Home Blog Page 1474

Beralih Fungsi dan Bebas Beroperasi, Bekas Diskotek Jadi Barak Penadahan Barang Hasil Curian

ALIH FUNGSI: Diskotek Titanic Frog yang sekarang beralih fungsi menjadi barak penadah barang hasil curian.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Bekas Diskotek Titanic Frog (TF) di areal HGU PTPN 2 Binjai Timur, dijadikan barak penadahan barang hasil curian, yang bebas beroperasi menampung segala jenis barang, terutama besi. Namun, keberadaan tempat ilegal di wilayah hukum Polres Binjai ini, tidak pernah dilakukan penindakan.

Disebut masuk wilayah hukum Polsek Binjai Timur Resort Binjai, lantaran tim gabungan Polrestabes Medan pun tak pernah melakukan penindakan, ketika menyisir barak narkoba dan judi di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Sebab, barak penadahan dan barak judi maupun narkoba yang dikelola DPO penyerangan polisi berinisial ST ini, jaraknya ha­nya sekitar 200 meter.

Pemilik barak penadahan barang hasil curian ini, disebut-sebut Ucok Ginting alias UG, dan masih terus beroperasi. Buktinya, terdakwa Heri Anda alias Titut bersama Ragil (belum ditangkap) usai mencuri 3 batang besi tower milik Fery Hendrawan Sembiring di Jalan Kedondong Nomor 1, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat, Jumat (17/5) lalu, langsung membawa hasil curiannya ke barak UG.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Paulus Meliala, 3 batang besi tower yang dicuri terdakwa diangkat dengan menggunakan becak bermotor menuju bekas diskotek tersebut. Setibanya di sana, besi hasil curian dijual kepada seorang pria bernama Ucok seharga Rp150 ribu.

Namun, Ucok yang menerima hasil curian tidak ditangkap oleh penyidik kepolisian, dan hanya ditetapkan sebagai DPO saja. Disebut-sebut Ucok merupakan pemilik barak penadahan tersebut. Tidak ditangkapnya Ucok, diduga mengalir sejumlah uang sebagai upeti kepada oknum kepolisian. Alhasil, Ucok bebas beroperasi tanpa diciduk oleh polisi.

Bahkan, di tempat Ucok, bukan saja hanya menerima barang hasil curian. Bagi pecandu narkotika, barang yang dibawa diduga dapat langsung ditukar jadi sabu-sabu dan dipakai di tempat tersebut.

“Sidang kemarin sudah digelar dengan agenda dakwaan, pada Selasa (13/6) lalu. Dan Selasa (20/6) nanti (besok, red), sidang kembali dilanjutkan dengan agenda mendengar keterangan saksi,” ungkap Paulus ketika dikonfirmasi, Minggu (18/6).

Perbuatan terdakwa merugikan korban senilai Rp60 juta. Korban sudah kehilangan tiang besi seba­nyak 70 batang. Terdakwa didakwa pasal 363 ayat (1) ke-3 dan 4 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (ted/saz)

Usbat Ganjar Sumut Edukasi Masyarakat Serdang Begadai Tentang Salat Khusyu

Usbat Ganjar Sumut saat mengedukasi masyarakat Kabupaten Sergai tentang salat dengan khusyu di Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (18/6).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) mengedukasi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tentang salat dengan khusyu di Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (18/6).

Koordinator Daerah (Korda) Usbat Ganjar untuk Sergai, Bima Wardani Damanik mengatakan salat khusyu merupakan aspek penting dalam ibadah bagi umat Islam.

Dengan adanya pelatihan ini, Usbat Ganjar berkomitmen untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjalankan salat dengan hati yang tunduk dan penuh khusyu kepada Allah SWT.

“Pelatihan untuk menggapai salat yang khusyu, yang mana ini sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah,” kata Bima

Bima menuturkan masyarakat mendapatkan pemahaman tentang pengertian salat khusyu, pentingnya memfokuskan pikiran dan hati pada ibadah, serta cara-cara untuk mengatasi gangguan dan distraksi yang dapat menghalangi konsentrasi selama beribadah.

“Pemateri menyampaikan bagaimana kita menjadi orang-orang yang beruntung ketika melaksanakan salat dengan baik, karena khusyu itu sangat penting dalam ibadah, sehingga salat kita tidak menjadi amal yang sia-sia,” ujar Bima.

Pendukung Ganjar Pranowo itu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan edukasi serupa untuk membantu umat Islam dalam meningkatkan ibadah mereka.

Melalui pemahaman yang mendalam dan praktik yang konsisten, Bima berharap dapat memperkuat ikatan spiritual masyarakat dan membantu mereka mencapai salat khusyu.

Ustad M Iqbal menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Dia menyampaikan agar salat khusyu maka salatnya harus diperbaiki. Memperbaiki salat itu diantaranya dari bacaan salat hingga gerakan salat.

Iqbal menyatakan, salat khusyu banyak manfaatnya. Sebab dalam islam, orang yang memperbaiki salatnya maka Allah SWT akan memperabiki hidupnya.

Dalam acara, masyarakat Kabupaten Serdang Begadai merespons dengan antusias terhadap kegiatan ini. Peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang hadir dengan semangat yang tinggi untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang salat khusyu.

Saat kegiata para peserta bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman tentang upaya mereka dalam meningkatkan kualitas salat mereka.

Ketua Perwiritan Al Barokah, Supratiwi mengaku terinspirasi dan berterima kasih atas upaya yang dilakukan oleh Usbat Ganjar dalam memberikan edukasi yang bermanfaat.

Dia berharap kegiatan semacam itu akan terus berlanjut dan mencapai lebih banyak masyarakat di wilayah tersebut.

“Acaranya bagus, menambah ilmu dalam beribadah sehari-hari. Kami akan mempraktekkan apa yang sudah diajarkan ini,” tutur Supratiwi.

Di sela sela kegiatan Usbat Ganjar Sumut dan masyarakat turut mendoakan agar Indonesia lebih maju dan sejahtera, serta Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. (rel/tri)

Pentingnya Penanganan PTM, Warga Medan Diminta Manfaatkan Program Kesehatan di Puskesmas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya, dengan memanfaatkan program cek kesehatan untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rendy saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

“Mari manfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Dinkes Medan lewat puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Salah satunya program penangulangan PTM,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Selain itu, Rendy juga mengajak setiap warga untuk memanfaatkan program cek kesehatan lansia dan posyandu yang selalu digelar secara rutin di pukesmas.

“Pastikan orangtua kita sehat. Pastikan anak-anak kita juga tumbuh kembang dengan baik, tidak ada lagi yang terkena stunting. Pemko Medan sudah memfasilitasinya, ayo kita manfaatkan,” ajaknya dalam kesempatan yang turut dihadiri koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut.

Sebelumnya, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala UPT Puskesmas Terjun, dr Tissa R Hasibuan, mengatakan bahwa saat ini Dinkes Medan melalui puskesmas-puskesmas terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, lewat pemeriksaan kesehatan gratis.

“Termasuk pemeriksaan penyakit tidak menular atau PTM. Kita di puskesmas ada cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semakin cepat teridentifikasi penyakit yang ada, semakin cepat pula dapat ditangani. Ini penting, sebab semakin cepat ditangani akan membuat kemungkinan untuk sembuh semakin besar,” kata Tissa.

Tissa juga menjelaskan, Dinkes Medan baru-baru ini telah sukses menggelar Pekan Imunisasi Polio (PIN). Kedepannya, program Posyandu dan cek kesehatan lansia juga akan terus dilakukan.

“Mari kita manfaatkan program-program kesehatan yang tersedia di puskesmas,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Tissa juga menyarankan kepada warga yang telah berganti alamat agar dapat segera merubah faskes BPJS Kesehatannya. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan program-program di puskesmas yang terdekat dengan alamat rumah. Meskipun, setiap masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dasar pada setiap puskesmas di Kota Medan.

“Cara merubah faskes saat ini juga sudah sangat mudah, cukup merubahnya lewat online melalui aplikasi yang telah tersedia,” tutupnya. (map)

Wisuda PAUD Gendis di Medan Polonia, Usung Tema Keberagaman Budaya

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gendis saat menggelar prosesi wisuda bertema 'Keberagaman Budaya', Sabtu, (17/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Gendis, menggelar prosesi wisuda bertema ‘Keberagaman Budaya’, Sabtu (17/6).

Untuk menyelaraskan dengan tema, para balita siswa siswi PAUD Gendis yang berada di Jalan Teratai, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia dalam wisuda tersebut mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik di Indonesia.

Selain mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik yang ada, para siswa maupun siswi PAUD Gendis menampilkan kebolehannya dalam menari tor-tor, tarian jawa serta etnik lainnya.

Bahkan, acara wisuda tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi oleh para peserta wisuda.

Bunda PAUD Kecamatan Medan Polonia, Tjahyati Muhzi yang hadir bersama wakil Ketua TP-PKK setempat Syafrina Renaldi dan Bunda PAUD Kelurahan Sarieejo, Endang Lestari dan sekeretaris PKK Irawati sangat mengapresiasi dan memuji 40 siswa dan siswi yang diwisuda telah menunjukkan kebolehannya.

“Siswa dan siswi yang belajar di PAUD Gendis terlihat sudah pada pintar dan menunjukkan prestasinya lewat pagelaran tari dan pembacaan puisi dalam wisuda ini,” katanya.

Dengan begitu, kata  Tjahyati Muhzi, para siswa dan siswi PAUD Gendis sudah memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Sementara itu, Kepala PAUD Gendis, Marni dalam kesempatan itu mengaku bersyukur dengan terlaksananya wisuda terseut.

“Alhamdulillah. Meski dilaksanakan secara sederhana, namun acara ini sangat berkesan bagi para siswa maupun orangtuanya yang hadir,” kata Marni.

Lebih lanjut Marni menjelaskan, PAUD yang diasuhnya telah berdiri sejak tahun 2006.

“Nah, terhitung sejak berdiri, artinya PAUD Gendis menggelar wisuda yang ke 17 hari ini,” jelas Marni.

Kedepan, kata Marni, para siswa dan siswi PAUD Gendis yang diasuhnya semakin berani menunjukkan kreativitasnya di depan umum.

“Kedepannya, diharapakan seluruh siswa dan siswiPAUD Gendis dapat menjadi anak-anak yang berprestasi,” pungkas Marni.

Sementara itu, salahsatu orangtua siswa Novita Niflyani mengucapkan terimakasih kepada para guru pengajar, karena telah membimbing siswa siswi dengan sabar, karena menurutnya tidak mudah untuk bisa mengajarkan anak-anak usia dini.

“Kami selaku orangtua murid, mengucapkan ribuan terimakasih karena selama dua tahun telah membimbing anak kami, memberikan pengetahuan dan mengajarkan untuk percaya diri dan berani tampil dihadapan orang banyak, hal ini terbukti saat perpisahan wisuda yang dilaksanakan, anak kami percaya diri tampil diatas panggung untuk membaca puisi yang berjudul Guruku. Alhamdulillah tahun ini anak kami Almahyra Ar Rasyid bisa duduk dibangku Sekolah Dasar, Insyaah Allah semua ilmu yang diberikan di Paud Gendis dapat menjadi acuan dan motivasi dirinya di Sekolah Dasar nantinya” tutup wanita yang akrab disapa Novi ini.(rel/tri)

Edriansyah Rendy Minta Warga Medan Manfaatkan Program Kesehatan di Puskesmas

SOSIALISASI: Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan dari Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn, meminta warga Kota Medan untuk memanfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan. Salah satunya, dengan memanfaatkan program cek kesehatan untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular (PTM) di puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rendy saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Marelan V Pasar 2 Barat, Gang Keluarga 2 Lingkungan 3, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (18/6/2023) sore.

“Mari manfaatkan program-program kesehatan yang disiapkan Dinkes Medan lewat puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggal kita. Salah satunya program penangulangan PTM,” ucap Rendy dihadapan ratusan warga yang hadir.

Selain itu, Rendy juga mengajak setiap warga untuk memanfaatkan program cek kesehatan lansia dan posyandu yang selalu digelar secara rutin di pukesmas.

“Pastikan orangtua kita sehat. Pastikan anak-anak kita juga tumbuh kembang dengan baik, tidak ada lagi yang terkena stunting. Pemko Medan sudah memfasilitasinya, ayo kita manfaatkan,” ajaknya dalam kesempatan yang turut dihadiri koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut.

Sebelumnya, mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala UPT Puskesmas Terjun, dr Tissa R Hasibuan, mengatakan bahwa saat ini Dinkes Medan melalui puskesmas-puskesmas terus berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, lewat pemeriksaan kesehatan gratis.

“Termasuk pemeriksaan penyakit tidak menular atau PTM. Kita di puskesmas ada cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Semakin cepat teridentifikasi penyakit yang ada, semakin cepat pula dapat ditangani. Ini penting, sebab semakin cepat ditangani akan membuat kemungkinan untuk sembuh semakin besar,” kata Tissa.

Tissa juga menjelaskan, Dinkes Medan baru-baru ini telah sukses menggelar Pekan Imunisasi Polio (PIN). Kedepannya, program Posyandu dan cek kesehatan lansia juga akan terus dilakukan.

“Mari kita manfaatkan program-program kesehatan yang tersedia di puskesmas,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Tissa juga menyarankan kepada warga yang telah berganti alamat agar dapat segera merubah faskes BPJS Kesehatannya. Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan program-program di puskesmas yang terdekat dengan alamat rumah. Meskipun, setiap masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan dasar pada setiap puskesmas di Kota Medan.

“Cara merubah faskes saat ini juga sudah sangat mudah, cukup merubahnya lewat online melalui aplikasi yang telah tersedia,” tutupnya. (map/ila)

SDABMBK Medan Diminta Masifkan Penagihan Uang Proyek Lampu Pocong

LAMPU POCONG: Lampu pocong berjajar di salah kawasan inti Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski batas waktu pengembalian uang tinggal 18 hari, 6 perusahaan yang melakukan pengerjaan proyek lampu jalan atau yang akrab disebut lampu pocong belum juga menyelesaikan pengembalian uang tersebut. Hingga Senin (19/6/2023), total uang yang telah dikembalikan baru Rp2,8 miliar.

“Kemarin kan Rp2,1 miliar, ini sudah ada penambahan menjadi Rp2,8 Miliar. Semua uang yang dikembalikan itu merupakan dari 6 perusahaan yang melakukan pengerjaan,” ucap Willy, Senin (19/6/2023).

Dijelaskan Willy, saat ini pihaknya juga masih terus melakukan penagihan secara masif kepada seluruh perusahaan yang melakukan pengerjaan proyek lampu pocong itu.

“Yang jelas semua perusahaan sudah ada melakukan pembayaran, meski dengan dicicil. Kita juga terus berkomunikasi degan semua perusahaan itu untuk segera melakukan pengembalian,” ujarnya.

Saat disinggung bagaimana sikap Dinas SDABMBK bila sampai waktu yang ditentukan, yakni 7 Juli 2023 perusahaan-perusahaan itu tidak juga mengembalikan uang, Willy mengaku bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Medan terlebih dahulu.

“Untuk teknisnya kita akan menunggu dari Inspektrorat dahulu, apakah akan ada perpanjangan waktu untuk pembayaran atau langsung dilaporkan ke Kejari Medan,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Kota Medan Sulaiman Harahap saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya masih menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan. “Kita tunggu saja sampai batas waktu yang ditentukan ya,” jawabnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan Rudiawan Sitorus mengaku bahwa dirinya yakin Pemko Medan akan bisa merealisasikan apa yang telah dikatakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.  “Kita yakin pengembalian uang itu akan segera terealisasi,” katanya.

Meski begitu, Politisi PKS ini tetap meminta Dinas SDABMBK agar sigap dan bergerak cepat (gercep) dalam menyahuti keinginan Wali Kota Medan tersebut.

“Kita harap SDABMBK untuk segera mengumpulkan pimpinan 7 perusahan yang melakukan pengerjaan proyek lampu pocong itu dan mencari solusi yang terbaik. Semua masyarakat Kota Medan tentu berharap uang sebesar 21 Milyar yang dikeluarkan dari APBD Kota Medan itu bisa dikembalikan dan dimanfaatkan untuk pembangunan,” pungkasnya. (map)

The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan Jalin Kemitraan Strategis dengan Grab Indonesia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengumumkan kemitraanstrategisnya dengan Grab Indonesia, salah satu perusahaan jasa transportasi yang menyediakanlayanan berbasis mobile di Indonesia.

Kerjasama yang berlangsung mulai bulan Juni hinggaSeptember 2023 ini bertujuan untuk memberikan kemudahan transportasi yang optimal danmemberikan pelayanan eksklusif kepada para tamu yang menginap di The Reiz Suites, ARTOTELCurated – Medan.

Melalui kemitraan ini, tamu The Reiz Suites akan menikmati keuntungan dalammenggunakanlayananGrab yaitu potongan tarif khusus yaitu diskon 90% bagi yang memesan Grab Car maupun GrabBikedengan tujuan dari dan ke The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan.

Terdapat dua tipekodepromo berbeda yang bisa digunakan yaitu REIZSUITESGRAB untuk pengguna lamadanREIZSUITESGRABNEW untuk pengguna baru aplikasi Grab. Kode promo ini berlakuterhitungsejak tanggal 15 Juni 2023 hingga 15 September 2023 mendatang.

Anton Subiyakto, General Manager The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medanmengatakan“jasa transportasi online sudah menjadi moda transportasi yang banyak dipilih oleh masyarakat kota, termasuk di Kota Medan, tentunya salah satu yang menjadi pilihan adalah Grab.

Dengan terjalinnyakerjasama ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman menginap yang lengkapdanmenyenangkan bagi para tamu kami.” (rel)