29 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 1476

RSUD Kumpulan Pane Tebingtinggi Gelar Konsultasi Publik

LAKSANAKAN: RSUD DR Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Publik dengan berbagai pihak.sopian/sumut pos.

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2023 dengan tema Standar Pelayanan di Aula UPTD RSUD Dr Kumpulan Pane, Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Selasa (23/5.

Wakil Direktur Pelayanan Ahmad Fauzan saat membuka FKP, mengatakan bahwa FKP ini digelar dalam rangka mengkomunikasikan dan mendiskusikan permasalahan yang dihadapi sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan rumah sakit.

“FKP ini tentunya bagian dari upaya dari Rumah Sakit Kumpulan Pane untuk menerima aspirasi dari pengguna layanan kami. Harapan kami, tentu disampaikan kepada kami keluhan dan kritik-kritik yang membangun untuk membenahi dan memperbaiki pelayanan di rumah sakit,” bilang Ahmad Fauzan.

Salah seorang peserta FKP, Edi Irawan yang merupakan perwakilan dari Forum Kota Sehat mengatakan seharusnya FKP ini melibatkan DPRD dari Komisi Kesehatan sebagai pemutus kebijakan atas aspirasi yang disampaikan. “Kami meminta agar Rumah Sakit Kumpulan Pane untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil tanpa memandang perbedaan status,” pinta Edi.

Ditambahkan Edi, masyarakat seharusnya secara adil dilayani tanpa memandang status. Pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan sebab masyarakat awam tidak mengetahui bagaimana tata cara administrasi untuk dilakukan penanganan.

Sementara, Ridwan Napitupulu yang merupakan peserta dari perwakilan salah satu media menyampaikan keluhannya terkait permasalahan rujukan dan publikasi RSUD Kumpulan Pane. “Tidak semua puskesmas di Kota Tebingtinggi dapat merujuk ke RSUD Kumpulan Pane serta publikasi dari RSUD Kumpulan Pane yang masih kurang,” ucap Ridwan Napitupulu.

Sedangkan peserta dari perwakilan masyarakat, Ratni, menyampaikan saran agar masyarakat pengguna BPJS tidak dipersulit untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Ia juga menyampaikan keluhannya bahwa sikap pelayanan tenaga kesehatan Rumah Sakit Kumpulan Pane terhadap pasien pengguna BPJS cenderung tidak baik.

“Pasien BPJS sulit untuk memperoleh pelayanan kesehatan di RSUD Kumpulan Pane disertai perawat yang kurang ramah kepada pasien,” jelas Ratni.

Menanggapi saran dan masukan serta keluhan dari peserta FKP, Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Kumpulan Pan, Ahmad Fauzan mengatakan akan segera menindaklanjutinya guna mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama dalam hal pelayanan kesehatan.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi perbaikan-perbaikan yang telah disampaikan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Masyarakat dan Stakeholder yang hadir dapat melakukan pemantauan dan mengawasi progres tindak lanjut perbaikan yang kami lakukan,” pungkas Ahmad Fauzan.

Adapun beberapa kesepakatan yang dihasilkan dari FKP tersebut diantaranya, kegiatan FKP berikutnya akan mengundang pihak DPRD Komisi Kesehatan untuk ikut berdiskusi.

Standar Pelayanan Minimal akan diperbaiki serta pasien diberi penjelasan mengenai Standar Pelayanan Minimal di IGD sebagai tempat pertama penanganan gawat darurat yang diselesaikan dalam jangka waktu 1 bulan untuk Standar Pelayanan Minimal IGD. RSUD Kumpulan Pane akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar semua puskesmas di Kota Tebingtinggi dapat merujuk ke RSUD Kumpulan Pane.

RSUD Kumpulan Pane akan melakukan kegiatan Forum Konsultasi dengan media di Kota Tebingtinggi sehingga media dapat menginformasikan kepada masyarakat dilakukan dalam waktu 3 bulan dan RSUD Kumpulan Pane akan melakukan diklat dan evaluasi kepada para perawat tentang komunikasi efektif. (ian/han)

Robot Dikampak di Jalan Soekarno-Hatta Binjai, Baru Bebas dari Lapas

DIRAWAT: Korban saat mendapat perawatan di RSUD Djoelham Binjai usai dikapak pelaku di depan masjid - Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit Reskrim Polsek Binjai Timur dan Satreskrim Polres Binjai masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa berdarah yang menimpa Suhendro alias Hendri alias Robot (44) warga Jalan dr Wahidin Nomor 42, Lingkungan VI, Kelurahan Sumbermulyo Rejo, Binjai Timur.

Informasi dihimpun, kejadian bermula dari korban yang baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai pada Sabtu (20/5/2023) lalu, disebut mengejar terduga pelaku yang berlari masuk ke dalam Warung Bakso Mas Yono.

Namun nahas bagi korban. Pelaku yang melihat sebilah kapak di dalam warung bakso tersebut, mengambilnya.

Kondisi pun menjadi berbalik arah. Korban yang dikejar dengan sebilah kapak, berlari hingga ke Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur.

Tepat di depan Masjid Taqwa, korban kemudian dibacok di bagian belakang kepala hingga akhirnya roboh. Setelah terduga pelaku membacok korban hingga roboh dengan posisi telungkup bersimbah darah, kapak yang dijadikan alat olehnya dilemparkan ke arah depan Warung Bakso Mas Yono.

Sementara terduga pelaku melarikan diri ke arah perempatan lampu merah Km 19. Oleh warga yang melihat korban bersimbah darah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Binjai Timur.

“Dari rekaman CCTV yang didapat, terduga pelaku hanya seorang,” ujar Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana, Rabu (24/5/2023).

Diduga ada unsur dendam antara korban dengan terduga pelaku. Namun demikian, polisi belum menyimpulkan hal tersebut.

Korban hingga kini masih dirawat di RSUD Djoelham Binjai. Sejauh ini belum sadarkan diri dengan kondisi 5 luka bacok di bagian kepala belakang.

Sebelumnya, seorang pria ditemukan dengan kondisi kritis bersimbah darah mengenakan kaus warna hitam di Jalan Soekarno-Hatta Km 18,5, Binjai Timur, Rabu (24/5/2023) pukul 01.00 WIB. Peristiwa berdarah ini menghebohkan masyarakat sekitar.

Bahkan, pengendara yang melintas di lokasi kejadian, menghentikan laju kendaraannya karena melihat gumpalan darah segar yang terus mengalir dari kepala korban. (ted/han)

Peringati Harkitnas 2023, Sekda Binjai Pimpin Apel Gabungan

PIMPIN: Sekda Kota Binjai Irwansyah Nasution saat memimpin apel gabungan yang diikuti para ASN dan non-ASN, dalam dirangkaian peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2023, Senin (22/5).Teddy AKbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai Irwansyah Nasution, jadi pembina dalam apel gabungan yang diikuti para ASN dan non-ASN, Senin (22/5) lalu. Apel ini merupakan rangkaian dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2023.

Dalam apel, Irwansyah membacakan arahan dari Plt Menteri Komunikasi dan Informatika RI Mahfud MD. Dia menyatakan, Harkitnas juga dimaknai dengan memperingati perjuangan bersama.

Kementerian, lembaga, pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, pers, komunitas, dan seluruh elemen bangsa, saling bahu-membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan juga kesatuan, dalam mewujudkan kebangkitan bangsa, dari berbagai krisis global. Baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik.

“Tingginya kepercayaan dunia kepada Indonesia, menjadi momentum untuk mengimplementasikan semangat kebangkitan nasional, dalam menyambut era pascapandemi, sekaligus perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Irwansyah.

“Kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan bara api semangat kebangkitan nasional, sembari merapatkan barisan perjuangan kita dengan menunjukkan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama, demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ted/saz)

Tingkatkan PAD Karo, Sekdakab Suluh Para Jukir

BERSAMA: Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba diabadikan bersama para juru parkir usai memberikan penyuluhan di Aula Suite Pakar Hotel, Jalan Jamin Ginting Berastagi, Senin (22/5).Solideo/Sumut Pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Karo Kamperas Terkelin Purba, membuka kegiatan sekaligus menjadi narasumber dalam Penyuluhan Petugas Parkir 2023 di Aula Suite Pakar Hotel, Jalan Jamin Ginting Berastagi, Senin (22/5) lalu.

Penyuluhan juru parkir (jukir) ini, diselenggarakan untuk mendukung kelancaran lalu lintas di Kabupaten Karo, khususnya pada lokasi-lokasi strategis, seperti Berastagi dan Kabanjahe.

Dalam paparannya, Kamperas menyampaikan, melalui penyuluhan tersebut, diharapkan agar para jukir dapat lebih memahami tugas dan fungsinya.

“Jukir bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna transportasi, serta merupakan figur penting dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), guna membangun kemajuan di Karo,” ungkap Kamperas.

Kegiatan penyuluhan ini, turut dihadiri Anggota DPRD Karo Kalvin Barus, Kepala Dinas Perhubungan beserta jajaran, serta perwakilan dari Satlantas Polres Karo. (deo/saz)

Target Turunankan Angka Stunting di Humbahas, Dosmar Tekankan Pentingnya Peran Aktif Nakes & Camat

RAPAT: Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor saat memimpin Rapat Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kantor Bupati Humbahas, Senin (22/5).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Guna menangani sekaligus menurunkan angka stunting di Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, menekankan kepada para tenaga kesehatan (nakes) dan camat, agar aktif dalam perannya memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam rangka penurunan angka stunting.

Hal tersebut disampaikan Dosmar dalam Rapat Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kantor Bupati Humbahas, Senin (22/5) lalu.

Menurut Dosmar, penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama, termasuk camat, agar berperan aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Dengan melakukan pengecekan balita pada setiap keluarga yang ada di wilayahnya.

“Bila ada indikasi stunting, maka segera lakukan tindakan semaksimal mungkin,” imbau Dosmar.

Dosmar juga mengatakan, selain penurunan angka stunting pada balita, harus dilakukan juga penanganan stunting dengan intervensi dini. Penanganannya dimulai dari pemberian vitamin kepada setiap remaja putri, mulai dari tingkat SMP.

“Semua ini dilakukan secara bersama-sama. Camat juga ikut ambil bagian, semua harus berperan aktif. Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya mengimbau.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Humbahas, dr Gunawan Sinaga menuturkan, penanganan stunting juga harus melibatkan masyarakat.

“Bidan desa bersama kepala desa dan perangkatnya, harus kompak untuk mendata warganya, siapa saja yang stunting,” katanya.

Dia juga menyebutkan, dalam pendataan harus jelas, agar siapa yang terdata dapat dianggarkan biaya penanganannya dari dana desa, seperti memberikan makanan tambahan. Sehingga, Gunawan menjelaskan, secara bertahap maka angka stunting bisa menurun.

“Kita harus punya komitmen untuk bersinergi, dalam rangka pengendalian dan penurunan angka stunting. Semua elemen harus dilibatkan. Baik itu camat, Kepala Puskesmas, dan seluruh kepala desa, harus berkolaborasi,” harapnya. (des/saz)

Sidang Pembunuhan Mayat Dalam Karung, Hukuman Berat Menanti Risman

SIDANG: Hakim saat menyidangkan Risman Harahap, terdakwa kasus pembunuhan secara virtual di PN Medan, Selasa (23/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Risman Harahap (72) terancam mendapatkan hukuman berat. Pasalnya, dia didakwa atas kasus pembunuhan wanita berinisial S (32) yang ditemukan dalam karung, di Jalan Kerang, Medan Amplas.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rizqi Darmawan menjelaskan dalam dakwaannya, mulanya korban bersama ibunya sedang berada di Amplas.

“Setelah itu, terdakwa membawa korban menggunakan sepeda motor,” ucap JPU, di Ruang Cakra 8, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (23/5).

Selanjutnya, kata jaksa, warga Kecamatan Medan Amplas menemukan mayat korban tersebut dibantaran sungai di Amplas.

“Mayat tersebut dimasukkan di dalam goni dengan keadaan tanpa busana,” ucap jaksa.

Jaksa menegaskan, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 338 atau Pasal 285 atau Pasal 359 atau Pasal 332.

Setelah mendengarkan dakwaan jaksa, Majelis Hakim yang diketuai Khamozaro Waruwu menunda persidangan hingga pekan mendatang dengan agenda selanjutnya. (man/azw)

Mahasiswi USU Diduga Dibunuh, tapi Tunggu Otopsi

SEMASA HIDUP: Foto Mahira Dinabila semasa hidup ketika bersama ayah kandungnya Pariono

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Mahira Dinabila ditemukan tewas mengenaskan di rumah orangtua angkatnya, di Kompleks Rivera, Kecamatan Medan Amplas, pada 3 Mei lalu.

Penemuan mayat korban pertama kali oleh rekannya dan ayah kandungnya. Rekannya mendatangi rumah tersebut karena korban sudah seminggu tidak masuk kuliah dan tidak mengikuti ujian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Mahira diasuh orangtua angkatnya sejak bayi. Saat beranjak dewasa, orangtua angkat Mahira bercerai karena sang ibu saat itu kerap mendapat perlakuan kasar dari suaminya. Mahira pun memilih ikut sang ibu dan ayah angkatnya dikabarkan telah menikah lagi. Kemudian, ibu angkat Mahira meninggal dunia dan mewariskan rumah tersebut kepadanya. Sejak saat itu, Mahira tinggal seorang diri di rumah warisan itu.

Malang tak dapat ditolak, Mahira ditemukan di dapur rumahnya dalam kondisi sangat mengenaskan. Tubuhnya membengkak tetapi masih utuh, dan bagian kepala sudah menjadi tengkorak, diduga karena terbakar. Kondisi yang tak wajar itu membuat pihak keluarga kandung Mahira yakin bahwa korban dibunuh secara sadis oleh pelaku. Apalagi, saat itu kondisi rumah terkunci dari luar.

Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak telah turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu ditemukan sepucuk surat yang menyatakan korban bunuh diri. Tetapi tulisan tangan dalam surat itu berbeda jauh dengan tulisan tangan korban.

Sehingga, keluarga menduga ada kejanggalan dalam kasus kematian Mahira. Jasad Mahira sempat dikebumikan pada 4 Mei lalu, atas permintaan ayah angkatnya.

Akhirnya, pada Sabtu 13 Mei 2023, Bid Labfor Polda Sumut, Biddokes dan Polrestabes Medan membongkar kembali makam korban di pemakaman umum Perumahan Mandala, Kecamatan Percut Seituan.

Saat dikonfirmasi, Senin (23/5) sore, Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Belum, masih menunggu (hasil otopsi),” ujarnya.

Ditanya soal batas waktu hasil otopsi, Faidir tidak bisa memastikan. “Bisa dua minggu atau satu bulan,” tandasnya.

Diketahui, polisi telah memeriksa saksi lebih dari enam orang, termasuk ayah angkat korban. Kemudian, penyidik juga turut memeriksa surat wasiat yang diduga dibuat korban, ditemukan tak jauh dari jenazah. (dwi/azw)

Fiorentina vs Inter Milan: Hormati La Viola

ROMA, SUMUTPOS.CO – Juara bertahan Inter Milan akan ditantang Fiorentina di final Coppa Italia, dini hari nanti. La Viola tengah on fire dan Inter harus menunjukkan respek.

Sulit membantah Inter Milan menjadi favorit di Olimpico Stadium. Selain kedalaman skuat, mereka juga dalam mood yang sangat bagus setelah lolos final Liga Champions dan hampir mengunci empat besar Serie A.

Kekalahan 1-3 di markas Napoli tidak akan berpengaruh apa-apa. Setidaknya, sejak kemarin setelah Juventus dipastikan mendapat penalti 10 poin di Serie A yang membuat anak asuh Simone Inzaghi sepenuhnya bisa fokus ke final nanti.

Perjalanan mereka ke partai puncak Coppa Italia juga menggaransi mereka sangat siap membawa pulang gelar kesembilan dari Roma. Di delapan besar dan babak semifinal, Nerazzurri menjungkalkan Atalanta serta Juventus.

Sebaliknya, Fiorentina dinaungi keberuntungan ketika Cremonense secara mengejutkan membersihkan jalur mereka menuju final dengan menyingkirkan Napoli serta AS Roma. Di semifinal, La Viola dengan enteng menghancurkan Cremonense setelah sebelumnya mereka juga mengalahkan Torino dan Sampdoria.

Akan tetapi, Inter harus menghormati mereka. Mesin La Viola saat ini sedang panas. Sama seperti Inter, pekan lalu mereka juga lolos ke final Liga Konferensi Eropa. Meski hanya kompetisi ketiga, itu akan memberikan kepercayaan diri lebih pada La Viola.

Inter Milan juga tidak boleh lagi membanggakan rekor head to head. Sebab, di pertemuan terakhir di San Siro, April lalu, Fiorentina mampu unggul 1-0 lewat gol Giacomo Bonaventura.

Kemenangan itu sekaligus mengakhiri rentetan 11 pertandingan beruntun tanpa kekalahan Si Ular Besar di Serie A melawan La Viola.

Alasan lain yang membuat pertandingan ini tidak akan berjalan mudah bagi Inter adalah ambisi Fiorentina untuk mengakhiri dahaga trofi mereka yang sudah berlangsung selama 22 tahun.

Dan dengan Vincenzo Italiano sudah menginstirahatkan sebagian besar pilarnya saat imbang 1-1 kontra Torino, mereka jelas sudah sepenuhnya siap bertarung menghadapi Inter. Meski demikian, Simone Inzaghi mengirimkan pesan optimis ke penggemar Inter. Menurutnya, ada empat balapan tersisa bagi mereka hingga akhir musim dan ia menginginkan hasil terbaik khususnya di dua final Nerazzurri. “Ini adalah jalur pertumbuhan karena di tahun kedua ini adalah final kelima bagi kami dan final ini sangat berguna untuk tim berkembang lebih lanjut,” kata Inzaghi di situs Inter.

Inzaghi juga menekankan bahwa mereka sepenuhnya terfokus pada Coppa Italia dan belum memikirkan final Liga Champions melawan Manchester City. “Pertama-tama kami harus memainkan dua pertandingan liga dan final Coppa Italia,” tegasnya.

Italiano sementara itu mengakui bahwa Inter akan diunggulkan di final ini. “Inter pasti memiliki sesuatu yang lebih dari kami,” kata sang allenatore di Tutto Sport.

Namun, ia memastikan anak asuhnya tidak akan mengalah begitu saja di Olimpico. “Kami akan mencoba untuk mendapatkan hasil maksimal dari itu dan kami akan melakukannya dengan kekuatan maksimal,” ujarnya.

Bagi Italiano, mereka sudah pernah mengalahkan Inter dan ia percaya apapun bisa terjadi. “Di liga, bagaimanapun, kami mengganggu mereka dan kami akan mencoba mempersiapkan laga ini dengan baik. Kita tidak boleh membuat kesalahan,” tegas Italiano.

Fiorentina yang sudah mengoleksi enam gelar Coppa Italia akan kembali memainkan Sofyan Amrabat, kapten tim Cristiano Biraghi dan pencetak gol terbanyak Arthur Cabral setelah mereka diistirahatkan melawan Torino.

Giacomo Bonaventura juga kembali dari skorsing Serie A dan akan tampil di lini tengah. Dengan demikian, La Viola hanya akan kehilangan Salvatore Sirigu yang mengalami cedera Achilles.

Sementara Inter, mereka dipastikan tanpa Milan Skriniar dan Henrikh Mkhitaryan karena cedera. Kiper utama, Andre Onana juga diprediksi akan berada di bench untuk memberi kesempatan kepada kapten tim, Samir Handanovic. Berbeda dari Italiano yang kerap mengutak-atik formasinya. Inzaghi hampir pasti akan bermain dengan pola 3-5-2. (amr/jpg)