil Pelajar Pancasila yang menjadi perwujudan pelajar Indonesia sebagai pembelajar sepanjang hayat. Profil tersebut mengandung ciri utama, yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia,
berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Begitupun menteri mengakui masih banyak ruang perbaikan yang dibutuhkan untuk memberikan layanan pendidikan dan kebudayaan dengan sebaik-baiknya. ”Mari kita ber-Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global,” pesan menteri.

Sementara itu mahasiswa STIKes Mitra Husada Medan petugas mengibarkan bendera di LLDikti Sumut terdiri: Cantik Marlin Batee, Nova Marianti Purba, Sumita Ramadani, Regita Aprianda, Muji Rahayu, Selfia Padilah, Salsabila, Agnes May Ross Tifani, Novalita Eudia Pasaribu, Wendi Idol Sryningsih Gulo, Buya Fadhil, Deo Cristian Meliala dan Indra Harta Wandi Bangun.

Untuk paduan suara terdiri: Yolanda Sinaga, Elfrida Situmorang, Uli Aplinda, Yurnita Batee, Kristina Gultom, Manro Faberlin Lumban Gaol, Joyvan Saruksuk, Metodius Gulo, Noferia Gulo, Apriliani Kristina Gulo, Toni Silaban, Friska Simanullang, Lusia Sadarni Gulo, Agnes Anastasia Napitu dan Nelli Rusmei Sitompul.

Kemudian Naila Kamila (pembaca UUD 1945), Lisna Rahma Yanti Ndraha (master of ceremony), Salwimin (pembawa teks Pancasila), Aprialdo Pranata Sidauruk (pemimpin upacara), Julius Daud Nduru dan Fernandes Canro Jeges Munthe (pemimpin barisan).

Untuk koordinator Paskibra STIKes Mitra Husada terdiri: Parningotan Simanjuntak SKom MAP, Sertu Dhanyel Vernandi Hutauruk dan Pratu Tegar Pratama. (dmp)

Kuatkan Sinergitas, Forkopimda Sergai Gelar Pertandingan Sepak Bola

Bupati Sergai Darma Wijaya berusaha melewati pemain Muspika Sei Rampah.

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar pertandingan sepak bola di lapangan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Desa Rambung Sialang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Rabu (31/5) sore.

Pertandingan antara Tim Forkopimda Sergai kontra Tim Muspika Kecamatan Sei Rampah yang dipimpin wasit Eka itu berlangsung dalam waktu 2×35 menit dan dihadiri ratusan penonton. Tim Forkopimda Sergai menang telak dengan skor 8-2.

Pada pertandingan persahabatan ini, Tim Forkopimda tampil dengan komposisi pemain komplit. Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto bertindak sebagai kapten tim di posisi penyerang berduet dengan Bupati Sergai Darma Wijaya.

Untuk posisi gelandang, diisi Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta duet dengan Wabup Sergai Adlin Tambunan. Sedangkan untuk posisi sayap kanan, ada Kajari Sergai M Amin dan di kiri Ketua KONI Sergai, Aspul Lubis.

Sedangkan posisi bek diisi Ketua PWI Sergai Edi Saputra, Kadis Pertanian Dedy Iskandar, Kadis Poraparbud Akmal, Kadis Sosial Arianto, Direktur RSUD Sultan Sulaiman M Idris, Kasi Intelijen Kejari Sergai Romel Tarigan, serta penjaga gawang Wadi. Tim Forkopimda ini dimanageri Sekretaris PWI Sergai Darmawan.

Letkol Czi Yoga Febrianto berhasil mencetak 4 gol (Quattrik), Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan mencetak 2 gol, Bupati Sergai Darma Wijaya cetak satu gol serta Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta mencetak satu gol.

Dilaga babak pertama, Tim Muspika Sei Rampah yang diperkuat Camat Sei Rampah Rahmat Suhendra Damanik dan sejumlah Kepala Desa se- Kecamatan Sei Rampah tak henti mendapat serangan. Gol pembuka Forkopimda dicetak Letkol Czi Yiga Febrianto yang berhasil membobol gawang Muspika Sei Rampah yang dijaga Sugeng.

Tak berselang lama Bupati Darma Wijaya menambah kemenangan lewat heading assist dari Imam Faisal. Gol Forkopimda bertambah setelah Wabup Sergai Adlin Tambunan menambah gol ke gawang Muspika Sei Rampah lewat shooting keras, skor 3-0 untuk Forkopimda Sergai dibabak pertama.

Memasuki babak kedua tim Forkopimda Sergai kembali bermain agresif hingga akhirnya dimenit-menit pertama Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta berhasil membobol gawang Muspika Sei Rampah lewat shooting kerasnya. Dandim 0204 DS Letkol Czi Yoga Febrianto berturut-turut mencetak 3 gol assist dari Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta dan Wakil Bupati Adlin Tambunan kembali mencetak satu gol.

Memasuki menit akhir Tim Muspika Sei Rampah meningkatkan tempo permainan hingga berhasil membuahkan 2 gol yang dicetak Dodi dan Muhammad Dani yang berhasil membobol gawang Forkopimda Sergai yang dikawal Wadi, hingga pertandingan berakhir skor 8-2 untuk tim Forkopimda Sergai.

Di laga sebelumnya, Tim Persatuan Wartawan Serdang Bedagai (PSWS) berhadapan dengan Tim Kodim 0204/DS dengan hasil imbang 1-1. Bupati Sergai Darma Wijaya mengatakan, olahraga bersama ini dalam rangka turut mensukseskan program TMMD oleh Kodim 0204/DS dan meningkatkan silaturahmi dan rasa kekeluargaan antar pimpinan Forkopimda Sergai.

Begitu juga dikatakan Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto mengaku tidak menyangka dapat menyumbangkan 4 gol. “Kegiatan ini dalam rangka program TMMD dibidang olahraga bersama FORKOPIMDA di lokasi TMMD. Saya juga berterima kasih kepada pimpinan daerah di Kabupaten Sergai, ternyata juga hobi main bola dan saya sangat merasa bahagia bisa cetak 4 gol,” papar Dandim Letkol Czi Yoga Febrianto sambil tertawa.

Begitu juga Kapolres Oxy Yudha Pratesta, Kajari M Amin serta Wabup Adlin Tambunan, juga mengaku sangat menikmati bermain sepakbola bersama dan berharap diajak bermain bola lagi. (fad/adz)

Diduga Dibunuh, ASN Dinas PUPR Pemprovsu Ditemukan Tewas di Dairi

Personel Satreskrim Polres Dairi melakukan olah TKP atas kasus pembunuhan terhadap Tonny Samosir ASN Dinas PUPR Pemprovsu di Jalan Kutalama, Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Kamis (1/6/2023). (Istimewa/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Tonny Samosir, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) UPT Sidikalang, ditemukan tewas di Jalan Kutalama, Lingkungan 1, Kelurahan Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Kamis (1/6/2023) pagi. Warga Jalan Pahlawan Panji Sibura-bura, Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang ini diduga dibunuh.

Lurah Panji Dabutar, Haposan Bancin menerangkan, tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Kepala Lingkungan 5, Dermawan Bintang mendengar teriakan minta tolong dari kejauhan. Karena penasaran dengan teriakan minta tolong itu, sang Kepling mendekati asal suara. Ternyata, korban Tonny Samosir ditemukan sudah tak bernyawa.

Tak berselang lama setelah korban ditemukan, seorang pria berinisial BMS (43), warga Jalan Kutalama, menemui Kepling dan mengaku telah membunuh korban. “BMS mengaku sudah membunuh korban dan meminta supaya dia dibawa melapor ke kantor Polisi,” kata Haposan kepada wartawan. Atas pengakuan itu, Haposan menghubungi pihak Kepolisian Polres Dairi.

“Diduga sebelum dibunuh, korban mengendarai sepeda motor. Sepeda motor korban, ada di lokasi kejadian. Sebilah pisau dapur turut ditemukan di lokasi kejadian,” terang Haposan.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Purba, membenarkan ditemukannya seorang ASN Dinas PUPR Pemprovsu berlumuran darah dalam kondisi meninggal dunia. “Motifnya, kita belum ketahui. Sekarang korban sudah dibawa ke RSUD Salak Kabupaten Pakpak Bharat untuk keperluan otopsi,” terang Rismanto.

Ditanya soal luka di tubuh korban, Rismanto mengatakan, ada terdapat luka di bagian dada dan perut. Pun demikian, dia belum memberi keterangan secara rinci. “Masih butuh pemeriksaan lanjut,” pungkasnya. (rud/adz)

Melengkapi Kebutuhan Akan Produk Kecantikan, BeautyMyWay Hadir di Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melihat antusiasme masyarakat terhadap produk skincare dan makeup, PT. Duta Intidaya Tbk atau lebih dikenal Watsons Indonesia sebagai ritel kesehatan dan kecantikan nomor satu di Asia dan Eropa selalu berkomitmen untuk menyediakan produk berkualitas tinggi.

Melalui top brand favorit yang sedang tren, produk ini kembali menggelar #BeautyMyWay di kota-kota besar Indonesia salah satunya Kota Medan, tepatnya di Atrium Sun Plaza Medan pada 29 Mei – 4 Juni 2023 mendatang.

“Ini merupakan pertama kalinya Watsons mengadakan event di Medan. Tujuannya adalah untuk membantu customer agar selalu Look Good, Do Good and Feel Great,” kata Lilis Mulyawati, Presiden Direktur Watsons Indonesia kepada Sumut Pos, Kamis (1/6).

Lilis Mulyawati menambahkan, mereka hadir semakin dekat dengan mengedepankan serta memudahkan para pelanggan dan beauty enthusiast dalam melengkapi kebutuhan akan produk kecantikan yang semakin diminati masyarakat.

“Sehingga tidak menutup kemungkinan pergelaran ini akan kami hadirkan di kota-kota lainnya,” pungkas Lilis Mulyawati yang menyiapkan berbagai diskon dan hadiah menarik lainnya selama pameran berlangsung. (rel/tri).

TGS Ganjar Sumut Kembali Beri Bantuan Sound System ke Majelis Taklim di Langkat

Sukarelawan yang tergabung dalam Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut kembali memberikan bantuan ke Majelis Taklim Riyadhul Jannah di Kampung Baru, Kelurahan Brandan Timur Baru, Kecamatan Babalan Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis (1/06).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) kembali mendatangi Majelis Taklim Riyadhul Jannah di Kampung Baru, Kelurahan Brandan Timur Baru, Kecamatan Babalan Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis (1/06).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjalin silaturahmi serta menguatkan ukhuwah Islamiah.

Koordinator Wilayah TGS Ganjar Sumut Zulfi Andika mengatakan kedatangan TGS Ganjar ke majelis tersebut mendapatkan antusias dari para jemaah dan masyarakat sekitar.

Hal itu dapat dilihat dari ramainya masyarakat yang menghadiri acara tersebut mulai dari kalangan milenial hingga orang tua.

“Alhamdulillah, kegiatan kami hari ini mendapatkan sambutan yang positif dari para jemaah dan masyarakat,” ungkap Zulfi dalam siaran persnya.

Kedatangan TGS Ganjar Sumut itu tidak hanya bersilahturahmi, tetapi mengadakan sejumlah kegiatan positif, mulai dari doa bersama hingga pelatihan membaca Al-Quran dan Makhrijul Hurup.

Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan lantaran pihaknya ingin masyarakat, khususnya di Kabupaten Langkat bisa membaca Al-Quran.

“Umat muslim saat membaca Al-Quran wajib melafalkan huruf hijaiyah dengan benar agar tidak menimbulkan perbedaan arti,” ungkap Zulfi.

Zulfi juga menjelaskan Makhorijul Huruf memiliki arti tempat-tempat keluarnya huruf pada saat dibunyikan.

Dia menyebut, Makhorijul Huruf merupakan metode yang baik untuk belajar membaca Al-Quran yang baik dan benar.

“Makhorijul Huruf ini sangat penting untuk dipelajari, karena begitu nanti huruf hijaiah salah melafalkannya, itu bisa berbeda maknanya,” kata Zulfi.

Tidak hanya pelatihan, loyalis Ganjar Pranowo itu juga memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap majelis taklim Riyadhul Jannah.

Adapun bantuan yang diberikan seperti sound system (pengeras puara) hingga perlengkapan majelis taklim.

Dia berharap bantuan yang diberikan itu bisa meningkatkan kualitas dan membangkitkan motivasi masyarakat sekitar untuk turut mengikuti dan menyemarakkan kegiatan keagamaan.

“Harapan kami dengan adanya bantuan ini Majelis Taklim ini bisa memberikan sesuatu manfaat terhadap orang banyak,” harap Zulfi.

Di sela kegiatan tersebut, Zulfi juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada jemaah dan masyarakt sekitar. (rel/tri)

SP3 Tak Kunjung Terbit, Ratusan Pekerja PT Batuah Energi Prima Di-PHK

Mantan Direktur PT Batuah Energi Prima Eko Juni Anto berharap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri untuk menghentikan penyidikan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Batuah Energi Prima merupakan perusahaan yang mendapat ijin penambangan batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Usaha penambangan yang berjalan hampir satu tahun itu kini berhenti karena laporan kepolisian yang dibuat oleh mantan direktur saat perusahaan dinyatakan pailit. Akibatnya ratusan pekerja PT Batuah Energi Prima kini telah diputus hubungan kerja (PHK).

Mantan Direktur PT Batuah Energi Prima Eko Juni Anto berharap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri untuk menghentikan penyidikan atas Laporan Kepolisian yang ia buat terkait tuduhan pemalsuan akta perusahaan kepada Direktur PT Batuah Energi Prima Erwin Rahardjo.

Hal ini disampaikan oleh Eko Juni Anto mengingat telah terjadi perdamaian antara dirinya dengan Erwin Rahardjo selaku Terlapor dalam perkara yang dilaporkannya tersebut dengan cara membuat Akta Perdamaian yang disahkan di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain itu, dengan adanya perdamaian tersebut, Eko Juni Anto telah mengajukan Surat Pencabutan terhadap Laporan Kepolisian No: LP/B/0754/XII/2021/SPKT/Bareskrim Polri yang diajukannya dalam perkara tersebut, serta pada 11 November 2022, Eko Juni Anto telah mengajukan surat yang ditujukan kepada Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri perihal Pencabutan Laporan Kepolisian No: LP/B/0754/XII/2021/SPKT/Bareskrim Polri.

Adapun yang menjadi alasan Perdamaian dibuat dan Permohonan Pencabutan perkara tersebut disampaikan oleh Eko Juni Anto adalah dikarenakan bahwa selaku direktur PT Batuah Energi Prima sebelum dan saat perusahaan tersebut dinyatakan pailit, ternyata pengangkatan Kepailitan terhadap PT Batuah Energi Prima telah memberikan dampak yang sangat baik terhadap dirinya, apalagi seluruh kewajiban PT Batuah Energi Prima kepada pihak ketiga telah diambilalih oleh para direksi PT BEP yang baru setelah terjadinya pengangkatan kepailitan atas PT Batuah Energi Prima.

“Sehubungan dengan itu, Saya memohon kepada Bapak Kepala Bareskrim Mabes Polri untuk menghentikan penyidikan terhadap orang-orang yang telah saya laporkan, agar PT. BEP dapat beroperasi sebagaimana mestinya, karena permasalahan pada PT. BEP saat ini karena telah berdampak kepada operasional perusahaan dan mengakibatkan ratusan karyawan tidak bisa bekerja,” kata Eko Juni Anto kepada para awak media di Jakarta, Rabu (31/05/2023).

Menindaklanjuti upaya pencabutan perkara yang diajukannya tersebut, pada 7 Februari 2023, Eko melalui kuasa hukum yang ia tunjuk, Noble Law Firm telah melayangkan surat permohonan penghentian penyidikan. Surat nomor 9/NLF-EJA/II/2023 yang ditujukan kepada Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri ditandatangani empat kuasa hukum terdiri dari Muhammad Ridwan, Samuel Goklas, Willy Martines Sayoga, dan Muhammad Reza Adjie Prayogo.

Surat Pencabutan Laporan Kepolisian tersebut juga telah diperkuat melalui Akta Perdamaian antara Eko Juni Anto sebagai pelapor dengan Erwin Rahardjo sebagai terlapor, yang disahkan di hadapan Majelis Hakim pada hari Senin, tanggal 27 Februari 2023 di dalam Persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas 1 A Khusus yang dilangsungkan di Ruang Sidang di Jalan Bungur Besar Raya no. 24,26,28, Kel. Gunung Sahari Selatan, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat yang terbuka untuk umum.

Dalam Akta Perdamaian itu memuat beberapa kesepakatan penyelesaian. Salah satunya, Eko Juni Anto sebagai Pelapor mengakui bahwa Erwin Rahardjo merupakan Direktur PT Batuah Energi Prima yang sah sesuai dengan hokum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dan memang, penunjukkan Erwin Rahardjo sebagai Direktur PT Batuah Energi Prima sejalan dengan pengangkatan PT Batuah Energi Prima dari kepailitan dan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ratusan Karyawan Di-PHK

Senada pernyataan yang disampaikan Eko Juni Anto yang berharap Bareskrim Mabes Polri untuk menghentikan penyidikan, Brian Praneda, Kuasa Hukum Direktur PT Batuah Energi Prima Erwin Rahardjo, menyatakan akibat Laporan Kepolisian tersebut berdampak buruk kepada PT Batuah Energi Prima.

Perusahaan penambangan batubara yang memiliki ijin penambangan di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur tersebut, kini tidak bisa menjalankan aktivitasnya.

“Supaya ada kepastian hukum, kami berharap agar Mabes Polri segera menghentikan penyidikan terhadap Laporan Kepolisian yang dibuat oleh saudara Eko Juni Anto karena telah dicabut oleh yang bersangkutan sendiri. Terus terang, klien kami (PT Batuah Energi Prima) sangat dirugikan karena laporan Kepolisian ini telah memberi dampak buruk bagi operasional perusahaan. Klien kami tidak bisa melakukan operasional penambangan. Ratusan karyawan saat ini tidak bisa bekerja,” kata Brian.

Brian juga menyebutkan bahwa surat permohonan penghentian penyidikan sudah beberapa kali dilayangkan ke Bareskrim Mabes Polri. “Dan ini dimungkinkan berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia,” jelas Brian.

Karena itu, Brian sangat berharap agar Mabes Polri segera menghentikan penyidikan terhadap Laporan Kepolisian yang telah dicabut oleh Eko Juni Anto tersebut supaya ratusan karyawan bisa kembali bekerja dan memperoleh penghasilan untuk menghidupi keluarganya.(.)

Pupuk Indonesia Tegaskan Tumpukan Pupuk di Gudang Sergai Adalah Stok Dua Minggu

VP Penjualan Wilayah I PT Pupuk Indonesia (Persero), Wawan Arjuna saat bersilaturahmi dengan Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, Rabu (31/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – VP Penjualan Wilayah I PT Pupuk Indonesia (Persero), Wawan Arjuna bersilaturahmi dengan Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Rabu (31/5).

Dalam pertemuan itu Wawan mengapreasiasi kunjungan Ombudsman ke Gudang Pupuk Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) beberapa hari lalu.

Ombudsman Perwakilan Sumut melakukan kunjungan ke Gudang Pupuk Sergai setelah menerima keluhan petani terkait sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Saat itu, Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar mengatakan puluhan ton pupuk tersebut seharusnya tidak disimpan mengingat petani sangat membutuhkannya.

Dalam Silaturahmi hari ini kepada Ketua Ombudsman Sumut, Wawan mengklarifikasi bahwa PI menyediakan pupuk sesuai ketentuan Permendag, artinya pupuk yang tersedia di Gudang untuk kebutuhan 2-3 minggu kedepan.

“Jadi kalau untuk pupuk yang disubsidi saat ini Urea dan NPK sesuai dengan Permentan Nomor 10 Tahun 2022. Posisi sekarang itu selain pupuknya cuma dua jenis, komoditinya juga dibatasi, kalau dulu banyak sekarang hanya ada pagi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, tebu,” ucapnya.

Wawan menambahkan, untuk di Sumut, alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2023 sebanyak 214.617 ton Urea, dan NPK sebanyak 144.779 ton. Sedangkan khusus untuk Kakao ada 4.016 ton pupuk NPK.

Terkait temuan Ombudsman, Wawan mengatakan itu bukan pupuk yang ditimbun tetapi stok NPK, pupuk NPK untuk kebutuhan dua minggu kedepan di Kabupaten Sergai.

Sedangkan untuk pupuk Urea Gudang stok ada di Belawan, Medan. “Sebenarnya gudang ini tidak tersebar di seluruh kabupaten, namun atas perhitungan kami gudang yang ada sudah cukup memenuhi kebutuhan di Sumut,” ungkapnya.

Soal petani kesulitan mendapat pupuk, menurut Wawan semua petani yang menerima pupuk harus masuk di system e-Alokasi, kalau tidak terdaftar tidak bisa mendapat pupuk subsidi. Total sudah sekitar 30-40 persen yang sudah menebus pupuk bersubsidi dari alokasi setahun ini. Jadi capaian realisasi penyaluran hingga Mei 2023 sudah sesuai target.

Saat ini ada 8 distributor pupuk bersubsidi di Sergai. Masing-masing distributor memiliki wilayah distribusi.

PI secara tegas menyampaikan kepada distributor untuk menyediakan pupuk. Tujuannya untuk dapat memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan petani. Jadi kecurigaan tentang pupuk bersubsidi diselewengkan adalah tuduhan yang tidak berdasar.

“Kalau ditahan di distributor, diprodusen itu tidak ada. Pengawasan kita ada tim KP3 itu ada di masing-masing kabupaten dari pihak pemerintah. Dalam tim ini ada Sekretaris Daerah (Sekda), Dinas Pertanian, Perdagangan, Kejaksaan, Kepolisian. Sehingga tidak ada jalan untuk diselewengkan. Soal warna pupuk subsidi warnanya beda, justru adanya warna beda ini untuk membedakan dan menghindari hal-hal seperti itu, urea warnanya pink, kalau NPK,” terangnya.

Wawan juga menegaskan, untuk distributor yang terbukti melanggar akan diberikan sanksi tegas, sampai bisa pemutusan hubungan kerja.

“Untuk mengantisipasi tudingan serupa di masa yang akan datang, PI akan melakukan pertemuan lanjutan, secara internal rutin melakukan imbauan dan petugas di lapangan akan melakukan pengecekan,” ujarnya

Wawan juga menegaskan saat ini PI selalu ada stok. Distributor bisa melakukan penebusan 7×24 jam. Operasional gudang dari Senin-Jumat pada hari kerja, sedangkan Sabtu hanya setengah hari.

Menurut Wawan, jika petani menemukan kelangkaan pupuk, petani bisa melakukan pengaduan langsung.

Pupuk Indonesia memiliki layanan pelanggan yang bisa diakses oleh seluruh petani dengan kontak bebas pulsa di nomor 08001008001 atau WA di nomor 08119918001.

“Ada layanan pelanggan kami, itu bisa menghubungi nomor pelayanan kami, semua bisa akses,” ujar Wawan mengakhiri penjelasannya.(rel/tri)