Home Blog Page 14712

Sepeda Motor Majikan Dilarikan

MEDAN- Seorang pembantu rumah tangga nekat melarikan sepeda motor majikannya. Akibat perbuatannya, pembantu itu  mendekam di sel Mapolsek Percut Sei Tuan, Sabtu (8/10).

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/10) lalu. Saat itu, pelaku bernama Hanisia Nainggolan alias Puput alias Ani (28), warga Jalan Metereologi Simpang Beo Pasar XII, Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan, meminjam sepeda motor Supra Fit BK 6692 UB milik majikannya Anto SE (32), warga Komplek Cemara Asri untuk membeli pulsa.

Namun setelah ditunggu hingga beberapa jam, Puput tak kunjung kembali. Lantas Anto menghubungi nomor ponselnya, namun tak diangkat. Setelah ditunggu hingga malam, Puput tak juga kembali.

Senin (3/10), Anto melaporkan kejadian itu ke Polsek Percut Sei Tuan. Mendapatkan laporan itu, petugas langsung meringkus tersangka dengan berpura-pura mengajak kenalan.(mag-7)

Korban Pembunuhan Ditemukan di Sei Ular

MEDAN- Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di bawah kolong jembatan Sei Ular, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, Sabtu (8/10) pukul 06.30 WIB. Mayat tersebut pertama kali ditemukan Anto (44), warga Kelurahan Simpang Tigapekan, Perbaungan, Sergai.

Pagi itu, Anto hendak buang hajat di bawah jembatan Sei Ular itu. Ketika menuruni tebing sungai, Anto melihat sesosok mayat dengan posisi telungkup. Kaget dengan demuannya, Anto berteriak sembari berlari memberitahukan kepada warga yang melintas. Selanjutnya, warga melaporkan penemuan mayat itu ke Mapolsek Perbaungan. Tak berapa lama, Kapolsek Perbaungan AKP Marluddin SAg didampingi Kanit Reskrim Ipda LB Sihombing bersama personelnya melakukan olah TKP. Polisi tak menemukan identitas apapun di tubuh korban.

Dugaan sementara, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, di sekujur tubuhnya terdapat luka-luka akibat bacokan terutama pada bagian kepala. “Ada sekitar 7 luka diduga akibat dibacok, luka-luka itu terdapat pada kepala bagian kanan,” terangnya. (btr/jon)

Unggul 0,009 Detik

Red Bull Terbangkan Sayap Vettel dari Inggris ke Jepang

SUZUKA – Lagi-lagi, untuk kali ke-15 dari 15 lomba, Red Bull-Renault merebut pole position. Di babak kualifikasi Grand Prix Jepang kemarin (8/10), Sebastian Vettel lagi yang meraihnya, dan dia akan memulai lomba dari posisi terdepan untuk kali ke-12 di musim 2011 ini.

Tapi, pole kali ini tidaklah diraih dengan mudah. Vettel mengelilingi Sirkuit Suzuka dalam waktu 1 menit dan 30,466 detik, hanya 0,009 detik (sembilan per seribu detik) lebih baik dari andalan McLaren-Mercedes, Jenson Button.
Pembalap Jerman itu sendiri mengakui, ini kualifikasi terberatnya tahun ini. “Tidak banyak perbedaan antara Jenson dan saya. Ini kualifikasi yang berat tapi saya sangat menikmatinya,” ucapnya.

Vettel mengaku sempat khawatir sebelum kualifikasi. Ternyata, tabrakan yang dialaminya saat babak latihan Jumat lalu (7/10) memberi dampak lebih dari yang diketahui orang. Saat itu, Vettel merusak sayap depan terbaru Red Bull. Dan sayap itu tidak ada cadangannya. Dia pun harus memakai sayap lama di sisa latihan. Padahal, menurut Red Bull, sayap depan itu bernilai hingga 0,2 detik per lap.

Christian Horner, bos Red Bull, mengaku personelnya harus kerja lembur di pabrik di Milton Keynes, Inggris, begitu tahu sayap depan Vettel rusak. Dengan segera mereka menyiapkan sayap baru, menerbangkannya pakai pesawat komersial dari London ke Nagoya, Jepang, lalu dari sana diterbangkan lagi naik helikopter ke Sirkuit Suzuka.
Sayap baru itu tiba di sirkuit hanya sekitar 30 menit sebelum kualifikasi!
“Teman-teman di markas bekerja bak Herkules untuk menyiapkan komponen baru, mengirimkannya lewat pesawat dan mencapai sirkuit hanya setengah jam sebelum kualifikasi. Itu fenomenal,” tandas Horner.
Dan saat kualifikasi, sayap itu sangat membantu Vettel. Ingat, dia hanya unggul 0,009 detik dari Jenson Button, dan sayap depan itu bernilai hingga 0,2 detik!

Sebenarnya, rekan Button, Lewis Hamilton, punya kans pula untuk mengalahkan waktu Vettel. Sayang, di akhir kualifikasi, saat buru-buru mencatat waktu sebelum bendera checkered berkibar, Hamilton saling mengganggu berebut tempat dengan dua pembalap lain: Mark Webber (Red Bull) dan Michael Schumacher (Mercedes GP).
Alhasil, Hamilton harus puas di urutan ketiga. Schumi juga kehabisan waktu, nyangkut di urutan ketujuh. Webber sempat mencatatkan satu lagi lap cepat, tapi hanya cukup untuk meraih posisi keenam.
Dalam lomba hari ini, dari posisi terdepan, Vettel tampaknya bakal semakin nyaman dalam upaya mengunci gelar juara dunia. Dia hanya butuh finis di urutan 10. (aza/jpnn)

Sepeda Motor Majikan Dilarikan

MEDAN- Seorang pembantu rumah tangga nekat melarikan sepeda motor majikannya. Akibat perbuatannya, pembantu itu  mendekam di sel Mapolsek Percut Sei Tuan, Sabtu (8/10).

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/10) lalu. Saat itu, pelaku bernama Hanisia Nainggolan alias Puput alias Ani (28), warga Jalan Metereologi Simpang Beo Pasar XII, Desa Laut Dendang, Percut Sei Tuan, meminjam sepeda motor Supra Fit BK 6692 UB milik majikannya Anto SE (32), warga Komplek Cemara Asri untuk membeli pulsa.
Namun setelah ditunggu hingga beberapa jam, Puput tak kunjung kembali. Lantas Anto menghubungi nomor ponselnya, namun tak diangkat. Setelah ditunggu hingga malam, Puput tak juga kembali.

Senin (3/10), Anto melaporkan kejadian itu ke Polsek Percut Sei Tuan. Mendapatkan laporan itu, petugas langsung meringkus tersangka dengan berpura-pura mengajak kenalan.(mag-7)

Tuntas

Montenegro VS Inggris

POGDORICA-Satu lagi kuota putaran final Euro 2012 terisi. Inggris menjadi negara ketujuh yang lolos setelah bermain imbang 2-2 melawan Montenegro di Pogdorica kemarin dini hari WIB. Inggris menyusul Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, serta tuan rumah bersama Ukraina dan Polandia.

Satu poin menjadikan Inggris finis sebagai juara grup G dengan koleksi 18 poin dari delapan laga.  Sedangkan Montenegro juga tidak kecewa meraih hasil seri.  Sebab, mereka akhirnya memastikan tiket playoff sebagai runner-up grup sekalipun masih menyisakan satu laga. Itu karena raihan poin Montenegro (12 poin) tidak akan terkejar oleh Swiss (8 poin) yang menyerah 0-2 dari tuan rumah Wales kemarin.

Three Lions (sebutan Inggris) seharusnya bisa mengakhiri kualifikasi dengan victory. Bagaimana tidak, tim tamu mampu unggul dua gol melalui Ashley Young pada menit kesebelas dan Darren Bent pada menit ke-31. Montenegro memang mampu memperkecil kedudukan melalui Elsad Zverotic sebelum turun minum.

Tapi, Montenegro yang menahan imbang 0-0 Inggris di Wembley dalam pertemuan pertama kesulitan mencetak gol penyeimbang. Tuan rumah akhirnya mendapat berkah setelah Inggris kehilangan Wayne Rooney pada menit ke-74. Bintang Manchester United itu diusir setelah menendang kaki belakang pemain Montenegero Miodrag Dzudovic.
Keunggulan kuantitas pemain dimaksimalkan Montenegro untuk meraih satu angka. Usaha negara yang baru memainkan laga internasional pertamanya empat tahun lalu itu akhirnya membuahkan hasil di masa injury time melalui gol Andrija Delibasic.

Kendati lolos, hasil seri di Podgorica meninggalkan kekecewan di kubu Inggris. Sudah bisa ditebak, Rooney menjadi kambing hitam. Padahal, Rooney adalah pemain utama yang selalu diandalkan pelatih Fabio Capello sepanjang kualifikasi.

“Saya tidak bahagia, tentu saja. Saya terkejut karena dia (Rooney) menendang lawan di depan saya. Kartu merah untuknya tepat. Saya juga berbicara kepadanya (Rooney) tentang kesalahan konyolnya dan dia meminta maaf,” papar Capello kepada Reuters.

Capello juga tidak ingin insiden Rooney menganggu persiapan timnya. Capello akan memaksimalkan sisa waktu sebelum putaran final Euro untuk mencari striker pengganti Rooney. “Kami akan mencari solusi itu dalam laga-laga uji coba,” tandasnya.

Uji coba pertama Inggris setelah lolos putaran final Euro 2012 adalah menjajal Spanyol di Wembley bulan depan (12/11). Sebagai catatan, Spanyol adalah juara bertahan Euro dan masih mencatat hasil sempurna di kualifikasi. (dns/bas)

Perlu Perda Sikapi Kelas Gelap

MEDAN- Persoalan siswa sisipan atau ‘kelas gelap’ di sejumlah sekolah negeri di Kota Medan telah mencoreng dunia pendidikan. Karenanya, agar tidak terjadi kasus serupa, pemko dan DPRD Medan diharapkan segera menyusun peraturan daerah tentang pendidikan.

“Langkah yang seharusnya dilakukan pertama kali adalah membuat petraturan daerah untuk bidang pendidikan. Sehingga ada aturan dan batasan yang jelas serta payung hukum, agar kasus ‘kelas siluman’ seperti yang disebutkan banyak orang tidak terulang lagi,” kata Ketua Komite SMAN 4 Medan, Joharis Tanjung saat dikonfirmasi di Hotel Polonia Medan, Sabtu (8/10).

Menurut Joharis, penyusunan ranperda pendidikan itu harus dilakukan orang-orang yang memahami dan peduli pendidikan. Mengenai siswa yang sudah terdaftar, dia berharap jangan dikeluarkan, karena kesalahan sistem yang telah berjalan dan dalam hal ini menjadi korban.(uma)

Indonesia Kalahkan Tim Australia

BUNBURY-Development Basketball League (DBL) Indonesia Selection Team 2011 Australia Tour menorehkan catatan manis. Kemarin (8/10) tim putra DBL Indonesia Selection memetik kemenangan penting dalam laga internasionalnya. Michael Stanley dkk sukses menaklukkan lawannya Southwest Slammers U-16 dengan skor 51-46 di Geographe Bay Leisure Centre Bunbury.

Hasil apik tersebut merupakan yang kedua setelah pada 24 Oktober 2009 lalu, Randika Aprilian dkk mencetak sejarah mengalahkan tim putra Western Australia dengan skor 68-66 di Perry Lakes Stadium Perth. Sayangnya hasil positif tersebut tak diikui tim putri DBL Indonesia Selection. Stephanie Yolanda dkk dipaksa mengakui keunggulan Southwest Slammers U-16 dengan skor 44-53.

Sejak tip off pertandingan berlangsung dengan ketat. DBL Indonesia Selection yang bermain lincah dan gesit mampu membuat Brandon Canzirri dkk kesulitan dalam menahan gempuran. Kedua tim sempat membuat skor kembar 9-9 ketika pertandingan berjalan dua menit.

Head coach tim putra DBL Indonesia Selection Andromeda Manuputty tanggap dengan kondisi itu. Dengan merubah strategi menjadi man to man marking, Southwest Slammers makin kesulitan menembus defense tim DBL Indonesia Selection. Akhirnya Michael Stanley dkk leading skor 16-11 di kuarter pertama.

Memasuki kuarter kedua, student athelete terbaik asal 23 kota itu semakin membaik. Bukti sahihnya, akurasi tembakan tiga angka yang dilontarkan Faisal Firdaus membuahkan poin sampai 15 angka. Hingga akhir kuarter kedua, DBL Indonesia Selection masih unggul 27-25.

Di kuarter ketiga, permainan Michael Stanley dkk makin menggila. DBL Indonesia Selection sempat membuat margin skor hingga 11 poin atas lawannya. Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga akhir kuarter keempat. DBL Indonesia Selection pun menang 51-46 atas Southwest Slammers U-16.
“Tim Indonesia bermain penuh pressure hari ini (kemarin, red.). Dan tim kami gagal keluar dari tekanan mereka. Sangat bagus dan berbeda permainan yang ditunjukkan Indonesia. Selamat untuk Indonesia karena masa depan pemain basketnya berkembang,” puji pelatih putra Southwest Slammers Paul Dugan.
Kapten tim Southwest Slammers Brendon Canzirri juga mengacungi jempol permainan tim DBL Indonesia Selection. “Pergerakan pemain Indonesia sangat cepat. Kami kesusahan untuk mengejar dan menghentikan mereka,” ucap pemain berusia 16 tahun itu. Brendon juga menyebut guard DBL Indonesia Selection Bayu Saputra tampil cepat dan mengendalikan permainan.”
“Luar biasa penampilan anak-anak hari ini (kemarin, red.). Mereka menunjukkan proses belajar yang cepat sejak tiba di Australia ini. Mereka juga main dengan penuh semangat. Saya sangat bangga dengan mereka,” kata head coach tim putra DBL Indonesia Selection Team Andromeda Manuputty.
Rasa kebanggaan bisa menang atas Southwest Slammers juga diserukan Ananda Tri Saputra. Pemain asal SMAN 2 Banjarmasin itu cukup bangga dengan debut manisnya melakoni pertandingan basket di luar negeri. “Buat saya, inilah pengalaman tak terlupakan sepanjang karir basket saya di SMA,” tutur Nanda.
Sementara itu, DBL Indonesia Selection mendapat suntikan moral dari Konjen RI untuk Australia. Kemarin Konsul Jendral E.D. Syarief Syamsuri meluangkan waktu datang ke Geographe Bay Leisure Centre dari Perth. “Saya menempuh perjalanan selama tiga jam “demi bertemu anak-anak DBL Indonesia Selection,” ucap Dede, sapaan E.D. Syarief Syamsuri. (dra/jpnn)

Stadion Oke, Laporan Keuangan Mantap

Persisam Dipuji AFC

Tim verifikasi AFC berdecak kagum ketika mendengar presentasi laporan keuangan Persisam Putra Samarinda sepanjang 2010-2011. Di samping itu, AFC juga memuji Stadion Segiri markas Persisam dan akan melabel dengan Stadion Grade A Standar.

Sistem manajerial terbuka dalam laporan keunangan yang digunakan Persisam memang dianggap bagus karena transparan.

Sekretaris Persisam, Achmad Subhan, mengatakan secara global laporan keuangan Persisam dinilai telah memenuhi syarat sebagai klub profesional, meski AFC juga masih memberikan masukan untuk beberapa hal yang harus dibenahi.
“Memang ada beberapa hal yang perlu dibenahi, namun secara umum mereka mengatakan ‘perfect’ terkait keuangan kami,” terang Achmad Subhan, usai menerima tim AFC.

Tim persisam menjalani inspeksi oleh tim AFC pada Jum’at (7/10) malam WIT oleh empat anggota AFC yakni Alisher Nikimbaev (Uzbekistan) sebagai Manajer, Research Assessment Professional Football Project Departemen, Shahin Rahmani (Iran), Benjamin Tan (Singapura) dengan jabatan Manajer Kompetisi dan Avin teee (Malaysia) sebagai manajer internal audit.

Pada inspeksinya, AFC banyak memberikan masukan terkait tempat peliputan media pada saat pertandingan kepada manajemen AFC memberi saran agar manajemen Persisam mengubah akses masuknya para wartawan di luar dari undangan VIP atau pintu utama stadion.

“Mereka menilai para Jurnalis perlu mendapat perhatian pada saat melakukan tugas peliputan,” terang subhan.
Shanin Rahmani, perwakilan AFC, kepada wartawan menegaskan bahwa pada inspeksi ini peruntukannya bukan ditujukan pada kompetisi regional di Indonesia, namun penekanannya pada saat tim Indonesia mengikuti top kompetisi di tingkat Asia.

“Secara utuh tentang penilaian tim Indonesia akan dipaparkan pada 23 November oleh Zusuki Toquaki direktur kompetisi AFC di Jakarta, pada saat itulah bisa ditentukan berapa jatah untuk klub Indonesia mengikuti Liga Champion Asia,” tegas Shanin.

Soal stadion, Stadion Segiri, berpeluang mengantongi sertifikat Grade A standar AFC. Tim verifikasi menyampaikan hal tersebut langsung kepada Presiden Direktur PT Putra Samarinda Indonesia Harbiansyah Hanafiah beserta manajemen klub lainnya.

Menurut Ahmad Subhan, Stadion Segiri diminta membenahi kelengkapan di ruang doping serta penomoran kursi duduk di tribun penonton kelas ekonomi. Hal lain yang harus ditambah adalah peningkatan daya penerangan lampu lapangan.

“Pada kesimpulan yang disampaikan AFC, hanya diminta untuk melengkapi meja dan kursi di ruang doping serta tempat duduk tunggal dengan penomoran, untuk dapat sertifikat stadion grade A dari AFC ditambah dengan lampu lebih diterangi,” kata Subhan. Lalu bagaimana nasib klub-klub Indonesia lainnya? (bbs/jpnn)

Terbongkar, Sindikat Trafficking Indramayu-Kuching

Rekrut Perempuan untuk Dijadikan Budak Seks

JAKARTA- Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Polri membongkar sindikat perdagangan manusia (trafficking) lintas negara. Korbannya adalah sejumlah perempuan muda asal Indramayu dan Subang, Jawa Barat. Mereka dibuai janji palsu untuk bekerja di Malaysia, namun belakangan dijadikan budak seks.
“Jadi, jalurnya ini Indramayu, Jakarta, Entikong (Kalimantan Timur), dan Kuching (Malaysia),” jelas Kadivhumas Polri Irjen Anton Bachrul Alam di kantornya kemarin (8/10).

Tiga tersangka ditangkap. Yaitu, AK (Indonesia) yang berperan sebagai perekrut korban, AT (Indonesia) yang bertugas mengirimkan korban ke Kalimantan Barat, dan EL (Malaysia) yang merupakan pembeli. Mereka telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Sementara itu, seseorang berinisial FA (Indonesia) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias berstatus buron. FA berperan mengirimkan korban dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur ke Kuching, Malaysia. “FA ini seperti travel agent lah yang bertugas antar jemput,” ujar Anton.

Penangkapan diawali dari laporan KJRI Kuching-Malaysia ke Unit Trafficking Subdit III DIT Tipidum mengenai adanya tujuh korban WNI. Gadis-gadis”itu berinisial CI, CA, SEND, AR, MARL, DIN, dan SHL. Pada Februari 2011, mereka yang berasal dari Indramayu dan Subang”itu ditawari pekerjaan oleh tersangka AT sebagai pelayan bar di Malaysia. Gaji yang ditawarkan Rp 8 juta per bulan.

Modus janji muluk itulah yang menggiurkan para korban. Namun, akhirnya mereka dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial di Pub President KTV, Kuching, Malaysia.

Barang bukti dalam kasus tersebut berupa enam surat perjalanan laksana paspor (SPLP) dari KJRI di Kuching, Malaysia; empat handphone milik tersangka; dokumen kartu tanda pengenal milik korban; serta surat perjanjian jerat utang kepada korban.

“Pada Mei, tersangka juga mengirim korban dengan cara diselundupkan melalui Entikong, Kaltim, dan dikirim tanpa paspor. Mereka melayani laki-laki di pub.

Sebelumnya, mereka dijerat utang sehingga bisa mengikuti keinginan para pelaku,” ungkapnya. Akhirnya, dua korban di antara mereka berhasil kabur dan melapor ke polisi setempat.

Lalu, Polisi Diraja Malaysia menangkap seorang warga Malaysia berinisial EL.
“Dia ditahan di Malaysia dan diduga sebagai pembeli perempuan itu,” katanya.
Tujuh gadis yang masih berusia kurang dari 19 tahun tersebut sekarang ditampung di shelter KJRI. Dalam penyidikan, polisi telah memeriksa 12 saksi.

Dari perbuatannya, kata Anton, tersangka AK menerima keuntungan Rp 16 juta.
Tiga tersangka itu, tegas dia, akan dijerat pasal 4 UU No 21/2007 tentang Perdagangan Manusia dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 600 juta.

Juga, pasal 102 UU No 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri. Ancaman hukumannya adalah penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar. (rdl/c5/agm/jpnn)

Pemain Indonesia Bisa Main di Brisbane Roar

Bakrie Group terus melebarkan sayap dengan membeli klub di luar negeri. Setelah sebelumnya membeli saham klub Divisi II Belgia CS Vise, awal pekan ini Bakrie Group membeli 70 persen saham klub juara A-League (Liga Australia) musim lalu, Brisbane Roar.

Sebagaimana dilansir Wikipedia, Bakrie Group menggelontorkan dana 8 juta dolar Australia untuk jangka waktu sepuluh tahun. Sebanyak 30 persen sisa saham Brisbane Roar masih dimiliki Federasi Sepak Bola Australia (FFA).

Dalam kesepakatan, Bakrie Group masih punya opsi untuk menambah kepemilikan saham 20 persen lagi. Sebagai chairman, Bakrie Group menempatkan salah satu orang kepercayaannya, Dali Taher. Menurut dia, setelah Australia Bakrie Group juga akan membeli saham klub di liga Belanda.” Bakrie Group memiliki perhatian terhadap olahraga dan kami memiliki investasi di sejumlah klub sepak bola di seluruh dunia,” tutur Aga Bakrie sebagaimana dirilis Courier-Mail.
Aga Bakrie adalah putra Nirwan Dermawan Bakrie. “Filosofi kami adalah investasi jangka panjang dan membangun klub untuk sukses dalam cara yang terkontrol dan berkelanjutan,” lanjut dia.

Salah satu orang dekat keluarga Bakrie, Rahim Soekasah, menyatakan bahwa Brisbane Roar ke depan bisa menjadi jembatan bagi pesepak bola Indonesia untuk mengembangkan karir di pentas internasional. “Bakrie Group tidak asal beli membeli klub. Australia telah berbicara banyak di sepak bola dunia dan beberapa kali ikut Piala Dunia. Brisbane Roar juga juara Liga Australia jadi bisa tampil di Liga Champions Asia musim depan,” ucap Rahim.

Mantan ketua BTN (Badan Tim Nasional) itu menyatakan, Bakrie Group sudah membuat kesepakatan dengan FFA bahwa nanti pemain Indonesia boleh bermain untuk Brisbane Roar. “Jadi, kami punya pilihan untuk memasukkan pemain guna menambah pengalaman. Bisa ke SAD Uruguay, Vise, atau Brisbane Roar,” jelas Rahim.  (ali/c8/aww/jpnn)