Home Blog Page 1480

3 Lembaga Doakan Afandin untuk Pimpin Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, SH menerima audiensi pengurus dari tiga lembaga di Kabupaten Langkat, di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis 15 Juni 2023.

Pertama, audiensi Pengajian Badan Koordinasi Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tanjung Pura. Kedua, audiensi Majelis GBKP Klasis Kecamatan Kuala Langkat. Ketiga, Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Langkat.

Kepala BKMT Tj Pura, Netty Syahfitri Pane mengatakan, masyarakat Tanjungpura dari 18 Desa sepakat mendukung Syah Afandin untuk maju di periode berikutnya (2024-2029).

“Selain itu, kedatangan kami untuk mengundang Bapak Plt Bupati Langkat untuk bisa hadir dalam acara Tablig Akbar yang rencananya akan kami selenggarakan pada Tanggal 12 Juli 2023. Suatu kebahagiaan bagi kami jika nantinya Bapak Plt Bupati bisa hadir. Pada kesempatan ini kami juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan yang nantinya kami laksanakan, kami akan mengadakan Bakti sosial,” ucapnya.

Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH menyampaikan ucapkan terima kasih pada para ibu perwakilan Badan Koordinasi Majelis Taklim Kecamatan Tanjung Pura yang sudah berkunjung di Pemkab Langkat.

“Intinya kami pemerintahan Kabupaten Langkat siap membantu apapun bantuan yang dibutuhkan selagi bisa kami bantu pasti dilakukan. Apalagi demi syiar agama dan penguatan ukhwah islamiyah, kami bantu semaksimal mungkin,” ujarnya.

Selanjutnya, GBKP Got-Poy Kuala Langkat, Nursaini Br. Ginting menyampaikan Terima kasih dan sangat bersyukur karena bisa bertemu kembali. Selain itu, pihaknya juga ingin menginformasikan program dan jadwal yang akan berlangsung.

“Jadi pada tanggal 24 Juni 2023 kami akan menyelenggarakan penggalangan Dana sekaligus perayaan ulang tahun pelayanan Kuala Langkat yang genap 23 tahun pada tanggal tersebut, Besar Harapan kami bapak Plt Bupati Langkat bisa dapat Hadir bersama jajarannya Untuk bisa bersama-sama berkumpul di jambur Rahim pasar 6 Tanjung Merahe,” ujarnya.

“Kami juga mohon partisipasi serta dukungan dari Bapak Plt Bupati Langkat untuk bersatu padu dalam membangun Langkat untuk Maju kedepannya,” tambahnya.

Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, SH menyampaikan dirinya sangat senang sekaligus mengucapkan terimakasih dengan kehadiran Bapak ibu.

“Saya sebagai pemimpin juga punya tanggung Jawab dalam pembentukan moral masyarakat saya, karena di era sekarang kita harus bekali anak-anak kita dengan bekal agama karena pada saat ini banyak anak-anak kita yang terpengaruh dengan perkembangan yang ada,” ujarnya.

“Kemudian terkait dengan acara penggalangan Dana saya sangat mendukung dan saya akan menyumbangkan 10 juta harapan saya acara ini dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Terkahir, Ketua PC PMII Kabupaten Langkat, Agung Prabowo menyampaikan maksud tujuannya beraudiensi dengan bapak H Syah Afandin untuk mengundang dan berhadir di acara pelantikan Kepengurusan PC PMII Kabupaten Langkat nantinya pada Hari senin 19 Juni 2023 pukul 10:00 WIB bertempat di gedung PKK Kabupaten Langkat.

“Dan kami ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya telah menerima kami untuk beraudiensi dan mohon maaf atas keterlambatan kehadiran kami sehingga bapak lama menunggu,” sebutnya.

Plt Bupati Langkat H.Syah Afandin SH menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran adik-adik PMII Kabupaten Langkat, untuk bertemu dengan saya membahas akan melaksanakan pelantikan yang akan di laksanakan pada 19 Juni 2023 di gedung PKK Kabupaten.

“Ini bukti kecintaan saya kepada adik-adik sekalian, walaupun keterlambatan adik-adik saya tetap menunggu kehadiran adik-adik, saya dukung dan saya apresiasi kegiatan yang akan kalian laksanakan nantinya serta saya doakan semoga berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun,” sebutnya.

Pejabat yang mendampingi Plt Bupati Langkat pada audiensi tersebut, Bagian Kesra Yudy Syahputra, Kepala Dinas Kominfo Langkat di Wakilkan Kabid IKP M. Faisal, Kabag Umum dan Perlengkapan H. Mahardhika Sastra Nasution, Kabag Humas, Protokol dan Rumah Tangga Winanda Akbar, Kabag pengadaan barang dan jasa David Helgod Pardede, Kakan Kesbangpol Faisal Badawi. (mag-6/ram)

PS Pemkab Sergai Imbangi Tuan Rumah PS Pemko Medan

CENDERAMATA: Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai Adlin Tambunan, Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy saat menyerahkan cenderamata kepada Bupati Batu Bara Zahir disaksikan perwakilan Tim Pemko Medan, Kamis (15/6) sore di stadion Teladan Kota Medan. (fad)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim oldcrak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menahan imbang Tuan Rumah Tim PS Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan skor 1-1.

Pada pertandingan Friendly Match Trofeo 2023 di stadion Teladan Kota Medan, Kamis (15/6) sore yang diikuti 3 tim PS.Pemkab Sergai, PS Pemko Medan dan Pemkab Batu Bara.

Tim PS Pemkab Sergai yang diperkuat Bupati Sergai Darma Wijaya, Wabup Sergai Adlin Tambunan, Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy, Kasi Intel Kejari Sergai Romel Tarigan, Ketua PWI Sergai Edi Saputra, Mantan Pemain PSDS Imam Faisal, sejumlah Kepala OPD Pemkab Sergai, Camat dan ASN Pemkab Sergai, serta sejumlah Wartawan dengan Manejer Darmawan (Sekretaris PWI Sergai) dan Penjaga Gawang Suhendri.

Sedangkan Tim PS Pemko Medan diperkuat Kepala Bapenda Beny Sinomba, Kasat Pol PP Rahmat, Kepala Redinim Medan Alos, Asisten Umum Fery, sejumlah mantan pemain PSMS Dedy Predy , Nasib Rayadi, Suriantono, mantan pemain Persija Timur Sudarto dengan penjaga Gawang Sahril Nasution.

Tampil dilaga babak pertama kedua tim tampil saling menekan, serangan silih berganti, namun hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling meningkatkan serangan hingga akhirnya sekitar menit ke 30 pemain depan Pemko Medan Ardi Muliono berhasil membobol gawang PS Pemkab Sergai yang dikawal Suhendri.

Tak mau tertinggal tim PS Pemkab Sergai berhasil menyamakan skor lewat tendangan bebas yang dieksekusi Wabup Sergai Adlin Tambunan dari luar kotak finalti dan sempat membentur gawang akhirnya membobol gawang PS Pemko Medan yang dikawal Sahril Nasution, skor bertahan imbang 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Kalahkan Pemkab Batu Bara 1-0

Pada laga perdana Tim PS Pemkab Sergai berhadapan dengan Tim Pemkab Batu Bara yang diperkuat langsung Bupati Batu Bara Zahir dengan skor 1-0, gol tunggal PS Pemkab Sergai dikoleksi Imam Faisal di babak kedua.

Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wabup Adlin Tambunan kepada memberikan apresiasi kepada Pemko Medan yang telah menggelar ajang silaturahim dengan pertandingan olahraga sepak bola bersama.

“Memang kalah bukan menjadi tujuan utama dalam pertandingan ini, tetapi lebih mengedepankan silaturahmi dan mempererat jalinan kekeluargaan,” pungkas Darma Wijaya.

Pertandingan silaturahim diakhiri dengan saling tukar cenderamata dari tiga Tim Pemkab Sergai, Batu Bara dan tuan rumah Pemko Medan. (fad)

Kasus Judi Online, Apin BK Dituntut 5 Tahun Penjara

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap Apin BK, terdakwa kasus perjudian secara virtual, Kamis (15/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa kasus perjudian online, Jonni alias Apin BK dituntut jaksa 5 tahun penjara. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Frianta Felix Ginting dalam sidang virtual di Ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (15/6) sore.

Dalam nota tuntutannya, perbuatan terdakwa diyakini melanggar Pasal 27 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU No 19 tahun 2016 perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dan Pasal 3 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

“Meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Jonni alias Apin BK selama 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta, subsider 3 bulan kurungan,” tegas JPU.

Dikatakan JPU, adapun hal yang memberatkan perbuatan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas perjudian dan pencucian uang. “Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum dan mengakui kesalahannya,” ujar JPU lagi.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim diketuai Dahlan Tarigan menunda persidangan hingga 20 Juni 2023 mendatang, dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Mengutip dakwaan, kasus perjudian itu bermula pada November 2021. Ia bersama Niko Prasetia, Eric Willian (penuntutan terpisah) serta Didi, Charles, Hartanto Sugeng alias Atung dan Alfredo (belum tertangkap) turut serta melakukan perbuatan secara tanpa izin memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk permainan judi.

Semula terdakwa menyediakan tempat operasional permainan judi online milik terdakwa yang berada di komplek pergudangan Krakatau Multi Center (KMC) Medan yang terdiri dari 19 ruangan digunakan untuk permainan judi online bagi para bandar judi atau pemilik website judi online untuk melakukan operasional perjudian online.

Kemudian, untuk meningkatkan omset permainan judi online tersebut, sekitar Januari 2022 Apin BK membeli bangunan ruko 4 pintu dan tiga lantai bertempat di blok G-1 No 53, 55, 57 dan nomor 59 di Komplek Cemara Asri.

Dengan menyediakan fasilitas dimaksud, ia mendapat keuntungan Rp20 juta hingga Rp75 juta per bulannya, dari para bandar judi/pemilik website judi online melalui orang kepercayaan bernama Didi (DPO).

Sementara sebagai pemilik server judi, ia juga menawarkan server judi miliknya yakni server judi zoom engine, infiny dan sever judi plaza yang berisi permainan game judi online slot, casino, spot dan lain-lain yang didapat terdakwa dari Charles (belum tertangkap) kepada Niko Prasetia dan Eric William.

Dengan komitmen, kata JPU, Apin BK juga akan mendapatkan keuntungan 20 persen dari total kekalahan pemain judi online yang dikendalikan leader, Eric William di ruangan pada lantai II dan III Warung Warna Warni.

Bentuk hadiah kemenangan yang diperoleh pemain apabila menang maka saldo akun deposit milik pemain menjadi bertambah sesuai dengan kemenangan yang diperoleh, selanjut pemain akan melakukan withdraw. (man/ram)

Telkomsel Umumkan Pemenang Duta Internet BAIK Heroes Series 7

Program Internet BAIK Series 7 Telkomsel telah mencapai puncaknya melalui Acara Awarding Internet BAIK Heroes yang menobatkan empat peserta terbaik di setiap kategori dan satu pemenang untuk Kategori School Heroes.

Para Duta Internet BAIK Heroes Siap Ciptakan Dampak Positif Melalui Konten Digital Kreatif dan Inspiratif

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Rangkaian Program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel, yakni Internet BAIK Series 7, yang telah berlangsung pada Februari – Juni 2023 sampai pada puncaknya dengan ditandai penyelenggaraan Awarding Internet BAIK Heroes di SMAN 1 Sewon Yogyakarta (15/6). Melalui Program Internet BAIK, Telkomsel mempertegas komitmen prinsip berkelanjutannya sebagai digital social impact enabler dalam membangun karakter bangsa, khususnya para generasi muda sebagai pengguna internet secara BAIK (Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif).

Program Internet BAIK mengusung tema ‘Inspire, Be Creative, Be Positive’, mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran dan pengetahuan terkait pemanfaatan teknologi digital, serta meningkatkan kecakapan digital masyarakat dalam berinteraksi di ruang digital secara positif dengan menciptakan konten digital yang kreatif dan inspiratif.

Pada puncak gelaran Program Internet BAIK Series 7, Telkomsel mengumumkan dan memberikan penghargaan kepada para peraih Awarding Internet BAIK Heroes di setiap kategori yang telah memenangkan online competition dalam pembuatan konten kreatif yang inspiratif dan memberikan dampak positif. Untuk Kategori Creative Educator Heroes yang ditujukan bagi para peserta guru/tenaga pendidik diraih oleh Yenti Winataria Tumangkeng dari SD Bruder Melati Pontianak, Kalimantan Barat.

Untuk Kategori Creative Family Heroes yang ditujukan bagi para peserta orang tua, wali, dan komunitas dimenangkan oleh Akbar Fernando Ndabung dari Denpasar, Bali. Untuk Kategori Creative Junior Student Heroes dan Creative High Student Heroes yang ditujukan bagi para peserta pelajar diraih oleh Aila Nayandini Putri dari SMPN 2 Purwokerto, Jawa Tengah dan Restu Aryaputra dari SMK Bina Nusa Slawi, Jawa Tengah. Untuk Kategori Best of Short Movie Educator, Parents, & Community dimenangkan oleh Farah Pebrina dari Tegal, Jawa Tengah.

Untuk Kategori Best of Short Movie Student dimenangkan oleh Aulia Fatma N.I.S. dari SMAN 1 Sewon, Yogyakarta. Sedangkan untuk Kategori School Heroes yang memiliki jumlah content creator terbanyak dimenangkan oleh SMKN 1 Karawang, Jawa Barat. Seluruh peserta yang mendapatkan Penghargaan Internet BAIK Heroes berhak mendapatkan hadiah total senilai Rp 23.500.000 yang dibagi dalam beberapa kategori.

Vice President Corporate Communications TelkomselSaki Hamsat Bramono menjelaskan,”Telkomsel mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program Internet BAIK yang telah terpilih sebagai pemenang dan menjadi Duta Internet BAIK Heroes di setiap kategorinya. Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, di sepanjang tahun 2021 pemerintah telah melakukan pemutusan akses terhadap 565.449 konten negatif dan melakukan penerbitan klarifikasi terhadap informasi yang tidak tepat (hoax debunking) sekitar 1.773 isu hoaks/ disinformasi[1].

Hal tersebut menggambarkan bahwa akses pemanfaatan teknologi, khususnya penggunaan ruang digital, masih banyak dihiasi oleh berbagai konten negatif yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. Telkomsel melalui Program Internet BAIK berkomitmen untuk terlibat aktif dalam peningkatan literasi digital masyarakat dengan menghadirkan ragam edukasi berupa seminar, online training, dan online competition, mendorong pemanfaatan internet dan media sosial secara positif untuk meningkatkan produktivitas serta kreativitasnya, sekaligus mendukung Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) dari Kementerian Kominfo RI untuk meminimalisir penyebaran konten negatif melalui internet, seperti hoax, cyberbullying, dan online radicalism.”

Selama pelaksanaan Program Internet BAIK Series 7 sejak Februari 2023, telah digelar roadshow ke empat kota besar di Indonesia, yakni Karawang, Bandar Lampung, Makassar, hingga Yogyakarta, dan telah diikuti oleh lebih dari 11.421 peserta yang berasal dari 249 kota/kabupaten pada 36 provinsi di Indonesia. Seluruh peserta berkesempatan mengikuti rangkaian tahapan program, seperti seminar dengan bahasan seputar digital parentingdigital literacy, dan content creation.

Dalam program ini juga dilaksanakan online training sebanyak 120 kelas yang diikuti lebih dari 1.800 peserta yang menggunakan metode synchronous and asynchronous learningproject-based learning, dan online assistance terkait fundamental penggunaan akses internet serta pembuatan konten secara kreatif dan inspiratif. Digelar juga online competition Internet BAIK yang merupakan kompetisi pembuatan konten digital kreatif dan positif, menghasilkan sebanyak 1.183 konten digital dari 271 content creator yang mencakup topik konten edukasi, hiburan, travel, motivasi, dan informasi.

Internet BAIK sendiri merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan Telkomsel yang telah digelar sejak 2016. Program ini secara konsisten menggemakan beragam nilai teladan pemanfaatan internet dan media sosial secara BAIK, mulai dari Bertanggung jawab yang berarti menggunakan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika yang berlaku, Aman yang berarti terlindungi dari potensi kejahatan ataupun dampak negatif internet dan media sosial, Inspiratif yang berarti mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal positif bagi pengguna dan sekitarnya, serta Kreatif yang berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif, kondusif, serta bermanfaat.

Sejak awal pelaksanaannya, program ini telah menjangkau hingga 249 kota/kabupaten, 780 sekolah, dan lebih dari 7.000 orang tua, guru maupun komunitas, lebih dari 15.500 pelajar setingkat SMP dan SMA, serta mencetak lebih dari 1.600 duta Internet BAIK dan 271 Content Creator Jagoan Internet BAIK.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Program Internet BAIK dapat mengikuti perkembangannya melalui laman internetBAIK.id dan media sosial Internet BAIK.(rel)

PTPN 2 Larang Ternak Dilepas Sembarangan, Para Peternak di Pagarmerbau Resah

BERKUMPUL: Para warga pemilik hewan ternak saat berkumpul di areal Kebun Tanjung Garbus PTPN 2, Kecamatan Pagarmerbau, Kabupaten Deliserdang, Kamis (15/6).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Peternak sapi dan kerbau di Kecamatan Pagarmerbau, Kabupaten Deliserdang, resah akibat kebijakan baru yang dikeluarkan Manajer Kebun Tanjung Garbus PTPN 2, Kecamatan Pagarmerbau, Kamis (15/6). Adapun kebijakan tersebut, yakni melarang ternak dilepas sembarangan di lahan milik perkebunan pelat merah tersebut.

Padahal, menurut sejumlah peternak, sudah puluhan tahun mereka melepas ternak di lahan PTPN 2 itu, dan tak ada larangan dari manajemen perseroan.

Saat ini, ada 60 warga pemilik ternak dengan jumlah 500-an ekor hewan, yang setiap harinya berada di areal perkebunan, sejak pagi hingga malam.

Seorang peternak, Eko alias Memen (43), mengaku kecewa dengan kebijakan yang diterapkan PTPN 2. Kebijakan itu dianggap tidak berpihak kepada peternak. Dia pun membenarkan, beberapa pekan ini, mereka sudah terus-terusan terlibat adu mulut dengan pihak keamanan perkebunan, yang terus menakut-nakuti hewan ternak mereka.

“Sapi-sapi kami dikejar-kejar security saat menggembala. Ternak kami ditakuti dengan cara dikebuti (de­ngan suara plastik). Kalau saya, menggembala 150 ekor sapi, tapi itu milik 10 orang, dan kami bergantian menjaganya. Harapan kami, tetap dibolehkan menggembala. Karena mau ke mana lagi?” harap Memen.

Para peternak juga mengaku, sebelumnya mereka sudah mendapat surat larangan dari dari pihak perkebunan. Mereka tidak sependapat kalau dianggap hewan ternak mereka yang membuat tanaman sawit PTPN 2 menjadi rusak. Malah me­reka meyakini, keberadaan hewan-hewan ternak bisa menambah tanaman sawit lebih subur.

“Pohon kelapa sawit itu rusak karena hama, bukan karena hewan ternak kami ini. Kalau ternak kami kotorannya itu malah bisa jadi pupuk yang bisa buat subur tanaman. Kalau tanaman yang masih kecil-kecil bisanya dijaga, karena sapinya pun tidak ke situ cari makannya, karena tidak ada rumputnya,” ujar Tri, peternak lainnya.

Beberapa peternak berharap, Manajemen PTPN 2 bisa mempertimbangkan lagi soal larangan untuk menggembala dan beternak di area Kebun Tanjung Garbus. Sebab saat ini, tidak ada lagi areal yang ideal untuk menggembalakan hewan ternak selain areal perkebunan tersebut, karena masih banyak terdapat rumputnya. Para peternak pun mengaku siap untuk menjaga hewan ternak­nya dari tanaman kelapa sawit yang saat ini masih baru ditanam.

“Yang punya ternak saling menjaga sekarang ini. Karena kami juga tahu, ada pohon yang masih kecil atau baru ditanam. Kami siap untuk menjaga, dan berharap masih bisa menggembala di situ,” harap Siswanto, yang juga seorang peternak.

Manajer Kebun Tanjung Garbus PTPN 2, Hilarius Manurung mengatakan, dalam masalah ini sebenarnya pihaknyalah yang harusnya me­ngeluh, bukan peternak. Hal ini lantaran keberadaan hewan ternak merusak tanaman-tanaman mereka yang masih kecil. Kebijakan mela­rang hewan ternak di areal replanting (tanaman ulang), karena tanaman belum menghasilkan, dan tanaman baru menghasilkan sampai 4 tahun. Bukan hanya di PTPN 2, namun di tempat lain, seperti perkebunan swasta.

“Sekarang kami lagi konsultasi ke bagian hukum, karena ada pidana juga itu. Kalau di areal tanaman yang daunnya masih bisa terjangkau hewan ternak, itu tidak bisa dimasuki ternak. Di seluruh dunia pun begitu, bukan hanya di PTPN 2, yang kebun swasta pun begitu. Ternak yang masuk akan kami laporkan ke polisi. Ada pidananya di KUHP, pengrusakan tanaman akibat ternak. Mereka membiarkan dan mengizinkan ternaknya ke areal yang sudah dilarang, tapi mereka tidak menjaga, sehingga merusak tanaman,” tegas Hilarius.

Hilarius membantah, jika kebijakan ini baru dibuat. Dia menegaskan, sejak ada PTPN 2, kebijakan itu pun memang sudah ada. Selama ini, pihaknya tidak mempermasalahkan karena tanaman yang dimasuki ternak sudah tinggi.

“Inikan baru ditanam lagi. Kalau afdeling lain yang tanamannya sudah tinggi, tidak kami permasalahkan, selagi sifatnya tidak merusak. Tak ada regulasi di kami, ternak boleh masuk perkebunan. Di beberapa tempat yang tidak merusak, kami tidak ter­lalu mempermasalahkannya, tapi bukan diizinkan. Salah juga kalau diizinkan. Ini sedang nanam, ada yang baru juga dan menghasilkan satu ta­hun. (Terkait rusak karena hama kata peternak) Saya malas membahasnya. Yang jelas sapinya makan daun kelapa sawit. Mereka tahunya itu, (ternak mereka) merusak. Tapi pura-pura tidak tahu saja,” jelasnya.

Hilarius juga mengatakan, ada sekitar 655 hektare lahan perkebunan yang selama ini tidak boleh dimasuki hewan ternak. Hal ini lantaran kondisi tanaman masih bisa dijangkau oleh hewan ternak. (btr/saz)

KAHMI Sumut Gelar Pendidikan Karakter di Era Digital

Sekum MW KAHMI Sumut Dadang Darmawan Pasaribu bersama penyelenggara dan peserta kegiatan Pendidikan Karakter bagi Pelajar di Era Digital, Rabu lalu (14/6)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka Gerakan Pendidikan Karakter bagi Pelajar di Era Digital, Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara menggelar kegiatan Dialog bertajuk, “Pendidikan Karakter Gen Z di Era Digital”, pada Rabu (14/6). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi MW KAHMI Sumut dengan Kementerian Kominfo RI, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang dan Perguruan Nusantara Lubuk Pakam.

Sekretaris Umum MW KAHMI Sumut Dadang Darmawan Pasaribu, SSos, MSi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter bagi pelajar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Dengan mempedomani nilai-nilai luhur Pancasila, diharapkan pelajar dapat memanfaatkan teknologi digital dengan positif dan konstruktif. Kegiatan dilakukan secara hybrid, yaitu luring di Perguruan Nusantara Lubuk Pakam yang diikuti lebih dari 600 pelajar, dan daring melalui zoom oleh lebih dari 13.000 pelajar di 27 sekolah di Kabupaten Deli Serdang.

Pada kesempatan yang sama, Team Leader Literasi Digital Sumut, Indra Prawira, ST, MM menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan agar pelajar makin cakap digital. “Bukan hanya dari sisi kemampuan, tapi juga etika, budaya dan keamanan digital,” jelas Indra.

Sementara itu, Ketua LPA Deliserdang Junaidi Malik mengungkapkan, teknologi digital dapat menjadi ancaman serius bagi generasi muda, jika tidak dimanfaatkan dengan baik. “Karena itu kegiatan pendidikan karakter ini penting, agar generasi muda kita memiliki filter dan tidak menjadi korban teknologi,” ujar Junaidi.

Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut adalah Dr. Astri Dwi Andriani, MI.Kom (Rektor UNPI Cianjur), Mansyur Hidayat Pasaribu (Ketua Umum MD KAHMI Deli Serdang) dan Gita Aisyah Risa, SE (influencer). (adz)

Kelurahan Glugur Kota Medan Barat Bersama PT PLN UP2B Sumbagut Tanam Pohon di Bantaran Sungai Deli

TANAM POHON: Camat Medan Barat, Drs Lilik menanam Pohan di bantaran sungai Deli Kelurahan Glugur Kota Kecamatan Medan Barat, Rabu (14/6) - Tomi Sanjaya Lubis/Sumut .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati hari bumi sekaligus menyambut HUT Kota Medan yang ke 433 tahun, Kelurahan Glugur Kota Kecamatan Medan Barat bersama Kecamatan Medan Barat dan PT PLN UP2B Sumbagut menggelar program penghijauan yang berada di sekitar Jalan K.L. Yos Sudarso, Rabu (14/6).

Kegiatan ini dihadiri Manager PT PLN (Persero) UP2B Sumbagut, Andi Murniawati, Camat Medan Barat, Drs. Lilik M.Ap, Lurah Glugur Kota Ahmad Zukri Al Rasyid, Babinsa Koramil 0201-01/MP Sertu Sumarna, Babinkamtibmas Polsek Medan Barat Aiptu Tarmidi, para kepala lingkungan di bawah Keluarah Glugur Kota, pegawai dan alih daya PT PLN (Persero) UP2B Sumbagut serta masyarakat sekitar Kelurahan Glugur Kota.

Lurah Glugur Kota Kecamatan Medan Barat, Ahmad Zukri Al Rasyid mengatakan, program penghijauan tersebutn

berfokus pada penanaman pohon yang di sebar di bantaran Sungai Deli serta pengecatan pot dan penanaman pohon di areal pot tanaman sepanjang Jaln K.L. Yos Sudarso, Kelurahan Glugur Kota. Totalnya ada 1.200 pohon yang ditanam pada kegiatan tersebut. “Ada 1.200 pohon tanaman yang ditanam tadi di sepanjang bantaran sungai Deli dan Jalan K.L. Yos Sudarso,” ujar Zukri.

Sementara itu, Camat Medan Barat, Drs. Lilik M.AP mengatakan, kegiatan yang dilakukan di Kelurahan Glugur Kota tersebut merupakan salah satu 5 program prioritas Wali Kota Medan, yaitu kesehatan, infrastruktur, pengendalian banjir, kebersihan, heritage dan UMKM.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan khususnya di bantaran sungai dan sungai Deli,” harap Lilik.

Manager PT PLN (Persero) UP2B Sumbagut, Andi Murniawati dalam sambutannya menyampaikan, PT PLN (Persero) UP2B Sumbagut yang merupakan salah satu unit pelaksana dari Unit Induk P3B Sumatera yang memiliki peranan penting dalam pengaturan sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh, yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan sistem tenaga listrik di Sumatera Utara dan Aceh.

“PT PLN (Persero) berupaya mendukung kelestarian lingkungan hidup, secara teknis perusahaan ini berupaya untuk menciptakan energi listrik yang ramah lingkungan dan salah satu wujud tanggung jawab PLN terhadap masayarakat dan lingkungan adalah dengan melakukan program penghijauan,”katanya.

Di sela-sela kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi bahaya listrik dan sosialisasi sistem management pengamanan oleh tim K3L dan Keamanan PT PLN (Persero) UP2B Sumbagut.

Team Leader K3L dan keamanan, Rahmad Rizki menyampaikan bahwa perlunya menggunakan energi listrik secara baik dan tertib aturan. Hal ini dikarenakan listrik yang menyalahi aturan dapat membahayakan dan menyebabkan kerugian bagi pelakunya, bahkan dapat mengancam masyarakat di sekitarnya.

PT PLN (Persero) UP2B Sumbagut juga telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional melalui Permen ESDM No. 77.K/90/MEM/2019, sehingga mewajibkan PT PLN (Persero) untuk meningkatkan keamanan lokasi kantornya sesuai dengan aturan yang berlaku untuk pengamanan OBVITNAS, salah satunya adalah dengan melibatkan pihak pengamanan eksternal PT PLN (Persero) yaitu TNI dan POLRI. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi semangat baru,”bilangnya.

Tentulah, ini untuk meningkatkan kolaborasi Medan Berkah yang menjadi tagline Pemerintah Kota Medan, serta sinergi antara PT PLN (Persero) dengan lingkungan sekitar dan masyarakat. (omi/ila)

PLN UID Sumatera Utara Teken PJBTL Sektor Industri dan Bisnis Sejumlah 47,5 MVA

Foto Bersama PLN dengan Seluruh Peserta Penandatanganan PJBTL

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tingginya investor pasca pandemic Covid-19 akan menjadi kunci pemulihan ekonomi di Sumatera Utara. PLN sebagai satu – satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pemasok listrik berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik sektor industri dan bisnis, serta menyambut investasi baru.

Melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan pelanggan tegangan menengah, PLN telah membuktikan bisa memenuhi kebutuhan listrik dengan kualitas yang baik dan dapat diandalkan.

Penandatangan PJBTL dilakukan di Balai Agung Astakona sebanyak 24 pelanggan yang disaksikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara (15/6). Dengan total daya sebesar 47,5 Mega Volt Ampere (MVA), pelanggan tegangan menengah tersebut tersebar di 5 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yaitu UP3 Medan Utara, UP3 Lubuk Pakam, UP3 Padang Sidimpuan, UP3 Binjai dan UP3 Pematang Siantar.

General Manager PLN Unit Induk Sumatera Utara Awaluddin Hafid, menyampaikan rasa bangga bisa membangun sinergi dalam mengembangkan bisnis dan usaha dengan pelaku bisnis di Sumatera Utara. PLN juga terus berinovasi dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal kepada seluruh pelaku bisnis dan usaha.

“Kami sadar sudah menjadi kebutuhan utama untuk menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berbagai hal yang dilakukan PLN dalam menghadirkan pasokan listrik disektor industri dan bisnis diantara melakukan pengembangan jaringan, pengembangan infrastruktur, melakukan pemeliharaan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik yang dibutuhkan oleh pelanggan,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin juga menambahkan PLN sedang bertransformasi untuk meningkatkan pelayanan melalui digitalisasi melalui aplikasi super apps yaitu PLN Mobile. Melalui aplikasi ini pelanggan dapat mengakses berbagai layanan PLN yang dibutuhkan hanya dalam satu genggaman.

Selain itu, dalam mendukung penggunaan energi bersih, Awaluddin juga menawarkan pelaku bisnis untuk menggunakan produk Renewable Energy Certificate (REC). Melalui REC pelaku bisnis dan usaha dapat mendeklarasi produk yang dihasilkan telah menggunakan energi baru terbarukan, sehingga dapat semakin diminati oleh pasar global.

Manager Teknik PT Perkebunan Nusantara III Sei Mangkei Bona Pasaribu salah satu pelanggan dalam penandatanganan PJBTL mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kerjasama serta pelayanan dan penyediaan listrik yang andal di kawasan industri Sei Mangkei. Dengan pasokan listrik yang andal para investor dari luar negeri semakin percaya untuk berinvestasi di Sumatera Utara.

“Kawasan industri Sei Mangkei memiliki luas area sebesar 1.933,8 hektare. Pasca pandemic pertumbunan tenant cukup signifikan. Perusahaan besar dari luar negeri telah membuka tenant di Sei Mangkei diantaranya Jerman, Belanda, Tingkok, India dan tenant domestik. Untuk itu keandalan pasokan listrik menjadi penting bagi investor untuk berinvestasi di Sumatera Utara,” kata Bona

Pada kesempatan yang sama, PLN juga memperkenalkan salah layanan unggulan dalam menjawab keluhan pelanggan dalam memperbaiki instalasi bangunan/kantor pelanggan. Melalui layanan ListriQu khusus untuk pelanggan tegangan menengah, PLN menyediakan jasa perbaikan instalasi bangunan berkolaborasi dengan PT Haleyora Power Indonesia. (rel/ila)

Pemilu 2024 Tetap Coblos Caleg

SIDANG PUTUSAN: Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) bersama Hakim Konstitusi Saldi Isra (kiri) dan Suhartoyo (kanan) memimpin jalannya sidang putusan permohonan uji materi pasal dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (15/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sistem pemilu yang bakal digunakan pada 2024 akhirnya mendapat kepastian hukum. Kepastian didapat usai keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 114/PUU-XX/2022 yang dibacakan di Gedung MK Jakarta, Kamis (15/6).

DALAM putusannya, MK menolak gugatan yang diajukan kader PDIP Demas Brian Wicaksono bersama empat warga negara lain tersebut. Dengan demikian, Pemilu 2024 akan tetap menggunakan sistem proporsional terbuka.

Dalam pertimbangannya, MK menegaskan jika sistem pemilu sebagai kebijakan hukum terbuka. Artinya, pembuat undang-undang, yakni pemerintah dan DPR diberi kewenangan untuk menentukan kebijakan.

Hakim MK Suhartoyo mengatakan, konstitusi Indonesia tidak pernah mengatur sistem pemilu apa yang harus digunakan. Sejak UUD 1945 dibentuk, Konstitusi RIS 1949, maupun UUDS 1950, semuanya tidak menentukan jenis sistem pemilu yang harus digunakan. “UUD 1945 hasil perubahan pun tidak menentukan sistem pemilihan umum untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD,” ujarnya.

Dengan demikian, saat pasal 168 UU Pemilu mengatur sistem proporsional terbuka, tidak ada norma konstitusi yang dilanggar. Dalam putusannya, MK juga membantah semua dalil pemohon. Sebelumnya, pemohon mendalilkan sistem terbuka memiliki banyak ancaman. Mulai dari membahayakan negara dan ideologi pancasila, mendistorsi partai politik, memunculkan caleg pragmatis, memperluas money politic, mempersulit keterwakilan perempuan hingga memberatkan penyelenggara. “Tidak beralasan menurut hukum untuk seluruhnya,” kata Saldi.

Soal ancaman membahayakan negara misalnya, MK berpendapat tidak terjadi jika dipagari dengan prinsip-prinsip yang dapat membatasi aktor politik tidakmerusak ideologi negara. Kemudian klaim mendistorsi parpol, MK menilai peran sentral parpol tetap kuat dalam menetapkan caleg. Sebaliknya, MK justru mendorong partai untuk memperkuat kaderisasi sehingga bisa menghasilkan caleg berkualitas yang sesuai dengan visi partai.

Selanjutnya terkait money politic, MK bependapat sistem tertutup juga punya potensi sama. Khususnya dalam upaya caleg mendapatkan nomor urut calon jadi. Untuk melawan money politik, MK justru memberikan sejumlah masukan.

Pertama, partai dan caleg harus berkomitmen tidak menggunakan politik uang. Kedua, penegakkan hukum harus berjalan. Ketiga edukasi kepada masyarakat. “Masalah politik uang sebenarnya lebih disebabkan karena sifatnya yang struktural, bukan sekadar disebabkan dari pilihan sistem,” tuturnya.

Soal pilihan sistem, MK juga menilai masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga dalam menentukan, harus dilakukan secara cermat. Jika kelak sistem pemilu dibahas ulang, MK memberi lima rambu-rambu dalam memutuskan.

Pertama, perubahan tidak terlalu sering dilakukan, sehingga dapat diwujudkan kemapanan sistem pemilu. Kedua, jika dilakukan perubahan, harus ditempatkan dalam rangka menyempurnakan sistem. Ketiga, opsi perubahan harus dilakukan sebelum tahapan pemilu dimulai.

“Sehingga tersedia waktu yang cukup untuk melakukan simulasi,” jelasnya. Keempat, jika dilakukan perubahan harus menjaga keseimbangan antara peran partai politik sebagaimana termaktub dalam Pasal 22E ayat 3 dan prinsip kedaulatan rakyat Pasal 1 ayat (2) UUD 1945. Terakhir, apabila dilakukan perubahan, tetap melibatkan semua kalangan dan menerapkan prinsip partisipasi publik yang bermakna.

Sementara itu, hakim MK Arief Hidayat memberikan pendapat berbeda. Arief mengatakan, sistem pemilu perlu dievaluasi dan diperbaiki. Terlebih, sudah empat kali diberlakukan sejak 2004.

Sebab, dari perspektif filosofis dan sosiologis, pelaksanaan sistem proporsional terbuka yang selama ini berlangsung dinilai Arief didasarkan pada demokrasi yang rapuh. Di mana para caleg bersaing tanpa etika dan menghalalkan segala cara untuk dapat dipilih masyarakat.

Arief mengusulkan sistem terbuka terbatas. Di mana partai mendapat kewenangan lebih dalam menentukan calon terpilih melalui sejumlah skema perhitungan tertentu.

Namun karena tahapan Pemilu tahun 2024 sudah dimulai, dia mengusulkan sistem proporsional terbuka terbatas dilaksanakan pada Pemilu tahun 2029. “Saya berpendapat bahwa permohonan pemohon beralasan menurut hukum untuk sebagian,” terangnya.

Sementara itu, dengan tidak adanya perubahan, pelaksaan tahapan akan berjalan sesuai perencanaan. Komisioner KPU RI Idham Holik mengatakan, putusan MK kian memberikan kepastian hukum. Bahwa 2024 tetap menggunakan sistem terbuka.

Oleh karenanya, dalam mendesain Rancangan peraturan KPU ke depan, pihaknya akan berpatokan dengan sistem itu. Mulai dari desain surat suara pemilu legislatif, pemungutan suara di TPS, mengenai tanda Coblos, serta berkenaan dengan metode konversi suara ke kursi. “Desainnya pun dalam sistem proporsional daftar terbuka,” ujarnya di Kantor KPU.

Terkait saran MK untuk meningkatkan kualitas pemilihan legislatif, Ketua KPU Hasyim Asyari menyebut secara regulasi sudah diatur. Untuk seleksi caleg misalnya sudah diatur dalam mekanisme internal partai. Hal itu yang perlu ditekankan oleh partai implementasinya. Kemudian dalam pemilihan, sudah ada juga aturan untuk menertibkan. “Misalnya untuk pencalonan ada money politic, ada mekanismenya, ada bawaslu,” tuturnya.

Respon Partai-partai

Sementara itu, meski mendukung sistem tertutup, DPP PDI Perjuangan (PDIP) menerima dengan terbuka putusan MK. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya menghormati keputusan tersebut, karena sejak awal PDIP percaya pada sikap kenegarawanan dari seluruh hakim MK untuk mengambil keputusan terbaik, dengan melihat seluruh dokumen-dokumen autentik terkait dengan amandemen UUD 1945.

Hasto menegaskan, PDIP mendukung keputusan MK tersebut, dan siap mengikuti pemilu dengan sistem terbuka. “PDIP hanya ingin melahirkan anggota dewan yang jauh dari praktik popularisme, liberalisme, dan kapitalisme,” terang politisi asal Jogjakarta itu.

Dia menyatakan, partainya akan terus melakukan pelembagaan politik, di mana anggota dewan di seluruh tingkatan memiliki tugas yang sangat penting dalam menyelesaikan masalah-masalah rakyat.

Sementara PKS mengaku bisa bernafas lega setelah MK memutuskan sistem proporsional terbuka. “Kami mengapresiasi putusan MK menolak uji materi Undang-Undang Pemilu,” terang Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Al Habsyi

Aboe menyebutkan, putusan tersebut menunjukkan bahwa sistem proporsional terbuka sesuai dengan Konstitusi. Hal itu memperkuat tafsir atas ketentuan pasal 1 ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat.

Aboe mengatakan, putusan MK akan menjadikan hubungan antara calon anggota legislatif dengan konstituen menjadi lebih kuat. “Di sisi lain, putusan ini akan disambut gembira oleh rakyat. Karena mereka dapat memilih para caleg secara terbuka sesuai dengan aspirasinya,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPR itu menuturkan, dengan sistem proporsional terbuka, kontestasi akan berlangsung secara fair. Para caleg akan beradu gagasan dan menampilkan kelebihan yang dimiliki di daerah pemilihannya.

Mereka bisa mengeksplorasi kelebihan-kelebihan persolan yang dimiliki. “Dengan demikian, political branding tidak hanya dilakukan kepada partai, namun para caleg sendiri bisa melakukan personal branding secara mandiri,” tutup Aboe.

PAN juga memberikan apresiasi kepada MK. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, sejak awal PAN meyakini bahwa MK akan tetap menjaga marwah dan martabatnya sebagai penjaga demokrasi, hukum dan keadilan di Indonesia. “Sikap MK menolak gugatan terhadap sistem pemilu agar menjadi tertutup adalah bukti dari eksistensi MK sekarang ini,” bebernya.

Viva menjelaskan, jarang sekali terjadi adanya kesamaan pandangan secara kolektif antara sebagian besar partai politik dan unsur masyarakat dalam menilai tentang persoalan. Delapan partai politik yang lolos parliamentary threshold di DPR dan kekuatan civil society memiliki persamaan pemikiran bahwa sistem pemilu proporsional terbuka adalah sistem pemilu terbaik saat ini, dibanding sistem pemilu tertutup.

Setelah putusan itu, kata Viva, seluruh partai politik, penyelenggara pemilu, kekuatan masyarakat, dan stakeholder lainnya harus berkomitmen menjaga pelaksanaan pemilu agar berjalan secara luber, jurdil, berkualitas dan berintegritas, aman dan damai.

Dari luar parlemen, Partai Buruh juga menyatakan menerima dan menghormati penuh keputusan MK. Presiden Partai Buruh Said Iqbal menegaskan, keputusan MK merupakan keputusan akhir, tidak ada banding. “Partai Buruh siap mengikuti pelaksanaan pemilu 14 Februari 2024 dengan sistem proporsional terbuka sesuai keputusan MK tersebut,” ujarnya. (far/lum/mia/jpg)