31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1489

Revitalisas Kota Lama Capai 54,830 Persen, Mei, Fokus Sambung Drainase Crossing

REVITALISASI: Para pekerja sedang mengerjakan proyek revitalisasi kawasan Lapangan Merdeka di Jalan Balai Kota Medan, beberapa waktu lalu. Proyek ini akan memperindah Kota Medan di kawasan Kota Lama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ditargetkan pembangunan akan tuntas pada November 2023. Sehingga kawasan yang dipenuhi banyak bangunan bersejarah itu menjadi wisata heritage yang akan bermanfaat untuk mendorong perkembangan ekonomi seperti yang diinginkan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara, Syafriel Tansier ST MT, mengatakan saat ini pekerjaan yang dilakukan meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan revitalisasi saluran drainase, pekerjaan jalur utilitas, pekerjaan koridor Jalan Balai Kota-Jalan Bukit Barisan-Jalan Pulau Pinang, pekerjaan koridor Jalan Ahmad Yani, pekerjaan kawasan Jalan Perniagaan-Jalan Kereta Api, serta Pekerjaan Kawasan Jalan Masjid-Pasar Hindu. Dari total semua pekerjaan itu, telah terealisasi 54 persen lebih.

“Progres pekerjaan pembangunan infrastruktur ermukiman kawasan Kota Lama Kesawan yang dilakukan mulai 8 Juli 2022 sampai 14 Mei 2023 telah mencapai 54,830 persen. Padahal, berdasarkan rencana targetnya 53,884 persen, artinya ada deviasi 0,946 persen,” katanya.

Selanjutnya, Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kawasan Permukiman, Nurasyiah menjelaskan secara rinci progres pekerjaan pembangunan infrastruktur permukiman kawasan Kota Lama Kesawan yang telah dilakukan.

Diuraikannya, progres pembangunan fisik di Jalan Ahmad Yani 69,81 persen, Jalan Ahmad Yani VII-Gedung Warenhuis 70,42 persen, Jalan Perdana 68,95 persen, Jalan Balai Kota 51,30 persen, Jalan Pulau Pinang 56,39 persen, dan Jalan Perniagaan 72,02 persen.

Di Mei 2023 ini, jelas Nurasyiah, pengerjaan fokus untuk pekerjaan penyambungan drainase crossing Jalan Balai Kota ke Jalan Pulau Pinang dengan menggunakan Box Culvert ukuran 1,5 m x 1,5 m.

Selain itu, kegiatan revitalisasi Kota Lama Kesawan ini juga melakukan kolaborasi pekerjaan bersama Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan masing-masing provider terkait upaya kerja sama dan kelancaran pembangunan dalam penanganan saluran drainase dan program penanganan kawasan rapi tanpa kabel.

Sementara itu, menurut Poppy Pradianti Hastuti ST, selaku Kepala Satuan Kerja PKP Wilayah II Sumatera Utara, sejauh ini tidak ada kendala yang ditemui dalam pembangunan infrastruktur permukiman kawasan Kota Lama Kesawan yang dilakukan. “Kita berupaya pengerjaannya selesai sesuai dengan target yakni November 2023. Malah kalau bisa Oktober 2023 sesuai yang diinginkan Bapak Wali kota,” pungkasnya.(map/azw)

DPRD Medan Perpanjang Pansus Inovasi Daerah

PARIPURNA: DPRD Kota Medan menggelar sidang paripurna tentang laporan kinerja Panitia khusus (Pansus) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Inovasi Daerah di gedung, Senin (22/5/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan menggelar sidang paripurna tentang laporan kinerja Panitia khusus (Pansus) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Inovasi Daerah di gedung, Senin (22/5/2023).

Dalam rapat paripurna disepakati, DPRD Medan melakukan perpanjangan waktu untuk masa kerja Pansus pembahasan Ranperda.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua H Ihwan Ritonga dan Rajudin Sagala serta beberapa anggota dewan lainnya.

Menurut laporan Ketua Pansus Habiburrahman Sinuraya ST, dari pembahasan Pansus terdapat beberapa pandangan sebagai pertimbangan untuk penyempurnaan Ranperda tentang inovasi daerah.

Dikatakan Habiburrahman asal politisi Nasdem itu, untuk mendukung penerapan Perda Inovasi Daerah nantinya dinilai penting agar Pemko Medan dapat mengalokasikan anggaran di Perubahan APBD 2023.

“Anggaran itu nantinya diperuntukkan keperluan riset dan inovasi demi kemajuan Kota Medan,” ucap Habib.

Kemudian, Pansus DPRD Medan bersama Pemko Medan akan berkomiten untuk mengalokasikan anggaran secara proporsional demi terselenggaranya riset dan inovasi daerah.

Selanjutnya, disampaikan Habiburrahman, Ranperda wajib mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga dapat diimplementasikan untuk penyelenggaraan riset dan inovasi daerah di Kota Medan.

Sedangkan itu, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan akan menjadi koordinator penyelenggaraan riset dan inovasi melalui pelembagaan hub inovasi (innovation hub) yang melibatkan perangkat daerah dan para pemangku kepentingan riset dan inovasi. Maka saat nantinya Perda disahkan, BRIDA Kota Medan wajib memfasilitasinya.

Ditambahkan Habib, riset menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan dan perumusan kebijakan daerah yang lebih berkualitas dan berbasis bukti.

Bahkan sesuai rekomendasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Jakarta, dalam penyusunan Ranperda tentang inovasi daerah, harus ditambahkan beberapa BAB dan pasal-pasal yang mengatur tentang plagiat, sanksi pidana, objektifitas inovasi yang dipandang penting dan bersifat strategis-kompetitif bagi kemajuan riset dan inovasi daerah Kota Medan.

Menurutnya, berdasarkan rangkaian pandangan dan urgensi Ranperda, Pansus masih memerlukan waktu demi penyempurnaan Ranperda.

“Untuk itu melalui sidang paripurna, Pansus memohon kepada pimpinan DPRD untuk dapat memperpanjang masa kerja dalam pembahasan dan penyusunan Ranperda agar ketika disahkan kelak, Pemko Medan memiliki Perda yang lebih berkualitas, berbasis bukti dan dapat diimpelementasikan,” ujarnya.

Di akhir paripurna, Ketua DPRD Medan, Hasyim SE memutuskan untuk memberikan perpanjangan waktu masa pembahasan kepada Pansus Ranperda Inovasi Daerah.

“Hal itu dinilai penting oleh Pimpinan DPRD Medan untuk memaksimalkan kinerja Pansus,” pungkas Hasyim.
(map)

2022, Epson Menempati Posisi Teratas Dalam Pasar Cetak Format Besar di ASEAN

DESAIN: Epson Monna Lisa ML-64000 merupakan printer tekstil digital.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson memimpin pasar ASEAN sebagai merek nomor satu di pasar pencetakan format besar untuk tahun 2022, menurut penyedia intelijen pasar global, International Data Corporation (IDC).

Ini merupakan bukti dorongan Epson untuk kualitas dan inovasi di antara para pesaingnya di pasar, menjadikannya mitra ideal bagi pelanggan yang membutuhkan solusi pencetakan format besar berkualitas tinggi, untuk berbagai macam aplikasi dan kebutuhan produksi.

Menurut IDC Worldwide Quarterly Industrial Printer Tracker 2022 Q4, printer format besar Epson berhasil meraih 10 persen pangsa pasar untuk printer format besar dengan tinta solvent, eco-solvent, dan lateks, 43 persen pangsa pasar untuk printer format besar tekstil, dan 19 persen pangsa pasar untuk printer grafis format besar, semuanya di wilayah ASEAN.

“Di Epson, kami terus berinovasi untuk memberikan solusi untuk memenuhi setiap kebutuhan pengguna kami,” kata Tomohito Morikawa, Direktur Regional Produk Komersial dan Industri, Epson Asia Tenggara.

“Teknologi eksklusif yang terpasang pada printer format besar ini menunjukkan komitmen kami terhadap keunggulan pencetakan, yang memungkinkan produk kami untuk memenuhi permintaan pelanggan kami dalam beragam persyaratan dan lingkungan pencetakan.”, lanjutnya.

Kekuatan pendorong di balik kesuksesan Epson adalah dedikasinya yang terus menerus terhadap teknologi cetak yang unggul, kualitas cetak yang konsisten, dan inovasi yang berkelanjutan dalam pengembangan produk.

Didesain sebagai solusi berkinerja tinggi untuk produksi tekstil skala kecil hingga menengah, SureColor SC-F6430/H terbaru dari Epson memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menciptakan cetakan yang hidup melalui penggunaan tinta sublimasi pewarna ungu dan oranye.

Printer ini juga dilengkapi dengan sistem Paket Tinta Terpadu Epson, yang menawarkan peningkatan kapasitas tinta sebesar 45 persen dibandingkan dengan pendahulunya.

SureColor SC-V7000 UV Flatbed Signage Printer adalah printer format besar UV flatbed pertama dari Epson, memastikan kualitas terbaik dan hasil cetak yang konsisten pada berbagai bahan termasuk kayu, logam, dan kaca, sehingga memberdayakan pengguna dengan pilihan aplikasi yang lebih luas. Sesuai dengan fokus Epson pada keberlanjutan, SC-V7000 juga menggunakan tinta UV bersertifikasi GreenGuard Gold, yang memenuhi standar internasional yang diakui untuk emisi.

Dedikasi Epson terhadap keandalan dan kualitas cetak terbaik telah memungkinkannya untuk mempertahankan posisi kepemimpinannya di kawasan ASEAN.

Pengembangan teknologi yang telah dipatenkan, seperti printhead PrecisionCore dan MicroTFP memfasilitasi pencetakan berkecepatan tinggi dan tajam untuk memenuhi setiap kebutuhan pengguna, sementara fokusnya pada teknologi pencetakan tekstil digital memberikan manfaat penghematan biaya, penyesuaian, dan pencetakan sesuai permintaan, yang juga membantu pengguna meminimalkan pemborosan.

Seiring dengan meningkatnya permintaan grafis pasca pandemi, Epson terus melihat peluang yang terus berkembang di seluruh wilayah ASEAN. Sejalan dengan dedikasinya terhadap inovasi, Epson akan terus mendorong pengembangan produk yang memenuhi kebutuhan pengguna yang terus berkembang, sekaligus mempertahankan kualitas cetak dan keandalan yang menjadi ciri khas produknya. (rel/han)

Ungkap Kasus Tindak Pidana HKI, Kompol Pandu Winata Terima Penghargaan dari Amerika

TERIMA PENGHARGAAN: Kanit I Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, Kompol Pandu Winata SIK SH MH CPHR CBA. saat menerima penghargaan di Amerika Serikat. Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Unit (Kanit) I Subdit I Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Indag Ditreskrimsus Polda Sumut) mendapatkan penghargaan bergengsi dari negara Amerika Serikat (AS).

Penghargaan tersebut diberikan kepada, Kompol Pandu Winata SIK SH MH CPHR CBA yang telah berhasil dalam pengungkapan kasus di bidang kriminal khusus, yakni Tindak Pidana HKI (Hak atas Kekayaan Intelektual).

Penghargaan di berikan oleh International Law Enforcement Academy (ILEA) dalam acara ILEA Day Award, di Washington DC, US, pada 24-26 April 2023.

Pengumuman ini disampaikan melalui surat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat yang berada di Jakarta dan ditujukan kepada Inspektur Jenderal Krishna Murti, Kepala Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam surat itu ILEA Bangkok menginformasikan bahwa dua orang alumni ILEA Bangkok (Asia) yang berasal dari Indonesia yang terpilih menjadi finalis ILEA Day Award 2023, yaitu dari Polda Sumut dan Polres

Jakarta Barat (Polda Metro Jaya), dalam kategori ‘Outstanding Operational Success’.

Acara penghargaan ini dihadiri para finalis dari berbagai negara yang terpilih melalui seleksi dan tahapan nominasi.

Acara tersebut diawali dengan upacara pemberian penghargaan, acara alumni global, dan para penerima penghargaan diberikan kesempatan luar biasa, yaitu studi tour dan pelatihan singkat di beberapa lembaga penegakan hukum di Washington DC, Amerika Serikat.

“Puji Syukur saya yang tak terhingga kepada Allah SWT atas terpilihnya saya dari alumni ILEA Bangkok untuk menerima penghargaan dari ILEA Amerika Serikat, sebagai wakil dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut,” ujar Pandu, kepada sejumlah wartawan, Sabtu (20/5).

Dijelaskannya, alumni yang pertama terpilih adalah dirinya sendiri dan yang kedua, adalah Iptu Rheditya Alfa Hendi dari satuan Narkoba Polres Jakarta Barat Polda Metro Jaya.

ILEA merupakan akademi pelatihan Internasional yang bertujuan untuk membangun kapasitas mitra peradilan pidana asing dan memperkuat kemitraan peradilan pidana di seluruh dunia. Sebelum berangkat para finalis melalui proses ‘leahy vetting’, yaitu proses pemeriksaan ketat yang dilakukan oleh Pemerintah AS untuk memastikan bahwa para finalis tidak terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia dan eksploitasi seksual.

“Saya atas nama institusi, Polda Sumatera Utara, Direktorat Reserse Kriminal Khusus mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut, Bapak Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi atas bimbingan dan arahan beliau kepada saya, sehingga saya bisa mendapatkan penghargaan dan pengakuan Internasional ini, yang nantinya dapat mendorong kami untuk terus meningkatkan kinerja kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumut,” pungkas Pamen berpangkat melati satu di pundaknya ini. (dwi/azw)

PLN Sukseskan Tasyakuran 1 Abad NU di Kabupaten Mandailing Natal

HADIR: Erick Thohir sebagai tokoh NU saat menghadiri acara Silaturahmoli Akbar warga dan kader NU di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru di Mandailing Natal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukses menggelar berbagai event Nasional dan Internasional di Sumatera Utara. Kali ini, Sumatera Utara di percaya dalam pelaksanaan menyambut 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU) dan silahturahmi akbar warga dan kader NU di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Kabupaten Mandailing Natal (18/5/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai tokoh NU dari GP Ansor. Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak, Ketua MUI Sumatera Utara Maratua Simanjuntak, Wakil Ketua DPRD Harun Musthafa Nasution, Bupati Mandailing Natal HM Ja’far Sukhairi Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendy Lubis, Kapolres Madina AKBP Reza, Bupati Tapanuli Selatan Dolly Putra Pasaribu, Danrem 023 Kolonel Inf Dody Triwinarto, Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Amrizal Nasution, serta seluruh Forkopimda dan tamu undangan lainnya

Dalam sambutan tokoh NU dari GP Ansor Erick Thohir yang juga merupakan Menteri BUMN mengatakan, jika mau menjaga Indonesia, maka haruslah menjaga Islam. Sebab, kemerdekaan Indonesia tidak mungkin terjadi tanpa pengorbanan tokoh – tokoh Islam.

“Jaga Islam berarti Jaga Indonesia, ketika islam diberkahkan maka Indonesia berkah, jika Islam maju maka Indonesia maju, mengisi kemerdekaan Indonesia tidak boleh terlena, kita bukan buih yang didorong ombak ketepian, tetapi harus turut berperan dalam pembangunan bangsa ini,” ungkap Erick Thohir.

Disampaikan Erick Thohir, seperti yang dipesankan Ketua PBNU kepada dirinya, pendidikan dan ekonomi umat adalah kunci kemajuan untuk bangsa ke depan. “Sudah seharusnya umat Islam menghadirkan solusi sebagai wujud cinta kita tehadap bangsa Indonesia,” ujar Erick.
“Mengadirkan solusi atas lapangan pekerjaan, menghadirkan solusi atas ekonomi kerakyatan, menghadirkan solusi atas kerukunan umat beragama sesuai dengan nafas yang kita punyai hari ini, dan tentu terpenting juga menghadirkan solusi atas akses pendidikan,” imbuh Erick lagi.

Ia juga menyebutkan, 1 abad NU menunjukkan bahwa NU sudah kuat. Namun kekutan ini tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan visi dan mentalitas yang kuat. Maka, abad kedua NU ini penting menjadi landasan ke depan untuk lebih baik lagi.

Di tempat berbeda, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menginstruksikan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang Sidimpuan untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama acara tersebut dilaksanakan berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, acara tasyakuran 1 Abad NU dan silahturahmi akbar di Mandailing Natal berlangsung lancar. Kelistrikan terkendali secara aman dan andal. Terima kasih kepada semua petugas PLN dan pihak-pihak yang telah secara intens berkoordinasi dengan petugas kami di lapangan,” ujar Awaluddin.

Awaluddin menambahkan untuk menyukseskan acara tasyakuran dan silahturahmi akbar warga bersama kader NU di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan sebanyak 19 petugas dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Panyabungan dan ULP Kotanopan serta 2 unit genset berkapasitas 150 kVA.

PLN berkomitmen untuk memberikan pasokan listrik yang andal dalam pergelaran acara Nasional maupun Internasional yang diadakan di Sumatera Utara. Dengan pasokan listrik yang cukup, PLN yakin akan menghadirkan listrik tanpa kedip. (ila)

Selalu Bikin Macet, Warga Mabar Hilir Minta Jembatan Jalan Tol Dilebarkan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli berharap, jembatan penyeberangan jalan tol dapat segera dilebarkan. Pasalnya, setiap hari terjadi kemacetan di kawasan jembatan tersebut.

Hal ini disampaikan masyarakat dalam reses II Masa Sidang IV Tahun Anggaran 2023 yang digelar Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Ishaq Abrar Mustafa Tarigan. Reses ini digelar di dua lokasi yakni di Jalan Pancing Nomor 89, Sabtu (20/5/2023) dan di Lapangan Bambu Kuning Jalan Pancing Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Minggu (21/5/2023).

“Kami sangat berharap agar bisa dilakukan pelebaran jembatan yang menyeberangi jalan tol di Kelurahan Mabar Hilir. Karena tempat ini sering menjadi titik macat,” kata Musdalifah, warga Mabar Hilir, Medan Deli.

Menurut Musdalifah, pengendara harus antre, bergantian untuk melintasi jembatan penyebrangan jalan tol tersebut. “Karena ruas jembatan tersebut hanya bisa dilalui satu kendaraan saja. Karenanya kami berharap, pemerintah dapt melakukan pelebaran jembatan tersebut agar tidak terjadi kemacetan lagi,” harapnya.

Sementara Sunarto, mengeluhkan kondisi jalan dan drainase yang ada di Jalan Islamiyah, Kecamatan Medan Deli. “Kondisi drainase di sana sangat mengkhawatirkan. Kiranya kepada Pemko Medan dapat segera melakukan perbaikan,” harapnya.

Menyikapi aspirasi warga ini, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan mengaku akan menyampaikannya ke Pemko Medan. Dikatakannya, semua aspirasi yang muncul dalam reses ini, akan disampaikannya kepada Pemerintah Kota Medan. “Ini akan saya sampaikan ke Pemko Medan melalui Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan,” pungkasnya.

Reses tersebut juga turut dihadiri Sekcam Medan Deli, Lurah Mabar Hilir, Perwakilan Dinkes Medan, BPBD Medan, Disdukcapil Medan, dan perwakilan Dinas SDABMBK Medan. (adz)

DPRD Medan Dorong Perangkat Kewilayahan Lakukan Pendataan Program Bantuan Lansia

RESES: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH M.Kn saat menggelar kegiatan reses di Jalan Marelan IX, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (21/5/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggulirkan bantuan sosial (bansos) untuk warga lanjut usia atau yang kerap disebut bantuan lansia di tahun ini. Diharapkan bantuan tersebut dapat membantu tingkat kehidupan masyarakat, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut dan mengalami kesulitan ekonomi.

Namun sayang, program tersebut belum berjalan maksimal. Pasalnya, sejumlah warga mengaku belum mendapatkan bantuan lansia yang dimaksud.

Hal itu diungkapkan warga kepada Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH M.Kn saat menggelar kegiatan reses di Jalan Marelan IX, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (21/5/2023) sore.

“Bantuan lansia sudah berjalan di lingkungan-lingkungan lain, tapi di lingkungan kami belum juga ada yang dapat bantuan lansia pak,” ucap warga Lingkungan 6 Pasar I Marelan, Supini kepada Rendy.

Untuk itu, dihadapan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, Rini Rizky Nanda Daulay dan perwakilan Dinas Sosial Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede, warga meminta agar Pemko Medan bisa segera menyalurkan bantuan lansia tersebut.

“Tolong lah pak supaya disalurkan bantuan lansia di lingkungan kami, karena di lingkungan kami banyak lansia dan kesulitan ekonomi pak,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, perwakilan Dinas Sosial Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede, menyebutkan jika tidak semua lansia secara otomatis bisa mendapatkan bantuan lansia. Untuk bisa mendapatkannya, lansia tersebut tetap harus terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Pastikan dulu warga tersebut terdaftar di DTKS. Kalau namanya tidak terdaftar di DTKS, maka pasti tidak bisa mendapatkan bantuan,” jawab Dedy.

Menanggapi hal itu, Edriansyah Rendy meminta perangkat kewilayahan, baik di kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan untuk mensosialisasikan dan melakukan pendataan terkait lansia yang belum masuk ke dalam DTKS agar bisa mendapatkan bantuan lansia.

“Kepala lingkungan harus bergerak untuk mendata warganya yang lansia, pastikan mereka terdaftar di DTKS agar bisa mendapatkan bantuan. Untuk itu, kepala lingkungan juga harus aktif melakukan sosialisasi terkait hal ini,” sebut Rendy.

Anggota Komisi II DPRD Medan tersebut juga meminta kepada masyarakat untuk pro aktif dalam mencari informasi dari perangkat di kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan.

“Intinya berkolaborasi. Petugas aktif memberikan informasi, masyarakat pun aktif menjemput informasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rendy juga mengajak warga untuk menyukseskan program imunisasi polio putaran kedua yang saat ini sedang berlangsung di Kota Medan.

“Kepada ibu-ibu yang punya balita, mohon membawa anaknta ke puskesmas untuk di imunisasi polio. Mari kita sukseskan imunisasi polio putaran kedua ini, agar anak-anak kita sehat dan terbebas dari polio,” ajaknya.

Pantauan Sumut Pos, berbagai aspirasi disampaikan warga pada kegiatan tersebut, mulai dari bantuan pendidikan, bantuan PKH, pelayanan kesehatan, hingga keberadaan kabel listrik PLN yang turun sehingga dapat membahayakan warga. Atas berbagai aspirasi tersebut, Rendy pun berjanji akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi ke pihak terkait.
(map)

Peletakkan Batu Pertama, Bobby Nasution Resmikan Islamic Center

PELETAKAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi alim ulama dan unsur Forkopimda melihat peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center di area Islamic Center Medan Jalan Rawe III, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (22/3/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembangunan Islamic Center kota Medan secara resmi dimulai, Senin (22/3/2023). Pembangunan ini ditandai dengan Peletakan batu pertama yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution di area Islamic Center Medan Jalan Rawe III, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.

Selain dihadiri Bobby Nasution dan alim ulama serta unsur Forkopimda maupun  tokoh agama, peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center Medan ini juga dihadiri ratusan masyarakat kota Medan. Mereka tampak begitu antusias menyaksikan dimulainya pembangunan Islamic Center.

Salah satu alim ulama Hasan Matsum yang juga Ketua MUI Kota Medan mengungkapkan bahwa seluruh alim ulama dan masyarakat sangat bersyukur atas pembangunan Islamic Center, dimana pada hari ini dapat dilihat sudah dimulai dengan peletakan batu pertamanya. Menurutnya Islamic Center ini adalah cita-cita besar kita yang sudah lama diidamkan, artinya sudah belasan tahun masyarakat Kota Medan menanti berdirinya Islamic Center.

“Saya merasa bersyukur dan sangat terharu bahkan tidak sanggup berkata-kata apalagi selain rasa kebahagiaan dibarengi dengan doa, belasan tahun kita nantikan hadirnya Islamic Center, Alhamdulillah Hari ini dapat diletakkan baru pertama pembangunannya,” jelasnya.

Hasan Matsum berharap pembangunan Islamic Center ini nantinya berjalan lancar dan sukses sampai dengan selesai, terutama tahap awalnya pembangunan Masjid yang telah dianggarkan oleh Pemko Medan. Oleh karena itu atas nama umat Islam di Kota Medan kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah menganggarkan dana untuk pembangunan Islamic Center.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Medan khususnya Umat Muslim di seluruh dunia kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungannya terhadap pembangunan Islamic Center yang kedepannya buka hanya menjadi mercusuar bagi seluruh umat di dunia. Semoga Allah SWT memberikan kita kemudahan,” ujar Ketua MUI Kota Medan.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution, menjelaskan bahwa rencana awal pembangunan Islamic Center diatas lahan seluas 48 hektare, namun di tahun 2021 areal yang bisa dibeli Pemko Medan baru sekitar 22 hektare.

Selanjutnya kami berkonsultasi dengan MUI dan alim ulama serta organisasi islam terkait pembangunan Islamic Center diatas lahan seluas 22 hektar karena kalau ditunggu sampai 48 hektar dikhawatirkan akan menunggu waktu yang lama baru Islamic Center dapat dibangun.

“Namun demikian permasalahan  bukan terletak pada luasan areal pembangunan Islamic Center, tetapi setelah selesai pembangunan fisiknya tetapi pergerakan terorganisirnya Islamic Center ini menjadi kekuatan utama bagi agama Islam di Kota Medan kedepannya,” kata Bobby Nasution.

Dijelaskan Bobby Nasution pembangunan Islamic Center ini dibangun oleh perusahaan BUMN, tentunya kita berharap pembangunan ini dapat bagus dan berkualitas baik fisiknya serta waktu pembangunannya tepat.

“Saya titip ke Kapolres dan Kajari karena pembangunan ini bukan menggunakan anggaran yang sedikit, dimana Pemko Medan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 393 miiar untuk pembangunan Islamic Center,” tutur Bobby.

Bobby Nasution menambahkan, meskipun banyak isu fitnah berkembang di tengah masyarakat bahwa pembangunan Islamic Center sarang tempat mau mengambil uang masyarakat, karena katanya mulai pengambilan tanah timbunnya sudah nipu. Sebab berdasarkan isu  yang berkembang tanah timbunnya diambil dari tanah lapangan merdeka.

“Saya merasa hal yang berkembang itu sangat salah, karena memang beda tanah yang diambil di lapangan merdeka bukan untuk penimbunan lahan Islamic Center. Untuk itu saya menghimbau jangan hanya diberitakan tetapi laporkan saja ke Polisi dan Kejari atau KPK, saya siap,” jelas Bobby Nasution.

Selanjutnya Bobby Nasution mengajak seluruh elemen masyarakat umat Islam untuk mendiskusikan dan  merumuskan serta memutuskan seperti apa kedepannya organisasi yang akan dijalankan pada Islamic Center. Tentunya hal ini sama seperti impian kita yakni sesuai Peradaban Islam.

“Hadirnya Islamic Center kita harapkan dapat  berfungsi menjadi peradaban Islam. tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi menjadi pusat ekonomi, pusat pendidikan dan pusat kegiatan sosial serta pusat kegiatan politik. Selain itu hadirnya Islamic Center juga berimbas tidak hanya untuk umat muslim tetapi bagi seluruh masyarakat kota Medan,” ujar Bobby Nasution.

Terakhir, Bobby Nasution meminta izin kalau diperkenankan bersama – sama kita sepakati Islamic Center ini dapat dinamakan sesuai dengan aktivitas yang ada di dalam Islamic Center, Dimana tidak hanya ada masjid tetapi ada juga rumah sakit sebagai pelayan sosial. Hal ini dilakukan untuk sebagai pondasi dasar dari pergerakan Islamic Center

“Mohon doa dan dukungannya seluruh masyarakat untuk pembangunan Islamic Center agar dapat diselesaikan oleh Pemko Medan sehingga masyarakat Kota Medan dapat merasakan manfaatnya,” pungkas Bobby Nasution. (rel)

DPRD Sumut Ajak Pemilih Pemula Tangkal Hoaks

DPRD Sumut Ajak Pemilih Pemula Tangkal Hoaks

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politik identitas, ujaran kebencian, dan hoaks menjadi topik pembahasan Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting saat menghadiri kegiatan dialog publik di Le Polonia Hotel, Medan, Jumat (19/5).

Pada acara yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut itu, Baskami mengajak para pemilih muda untuk menangkal berita bohong, ujaran kebencian dan politik identitas.

“Pemilu mendatang akan didominasi pemilih muda. Maka saya mengajak kaum muda di Sumut ini untuk menangkal hoaks, ujaran kebencian dan politik identitas dari konten-konten yang beredar,” ucap Baskami.

Dikatakan Politisi PDI Perjuangan itu, politik identitas akan dikemas dalam hoaks dan black campaign yang menyesatkan.

“Semua hal itu nantinya akan membentuk polarisasi di masyarakat. Bangsa kita terpecah belah, hal itu harus kita hindari. Mari kedepankan persatuan, bukan perbedaan,” ujarnya.

Baskami juga memberikan apresiasinya kepada SMSI yang telah berperan aktif melaksanakan dialog publik itu. Menurutnya acara dengan tema ‘Edukasi Pemilih Pemula menangkal hoaks dan ujaran kebencian pada pemilu 2024’ tersebut sangat membantu penyelenggara pemilu.

“KPU dan Bawaslu, menurut saya juga melakukan hal yang sama. Inilah sinergitas, pemerintah, penyelenggara dan jurnalis dalam mempersiapkan pemilu 2024,” katanya.

Pantauan di lapangan, hadir pada acara tersebut Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga.

Sementara itu, Benget Silitonga mengatakan jumlah pemilih pemula di 2024 diperkirakan berjumlah 60 persen dari daftar pemilih.

“Indonesia mengalami bonus demografi, kalau kita lihat penduduk usia 12 – 45 tahun sebanyak 70 persen dari jumlah penduduk kita. Maka, dialog ini sangat penting sebagai edukasi politik,” tambahnya.

Benget mengatakan, KPU saat ini tengah gencar melakukan edukasi politik di masyarakat yang menyasar kaum muda.

“Kita juga sudah gencar melakukan sosialisasi dan pendekatan baik di media sosial, website dan sebagainya. Juga kita melakukan pendekatan yang langsung kepada pemilih melalui kirab pemilu se-Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI, Erris Napitupulu berharap, para peserta dialog yang hadir, mampu membedakan hoaks, ujaran kebencian, dan politik identitas di lapangan. “Sehingga tidak ada lagi hoaks, ujaran kebencian, politik identitas yang merusak kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” pungkasnya. (map/azw)

Partai Gelora dan Garuda Susul Daftarkan Bacaleg

PENDAFTARAN: Partai Garuda dan Partai Buruh ketika melakukan pengajuan pendaftaran baceleg Kota Tebingtinggi ke KPU Kota Tebingtinggi, Kamis (17/5) kemarin.

SUMUTPOS.CO – Partai Gelora dan Garuda menyusul daftarkan bakal calon legislative (bacaleg). Sejalan dengan ini, 18 partai politik yang menjadi peserta, akan bertarung pada pemilu 2024 mendatang.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) dan DPC Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda) mengikuti pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) susulan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, Jumat (19/5). Pendaftaran susulan untuk bacaleg Pemilu 2024 Partai Garuda dilakukan menyusul terbitnya Surat KPU RI Nomor: 495/PL.01.4-SD/05/2023 tanggal 17 Mei 2023 tentang Pengajuan Kembali Bakal Calon Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, akibat kendala Silon atau kendala lainnya dari Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Ummat.

Sedangkan pendaftaran susulan bacaleg dari Partai Gelora didasarkan pada Surat KPU RI Nomor: 496/PL.01.4-SD/05/2023 tanggal 17 Mei 2023 tentang pengajuan kembali bakal calon anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota akibat kendala Silon atau kendala lainnya dari Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Hari ini kita secara resmi menerima berkas administrasi pengajuan bakal calon anggota DPRD Kota Binjai dari dua partai politik yang kemarin berkasnya tidak lengkap, yakni Partai Gelora dan Partai Garuda. Sehingga total ada 18 partai politik yang sudah mendaftarkan bacalegnya,” kata Ketua KPU Kota Binjai, Zultan Effendi, Minggu (21/5).

Partai Gelora dan Partai Garuda sebelumnya sempat mengajukan pendaftaran bacaleg kepada KPU Kota Binjai, Minggu (14/5), atau dinihari penutupan pengajuan pendaftaran bacaleg Pemilu 2024. Namun karena data dan dokumen bacaleg belum lengkap, yang menyebabkan pengajuan pendaftaran bacaleg tidak dapat teregistrasi melalui Aplikasi Silon, menyebabkan berkas pendaftaran bacaleg dari kedua partai politik tersebut terpaksa dikembalikan KPU Kota Binjai.

Namun setelah terbitnya Surat KPU RI Nomor: 495/PL.01.4-SD/05/2023 dan 496/PL.01.4-SD/05/2023, proses registrasi pengajuan pendaftaran bacaleg Pemilu 2024 dari Partai Gelora dan Partai Garuda melalui Aplikasi Silon, akhirnya dapat diterima dan diproses oleh KPU Kota Binjai.

“Dengan diterimanya pengajuan pendaftaran bacaleg Pemilu 2024 dari Partai Gelora dan Partai Garuda, maka saat ini secara keseluruhan ada sebanyak 542 bakal calon anggota DPRD Kota Binjai yang telah didaftarkan oleh 18 parpol,” ucap Zulfan.

Meskipun demikian, dirinya mengaku pendaftaran bacaleg susulan oleh Partai Gelora dan Partai Garuda tidak akan mempengaruhi proses verifikasi administrasi bacaleg yang sedang dilaksanakan KPU Kota Binjai.

“Sambil kita terima berkasnya, sambil juga kita lakukan proses verifikasi administrasi terhadap dokumen masing-masing bacaleg,” ujar Zulfan.

Dalam Pileg 2024 di Kota Binjai, DPD Partai Gelora mendaftarkan 30 nama yang selanjutnya akan menjalani verifikasi administrasi.

Begitu juga dengan DPC Partai Garuda Kota Binjai. Di hari yang sama, para pengurus partai ini juga mengantarkan sekaligus menyerahkan berkas untuk Pileg Kota Binjai.

Berkas dari DPC Partai Garuda Kota Binjai juga sudah dinyatakan lengkap setelah dilakukan verifikasi oleh KPU Kota Binjai serta diawasi oleh Bawaslu Kota Binjai.

Begitu juga dengam KPU Tebingtinggi.

Ketua Pelaksana tugas (Plt) KPU Kota Tebingtinggi Rudi Herwin membenarkan kelulusan Partai Garuda dan Partai Buruh yang telah menyerahkan berkas pengajuan pendaftaran anggota DPRD Kota Tebingtinggi pada pemilu tahun 2024 di KPU Kota Tebingtinggi. “Kami menerima berkas pengajuan Bacaleg dari Partai Garuda dan Partai Buruh pada Kamis (17/5), maka dua Parpol (Buruh dan Garuda) telah selesai mengajukan berkas Bacalegnya,” papar Rudi Herwin, Minggu (21/5). (ted/ian/azw)