29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14644

Kartu ATM Berchip Segera Dikeluarkan

Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan Surat Edaran BI No 13/22 /DASP tentang Implementasi Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number pada kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) atau debet yang diterbitkan di Indonesia pada hari ini. BI berharap, masa peralihan kartu debet (ATM) dari magnetik ke chip bisa berlangsung dalam empat tahun.

“Program (peralihannya berlangsung) empat tahun sampai dengan Desember 2015 ,” ujar Direktur Direktorat Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ronald Waas, Selasa ( 18/10).

Model kartu debet ber-chip ini, dikeluarkan sebagai upaya BI untuk meningkatkan keamanan. “Kapasitasnya (chip) lebih besar,” tambah Ronald.

Ia menyebutkan, jumlah kartu debet ATM terkini sekitar 54-55 juta kartu. BI pun memproyeksi akan ada 78 juta kartu pada 2016 .(net/jpnn)

Energi Baru Tambah Cadangan Gas

JAKARTA-PT Pertamina (Persero) beropotensi menambah cadangan gasnya hingga 100 Triliun Cubic Feet (TCF) dari energi baru, yakni Shale gas yang memiliki potensi empat kali lebih besar dari gas conventional. “Dengan potensi raksasa seperti ini, saya mendukung operasionalnya agar lebih dipercepat. Karena kita tahu bahwa shale gas ini merupakan gas baru bagi Pertamina,” ujar Direktur Hulu Pertamina Muhamad Husen, Selasa (18/10).

Disebutkannya, di negara Amerika dan Kanada, shale gas sudah menjadi produksi andalan mereka. “Di Amerika saja, sebesar 20 persen Coal Bed Methane (CBM) dan shale gas berkontribusi kepada gas nasionalnya,” terang Husen.
Husen mengaku bahwa untuk memproduksi shale gas ini  membutuhkan waktu yang tidak sedikit.  Diperkirakan sekitar 10 tahun kedepan, Pertamina baru bisa merasakan hasil produksi dari shale gas tersebut.

“Memproduksi shale gas ini tidak mudah dan akan memerlukan waktu lama, ditambah lagi ini adalah project pertama Pertamina untuk mencari lokasi mana saja yang terdapat kandungan shale gas,” terangnya. (yud/jpnn)

Ferrari Lemah di Kualifikasi

JAKARTA- Di tiga balapan tersisa di musim ini Ferrari masih berupaya meraih kemenangan. Itu diakui Fernando Alonso akan sangat sulit jika The Prancing Horse tidak memperbaiki performanya di sesi kualifikasi.

Adalah hasil balapan GP Korea yang membuat Alonso menyimpan ketidakpuasan akan kerja timnya. Alonso dalam balapan akhir pekan kemarin memulai race dari posisi enam dan menuntaskannya di urutan kelima.

Alonso dianggap punya peluang untuk setidaknya naik podium dalam balapan tersebut. Namun posisi start buruk membuatnya harus puas kembali kalah dari pembalap-pembalap Red Bull dan McLaren Mercedes di empat posisi atas.
“Kami memiliki kecepatan di akhir balapan, itu benar terjadi. Dengan ban lunak, kami bisa lebih cepat,” sahut Alonso di Autosport.

“Ini adalah konsekuensi dari kualifikasi yang buruk. Kami biasanya memiliki kecepatan yang lebih baik di sesi balapan daripada saat kualifikasi. Tapi karena hasil kualifikasi yang tidak terlalu baik, kami terlambat menyadari bahwa kami bisa finish di urutan depan,” lanjut dia kemudian

Ferrari sepanjang musim ini baru sekali menempatkan pembalapnya sebagai juara. Itu terjadi di GP Inggris di mana Alonso berhasil menjejak podium tertinggi. Padahal jika meraih hasil kualifikai yang lebih baik, juara dunia dua kali itu pede kalau dia tak akan tertinggal jauh dari pembalap di posisi terdepan.

“Kami harus meningkatkan performa di hari Sabtu, mencoba memulai balapan dari posisi lebih ke depan di hari Minggu, kami tahu kalau kecepatan kami sama dengan mereka,” simpul pembalap asal Spanyol tersebut.(net/jpnn)

Faebolo Dodo Pecahkan Rekor Dunia

Rico Pecahkan Rekornas

MEDAN-Faebolo Dodo Gowasa lifter angkat berat Sumut yang memperkuat Kecamatan Medan Perjuangan diajang Pekan Olahraga Kota (Porkot ) ke-III berhasil melampaui  rekor nasional Pra PON atas namanya sendiri dan rekor dunia di kelas 59 kg sekaligus meraih medali emas.

Pada pertandingan yang berlangsung di Gedung PABBSI Sumut, Selasa (18/10) sore, Daud Gowasa  sapaan akrabnya, melewati Rekornas atas namanya sendiri di nomor squat dari yang sebelumnya 275 kg menjadi 280 kg.
Sedangkan di nomor deadlift dengan gagah perkasa ayah satu putra dan satu putri ini  melampaui rekor dunia kelas 59 kg dari sebelumnya 295 menjadi 300 kg.

Total angkatan yang ditorehkan Daud Gowasa di tiga nomor angkat berat masing-masing nomor deadlift, squat dan benpres  seberat 710 kg. sementara medali perak kelas ini diraih Ari Pratikno (Medan Denai) dengan total angkatan 330 kg dan perunggu Darsono (Medan Helvetia) dengan total angkatan 215 kg.

Sementara pemecahan rekornas juga dilakukan Rico Gonzalfes. Turun dikelas 120 kg, Rico yang telah memastikan lolos di PON XVIII Riau sukses mengangkat beban seberat 295 dari rekornas sebelumnya 292,5 juga atas namanya di nomor deadlift. Total dari nomor deadlift, squat dan benpres  775 kg.

Sementara itu dua atlet kecamatan Medan Timur, yakni Maria S dan Pratiwi menyumbangkan medali emas masing-masing dikelas 63 kg dan 72 kg. Maria mencatat total angkatan 320 kg sedangkan Pratiwi dengan total angkatan 320 kg.
Maya Sari yang turun dikelas 52 kg mampu mempersembahkan emas bagi kecamatan Medan Marelan dengan total angkatan 257 kg. emas dikelas 66 kg diraih atlet Medan Helvetia Enos S dengan total angkatan 430 kg, disusul perak Ardiansyah dari Medan Perjuangan dengan total angkatan 410 kg dan perunggu atas nama Fery Gulo dari Medan Timur.

Emas kelas 74 kg menjadi milik Suryadi dari Medan Amplas dengan total angkatan 550 kg, perak diraih Yufetinus dengan total angkatan 267 kg dan disusul perunggu oleh Hartono dari Medan Barat dengan total angkatan 265 kg.
Wiliams dari Kecamatan Medan Barat yang tampil dikelas 83 kg meraih emas dengan total angkatan 550 kg, perak dikelas ini diraih GP Siregar dengan total angkatan. Sementara Zulfan yang turun dikelas 93 kg mengukir emas bagi Medan labuhan dengan total angkatan 530 kg. Disusul perak oleh Hilman dari Medan Perjuangan dengan total angkatan 300 kg.

Medan Denai juga menambah pundi-pundi emasnya setelah Adi Pratikno yang turun dikelas 105 kg sukses meraihnya dengan total angkatan 490 kg. sedangkan M.Ali Hamzah dari Medan Johor  meraih emas dikelas 120 plus. (jun)

 

Medan Perjuangan Pertahankan Gelar

MEDAN-Kecamatan Medan Perjuangan kembali mempertahankan gelar sebagai juara umum balap sepeda pada Pekan Olah Raga Kota (Porkot) Medan III/2011, saat upacara penyerahan medali yang dilaksanakan di veledrome Jalan Willem Iskandar Medan, Selasa (18/10).

Dari medali yang disediakan, Medan Perjuangan memperoleh 3 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Disusul Kecamatan Medan Johor dan Medan Deli, masing-masing 1 medali emas. Serta kecamatan Medan area, 1 medali perak dan 1 perunggu.

Pada Porkot 2011 ini, dijelaskan koordinator lomba balap sepeda, Untung Hariono SH, diikuti 90 pembalap dari 6 kecamatan, antara lain Medan Perjuangan, Medan Polonia, Medan Johor, Medan Deli, Medan Area serta Medan Helvetia.

Ditambahkan Untung Hariono, kegiatan lomba yang digelar ada lima kategori, Open road race (jalan raya), MTB, 4000 m, BMX Cross dan BMX Race.

Adapun pemenang pada masing-masing kategori, antara lain, open road race atau balapan jalan raya. Start dari kota Medan dan finis, di Sibolangit dengan jarak tempuh 46 km antara lain, Para pembalap memulai start di Jalan Pulau Pinang dan finish di Sibolangit dengan jarak tempuh 46 kilometer, antara lain Agung Prayogo (emas) dengan catatan waktu (1 jam 6 menit 2 detik). Suwandi,perak,( 1 jam 6 menit 3 detik) serta Zainal Abidin,perunggu(1 jam 14 menit 2 detik). Ketiganya dari Kecamatan Medan Perjuangan.

Kategori mountain bike (MTB), Yusuf Kibar, Kec Medan Perjuangan, medali emas (33.04.64), Munawar Sazali, Medan Perjuangan, perak (33.05.12), Ahmad Khairiza, Kec.Medan Area (34.04.69) medali perunggu.
Pada Kategori 4000 meter, Suwandi, Medan Perjuangan (05.50,82) medali emas,Ahmad Khairiza, Medan Area, medali perak (06.24,58) dan Munawar Sazali (06.29,18), medali perunggu.

Sedang peraih medali pada kategori BMX Cross, Pasha Ariri, Kecamatan Medan Deli, memperoleh medali emas (03.37.28), Faris, Medan perjuangan (03.39.47) dan Bagas Febri, Medan Perjuangan (04.04.69).
Sementara pada kategori BMX Race, medali emas diraih, Aguswanto (Kecamatan Medan Johor). (omi)

Medan Area dan Amplas Dominasi Dansa

MEDAN-Atlet dansa kecamatan Medan Area dan Medan Amplas sama-sama berhasil mendulang 2 medali emas dari arena dansa Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III/2011 yang berlangsung di Pendopo USU Medan, Selasa (18/10).
Medali emas Medan Area dipersembahkan pasangan Agus Haryanto/Lina dari nomor novis caca jive, perak direbut Ikhwanul Habibi/Kiky (Medan Baru) dan perunggu Ahmad Dwisa Indra/ Trimeyju (Medan Amplas).

Agus Haryanto/Victoria memastikan Medan Area menyabet emas kedua dari nomor beginner caca, medali perak menjadi milik Medan Amplas Ahmad Dwisa Indra Harahap/Trimeyju, medali perunggu di rebut Antoni /Eli (Medan Tembung).
Pasangan atlet dansa andalan Medan Amplas Ahmad Dwisa Indra Harahap yang berpasangan dengan Trimeyju Harahap meraih medali emas nomor Novis Caca Rumba. Medali perak di nomor ini jadi milik pedansa Medan Area atas nama Agus Hayanto/Victoria dan perunggu direbut Ikhwanul Habibi/Kiki (Medan Baru).

Medali emas nomor beginner rumba direbut pedansa Medan Amplas Ahmad Dwisa Indra Harahap/Trimeyju dan Ikwanul Habibi/Kiki (Medan Baru) medali perak, medali perunggu direbut Agus Haryanto/ Victoria (Medan Area). (omi)
Pedansa Medan Barat Taufik S/Nurjanah merebut emas di nomor free amateur, perak diraih Agus Haryanto/Lina dan perunggu Ahmad Dwisa Indra/Trimeyju (Medan Amplas) (jun)

Medan Helvetia Kalahkan Medan Marelan

MEDAN- Nasib tim sepakbola Medan Belawan dan Labuhan untuk lolos ke perempatfinal atau delapan besar akan ditentukan lewat undian, Rabu (19/10) di kantor Pengcab PSSI Medan, pukul 13.00 WIB siang ini.

Keputusan itu diambil panitia pelaksana pertandingan sepakbola Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2001, kemarin petang, setelah hasil laga terakhir pool A antara Medan Belawan versus Medan Deli yang berakhir imbang tanpa gol.
“Sesuai technical meeting, kita sudah sepakat jika terjadi hasil yang sama maka akan kita undi,” ungkap Panitia Pelaksana Halim Panggabean.

Pada laga sebelumnya, Medan Labuhan dan Belawan bermain imbang 1-1, sementara Labuhan juga bermain imbang 0-0 dengan Medan Deli. Jadi, semua tim sama-sama meraih 2 poin. Namun, Medan Deli dipastikan tersingkir karena kalah selisih gol.

Partai menarik yang menentukan juga terjadi di Pool B yang juga bermain di lapangan Mabar. Medan Marelan yang sebelumnya membantai Medan Perjuangan 7-0, di luar dugaan tersungkur 1-9 dari Medan Helvetia.
Hasil tersebut membuat Medan Helvetia lolos sendirian ke delapan besar dengan nilai sempurna (6), setelah di laga awal, menang 2-0 atas Perjuangan.

Pertarungan perakhir Pool C hingga F yang berlangsung di dua lapangan mini USU juga berlangsung seru. Di Pool C, Medan Petisah lolos ke perempatfinal usai menggilas Medan Baru 3-0. Mereka lolos dengan 4 poin, dan unggul selisih gol dengan Medan Tuntungan tetap lolos ke delapan besar sebagai runner up terbaik.
Karena panitia membagi 18 peserta dalam 6 pool, maka ada 6 juara grup dan 2 runner up terbaik yang lolos ke delapan besar. Sebagai runner up terbaik berikutnya adalah Medan Sunggal dari Pool D. Mereka lolos setelah menahan imbang Medan Kota dengan skor 1-1. Hasil tersebut memastikan  Medan Kota melenggang sebagai juara grup. (saz)

BUMN Rugi Bakal Dirombak

Gerbong restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus bergerak. Kali ini, pemerintah berencana merombak jajaran direksi dan komisaris BUMN yang terus merugi.

Menko Perekonomian yang juga Menteri BUMN ad interim Hatta Rajasa mengatakan, salah satu proses restrukturisasi adalah merombak manajemen. “Untuk BUMN rugi, tidak hanya direksi dan komisaris yang dirombak, tapi juga business plan (rencana bisnis, Red) dan business culture (budaya bisnis, Red) nya,” ujarnya di Komisi VI DPR, Senin (17/10).
Menurut Hatta, proses restrukturisasi harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengganti manajemen. “Karena itu, semua aspek harus dievaluasi,” katanya.

Pernyataan Hatta tersebut merupakan respons atas desakan Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto yang meminta pemerintah mengevaluasi kinerja manajemen BUMN.

“Kami tidak ingin, setiap tahun ada BUMN rugi yang meminta tambahan modal ke DPR. Kalau sudah diberi tambahan modal melalui PMN (Penyertaan Modal Negara) tetapi tidak mampu menjalankan BUMN ya harus diganti dengan yang lebih mampu,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan anggapan bahwa saat ini sulit mencari orang yang kredibel sebagai direksi BUMN, Hatta mengatakan jika sebenarnya ada orang-orang yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjalankan BUMN.(owi/kim/jpnn)

Medan Helvetia Melaju

MEDAN- Pada hari pertama cabang olahraga bolavoli Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III, tim putri Kecamatan Medan Helvetia menundukkan Kecamatan Medan Johor 3-0, Medan Sunggal menundukkan Medan Deli 3-0, sementara di kelompok putara Medan Johor menundukkan Medan Marelan dengan skor 3-0.

Porkot Medan III Tahun 2011, dilaksanakan 18 s/d 20 Oktober 2011 di Gelanggang Remaja diikuti 3 kecamatan untuk kelompok putra yaitu Kecamatan Medan Johor, Medan Marelan, Medan Sunggal sementara kelompok putri Kecamatan Medan Sunggal, Medan Helvetia, Medan Deli dan Medan Johor.

Panitia pelaksana Porkot Medan III cabang bolavoli, Surya Dharma kepada wartawan, Selasa (18/10) mengatakan peserta yang mengikuti Porkot kali ini di luar target hanya diikuti 7 tim putra-putri.

“Sebelumnya kita menargetkan paling sedikit akan diikuti 20 tim, tapi ternyata sampai waktu pelaksanaan peserta yang mendaftar hanya 7 tim, walau begitu kita akan melaksanakan kegiatan dengan maksimal,” ujar Surya Dharma. (jun)

Emas Takraw untuk Medan Denai

MEDAN-Regu sepak takraw Kecamatan Medan Denai menambah pundi medali emas, seteleh dipartai final mengalahkan Medan Belawan dengan skor 2-1 (21-19, 17-21,15-9), pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III yang berlangsung di pusat latihan sepak takraw Lapangan Merdeka Medan, Selasa (18/10).

Menempati posisi kedua peraih medali perak dan perunggu ditempati Kecamatan Medan Belawan dan Medan Amplas. Sedangkan untuk nomor double event, Kecamatan Medan Sunggal meraih medali emas dengan susah mengalahkan Medan Belawan dengan sjor 3-2 (1-15, 15-10, 15-9, 4-15, 15-3), dan ditempati ketiga diraih Kecamatan Medan Denai.
Sekretaris Umum KONI Kota Medan , Drs Chairil Basri didampingi Wakil Ketua dan Bidang Organisasi Siegfried dan anggota Abdul Hakim Harahap dalam penutupan cabang sepak takraw menuturkan, cabang sepak takraw emerupakan salah satu cabang olahraga yang berasal dari Indonesia. Oleh karena itu, KONI Kota Medan sangat mengharapkan, cabang sepak takraw di kota ini bisa berkembang dengan baik.

“ Melalui Porkot ini, mudah-mudahan akan banyak lahir klub-klub sepak takraw yang nantinya dapat tampil dan bersaing di ajang yang sama di tahun depa. Oleh karena itu juga, KONI Medan tetap akan serius memperhatikan cabang sepak takraw ini,” sebutnya. (omi)