Home Blog Page 1493

JPU Eksekusi Terdakwa Anak Kasus Cabul

Ilustrasi/Cabul

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penuntut Umum, Meirita Pakpahan melakukan eksekusi terhadap terdakwa anak berinisial MFAG (15) yang tersandung kasus tindak asusila tanpa didampingi pengacara. Hal tersebut disesalkan pengacara terdakwa, Candoro Manik, Minggu (21/5).

“Kami tidak dikabari, jaksanya langsung yang eksekusi,” kata pengacara terdakwa, Candoro Tua Manik.

Menurutnya, JPU Meirita Pakpahan sendiri yang langsung mengeksekusi terdakwa dari Lapas Kelas II Binjai. Meski disesalkannya, menurut Candoro, hal tersebut tak perlu dibesar-besarkan.

Sebab, hak kliennya sebagai anak dan menyandang status terdakwa langsung diprioritaskan. “Kami sesalkan, tapi ya sudah. Yang penting anaknya sudah keluar dari LP,” kata Manik.

Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Binjai, Andri Dharma menyatakan, pihaknya memang langsung mengeksekusi terdakwa anak tersebut sebagai upaya percepatan dan tidak mengulur waktu. “Kami lakukan cepat supaya langsung dapat bebas, karena kalau tidak bisa kena kami. Terkait putusan ini, kami banding,” tukasnya.

Dalam amar tuntutan JPU, terdakwa anak dinyatakan terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain yang dengan melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, sebagaimana dimaksud dalam dakwan kedua pasal 81 ayat (2) jo pasal 76 D Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Oleh JPU Meirita, menuntut terdakwa anak selama 1 tahun 2 bulan dengan dikurangkan sepenuhnya selama pelaku ditahan, dan memberikan pelatihan kerja di dalam Lembaga Pembinaan Khusus anak (LPKA) Medan selama 1 (satu) Bulan.

Namun, hakim berpendapat lain. Dalam amar putusan Hakim Diana Gultom, menyatakan terdakwa anak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membiarkan dilakukan perbuatan cabul, sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua.

Hakim menjatuhkan tindakan kepada terdakwa anak berupa tindakan dikembalikan kepada orang tua. Juga memerintahkan terdakwa anak dibebaskan dari tahanan Lembaga Penempatan Anak Sementara.

Diketahui, terdakwa MFAG dan LD saling menyukai dan melakukan persetubuhan secara sadar pada September 2022 lalu di kediaman terdakwa, Binjai Utara. Mulanya, terdakwa menyuruh si perempuan datang untuk mengerjakan tugas bareng.

Rumah MFAG menjadi saksi keduanya bercinta. Lalu pada November 2022, rumah LD yang kosong dimanfaatkan agar terdakwa anak datang, dengan dalih rumahnya kosong di Binjai Barat.

Mendengar kabar rumah kosong dan LD takut sendiri, MFAG langsung meluncur. Singkat cerita, terjadi persetubuhan itu. (ted/han)

HIPMI Labuhanbatu Gelar Halalbihalal dan RPBL

HALALBIHALAL: Rapat Badan Pengurus Diperluas (RBPL) kepengurusan BPC HIPMI Labuhanbatu di sela-sela acara halalbihalal. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Labuhanbatu akan melakukan reshuffle kepengurusan. Khususnya, menyampaikan adanya surat edaran dari BPP HIPMI dan BPD HIPMI Sumut terkait nomenklatur pembatasan ganda rangkap jabatan kepengurusan di HIPMI dan KADIN.

Hal itu terungkap saat rapat badan pengurus diperluas (RBPL) kepengurusan BPC HIPMI Labuhanbatu dan dibalut dengan acara Halalbihalal di Rantauprapat, pada Minggu (21/5).

“Tidak boleh ada rangkap jabatan lagi. Kalau memang selama ini berada di organisasi HIPMI dan KADIN, maka saat ini sudah harus memilih. Apakah di dalam HIPMI, atau bergabung di dalam KADIN,” ungkap Sekretaris HIPMI Labuhanbatu, Bram Derisko.

Di acara Halal Bihalal yang dibalut dengan silaturahmi dan bangunnya silaturahmi, selain dihadiri para anggota HIPMI yang aktif, juga tampak anggota-anggota senioritas.

Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Labuhanbatu, Cheppy Aditya dalam acara itu mengugah rasa semangat dan optimistis para pengusaha muda di Labuhanbatu dalam membangun usaha dan ekonomi.

“Meski kondisi ekonomi yang masih belum pulih 100 persen, tapi kita harus optimis dengan membangun usaha dan ekonomi,” jelasnya.

Katanya, meski acara yang digelar dipenghujung bulan Syawal, tapi tidak mengurangi rasa silaturahmi.

“Acara kita dipenghujung Syawal. Tapi dengan halal bihalal ini, kita perkuat silaturahmi dan bangun kebersamaan. HIPMI rumah kita,” katanya.

Sedangkan anggota senior HIPMI Labuhanbatu Indra Firdaus mengingatkan semangat HIPMI sebagai pengusaha pejuang, penjuang pengusaha.

Kata Indra, HIPMI Labuhanbatu termasuk BPC terbaik se Sumut. Untuk itu, dia mengajak anggota HIPMI agar menjaga nama baik tersebut.

“Maka mari kita jaga nama baik itu. Mari berkolaborasi dan bangun ekonomi dengan kebersamaan. Manfaatkan jaringan. Ayo, manfaatkan jaringan yang ada. Bahkan sampai ke kota Medan,” ujarnya. (fdh/han)

Uang TPP dan Gaji Honorer di Pemko Binjai Belum Dicairkan

Kantor BPKPAD Binjai di Jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Binjai Selatan

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai, Erwin Toga Purba belum bisa berkomentar panjang saat ditanya Sumut Pos soal waktu pencairan TPP dan gaji honorer, yang sudah 2-3 bulan belum dibayarkan.

“Saya lagi sakit. Ini lagi isoman. Sakit DBD,” kata Erwin, baru-baru ini.

Sementara informasi diperoleh, gaji kepling di Kota Binjai ternyata juga belum cair pada Mei 2023. Bahkan beberapa kepling di Binjai Timur, ada juga belum cair hingga 2 bulan dari April dan Mei 2023.

Namun belakangan, salah seorang kepling di Binjai Timur menyebut, gaji mereka pada April 2023 sudah cair. “Bulan April baru cair kemarin, Jumat (19/5/2023). Untuk Mei 2023 belum tau kapan cair,” katanya.

Sementara, salah seorang pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Binjai juga mengakui, TPP mereka hingga 3 bulan cair. Alasannya, tidak diketahui mengapa terjadi demikian.

“Bingung kita lihat Kepala BPKPAD ini bisa pula TPP pegawai kayak kami belum cair sampai 3 bulan. Gawat,” pungkasnya.

Sebelumnya, kemeriahan Hari Ulang Tahun Kota Binjai ke 151 tahun diwarnai dengan gaji honorer di Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham yang menunggak. Ada 250 orang tenaga medis yang berstatus honorer dan outsourcing sudah menjerit menunggu kejelasan gaji mereka senilai Rp800 ribu. (ted/han)

Tengku Rinel Wakili PTPN III Terima Penghargaan PTPN Teruntung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Senior Executive Vice President (SEVP) Bussiness Support PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Tengku Rinel mewakili PTPN III (Persero) terima penghargaan di dua kategori pada Liga PTPN Award 2023 dalam acara Regroup to Boost Sustainable Growth: Plantformation PTPN Secret Garden Gala.

PTPN III memenangkan dua kategori yaitu Kategori PTPN Teruntung dan PTPN Tergesit.
Acara yang digelar di Taman Bhagawan, Nusa Dua Bali, Sabtu, 20 Mei 2023 ini dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan, jajaran Komisaris PTPN III, jajaran Direksi PTPN III, Dewan Komisaris PTPN I, II, IV s.d XIV dan anak perusahan Non PTPN, Direktur serta SEVP PTPN I, II, IV s.d XIV.

Penghargaan pertama yaitu juara III PTPN teruntung/The Most Profitable & Cash Liquid, merupakan penghargaan PTPN sebagai motivasi atas capaian dengan persentase Rasio EBITDA Core terhadap Revenue dan Rasio Arus Kas Operasional terhadap Liabilitas jangka pendek tahun 2022.

Penghargaan kedua yaitu juara III PTPN Tergesit/The Most Agile dan Special Award for Sustainability Practices, merupakan penghargaan kepada PTPN yang bersifat gesit, proaktif dan mandiri dalam implementasi EBITDA Transformation, kedisiplinan terhadap pelaksanaan inisiatif program.

Tengku Rinel mengatakan penghargaan ini dapat diperoleh karena kerja keras seluruh Bagian, Distrik, Kebun/Unit dalam mencapai bahkan melebihi target yang ditetapkan oleh perusahaan serta penerapan EBITDA disemua lini pekerjaan. “Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk kami agar lebih baik di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Acara tersebut ditutup dengan penampilan apik dari group band Padi Reborn dengan membawa 10 lagu andalannya. (ila)

Ingin Terima Bantuan PIP Kembali, Siswa Harus Registrasi Ulang di Sekolah

RESES: Anggota DPRD Medan Fraksi NasDem, Habibburrahman Sinuraya saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun Keempat T.A. 2023 di Jalan Bunga Turi 1, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (19/5/2023) sore

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan ingin kembali mendapatkan bantuan tersebut, seorang siswa harus kembali mendaftar atau melakukan registrasi ulang di sekolah.

Dengan begitu, siswa yang dimaksud akan kembali dimasukkan sebagai daftar siswa yang membutuhkan bantuan PIP, dan berkemungkinan kembali mendapatkan bantuan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Medan Fraksi NasDem, Habibburrahman Sinuraya saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun Keempat T.A. 2023 di Jalan Bunga Turi 1, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (19/5/2023) sore.

“Untuk yang pernah menerima bantuan PIP, kalau dia mau dapat lagi, maka harus registrasi ulang sama kepala sekolah di sekolah itu. Jadi jangan berfikir kalau sudah pernah dapat bantuan maka pasti akan dapat lagi kedepannya, tidak begitu sistemnya. Kalau mau dapat lagi, maka harus registrasi lagi,” ucap Habiburrahman saat menjawab aspirasi warga.

Setelah mendaftar pun, kata Habib dalam kegiatan yang turut dihadiri Lurah Sidomulyo Donna Octavia dan Koordinator PKH Kecamatan Medan Tuntungan tersebut, belum tentu siswa yang melakukan registrasi ulang itu mendapatkan kembali bantuan PIP tersebut.

Pasalnya bantuan PIP memiliki kuota terbatas, sementara masih banyak siswa lainnya yang belum mendapatkan bantuan tersebut.

“Setidaknya kalau registrasi ulang, kemungkinan untuk mendapatkan kembali masih ada, bahkan cukup besar apabila kuotanya cukup. Tapi kalau tidak registrasi ulang, sudah pasti tidak dapat, karena pemerintah menilai siswa itu tidak lagi membutuhkan bantuan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang warga mengeluhkan kondisi anaknya yang hanya satu kali mendapatkan bantuan PIP.

“Anak saya sekolah di salah satu SMA Negeri di Kota Medan, dia punya kartu PIP, tapi hanya sekali saja anak saya itu dapat bantuan, habis itu nggak ada lagi didapatkannya bantuan itu sampai sekarang. Padahal sampai sekarang masih ada sama kami kartu (PIP) nya,” keluhnya.

Pada kesempatan itu, Habib Sinuraya juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar PBB tepat waktu. Sebab dengan membayar PBB tepat waktu, pemerintah memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang maksimal guna dimanfaatkan dalam percepatan pembangunan Kota Medan.

“Pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, itu dari pajak yang kita bayar. Begitu juga dengan pembinaan masyarakat untuk peningkatan ekonomi, semua itu dari pajak yang kita bayar. Oleh sebab itu, marilah kita membayar pajak dengan tepat waktu,” pungkasnya.
(map/han)

Marak Perdaran Narkoba di Malam Hari, Warga Jalan Starban Ujung Minta Dipasang Lampu Jalan

RESES: Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun Keempat T.A 2023 di Jalan Masjid Gg A Lingkungan 1, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (20/5/2023) sore

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peredaran narkoba di Kota Medan kian marak, tak terkecuali di kawasan Jalan Starban Ujung, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Semakin malam transaksi narkoba di Jalan Starban Ujung pun kian menjadi-jadi, situasi itu didukung dengan kondisi gelapnya kawasan tersebut karena ketiadaan lampu jalan sebagai sarana penerangan.

Hal itu diungkapkan warga kepada Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun Keempat T.A 2023 di Jalan Masjid Gg A Lingkungan 1, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (20/5/2023) sore.

“Pak Mulia, saya tinggal di Jalan Starban Ujung, disitu tempat perlintasan dan peredaran narkoba, bahkan sudah ada dua puluh kali polisi dan BNN menggelar operasi pemberantasan narkoba disana, saking maraknya. Makin malam makin banyak transaksi narkoba disana pak, karena disana itu gelap gulita, tidak ada lampu jalan,” ucap salah seorang warga, Suratman.

Untuk itu, pada kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Medan, Dinas Pendidikan Medan, Dinas Sosial Medan, Dinas SDABMBK Medan, dan sejumlah perangkat Pemko Medan lainnya itu, Suratman meminta kepada Pemko Medan untuk segera memasang lampu jalan di kawasan tersebut.

“Karena saat ini bukan hanya lampunya pak, bahkan tiangnya pun nggak ada,” ujarnya.

Dengan dipasangnya lampu jalan dan membuat kawasan tersebut terang benderang, warga pun meyakini bahwa hal itu akan membuat para pengedar dan pengguna narkoba menjadi kesulitan dalam bertransaksi.

“Kemudian kalau terang, kami warga yang melintas disitu pun jadi tenang pak, nggak begitu khawatir dengan aksi-aksi kejahatan. Tahu lah pak pemakai-pemakai narkoba ini, mereka nekat melakukan aksi-aksi kejahatan, kami warga-warga ini yang jadi was-was,” keluhnya.

Menaggapi keluhan itu, Anggota DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution, meminta warga ataupun kepala lingkungan di Jalan Starban Ujung untuk memfoto kawasan tersebut berikut dengan alamat lengkapnya.

Selanjutnya, Mulia yang kini duduk sebagai Anggota Komisi III DPRD Medan itu pun berjanji akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi langsung ke Dinas Perhubungan Medan yang baru ditunjuk untuk menangani masalah lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kota Medan. Sebelumnya, LPJU merupakan tanggungjawab Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan yang sudah dilebur pada akhir tahun 2022.

“Kasih foto dan alamat lengkapnya sama saya, nanti saya sampaikan langsung ke dinasnya supaya segera dipasangkan tiang dan lampunya. Alhamdulillah, sejak ditangani Dinas Perhubungan, masalah LPJU lebih cepat direspon,” jawabnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga juga menyampaikan terima kasih kepada Mulia Syahputra yang telah banyak merealisasikan janji-janjinya atas keluhan warga pada kegiatan reses sebelumnya.

Misalnya saja seperti keluhan warga atas rusaknya kondisi Jalan Karya Sejati, keluhan tersebut langsung ditanggapi Mulia Syahputra dengan berkoordinasi langsung ke Dinas SDABMBK Kota Medan. Hasilnya, saat ini kondisi Jalan Karya Sejati sudah dibangun dengan cara dibeton.

“Alhamdulillah, Dinas SDABMBK Medan dapat berkolaborasi dengan baik. Keluhan bapak/ibu yang disampaikan ke saya, saya teruskan ke mereka dan langsung ditindaklanjuti. Berikutnya, keluhan bapak/ibu lainnya juga akan saya sampaikan ke OPD terkait lainnya untuk segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
(map)

Srikandi Ganjar Sumut Adakan Sharing Session Bareng Milenial Labura

Sukarelawan yang tergabung dalam Srikandi Ganjar Sumut menggelar diskusi dengan tema Sharing Session Bersama Warga Labura dengan tema 'Siapa Saja Bisa Berprestasi dan Menjadi Influencer'.

LABURA, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan yang tergabung dalam Srikandi Ganjar Sumatera Utara (Sumut) kembali melanjutkan kegiatan positif dan bermanfaat untuk merangkul kalangan milenial.

Kali ini para pendukung Ganjar Pranowo itu menggelar diskusi dengan tema Sharing Session Bersama Warga labuhan Batu Utara (Labura) dengan tema ‘Siapa Saja Bisa Berprestasi dan Menjadi Influencer’.

Dalam diskusi yang diadakan di RHL Cafe and Resto, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labura, Sumut itu diikuti puluhan perempuan milenial.

Firda Annisa Sirait selaku Korwil Srikandi Ganjar Sumut mengatakan dalam kegiatan itu mereka melakukan diskusi dan berbagi pengalaman.

Pihaknya juga berusaha memotivasi anak muda untuk bisa terus mengembangkan diri dan bersaing.

“Bagi generasi millenial memiliki kemampuan kecakapan serta mampu mempengaruhi orang merupakan nilai tambah yang bisa menjadi daya saing di era teknologi informasi ini,” kata dia dalam siaran pernya, Minggu (21/5/2023).

Firda menuturkan bahwa segala sesuatu dipublish serta dipromosikan dalam bentuk visual agar para masyarakat lebih tergerak untuk memilih bahkan memiliki sesuatu yang diinginkan.

Generasi millenial yang disematkan harus aktif serta mampu berpikir out of the box mestinya harus banyak terlibat dan dapat melihat bahwa ini adalah peluang.

“Bukan hanya dalam bidang komunikasi dan sosialisasi namun juga dapat mendatangkan profit bagi millenial itu sendiri,” kata dia.

Dia mengatakan bahwa influencer adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi keputusan orang lain karena dia memiliki otoritas, pengetahuan, posisi, atau karena hubungannya dengan publik atau audiens.

“Oleh dasar pemikiran itu Srikandi Ganjar Sumut tergerak untuk melaksanakan kegiatan ini, dengan harapan millenial dapat terus belajar untuk mengasah skill agar ke depannya lebih banyak influencer-cerdas dan berwawasan,” sebut Firda.

Sebab, dia menyebut dalam generasi muda tersemat beban berat untuk menjadi tonggak perubahan dalam masyarakat.

“Jika menilik dari segi ekonomi, menjadi Influencer akan mendatangkan profit yang cukup besar,” kata Firda.

“Namun harus dipahami tanggung jawab serta kejujuran diperlukan dalam menekuni bidang ini. Jangan sampai malah terjadi sebaliknya dan dapat merusak citra millenial,” sambung dia.

Dia menambahkan kegiatan yang dilaksanakan DPW Srikandi Ganjar Sumut juga sejalan dengan program dari Ganjar Pranowo yang selalu memberikan perhatian khusus untuk para generasi millenial.

“Supaya tifak bosan dalam belajar dan berkarya, baik secara pribadi maupun berkolaborasi guna membawa perubahan yang baik untuk Indonesia ke depannya,” ujar dia. (rel/tri)

Kejari Nisel Santuni Anak-anak Terdakwa Kasus Penganiayaan

SANTUNAN: Kasi Intelijen, Hironimus Tafanao mewakili Kajari Nisel pada saat memberikan bantuan secara simbolis kepada kelima anak terdakwa EZ. Sabtu, (20/5)

NISEL, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri Nias Selatan mengunjungi rumah terdakwa EZ di Desa Hilisalo’o Kecamatan Amandaraya, Kabupaten Nias Selatan. Sabtu(20/5).

Kedataan jaksa Nisel tersebut untuk memberikan bantuan dan perhatian kepada kelima anak terdakwa EZ, berupa beras, telur, minyak goreng, susu, mie instan dan beberapa alat tulis sekolah seperti buku tulis dan pulpen.

Pemberian bantuan dan tali asih ini diserahkan secara langsung oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nias Selatan Hironimus Tafonao, S.H., M.H (mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan) disaksikan Kepala Desa Hilisalo’o dan masyarakat.

Adapun bantuan dan tali kasih yang diberikan berupa beras, telur, minyak goreng, susu, mie instan dan beberapa alat tulis sekolah seperti buku tulis dan pulpen.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan perhatian serta support kepada kelima anak terdakwa EZ sehingga anak-anak yang masih kecil ini bisa tetap semangat untuk melanjutkan kehidupan, dan tetap semangat dalam menyelesaikan pendidikan sekolah mereka,” ucap Hironimus Tafanao.

Lanjut Kasi Intelijen Kejari Nisel, Hironimus Tafanao, mengatakan bahwa kehadiran mereka di rumah terdakwa EZ setelah melihat kondisi dan keadaan dengan adanya tanggung jawab EZ (5 orang anaknya tidak ada yang menafkahi).

“Setelah melihat kondisi dan keadaan dengan adanya tanggung jawab terdakwa EZ yaitu 5 orang anaknya ditinggal dan tidak ada yang menafkahi, ini akan menjadi pertimbangan jaksa penuntut umum dalam memberikan pertimbangan yang meringankan terdakwa EZ dalam tuntutan,” tandasnya.

Kasi Intelijen Kejari Nisel, Hironimus Tafanao tidak lupa juga menitipkan pesan kepada kelima anak terdakwa EZ bahwa kepada AG dan 4 adeknya itu tetap semangat, kuat, dan lanjutkan sekolah.

Sebab kondisi dan keadaan saat ini adalah anggap sebagai ujian. Tetapi pada intinya kami memberikan support, dukungan, kekuatan, bahwa kejadian ini bukanlah akhir dari segalanya.

Ditempat yang sama, AG anak terdakwa ED mengucapkan terimakasih kepada Kejaksaan Negeri Nias atas kunjungan serta bantuan yang diberikan.

“Kami tidak bisa membalas, hanya saya bersama 4 orang adeknya mendoakan kiranya Kepala kejaksaan Negeri Nias Selatan dan seluruh stafnya diberikan kesehatan dalam melaksanakan tugas.”katanya.

Lanjut AG berharap kiranya ibu kami dapat dibebaskan, sebab tidak ada yang menjaga dan lagi pula ibu kami lah satu-satunya yang menjadi tulang punggung terhadap kami anaknya 5 orang.

“Saya mohon secepatnya ibu kami segera dibebaskan, sebab Ialah satu-satunya yang menjadi tulang punggung kami anaknya 5 orang. Siapa lagi yang menafkahi kami ini, seandainya ibu kami itu tidak dibebaskan,” harap AG dengan wajah sedih.

AG menambahkan, bahwa sebelumnya ia tidak mengetahui atas masalah yang di alami ibunya itu, tapi setelah ibunya memberitahu apa yang dialami oleh ibunya, mulai dari situ AG bersama 4 adeknya sedih dan pasrah. Apalagi pihak terlapor sempat meminta uang kepada ibunya, tapi tidak dikasih lantaran orang tua nya miskin dan janda.

“Mengapa tega sekali orang menuduh ibu saya telah melakukan penganiayaan, sudah tahu bahwa ibu kami itu orang miskin dan janda dan lagi pula orang tua kami itu tidak pernah melakukan kejahatan terhadap siapapun di kampung ini. Apa tidak kasihan kalian,” ungkapnya.(mag10/Han)

Syukuran Kantor Baru dan Halal Bi Halal ABPPTSI Sumut

KELUARGA besar Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut menggelar syukuran pemakaian kantor baru ABPPTSI Sumut di Kompleks Pertokoan Tasbih Square Jalan Setia Budi Medan.

Momen spesial bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional tersebut, dirangkai dengan kegiatan halal bi halal dengan tema meningkatkan silaturahim dan meningkatkan ilmu menuju insan madani, Sabtu (20/5).

Kegiatan asosiasi dari pimpinan yayasan perguruan tinggi swasta di Sumut ini dihadiri antara lain Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA Phd, Ketua Dewan Pendidikan Sumut Prof Dr Zainuddin MPd, Ketua ABPPTSI Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung MM, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Sumut Dr Muhammad Isa Indrawan MM, pembina, dewan pakar, dewan penasehat dan pengurus ABPPTSI Sumut.

Ketua ABPPTSI Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung MM mengapresiasi dukungan Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA Phd pada perguruan tinggi. Disamping itu, kehadiran kantor baru akan mempercepat derap langkah ABPPTSI Sumut.

”Acara ini bertepatan dengan hari bersejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 yang menghasilkan kemerdekaan Indonesia. Insya Allah momen ini juga akan jadi kebangkitan PTS di Sumut. Kuatkan silaturahim, kuatkan kebersamaan untuk meningkatkan kualitas PTS di Sumut,” tegas Bahdin Nur Tanjung.

Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA Phd mengungkapkan berbagai upaya untuk mendukung kemajuan perguruan tinggi di Sumut dengan lebih 13 ribu dosen tersebut.

Sumut mencatatkan diri sebagai provinsi diluar Pulau Jawa dengan jumlah fakultas kedokteran terbanyak. Ia juga mendorong semakin banyak guru besar dan peningkatan akreditasi perguruan tinggi.

Disebutkan Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, setidaknya ada lagi enam perguruan tinggi unggul di Sumut hingga tahun 2025.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut mengatakan akan mendorong dan memfasilitasi para dosen dalam urusan kenaikan pangkat yang dulunya terasa sangat sulit terutama untuk naik ke lektor kepala apalagi ke guru besar. Untuk itu, lanjut dia, LLDikti Sumut akan senantiasa memberikan bantuan agar para dosen lebih mudah dalam urusan kenaikan pangkatnya.

Kepala LLDikti Sumut juga mengungkapkan langkah-langkah untuk meminimalisir potensi konflik perguruan tinggi. Baik antara Pimpinan Perguruan Tinggi dengan Yayasan, maupun antara pengurus Yayasan ataupun antar Pimpinan PT itu sendiri , katanya.

Laporan kegiatan disampaikan Ketua Panitia Halal Syukuran Kantor Baru dan Halal Bi Halal ABPPTSI Sumut Dr Epi Supriyani Siregar MPd. Sedangkan doa mengawali acara dipimpin Donny SKM MKes. (dmp)