Home Blog Page 14651

Calo Gentayangan Manfaatkan Pengumuman Honorer Jadi CPNS

JAKARTA-Masa menunggu pengumuman 67 ribu tenaga honorer yang dijanjikan akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Oktober 2011, dimanfaatkan para calo untuk mengincar mangsa.

Buktinya, kemarin (26/9) ada salah seorang korban mendatangi gedung Kemendagri, mengecek ada tidaknya nama Dacos Kosasih, yang mengaku pegawai Bagian Litbang Kemendagri dan kenal dekat dengan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni.
Pria ini mengaku adik iparnya dijanjikan bisa diangkat menjadi CPNS oleh pelaku, dengan setor Rp70 juta. Sialnya, ada 13 korban lainnya yang diurus pelaku, dengan menyetor Rp70 juta hingga Rp100 juta.

Sejumlah petugas penerima tamu Kemendagri, termasuk salah seorang staf sekjen, langsung memastikan bahwa tidak ada nama Dacos Kosasih di Bagian Litbang Kemendagri. Petugas juga meyakinkan bahwa itu ulah penipu yang mengaku kenal Diah, lantaran korban juga diberi alamat yang ganjil. Korban menyantumkan alamat kerjanya di Kavling IV Kemendagri. Padahal, gedung-gedung yang dipimpin Gamawan Fauzi itu tidak mengenai pembagian dengan istilah kavling.
“Siapa pun bisa jual nama. Nggak ada itu, namanya saja penipu. Ini tak hanya sekali dua kali,” ujar Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek saat dikonfirmasi Sumut Pos.

Donny, panggilan Reydonnyzar, menduga, para calo beroperasi memanfaatkan masa tunggu pengumuman tenaga honorer menjadi CPNS. (sam)

158 Tewas di Thailand, 61 di Kamboja

Dua Bulan Banjir

BANGKOK- Sejak pertengahan Juli 2011 lalu banjir di Thailand telah menewaskan 158 orang. Sedangkan di Kamboja, sebanyak 61 orang tewas dalam 2 minggu terakhir.

Banjir yang menggenangi sebagian wilayah di Thailand selain merenggut korban jiwa, lebih dari 2 juta are atau setara 809 ribu hektarlahan pertanian di Thailand digenangi air.

“Dua pertiga provinsi di utara dan tengah Thailand digenangi air dan sedikitnya 2 juta warga telah menderita banjir bandang dan hujan deras,” ujar Departemen Mitigasi dan Pencegahan Bencana Thailand dilansir Reuters, Senin (26/9).
Banjir mempengaruhi ibukota Bangkok, yang berada 2 meter di atas permukaan laut, Sungao Chao Phraya juga meluap hingga ke jalan-jalan di sekitarnya, kendati pemerintah telah memperbaiki tanggul sungai.

Hadapi banjir itu, Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra gelar teleconference dengan para gubernur di wilayah yang dilanda banjir, pada pertemuan itu Thailand menyiapkan 40 milar baht sekitar 1,2 miliar dolar US.
Direktur Deputi Informasi Komite Manajemen Bencana Nasional Kamboja, Keo Vy mengatakan korban tewas akibat banjir di provinsi sepanjang Sungai Mekong dan Danau Tonle naik.

“Kekhawatiran sekarang adalah kekurangan makanan, kesehatan manusia dan hewan juga menurun,” ujarnya.(net/jpnn)

Jaringan Al Qaeda Serang Marinir Filipina

TALIPAO- Sekelompok orang yang diduga militan Islam menyerang tentara pemerintah yang menjaga sebuah bangunan sekolah di selatan Filipina tepatnya di Provinsi Sulu, Minggu (25/9). Baku tembak tak terelakkan, 17 orang dari kedua kubu dilaporkan tewas.

Seperti dilansir kantor berita Associated Press, gerombolan yang terdiri dari 50 pria bersenjata itu menyerang dua detasemen Marinir di kota Talipao saat fajar. Baku tembak berlangsung selama dua jam. Sebanyak 13 militan dilaporkan tewas, sementara dari kubu Marinir 2 orang tewas serta dua warga desa tersebut.

Para penyerang diduga merupakan anggota baru kelompok Abu Sayyaf yang selama ini dikenal sering melakukan aksi kekerasan. Kelompok baru yang dinamai Awliyah ini memang sudah diintai pasukan Marinir selama setahun.
“Ada orang-orang tertentu yang menentang rencana pembangunan negara, oleh sebab itu Wali Kota menjadi sangat marah,” kata Komandan Marinir Romeo Tanalgo.

Dia juga menyebutkan, sebagian besar militan dilengkapi senapan M16 dan sejumlah senjata lainnya.
Sementara itu, juru bicara militer Filipina Letnan Kolonel Randolph Cabangbang mengatakan, dua pasukan dan 13 orang militan tewas dalam insiden baku tembak tersebut.

Cabangbang mengatakan, militan yang melakukan serangan tergabung dalam kelompok Awiiyah. Kelompok ini merupakan organisasi yang berafiliasi dengan militan Abu Sayyaf. Para penyerang diduga dari kelompok Muslim bersenjata yang memiliki jaringan ke al Qaeda pimpinan Abu Sayyaf dan Moro National Liberation Front yang lebih besar di kota Talipao di provinsi Sulu.

Juru bicara Kedutaan Besar AS, Tina Malone menyebutkan bahwa kekerasan tersebut menyebabkan pekerjaan proyek harus dihentikan di lokasi sekolah.

Namun, Malone menegaskan, meski terjadi kekerasan, Washington akan terus bekerja sama dengan Manila untuk pembangunan Provinsi Sulu.
Akibat peristiwa itu, sebuah pernikahan Islam di Talipao terpaksa dibatalkan. Warga yang marah berencana membantu tentara menggempur para militan. Namun, niat mereka ditolak tentara Marinir.
Kelompok Abu Sayyaf telah dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat dan Filipina. Mereka memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris nomor wahid dunia Al-Qaeda dan dikenal pula sebagai anggota radikal dari kelompok pemberontak Front Pembebasan Moro.  (bbs/jpnn)

Baku Tembak di Markas CIA, Warga AS Tewas

KABUL – Insiden penembakan terjadi di markas CIA yang terletak di kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Kota Kabul, Afghanistan, Minggu malam waktu setempat (25/9). Pelaku berhasil menewaskan seorang warga AS dan melukai seorang yang lain sebelum akhirnya tewas diterjang timah panas petugas.

Suara tembakan terdengar kali pertama pukul 20.00 waktu setempat. Beberapa saksi mengatakan suara tembakan terdengar dari gedung bekas Ariana Hotel yang sejak 2001 beralih fungsi menjadi markas CIA. “Seorang pria asal Afghanistan yang menjadi pegawai di kompleks kedubes menembak mati seorang warga AS,” terang jubir Kedubes AS dalam pernyataan resminya kemarin (26/9).

Begitu mendengar tembakan, petugas keamanan yang sedang berjaga langsung mendatangi sumber suara. Sempat terjadi baku tembak di antara petugas dan pelaku. “Baku tembak di markas CIA itu berakhir setelah pelaku berhasil dilumpuhkan oleh petugas,” kata Kepala Polisi Kabul Ayub Salangi.

Menurut Jubir Kedubes Gavin Sundwall, pihaknya belum mendapat laporan soal motivasi pelaku. “Kami juga masih berusaha mencari tahu bagaimana cara pelaku menyelundupkan senapan di kompleks berpenjagaan ketat ini. Sebab, di kompleks ini, pegawai berkewarganegaraan Afghanistan dilarang membawa senjata,” ungkapnya
Seorang jubir Taliban di Afghanistan, Zabihullah Mujahid mengaku tidak tahu soal insiden tersebut. (afp/rtr/dwi/jpnn)

Giliran Inggris Larang Warganya ke Indonesia

LONDON- Setelah Australia mengeluarkan anjuran khusus (travel advice) bagi warganya untuk mengunjungi Indonesia, kini giliran Inggris. Pemerintah Inggris mengeluarkan kunjungan ke daerah rawan teroris.

Peringatan itu dikeluarkan menyusul insiden ledakan bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jebres, Solo. Dalam halaman Indonesia pada situs Kementerian Luar Negeri Inggris, yang diperbarui 25 September 2011, London memperingatkan warganya berhati-hati ketika mengunjungi Indonesia.

“Terdapat ancaman besar dari teroris di seluruh Indonesia. Kelompok teroris merencanakan serangan dan memiliki kapasitas melancarkannya kapan saja dan di  mana saja di seluruh Indonesia,” tulis Kemlu Inggris.

Dalam situsnya, Kemlu Inggris menuliskan beberapa peristiwa teroris terbaru, pengeboman di Solo Minggu kemarin. Pemerintah Inggris meminta warganya tetap memonitor perkembangan di media-media Indonesia.
Kemlu Inggris meyakini ada serangan lanjutan dilakukan di beberapa lokasi di Jawa, termasuk Semarang, Surabaya, dan Surakarta. Karena telah ada bom bunuh diri di satu masjid di Cirebon. (net/jpnn)

Gadis Kecil Tewas, Israel Didenda Rp3,9 M

TEL AVIV- Pemerintah Israel diminta membayar ganti rugi sebesar 430 ribu dolarUS setara Rp3,9 miliar kepada keluarga seorang gadis kecil berusia 10 tahun yang tewas pada Januari 2007 lalu. Sebelumnya, kepolisian Israel mengklaim sang gadis tewas karena terkena lemparan batu.

Seperti dilansir harian Guardian, Senin 26 September 2011, pengadilan memutuskan pada 13 bulan lalu gadis bernama Abir Aramin tewas karena ditembak tentara Israel. Namun tak ada satupun pelaku yang disidang.

Hakim Orit Efal-Gabai dari pengadilan distrik Yerusalem memutuskan, Minggu 25 September 2011 lalu bahwa Israel bersalah dalam kematian Abir dan harus membayar ganti rugi kepada keluarga korban, serta untuk biaya pemakaman.
Abir tewas saat pergi membeli permen dengan saudara perempuan dan dua orang temannya di dekat sekolah mereka di Anata, dekat Yerusalem. Menurut saksi mata, ketika itu penjaga perbatasan Israel datang dengan menaiki kendaraan yang dilempari batu oleh sekelompok anak muda. Akibatnya kepala Abir terkena lemparan batu dan langsung dilarikan ke rumah sakit, tapi meninggal dua hari kemudian. (bbs/jpnn)

Perempuan Saudi Boleh Berpolitik

RIYADH-Raja Abdullah bin Abdul-Aziz Al Saud dari Arab Saudi menuai pujian. Minggu (26/9),  penguasa monarkhi yang berusia 87 tahun itu menerbitkan dekrit yang sejak lama dinantikan kaum hawa di negara itu. Untuk pertama kali, Abdullah mengizinkan perempuan Saudi untuk menggunakan hak politik mereka dalam pemilu lokal mulai 2015.

Seluruh perempuan Saudi menyambut kebijakan tersebut. Apalagi, dalam dekrit itu disebutkan perempuan boleh mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Dengan begitu, hak politik kaum hawa Saudi untuk memilih dan dipilih dalam pemilu akhirnya diakui. Kendati demikian, mereka tetap tidak diizinkan menjadi menteri atau menyetir mobil sendiri.
“Mulai periode akan datang, kaum perempuan akan punya kesempatan untuk memilih wakil rakyat di tingkat daerah, sesuai syariah Islam. Selain itu, mereka juga akan memiliki hak untuk dipilih menjadi anggota Majelis Syura,” papar Abdullah dalam pidato di hadapan lembaga itu, seperti ditayangkan stasiun televisi nasional Minggu lalu.

Sebagai lembaga konsultatif, Majelis Syura punya kewenangan terbatas. Salah satu di antaranya adalah mengusulkan rancangan undang-undang kepada raja. (ap/afp/hep/dwi/jpnn)

Wanita Dibui Akibat Bercinta dengan Anjing

LONDON- Seorang wanita berusia 45 tahun di Canterbury, Inggris, didakwa atas aktivitas seksualnya yang menyimpang dengan seekor anjing. Jika terbukti bersalah, wanita itu terancam hukuman penjara hingga 16 bulan.

Dilansir dari laman Daily Mail, Senin (26/9) wanita bernama Tracy Woolridge ini ditangkap setelah foto seksualnya dengan anjing ditemukan di kediamannya. Selain dengan seekor anjing, Woolridge didakwa atas aktivitas seksualnya dengan anak di bawah umur.

Awalnya, wanita ini membantah dirinya adalah seorang pedofil, namun akhirnya mengakui hal tersebut dan bersedia dihukum. Hakim Adele Williams mengatakan Woolridge terancam hukuman penjara selama 16 bulan atas dakwaan tersebut.

Seorang wanita lainnya, Gary Underhill (35), ditahan karena membantu Woolridge melakukan tindakan bejatnya. Di rumah Underhill, ditemukan 200 foto porno yang melibatkan anak-anak dan binatang. Akibat tindakan ini didakwa atas tujuh gugatan kepemilikan benda-benda ilegal.

Hubungan seksual dengan binatang disebut dengan nama zoophilia, jika melibatkan kekerasan maka disebut bestiality. Di Inggris, tindakan dan penyebaran foto seksual dengan hewan dianggap melanggar hukum. Negara lainnya yang melarang tindakan ini adalah Kanada, Belanda, 32 negara bagian di Amerika Serikat (AS), Australia, Selandia Baru, Turki dan Ghana. (bbs/jpnn)

Perusahaan Pemilik Kapal Terancam Sanksi

KM Marina Nusantara Terbakar di Perairan Sungai Barito

JAKARTA-Terbakarnya KM Marina Nusantara di Perairan Sungai Barito, Kalimantan Selatan yang menelan 3 korban jiwa mendapat perhatian serius dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Instansi yang dipimpin oleh Freddy Numberi ini menegaskan bahwa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran kapal tersebut.

“Kita pastikan KNKT akan turun secepatnya untuk melakukan investigasi. Kecelakaan ini harus diketahui penyebabnya karena ada korban jiwa yang meninggal,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan kepada Radar Banjarmasin (grup Sumut Pos) di Jakarta, Senin (26/9).

Terkait evaluasi dari Kemenhub mengenai kejadian tersebut, Bambang menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan dengan mengacu kepada hasil investigasi yang dilakukan KNKT. Hasil investigasi lembaga independen tersebut juga akan dipadukan dengan keterangan Syahbandar dan Adpel.

“Evaluasi pasti akan kita lakukan kalau ada kejadian. Di situ juga ada pemeriksaan oleh Syahbandar dan KNKT juga akan turun. Mereka akan mengecek secara administrasi dan kalau memang terbukti pemilik kapal dalam hal ini PT Prima Vista (pemilik Kapal, Red) melanggar ketentuan ada sanksi administrasi dan sanksi tegas lainnya,” katanya.
Mengenai santunan bagi korban meninggal dan biaya perawatan bagi korban yang selamat, Bambang menegaskan hal tersebut dijamin oleh perusahaan melalui asuransi yang dibayar oleh penumpang. “Sesuai ketentuan ada asuransi dan jaminan,” ucapnya.

Kapal Motor (KM) Marina Nusantara jurusan Surabaya-Banjarmasin, Senin (26/9) pagi, terbakar di Sungai Barito, Kalimantan Selatan. Tiga penumpang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam insiden itu. Sebelum terbakar, kapal yang mengangkut 500 penumpang itu bertabrakan dengan kapal tongkang pengangkut batubara. (tas/jpnn)

Anas Belum Diundang

SBY tak Libatkan Demokrat Bahas Reshuffle Kabinet

JAKARTA-Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta fungsionaris partainya maupun pimpinan dan fungsionaris partai anggota koalisi pendukung pemerintah untuk tidak berspekulasi tentang reshuffle kabinet.
Pasalnya, kata Anas, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga kini belum mengundang pimpinan maupun fungsionaris DPP Partai Demokrat untuk membahas format reshuffle.

“Terus-terang saya tidak bisa bicara banyak tentang reshuffle kabinet, karena setahu saya belum ada pembicaraan tentang reshuffle dengan ketua-ketua partai politik, termasuk saya,” kata Anas usai menyaksikan latihan tim Tunas Garuda di lnternational Sport Center, Ciputat, Tangerang Selatan, kemarin (26/9).

Anas memastikan, formulasi reshuffle kabinet hingga kini hanya diketahui Presiden SBY dan Wapres Boediono, dengan demikian belum ada komunikasi politik dengan ketua-ketua umum partai, apalagi dengan fungsionaris partai.
“Walaupun tidak ada kewajiban bagi presiden untuk berbicara dengan ketua umum partai, namun saya yakin pada waktunya, presiden akan melakukan komunikasi politik dengan ketua-ketua umum partai,” terang mantan ketua umum Pengurus Besar HMI ini.

Selama belum ada komunikasi politik dengan ketua umum partai, Anas meminta agar kabar-kabar yang berseliweran tentang formulasi kabinet, maupun nama-nama menteri yang akan di-reshuffle, tidak dipercaya seratus persen.
Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok menegaskan bahwa Presiden SBY akan menggunakan kesempatan reshuffle pada tahun ketiga pemerintahan ini untuk mengurangi porsi anggota kabinet yang merepresentasikan partai politik. Mubarok bahkan mengatakan kalau presiden akan membersihkan nama-nama ketua umum partai dari daftar anggota kabinet.

Anas menegaskan, reshuffle adalah momentum untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, sehingga tidak perlu ada dikotomi antara menteri profesional maupun menteri yang merepresentasikan partai politik. “Ini untuk peningkatan kinerja kabinet, bukan alat politik,” tuturnya. (noe/jpnn)