31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 14849

Demi Citra, PM Malaysia Suap Stasiun TV

KUALA LUMPUR- Stasiun TV internasional CNBC membatalkan siaran program utama mereka World Business yang diduga menerima suap dari Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk wawancara khusus dan pencitraan pemerintah Malaysia.

Situs themalaysianinsider.com pada Kamis malam (4/8) merilis laporan FBC Media sebuah perusahaan jasa humas di Inggris menerima uang jutaan Ringgit Malaysia untuk merekayasa pemberitaan.

CNBC menyatakan sedang menginvestigasi sepak terjang FBC Media dengan PM Najib dan pemerintah Sarawak agar stasiun TV internasional yang dipercaya pelaku bisnis dunia itu tidak terkena nasib seperti tabloid News of The World, yang tutup setelah terlibat skandal pemberitaan yang melanggar hukum.

“Sebagai jawaban atas pertanyaan Malaysian Insider kami mengakui sudah menutup program World Business karena dugaan jual-beli berita dan mulai menginvestigasi FBC dan praktik bisnis mereka,” kata Wakil Presiden Komunikasi dan Pemasaran CNBC Charlotte Westgate dalam surat elektronik.

World Business dipimpin Redaktur Pelaksana CNBC, John Defterios langsung dihentikan tayangannya setelah sebuah pemberitaan internet di Negara Bagian Sarawak melansir berita dugaan suap oleh PM Najib dan pemerintah Sarawak terhadap program paling bergengsi, yang juga ditonton jutaan pebisnis di Indonesia itu. Berita online oleh Anil Neto di Sarawak menulis “CNBC Memutus Hubungan Dengan FBC Media!”.

Seorang whistle blower di London mengungkapkan betapa politisi kubu penguasa Malaysia, Barisan Nasional (BN) membayar jutaan Ringgit dari anggaran nasional ke FBC untuk mengatur pemberitaan yang “baik-baik” di Stasiun TV CNBC.

Laporan dari Sarawak menampilkan sederet nama politisi seperti PM Najib Razak, mantan PM Abdullah Badawi, Menteri Kepala Sarawak Tan Sri Taib Mahmud, menggunakan suap untuk membeli pencitraan di TV CNBC dan media internasional lainnya.

“Mengijinkan program dibayar oleh politisi merupakan praktik penipuan jutaan pemirsa yang mengira mereka sedang menonton tayangan yang obyektif dan tidak memihak. Ini merupakan kejahatan berat terhadap hukum penyiaran. Terlebih bagi perusahaan global sekelas CNBC dan induk usahanya NBC di Amerika Serikat,” ujar laporan dari Sarawak itu.

Charlotte Westgate, menolak memberikan keterangan lebih lanjut untuk saat ini karena pihaknya masih terus menyelidiki skandal itu. Selain dengan CNBC, FBC mengakui pihaknya juga berhubungan profesional dengan BBC dan CNN. (net/jpnn)

Helikopter AS Jatuh, 38 Tewas

KABUL- Presiden Afganistan Hamid Karzai, Sabtu (6/8), mengatakan, 31 anggota pasukan khusus AS dan tujuh tentara Afganistan tewas akibat helikopter jatuh di Provinsi Wardak, Afganistan Timur. Peristiwa itu terjadi Jumat malam (5/8), tetapi tidak dijelaskan secara rinci dimana dan apa penyebabnya.

Sebelumnya, juga diberitakan adanya helikopter NATO yang jatuh dengan satu korban tewas. Heli itu juga diduga milik NATO. Akan tetapi, tidak dijelaskan apakah keduanya peristiwa yang sama.
Menurut Karzai, jumlah korban kecelakaan tersebut merupakan yang terbesar dalam kecelakaan tunggal helikopter di Afganistan.

Karzai mengatakan telah mengirimkan pernyataan turut berduka cita kepada Presiden AS Barack Obama.
Sementara itu, taliban telah mengklaim bertanggung jawab atas musibah itu. Taliban mengatakan, para pejuang mereka telah menembak jatuh helikopter dalam sebuah pertempuran dengan para tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang dipimpin NATO membenarkan adannya musibah tersebut.(net/jpnn)

Nazar Seorang Saudagar

“Hai istriku sebaiknya kita bernazar kepada Allah,” kata seorang saudagar kepada istrinya, “Jika kita diberi anak laki-laki, aku akan memotong kambing yang besar dan lebar tanduknya sejengkal, kemudian dagingnya kita sedekahkan kepada fakir miskin.”

Rupanya sang saudagar tersebut sudah sangat merindukan lahirnya seorang anak, karena telah bertahun-tahun berumah tangga tidak kunjung diberi momongan oleh Tuhan. Kemudian ia menyuruh beberapa orang untuk mencari kambing besar bertanduk selebar jengkal, dengan pesan, “Beli saja kambing itu berapapun harganya, tidak usah ditawar lagi.” Ternyata usaha itu gagal total.

Baginda lalu masuk istana, mau tidur, tetapi mata itu tidak mau diajak kompromi, karena otak masih terfokus pada masalah nazar dan malu besar yang akan dihadapinya esok pagi. Menjelang subuh baginda pun teringat kepada Abu Nawas. Tidak ada manusia yang dapat memutuskan hal ini selain Abu Nawas,” pikir Baginda dengan suka cita. Setelah itu barulah baginda dapat memicingkan matanya, tidur pulas sampai pagi.

Begitu bangun, diutuslah penggawa memanggil Abu Nawas. Setelah Abu Nawas tiba dihadapannya, baginda pun mengutarakan perihal nazar saudagar dari negeri Kopiah itu dan semua usaha yang sudah ditempuhnya serta malu besar yang akan didapatnya sebentar lagi, karena para Kadi, dan orang alim seluruh negeri, tidak dapat memberi jalan keluar. Apalagi sebentar lagi saudagar dari kopiah itu akan menghadap ke Istana. “Apa pendapatmu tentang hal itu?” tanya baginda sultan dengan sorot mata ingin tahu jawaban Abu Nawas.

“Ya tuanku Syah Alam,” jawab Abu Nawas ringan. “Janganlah tuanku bersusah hati, jika tuanku percaya Insya Allah hamba dapat menyelesaikan perkara ini.”

Tak berapa lama kemudian balairung pun dipenuhi orang-orang yang ingin tahu keputusan Baginda Sultan tentang nazar saudagar dari negeri kopiah itu. Baginda memanggil saudagar tersebut dan memerintahkan Abu Nawas memecahkan masalah itu. “Hai saudagar, bawalah kemari anakmu, dan seekor kambing yang besar badannya,” kata Abu Nawas.

Mendengar perkataan Abu Nawas itu semua orang terheran-heran, termasuk Baginda Sultan dan si saudagar itu. “Apa maksud Abu Nawas kali ini?” pikir mereka.

Si saudagar itu menyatakan kesediaaannya membawa anak dan seekor kambing paling besar serta mohon pamit pulang ke negeri kopiah. Baginda Sultan masuk Istana, melanjutkan tidurnya, dan pertemuan pagi itu pun bubar.
Sesuai dengan janjinya, saudagar itu pun datang kembali ke Bagdad beberapa hari kemudian. Ia membawa istri, anak dan seekor kambing, langsung menghadap Sultan di Istana. “Datang juga engkau kemari, hai saudagar,” kata Baginda Sultan. “Tunggulah sebentar, akan aku kumpulkan penghulu dan rakyat,” kemudian Baginda menyuruh memanggil Abu Nawas.

Akan halnya Abu Nawas, ketika mengetahui di jemput ke Istana, ia pura-pura sakit. Baginda Sultan yang diberi tahu hal itu memaksa agar Abu Nawas di bawa dengan kereta Kerajaan. Maka berangkatlah Abu Nawas ke Istana dengan mengendarai kereta kencana yang ditarik dua ekor kuda.

“Mengapa kamu terlambat datang kemari?” tanya Baginda Sultan.“Ya tuanku, patik terlambat datang karena patik sakit kaki,” jawab Abu Nawas. “Hai Abu Nawas” kata Sultan. “Saat ini telah datang kemari saudagar itu bersama istri, anak dan seekor kambing yang besar badannya. Coba selesaikan masalah ini dengan baik.” “Baiklah,” kata Abu Nawas, “Akan hamba selesaikan masalah ini.” Bukan main senang hati Baginda mendengar jawaban itu.

Abu Nawas menarik kambing dan anak saudagar itu. Jari tangan kiri anak tersebut dijengkalkan ke tanduk kambing dan ternyata sama panjangnya. Baginda Sultan dan seluruh yang hadir di balairung heran memikirkan ulah Abu Nawas.
“Ya tuanku, hamba mohon ampun,” kata Abu Nawas. “Jika hamba tidak salah ingat, saudagar itu mengatakan lebar tanduk kambing itu sejengkal. Karena yang dinazarkan anak ini, jari anak inilah yang hamba jengkalkan ke tanduk kambing itu, dan ternyata pas benar. Jadi kambing ini boleh disembelih untuk membayar nazar. Itulah pendapat hamba. Jika salah, hamba serahkan keputusannya kepada Baginda.” “Pendapat Abu Nawas aku kira benar,” kata Baginda Sultan. Dengan sangat meyakinkan. (net/jpnn)

Marzuki, Dipo dan Ruhut Rusak Citra

JAKARTA- Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudibyo menilai, rusaknya citra kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akibat ulah tiga orang kadernya sendiri.
Menurutnya, SBY dikelilingi para penabuh genderang yang sering menyebar kontroversi sehingga menciderai citranya sebagai Presiden.

“Presiden dikelilingi orang-orang yang kontroversi, penabuh genderang,” kata Agus dalam diskusi bertajuk Pers Indonesia di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (6/8).

Menurut Agus, orang-orang penuh kontroversi ini merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Ruhut Sitompul.

Ketiga orang itu kata Agus pula dianggap menciderai citra dan merugikan Presiden SBY sendiri. Sebagaimana diketahui, tiga orang ini sering memberikan peryataan yang kontroversial. Marzuki Alie baru-baru ini melontarkan wacana pembubaran KPK dan pemberian maaf kepada koruptor, Dipo Alam terhadap seruannya yang akan memboikot media yang dianggap kritis terhadap pemerintah. Hal ini mendapat tantangan dari publik.(kyd/awa/jpnn)

Produk UMKM Dipamerkan

Ramadhan Fair, Lapangan Mabar

Ramadhan Fair yang pertama kali digelar di Lapangan Mabar Kecamatan Medan Deli, diisi sekitar 70 stan. Mayoritas stan diisi oleh pelaku  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menampilkan aneka produknya masing-masing.
Dari hasil penelusuran wartawan koran ini, Jumat (5/8) harga barang-barang yang dijual di masing-masing stan cukup terjangkau. Maka tak heran, acara gawean Pemko Medan ini ramai kunjungi orang.  Satu diantara 70 stan yang ada, adalah Lis Fashion & Digital Printing.  Stan ini menawarkan barang-barang seperti busana muslim, baju batik, jilbab, blankon, aksesoris, gelas muk, pin, kaos digital printing dan juga tas laptop. “Harga barang-barang yang kami jual di sini bervariasi, mulai dari Rp3 ribu hingga Rp200 ribu per buahnya,” ujar pedagang, M Cheri Andiva.

Lebih lanjut, dikatakannya barang-barang yang dijual di stan berdasarkan pesanan. “Semua tergantung pesanan pembeli, harganya pun terbilang murah karena untuk pin kami jual dengan harga Rp3 ribu, sedangkan tas laptop Rp40 ribu hingga Rp45 ribu,” jelasnya

Dia berharap dengan adanya Ramadhan Fair ini, masyarakat dapat mengetahui produk-produk yang dipamerkankan, sekaligus sebagai sarana hiburan bagi warga Medan Deli dan sekitarnya.
Sementara itu, dari arena Kampoeng Ramadan, Jalan Karya Wisata Kecamatan Medan Johor, ada juga stan yang menjual pizza.

Pemilik stan Pizza Rakyat, Reni mengatakan,  pembuatan pizza rakyat ini juga  disajikan dengan sosis daging dan aneka sayuran.

Untuk jenis pizza yang ditawarkan diantaranya pizza sosis, daging,  jagung,  sayur dan masih banyak lagi jenis pizza lainnnya.

Namun yang membuat pizza rakyat ini berbeda dengan pizza yang dijual di toko-toko besar yang kita kenal selama ini, mengingat namanya yang bernuansa rakyat.

Yang mana menurut Reni, untuk harga yang ditawarkan terbilang sangat murah karena target pasar yang diraup yakni kalangan ekonomi menegah ke bawah, tanpa menghilangkan cita rasa dan konsep daganganya.
Mengingat semuanya disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia, dengan harganya yang cukup terjangkau bagi para pengunjung.

“Hanya dengan Rp3 ribu, masyarakat sudah bisa menikmati pizza yang rasanya cukup menggoyang lidah. Selain itu kita juga punya beberapa aneka rasa dengan harga yang juga berbeda, sesuai dengan keinginan pengujung, pokoknya murah meriah tapi nggak murahan,” ujar Reni.

Dari beberapa pilihan ini, rasa kombinasi merupakan pizza dengan harga tertinggi yakni yakni  Rp15 ribu satu porsinya.
“Meskipun mahal namun sesuai dengan namanya, rasa kombinasi melengkapai semua rasa pizza yang kita tawarkan yakni bertabur sayur, daging, sosis, daging, bawang bombay, dan mayones,” ungkapnya. (uma/mag-11)

Honorer APBD dan APBN Diangkat

JAKARTA- Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) hampir menyelesaikan pembahasan kuota CPNS 2011. Diperkirakan, akhir bulan ini kuota CPNS untuk seluruh instansi pusat dan daerah sudah keluar. Kuota ini, bakal diperebutkan oleh pendaftar CPNS baru dan tenaga honorer.

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menuturkan, memasukkan skema pengangkatan tenaga honorer dalam rekrutmen CPNS tahun ini merupakan bagian skenario pengentasan ribuan tenaga honorer atau pegawai tidak tetap (PTT). “Kebijakannya seperti itu, tapi berapa persentase perbandingannya belum rampung,” jelas Ramli.

Hingga kini, tenaga honorer yang belum diangkat berjumlah 569.922 orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua. Rinciannya, kategori I berjumlah 152.310 tenaga honorer.

Sementara kategori II sebanyak 417.612 tenaga honorer. Kemungkinan, tenaga honorer yang bakal diangkat lebih dulu adalah tenaga honorer kelompok I yang selama ini digaji menggunakan APBN dan APBD. Ramli menuturkan, tidak seluruh tenaga honorer gelombang I bakal diangkat menjadi CPNS tahun ini. “Komposisi yang bakal diisi diantaranya di bagian teknis,” jelas Ramli.

Sementara untuk pos-pos fungsional seperti tenaga guru dan kesehatan, sebagian bakal diambilkan dari pendaftar CPNS reguler. Dia menegaskan, penetuan komposisi kursi yang diperuntukkan bagi tenaga honorer bakal ditentukan bersamaan dengan penetapan kuota CPNS 2011.

Menurut Ramli, kuota CPNS untuk tenaga honorer bisa dipastikan lebih kecil ketimbang pendaftar reguler. Dia menjelaskan, pendaftar baru bakal tetap mendapatkan prioritas. Sebab, banyak tenaga honorer yang diangkat pemerintah daerah tidak memiliki kesesuai antara disiplin ilmu dengan bidang kerjanya.

Secara teknis, Kemen PAN dan RB belum menentukan mekanisme penerimaan CPNS bagi para tenaga honorer itu. Opsinya, para tenaga honorer itu bisa menjadi CPNS di antaranya dengan mengikuti tes tulis seperti rekrutmen CPNS pada umumnya. Tetapi, ada ketentuan lain, yakni tenaga honorer menyertakan surat keterangan. Dengan demikian, ketika tes nanti, mereka akan bersaing sesama honorer.

Meskipun kuotanya lebih kecil, Kemen PAN dan RB menyambut baik rencana pengentasan tenaga honorer ini. Dalam kesempatan sebelumnya, Men-PAN dan RB Evert Ernest Mangindaan mengkritisi profesionalisme para tenaga honorer. Dia menyebutkan, banyak tenaga honorer yang bekerja tidak sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. “Saya menghimbau setelah seluruh tenaga honorer diangkat, pemerintah daerah tidak lagi ugal-ugalan mengangkat tenaga honorer,” ujarnya. (wan/nw/jpnn)

Kuasa AFC

JAKARTA – AFC bakal berperan besar terhadap bagaimana format kompetisi top league Indonesia musim depan. Sebab otoritas tertinggi sepak bola Asia itulah yang pada akhirnya akan menentukan berapa klub yang lolos assesmen dan layak berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia Anggota Exco yang juga ketua komite kompetisi PSSI Sihar Sitorus mengatakan setelah PSSI melakukan assesmen terhadap klub-klub ISL, Divisi Utama, dan LPI, hasilnya akan diserahkan kepada AFC.
“Bahwa kita akan melakukan assesmen memang iya. Hasilnya akan kita serahkan kepada AFC dan oleh mereka akan di assesmen lagi. Klub-klub mana saja yang memenuhi syarat akan berkompetisi di top league musim depan,” kata Sihar kemarin.

Sihar mengaku PSSI tidak bisa memprediski berapa tim yang akan lolos dari assesmen  AFC. “10 atau 20 tim kita tidak tahu. Semua terserah penilaian AFC. Ini seleksi klub profesional. Kriterianya dari AFC. Kita berdasarkan pada statuta,” lanjutnya.

Sihar mengungkapkan, setelah ketahuan berapa klub yang lolos dari penilaian AFC selanjutnya PSSI baru akan menentukan format kompetisi seperti apa yang akan diterapkan. Tetap satu wilayah atau dua wilayah.
Seperti diketahui, dalam workshop yang diselanggarakan Rabu lalu (3/8) PSSI mengumumkan jika Liga Indonesia bakal dimulai pada 8 Oktober mendatang. Atau sepekan lebih cepat dai deadline yang diberikan AFC, 14 Oktober.
Sesuai instruksi AFC, sebelum kompetisi dimulai semua hal yang berhubungan dengan terbentuknya klub profesional harus sudah selesai.

PSSI berjanji kepada AFC untuk memenuhi kelengkapan kompetisi ke AFC pada 3 September mendatang. Sebelumnya, PSSI mengharuskan klub-klub Liga Indonesia untuk menyerahkan dokumen pada 22 Agustus.
Dokumen-dokumen tersebut bakal diverifikasi pada 23 Agustus.

Untuk menentukan klub yang bisa ikut kompetisi PSSI berpijak pada manual yang sudah diberlakukan di kompetisi sebelumnya. Klub-klub yang ingin mendapatkan status profesional harus memenuhi lima unsur. Yakni legal, financial, administrasi personal, infrastruktur serta supporting.

Akan tetapi, keputusan PSSI yang memberikan jalan pintas kepada klub-klub LPI untuk sejajar dengan klub profesional lainnya (ISL, Divisi Utama) mendapat perlawanan dari mayoritas klub anggota PSSI. Mereka menilai PSSI bertindak tidak adil.

Bagaimana bisa klub-klub yang belum menjadi anggota PSSI dan baru lahir “kemarin sore” tiba-tiba bisa melangkahi begitu banyak anggota PSSI yang sudah lama berjuang ingin berkompetisi di level tertinggi sepak bola tanah air. (ali/jpnn)

Gaston Kecam Pengurus

Pencetak gol terbanyak PSMS musim lalu, Gaston Castano tak ingin berdamai soal pembayaran gaji. Meski terkesan adem ayem, Gaston menuntut tiga bulan sisa gaji alias tak ingin dikurangi sepeser pun.

Ya, di saat seluruh pemain sibuk menuntut gaji beberapa waktu lalu, Gaston memang terkesan santai dan tak terekspos lantaran memilih tinggal di Jakarta bersama kekasihnya artis Julia Perez.

Tapi ketika pemain lain sudah menerima gaji dengan kesepakatan dikurangi satu bulan gaji, Gaston malah berkomentar ingin dibayar penuh. Jika tidak dipenuhi, Gaston mencancam akan lapor FIFA.
“Aku tidak akan mau ke Medan hanya untuk tanda tangan kesepakatan gaji dipotong satu bulan. Aku akan menuntut gaji tiga bulan penuh. Soal tanda tangan itu akal-akal mereka saja agar tidak dihukum FIFA,” koar Gaston kepada awak koran ini kemarin.

Jalan win-win solution yang dianggap tepat dengan memotong satu bulan gaji dianggap tak fair oleh Gaston. Maka itu dia bersikeras untuk menuntut haknya secara penuh.

“Kalau dipotong artinya pengurus memakan hasil keringatku. Ini tidak adil. Aku diam karena tak ingin ada masalah. Tapi cara ini sangat menyakitkan,” beber pengoleksi 15 gol bagi PSMS musim lalu itu. (ful)

City Car Kian Jadi Idola Wanita

Tetapi berkembangnya zaman dan teknologi  dan membaca pangsa pasar, produsen otomotif terutama mobil mengembangkan teknologi otomotif yang dapat digunakan untuk para pria maupun wanita.
Dan ternyata perkembangan ini disambut baik para wanita, dan produk otomotif yang sedia kalanya diciptakan untuk menghadapi situasi perkotaan, malah diminati oleh wanita.

Ya, mobil dengan model unik ini sangat disukai oleh wanita, karena bentuk mobil yang kecil dan teknologi yang didukung, sehingga memudahkan pengemudi untuk membawanya. “City car atau mobil untuk di perkotaan ini, bentuknya lucu, bagian depan seperti mobil sedan, sedangkan bagian belakang seperti mobil SUV ,” ujar Senior Supervisor Hyundai Ibnu Suhendra.

Menurutnya, sejak dikeluarkan pada tahun  2004 hingga sekarang permintaan mobil ini terus meningkat, bahkan harga yang ditawarkan untuk jenis mobil ini cukup terjangkau. “Kalau saya memilih city car karena bentuk nya kecil, jadi gampang untuk dikendarai,” ujar Supervisor Daihatsu Gatot Subroto, Devi.
Dengan bentuk mobil yang kecil, dan pada umumnya tubuh wanita juga kecil jadi ukurannya pas, tidak kebesaran ataupun tidak kekecilan. “Lebih enak dipandang kalau dengan mobil city car dibandingkan dengan mobil untuk keluarga misalnya,”  lanjut Devi.

Nungki, pemilik warung KOPI KITA yang terletak di Jalan Dr Mansyur juga berpendapat sama soal mengendarai city car. Menurutnya, mobil city car sangat enak dipakai pada jalanan kota yang biasanya macet.
Selain itu dengan menggunakan city car tidak terlalu capek karena teknologi power steering yang membuat stir mobil lebih terasa ringan. “Nggak letih mengendarainya walau di jalanan macet karena stir mobil ringan,” ujar Nungki.
Mobil dengan body kecil ini akhirnya menjadi idola bagi para konsumen otomotif terutama wanita. Dari tingkat penjualanan dari berbagai produsen mobil menyatakan bahwa permintaan city car terus meningkat, dan biasanya para wanita yang membeli.

“Untuk Ford, ada Fiesta dan memang yang beli biasanya para wanita, ada yang ibu rumah tangga ada juga mahasiswi,” ujar Mahmud, marketing Ford. Tetapi menurutnya, mobil ini bukan hanya disukai oleh para wanita, pria juga menyukai mobil kecil ini. Selain karena bentuknya yang kecil, muatan mobil ini juga cukup luas, walau tidak seluas mobil keluarga.

Pada awal kemunculan mobil ini, harga mobil ini ditawarkan berkisar di harga Rp200 jutaan. Tapi karena permintaan akan mobil ini terus meningkat, maka sebagian produsen mobil mengeluarkan mobil kecil ini dengan harga yang terjangkau, bahkan harganya berkisar Rp140 jutaan hingga Rp160 jutaan.

“Daihatsu mengeluarkan The New Sirion dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat membeli mobil,” ujar Branch Manager Astra Internasional-Daihatsu jalan Krakatau Medan, Gusyandri.
Kata dia, permintaan mobil city car terus meningkat, tetapi karena harga yang tinggi, sehingga tidak semua masyarakat dapat memiliki mobil, padahal saat ini, mobil menjadi salah satu produk konsumsi.

Hal yang sama juga berlaku untuk KIA, dimana selama Ramadan ini, setiap pembelian mobil city car (Picanto) akan mendapat potongan harga hingga 10 persen. “Harganya jadi sekitar Rp140 jutaan dari harga normal,” ujar Sales Supervisor PT Alfa Star Indonesia, KIA Motors, Stefanus Ginting. (juli rambe)

Beasiswa ke Luar Negeri untuk Komunitas Sekolah Telkomsel

Telkomsel menyerahkan beasiswa TSC (Telkomsel School Community) kepada 4 orang siswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke Swiss, Belgia, Italia, dan Jepang. Program beasiswa ini merupakan hasil kerjasama dengan Yayasan Bina Antarbudaya (YBA), sebagai mitra dalam AFS (American Field Service) Intercultural Programs, yang diperuntukkan bagi anggota komunitas sekolah Telkomsel yang ingin menimba ilmu di luar negeri.

Selama mengikuti pendidikan, para peserta program AFS ini akan mengikuti aktivitas sekolah, serta melebur ke dalam lingkungan masyarakat di negara tujuan. Di samping itu, mereka juga akan mengikuti rangkaian kegiatan bermanfaat seperti orientasi, field trip, dan community service.

Menurut GM Community Management & New Segment Telkomsel Yunita Primastuti, “Beasiswa TSC untuk AFS merupakan salah satu wujud kepedulian Telkomsel terhadap dunia pendidikan. Melalui program ini, para anggota komunitas TSC diberi kesempatan untuk mengikuti program pendidikan selama satu tahun di luar negeri.”

Anggota TSC yang meraih kesempatan belajar di luar negeri dalam program ini telah melalui berbagai tahapan seleksi yang diadakan oleh Bina Antarbudaya sebagai yayasan yang bermitra dengan AFS dalam menyelenggarakan program-program lintas budaya bagi Indonesia. Sejumlah tahapan seleksi tersebut adalah tes bahasa Inggris, tes potensi akademik, wawancara, dan dinamika kelompok.

Setelah memperoleh persetujuan dari orang tua dan mengikuti program orientasi, peraih beasiswa TSC segera diberangkatkan ke salah satu negara tujuan pertukaran pelajar. Program ini hanya bisa diikuti pelajar yang sedang menjalani pendidikan setingkat SMU pada masa kenaikan dari kelas 2 ke kelas 3 di tanggal keberangkatan ke negara tujuan.

Untuk menjadi peserta program ini, pelajar SMU yang menjadi pelanggan simPATI atau Kartu As harus mendaftarkan diri menjadi anggota TSC. Cukup dengan kirim SMS, ketik SEKOLAH<spasi><School ID>, contoh: SEKOLAH 1235456789, lalu kirim ke 2323. Sekolah yang ingin mendapatkan school ID dan bergabung ke dalam TSC dapat menghubungi kantor GraPARI Telkomsel terdekat.

“Selain program beasiswa AFS, Telkomsel juga menyelenggarakan program yang ditujukan kepada elemen civitas akademika, seperti pelatihan akademis dan spiritual bagi guru dan pesantren. Hal lain yang juga difasilitasi oleh Telkomsel untuk dunia pendidikan adalah website www.haisobat.com, SIS (Sistem Informasi Sekolah), dan berbagai dukungan infrastruktur sekolah lainnya,” tambah Yunita.

TSC merupakan komunitas sekolah pertama dan terbesar di Indonesia yang kini memiliki lebih dari 9 juta anggota dari sekitar 8.500 sekolah di seluruh Indonesia. Peningkatan kualitas prestasi siswa dengan mengkombinasikan konsep edukasi dan entertainment menjadi fokus kegiatan TSC. Dengan bergabung di TSC, para anggota dapat mengikuti berbagai kegiatan bermanfaat yang dapat membuka wawasan akademis, baik melalui seminar/ workshop, outbond  Supercamp, serta program homestay dan pertukaran pelajar di mancanegara yang akan diberangkatkan pada bulan Agustus ini. Akhir tahun 2010 lalu, Telkomsel telah memberangkatkan 20 anggota TSC untuk mengikuti homestay di Australia guna memperdalam kemampuan berbahasa Inggris serta mengenal budaya baru.

Di samping itu, anggota TSC juga mendapatkan berbagai penawaran menarik berupa diskon harga spesial untuk berbagai layanan Telkomsel. Anggota TSC dapat menikmati tarif murah untuk nelpon, SMS, dan internet. Tersedia pula paket spesial chatting melalui layanan Chatbox (Rp 5.500 per 30 hari), paket hemat internet berkecepatan tinggi TELKOMSELFlash (Rp 10.000 untuk 35 MB), diskon penggunaan GPRS menjadi Rp 1/ KB, serta layanan SMS Freedom (Rp 20 per SMS).

Telkomsel menyadari bahwa pendidikan merupakan faktor penentu sumber daya manusia Indonesia kelak. Oleh karenanya, Telkomsel berkomitmen untuk membangun generasi muda Indonesia dan mendorong masyarakat Indonesia untuk terus maju membangun bangsa.