Home Blog Page 14535

Inter Masih Berpeluang Scudetto

MILAN-  Sudah enam giornata berlalu dan Inter Milan masih terpuruk di papan bawah klasemen Seri A. Meski demikian, Thiago Motta tetap yakin Nerazzurri masih punya kans untuk merebut scudetto.

Dengan demikian Inter Milan tidak layak dicoret dalam peta perebutan scudetto musim ini.
I Nerazzurri tertinggal delapan poin dari Juventus dan Udinese yang menempati posisi teratas klasemen Serie A, setelah mengoleksi empat kekelahan dari enam pertandingan.

Meski demikian, Motta mengklaim Inter masih memiliki tim yang kuat untuk kembali ke jalur kemenangan. “Terlalu dini mencoret kami dari perebutan Scudetto,” tegas Motta, usai Inter membekuk Lille 1-0, dini hari tadi.

“Ada banyak tim yang mengawali musim dengan buruk dan kemudian mampu ke posisi atas, jadi semoga kami meraih kemenangan lagi melawan Chievo dan mulai bertarung lagi,” lanjutnya, seperti dikutip Football-Italia, Rabu (19/10). “Tim-tim yang ada di atas kami mungkin akan memiliki jalan sulit juga,” kata Motta lagi.

Pemain kelahiran Brasil ini juga menegaskan kehadiran Caludio Ranieri di bench Inter memberikan motivasi tersendiri bagi para pemain. “Sulit menilai dari luar atas apa yang terjadi dengan Inter saat ini, tapi dengan kerja keras dan ide Ranieri kami bisa kembali ke trek di Liga,” sesumbar Motta.

Banyak kalangan menilai era keemasan Inter telah habis setelah mereka meraih treble winners bersama Jose Mourinho, 2010 lalu. “Mungkin Anda lupa kami hampir tersisih di penyisihan grup Liga Champions ketika itu, tapi kemudian kami  menang,” bilang pemain usia 29 tahun. “Inilah sepak bola, segalanya bisa terjadi dan kami ingin hal itu terjadi lagi,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Wenger Patuhi Kontrak

ARSENAL- Manajer Arsenal Arsene Wenger menegaskan komitmennya bersama The Gunners dengan menyebut bakal mematuhi kontraknya di Emirates hingga selesai.

Wenger pernah mengaku godaan dari Paris Saint-Germain bisa saja membuatnya meninggalkan London. Namun, di antara ketidakpastian perpanjangan kontrak beberapa bintang, Wenger menepis rencana kembali ke Prancis akan terjadi dalam waktu dekat. Di saat yang sama, Wenger mengomentari peta kekuatan sepakbola di Prancis.

“Saya masih menyisakan tiga tahun kontrak bersama Arsenal dan akan menghormatinya,” tegas Wenger. “PSG bangkit di saat yang tepat ketika Marseille mulai melemah.

“Dalam sepuluh tahun terakhir, Lyon mendominasi sepakbola Prancis. Marseille juara dua tahun lalu dan musim kemarin Lille yang merajai. Saya rasa PSG bangkit di waktu yang tepat,” tandasnya. (net/jpnn)

Rossi Berharap Lebih Beruntung

SEPANG – Tim Ducati sudah meninggalkan Australia sejak Senin kemarin, dan dalam waktu 24 jam, seluruh tim menyatakan kesiapan untuk menghadapi MotoGP Malaysia. Valentino Rossi mengaku harus bekerja ekstra keras guna memperbaiki hasil di Sirkuit Phillip Island.

Prestasi Ducati di Sirkuit Sepang memang cukup menjanjikan. Pabrikan motor asal Italia ini pernah meraih tiga kali kemenangan dan satu kali podium tambahan. Rossi tentu sangat berharap dapat kembali merasakan podium.
Apalagi, prestasi Rossi di Sepang cukup menjanjikan. Mantan bintang Yamaha itu pernah enam kali meraih kemenangan ditambah tiga kali podium. Kendati demikian, Rossi   sadar  harus bekerja keras untuk meraih podium di Malaysia.

“Kendati kondisi cuaca di sana sangat ekstrem, tapi saya sangat menyukai Sirkuit Sepang. Kami tidak mengalami banyak keberuntungan di Australia dan kami harus bekerja keras untuk menemukan setingan motor yang tepat,” kata Rossi.
“Kami berharap mendapatkan hasil lebih baik di Malaysia, mulai Jumat besok. Lagipula, kami juga masih memiliki waktu untuk membandingkan dengan hasil tes yang sudah pernah kami lakukan di sini, tahun lalu,” sambungnya.

“Kami melakukan tes beberapa hari di Sepang, dan sangat menarik membandingkan dengan apa yang kami lakukan sebelumnya,” tandas bintang MotoGP asal Italia itu, dikutip paddocktalk, Rabu (19/10).(net/jpnn)

Lorenzo Dipastikan Absen

Kejuaraan Moto GP Malaysia

BARCELONA- Kejuaraan moto GP di Malaysia Minggu (23/10) diprediksi akan berbeda dengan kejuraan-kejuaraan sebelumnya. Bisa dipatikan, pembalap Yamaha Jorge Lorenzo akan absen dalam kejuaraan tersebut.
Selain itu, akibat cedera pada jari manisnya saat balap moto GP di Australia beberapa waktu lalu, Lorenzo juga terancam tidak akan tampil di seri Valencia.

Setelah menjalani operasi, pembalap andalan Yamaha ini terbang ke Barcelona untuk masa pemulihan. Itu berarti dia tidak akan tampil di GP Sepang Malaysia 23 Oktober nanti. Di seri Pamungkas di Valencia, Lorenzo juga diperkirakan sulit diharapkan. Meski demikian, keputusan apakah dia bisa turun di Valencia baru akan dipastikan dalam dua pekan ke depan.

“Saya ingin bertarung hingga akhir, mungkin hingga Valenia, tapi kecelakaan pekan lalu membuat hal itu mustahil,” kata Jorge Lorenzo seperti dilansir Stayontheback.com, Selasa (18/10).

Di bagian lain, Lorenzo memberikan selamat kepada Casey Stoner yang telah sukses merebut gelar juara dari tangannya di Australia. Pembalap Spanyol ini mengakui memang sulit melampaui prestasi Stoner musim ini.
“Casey telah melalui musim yang luar biasa dengan sedikit kesalahan. Dia selalu tangguh dan konsisten itu membuatnya sulit dikalahkan. Selamat kepadanya, dan dia layak mendapat gelar keduanya.”

Lorenzo kini berada di posisi runner-up dengan poin 260. Dengan sisa dua seri tersisa, posisi Lorenzo masih bisa digeser oleh Dovizioso atau Dani Pedrosa. Syaratnya kedua salah satu rivalnya itu harus selalu mengamankan podium utama di sisa musim ini.

Bagaimana pun Lorenzo tidak bisa berbuat banyak. Paling buruk, posisinya hanya turun satu peringkat. Sebab itu Lorenzo tidak terlalu memusingkannya. Dia lebih tertarik untuk mulai menatap musim depan dan bekerja keras lagi.
“Setelah kecelakaan itu saya khawatir tidak bisa lagi memiliki sensitivitas di jari saya lagi. Tapi setelah perawatan yang bagus, saya diyakini hal itu tidak terjadi.Tendon dan syaraf saya akan berfungsi baik lagi. Ini membuat saya percaya diri.Saya tidak sabar untuk kembali menunggang M1 saya lagi,” yakinnya.

Sementara itu, absennya Jorge Lorenzo membuat pembalap Honda, Casey Stoner kecewa.  “Kecewa sekali mendengar kabar kalau Jorge (Lorenzo) sepertinya harus absen, kami berharap penyembuhannya dari operasi akan memungkinkan dia bisa membalap tapi kami akan kehilangan dia di sana,” sahut Stoner yang dikutip Speedtv.  Usai berhasil memastikan gelar juara musim ini, Stoner tampak tak terlalu ngoyo untuk mengejar kemenangan. (bbs/jpnn)

India Siap Gelar F1

NEW DELHI- India telah menyatakan kesiapan menggelar balapan Formula One (F1), untuk pertama kalinya. Bahkan India telah meresmikan Sirkuit Internasional Buddh yang memakan biaya sekitar USD400 juta tersebut.

Seperti diketahui, India untuk pertama kali akan menggelar balapan F1. Namun, India masih trauma dengan insiden turnamen Commonwealth Games. India tidak dapat menggelar turnamen itu karena sirkuit di Greater Noida belum jadi.
Pada saat itu, India tidak hanya jadi menggelar turnamen dan mengalami kerugian secara material. Tapi, panitia juga harus menanggung malu akibat hal itu. “Commonwealth Games memaksa kami pulang dengan tertunduk malu,” kata Ketua Promotor Manoj Gaur.

Tak heran, panitia perlombaan bekerja keras untuk menyelesaikan lintasan. Gaur menganggap ini merupakan sebuah tantangan untuk menggelar F1. “Kami menganggap proyek Formula One ini sebagai sebuah tantangan,” sambungnya.
“Kami memutuskan akan membuat lintasan begitu impresif, sehingga hal memalukan di turnamen Commonwealth Games akan dilupakan dan kebanggan kami akan kembali di mata dunia,” tandasnya dilansir Emirates247, Rabu (19/10). Rencananya, India akan menggelar balapan F1 pada 30 Oktober mendatang, atau setelah balapan di Korea, pekan lalu.(net/jpnn)

Pacquiao Tampil di Majalah Playboy

MANILA- Petinju terbaik dunia saat ini, Manny Pacquiao akan berbicara banyak di majalah Playboy edisi  November nanti.

Pacquiao, petinju asal Filipina ini  akan berbicara banyak soal hubungannya dengan  pelatihnya Freddie Roach,  juga tentang kekalahan dan kemenangannya dalam karirnya di tinju.

Namun ia juga akan berbicara soal perannya sebagai seorang anggota senat Filipina termasuk  tentang kebiasaan dan gaya hidup bangsa Filipina termasuk yang ganjil di mata kebudayaan barat seperti sabung ayam.

Pacquiao sendiri tengah mempersiapakan diri menghadapi penanatangnya asal Meksiko, Juan Manuel Marquez. Keduanya akan bertarung pada 12 November mendatang.(net/jpnn)

Merger Terancam Batal

MEDAN-Dari informasi yang diterima, pada Rabu (19/10) lalu, konsorsium akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS), dengan tujuan menyelesaikan agenda merger antara PSMS dan konsorsium. Namun, dari konfirmasi ke sejumlah narasumber yang dilakukan, ternyata RUPS ini batal.

Sebelumnya, RUPS ini dimaksud untuk mencari Chief Executive Officer (CEO) PSMS untuk musim yang sudah bergulir ini.

CEO PT Bintang Medan Metropolitan Dityo Pramono mengakui pertemuan tersebut batal digelar. “RUPS tidak ada. Memang ada pertemuan, tapi itu bukan RUPS,” ungkapnya, Rabu (19/10).

Ia menuturkan, RUPS ini akan digelar setelah CEO ditentukan oleh pihak PT PSMS. “Alotnya pembicaraan mengenai CEO PSMS antara Ketum PSMS dengan konsorsium menyebabkan konsorsium melunak. Sebagai anggota konsorsium, tengat waktu kompetisi yang sudah semakin sempit memberikan kesempatan kepada PSMS, dalam hal ini Ketum PSMS, untuk menentukan sendiri sosok CEO yang dinilai memiliki kapabilitas,” tutur Dityo.

Pelaksana Teknis PSMS Idris menegaskan tidak ada rapat apa pun yang berlangsung antara konsorsium, Rabu (19/10). “Tidak ada rapat, jadwal pelaksanaan RUPS belum ada. Jika saya tuturkan, dan akhirnya tak jadi, akan membuat informasi semakin simpang siur. Intinya belum ada RUPS,” katanya.

Ia menyatakan, tak akan mengubah permintaan PSMS kepada konsorsium soal pemilihan CEO. “Kita tetap meminta agar CEO berasal dari orang PSMS, dan itu takkan berubah,” tutur Idris lagi.

Idris juga tak menampik alasan kenapa proses RUPS bisa selarut ini. Menurutnya karena terlalu banyak yang harus dipertimbangkan. “Saat ini PSMS punya posisi tawar yang kuat. Jadi, kita harus cari yang terbaik, jangan buru-buru. Kalau salah, malah saya yang dikejar-kejar orang Medan,” ujarnya.

Menurutnya, peluang merger bisa saja batal. “Tak tertutup kemungkinan merger ini batal. Namun, intinya PSMS siap berlaga dimana pun, mau di ISL atau divisi utama,” jelas Idris.

Tapi di sisi lain, Idris mengatakan, untuk apa PSMS berlaga di level atas hanya karena belas kasih. “Tapi jika diberikan belas kasih kenapa harus ditolak,” ujarnya. (saz)

Hari Ini, Pra PON Sumut Jajal Pro Duta

MEDAN-Tim sepak bola Sumut yang akan melakoni putaran kedua babak Pra PON XVIII pada 27 April nanti terus mengasah kemampuan.

Lawan-lawan yang dihadapi pun kian hari kian teruji kualitasnya. Jika pekan lalu anak asuh Rudi Saari menghadapi tim Ayam Kinantan, maka hari ini (19/10) Hardiyantono dkk akan menjajal tim asal Sumut yang akan berkiprah di level II Pro Duta. Rencananya, pertandingan ini berlangsung di Stadion Dr TD Pardede Medan.

Menurut pelatih tim Pra PON Sumut Rudi Saari, pertandingan menghadapi Pro Duta bermakna ganda. Di satu sisi sebagai tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana perkembangan para pemain, di sisi lainnya, pertandingan ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk memompa motivasi setelah pada pekan lalu ditaklukkan PSMS dengan skor 3-0.

“Saya sudah instruksikan seluruh pemain untuk tampil all out guna mengejar kemenangan. Meski secara jujur harus saya akui bahwa ini bukan perkara menang atau kalah semata, tapi lebih dari itu. Diharapkan kemenangan yang diraih atas Pro Duta akan memompa motivasi anak-anak saat berlaga pada putaran kedua nanti,” bilang Rudi.
Sejauh ini, sejak terbentuk pada 27 Juli 2010 lalu, tim Pra PON Sumut sudah melakoni 31 pertandingan. Baik yang bersifat turnamen maupun pertandingan ujicoba.

Dari jumlah pertandingan tersebut , Zulkifli dkk menorehkan hasil 23 kali menang, 4 kali imbang dan 4 kalah, dengan catatan gol 83 kali memasukkan dan 27 kali kebobolan.

Empat kekalahan yang dialami tim Pra PON Sumut terjadi saat berhadapan dengan Bank Sumut (0-1), Sumbar (2-4), Medan All Star (3-4) dan PSMS (0-3).

Sementara itu kubu Pro Duta yang kini dibesut duet pelatih Ansyari Lubis dan Slamet Riyadi terus menggelar latihan di Stadion Dr TD Pardede, sebagai persiapan berlaga di level II kompetisi Liga Indonesia.

Sejauh ini tim ini telah melakoni beberapa pertandingan ujicoba, diantaranya menghadapi TGM (1-1), Putra Buana (3-0), Gumarang (2-3) dan PS Sidodadi (3-0).

Di tempat terpisah Ketua Biro Kompetisi PSSI Sumut Jhoni Rakasiwi mengatakan bahwa tim Pra PON Sumut telah melayangkan surat protes terkait kebijakan terbaru yang dikeluarkan PSSI dengan meloloskan juara grup A (Sumbagut) Sumbar dan juara grup B (Sumbagsel) Jambi pada PON XVIII mendatang.

Padahal, berdasarkan hasil menejer meeting yang berlangsung beberapa bulan lalu, diputuskan jika juara grup A menghadapi runner  up grup B, sedang runner up grup A menghadapi juara grup B.

“Keputusan ini jelas menguntungkan mereka (Sumbar dan Jambi). Apalagi Jambi yang sesungguhnya terancam diskualifikasi karena mempergunakan pemain tidak sah yang berasal dari Sumut Edi Syahputra Daulay,” bilang Jhoni.
Dengan keluarnya keputusan yang ditanda tangani Tri Gustoro itu,  maka pada tanggal 27 Oktober nanti tim Pra PON Sumut akan berhadapan dengan tim Pra PON Bengkulu yang berstatus sebagai runner up grup B. (jun)

ASC Buat Silabus Renang Berstandar Nasional

MEDAN-Prestasi atlet olahraga renang di Kota Medan yang terus merosot, oleh sebagian pengamat dianggap karena lemahnya pembinaan yang dilakukan Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Medan.

“Kondisi ini tidak akan terjadi kalau olahraga ini dikelola secara profesional dan bertanggungjawab,” ujar Ketua Ampibi Swimming Club (ASC) Ismal Sinaga kepada wartawan, di Kolam Renang Unimed, Senin (17/10).

Dia mencontohkan, seperti pelaksanaan pekan olahraga Kota Medan, bahwa kurangnya koordinasi antara  Pengcab PRSI Medan dengan pengurus kecamatan dan klub renang melahirkan hasilnya tidak sesuai harapan.

“Padahal event itu, bisa dijadikan sebagai momentum bagi klub untuk melakukan evaluasi dan perbaikan, hingga  kedepan bisa mecetak atlet berprestasi baik nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Masih menurut Ismal, untuk meningkatkan prestasi renang Medan,  dibutuhkan kebersamaan dari klub dan Pengcab PRSI untuk memajukan olahraga renang. “Harusnya ada perubahan yang dilakukan oleh Pengcab PRSI Kota Medan, di antaranya berupa penajaman program pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas atlet”, paparnya.

Ismal juga menyampaikan, jika  PRSI harus memahami, peran perkumpulan (klub) itu sangat penting,  sebagai ujung tombak pembinaan prestasi, tanpa hadirnya klub tidak mungkin suatu cabang olahraga dapat maju.

“Meski perhatian dan dukungan Pengcab PRSI  Medan terhadap klub dan atlet masih kurang, namun pihaknya tidak lantas pasrah begitu saja. Kami tetap berupaya membuat terobosan dengan  membuat program sendiri,” ucapnya.
Bahkan dari pengakuan Ismail, mereka kini sudah membuat  silabus berstandar nasional sebagai panduan untuk  mendongkrak prestasi atlet renang Kota Medan.

Ismal juga mengatakan, berdasarkan silabus tersebut , diyakini, atlet akan mampu bersaing di kejuaran nasional maupun internasional.

Sebab pembinaannya sesuai standard rancangan program latihan berprestasi, mulai kolam renang,  tenaga pengajarnya/ pelatih,  sarana latihan fisiknya, dan buku yang bisa dipelajari para siswa di klub tersebut.
“Selain itu, setiap empat bulan sekali, kami akan menggelar even sebagai sarana evaluasi terhadap atlet,” terangnya. (uma)

Poldasu Tetapkan Pengusaha Sawit Jadi DPO

MEDAN- Polda Sumut menetapkan seorang pengusaha kelapa sawit, Ignasius Sago (67)  masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Poldasu. Penetapan itu setelah dinyatakan tersangka atas kasus penipuan jual beli tanah seluas 515 hektar di Mandailing Natal.

Ignasius ditetapkan DPO setelah penyidik Poldasu menggerebek di dua rumahnya terpisah di Kota Medan, satu di Perumahan Royal Sumatera di Jalan Jamin Ginting dan di Jalan Kejaksaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Poldasu, Kombes Pol Bambang Heriyanto melalui Kasubdit II Unit Harta Benda/Tanah Bangunan, AKBP Rudi Rifani kepada wartawan, Rabu (19/10) membenarkan Ignasius Sago sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan jual beli lahan sawit, dan kini masuk DPO Poldasu.

“Status DPO sudah ditetapkan, Selasa (18/10). Karena dua kali dilakukan penggrebekan di dua rumahnya, tersangka tak ditemukan,” ucapnya.

Dia menerangkan untuk memburu tersangka, Subdit II berkoordinasi dengan Subdit III dan Subdit IV melakukan pencarian. Hal itu dilakukan karena keterbatasan personel.

Tersangka Ignasius Sago dilaporkan Ir Octo Bermand Simanjuntak ke Poldasu atas kasus tindak pidana penipuan yang menyebabkan korban mengalami kerugian Rp250 juta. Laporan itu disampaikan 1 April 2011 dengan bukti laporan No. Pol: TBL/180/IV/2011/SPK III.

Dalam laporannya, peristiwa penipuan terjadi di kediaman korban Jalan T Amir Hamzah Blok F, Medan Helvetia. Selain melaporkan Iganisus Sago, korban melaporkan Eveline Sago (anak Ignasius Sago) dan seorang lagi bernama Edisa, yang semuanya beralamat di Jalan Kejaksaan, Medan. (adl)