29 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14802

Pusat Percepat Penyaluran

Dana Bos Tetap Ditransfer ke Rekening Kabupaten/Kota

Rapat lintas kementerian di Kantor Wakil Presiden membahas persoalan pencairan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) kemarin (14/8), tidak menghasilkan sistem baru. Skenario perubahan pencairan dari pusat ke kabupaten dan kota menjadi dari pusat ke provinsi, belum bisa dijalankan. Tahun ini, dana bos masih ditransfer dari pusat ke rekening kabupaten dan kota.

Usai rapat, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh menuturkan rencana menyaluran dana bos dari rekening pemerintah pusat ke rekening pemerintah provinsi belum bisa dijalankan. Rencana ini sempat mencuat sebagai solusi pencairan dana BOS di rekening pemerintah kabupaten dan kota yang seret.  “Skenario tersebut, terbentur aturan pembiayaan pendidikan sekolah dasar,” jelasnya.

Mantan Menkominfo itu melanjutkan, dalam undang-undang diatur jika pembiayaan sekolah dasar menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota. Bukan pemerintah provinsi. Jika dana BOS dipaksakan ditransfer ke rekening pemerintah provinsi, meskipun dengan alasan percepatan pencairan ke sekolah atau satuan pendidikan, Nuh khawatir bisa tersangkut persoalan hukum.

Meskipun tidak memutuskan pola baru pencairan dana BOS, Nuh mengatakan rapat ini menentukan sistem percepatan pencairan dana BOS dari rekening pemerintah kota dan kabupaten ke rekening sekolah. Sistem percepatan pencairan ini adalah dengan membentuk Tim Pusat Percepatan Penyaluran Dana BOS. Tim ini mulai aktif bekerja mendampingi daerah-daerah yang belum mencairkan dana bos hari ini.

Tim pusat ini dibentuk lintas kementerian. Kemendiknas, Kementerian Agama (Kemenag), Kemenko Kesra (Kesejahteraan Rakyat), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bakal mengirim delegasinya dalam tim ini. “Tim bakal turun ke daerah (kota dan kabupaten, red) untuk memberikan pendampingan pencairan dana BOS,” jelas menteri asal Surabaya itu.
Tim Pusat Percepatan Pencairan dana BOS ini memiliki target kinerja jelas. Yaitu menekan supaya dana BOS bisa segera dicairkan ke sekolah. Nuh menjelaskan, target pencairan itu diantara adalah dana BOS triwulan I yang masih tersendat di satu kabupaten, dan dana BOS triwulan II yang masih ngendon di 22 daerah.

Diantara catatan kabupaten dan kota yang belum menyalurkan dana BOS antara lain terekam di Provinsi NTT, Papua, Sulawsi Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Timur. “Untuk di (pulau, red) Jawa insyaallah sudah beres semua,” jelas Nuh.

Nuh membenarkan jika selama ini proses pencairan dana BOS ke sekolah cukup seret karena tidak ada payung hukum di level pemerintah kabupaten dan kota. Sehingga, mereka takut tersangkut perkara korupsi jika mencairkan dana BOS. Untuk itu, BPKP dimasukkan dalam Tim Pusat Percepatan Pencairan Dana BOS. Dengan ikutnya anggota BPKP tersebut, diharapkan kekhawatiran tersangkut korupsi bisa ditekan.

Tim ini, tambah Nuh, juga bekerja untuk percepatan penyaluran dana BOS triwulan ketiga dan keempat. Pencairan triwulan ketiga sudah dimulai bulan Juli lalu. Nuh beharap, tim pusat ini mampu menjalankan tugasnya dengan optimal.

Selain menekan percepatan pencairan dana BOS, tim ini juga bakal membuat rekomendasi pencairan dana BOS untuk tahun 2012. Nuh mengatakan, rekomendasi pencairan dana BOS ini bakal ditetapkan sebelum penetapan Undang-undang APBN 2012 yang diperkirakan digedok Oktober depan.

Rapat lintas kementerian di Kantor Wakil Presiden membahas persoalan pencairan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) kemarin (14/8), tidak menghasilkan sistem baru. Skenario perubahan pencairan dari pusat ke kabupaten dan kota menjadi dari pusat ke provinsi, belum bisa dijalankan. Tahun ini, dana bos masih ditransfer dari pusat ke rekening kabupaten dan kota.

Usai rapat, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh menuturkan rencana menyaluran dana bos dari rekening pemerintah pusat ke rekening pemerintah provinsi belum bisa dijalankan. Rencana ini sempat mencuat sebagai solusi pencairan dana BOS di rekening pemerintah kabupaten dan kota yang seret.  “Skenario tersebut, terbentur aturan pembiayaan pendidikan sekolah dasar,” jelasnya.

Mantan Menkominfo itu melanjutkan, dalam undang-undang diatur jika pembiayaan sekolah dasar menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota. Bukan pemerintah provinsi. Jika dana BOS dipaksakan ditransfer ke rekening pemerintah provinsi, meskipun dengan alasan percepatan pencairan ke sekolah atau satuan pendidikan, Nuh khawatir bisa tersangkut persoalan hukum.

Meskipun tidak memutuskan pola baru pencairan dana BOS, Nuh mengatakan rapat ini menentukan sistem percepatan pencairan dana BOS dari rekening pemerintah kota dan kabupaten ke rekening sekolah. Sistem percepatan pencairan ini adalah dengan membentuk Tim Pusat Percepatan Penyaluran Dana BOS. Tim ini mulai aktif bekerja mendampingi daerah-daerah yang belum mencairkan dana bos hari ini.

Tim pusat ini dibentuk lintas kementerian. Kemendiknas, Kementerian Agama (Kemenag), Kemenko Kesra (Kesejahteraan Rakyat), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bakal mengirim delegasinya dalam tim ini. “Tim bakal turun ke daerah (kota dan kabupaten, red) untuk memberikan pendampingan pencairan dana BOS,” jelas menteri asal Surabaya itu.
Tim Pusat Percepatan Pencairan dana BOS ini memiliki target kinerja jelas. Yaitu menekan supaya dana BOS bisa segera dicairkan ke sekolah. Nuh menjelaskan, target pencairan itu diantara adalah dana BOS triwulan I yang masih tersendat di satu kabupaten, dan dana BOS triwulan II yang masih ngendon di 22 daerah.

Diantara catatan kabupaten dan kota yang belum menyalurkan dana BOS antara lain terekam di Provinsi NTT, Papua, Sulawsi Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Timur. “Untuk di (pulau, red) Jawa insyaallah sudah beres semua,” jelas Nuh.

Nuh membenarkan jika selama ini proses pencairan dana BOS ke sekolah cukup seret karena tidak ada payung hukum di level pemerintah kabupaten dan kota. Sehingga, mereka takut tersangkut perkara korupsi jika mencairkan dana BOS. Untuk itu, BPKP dimasukkan dalam Tim Pusat Percepatan Pencairan Dana BOS. Dengan ikutnya anggota BPKP tersebut, diharapkan kekhawatiran tersangkut korupsi bisa ditekan.

Tim ini, tambah Nuh, juga bekerja untuk percepatan penyaluran dana BOS triwulan ketiga dan keempat. Pencairan triwulan ketiga sudah dimulai bulan Juli lalu. Nuh beharap, tim pusat ini mampu menjalankan tugasnya dengan optimal.

Selain menekan percepatan pencairan dana BOS, tim ini juga bakal membuat rekomendasi pencairan dana BOS untuk tahun 2012. Nuh mengatakan, rekomendasi pencairan dana BOS ini bakal ditetapkan sebelum penetapan Undang-undang APBN 2012 yang diperkirakan digedok Oktober depan. (wan/jpnn)

Butuh Rp12 Triliun

Selain dana BOS pemerintah menyiapkan strategi baru untuk menghadapi persoalan banyaknya bangunan sekolah yang rusak. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh mengungkapkan, sekitar Rp12 triliun diperlukan untuk perbaikan yang direncanakan rampung sebelum 2014 itu. “Pola pembangunan sekolah-sekolah rusak itu harus diubah. Tidak boleh dengan pembangunan seperti model-model sekarang, kriwil-kriwil sedikit, tapi harus dijadikan serentak,” kata Nuh usai mengikuti silaturahmi Ibu Negara Ani Yudhoyono dengan guru-guru berdedikasi 2011 di Istana Negara, kemarin (13/8).

Nuh mengaku, rencana tersebut telah dikonsultasikan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia mengharapkan, anggaran tersebut masuk dalam APBN 2012 dan inpres bisa terbit sebelum 2012. “Sinyalnya positif. Tapi ini saya belum bisa memastikan, harus dikonsultasikan dulu,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat 101 ribu ruang dari 900 ribu ruang kelas yang harus direnovasi. Nah, dengan estimasi satu ruang berukuran 8 x 9 meter plus dengan selasar, diperkirakan memakan biaya Rp120 juta. “Rp120 juta sampeyan kalikan 101 ribu itu kan banyak triliun, sekitar Rp12 triliun,” ucap mantan rektor ITS itu.

Jika inpres bisa terbit sebelum 2012, pembangunan bisa dimulai tahun depan secara serentak. Nuh mengatakan, pendekatan yang digunakan adalah pembangunan dengan desain dan kualitas yang baru. “Kalau selama ini pakai tipe (bangunan) C,”maka paling tidak ini harus pakai tipe B sehingga lifetime- nya lebih lama.  Kita tidak bolak balik renovasi, rehabilitasi,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, pembangunannya akan melibatkan TNI sehingga bisa menghemat anggaran. Nuh mencontohkan, jika ditenderkan, maka akan ada bagian yang menjadi keuntungan kontraktor. “Itu belum kalau ada kontraktor yang nakal,” katanya. Nah, dengan bekerjasama dengan TNI, penghematan itu bisa dialokasikan  untuk pengadaan fasilitas seperti komputer. Menurut Nuh, rencana itu sudah dikomunikasikan dengan Panglima TNI. (net/jpnn)

Kartu Keluarga Hilang di Kantor Kecamatan

087868514xxx

Saya FE warga Helvetia Tengah, Medan Helvetia. Pada bulan April yang lalu, saya mengurus pergantian Kartu Keluarga (KK) dan KTP, tapi hingga sekarang tak selesai.

Alasan pihak Kelurahan Helvetia Tengah karena KK lama hilang dibuat Kecamatan. Jadi mereka lempar tanggung jawab, jadi mohon Pak Wali Kota menegur aparat Kelurahan Helvetia Tengah dan Camat Medan Helvetia, agar jangan memperlambat urusan pembuatan KK dan KTP, apalagi pembuatan KK dan KTP sudah secara online. Terima kasih Sumut Pos dan Pak Wali Kota.Merdeka.

Laporkan Tertulis

Terima kasih informasinya, kami minta warga untuk membuat laporan tertulis kepada kami camat Medan Helvetia dan tembuskan ke Bagian Humas Pemko Medan, Bagian Pemerintahan dan Wali Kota Medan. Selanjutnya, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan setempat.

Khairul Buchari
Plt Kabag Humas Pemko Medan

17 Agustus Wajib Pasang Bendera Satu Tiang

MEDAN- Menyambut kemerdekaan ke 66 RI, Rabu (17/8) masyarakat Sumut diimbau wajib memasang bendera satu tiang penuh mulai 14 sampai dengan 18 Agustus 2011 di depan rumahnya masing-masing.
Imbauan itu disampaikan Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho melalui kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, Asren Nasution, Minggu (14/8).

“Perayaannya harus beprinsip hemat dan tak mengganggu situasi serta umat yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan,” katanya.

Asren menyebutkan, Peringatan HUT Kemerdekaan ke-66 RI 2011 ini mengambil tema dengan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, kita tingkatkan kesadaran hidup dalam kebhinnekaan untuk kokohkan persatuan NKRI, kita sukseskan kepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEAN untuk solidaritas ASEAN.

Selanjutnya, Pemprovsu tetap menggelar peringatan kemerdekaan melalui beberapa rangkaian kegiatan, pada 15 Agustus digelar ramah tamah dan silaturrahim  dengan Pejuang Perintis Kemerdekaan RI dan ceramah singkat menjelang berbuka puasa. Pada 16 Agustus mendengar penyampaian pidato kenegaraan Presiden RI di DPRD Sumut.
Pada pukul 24.00 WIB, digelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Makam Pahlawan. Dan 17 Agustus pukul 08.00 WIB upacara bendera  di Lapangan Merdeka Medan.

Pada 18 Agustus akan dilakukan kunjungan ke kediaman para pejuang yang uzur karena tak dapat hadir mengikuti Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Merdeka Medan. (saz)

Hidupkan Lampu Jalan

081263421xxx
Kepada Yth Kadis Pertamanan, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian bapak. Alhamdulilah lampu jalan yang di Jalan G Singgahmata sudah hidup, namun lampu jalan yang persis di depan rumah saya tidak diperbaiki dan masih tetap padam. Sekali lagi saya mohon perhatian bapak, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

085361815xxx

Kepada Yth Bapak Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan, tolong hidupkan lampu jalan kami di Jalan Seksama Blok B Komplek Pemda, lampu jalan di blok B sampai dengan H sudah dua bulan mati, sementara kami tiap bulan tetap bayar biaya lampu jalan, tolong Pak hidupkan lampu jalan kami di blok B, jangan biarkan daerah kami jadi gelap gulita setiap malamnya, sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

Kami Lakukan Perbaikan

Terima kasih informasinya, terlebih dahulu kami sampaikan kepada warga. Hingga kini kami terus melakukan perbaikan di sejumlah wilayah di Kota Medan. Hanya saja, perbaikannya tidak bisa secara keseluruhan dilaksanakan serentak. Hal itu dikarenakan keterbatasan jumlah pegawai kami, maka kami hanya bisa melakukan perbaikannya bertahap.

Khusus untuk pelaksanaan perbaikan tetap dilaksanakan di seluruh penjuru Kota Medan. Untuk itu, kami  meminta kepada warga agar  bersabar menunggu petugas kami yang sedang bekerja di lapangan.

Erwin Lubis
Kadis Pertamanan Kota Medan

Kami Siapkan Tambahan Energi Listrik

Ketika seluruh lampu jalan dihidupkan, maka energi listrik milik PLN tak sanggup. Untuk itulah, perlahan kami akan siapkan energi listrik baru yang rencananya bisa segera terlaksana pada 2011 ini.

Sesuai kesepakatannya, ada tambahan sekitar 10 Mega Watt yang mana ditempatnya di PT KIM, selanjutnya 5 Mega Watt akan disalurkan untuk kepentingan umum di Kota Medan. Dengan adanya tambahan pasokan itu, tentunya energi sumber energi penerangan bisa tercukupi di Kota Medan. Kami menyadari lampu jalan memang sangat penting ada di Kota Medan terlebih lagi saat bulan Ramadan. kami berupaya semaksimal mungkin agar energi listrik cukup di Kota Medan.

Drs H Rahudman Harahap MM
Wali Kota Medan

Perkuat Koordinasi dengan Kecamatan

Banyaknya lampu jalan yang mati di Kota Medan, sebenarnya bukan hanya disebabkan pasokan energi listrik yang kurang, tapi hal lainnya diakibatkan kurang dilakukannya perawatan lampu jalan pada tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, kepemimpinan saat ini cendrung bertugas memperbaikinya saja.

Seharusnya, Dinas Pertamanan Kota Medan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, khususnya untuk pendataan kerusakan atau kondisi lampu jalannya masing-masing di kecamatan, bila ada kerusakan minta segera melaporkannya ke Dinas Pertamanan Kota Medan, selanjutnya setiap tiga bulan petugas patroli Dinas Pertamanan juga melakukan pengecakan rutin terhadap lampu jalan yang ada.

Tanpa keduanya dilaksanakan, maka sepenuhnya masyarakat hanya membayar pajak saja sedangkan pelayanan yang diberikan seperti mendapatkan penerangan jalan jauh dari harapan. Kami minta agar segera dilakukan perbaikan lampu jalan, jangan sampai, masyarakat semakin tak percaya dengan pemerintahan ini.

Ahmad Arif,
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Geng Motor Jarah Sepeda Motor Mahasiswa UMSU

MEDAN- Prilaku geng motor semakin meresahkan warga Kota Medan, bila sebelumnya merusak mobil dan warnet. Kini, aksi geng motor meluas ke arah penjarahan. Seperti menjarah kendaraan seorang warga, Sabtu (13/8) dini hari.
Geng motor itu menjarah sepeda motor Jupiter Z BK2280CM milik seorang mahasiswa UMSU, Sumardi (20) warga Aceh Gayo. Korban yang berboncengan dengan teman satu sekampungnya, Syaiful melintasi Jalan dr Mansyur Medan, tepat di depan pintu I kampus USU, sekawanan geng motor datang menghampiri korban dan langsung menarik sepeda motornya.

“Saya sebenarnya mau menunjukkan kampus nomor USU kepada teman saya satu kampung itu, tiba-tiba pengendara kereta (sepeda motor, Red)  memukuli kami, langsung sepeda motor ditarik,” ucapnya
Spontan, Sumardi melakukan perlawanan. Tapi, karena banyaknya yang mengeroyok itu. Mahasiswa UMSU yang kost di Jalan Gatot Subroto itu tak mampu menghalau aksi sekawanan geng motor itu.

“Kami habis dipukuli, jadi kereta kami langsung di bawa pergi,” ucap Syaiful saat ditemui di Mapolsek Medan Baru usai membuat laporan polisi.

Terpisah, kepolisian Polsek Medan Baru bersama Polsek Sunggal yang dibantu anggota Patra Brimob yang menggendarai sepeda motor berhasil mengamankan sedikitnya enam pengendara sepeda motor yang diduga anggota geng motor.

Sumber di Polsek Sunggal menyebutkan para pelaku itu diamanakan di lokasi tanah kosong yang berada di Jalan Sei Serayu, Medan Sunggal. Sejumlah tersangka diduga geng motor itu dringkus dengan cara dijebak anggota polisi yang menyaru sebagai anggota geng motor.

Bersamaan pengamanan itu, diamankan sejumlah barang bukti lainnya seperti sebuah double stick yang didapatkan dari tangan tersangka yang tertangkap, dan sebuah senjata tajam jenis kelewang tersimpan diselip-selip tenda di tanah kosong tersebut.

Kini, para tersangka yang berhasil diamankan itu langsung dibawa ke Mapolsek Sunggal dengan menggunakan mobil unit patroli melalui penyidikan.
Kapolsek Sunggal, Kompol. Budi Hendrawan Sik menyampaikan kini dilakukan penyelidikan atas kasus penjarahan sepeda motor. Selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan Polsek Medan Baru mengenai laporan korban. “Masih penyelidikan lanjutan,” ucapnya. (gus/smg)

Wajib Tiga Angka

Man City vs Swansea

LONDON-Saat menjamu tim promosi Swansea di Stadion Stamford Bridge, dinihari nanti, tuan rumah Chelsea tak memiliki pilihan lain kecuali meraih kemenangan atas lawannya itu.

Hasrat membuncah yang diapungkan manajemen klub membuat para pemain membulatkan tekad untuk meraih tropi Premieer League di akhir musim nanti.

Ya, menyambut kompetisi di musim 2011/12 ini, kekuatan finansial The Citizen seakan merepresentasikan tekad bulat mereka untuk menancapkan tajinya di pentas domestik, bahkan sampai ke Eropa.

Sejumlah pemain besar mereka datangkan sebagai sarana pendukung utama ambisi besar tim asuhan Roberto Mancini tersebut. Berlabuhnya Sergio Aguero membuat City seakan menjadi tim yang siap merusak dominasi tim empat besar. Dan di awal musim ini, City memiliki peluang besar untuk memimpin pucuk pimpinan klasemen.

Di sisi lain, anak asuh Roberto Mancini pun saat ini sedang mencari pelampiasan atas kegagalan mereka mengalahkan Manchester United pada laga Community Shield pekan lalu.

Artinya, ini menjadi kesempatan terbaik bagi Edin Dzeko untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai striker top papan atas, setelah Carlos Tevez diragukan dapat tampil usai berlibur di negaranya, Argentina.

“Semua pemain telah menyatakan kesiapannya untuk meraih kemenangan. Itu dipicu pada kegagalan mengalahkan Manchester United, karena saat itu kami telah sempat unggul dua kali (2-0) atas mereka (Manchester United, Red),” bilang Roberto Mancini, tactician Manchester City.

Kendati begitu, jangan meremehkan Swansea. Pesan itu rasanya tepat diserukan sang arsitek mengingat tingginya antusiasme Swansea.

Tercatat, wakil Wales tersebut berhasil merambah kasta liga sepakbola tertinggi di tanah Britania Raya, Premier League setelah terakhir kali mereka meresakan sengitnya pertarungan di level ini awal dekade 1980-an lalu.
Berstatus sebagai tim promosi, Swansea tentu tidak ingin tampil seadanya. Tim yang diarsiteki Brendan Rodgers ini boleh dibilang menempuh jalan terjal dan berliku menuju Premier League. Betapa tidak, mereka harus melewati babak play-off untuk memastikan satu tiket ke Premier League.

Menghitung peluang kemenangan mereka atas City, Swansea memiliki rekor yang buruk saat jumpa tim Eastlands ini selama dua musim yakni 1981/82 dan 1982/83.

Dalam empat pertemuan terakhir tiga dekade lalu, City selalu sukses membekap Swansea. Tapi tentu saja, hasil tersebut tidak lagi relevan dengan iklim sepakbola modern seperi sekarang. Terlebih, perkembangan City telah meningkat pesat, jauh dibanding 20 tahun silam.

Jadi, bagaimana hasil akhir pertandingannya. Kita lihat saja jalannya pertandingan nanti, apakah City yang bermodalkan kekuatan finansial  dengan deretan pilar mewahnya mampu meredam antusiasme membuncah tim semenjana Swansea City.

Yang pasti pada laga nanti Swansea akan banyak menurunkan pemain debutan seperti kiper Michel Vorm, Jose Moreira, Danny Graham, Leroy Lita, Wayne Routledge dan Steven Caulker.
Pertanyaannya, mampukah para pemain debutan tadi merusak dominasi The Citizens jika bermain di City of Manchester? Sama-sama kita tunggu jawabannya. (jun)

Vincent Kompany Jadi Kapten

SEPERTINYA semua sudah disiapkan Manchester City apabila Carlos Tevez benar-benar sudah tidak mau lagi tinggal di sana. Untuk peran komandan di tengah lapangan, mereka punya Vincent Kompany.

Walaupun sudah bergabung dengan tim dan berlatih bersama, masa depan Tevez di City masih belum jelas, karena ia belum menarik penyataannya ingin meninggalkan City of Manchester Stadium — dan tinggal menunggu siapa yang bisa mengeluarkannya dari sana.

Pihak City sudah mengantisipasi kepergiannya dengan membeli penyerang internasional Argentina, Sergio ‘Kun’ Aguero dari Atletico Madrid.

Lantas, ban kapten yang musim lalu disandang Tevez pun sudah siap dioper ke pemain lain. Kompany, yang menjabat peran itu di pertandingan Community Shield melawan Manchester United minggu lalu, dikabarkan mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya.

Kompany mungkin bukan sosok yang sering jadi headline dalam pasukan The Citizens. Walaupun termasuk sebagai pemain generasi awal di era City “yang kaya”, namun harganya pun relatif tidak mahal, hanya 10 juta euro saat dibeli dari Hamburg SV di musim panas 2008.

Sejak bergabung ke City, bek Belgia berusia 25 tahun itu menjadi salah satu pemain yang paling konsisten permainannya, sehingga mendapatkan tempat reguler di skuad inti, baik sejak era Mark Hughes sampai Mancini.
Kompany mulai diberi kepercayaan sebagai deputi kapten pada 16 April lalu, saat City bertanding melawan MU di semifinal Piala FA. Ia menyelesaikan musim lalu dengan luar biasa, mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik City oleh suporter maupun kalangan pemain, serta masuk “tim sebelas” Liga Primer.

Sepanjang musim ia bermain 50 kali di semua kompetisi, termasuk 37 di liga. Mancini memujinya sebagai pemain yang luar biasa. Dengan sikap dan mentalitasnya, Kompany diyakini bisa menjadi salah satu defender terbaik di Eropa. (net/jpnn)

DPD LIRA Medan Bantu Korban Kebakaran

MEDAN- DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Medan gelar safari Ramadan dilokasi bencana kebakaran di Jalan Pulau Irian, Lingkungan II Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan. Kegiatan itu sebagai wujud kepedulian antar sesama umat beragama.

Bukti kepedulian DPD LIRA itu ditunjukkan mulai membagi bingkisan sembako kepada korban kebakaran dan warga sekitar, LIRA juga menjenguk para korban kebakaran di rumah sakit Pelabuhan Belawan.
Dalam kunjungan yang digelar, Minggu (14/8), Wali Kota DPD LIRA Kota Medan, Ganda Manurung ST MBA mengharapkan Wali Kota Medan memberikan fokus perhatian terhadap warga Belawan menjadi korban kebakaran. Seperti memberikan fasilitas pelayanan kesehatan gratis, bantuan peralatan bangunan, agar rumah warga yang terbakar bisa segera dibangun. “Apalagi ini suasana Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, para korban harus menempati rumah mereka kembali,” pintanya.

Usai menyerahkan sembako, pengurus DPD LIRA menjenguk dua orang korban kebakaran yakni Afrizal ansari (32) dan Adi (21) yang menjalani perawatan di Ruang Nusa Indah Rumah Sakit Pelabuhan Medan. (rud)

Noda Pertama Gervinho

LONDON-Arsenal gagal mendapatkan poin penuh pertamanya di Liga Primer Inggris 2011/12 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Newcastle United di Stadion St James Park, Minggu (14/8) dinihari WIB.

Dalam pertandingan ini, manajer Arsenal Arsene Wenger tidak menurunkan dua nama yang menghangatkan bursa transfer musim panas, Cesc Fabregas dan Samir Nasri, sebagai persiapan menghadapi era baru tanpa kedua pemain tersebut.

Wenger memberikan kesempatan kepada Gervinho untuk menjalani debutnya bersama The Gunners. Namun debut Gervinho diwarnai kartu merah.

Sedangkan Oxlade-Chamberlain berada di bangku cadangan.

Laga antara Newcastle dan Arsenal berlangsung keras, terutama di babak kedua. Selain kartu merah untuk Gervinho, wasit juga mengeluarkan delapan kartu kuning, lima diantaranya diterima pemain Arsenal.
Arsenal mencoba memberikan gebrakan dengan menekan pertahanan Newcaslte sejak pluit kick-off ditiupkan wasit. Namun, minimnya kreasi membuat serangan Arsenal dengan mudah dipatahkan barisan belakang Newcastle .
Di babak kedua, tensi permainan Newcastle dan Arsenal makin meninggi.

Tackling keras dilakukan pemain kedua tim untuk mencegah lawan memasuki lini pertahanan masing-masing.
Pada menit ke-79, Arsenal harus berlaga dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah yang diterima Gervinho akibat insiden yang melibatkan Joey Barton. Barton menghampiri Gervinho, karena menilai pemain asal Pantai Gading itu telah melakukan diving.

Barton selanjutnya menarik kaus Gervinho. Aksi Barton itu membuat suasana menjadi panas. Wasit kemudian memberikan kartu merah kepada Gervinho, dan kartu kuning bagi Barton.
Walau unggul jumlah pemain, Newcastle tidak bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor imbang tanpa gol tidak mengalami perubahan.

Bagi Arsenal, bertandinga dengan sepuluh pemain di laga perdana Premier League bukanlah yang pertama, sebab pada musim lalu Laurent Koscielny juga mengalami nasib seperti Gervinho.
Ditilik dari data Soccernet, Arsenal musim lalu memang menuntaskan laga minus satu saat menghadapi Liverpool yang berkesudahan imbang 1-1. (bbs/jpnn)

The Blues Tertahan

STOKE-Nasib apes harus dialami Andre Villas Boas ketika menjalani debutnya sebagai manejer tim Chelsea di ajang Premier League.

Itu setelah anak asuhnya hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi tuan rumah Stoke City.
Dalam laga yang berlangsung Minggu (14/8) malam WIB di Stadion Britannia, Villas Boas menampilkan Fernando Torres sebagai starter. Sementara Didier Drogba ada di cadangan. Pemain Pantai Gading itu baru masuk di pertengahan babak kedua.

Chelsea memang tampil menguasai pertandingan dan memiliki sejumlah peluang. Sementara itu Stoke City yang mengandalkan bola-bola panjang dan lemparan ke dalam jarak jauh, juga mampu merepotkan pertahanan tim tamu.
Stoke bukan tanpa peluang. Pemain tim tuan rumah mengklaim John Terry melakukan handsball di kotak terlarang pada menit 38. Tapi, wasit tidak melihat itu dan tidak menggubris protes pemain Stoke.

Chelsea berusaha menekan pertahanan Stoke. Tapi, ketatnya pertahanan Robert Huth dkk membuat pemain depan The Blues gagal mencetak gol. Praktis, skor tanpa gol bertahan hingga wasit Mark Halsey meniup tanda turun minum.
Chelsea kembali menekan pertahanan Stoke sejak menit awal babak kedua. Frank Lampard memprotes kepada wasit karena menganggap pemain tuan rumah melakukan pelanggaran terhadapnya di kotak penalti. Tapi wasit Halsey tidak menggubrisnya.

The Blues yang kesulitan menembus pertahanan ketat Stoke, mencoba menembak bola dari jarak jauh, seperti yang dilakukan oleh John Obi Mikel. Namun, tendangan Mikel masih melambung dari gawang Begovic.
Chelsea terus menekan pertahanan Stoke. Kali ini peluang didapat oleh pemain pengganti Nicolas Anelka. Sayang, tendangan melengkung penyerang asal Prancis itu, masih mampu ditepis oleh Begovic yang bermain gemilang.
Terry dkk lebih banyak menekan pertahanan Stoke pada babak kedua. Sebaliknya, tim tuan rumah hanya mengandalkan serangan balik untuk menciptakan peluang berbahaya. Skor tanpa gol bertahan hingga bubar.
Dengan hasil ini, maka Chelsea gagal menggusur Bolton Wanderers yang memuncaki klasemen Premier League, yang pada pertandingan sebelumnya membantai Queens Park Rangers dengan skor 4-0, Sabtu kemarin. (bbs/jpnn)