28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1464

Ketua PAC PP Stabat Gelar Jumat Berkah

Ketua PAC PP Kecamatan Stabat, Riki Sapariza saat memberikan bantuan, Jumat (26/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Stabat, Riki Sapariza kembali menggelar Jumat Berkah. Kali ini kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Huda Lingkungan III, Kelurahan Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (26/5).

Jumat berkah kali ini Riki Sapariza menyantuni ibu janda dan lansia sebanyak 15 orang.

Dalam kata sambutan ketua PAC PP Stabat, Riki Sapariza berharap semoga bantuan yang diberikan untuk ketiga kalinya ini bermanfaat, Istiqomah dan Barokah.

“Kepada ibu lansia, saya doakan semoga bapak ibu , orang tua saya yang ada dilingkungan III Kelurahan Paya Mabar sehat selalu, panjang umur,” ucapnya.

Riki juga memohon doa dari bapak ibu, lansia yang hadir untuk kesehatan dirinya sehingga bisa bersilaturahmi lagi.

Abdul Hakim, Pengurus Mesjid Nurul Huda saat di wancarai awak media mengatakan sangat beterima kasih atas kunjungan ketua PAC PP Stabat Riki sapariza di Mesjid Nurul Huda Lingkungan III Kelurahan Paya Mabar ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada ketua PAC PP Stabat, Riki Sapariza, saya doakan semoga beliau dan keluarga besar PAC PP Stabat sehat selalu, panjang umur dan dimurahkan rezekinya,” ujarnya.

Salah seorang ibu lansia dan janda yang mendapatkan bantuan mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada ketua PAC PP Stabat, Riki Sapariza.

“Terima kasih karena telah menuemoatkan waktu mengunjungi kami dan memberi bantuan berupa beras,semoga keluarga besar PAC PP Kecamatan Stabat semakin sukses, sehat selalu dan semakin jaya,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan doa yang di bawakan Sektaris PAC PPP Stabat, Facharuddin Rambe.

Jumat Berkah ini juga dihadiri Ketua KOTI bersama anggota, Ketua Ranting Kelurahan Paya Mabar bersama anggota dan pengurus PAC PP Kecamatan Stabat. (mag-6-tri)

9 Dosen Ikuti Pemilihan Pimpinan UMN Al-Washliyah

UMN AL-WASHLIYAH: Dr KH Masyhuril Khamis bersama KRT Dr H Hardi Mulyono MAP, calon rektor dan wakil rektor UMN Al-Washliyah dan undangan - ISTIMEWA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – KETUA Umum PB Al Washliyah Dr KH Masyhuril Khamis bersama Dr H Amran Arifin MM MBA (Sekjen) dan Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah KRT Dr H Hardi Mulyono MAP melakukan fit and proper test pada sembilan dosen yang merupakan calon rektor dan calon wakil rektor 1, 2 dan 3 UMN Al Washliyah periode 2023-2027.

Tim fit and proper test terdiri ketua umum dan Sekjen PB Al-Washliyah, Prof Dr Deding Ishak, Prof Hasballah Thaib, Prof Dr Khairil Ansari dan Ketua MP PB Al-Washliyah H Ridwan Tanjung.

Bakal calon pimpinan UMN Al-Washliyah tersebut berjumlah sembilan orang. Dr Firmansyah MSi dan Dr Ridwanto MSi (calon rektor) serta Dr Anwar Sadat MHum dan Dr Abdul Mujib MPmat (calon wakil rektor 1). Dr Alistraja Dison Silalahi MSi dan Dr Dedy Juliandri SPd MSi (calon wakil rektor 2). Kemudian Dr Alkausar Saragih MPdI, Dr Mhd Hilman Fikri MM dan Dr Samsul Bahri MSi (calon wakil rektor 3).

Ketua Panitia Fata Ibnu Hajar MPd di Medan, Jumat (26/5) mengatakan bahwa pelaksanaan fit and proper test merupakan tindak lanjut dari rapat senat mendengarkan visi dan misi calon rektor dan wakil rektor yang digelar pada 8 Mei lalu.

Hasil rapat mengusulkan kepada MP PB Al-Washliyah nama sembilan calon untuk mengikuti fit and proper test merujuk ketentuan yang tercantum dalam Statuta UMN Al Washliyah Tahun 2021 Pasal 56 Ayat (1) dan (2).

Selanjutnya pada 31 Mei 2023 nanti akan diumumkan calon rektor dan wakil rektor. Pada 10 Juli 2023, rapat senat universitas memilih rektor dan wakil rektor. ”25 Juli 2023 diumumkan rektor dan wakil rektor terpilih. Pelantikan rektor dan wakil rektor dilakukan oleh ketua umum PB Al-Washliyah pada 21 Agustus,” kata Fata Ibnu Hajar.

Ketua Umum PB Al-Washliyah menyampaikan terima kasih kepada panitia karena Pelaksanaan tahapan proses pemilihan yang dilaksanakan di UMN Al-Washliyah sangat transparan dan profesional dan wajib diikuti oleh perguruan tinggi lain di lingkungan Al-Washliyah. (dmp)

Guna Perbaikan Jalan di Sumut, DPRD Sumut Minta Pemerintah Pusat Tingkatkan DBH Kelapa Sawit

Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting

MEDAN, SUMUT POS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Baskami Ginting mendorong pemerintah pusat untuk meningkatkan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit untuk Provinsi Sumut.

Dijelaskan Baskami, saat ini hasil DBH yang dialokasikan pemerintah pusat ke seluruh daerah penghasil sawit di Indonesia sebesar Rp3,4 Triliun.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, sebagai salah satu provinsi dengan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia, sudah sepantasnya Sumut menerima porsi pembagian DBH yang lebih besar. Sebab dengan penerimaan DBH yang lebih besar, Sumut dapat melakukan banyak hal, salah satunya memperbaiki banyak infrastruktur yang rusak.

“Rp3,4 triliun itu dibagikan ke daerah-daerah. Kita berharap, dana bagi hasil yang didapatkan (Sumut) dari alokasi tersebut bisa lebih besar lagi. Gunanya, untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Sumut,” ucap Baskami Ginting, Jumat (26/5/2023).

Baskami menerangkan, menurut UU Nomor 1/2022, DBH akan diberikan kepada daerah (provinsi dan kabupaten/kota) penghasil dan daerah yang berbatasan langsung dengan penghasil.

“Penggunaan DBH sawit diarahkan untuk dukungan infrastruktur jalan yang mendukung industri sawit,” ujarnya.

Sebab, lanjut Baskami, menurunnya kualitas jalan di Sumut juga tidak terlepas dari tingginya aktivitas perkebunan kelapa sawit dengan truk-truk bermuatan besar yang terus melintasi jalan-jalan di Sumut.

“Di satu sisi, memang perkebunan kita memberikan kontribusi positif bagi perekonomian. Tetapi jangan lupa, bahwa di sisi lain, jalan kita di daerah juga harus terus diperbaiki,” katanya.

Menurut Baskami, saat ini Pemerintah Provinsi Sumut terus menggenjot pelaksanaan proyek peningkatan infrastruktur sebanyak Rp2,7 triliun yang ditopang melalui anggaran tahun jamak (multiyears).

“Untuk memperbaiki jalan di Sumut ini, proses pembiayaannya multiyears. Pekerjaannya setahun, namun pembayarannya bertahap selama tiga tahun, karena memang anggaran kita terbatas,” tuturnya.

Baskami mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak pekerjaan rumah pemprovsu terkait infrastruktur di beberapa daerah yang belum terselesaikan. Sampai saat ini, pihaknya terus mendapatkan laporan dari masyarakat terkait banyaknya jalan yang masih harus diperbaiki, baik jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten/kota.

“Saya harap dengan maksimalnya DBH yang kita dapat, saya kira jalan kita akan bagus,” pungkasnya. (map/tri).

Dimiyathi di Lantik Menjabat Pengawas Ahli Utama Kemendagri

Muhammad Dimiyathi ketika dilatik menduduki jabatan Pejabat Pengawas Ahli Utama di lingkungan kerja Kemendagri RI.

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Dr Suhajar Diantoro melantik Muhammad Dimiyathi sebagai Pejabat Pengawas Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Utama di lingkungan Kemendagri Ri.

Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung A Lantai III Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Jumat (26/5). Hal ini diungkapkan oleh Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian melalui pesan singkatnya.

Dikatakan Dedi Parulian, sebagaimana kita ketahui, sebelumnya Muhammad Dimiyathi pernah menjabat sebagai Pj Wali Kota Tebingtinggi masa jabatan 2022-2023.

Dalam sambutannya, Suhajar Diantoro mengatakan hal ini diharapkan untuk mendukung pelaksanaan tugas- tugas kemendagri kedepan. Terlebih Suhajar berharap kepada Dimiyathi agar mampu mengadopsi pengalaman pengalamannya di daerah untuk kerja kedepan nantinya.

“Seperti selama ini sudah sangat berpengalaman bertugas di daerah akan dibutuhkan kedepannya,” lugas Suhajar.

Sementara, Muhammad Dimiyathi berharap kiranya dapat menjalankan tugas dan amanah yang diembankan kepada dirinya dengan baik, penuh tanggung jawab dan atas ridho ijin Allah SWT. (ian/tri)

Masyarakat Desa Pantai Gading dukung Syah Afandin untuk pimpin Langkat 2024-2029

Plt Bupati Langkat H Syah Afandin,SH saat menghadiri silaturahmi masyarakat secanggang bersama Anggota DPRD Langkat Sisanol Fahmi di Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang, Senin (22/5/2023).
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin,SH menghadiri silaturahmi masyarakat secanggang bersama Anggota DPRD Langkat Sisanol Fahmi di Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang, Senin (22/5/2023).
Kegiatan silaturahmi ini di selenggarakan untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat, Kepala Daerah dan anggota legislatif di Kecamatan Secanggang.
Plt Bupati Langkat mengatakan sebagai pemerintah daerah tidaklah dapat berbuat banyak bagi kepentingan masyarakat apabila tidak adanya dukungan dari dewan perwakilan daerah.
Afandin pun mengakui melalui kegiatan silaturahmi yang di lakukan ini dapat menjadi salah satu acara dalam menjaring dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di lapangan, yang terkait dengan penyusunan program kerja ke depan.
Sehingga pelaksanaan  kegiatan di bidang pemerintahan, Pembangunan dan pelayanan masyarakat  benar-benar merupakan wujud dan gambaran dari aspirasi dan keinginan masyarakat yang pada gilirannya dapat di padukan dengan hasil-hasil musyawarah rencana pembangunan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
“Tentunya dari berbagai masukan yang ada selanjutnya akan benar-benar di upayakan dan diperjuangkan untuk tercapainya program sasaran yang diinginkan, yang menyentuh masyarakat sesuai sekala prioritasnya,” sebutnya. Sebelumnya Kades Pantai Gading Harianto SH mewakili masyarakat Desa Pantai Gading menyampaikan dukungannya kpd H. Syah Afandin untuk memimpin Langkat pada tahun 2024-2029.
 Turut hadir Anggota DPR RI  Nasril Bahar, Anggota DPRD Langkat Sisanol Fahmi, Kepala Perangkat Daerah Yang hadir, Camat Secanggang Persadanta Sembiring, S.Sos, Kades Pantai Gading Arianti, Ketua PPD PAN Langkat Drs.Itis Kardianto, Sekretaris DPD PAN Sukarni, Ketua PAC PAN secanggang Sigit Pamungkas, Ketua Kadin Langkat Zulkifli dan tamu undangan. (Mag-6/tri)

Alfa Scorpii Gelar Touring XMAX Tour de Sumatera

TOURING: Para peserta touring XMax Tour de Sumatera terlihat antusias menyelesaikan rute yang dipersiapkan panitia. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 10 rider Yamaha Maxi Series yang terdiri atas jurnalis dan komunitas, mengawali touring dari Sabang menuju Lampung, Selasa (23/05/2023). Petualangan bertajuk XMAX Tour de Sumatera tersebut dimulai dari titik 0 kilometer Sabang, Indonesia.

General Markerting PT Alfa Scorpii, Joni Lie, mengatakan perjalanan yang ditempuh oleh tim dari Medan memakan waktu sekitar empat hari, selanjutnya touring dilanjutkan oleh tim dari Pekanbaru. Pergantian tim dilakukan di Simalem Resort, pada hari Jumat (26/05/2023).

Mengawali perjalanan dari Kota Sabang, para peserta touring bergerak mengeksplorasi wilayah pesisir pantai dan terus berkendara menuju ke arah pelabuhan penyebrangan Balohan (Sabang), selanjutnya menyeberang ke pelabuhan Ulee Lheue (Banda Aceh). Setibanya di Banda Aceh, para peserta touring menyambangi objek wisata Kapal Apung, Museum Tsunami, Mesjid Raya, dan fisnish di MDS Lambaro.

Joni Lie mengatakan, XMAX Tour de Sumatera untuk mengeksplorasi tempat-tempat bersejarah, keindahan alam serta budaya di tanah Sumatera secara menyeluruh. “Ekspedisi XMAX Tour de Sumatera memang kami inisiasi untuk menjadi sarana dalam menyalurkan hobi touring bagi teman-teman komunitas pengguna Yamaha XMAX. Target kami, bisa menyambangi sejumlah kota di Pulau Sumatera untuk kami gali budaya serta keindahan alamnya dalam bentuk spot foto dan video dokumenter perjalanan,” terang Joni Lie.

Tidak hanya menikmati momen riding, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan oleh mereka untuk merasakan langsung berbagai keunggulan fitur, teknologi, serta performa yang dimiliki XMAX Connected dalam mendukung mobilitas jarak jauh.

“Melalui kegiatan XMAX Tour de Sumatera, PT Alfa Scorpii ingin mengajak awak media dan komunitas untuk merasakan impresi berkendara XMAX Connected dalam balutan kegiatan touring jarak jauh. Menyandang predikat sebagai motor idamannya para pecinta touring, XMAX Connected tidak hanya unggul dalam hal performa mesin dan fitur teknologi yang canggih seperti Navigation System dan TFT Infotainment Display, tapi juga menawarkan kenyamanan berkendara melalui riding position yang rileks,” ujar Joni Lie.

Sepanjang perjalanan para peserta dihadapkan dengan berbagai medan jalan yang menantang. Mulai dari jalan tanjakan, turunan, hingga beberapa tikungan tajam. Karakter jalan yang beragam inilah yang membuat para peserta dapat mengeksplorasi secara optimal kualitas berkendara di level tertinggi yang ditawarkan oleh generasi teranyar XMAX.

Seperti mencoba sistem Navigasi dengan bantuan aplikasi Garmin Street Cross, dimana peserta sepanjang jalan dipandu dengan peta digital yang tampil di layar TFT Infotainment Display. Tidak hanya peta, peserta touring juga bisa memutar musik favorit, menerima telepon dan pesan masuk, mengetahui informasi perkiraan cuaca, serta data-data pendukung berkendara lainya melalui TFT Infotainment display yang terhubung dengan aplikasi Y-Connect.

Posisi pijakan kaki yang luas dan rileks serta desain jok baru yang membuat pengendara lebih mudah memijakan kaki ke tanah, ternyata juga membuat XMAX Connected dinilai sangat nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Optimalisasi performa pada sektor jantung pacu, turut membuat skutik berkapasitas mesin 250cc itu terasa begitu andal dan responsif dalam menaklukan berbagai tanjakan dan tikungan yang banyak tersaji di jalur pegunungan Sabang. (dek)

SP/SB Sumut Bersama Forkopimda Gelar Perayaan May Day 2023 di Rumah Dinas Gubsu

Para perwakilan buruh menerima hadiah pada perlombaan memperingati May Day di Rumdis Gubsu, Jumat (26/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) Sumatera Utara (Sumut) bersama Forkopimda menggelar kegiatan perayaan May Day Tahun 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Jumat (26/5).

Perayaan May Day itu, dihadiri oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kadisnaker Sumut Abdul Haris Lubis, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Dir Intelkam Polda Sumut, Kombes Dwi Indra Maulana.

Kemudian juga dihadiri dari perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan PTPN 2, perwakilan Perkebunan Nusantara, pwrwakilan PTPN 4, perwakilan Bank Sumut dan perwakilan dari 66 elemen SP/SB di Sumut.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan buruh harus ikut serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sebab menurutnya buruh dapat berperan dalam upaya peningkatan perekonomian di Sumut.

“Kita juga berharap melalui serikat pekerja dan serikat buruh yang ada di Sumut agar turut serta dalam meningkatkan perekonomian di Sumut, dikarenakan apabila perekonomian terganggu, maka yang pertama terkena imbasnya adalah buruh,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua panitia perayaan May Day Sumut Tahun 2023, Donal P. Sitorus didampingi Sekretaris Ipan Suwandi mengatakan May Day Tahun 2023 ini baru dapat digelar dikarenakan pada 1 Mei 2023 masih momen lebaran hari raya Idul Fitri 1444 H.

“Hari ini kita menggelar hari Buruh Internasional atau May Day, yang mana seyogyanya digelar pada 1 Mei 2023, namun dikarenakan masih momen lebaran, maka ditetapkanlah hari ini. Perayaan May Day kali ini dihadiri oleh 200 orang perwakilan dari 66 element SP/SB yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya.

Dalam perayaan May Day tahun ini, kata Donal, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, yang mana sebelumnya telah menggelar Liga Futsal antara pekerja/buruh pada bulan April lalu, tepatnya pada tanggal 12 sampai 14 April 2023.

“Selain itu, untuk memeriahkan perayaan May Day 2023 di Sumut, kita juga menggelar beberapa kegiatan seperti gowes sepeda santai, pemberian santunan jaminan sosial tenaga kerja, pembagian piala liga futsal may day Sumut tahun 2023 pembagian sembako, tali asih dan santunan kepada anak yatim piatu,” katanya.

Lanjut dikatakan Donal, dalam momentum perayaan May Day ini, pihaknya juga membacakan pernyataan sikap dari SP/SB Sumut yang ditunjukkan kepada Presiden, Menteri Tenaga Kerja, DPR RI, Gubernur Sumut dan DPRD Sumut.

“Adapun pernyataan sikap yang kami sampaikan yakni Cabut UU Nomor 6 Tahun 2023. Terbitkan UU Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan dan jaminan kesehatan bagi pekerja/buruh dan keluarganya beserta masa depannya.

Selain itu, kata Donal, pihaknya juga meminta mencabut permanaker Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pemotongan Upah. Terbitkan Peraturan UU tentang Perlindungan pekerja/buruh di industri perkebunan kelapa sawit.

“Kita juga meminta agar Pemprov Sumut untuk membuat dan mengajukan anggaran pendidikan dan penyuluhan bagi SP/SB dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan Forkopimda Sumut yang telah ikut serta dalam membantu kegiatan peringatan May Day Tahun 2023 di Sumut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut bapak Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut bapak Irjen Panca Putra Simanjuntak dan Forkopimda Sumut atas bantuan partisipannya, sehingga kegiatan perayaan May Day 2023 inj dapat berjalan sukses dan lancar,” pungkasnya. (man/tri)

Setengah Bulan Sudah, Tiga Warga Payakumbuh Bermotor Naik Haji

DALAM PERJALANAN: Muliandri, Nazif, dan Ratnawati sebelum menyeberang ke Malaysia dari Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara (11/5).

SUMUTPOS.CO – Muliandri, Nazif Ayani, dan Ratnawati, sudah sampai Bangkok dalam upaya menuju Makkah setelah berangkat dari Payakumbuh. Persiapan sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu, baik fisik, psikis, maupun dokumen.

LIMA belas hari sudah mereka melakukan perjalanan. Bangkok, Thailand, sudah diinjak kini.

Tapi, tujuan akhir ke Tanah Suci Makkah masih jauh. “Mohon maaf, nanti saja wawancaranya. Sebab, saya sedang mengurus pengiriman sepeda motor ke kapal,” kata Muliandri kepada Padang Ekspres ketika Tanah Air belum ditinggalkan.

Ketika itu, Kamis (11/5) siang, dua hari setelah meninggalkan kampung halaman di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, bersama Nazif Ayani, dan Ratnawati, dengan tujuan berhaji mengendarai motor, Muliandri masih berada di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Sebuah perjalanan yang mahaberat dan penuh risiko.

Apalagi di usia mereka yang sudah di atas 50 tahun semua. Muliandri sudah 52 tahun, Ratnawati tiga tahun lebih tua, sedangkan Nazif malah 59 tahun. Tapi, justru faktor usia ini yang mendorong mereka untuk pergi ke Tanah Suci melewati sepuluh negara Asia. “Kalau berangkat menunggu daftar antre haji pemerintah itu, bisa 30 sampai 40 tahun. Sedangkan umur saya sudah kepala lima. Lagian, biayanya juga gede,” kata Ul, sapaan akrab Muliandri.

Ul, Nazif, dan Ratnawati sama-sama warga Kelurahan Tigo Koto Diateh, Payakumbuh Utara. Dari Payakumbuh, mereka langsung ke Pekanbaru, Riau. Lalu lanjut ke Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Pada Kamis siang ketika Padang Ekspres mengontak, dua sepeda motor Yamaha NMax yang mereka kendarai sudah duluan naik kapal barang untuk dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia. Sedangkan mereka baru menyusul keesokan harinya, juga naik kapal ke negeri jiran tersebut.

Kamis malamnya, lewat percakapan yang diselingi koneksi seluler yang putus nyambung, Ul tetap semangat bercerita. Dia mengaku termotivasi naik haji dengan sepeda motor atau melakukan perjalanan haji ala backpacker karena panggilan ke Masjidilharam yang selalu datang setiap saat.

“Panggilan Yang Satu (Allah SWT) untuk datang ke Masjid Haram selalu datang setiap saat. Dan rasanya semakin hari semakin kuat,” ujarnya.

Mereka bertiga meyakini, naik haji dengan sepeda motor akan lebih simpel. Namun, memang membutuhkan keahlian khusus dan persiapan yang matang. Ul sendiri sudah melakukan persiapan naik haji dengan mengendarai sepeda motor sejak Desember tahun lalu. Selain persiapan batin dan fisik, mempersiapkan pula surat-surat atau dokumen perjalanan yang dibutuhkan.

“Untuk negara-negara di ASEAN, perjalanan memang tidak lagi membutuhkan visa, cukup dengan paspor. Namun, ada beberapa negara di luar ASEAN yang kalau masuk ke negaranya itu membutuhkan visa,” katanya.

Karena mereka backpacker, lanjut Ul, jadwal perjalanan tak bisa dipastikan. “Maka, untuk negara-negara yang membutuhkan visa, kami urus nanti, di perbatasan masuk negara tersebut,” ucap Ul.

Dengan titik berangkat negara sendiri, dalam upaya mencapai Arab Saudi, mereka melintasi Malaysia, Thailand, Myanmar, Bangladesh, India, Pakistan, Iran, dan Uni Emirat Arab. Untuk membawa atau mengendarai sepeda motor ke negara-negara tersebut, mereka harus mengantongi surat atau dokumen yang diterbitkan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Setiba di Malaysia ataupun Thailand, mereka berencana singgah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di kedua negara tersebut. “Nanti, dari Bangkok, kami akan terus ke Myanmar. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Bangladesh, terus ke India, Pakistan, dan ke Iran, kalau situasi memungkinkan,” ungkapnya.

Setelah itu, baru menyeberang lagi ke Dubai. “Dari Dubai baru ke Riyadh, temui konsultan. Dari situ baru ke Makkah,” tuturnya.

Sebetulnya, naik haji dengan sepeda motor ini akan diikuti empat warga Payakumbuh. Namun, menjelang keberangkatan, satu orang mundur karena pertimbangan usia yang tidak kuat bersepada motor melintasi banyak negara. Direncanakan, perjalanan dari Payakumbuh sampai ke Makkah akan memakan waktu 33 hingga 35 hari.

Durasi 33 sampai 35 hari itu untuk berangkatnya saja. Untuk pulangnya nanti, tentu juga butuh waktu sebanyak itu pula. Karena menunaikan ibadah haji ala backpacker, Ul dan dua temannya akan banyak menginap di sepanjang perjalanan. “Jika sore hari, akan kami cari penginapan. Sebisa mungkin dapat menginap di KBRI atau Konsulat Indonesia,” ungkap Ul.

Keberangkatan tiga orang tersebut dilepas Pemerintah Kota Payakumbuh. Asisten II Setko Payakumbuh Elzadaswarman berpesan kepada tiga backpacker itu agar selalu menjaga stamina dan kesehatan. “Semoga tercapai haji yang mabrur nantinya,” kata Elzadaswarman yang melepas ketiga warga bersama Staf Ahli Wali Kota Elvi Jaya dan Herlina serta Kabag Kesra Efrizal.

Selain dilepas Pemkot Payakumbuh, ketiga warga yang naik haji pakai sepeda motor ini saat berada di Pekanbaru, Riau, juga dilepas oleh persatuan perantau Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang tergabung dalam Gonjong Limo Riau. Mereka dilepas perantau dari Pekanbaru menuju Tanjungbalai, Asahan. “Alhamdulillah, setiba di Tanjung Balai, Asahan, kami juga disambut oleh pemerintah daerah. Doakan kami menjadi haji yang mabrur,” ucap Muliandri. (c17/ttg/jpg)

28 Tahun Telkomsel: Bersama Jadi Terdepan Membuka Peluang Penguatan Inklusi Ekosistem Digital

Telkomsel memaknai usia 28 tahun dengan mengusung semangat #BersamaJadiTerdepan untuk membuka semua peluang kemajuan dalam memperkuat inklusi ekosistem digital di Indonesia secara berkelanjutan. Telkomsel juga berbagi kemeriahan hari jadi ke-28 bersama pelanggan dengan menghadirkan beragam program loyalitas melalui penukaran Telkomsel Poin dengan promo menarik.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – 28 tahun Telkomsel hadir mendampingi masyarakat dan konsisten untuk terus bergerak maju berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Selama perjalanan tersebut, Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan dan solusi gaya hidup digital mobile kelas dunia yang terpercaya melalui layanan dan solusi digital mobile inovatif yang melebihi ekspektasi para pengguna, menciptakan nilai lebih bagi para shareholder, serta mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa.

Memaknai usia 28 tahun ini, Telkomsel mengusung semangat #BersamaJadiTerdepan untuk membuka semua peluang kemajuan dalam memperkuat inklusi ekosistem digital di Indonesia secara berkelanjutan melalui tiga pilar digital, yakni sebagai penyedia Digital ConnectivityDigital Platform, dan Digital Service yang andal untuk menghadirkan solusi serta inovasi layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Segenap Manajemen dan Karyawan Telkomsel menyampaikan rasa syukur serta apresiasi yang luar biasa atas kepercayaan para pelanggan, masyarakat, shareholder, dan seluruh stakeholder lainnya yang selama 28 tahun ini selalu setia mengandalkan serta berkolaborasi bersama Telkomsel, dan #BersamaJadiTerdepan membuka semua peluang kemajuan di tiap fase kehidupan. Di usia 28 tahun ini, Telkomsel akan melanjutkan langkah transformasi dalam menguatkan inklusi ekosistem digital Indonesia, mendorong pemanfaatan teknologi terkini, serta memajukan iklim industri telekomunikasi dan digital yang semakin sehat.”

Transformasi Telkomsel hingga usia 28 tahun sebagai perusahaan telekomunikasi telah didorong dengan memastikan ketersediaan infrastruktur jaringan berteknologi broadband terdepan yang merata, setara, dan andal hingga pelosok negeri. Langkah nyata tersebut telah diwujudkan dengan melakukan peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE pada 504 kota/kabupaten di Indonesia yang sudah dimulai sejak tahun 2022 dan akan segera dituntaskan pada pertengahan 2023[1]. Komitmen tersebut juga telah mendapat pengakuan dari Ookla® Speedtest Awards™ 2022 yang menobatkan Telkomsel meraih penghargaan terbaik sebagai Fastest Mobile NetworkBest Mobile Coverage, dan Best Mobile Network. Telkomsel juga secara bertahap dan terukur terus memperluas ketersediaan jaringan serta layanan broadband terkini 5G di Indonesia. Saat ini Telkomsel telah menggelar 280 BTS 5G yang tersebar di 69 kota di Indonesia. Belum lama ini, jaringan 5G Telkomsel juga dipercaya untuk mendukung Kementerian Kesehatan RI dalam uji coba 5G Robotic Telesurgery pertama di Indonesia.

Semangat Telkomsel untuk terus bersama jadi terdepan dalam membuka lebih banyak peluang bagi pelanggan dalam mendapatkan akses broadband yang andal, terus tercermin pada konsistensi perusahaan untuk mewujudkan berbagai upaya sinergi dan integrasi. Salah satu wujud nyata tersebut yakni dengan berproses menghadirkan inisiatif layanan Fixed Mobile Convergence (FMC) melalui penandatanganan Perjanjian Pemisahan Bersyarat (Conditional Spin-off Agreement/CSA) dengan TelkomGroup untuk mengintegrasikan layanan IndiHome ke Telkomsel, dan diharapkan keseluruhan proses dapat segera dirampungkan. Integrasi layanan fixed broadband dan mobile ke dalam satu jaringan serta layanan diharapkan memungkinkan masyarakat memperoleh layanan broadband yang lebih luas, di mana pelanggan dapat berpindah tempat dengan bebas tanpa khawatir kehilangan layanan, demi mewujudkan inklusi digital.[2]

Hendri lebih lanjut menambahkan, seiring dengan pertumbuhan pendapatan dari bisnis digital yang kini telah berkontribusi lebih dari 84,4 persen dari total pendapatan perusahaan, Telkomsel konsisten melanjutkan peta jalan transformasi melalui perluasan portofolio bisnis digital. Salah satunya melalui INDICO sebagai anak usaha pada sektor digital sekaligus holding company yang menaungi sejumlah anak perusahaan dari emerging portofolio bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital, seperti Fita (health-tech), Kuncie (edu-tech), dan Majamojo (gaming). Kini, INDICO tengah mengembangkan ekosistem digital Indonesia di sektor agrikultur melalui pengembangan Platform Digital Food Ecosystem (DFE). Platform ini mengimplementasikan solusi pertanian berbasis teknologi di 40 hektar sawah di Kabupaten Wonogiri yang turut memberdayakan sekitar 50 petani padi lokal untuk meningkatkan produktivitas produk pertanian.[3]

Telkomsel senantiasa tetap relevan menghadapi berbagai tantangan di industri telekomunikasi dengan bertransformasi ke arah bisnis digital, baik untuk segmen Business-to-Business (B2B) maupun Business-to-Consumer (B2C). Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain dengan memperkuat platform digital layanan MyTelkomsel yang mampu memetakan profiling kebutuhan tiap pelanggan. Selain itu, untuk layanan digital lifestyle, Telkomsel juga memperluas model bisnis layanan streaming video MAXstream yang kini memperkuat peran menjadi publisher sejumlah film yang tayang di bioskop, yang berkolaborasi dengan sejumlah rumah produksi dan sineas lokal.

Untuk segmen B2B, melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise yang fokus menghadirkan solusi bisnis untuk pelanggan korporasi, industri, serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), hingga instansi pemerintah, melalui portofolio layanan lengkap yang dapat disesuaikan, mulai dari layanan konektivitas, advanced network services termasuk private network, solusi komunikasi dan kolaborasi, consumer insightdigital advertisingfinancial servicescloud managementcyber securityfleet management dan Internet of Things (IoT).

Dalam menjaga proses bisnis berkelanjutan (sustainable business) yang memiliki dampak bernilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, serta mewujudkan keselarasan bisnis Telkomsel dengan keberlangsung lingkungan hidup yang mengacu pada penerapan prinsip EnvironmentSocial dan Governance (ESG), Telkomsel meluncurkan inisiatif tanggung jawab sosial ‘Telkomsel Jaga Bumi’ dengan program unggulan yang mencakup pengelolaan waste managementcarbon offsetdigitalization support ekosistem hutan bakau (mangrove), hingga program dalam membantu mengurangi emisi karbon di Indonesia melalui program bundling paket data Telkomsel dengan motor listrik.

Telkomsel senantiasa memastikan pengembangan sumber daya manusia sebagai aset utama untuk memiliki kapabilitas yang unggul di sektor industri digital. Hal tersebut tercermin juga melalui perluasan struktur organisasi untuk talenta yang memiliki keahlian berbasis teknologi digital, seperti Data ScientistUI/UX DesignerDigital Marketing SpecialistSoftware Developer, hingga Machine Learning Engineer. Sejumlah solusi dan layanan kepada pelanggan juga dihasilkan dari inovasi inhouse project para talenta di Telkomsel, seperti layanan Telkomsel MSight dan produk prabayar digital By.U. Untuk mewadahi semangat inovasi tersebut, Telkomsel menggelar Program Polaris Ideation yang membuka ide dari karyawan, yang nantinya difasilitasi mulai dari mentorshipbootcamp, pendanaan, hingga reward.

“Kami akan terus menjaga kepercayaan yang telah diberikan dalam melayani dan mendampingi seluruh Bangsa Indonesia untuk #BersamaJadiTerdepan memajukan ekosistem digital di Tanah Air. Ke depan, kami berkomitmen terus bertumbuh dan berkembang, membuka lebih banyak peluang kemajuan yang berkelanjutan bagi bangsa, serta konsisten mengambil peran terdepan dalam menguatkan pertumbuhan inklusi ekosistem digital nasional secara lebih menyeluruh,” tutup Hendri.

Berbagi kemeriahan hari jadi ke-28 sekaligus mengapresiasi seluruh pelanggan setia, Telkomsel menghadirkan beragam program loyalitas pelanggan yang dapat diperoleh dengan menukarkan Telkomsel Poin, seperti Promo Kuota Hepi untuk bisa mendapatkan ekstra data 28 GB, Promo Anniversary Flash Sale untuk mendapatkan diskon spesial di 33 mitra pilihan seperti McDonalds, KFC, Eatlah, Hoka Hoka Bento dan lainnya, hingga Program Anniversary Give Away untuk mendapatkan pulsa senilai Rp 50 ribu. Untuk info lebih lanjut terkait seluruh program loyalitas tersebut dapat diakses melalui Aplikasi MyTelkomsel, akun Instagram @telkomselpoin dan @telkomsel.(rel)

Tanoto Foundation Dorong Peran Orang Tua Terapkan Disiplin Positif Tanpa Kekerasan

Pelatihan parenting peran orang tua dengan tema menerapkan Disiplin Positif Tanpa Kekerasan digelar Tanoto Foundation di Kabupaten Karo, Asahan, Batubara dan Kota Pematang Siantar, mulai 19 Mei sampai 23 Mei lalu. (ist)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Tahun 2021, Tanoto Foundation menjalankan Program Parent Engagement diawali dengan membangun pengetahuan dan kesadaran orang tua tentang peran penting orang tua mendampingi anak belajar di rumah. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi (kampanye) materi pendampingan anak belajar kepada orang tua melalui media sosial seperti Youtube & Facebook.

Namun pada tahun 2022, program ini bergeser pada penguatan Duta Orangtua Sahabat Anak Belajar (Duta OTSAB) untuk memfasilitasi orangtua dalam mendampingi anak belajar melalui capacity building kepada para Duta.

Selama Tahun 2022 program ini berjalan dengan capaian dan tantangan di masing-masing kabupaten/kota, hingga awal tahun lalu dari evaluasi dan refleksi program Parent Engagement 80% maksimal berjalan di kabupaten/kota di Sumatera Utara. Jelang tahun ajaran baru nanti, ditargetkan meningkatkan capaian dampak dan implementasi penyebarluasan Program ini di seluruh sekolah mitra Tanoto Foundation di Kabupaten Karo, Asahan, Batubara dan Kota Pematang Siantar.

Tujuan dari program Parent Engagement adalah memberi penguatan pemahaman mengenai pentingnya pendampingan orangtua kepada siswa di rumah. Beberapa materi yang pernah dibagikan kepada Duta dan orangtua siswa di sekolah mitra selain disiplin positif adalah gaya belajar dan kecerdasan majemuk dan minat baca anak.

Dalam rangkaian program ini, Tanoto Foundation kembali menggelar kegiatan parenting peran orang tua dengan tema menerapkan Disiplin Positif Tanpa Kekerasan dengan narasumber dari Tanoto Foundation Mesri Yanti Gultom sebagai Training Specialist. Kegiatan digelar di 4 kabupaten mitra Tanoto Foundation Kabupaten Karo, Asahan, Batubara dan Kota Pematang Siantar, 19 Mei sampai 23 Mei lalu.

Topik-topik pendampingan disajikan dengan sederhana, mudah dipahami, dan dilengkapi dengan video-video yang relevan. Outcome yang diharapkan para duta orangtua nantinya akan bisa lebih mudah memahami isi dari pesan yang ingin disampaikan sehingga dalam penyembarluasan dan implementasi ini bisa lebih berdampak.

Refreshment melalui Training of Trainer kepada Duta Orangtua Sahabat Anak Belajar tahun ini memilih topik penting Disiplin Positif. Kegiatan ini diikuti 300 orangtua dari seluruh sekolah mitra yang tersebar di 4 kabupaten/kota. Pada penguatan ini, dilibatkan juga kepala sekolah mitra untuk turut mensupport Duta Orangtua di sekolahnya.

Mesri Yanti Gultom menjelaskan, secara umum, Disiplin Positif identik dengan bagaimana cara mendidik anak untuk dapat melakukan konrol dan pembentukan kepercayaan diri tanpa melakukan hukuman kekerasan. Hal tersebut bisa dilakukan di rumah jika orangtua mampu melakukan kesepakatan, mengkomunikasikan konsekuensi dan memberi apresiasi atas usahanya.

Dalam melakukan Disiplin Positif tentu juga akan ada hukuman, akibat dari konsekuensi namun dalam hukuman tidak adak kekerasan didalamnya contoh hukumannya seperti menasehati atau menarik fasilitas yang dimiliki anak dirumah (hp, wifi atau uang jajan). Sedangkan disiplin negatif memiliki cara mendidik dengan tujuan yang sama dengan disiplin positif, namun dalam mengimlementasinya dibaringgi dengan kekerasan fisik dan verbal yang sifatnya menjatuhkan martabat anak. Kecenderungannya, disiplin dibuat tanpa kesepakatan dan otoritas orangtua kepada anak sangat terlihat baik itu dalam pemilihan minat bakat dan konsekuensi.

Jhon Live Sihotang duta orangtua sahabat anak belajar dari SMP Negeri 3 Air Putih Kabupaten Batubara mengungkapkan, program ini sangat bermanfaat buat orangtua, untuk dapat memandu kita orangtua dalam mendampinggi anak di rumah dalam melaksanakan Disiplin Positif.

Kartameri Turnip, Kepala Sekolah UPTD SDN 014642 Simpang Empat Kabupaten Asahan mengapresiasi kegiatan ini. “Menarik sekali materi Disiplin Positif yang disampaikan oleh Tanoto Foundation, selain membantu kami dalam mensosialisasikan peran orangtua mendampinggi anak di rumah juga menjadi wawasan baru buat kami untuk bisa membangkitkan Peran Serta Masyarakat dalam mendukung sekolah melalui orangtua,” ujarnya. (rel/sih)