30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1473

Kajari Nisel Kembali Santuni Kelima Anak Terdakwa Erlina Zebua

Kasi Intelijen Kejari, Hironimus Tafanao dan Kasi Pidum, J. Kristian Telaumbanua, Jaksa, dan staf berfoto bersama dengan terdakwa Erlina Zebua dan Kelima Anaknya. Rabu, (24/5).

NISEL, SUMUTPOS.CO – Setelah berdamai antara korban dengan terdakwa penganiayaan yang telah didamaikan oleh Kajatisu dan Kapoldasu pasca viral, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nias Selatan (Nisel) dan jajarannya kembali mengunjungi keluarga terdakwa Erlina Zebua bersama kelima anaknya di Jl. Nari-Nari Kelurahan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Rabu, (24/5).

Kunjungan ini dalam bentuk aksi sosial berupa pemberian bantuan dan tali kasih serta perhatian khusus.

Kunjungan kali ini, diinisiasi oleh kepedulian dan rasa kemanusian dari Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa, S.H., M.H dan seluruh jajajaran untuk terus memberi bantuan, support, semangat serta perhatian khusus untuk memulihkan kepercayaan diri dari kelima anak Erlina Zebua als Ina Ayu yang masih sekolah, sehingga anak-anak Erlina Zebua als Ina Ayu dapat melanjutkan kehidupan dengan baik dan menatap masa depan yang cerah serta bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik sehingga bisa menggapai cita-cita mereka.

Bantuan dan tali kasih diserahkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa, S.H., M.H yang diwakili oleh Kasi Intelijen Hironimus Tafonao, S.H., M.H dan Kasi Pidum Juni Kristian Telaumbanua, S.H., M.H. Bantuan yang diberikan berupa pakaian sekolah, sepatu, buku tulis, pulpen, baju kaos dan celana diterima oleh kelima anak Erlina Zebua als Ina Ayu sedangkan bantuan sembako berupa beras, telur, minyak goreng, susu, mie instan diterima oleh Erlina Zebua als Ina Ayu.

Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan Rabani M. Halawa, S.H., M.H yang diwakili oleh Kasi Intelijen Hironimus Tafonao, S.H., M.H, dalam sambutannya menyampaikan “bahwa tujuan kedatangan Tim Kejaksaan adalah sebagai kepedulian dan rasa kemanusian dari Kejaksaan Negeri Nias Selatan sebagaimana telah disampaikan oleh pimpinan sebelumnya bahwa kelima anak Erlina Zebua als Ina Ayu mendapat perhatian khusus dari Kejaksaan Negeri Nias Selatan, dan akan memperhatikan ketersediaan kelengkapan sekolah, makanan dan kebutuhan lainnya,” imbuh Kasi Intelijen Kejari Nisel, Hironimus Tafanao.

Erlina Zebua als Ina Ayu pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, S.H., M.H., Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, MSi, Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan yang telah mendamaikannya dengan korban Sowanolo Laia, sehingga ianya tidak ditahan lagi bahkan telah diantar pulang oleh Jaksa kerumahnya dan bisa hidup bersama dengan kelima anaknya, selain itu juga ia berterima kasih atas kunjungan dari Tim Kejaksaan Negeri Nias Selatan, tidak ada balasan darinya selain hanya berdoa agar Tuhan selalu memberkati sehingga kedepan Kejaksaan terus memberikan bantuan dan perhatian khusus kepada kelima anaknya yang masih kecil serta berharap persoalan ini segera selesai sehingga bisa merawat anaknya dengan baik serta kelima anaknya bisa melanjutkan sekolah dan kelak mereka bisa membawa perubahan untuk kehidupan keluarga mereka.

Sementara, kelima anak Erlina Zebua als Ina Ayu terlihat sangat bahagia dan senang dikunjungi oleh Tim dari Kejaksaan Negeri Nias Selatan terlebih atas bantuan yang telah diberikan dan terus berharap agar mereka dianggap sebagai keluarga Kejaksaan.

Kegiatan aksi sosial tersebut dihadiri oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nias Selatan Hironimus Tafonao, S.H., M.H, Kasi Pidum Juni Kristian Telaumbanua, S.H., M.H, Jaksa dan Staf pada Kejaksaan Negeri Nias Selatan, keluarga Erlina Zebua als Ina Ayu dan warga sekitar. (eud/tri)

Ahmad Zarnawi Kembali Ditunjuk sebagai Plt Bupati Palas

TERIMA: Ahmad Zarnawi menerima SK penghunjukan kembali sebagai Plt Bupati Palas dari Gubernur Sumut, Edy Ramayadi - fajar/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menteri Dalam Negeri (Medagri) Muhammad Tito Karnavian kembali menghunjuk Wakil Bupati Padanglawas (Palas) H Ahmad Zarnawi Pasaribu menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Palas.

Atas kebijakan yang tertuang dalam Surat Mendagri Nomor 100.2.1.3/2402/SJ tanggal 8 Mei 2023 tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi kemudian menerbitkan surat penugasan No 100.1.2/5857 tanggal 23 Mei 2023 kepada Ahmad Zarnawi Pasaribu untuk kembali menjadi Plt Bupati Palas.

Surat penugasan tersebut diserahkan langsung oleh Gubsu kepada Zarnawi di rumah dinas Gubsu Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (24/5). Gubsu didampingi Sekdaprovsu Arief S Trinugroho dan Assisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung.

Penghunjukan Plt Bupati Palas ini menurut Mendagri dalam surat tersebut berdasarkan surat Plt Dirut RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo No RS.01.01/VII.4/13284/2023 tanggal 18 April 2023 yang menyatakan hasil pemeriksaan kesehatan Bupati Palas Ali Sutan Harahap (TSO) tidak memenuhi syarat untuk menjalankan tugas sebagai Bupati Palas.

Penyerahan surat penugasan oleh Gubsu tersebut disaksikan Kapolres Palas AKBP Indra Yunitra,SIk MSi, Dandim 0212 Tapsel Letkol inf Amrijal Nasution, Kajari Palas Teuku Herijal SH MH, Wakil Ketua DPRD Irsan Bangun Harahap SE dan Sekda Palas Arpan Nasution SSos.

Gubsu berpesan kepada Ahmad Zarnawi Pasaribu, agar menjalankan amanah dengan baik dan Forkopimda setempat diminta mendukung dan mengawal agar pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Palas tetap berjalan baik dan kondusif.

“Bangun kekompakan, utamakan kepentingan rakyat dan dalam mengambil kebijakan mauoun kebijaksanaan harus tetap taat azas dan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku terutama dalam cipta kondisi hendaklah dijaga baik,” pesan Gubsu sembari menegaskan dalam menyikapi kepemimpinan Palas dirinya tidak ada tendensius pribadi melainkan sepenuhnya sesuai ketentuan yang ada.

Sebelum ini Menteri Dalam Negeri meminta RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta melakukan pemeriksaan ulang terkait kondisi kesehatan Bupati Padanglawas (Palas) H Ali Sutan Harahap atau akrab disapa TSO.

Assisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengemukakan Intinya saat itu Mendagri minta dilakukan pemeriksaan ulang secara menyeluruh.

Dikemukakan pemeriksaan ulang ini dilakukan Menteri untuk memberikan kepastian hukum bagi yang bersangkutan apakah masih memiliki kemampuan atau tidak memiliki kemampuan secara fisik mau pun mental / psikis dalam melaksanakan tugas dan wewenang sebagai Bupati Palas, guna menjamin penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di kabupaten tersebut. (gus/han)

Bank Sumut Perkuat Kolaborasi dengan PUD Pasar Medan Tingkatkan Kebersihan di Pasar

SILATURAHMI: Dirut PUD Pasar Medan Suwarno saat silaturahmi ke kantor Bank Sumut Capem Petisah, Rabu (24/5) - istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kegiatan PUD Pasar Medan dalam melakukan sosialisasi dan edukasi ke pedagang mengenai pen-tingnya menjaga kebersihan, diapresiasi oleh PT Bank Sumut. Oleh karena itu, Bank Sumut mengaku siap berkolaborasi dengan PUD Pasar Medan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Hal ini terungkap ketika Dirut PUD Pasar Medan Suwarno menyambangi kantor Bank Sumut Capem Petisah, Rabu (24/5)n

Kedatangan Suwarno disambut oleh Pemimpin Operasional Bank Sumut Capem Petisah, Donny Irawan.

Pada kesempatan itu, Suwarno menyebut kunjungan tersebut sebagai sarana untuk merajut silaturahmi. Terlebih, kantor Bank Sumut Capem Petisah berada di dekat kantor PUD Pasar Medan.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut, Suwarno yang didampingi jajarannya seperti Kepala Cabang II Budi F Putra Kepala Petisah I Maludin Sidebang dan Kepala Pasar Petisah II Bananda Suandi menjelaskan, saat ini PUD Pasar Medan secara berkelanjutan sosialisasi dan edukasi ke para pedagang mengenai menjaga kebersihan pasar. “Sosialisasi dan edukasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan di pasar,” ucap Suwarno.

Tak hanya mengenai kebersihan, sosialisasi dan edukasi juga dilakukan PUD Pasar Medan perihal sistem digitalisasi. Harapannya, agar pedagang bisa mengembangkan usaha lewat keberadaan market place.

Donny yang mendengar program tersebut mengapresiasi gerakan PUD Pasar Medan. Karena itulah, kata Donny, Bank Sumut siap berkolaborasi untuk mendukung kegiatan PUD Pasar Kota Medan.

“Kami rasa kegiatan positif dari PUD Pasar Medan untuk menggeliatkan kebersihan dan ekosistem digitalisasi di pasar patut di apresiasi. Kami siap berkolaborasi. Kami akan menyampaikan hal ini ke kantor pusat,” ujar Donny yang baru 3 hari menjabat sebagai Pemimpin Operasional Bank Sumut Capem Petisah tersebut. (map/ila)

Bekali Peserta PKN Tingkat II Wawasan Kepemimpinan, BPSDM Sumut Visitasi ke Kabupaten Magelang

PESERTA: BPSDM Sumut saat membawa peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan IX tahun 2023 untuk visitasi (kunjungan) ke Kabupaten Magelang, Selasa (23/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membawa peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan IX tahun 2023 melakukan visitasi (kunjungan) ke Kabupaten Magelang.

Hal ini untuk membekali kompetensi dan wawasan para peserta yang merupakan pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, dan beberapa Kabupaten/Kota tentang kompetensi kepemimpinan.

Rombongan diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto di Kantor Bupati Magelang, Jalan Soekarno Hatta Nomor 59 Kota Mugkid Magelang, Selasa (23/5).

Turut hadir Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang Andi Gunawan, Kabid Pengembangan Kompetensi Teknis Inti BPSDM Sumut Gadis Melani Rusli, juga Widyaiswara BPSDM Sumut Jumsadi Damanik.

Kepala BPSDM Sumut, Aprilla Siregar diwakili Gadis Melani Rusli mengatakan, melalui visitasi ini paran

peserta akan diajak untuk memahami pola pikir dan inovasi Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui kunjungan ini, diharapkan para peserta mendapat pengalaman baru yang memiliki daya ungkit bagi peningkatan kompetensinya, terutama dalam memberikan layanan publik dan peningkatan kinerja organisasi dimana dia bekerja,” kata Aprilla dalam siaran pers yang diterima Sumut Pos, Selasa (23/5) malam.

Selain itu, lanjutnya, tema utama yang diangkat dalam visitasi ini, adalah mewujudkan reformasi birokrasi yang berorientasi pada peningkatan investasi di sektor pariwisata. Tema ini dipilih mengingat kesuksesan Pemkab Magelang yang berhasil menjadikan sektor tersebut menjadi sumber pendapatan andalan daerah. “Kita harus banyak belajar dari bapak ibu Pemerintah Kabupaten Magelang,” sebutnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto menyambut hangat kunjungan tersebut. Dalam sambutannya, Adi Waryanto mengucapkan selamat datang dan mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya Kabupaten Magelang sebagai tujuan visitasi ini.

“Selamat datang ke Kabupaten Magelang, satu kehormatan bagi kami karena menjadi tujuan visitasi Diklat kepemimpinan tingkat dua ini,” ungkapnya, sambil menjelaskan profil singkat daerah tersebut.

Terkait pengembangan wisata, Adi Waryanto menjelaskan, seluruh potensi pariwisata alam, religi, edukasi seni dan budaya hingga kuliner, telah dikelompokkan ke dalam empat Kawasan Strategis Pariwisata, yang dikelola agar mampu meningkatkan pendapatan asli daerah, terutama kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

“Blueprint sasaran pengembangan wisata di Kabupaten Magelang adalah untuk menyejahterakan masyarakat setempat. Melalui pemberdayaan sosial ekonomi komunitas, serta meletakkan nilai lebih lokasi wisata itu,” jelasnya.

Melengkapi penjelasan Adi Waryanto, Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Magelang, Andi Gunawan memaparkan strategi pengembangan sektor pariwisata di daerah tersebut. Diantaranya pengembangan produk wisata, peningkatan infrastruktur, promosi dan pemasaran, peningkatan kualitas layanan, wisatawan, pengembangan kemitraan, pemberdayaan masyarakat lokal, hingga penatakelolaan destinasi.

Mewakili peserta pelatihan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Ilyas S Sitorus mengapresiasi berbagai inovasi sektor kepariwisataan yang telah dikembangkan Pemkab Magelang.

Menurutnya, dengan berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata, Pemkab Magelang telah berhasil mengembangkan wisata melalui pemberdayaan masyarakat.

“Kami melihat, dengan orientasi mensejahterahkan masyarakat, menjadi motivasi kuat bagi Pemkab magelang dalam mengembangkan pariwisata. Karena sektor itu yang paling dekat dengan masyarakat. Kita tentu salut dan apresiasi,” pujinya.

Selain Ilyas, peserta PKN II Kelompok IV juga diikuti Haidir Ka Balai Besar TNKS KLHK, Parlindungan Pane Kadis PMD dan Dukcapil Sumut, Benny Sinomba Ka Bapenda Kota Medan, Baginda Siregar Kadis Dukcapil Kota Medan, Subehi Kadis Kominfo Kota Metro,Tiarli Kadis Dukcapil Kab Simalungun, Teddy Ka Bapenda Kab Labura, Sofie M Saragih Kadis PTSP Kota P Siantar, Maruli Tambunan, Kadis UMKM Kab Simalungun, Said Effendi Kadishub Kab Dumai, Syahruddin Ka Bapenda Kab Bengkalis, dr Janri Dirut RSUD Tarutung Kab Taput, Munarta Ginting Kadis Budporapar Kab Karo, Djamahaen Purba Kadis Perkim Kab Simalungun. (dwi/ila)

Belum Sempat Diperiksa, Robot Akhirnya Tewas

Korban saat ditemukan kritis di Jalan Soekarno-Hatta Km 18, Binjai Timur.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Suhendri alias Hendri alias Robot (44) warga Jalan dr Wahidin Nomor 42, Lingkungan VI, Kelurahan Sumbermulyo Rejo, Binjai Timur, akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai, Rabu (24/5/2023) petang. Kanit Reskrim Polsek Binjai Timur, Iptu J Sitanggang membenarkan kabar tersebut.

“Ya, jam 15.30 WIB meninggal dunia,” kata Sitanggang.

Menurut dia, penyidik belum sempat mengambil keterangan terhadap korban. Artinya, korban yang mendapat perawatan medis di rumah sakit milik Pemerintah Kota Binjai ini, belum sadarkan diri usai mendapat penganiayaan berat.

“Korban belum sadar, jadi belum dapat ditanya,” tukasnya.

Alhasil, penyidik hanya bermodal petunjuk dari CCTV untuk mengungkap kasus tersebut. Sebab, korban yang diharap untuk digali keterangannya, dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, korban merupakan mantan narapidana yang baru saja menghirup udara segar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Sabtu (20/5/2023). Peristiwa berdarah ini bermula dari korban disebut mengejar terduga pelaku yang berlari masuk ke dalam Warung Bakso Mas Yono.

Namun nahas bagi korban. Pelaku yang melihat sebilah kapak di dalam warung bakso, kemudian mengambilnya.

Kondisi pun menjadi berbalik arah. Korban yang dikejar dengan sebilah kapak, berlari hingga ke Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur.

Tepat di depan Masjid Taqwa, korban kemudian dibacok di bagian belakang kepala hingga akhirnya roboh. Setelah terduga pelaku membacok korban hingga roboh dengan posisi telungkup bersimbah darah, kapak yang dijadikan alat olehnya dilemparkan ke arah depan Warung Bakso Mas Yono.

Sementara terduga pelaku melarikan diri ke arah perempatan lampu merah Km 19. Oleh warga yang melihat korban bersimbah darah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Binjai Timur.

“Dari rekaman CCTV yang didapat, terduga pelaku hanya seorang,” ujar Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana, Rabu (24/5/2023).

Diduga ada unsur dendam antara korban dengan terduga pelaku. Namun demikian, polisi belum menyimpulkan hal tersebut.

Korban hingga kini masih dirawat di RSUD Djoelham Binjai. Sejauh ini belum sadarkan diri dengan kondisi 5 luka bacok di bagian kepala belakang.

Diketahui, seorang pria ditemukan dengan kondisi kritis bersimbah darah mengenakan kaus warna hitam di Jalan Soekarno-Hatta Km 18,5, Binjai Timur, Rabu (24/5/2023) pukul 01.00 WIB. Peristiwa berdarah ini menghebohkan masyarakat sekitar.

Bahkan, pengendara yang melintas di lokasi kejadian, menghentikan laju kendaraannya karena melihat gumpalan darah segar yang terus mengalir dari kepala korban. (ted/tri)

Junimart Girsang Bantu Warga Korban Kebakaran di Dairi

Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI, DR Junimart Girsang melalui tim relawan menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran di 2 Desa di Kabupaten Dairi, Rabu (24/5/2023).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI, DR Junimart Girsang, menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sukandebi, Kecamatan Tigalingga dan Desa Lae Hole Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi, Selasa (24/5/2023).

Bantuan berupa bahan bangunan seperti seng dan bahan pangan disalurkan melalui tim relawan diantaranya Azbie Girsang, Parman Soetardi Siburian, David Malau, Wesly Solin.

Parman mengatakan, Junimart segera merespons untuk berkontribusi begitu menerima info dari tim kerja.

“Sebagai putra daerah, Junimart memiliki kepekaan tinggi terhadap berbagai peristiwa di kampung halaman. Kepedulian telah diwujudkan di tengah masyarakat.Mohon tidak dilihat dari nilainya, tetapi ketulusan jauh lebih tinggi. Otik alai tonggi”, kata Parman.

Khusus warga sekitar lokasi kejadian di Sukandebi, tambah Parman, Junimart mengalokasikan bantuan pangan sebanyaki 22 paket.

Adi Sihombing pemilik rumah ludes di Lae Hole, mengaku terharu atas donasi disalurkan Politisi Senayan dimaksud. Seberapapun bantuan, nilainya sangat besar di saat masyarakat diterpa duka.

“Semoga cita-cita Junimart ke depan, dikabulkan Tuhan”, kata Adi.

Sebagaimana diketahui, kediaman Linkhol Hutasoit/boru Lumban Gaol hangus di Sukandebi, Sabtu (20/5/2023).

Sebelumnya, 2 rumah terbakar di Desa Lae Hole yakni milik, Adi Sihombing dan Mangatur Hutasoit. 3 kediaman di dekatnya terpaksa dibongar paksa. (rud/tri).

Bau Menyengat, Diduga dari Limbah, Komisi D DPRD Sumut Sidak ke PT Latexindo Toba Perkasa

SIDAK: Ketua Komisi D DPRD Sumut Benny Harianto Sihotang, sidak ke PT Latexindo Toba Perkasa di Jalan Medan Binjai, Km11 Dusun II, Desa Muliorejo, Sunggal, Rabu (24/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara Benny Harianto Sihotang, melakukan sidak ke PT Latexindo Toba Perkasa di Jalan Medan Binjai Km.11 Dusun II, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (24/5) pagi.

Sidak yang digelar Komisi IV DPRD Sumut tersebut berangkat dari adanya laporan terkait dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah yang diproduksi pabrik PT Latexindo Toba Perkasa yang memproduksi sarung tangan berbahan baku karet (latex) tersebut.

“Sidak ini kita lakukan setelah menerima video dan keluhan warga secara langsung. Disini kita menemukan dugaan pelanggaran pencemaran limbah perusahaan ini,” ucap Benny.

Dikatakan politisi Partai Gerindra tersebut, dugaan pelanggaran itu meliputi adanya dugaan pencemaran limbah hasil dari produksi perusahaan tersebut.

“Dari hasil pantauan saya bersama perwakilan masyarakat tadi, bahwa perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan sarung tangan karet ini memang ada dugaan pelanggaran yang terbilang berat. Saya mencium bau limbah yang menyengat dari lokasi penampungannya, dan mencemari sumur dan lingkungan disekitarnya,” ujarnya.

Tapi sangat disayangkan, sambung Benny, tidak ada satu orangpun pimpinan ataupun pihak manajemen yang mau menemui dirinya saat sidak.

Mirisnya, kedatangan Benny hanya diterima seorang Security perusahaan.

“Hanya security bernama Zulfikar Ahmad yang menyambut saya dan perwakilan masyarakat. Security menyampaikan, bahwa tidak ada pihak yang mau menerima saya. Atas tidak kooperatif nya pihak manajemen, kita pastikan akan memanggil mereka untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi D DPRD Sumut. Segera kita panggil,” tegasnya.

Sementara itu, Swarji Sukas dan Sutrisno mewakili warga berharap agar sidak yang dilakukan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Komisi D DPRD Sumut. Warga pun berjanji siap menghadiri RDP yang akan digelar Komisi D DPRD Sumut dengan membawa bukti lengkap.

“Bayangkan pak, limbah cair mereka telah mencemari sumur warga. Dulu air sumurnya bisa kami konsumsi, tapi sekarang airnya berminyak dan keruh. Dan kami juga meminta agar persoalan jalan Persatuan I yang di klaim PT Latexindo sebagai miliknya juga diperiksa sekalian,” pinta warga. (map/ila)

Terdakwa Narkotika Divonis Tinggi, Jaksa Banding

Palu Hakim-Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ada yang menarik perhatian dalam kasus narkotika jenis sabu dengan terdakwa Sandi Kurniawan yang diadili di Pengadilan Negeri Binjai, beberapa waktu lalu. Jaksa Penuntut Umum, Meirita Pakpahan menyatakan banding atas vonis yang dijatuhkan hakim yang diketuai Nurmala Sinurat.

Padahal, vonis hakim lebih berat dari tuntutan JPU. Dalam amar putusan majelis hakim, terdakwa Sandi Kurniawan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak menjadi perantara dalam jual-beli narkotika golongan I sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan pertama.

Karena itu, hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara 6 tahun dan denda Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan. Oleh hakim juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa, dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan serta menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Adapun barang bukti terdakwa yakni, 0,25 gram narkotika jenis sabu dengan dibungkus plastik klip transparan, 1 kotak rokok sebagai tempat penyimpanan sabu dan 1 HP merek OPPO. Seluruhnya barang bukti ini dimusnahkan berdasarkan ketetapan majelis hakim.

Sedangkan 1 sepeda motor Scoopy yang digunakan terdakwa dikembalikan kepada Ita Yuliani. Sementara dalam amar tuntutan JPU Meirita, menuntut terdakwa Sandi Kurniawan dengan dakwaan kedua, pasal 112 ayat (1) UU No 35/2009 Tentang Narkotika.

Yakni, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I, melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009. Adapun tuntutan JPU terdahap terdakwa Sandi yakni pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan dan denda Rp800 juta subsidair 2 bulan penjara.

Menanggapi hal ini, Meirita menyatakan, memang sudah kewajiban pihaknya untuk melakukan banding. Hal tersebut, kata dia, juga berdasarkan SOP.

“Karena beda pasal pembuktian dan putusan. Jadi menurut SOP, kami wajib banding. Itu saja alasannya,” kata Meirita.

Ketika disoal kenapa harus banding, lantaran vonis yang dijatuhkan hakim lebih tinggi, Meirita hanya menjawab SOP. “Memang SOP (standar operasional prosedur) gitu, saya hanya menjalankan SOP,” katanya.

Disoal lagi apakah ada berkas lain yang ditangani oleh Meirita mendapat perlakuan begini, dia menjawab tidak ada. “Punya jaksa lain (ada). Alasannya ya sama, karena beda pasal,” pungkasnya.

Diketahui, terdakwa diamankan tugas luar Satresnarkoba Polres Binjai atas informasi dari masyarakat di Jalan T Amir Hamzah, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang pada Kamis (26/1/2023). Kepada polisi, terdakwa mengakui barang bukti sabu miliknya dan diperoleh dari Rudi Handoko alias Gopal (buron). (ted/azw)

INALUM Pasang Target Raih Proper Emas Lagi Tahun Ini

Ketua PFI Medan Rahmad Suryadi didampingi Sekretaris PFI Medan, Arifin Al Alamudi dan Korwil PFI Wilayah Sumatra Hendra Syamhari menyerahkan buku APFI 2022 kepada Sekretaris Perusahaan PT INALUM, Mahyaruddin, Selasa (23/5/2023).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Januari 2023 lalu jadi awal yang baik bagi PT INALUM untuk memulai tahun 2023. Perusahaan Grup MIND ID ini berhasil meraih penghargaan kategori emas dalam hal pengelolaan lingkungan tahun 2022.

Proper ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk menilai kinerja dan kontribusi Perusahaan terhadap Pengelolaan Lingkungan.

Selain Inalum, Grup MIND ID yang berhasil mendapatkan penghargaan yang sama adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Timah Tbk.

Pada tahun 2023, Sekretaris Perusahaan PT INALUM, Mahyaruddin menargetkan perusahaan yang beroperasional di Kabupaten Batubara dan Toba di Sumatera Utara ini meraih Proper emas lagi tahun ini dari dua lokasi operasional yang berbeda yaitu Pabrik Peleburan (Kuala Tanjung), dan PLTA (Paritohan).

“Tahun lalu kita dapat satu. Target tahun ini emas lagi dari kedua lokasi kami baik di Kuala Tanjung maupun di Paritohan,” ujar Mahyaruddin saat menerima kunjungan silaturahmi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan, Selasa (23/5/2023).

Silaturahmi ini dihadiri oleh Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi, Sekretaris PFI Medan, Arifin Al Alamudi, Korwil PFI Wilayah Sumatra Hendra Syamhari dan jajaran pengurus lainnya.

Mahyaruddin bercerita banyak CSR dampingan INALUM yang sangat layak untuk diulas dan diabadikan oleh para jurnalis PFI Medan. Termasuk salah satunya Bendungan Tangga di Asahan yang dikelola oleh PT Inalum. Bentuknya melengkung seperti busur dan pernah tertera di uang Rp100 keluaran tahun 1984.

“Dibuat tahun 1980, hingga saat ini bendungan ini masih kokoh dan menjadi ikon kebanggaan Sumatera Utara,” ujarnya yang didampingi Manager PT Inalum Candra Gunawan dan Officer M Gilang dan tim Humas Suryono.

Bendungan ini berguna untuk mengontrol air Danau Toba ke Sungai Asahan yang bermuara di Laut Asahan. Sehingga kecil besarnya debit air sungai dikendalikan lewat bendungan ini. Selain itu ada juga kawasan mangrove binaan PT Inalum dan berbagai spot menarik lainnya.

Mahyaruddin pun berharap dalam kesempatan berbeda para jurnalis PFI Medan bisa melakukan hunting foto ke beberapa kawasan CSR PT Inalum. Serta bisa bekerja sama melakukan hunting foto untuk pembuatan buku jejak sejarah Inalum dalam rangka memeringati HUT Ke-48 Inalum tahun ini.

Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi mengatakan kunjungan ini untuk mempererat silaturahmi PFI Medan dan PT Inalum yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Bahkan dalam beberapa tahun ini, Inalum selalu mendukung event yang digelar oleh PFI Medan.

“Termasuk acara berskala Nasional APFI 2022 yang digelar di Medan tahun lalu, Inalum memberikan dukungan yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan silaturahmi ini bisa terjalin terus,” ujar Rahmad.

Fotografer di berbagai media internasional ini juga berharap pada HUT Ke-48 Inalum nanti, PFI Medan bisa menjalin kerjasama dalam hal pembuatan buku foto bertajuk 48 Tahun Inalum Mengukir Histori untuk Negeri. Serta bekerja sama dalam kegiatan lainnya yang mendukung peningkatan kapasitas fotografer jurnalis di Kota Medan.

Pada kesempatan ini Rahmad juga menyerahkan buku APFI 2022 kepada Mahyaruddin.(rel/tri).