30 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 1458

Hj Nawal Buka Silaturahmi Akbar dan Festival Kuliner UISU

ist/SUMUT POS GUNTING PITA: Ketua TP PKK Sumut, Hj Nawal membuka gelaran Silaturahmi Akbar dan Festival Kuliner di Kampus UISU Sisingamangaraja Raja Medan, Sabtu (27/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menggelar Silaturahmi Akbar dan Festival Kuliner Universitas Islam swasta se-Kota Medan di Kampus UISU Sisingamangaraja Raja Medan, Sabtu (27/5)

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan ukhuwah Islamiyah anta sesama universitas ini dibuka dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Sumut, Hj Nawal Lubis yang juga alumni Fakultas Ekonomi UISU didampingi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Ketua Umum Yayasan UISU, Prof H Ismet Danial Nasution drg PhD Sp Pros(K), FICD serta Rektor UISU Dr Safrida SE MSi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum (Ketum) Yayasan UISU Prof H Ismet Danial Nasution drg PhD Sp Pros(K), FICD yang juga bergelar Datuk Cendikia Dharmalaksana Raja mengatakan, jika kegiatan Silaturami Akbar dan Festival Kuliner ini dilaksanakan sebagai penguatan silaturahim serta menumbuhkembangkan persatuan dan kesatuan untuk meningkatkan kinerja menuju visi Yayasan UISU dan universitas menuju akreditasi unggul.

Sementara itu, Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutannya berpesan agar sinergitas antara sesama universitas di Sumut khususnya di Medan bisa terus terjalin dengan erat.

Selain para dekan, dosen dan mahasiswa turut hadir dalam acara tersebut mewakili Ketua Pembina Yayasan UISU yakni Drs H Haris Bahrum Jamil, Ir H Rizal Fahmi dan Ir Hj Susi Chairunisa serta H Sopyan SH selaku Ketua Pengawas Yayasan UISU. Sedangkan Pengurus Yayasan yang hadir adalah Bendahara Umum, Ir Armansyah MT Sekretaris Yayasan Dr H Danialsyah SH MH, dan Ir H Saiful Jihad.

Dari hasil penilaian juri festival kuliner yang diketuai oleh Hj Masnun Nasution SH MH untuk kategori universitas dimenangkan Universitas Cut Nyak Dien yang menyajikan Kebab, Nasi Ayam Bakar, Strawberi yoghurt dan sere jeli. Urutan kedua ada Universitas Nahdatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU) dengan menyajikan Lava Puding, Bunga Telang dan Bakso Wortel.

Di urutan ketiga ada Universitas Muslim Nasional Nusantara (UMN) yang menyajikan Es Buah, Roti Jala serta Mie Rebus dan harapan keempat diduduki UISU dengan masakan Nasi Briyani, Es Kuwut dan Mango Jeli.

Ketua Panitia Silaturahmi Akbar dan Festival Kuliner antar Universitas Islam swasta se-Kota Medan, H Ikrom Helmi Nasution SH mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada universitas yang mengikuti acara seperti Universitas Cut Nyak Dien, UNUSU dan UMN hingga kegiatan tersebut berjalan sukses.(rel/azw)

Klaim Bupati Nias Barat Soal Pembangunan RS Lologolu, Diduga Bohongi Publik

BELUM SIAP: Bangunan RS Pratama Lologolu masih belum rampung 100 persen.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Pasca warga yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Peduli Nias Barat (Gempar) melakukan aksi di Halaman Gedung KPK, ikhwal dugaan KKN pada pembangunan RS Pratama Lologolu dan trotoar di Kabupaten Nias Barat, kini muncul klaim Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu. Klaim tersebut menyebutkan, pengerjaan RS Lologolu telah rampung 100 persen. Padahal pada foto yang beredar luas di masyarakat, masih terlihat berapa item pekerjaan belum siap. Kuat dugaan, klaim tersebut disampaikan, karena adanya keterlibatan sang menantu.

Klaim tersebut, dikutip dari pidato Bupati Nias Barat pada HUT Nias Barat, Sabtu (27/5) lalu.

“Pembangunan RS Pratama Lologolu sudah siap 100 persen,” ungkap Khenoki, dari pidato yang diposting oleh Humas Pemkab Nias Barat, Jumat (26/5) lalu.

Hal sama dituturkan Khenoki, saat melakukan kunjungan pada proyek pembangunan RS Pratama Lologolu, Sabtu (27/5).

Sementara seorang warga Desa Lologolu, yang tak mau disebutkan namanya, menyayangkan pernyataan Bupati Nias Barat.

“Pembangunan (RS) itu belum siap 100 persen. Keramik pada kamar mandi belum terpasang, instalasi listrik belum ada, juga beberapa pipa saluran belum ditutupi, dan septiktank pun belum siap. Dan tembok penahannya juga masih ada yang retak,” ungkap warga tersebut, sambil menunjukkan foto-foto bangunan yang belum siap.

Sementara Ketua LSM Peduli Nias, Petrus Sanifati Gulo, turut menyayangkan ulah pimpinan yang berpotensi membohongi masyarakat.

“Kami mengecam dugaan keterangan bohong Bupati Nias Barat pada saat memantau pembangunan RS Pratama di Desa Lologolu, Kecamatan Mandrehe, Nias Barat, Sabtu, 27 Mei 2023 lalu. Saat itu, Bupati Nias Barat menjelaskan, RS Pratama Lologolu telah siap dibangun, dan segera difungsikan,” bebernya, Minggu (28/5) lalu.

Pernyataan Bupati Nias Barat ini, menurutnya, sangat berbeda dengan kenyataan di lokasi. Karena masih terlihat banyak bagian pekerjaan yang masih belum siap. Dan foto bagian proyek yang masih belum siap itu, sudah beredar luas di tengah masyarakat, dan sampai viral di medsos. Foto bertanggal sama dengan kunjungan Bupati Nias Barat, 27 Mei 2023, waktu pengambilan foto berkisar dari pukul 16.00 sampai 17.10 WIB. Dan diperkirakan, foto itu diambil setelah selesai kunjungan Bupati Nias Barat.

“Kunjungan Bupati Nias Barat ini didampingi sejumlah pejabat Pemkab Nias Barat, termasuk Ketua DPRD Nias Barat. Dan anehnya, tak ada seorangpun yang menanggapi bagian bangunan RS Pratama Lologolu yang masih belum siap ini. Seolah semua ‘menyanyikan lagu’ yang sama, RS Pratama Lologolu telah siap. Plus berbagai pujian tanda keberhasilan,” kata Petrus.

Petrus juga mengatakan, dalam beberapa pemberitaan diduga tidak objektif, karena menutupi bagian pekerjaan yang masih belum siap, dan hanya membagi foto yang terlihat dari depan dan bagian bangunan yang sudah siap saja.

“Kejadian ini sangat memilukan, karena kebohongan ini terbangun dari pernyataan Bupati sebagai pemimpin tertinggi di daerah, dan atas penglihatan Bupati sendiri pada saat melakukan kunjungan langsung, alias tidak berdasarkan informasi dari pihak lain,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini terkesan pembohongan publik.

“Kebohongan seperti ini merupakan tindakan pidana pejabat publik, yang dilakukan dengan sengaja dan secara terang-terangan di hadapan publik,” ujar Petrus.

“Bangunan yang dinyatakan telah siap, tidak sama dengan bangunan yang hampir siap. Bangunan yang telah siap, berarti semua item pekerjaan berdasarkan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dalam kontrak pekerjaan sudah siap semuanya,” jelasnya lagi.

Pihaknya juga menduga, terjadi rekayasa data.

“Terkait dengan pembangunan RS Pratama Lologolu ini, diduga, jangan-jangan sudah dinyatakan siap 100 persen berdasarkan laporan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), dan telah dilakukan serah terima pertama (PHO),” imbuhnya

Petrus pun meminta agar pimpinan untuk memberi informasi sesuai realita.

“Bupati diminta untuk berhenti berbohong kepada masyarakat Nias Barat, termasuk menutupi berbagai persoalan pembangunan RS Pratama Lologolu itu. Sekarang sudah era digitalisasi, dan masyarakat sudah lebih kritis, hanya sebagian saja yang bisa diarah-arahkan, itupun karena kepentingan,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, pada pelaksanaan pembangunan RS Pratama Lologolu terindikasi KKN.

“Tidak bisa ditutupi masalah pembangunan RS Lologolu itu, bermula dari tahap permohonan sampai pelaksanaan, sarat pelanggaran hukum dan KKN. Jangan karena diburu siap, maka masalah sudah selesai,” kata Petrus.

“Jangan dengan temuan BPK dan telah ditindaklanjuti, maka tidak ada masalah lagi. Mungkin banyak pihak berdebat kusir dan menganggap lebih benar, tapi proses hukum akan memberikan jawaban dengan benar,” pungkasnya. (mag-9/saz)

Syaiful Ramadhan: Pemko Medan Harus Bersungguh Sungguh Tuntaskan Masalah Kemiskinan

SOSIALISASI: Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan Syaiful Ramadhan saat sosialisasi produk hukum daerah ke V Tahun 2023, Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan Syaiful Ramadhan mengingatkan Pemerintah Kota Medan untuk bersungguh-sungguh mejalankan amanah yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan.

Hal ini disampaikan Syaiful saat melaksanakan sosialisasi produk hukum daerah ke V Tahun 2023, Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan yang dilaksanakan disejumlah lokasi di Kota Medan diantaranya Jalan Balai Desa Gg.Wakaf, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal,  Jalan Flamboyan Gg Harahap No. 14, Kel. Tanjung Selamat Kec. Medan Tuntunggan, Jalan B. Katamso Gg Merdeka Bawah Kel. Sei mati Kec. Medan Maimon, Ahad (28/5/2023).

“Peraturan Daerah ini mengamanahkan Pemerintah Kota Medan agar masyarakat Kota Medan bisa sejahtera, bebas dari kemiskinan,” kata Syaiful.

Dalam pelaksanaan Perda ini, Pemerintah Kota Medan juga diberi kewenangan untuk mengaalokasikan anggaran APBD dengan alokasi 10 persen dari total APBD.

“Pada pasal 10 dikuatkan untuk pemenuhan hak sebagaimana pasal 9 dibiayai dan bersumber dari APBD. Untuk merealisasikan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, Pemko Medan wajib menyisihkan minimal 10 persen dari pendapatan asli daerah (PAD),” jelasnya.

Penggunaan anggaran 10 persen ini, Pemko Medan didorong melakukan percepatan penuntasan kemiskinandan dapat menggalang partisipasi masyarakat dalam dunia usaha, lembaga pemerintah dan kemasyarakatan.

“Program program yang dilakukan Pemko Medan seperti bedah rumah, pembinaan dan bantuan UMKM, bantuan siswa miskin dan lainnya merupakan bagian dari program yang diamanahkan dalam perda ini,” jelasnya.

Meski anggaran tersebut dinilai masih kurang, Syaiful Ramadhan mengharapkan dengan adanya keharusan mengalokasikan anggaran 10 persen tersebut, sesungguhnya itu menjadi pengikat bagi Pemko Medan dalam menuntaskan kemiskinan di Kota Medan. “Pemko diikat denga Perda ini untuk sungguh-sungguh menuntaskan kemiskinan,” jelasnya.

Syaiful juga menjelaskan. Perda Kota Medan Nomor 5/2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan terdiri XII BAB dan 29 pasal. Seperti pada BAB II pasal 2 disebutkan tujuan perda adalah menjamin perlindungan warga miskin secara bertahap. Mempercepat penurunan jumlah warga miskin.

Sedangkan pada BAB IV pasal 9, yakni setiap warga miskin mempunyai hak atas kebutuhan pangan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, modal usaha, perumahan, air bersih dan sanitasi yang baik, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, rasa aman dari ancaman tindak kekerasan dan berpatisipasi dalam kehidupan sosial dan politik.”Harapan kita Perda ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Medan,” pungkasnya. (rel)

Menpora Ikut Race Day BLOT 2023

HADIR: Menpora Dito Ariotedjo bersama Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, dan Plt Bupati Langkat Syah Afandin saat hadir dan mengikuti event Race Day Bukit Lawang Orangutan Trail (BLOT) 2023 di Race Village, Terminal Atas Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sabtu (27/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Dito Ariotedjo hadir dan mengikuti event Race Day Bukit Lawang Orangutan Trail (BLOT) 2023 di Race Village, Terminal Atas Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sabtu (27/5) lalu.

Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, dan Plt Bupati Langkat Syah Afandin.

Pada kesempatan itu, Ondim, sapaan Syah Afandin, pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Menpora, Wakil Gubernur Sumut, dan Pangdam I/BB.

“Momen ini sangat luar biasa. Kami berharap kepada Bapak Menpora, nanti saat kembali, mendapat kesan dan pesan yang baik dari Bumi Bertuah Langkat ini,” ungkap Ondim.

“Dengan diadakannya event seperti ini, yang dihadiri Bapak Menteri, sangat membangkitkan semangat kami, agar bisa mengembangkan pariwisata yang ada di Langkat,” imbuhnya.

Menurutnya, meskipun masih ada kekurangan yang harus dibenahi, baik dari sarana dan prasaran, Kabupaten Langkat tetap masih membutuhkan penunjang untuk mencapai visi dan misi.

Ondim pun menyampaikan terima kasih tak terhingga atas kinerja segenap panitia, sponsor, dan seluruh peserta dari 14 negara, atas terlaksananya ajang ini.

“Saya harap event ini nantinya lebih besar lagi. Bisa menjadi ajang internasional, dengan jumlah hadiah yang lebih ditingkatkan lagi,” harapnya.

Sementara itu, Menpora Dito Ariotedjo, mengapresiasi Wakil Gubernur Sumut, Pangdam 1/BB, Plt Bupati Langkat, serta panitia dan sponsor, atas terselenggaranya acara ini dengan baik.

“Saya harap tahun depan agar acara BLOT ini, lebih baik lagi,” harapnya.

Secara khusus, dia mengapresiasi yang sangat luar biasa kepada Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, karena telah membuat gebrakan yang sifatnya positif.

“Saya harap tahun depan peserta meningkat menjadi 2 kali lipat, untuk mengikuti kegiatan ini. Saya yakin Bukit Lawang ini punya magnet yang luar biasa. Sehingga saya juga sangat ingin berkunjung ke sini, tentu karena adanya ikon orangutan. Momen ini sudah sangat pas, menyatukan wisata dan olahraga, sehingga mendatangkan turis dari mancanegara,” jelas Dito.

“Saya akan laporkan kepada Bapak Presiden tentang jalan bolong yang menuju ke lokasi ini. Dan saya akan bicarakan, agar nantinya Bapak Presiden di acara rally, November nanti, untuk menyempatkan berkunjung ke Bukit Lawang atau Tangkahan,” katanya lagi.

Sementara CEO/Ketua Panitia Event, Jelita Saragih mengatakan, suatu kehormatan atas kehadiran Menpora pada kegiatan tersebut.

“Event kedua yang kami buat dalam membangun dan meningkatkan minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk berkunjung ke Bukit Lawang. Semangat kawan-kawan para penggiat wisata, serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah, bahkan pemerintah pusat, sangat kami harapkan, demi kemajuan Bukit Lawang,” katanya.

Event ini, menurutnya, merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu pencinta lari trail. Tampak dari jumlah peserta yang ambil bagian mencapai 700 peserta, dari 14 negara. Dan memperdayakan SDM sebanyak 300 orang.

Adapun pemenang BLOT 7 kilometer kategori TNI/Polri, yakni juara disabet Anggota Yonif 100 Raider PS. Peringkat kedua Anggota Yonif 125/Simbisa. Dan posisi ketiga diraih Anggota Arhanud 11/WBY.

Untuk BLOT 7 kilometer kategori laki-laki, dimenangi Bambang Purnomo, posisi kedua M Hasnul, dan peringkat ketiga diraih Latu Gangana. Tempat keempat oleh Abdila bin Nurdin (Malaysia), posisi kelima Dedi Iskandar.

BLOT 7 kilometer kategori perempuan, juara diraih Eva Dwi Sukma, peringkat kedua Siti (Malaysia), dan posisi ketiga diraih Febi Selfia. Untuk posisi keempat Sumiati, dan tempat kelima oleh Bakti Utami. (mag-6/saz)

M Nuh: Bangun Political Branding Butuh Seni dan Tekhnologi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Membangun citra seorang politikus atau yang sering disebut political branding, diperlukan seni dan tekhnologi. Khalayak bisa senang dan tertarik dengan sosok politikus, jika politikus tersebut menguasai seni berpolitik. Misalnya dengan mempunyai wawasan yang luas dan supel.

Hal ini disampaikan anggota DPD RI asal Sumatera Utara H Muhammad Nuh MSP saat menggelar Conecting Forum bersama tokoh masyarakat Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, di Jalan Proklamasi, Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Minggu (28/5). Kegiatan yang bekerjasama dengan Kampung Digital ini mengambil tema “Empowering Human Capital, Scinece and Technology in Accelerating Indonesia’s Development Toward 2024”.

Selain itu, kata M Nuh, juga dibutuhkan penguasaan tekhnologi informasi. “Karena, dengan memanfaatkan sosial media (Sosmed), kita bisa menyampaikan gagasan kita kepada khalayak dengan efektif dan efisien. Apalagi di Pemilu 2024 akan banyak pemilih yang berasal dari kalangan muda atau milenial. Kalau semua aspek di atas (seni dan tekhnologi) dijalankan, maka citra yang diharapkan akan timbul dengan sendirinya,” beber M Nuh.

Anggota Komite 1 DPD RI ini juga menyinggung pentingnya konsolidasi politik di tengah penantian keputusan MK terkait pola Pemilu terbuka proporsional atau tertutup. Sedangkan Deddy Pranata selaku Founder Kampung Digital dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya menguasai sosial media marketing dalam membangun politikal branding yang salah satu isinya adalah menentukan konten yang tepat dan menarik.

M Nuh dalam kesempatan ini juga mengucapakan selamat kepada tim Nasional Sepakbola Sea Games yang telah berhasil meraih emas pada pegelaran Sea Games di Kamboja beberapa waktu lalu. “Saya apresiasi dan bangga atas capaian anak anak milenial ini, semoga prestasi ini bisa dicontoh oleh milenial lainnya” pungkas Nuh. (rel/adz)

Di Hadapan KBT, Pangdam Mayjen Daniel Sebut Bangsa Indonesia Sedang Alami Krisis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI A Daniel Chardin melakukan pertemuan dengan Keluarga Besar TNI (KBT) dan sejumlah Ormas se-Sumatera Utara di Balai Prajurit Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, Sumatera Utara, Jumat (26/5/2023). Pangdam pun memberikan pesan penting.

“Saat ini, Bangsa Indonesia sedang mengalami berbagai krisis, diantaranya krisis wawasan dan nilai-nilai kebangsaan, serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak moral terhadap generasi muda,” kata Pangdam kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Minggu (28/5/2023).

Pangdam menilai, membangun karakter anak bangsa yang solid perlunya kolaborasi dan sinergi sesama keluarga besar TNI Se-sumatera Utara. Terlebih, menurut Jenderal Kopassus itu, mengatasi berbagai krisis yang terjadi, apabila masyarakat memiliki wawasan berkarakter ideologi Pancasila.

“Mari kita bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, sebab, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud jika kita memiliki kesadaran yang tinggi dan memahami keanekaragaman maupun sikap toleransi, begitu juga dalam menjaga keutuhan NKRI, kekuatan TNI apabila bersatu bersama rakyat,” harapnya.

Acara yang bertemakan “Satukan Persepsi, Kuatkan Sinergi Guna Merajut Keutuhan NKRI” turut dihadiri Kasdam I/BB Brigjen TNI Rifky Nawawi, SE, SIP, Aster Kasdam Kolonel Arh Dedik Ermanto, para Ketua Ormas, diantaranya Ketua KBT Sumut, LVRI, Pepabri, PPAD, Hipakad, PPM, KB FKPPI, GM FKPPI, Piveri, Perip dan tamu undangan yang hadir. (adz)

Serunya Urban Fest Jogja

BUKA: Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor, saat membuka 'Daihatsu Urban Fest Level Up' di Main Atrium Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta.

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu kembali hadir dan mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui program hiburan atraktif kekinian, bertajuk ‘Daihatsu Urban Fest Level Up’. Event ini berlangsung di Main Atrium Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, pada 25-28 Mei 2023.

Pada acara ini, para pengunjung generasi muda dapat menikmati beragam hiburan seru, seperti kompetisi live band, games interaktif, standup comedy, dan photo installation, yang berkesempatan mendapat hadiah berupa uang jutaan rupiah, ditambah merchandise menarik. Pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan musisi, Budi Doremi.

Selama acara berlangsung, Daihatsu juga menyediakan fasilitas unit test drive bagi para pengunjung yang penasaran dan tertarik ingin merasakan asyiknya sensasi berkendara dengan mobil Daihatsu.

Selain menyediakan hiburan seru, pada acara yang berlangsung selama 4 hari ini, Daihatsu juga memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mewujudkan impiannya memiliki mobil baru dengan beragam kemudahan program pembelian yang menarik.

Daihatsu Urban Fest di Yogyakarta, menjadi destinasi ketujuh sekaligus penutup rangkaian program ini. Setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Balikpapan, Makassar, Medan, Bandung, Surabaya, dan Bekasi sejak November 2022 lalu.

“Melalui acara ini, Daihatsu berharap dapat lebih dekat dengan para sahabat di seluruh area Indonesia. Sehingga mereka bisa berekspresi menikmati jiwa mudanya lewat acara yang fun dan positif. Semoga program ini dapat menghibur dan menginspirasi pengunjung dan pelanggan, khususnya para milenial, serta keluarga muda di area Yogyakarta dan sekitarnya,” ungkap Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (rel/saz)

UMN Al-Washliyah Juara Matematika

RAIH EMAS: Nana Yuniar, mahasiswi UMN Al-Washliyah menyabet emas kejuaraan Matematika tingkat nasional - ISTIMEWA.

MAHASISWI Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah pada Prodi S-1 Pendidikan Matematika, Nana Yuniar meraih memperoleh medali emas pada kompetisi sains bidang Matematika.

Ia juara dalam kegiatan Indonesia Science Olympiad 1.0 jenjang perguruan tinggi tingkat nasional, yang diselenggarakan secara online oleh CV Divya Cahaya Prestasi. Torehan prestasi ini membuktikan sistem pembelajaran sekaligus mutu pendidikan UMN Al-Washliyah maju pesat sesuai perkembangan ilmu pengetahuan.

Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Hardi Mulyono K Surbakti SE MAP melalui Wakil Rektor III Dr Anwar Sadat SAg MHum di kampus UMN Jalan Garu II Medan, Sabtu (28/5) mengemukakan keberhasilan itu tidak terlepas dari bimbingan dosen, serta berbagai bentuk motivasi dari pihak rektorat maupun dekanat.

Nana Yuniar, mahasiswi semester 6 UMN Al-Washliyah gembira meraih prestasi yang terbilang cukup bergengsi. Sebab, mampu bersaing dengan mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi.

Kompetisi sains dan sosial tingkat nasional yang diselenggarakan oleh CV Divya Cahaya Prestasi memiliki sasaran peserta dari jenjang SD hingga perguruan tinggi se-Indonesia.

Materi yang dilombakan juga berbeda-beda mulai dari Biologi, Fisika, Kimia, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan lainnya dengan tipe soal mulai dari easy, medium, hard, hingga very hard. (dmp)

PAC PP Stabat Bantu Pasir Pembangunan Musala Nurul Muslimin, Perdamaian

BANTUAN: Ketua PAC PP Stabat, Riki Sapariza, saat menyerahkan bantuan pasir kepada Ketua Pembangunan Musala Nurul Muslimin, Kelurahan Perdamaian, Stabat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Stabat, Riki Sapariza, menyerahkan bantuan pasir sebanyak 2 truk, untuk pembangunan Musala Nurul Muslimin, Lingkungan 2, Desa Setia, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kamis (25/5) lalu.

Bantuan ini diserahkan langsung kepada Ketua Pembangunan Musala Nurul Muslimin, Izal.

“Saya sangat beterima kasih atas bantuan dari PAC PP Stabat. Semoga bantuan yang diberikan ini, membawa berkah,” ungkap Izal, Sabtu (27/5).

“Dan semoga, Ketua PAC PP Stabat, Bang Riki Sapariza, beserta pengurus lainnya, diberikan kesehatan, umur yang panjang, dimudahkan rezekinya dan berlimpah,” imbuh Izal berdoa.

Sementara Ketua PAC PP Kecamatan Stabat, Riki Sapariza membenarkan, adanya penyerahan bantuan tersebut.

“Semoga bantuan yang kami berikan, dapat bermanfaat dan berkah bagi kita semua,” pungkasnya. (mag-6/saz)

Fraksi PDIP Usulkan Pemko Naikkan Honor Kepling

SOSIALISASI: Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 9 Tahun 2017 di Jalan Darussalam Medan, Minggu (28/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Medan, Robi Barus, mengaku siap memperjuangkan kenaikan honor kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan, dengan mengusulkannya kepada Pemko Medan.

Dia berharap, kenaikan honor itu dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para kepling di Kota Medan. Hal tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja para kepling sebagai ujung tombak seluruh program pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, hingga Pemko Medan.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Nomor 9 Tahun 2017, tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan di Jalan Darussalam, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (28/5).

“Untuk itu, saya bersama Fraksi PDIP DPRD Medan akan mengusulkan kenaikan honor kepling kepada Pemko Medan. Kami berharap, kesejahteraan para kepling di Medan bisa meningkat,” tutur Robi.

Di hadapan tokoh agama Effendy Lubis, sejumlah kepling, dan ratusan warga yang hadir pada kegiatan itu, Robi menjelaskan, berdasarkan aturan yang ada, kepling memiliki gaji yang sama seperti Pekerja Harian Lepas (PHL) atau honorer di lingkungan Pemko Medan. Tapi, kepling memiliki jam kerja yang jauh lebih panjang.

“Tugas kepling ini paling berat, tidak ada jam kerjanya. Situasi kita di Medan membuat mereka harus bekerja ekstra. Dari sisi gaji mereka sama dengan honorer, maka kita akan perjuangkan agar para kepling ini bisa mendapatkan tunjangan-tunjangan yang membantu biaya operasional, sekaligus menambah penghasilan mereka,” kata Ketua Komisi 1 DPRD Medan tersebut.

Robi yang pernah mengabdi sebagai kepling di Kota Medan selama 20 tahun tersebut, pun mengatakan, usulan kenaikan honor para kepling di Kota Medan bukan hal yang berlebihan. Selain dari jam kerjanya yang tidak mengenal waktu, kepling juga merupakan perangkat pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Untuk itu, kami di DPRD Medan siap membantu membuat regulasinya agar ada tunjangan-tunjangan yang membuat penghasilan kepling bertambah,” katanya.

Pun begitu, Robi menekankan kepada seluruh kepling, pekerjaan mereka adalah sebuah pengabdian. Pasalnya, kepling merupakan pelayan masyarakat yang harus siap bekerja dalam memastikan jalannya program-program pemerintah hingga dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kalau tidak mau melayani, tidak usah jadi kepling,” tegasnya.

Robi pun menegaskan kepada setiap kepling untuk tidak coba-coba melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga. Pasalnya, Pemko Medan telah memberikan sejumlah contoh sanksi tegas kepada kepling yang kedapatan melakukan pungli dengan alasan apapun.

“Pak Wali tegas soal pungli, setiap kepling yang pungli pasti langsung dicopot. Tidak ada alasan kepling untuk pungli, sebab menjadi kepling adalah pengabdian. Maka masyarakat dipersilakan untuk melapor apabila ada melihat ataupun menjadi korban pungli dari oknum kepling, akan ditindak tegas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Robi pun menjelaskan, Perda Kota Medan No 9/2017 ini, merupakan inisiatif dari DPRD. Saat itu, Robi merupakan Ketua Pansus Perda tersebut.

Perda tersebut pun telah ditindaklanjuti Wali Kota Medan Bobby Nasution, dengan menerbitkan Perwal No 21 Tahun 2021, tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan sebagai petunjuk teknis (juknis) Perda No 9/2017.

“Semangat dari Perda ini adalah keinginan kami yang ingin menciptakan kepling benar-benar mau melayani masyarakat. Karena selama ini kita sering mendengar keluhan masyarakat atas kinerja keplingnya,” ujar Robi.

Pantauan Sumut Pos, pada kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan aspirasinya kepada Robi. Adapun berbagai keluhan tersebut, mulai dari banyaknya tiang dan kabel vendor wifi yang merusak estetika dan membahayakan masyarakat, jalan rusak, ketiadaan lampu jalan di lingkungan pemukiman warga, hingga honor kader Posyandu.

Menanggapi hal itu, Robi pun mengaku, akan menindaklanjutinya dengan pihak terkait.

“Ini akan menjadi bahan saya di DPRD Medan, akan kami koordinasikan agar masalah-masalah tersebut dapat terselesaikan,” pungkasnya. (map/saz)