Home Blog Page 1501

Langkah Maju, IJN Ciptakan Terobosan Pertama di Malaysia Stenosis Katup Aorta

Jumpa pers secara virtual IJN Ciptakan Terobosan Pertama di Malaysia Stenosis Katup Aorta.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menandai langkah maju dalam kedokteran kardiovaskular, Institut Jantung Negara (IJN) telah memperkenalkan prosedur medis terobosan yang menjanjikan untuk mendefinisikan ulang pengobatan stenosis katup aorta.

Prosedur ini melibatkan perangkat generasi terbaru untuk Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) yang disebut Navitor™. TAVI adalah pilihan perawatan invasif minimal untuk pasien stenosis katup aorta yang berisiko tinggi menjalani operasi jantung terbuka konvensional.

Dibuat oleh perusahaan medis global Abbott, Navitor™ bertujuan untuk memperbaiki prosedur TAVI yang ada dengan memasukkan kemajuan yang mengurangi risiko kebocoran darah di sekitar implan katup.

Prosedur TAVI menawarkan alternatif pembedahan minimal invasif, dengan tingkat pemulihan yang lebih cepat dan pengurangan rasa sakit. Prosedur ini melibatkan memasukkan katup pengganti melalui kateter melalui sayatan kecil di arteri femoralis di selangkangan.

Navitor™ menyempurnakan TAVI melalui desainnya yang unik yang ditujukan untuk meningkatkan presisi dan meningkatkan hasil pengobatan pada pasien. Perangkat ini memiliki manset kain yang berfungsi mengurangi atau menghilangkan aliran balik darah di sekitar rangka katup.

Selain memfasilitasi aliran darah melalui katup aorta, perangkat ini juga merupakan satu-satunya sistem TAVI yang dapat berkembang sendiri dengan selebaran di dalam annulus katup asli, sehingga lebih mudah untuk diakses dalam tubuh seseorang.

Ini merupakan aspek penting dari terapi TAVI, untuk pengobatan pasien muda menengah dan berisiko rendah yang mungkin memerlukan intervensi koroner di masa depan. Navitor™ juga hadir dengan profil terkecil, memungkinkan dokter untuk dapat menggunakan pembuluh darah sebagai akses yang lebih kecil berukuran 5mm ke atas.

Dua pasien telah menjalani prosedur Navitor™ TAVI di IJN pada 12 Mei 2023, menjadikan pusat spesialis jantung penyedia layanan kesehatan pertama di Malaysia yang berhasil melakukan perawatan inovatif ini. Hal ini semakin membangun kemampuan IJN di ruang TAVI, mengikuti pencapaian pusat tersebut sebagai yang pertama di Asia yang memperkenalkan TAVI yang dapat diperluas sendiri pada tahun 2009. Saat ini IJN menawarkan empat jenis sistem TAVI kepada pasien stenosis katup aorta dengan kebutuhan khusus.

Stenosis katup aorta terjadi ketika pembukaan katup aorta jantung menjadi menyempit, membatasi aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Contoh kondisi yang parah ditandai dengan gejala seperti nyeri dada, pingsan, detak jantung cepat, dan sesak napas. Jika tidak diobati, stenosis katup aorta dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian.

Sebelumnya, penggantian katup melalui pembedahan merupakan satu-satunya metode untuk menangani kasus stenosis katup aorta yang serius. Namun, dalam kondisi tersebut cenderung terjadi pada pasien yang lebih tua, maka tidak semua pasien dapat menjalani operasi jantung terbuka.

“Perbaikan desain ini sangat membantu kami menangani stenosis katup aorta secara lebih efisien dan akurat, dengan hasil jangka panjang yang lebih baik,” ucap konsultan senior ahli jantung IJN Datuk Dr Shaiful Azmi Yahaya dalam jumpa pers secara virtual, Senin (12/6) sore.

Mereka yang dianggap berisiko tinggi untuk operasi jantung terbuka termasuk pasien yang hidup dengan penyakit penyerta lain seperti gagal jantung, diabetes melitus dan penyakit ginjal.

“Penelitian saat ini menunjukkan bahwa fitur desain ini meminimalkan ketidakcocokan katup prostesis pasien dan memungkinkan kami untuk mengelola intervensi koroner di masa mendatang. Profil kecil juga dapat memungkinkan kami untuk merawat pasien lansia kami,” ujarnya.

Sementara itu, kepala eksekutif IJN Datuk Dr Aizai Azan Abdul Rahim mengatakan, pihaknya berharap dapat memperkenalkan lebih banyak pilihan pengobatan transformatif untuk pasien dalam waktu dekat.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong batas-batas inovasi medis dan menawarkan harapan baru dan penyembuhan bagi mereka yang membutuhkan. Saya juga ingin berterima kasih kepada tim medis atas dedikasi mereka yang tak tergoyahkan untuk mewujudkan misi ini, dan menjadikan kami yang terdepan dalam perawatan kardiovaskular,” tandasnya.

Kegiatan ini, dihadiri oleh YBhg Datuk Dr. Kumara Gurupparan a/l Ganesan Consultant Cardiologist,.YBrs Dr. Hasri Samion Chief Clinical Officer, YBhg Dato’ Dr. Suhaini Kadiman Head of Anaesthesia & Intensive Care Department.(gus)

tSurvey.id Hadirkan Layanan Segmen UMKM, Akselerasikan Pengambilan Keputusan Bisnis Berbasis Data

tSurvey.id UMKM_1-5: tSurvey.id hadirkan layanan riset khusus bagi sektor UMKM dengan beragam fitur yang user friendly, efisien, dan fleksibel serta didukung oleh kapabilitas platform yang kaya akan insight telco. Salah satu hasil riset yang sudah dilakukan t.Survey untuk Brodo sebagai salah satu UMKM lokal dapat diakses melalui tsel.id/tsurveyumkm.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memperkuat konsistensi dalam penyediaan layanan survei digital, tSurvey.id menghadirkan layanan khusus bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran layanan terbaru ini mendukung terciptanya pengambilan keputusan berbasis insight bagi sektor UMKM yang merupakan salah satu sektor industri yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Melalui fitur solusi terbaru ini, Telkomsel Enterprise melanjutkan komitmennya sebagai digital solutions enabler yang menghadirkan ragam #PastiAdaSolusi untuk setiap permasalahan bisnis guna mendorong transformasi, serta akselerasi pertumbuhan bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital terkini yang dapat dikostumisasi dan diakses secara mudah oleh para pelaku bisnis UMKM di Indonesia.

Vice President Data Solutions Telkomsel Alfian Manullang mengatakan, “Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada Maret 2021, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61,07% atau senilai Rp 8.573,89 triliun.[1] UMKM berperan cukup besar dalam perputaran ekonomi di Indonesia. Namun menurut data dari Kementerian Kominfo RI pada tahun 2022, dari 64 juta UMKM di Indonesia hanya sekitar 32 persen yang sudah terdigitalisasi atau memanfaatkan teknologi digital, artinya masih ada sekira 68 persen UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital untuk mengakselerasi perkembangan bisnisnya[2]. Untuk itu, guna mendorong digitalisi dan mendukung potensi UMKM agar semakin berkontribusi bagi Indonesia, Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler  konsisten hadir terdepan memberikan dukungan dan sinergi yang kuat melalui pemanfaatan aset serta ekosistem digital yang dimiliki, dengan merilis solusi berbasis insight khusus UMKM yang dapat membantu pelaku riset sektor UMKM melalui layanan tSurvey.id. Layanan ini akan menangkap berbagai insight dari seluruh pelanggan di Indonesia, mulai dari aspek kebiasaan, opini, hingga persepsi responden terhadap sebuah produk secara tepat, sehingga dapat  membantu UMKM untuk mengoptimalkan pemasaran dan penjualan produknya.”

Layanan terbaru dari tSurvey.id untuk segmen UMKM ini menghadirkan beragam fitur yang lebih user friendly, efisien, dan fleksibel untuk dapat dikerjakan serta digunakan sendiri, baik oleh pelaku UMKM maupun periset. Selain itu, layanan tersebut juga memiliki harga yang terjangkau dan didukung juga oleh kapabilitas platform tSurvey.id yang kaya akan data insight telco dengan sejumlah keunggulan, mulai dari jangkauan basis responden yang luas, fitur targeting dan profiling responden yang akurat, serta keluaran hasil yang lebih cepat. Informasi lebih lengkap mengenai layanan terbaru tSurvey.id serta keunggulannya dapat diakses melalui tautan tSurvey.id.

Sebagai bagian dalam langkah memperluas portofolio layanan segmen UMKM, tSurvey.id juga melakukan riset untuk membantu Brodo, sebuah brand sepatu lokal ternama, yang menggali insight berbasiskan data yang akurat dan berkualitas sehingga dapat membantu dalam menentukan arah strategi penjualan bisnis Brodo yang lebih customer centric ke depannya. Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan terhadap 500 responden di Wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, tSurvey.id menemukan insight terkait preferensi konsumen dalam berbelanja barang fashion, di mana sebanyak 84 persen responden memilih untuk berbelanja barang fashion secara online dengan alasan yang bervariasi, seperti 44 persen memilih karena lebih mudah dan efisien, 40 persen memilih karena kemudahan dalam membandingkan harga dan promo, serta 9 persen memilih karena ketersedian variasi produk yang banyak.

Berdasarkan hasil survei lebih mendalam, platform e-commerce menjadi kanal pilihan utama konsumen berbelanja online dengan 38 persen responden, disusul oleh 25 persen responden yang memilih platform social media, 21 persen responden memilih berbelanja melalui official website, dan 16 persen responden membeli dengan menghubungi penjualnya secara langsung. Platform e-commerce menjadi pilihan favorit konsumen karena kemudahan dalam membandingkan produk, banyaknya diskon dan promo yang ditawarkan, hingga tersedianya ulasan dari pembeli sebelumnya. Hasil lengkap dari survei preferensi konsumen dalam berbelanja barang fashion dapat diakses pada tautan tsel.id/tsurveyumkm.

“Dengan hadirnya layanan khusus untuk sektor UMKM, diharapkan dapat membantu para pelaku bisnis sektor UMKM untuk dapat meningkatkan performansi dan memperkuat posisi mereka di segmen pasarnya dengan memahami perilaku, preferensi, dan masalah pelanggan dari perspektif responden. Telkomsel melalui solusi tSurvey.id berkomitmen untuk menjadi mitra strategis terdepan bagi lintas sektor industri yang dapat membantu mendapatkan wawasan berharga dari market dan pelanggan yang dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan serta penentuan arahan bisnis menjadi lebih tepat berbasis insight yang akurat,” tutup Alfian.(rel)

Ganjar Bicara Bonus Demografi: Milenial Punya Segudang Talenta, Pemerintah Siap Fasilitasi

Bakal calon presiden (Bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo menghadiri acara hangout yang spesial bersama ribuan orang yang terdiri dari generasi Z atau gen Z, influencers dan milenial di Sumut, Minggu (11/6).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bakal calon presiden (Bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo menghadiri acara hangout yang spesial bersama ribuan orang yang terdiri dari generasi Z atau gen Z, influencers dan milenial di Sumatera Utara (Sumut).

Dalam acara tersebut, Ganjar menjelaskan mengenai pentingnya mempersiapkan blue print atau rencana aksi strategis bagi anak
muda dalam menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam menghadapi bonus demografi di Indonesia.

Ganjar juga mengajak generasi muda di Sumut untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah dan memanfaatkan potensi yang dimiliki, terutama dalam sektor ekonomi kreatif, teknologi informasi, dan industri kreatif lainnya.

Ganjar juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman untuk meningkatkan daya saing generasi muda.

“Maka bonus demografi itu hari ini menurut saya, mengeluarkan seluruh talenta dan kemampuan, serta bakat untuk di fasilitasi, biar berkembang. Kamu (anak muda) punya talenta bagus, pemerintah mesti support, ada yang tidak beres itu sumbatan, mesti diberesin,” ujar dalam acara di Warung Kudeta Mutiara Palace, Jalan Selamat Ketaren, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (11/6) malam.

Ganjar juga memberikan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan oleh generasi muda dalam menghadapi bonus demografi. Salah satunya adalah mengembangkan kreativitas dan inovasi sebagai sumber daya yang tak ternilai.

Menurut Ganjar, generasi muda harus memperkuat keterampilan digital dan memanfaatkannya sebagai alat untuk menghasilkan karya yang bernilai.

Ganjar juga mengungkapkan bahwa dirinya selalu memberikan ruang bagi anak muda untuk magang di tempatnya. Sehingga mereka yang magang bisa berkembang karena ada bimbingan.

“Ada yang entrepreneur, ada yang bicara seni, ada olahraga, mungkin yang lain juga akan bicara bakat-bakat yang tidak kelihatan apalagi di dunia digital, seperti membuat platform, membuat jejaring, itu luar biasa,” ucapnya.

Ganjar Pranowo juga berpesan kepada generasi muda agar tidak takut untuk bermimpi besar dan mengambil risiko dalam mengejar tujuan mereka. Gubernur dua periode itu mengatakan bahwa dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras, generasi muda memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan yang luar biasa.

“Kalian pasti bisa,” tegas Ganjar kapada gen Z, influencers dan milenial yang hadir.

Acara hangout tersebut juga menjadi momentum bagi generasi muda di Sumut untuk saling bertukar ide, berkolaborasi, dan membentuk komunitas yang dapat saling mendukung dan memperkuat potensi masing-masing.

Dalam acara hangout, Ganjar memasuki ruang disambut dengan pemandangan menakjubkan, yaitu sebuah light tunnel yang terbuat dari tumpukan botol plastik. Hal ini mencerminkan semangat untuk mendaur ulang dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selanjutnya, Ganjar menuju area pameran handcraft yang dibuat oleh sejumlah komunitas seperti Borna, Binjai Crafter Community, Maros, Winds.co, Ayf in Crafted, Dhanusa Project, rumah kreatif anak Medan dan sebagainya. Salah satu narasumber, winds.co, seorang produsen produk rotan, berbagi pengalaman tentang penggunaan bahan ramah lingkungan dalam produksinya.

Sejumlah produk unik, menarik dan sejumlah produk terbuat dari bahan daur ulang seperti kerajinan tas dan topi dari bahan karung goni, peralatan dapur. Lalu ada lukisan, mainan anak bentuk bangunan rumah, perahu, mobil, motor dan produk lainnya.

Kunjungan Ganjar berlanjut ke area kreasi, di mana para influencers sedang aktif menciptakan kerajinan daur ulang. Ganjar bergabung dalam diskusi dengan pelaku rumah kreasi, yang memungkinkan mereka untuk berbagi ide dan inspirasi mengenai karya-karya mereka.

Ganjar mengapresiasi kreativitas generasi muda dalam menghasilkan produk yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Ganjar juga berkomitmen untuk membantu mempromosikan produk-produk anak muda kreatif dari Sumut tersebut.

Tak hanya itu, Ganjar juga diajak masuk ke area musisi, di mana Ganjar berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan para musisi muda yang masih mempertahankan budaya lokal diantaranya sweat home. Di sana, Ganjar diberi kesempatan untuk menggunakan salah satu alat musik tradisional yaitu Hasapi, yang merupakan instrumen musik tradisional Batak Toba. Setelah itu, Ganjar turut menikmati pertunjukan para musisi dengan antusias.

Ganjar kemudian melanjutkan ke area ‘Wall of Tree’. Di sana, Ganjar berfoto bersama dengan bibit pohon yang diberi nama Ganjar. Hasil foto tersebut kemudian ditempelkan di ‘Wall of Tree’ sebagai simbol bantuan bibit pohon dari para influencers kepada komunitas tanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. (rel/tri)

PPDB Tingkat SMP Kota Medan Dibuka 19 Juni, Disdik Medan Sedang Rumuskan Daya Tampung Siswa

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan segera membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP se-Kota Medan Tahun Ajaran 2023/2024. Rencananya, PPDB tingkat SMP akan dibuka Dinas Pendidikan Kota Medan mulai 19 Juni 2023 mendatang.

“InsyaAllah PPDB tingkat SMP di Kota Medan akan dibuka tanggal 19 Juni 2023,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar kepada Sumut Pos, Senin (12/6/2023).

Dikatakan Putra, guna mendukung rencana dibukanya PPDB tingkat SMP di Kota Medan, saat ini pihaknya terus melakukan berbagai persiapan. Salah satunya, merumuskan daya tampung siswa di setiap sekolah tingkat SMP Negeri se Kota Medan.

“Saat ini kita lagi diskusi dengan tim untuk merumuskan daya tampung. Setelah ditentukan daya tampungnya, barulah kita akan buka PPDB nya,” ujarnya.

Putra pun meminta setiap calon siswa dan orangtua/wali untuk mempersiapkan diri. Sebab, pembukaan PPDB akan dilakukan pada pekan depan.

“Persiapkan diri, pendaftaran akan dilakukan secara online,” katanya.

Tak berbeda dengan PPDB SMP se-Kota Medan pada tahun lalu, pada tahun ini PPDB juga akan dibuka melalui 4 jalur, yakni jalur zonasi, jalur prestasi, jalur afirmasi, dan jalur mutasi.

“Seperti yang kita sampaikan di awal, formasinya tengah kita diskusikan, sedang kita rumuskan,” pungkasnya. (map/ram)

Mimbar Umum Tuntut Keadilan dari PK Moeldoko, DPD Demokrat Sumut Siap Jadi Garda Terdepan

ORASI: Ketua DPD Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution saat memberikan orasi pada mimbar umum di kantor DPD Demokrat Sumut, Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Senin (12/6/2023). (BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Demokrat terus mencari keadilan dan melakukan perlawanan dengan melakukan penolakan Peninjauan Kembali (PK) terhadap pembegal partai berlambang mercy, yang dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Aksi penolak itu, dengan menggelar mimbar umum di kantor DPD Demokrat Sumut, Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Senin (12/6/2023). Kegiatan ini, sebagai wujud perlawanan dan menolak, upaya hukum dilakukan oleh Moeldoko.

Diwakili sejumlah perwakilan pengurus Demokrat dari sejumlah di daerah Sumatera Utara, para kader Demokrat kompak menyuarakan menuntut keadilan atas sikap Peninjauan Kembali (PK) Moeldoko yang dianggap sebagai pembegal partai.

Jika nantinya Mahkamah Agung (MA) mengabulkan PK Moeldoko, Demokrat Sumut akan melakukan perlawanan.

“Kalau PK Moeldoko dikabulkan oleh MA, maka DPD Demokrat Sumut akan jadi pusat perlawanan di Sumatera Utara, jangan coba-coba lawan dan tantang Demokrat, kita akan melawan dan turun ke jalan menuntut keadilan,” ujar Ketua DPD Demokrat Sumut M.Lokot Nasution dalam orasinya.

Masih menurut Lokot, tidak ada niatan untuk mengintervensi negara dan hukum, Demokrat melakukan aksi ini hanya untuk menuntut keadilan.

“Kita semua tahu jika Moeldoko bukanlah kader dan anggota Demokrat boleh dilihat dalam Sipol itu punya negara kan? Tetapi tiba-tiba mengaku sebagai ketua dan mau mengambil alih partai yang sudah dibangun oleh pak SBY selaku Presiden dua periode. Ini yang akan kita lawan,” ujar Lokot.

Karena kondisi itu bilang Lokot bukan hanya bentuk kejahatan terhadap partai Demokrat saja, tapi juga kejahatan terhadap demokrasi.

“Jangan salahkan ke depan partai lain juga akan diambil oleh orang lain jika seperti ini sistem yang berlaku di negeri ini. Pak SBY yang mantan presiden saja tidak mendapatkan perlakuan hukum yang benar bagaimana nasib anak cucu kita nanti yang hanya orang biasa, tentu tidak akan mendapatkan perlakuan hukum yang baik,” tuturnya.

Sebelum menutup orasinya Lokot juga menyampaikan kekecewaannya atas sikap Moeldoko yang dianggapnya melakukan hal paling menjijikkan.

“Untuk itu, kami yang hadir masih seper-seribunya saja. Jika keadilan itu tidak kami dapat maka seribu lebih banyak lagi kader yang akan turun untuk menuntut keadilan hingga ke Jakarta,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPD Demokrat Sumut, Akhyar Nasution. Dalam orasinya, Akhyar mengaskan jika Kader Demokrat memiliki satu sikap yang tak bisa ditawar.

“Seluruh kader yang datang hari ini, kita menyatakan satu sikap yakni taat kepada AHY selaku ketua umum. Ini adalah partai politik yang dibangun dari struktur partai. Kalau ada yang ingin membajak partai dengan kekuatan hukumnya adalah sikap pengecut dan penghianat,” ucap Akhyar.
Dirinya juga menyampaikan pandangan bahwa ketua umum lahir dari rahim partai dan ketua partai lahir dari sistem organisasi.

“Jika ada yang bukan kader dan anggota, namun mengaku memiliki Demokrat itu adalah pemimpin abal-abal. Karena secara konstitusi partai dan negara, AHY adalah pimpinan umum,” ucapnya.

Untuk itu, Akhyar meminta Moeldoko agar punya rasa malu untuk menjadi maling.
“Kami minta Moeldoko punya malulah. Anda ditonton seluruh masyarakat jangan jadi maling lah. Jangan buat malu anak cucumu. Anda diangkat panglima oleh SBY. Jika anda ingin jadi ketua partai maka bangunlah sebuah partai dan jangan mencopet partai orang lain,”pesan Akhyar mengakhiri orasinya.

Selain dihadiri ratusan kader dari sejumlah kabupaten/kota, aksi mimbar umum ini juga dihadiri petinggi Demokrat Sumut dan Kota Medan, di antaranya Sekjen DPD Demokrat Sumut, Yudha Johansyah, Wakil Ketua DPD Demokrat yang juga bertindak sebagai pimpinan orasi, Gelmok Samosir, para Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Ahmad Arief, Edwin Ginting, Meilizar Latief, yang juga anggota DPRD Sumut.

Kemudian, Dahliana Sinulingga yang juga Ketua PDRI Sumut, Kepala Bakomstra Chairil Huda, Direktur Eksekutif Pangeran, Ketua DPC Demokrat Medan Iswanda Nanda Ramli, dan Sekjen DPC Demokrat Medan Besri Nasir, serta sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat se Sumut.(gus)

Perjuangkan Hingga Dibeton, Netty Juniaty Tinjau Jalan Tirtosari

TINJAU: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, Hj Netty Juniaty Siregar, meninjau Jalan Tirtosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Senin (12/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, Hj Netty Juniaty Siregar, meninjau Jalan Tirtosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Senin (12/6/2023). Sebab sebelumnya, Jalan Tirtosari mengalami kerusakan yang sangat parah.

Namun atas perjuangan dan usulan yang Netty sampaikan ke Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Jalan Tirtosari kini tampak mulus dan kokoh karena telah dibangun dengan sistem rigid beton.

“Alhamdulillah, saat ini Jalan Tirtosari sudah mulus, sudah dibeton. Saat ini masyarakat sudah bisa melintasi jalan ini dengan nyaman,” ucap Netty kepada Sumut Pos saat berada di lokasi.

Didampingi Lurah Bantan Ahmad Huzel, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Bantan Widya Utomo, perwakilan Dinas SDABMBK UPT Medan Timur dan Babinsa tersebut, Netty mengatakan bahwa usulan perbaikan Jalan Tirtosari yang ia sampaikan ke Dinas SDABMBK tersebut berawal dari keluhan masyarakat saat dirinya menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah di Kelurahan Bantan pada 28 Mei 2023 lalu.

“Saat itu Kasi Pem Kelurahan Bantan, Pak Widya yang menyampaikan keluhan warga ke saya saat saya menggelar Sosper di Kelurahan Bantan ini, yaitu masalah Jalan Tirtosari ini. Tentu langsung saya tindaklanjuti dengan mengusulkannya ke Dinas SDABMBK. Kebetulan saat Sosper itu, hadir Kepala UPT (Dinas SDABMBK) Medan Timur, Pak Amsaruddin,” ujar Anggota Komisi II DPRD Medan tersebut.

Atas usulan itu, sambung Netty, Dinas SDABMBK melalui UPT Medan Timur langsung bergerak cepat dengan membeton Jalan Tirtosari. Total di Jalan yang sebelumnya rusak total tersebut, Dinas SDABMBK Medan melakukan pembetonan jalan sepanjang 170 meter dengan lebar 4,2 meter

“Alhamdulillah, Dinas SDABMBK bergerak cepat merespon usulan dari saya. Minggu lalu langsung dibeton, dan baru saja selesai beberapa hari terakhir ini. Inilah kolaborasi yang sesungguhnya. Kedepannya, kita siap kembali berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam memperjuangkan aspirasi warga,” tutupnya.

Sementara itu, Lurah Bantan Ahmad Huzel didampingi Kasi Pem Widya Utomo, membenarkan bahwa pembetonan Jalan Tirtosari merupakan bentuk perjuangan Netty Juniaty Siregar terhadap warga Kelurahan Bantan.

“Benar, bahwa saat menggelar Sosper pada akhir Mei lalu, beliau mendengarkan langsung masalah Jalan Tirtosari yang rusak. Ibu Netty pun langsung mengusulkannya ke Dinas SDABMBK. Alhamdulillah, saat ini Jalan Tirtosari sudah mulus. Dengan kondisi jalan yang mulus saat ini, tentunya warga sangat senang,” pungkasnya.
(map/ram)

Tips Hilangkan Lalat Buah bagi Petani Jeruk

JERUK: Petani asal Simalungun, A Taringan yang merupakan sahabat B Sembiring berdiri di depan pohon jeruk yang siap panen.

SUMUTPOS.CO – Seperti yang kita tahu daerah Tanah Karo mengalami bencana alam di mana Gunung Sinabung yang merupakan gunung berapi aktif kembali. Sejak akhir tahun 2013, Gunung Sinabung kerap erupsi yang berakibat beberapa hewan liar keluar dari hutan lindung. Salah satu hewan yang dimaksud itu adalah lalat buah.

“Hama lalat buah dapat menjadi masalah serius pada pertanian jeruk, karena mereka dapat merusak buah jeruk dan tentu saja menyebabkan kerugian yang signifikan bagi petani,” ujar B Sembiring yang dikenal sebagai tokoh masyarakat di Desa Saribu Jandi.

Tentu saja petani tidak tinggal diam, berikut beberapa cara dari petani jeruk asal simalungun yang juga tokoh masyarakat untuk mengantisipasi dan mengendalikan hama lalat buah :

1. Pertahankan kebersihan di sekitar kebun jeruk
Kebersihan menjadi hal yang utama untuk mengusir atau menghilangkan lalat buah. Oleh karena itu, buang dan bersihkan semua buah-buahan yang jatuh dari pohon karena lalat buah biasanya bertelur pada buah yang membusuk.

2. Pangkas pohon jeruk
Lakukan pemangkasan secara teratur untuk menghilangkan cabang dan ranting yang rusak atau mati, karena ini dapat menjadi tempat persembunyian bagi lalat buah.

3. Membuat perangkap hama
Petani di Simalungun banyak menggunakan mainan anak-anak berbentuk bola yang berwarna menyerupai jeruk. Kemudian membuat perangkap dengan melumuri bola tersebut dengan lemperekat hama.

4. Penggunaan insektisida (memakai racun pertanian)
Jika metode-metode di atas tidak memberikan hasil yang diharapkan, pertimbangkan penggunaan insektisida. Penting untuk membaca dan mengikuti petunjuk penggunaan sesuai dosis yang tepat.

5. Pemantauan rutin
Periksa secara rutin kebun jeruk untuk mengidentifikasi tanda-tanda kehadiran lalat buah. Perhatikan buah-buahan yang terinfeksi atau terlihat rusak.
“Semakin cepat kami menemukan dan mengatasi hama ini, semakin cepat juga penangannya untuk antisipasi kerugian,” pungkas Sembiring.(dat/ram)

Pemko dan Forkopimda Untuk Bangun Kekondusifan

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon SIK menyatakan kekagumannya dengan Kota Tebingtinggi. Karena, walau kota kecil tapi aktivitas dan tingkat keramaian serta perkembangan Kota Tebingtinggi sangat luar biasa.

Karena itu, harus ada komunikasi dan kordinasi yang intens antara Polres, Pemko, dan Forkopimda untuk membangun kekondusfian kota ini.

Menurut AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, awal dirinya menjabat sebagai Kapolres Tebingtinggi adalah awal Lebaran Idul Fitri tahun 2023, sehingga saat itu sangat terasa sekali tingkat mobilitas masyarakat dari luar Kota dan dalam Kota Tebingtinggi sangat tinggi. Tebingtinggi ini merupakan sebuah kota lintasan dan akan menjadi sebuah tempat pertemuan lalulintas baik menuju Medan dan sebaliknya menuju Kisaran yang melintasi Kota Tebingtinggi baik yang ingin berlibur dan pulang kampung.

“Jelas disitu sangat terasa bahwa Kota Tebingtinggi yang merupakan kota kecil, namun aktivitas mobilitas masyarakat baik masuk dan keluar dari Kota Tebingtinggi sangat tinggi, ini membuktikan Kota Tebingtinggi tidak pernah sepi dari mobilitas pergerakan masyarakat,” paparnya.

Diceritakan AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, terkait mobilitas tinggi ketika melaksanakan pengamanan Operasi Ketupat Toba 2023 semuanya berjalan sesuai yang direncanakan, sebelumnya, yaitu jauh hari pihak Polres Tebingtinggi tetap melakukan koordinasi dengan steakholder yang ada baik di wilayah Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai, dimana beberapa bagian masuk kedalam wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kordinasi juga dilakukan dari pihak Jalan Tol dan Dinas terkait dalam perencanaan rekayasa lalulintas di wilayah Kota Tebingtinggi, ternyata jauh hari mulai dari Forkompinda tingkat Provinsi sudah melakukan kordinasi, dimana rapat awal yang mana beberapa jalan dan perlintasan itu melibatkan tiga Kabupaten dan jalan yang dipergunakan bercampur juga yang ada di pengawasan pembangunan tingkat Kota dan Kabupaten, ada jalan tingkat Provinsi serta jalan tingkat Nasional.

Jelas AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon sejauh ini langkah langkah yang sudah diambil Forkompinda tingkat Provinsi Sumatera Utara bersama Bapak Kapolda dan Gubernur Sumut berserta perangkatnya itu sangat efektif, berdasarkan data tahun 2022 dalam Operasi Ketupat tahun 2022 lalu, jumlah kejadian ada diatas angka 40 kasus, baik itu yang meninggal dunia, luka berat dan luka ringan dengan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah, namun di tahun 2023 sangat signifikan perbedaannya.

“Kita berbicara data, karena data yang kami himpun itu nol kasus kejadian di wilayah hukum Polres Tebingtinggi pada Operasi Ketupat tahun 2023 ini. Maka hasil inilah yang menjawab apa yang selama ini digelorakan dan hasilnya berdampak sangat signifikan, tetapi ada memang beberapa jalan masih dalam tahap percobaan, yaitu perlintasan dari tol exit Tebingtinggi menuju ke Inderapura maupun Tol Dolok Merawan keluar Sinasak. Tapi kedua jalur ini sangat efektif untuk memecah mobilitas peningkatan jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Kota Tebingtinggi,” ujar AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon diruangan kerjanya beberapa waktu lalu.

Diungkapkan beliau, jalan yang masih menjadi percobaan itu namun efeknya sangat membantu, dimana antrian biasa, jika dari data tahun lalu, antrian di Kota Tebingtinggi tingkat mobilitas masyarakat yang memasuki Kota Tebingtinggi sampai pukul 00.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB pagi, tetapi selama Operasi Ketupat tahun 2023 ini, tingkat mobilitas sampai pukul 11.00 WIB aktivitas kepadatan kenderaan sudah mencair dan kepadatan sudah terurai, artinya kita persiapan jauh hari sudah efektif.

Dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 nanti, ungkap AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, bahwa agenda ini merupakan agenda nasional dan menjadi bagian utama di Polda Sumatera Utara, Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa tahapan yang baik akan menghasilkan yang baik, persiapan yang dimaksud adalah persiapan awal terjalin kerjasama yang baik dari pihak penyelenggara dan pengawas, dimana kita sudah melakukan kordinasi yang sangat intens.

Mengingat ada perubahan dan penambahan beberapa Partai Politik (Parpol) peserta pemilu tahun 2024 yang sudah terverifikasi secara internal, tentunya kita ikut melakukan pengamanan dan kordinasi awal sehingga dari daftar yang bisa mengikuti pemilihan termasuk jumlah peserta yang sudah terverifikasi ini akan betul betul kita kawal sehingga nanti pada kegiatan pentas yang diawali di tahun 2024 maupun sampai berlangsung kepada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur serta Wali Kota Wakil Wali Kota serta Bupati Wakil Bupati bisa kita akomodir dengan baik.

Terkait program adalan Polres Tebingtinggi melalui Jumat Curhat, AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon menyatakan bahwa program jumat curhat ini tentunya tidak langsung ada, tetapi program ini sudah merupakan program Kapolri, karena sebelum adanya ketentuan endemik Covid-19 belum terlalu dilakukan, tetapi karena endemik sudah diputuskan oleh Pemerintah Pusat, maka Bapak Kapolri meminta untuk kembali melaksanakan di kota dan kabupaten setingkat Polres di wilayah hukumnya.

Dalam Jumat Curhat ada hal capaian yang signifikan bisa kita capai, khusunya di Kota Tebingtinggi, karena berdasarkan analisa dan evaluasi tingkat kejahatan yang terjadi ataupun kriminalitas di wilayah Kota Tebingtinggi yang merupakan wilayah perkotaan, saat ini sudah bergeser, dari yang tadinya ditingkat lingkungan seperti di jalan raya dan pertokoan, namun sesuai hasil anev Polres Tebingtinggi secara triwulan, terakhir ini menunjukan semua tingkat kejahatan ataupun kriminalitas baik itu pencurian dengan pemberatan, pencurian kenderaan bermotor maupun penganiayaan, perjudian maupun narkoba itu semua sudah bergeser ke wilayah perumahan yang langsung berdekatan dengan masyarakat.

“Berdasarkan hasil evaluasi itu, kita Polres Tebingtinggi melakukan evaluasi dengan melakukan jumat curat diwilayah perumahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, tentunya untuk mencapai hasil yang maksimal, Polres Tebingtinggi tidak bisa bekerja sendiri, jadi Polres Tebingtinggi akan banyak berkordinasi dengan perwakilan pemerintah Kota Tebingtinggi melalui pihak kecamatan, Kelurahan dan Kepala Lingkungan (Kepling) untuk mencoba mengakomodir apa sih yang menjadi kerinduan masyarakat,” bilangnya.

Beber AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, selama ini memang kerinduan itu menjadi momok kepada masyarakat masih disekitaran kasus narkoba, karena kita ketahui bersama bahwa Kota Tebingtinggi yang merupakan kota perlintasan banyak sekali orang orang yang mencari peluang untuk mendapatkan uang dengan tindakan yang melawan hukum. Terkait di wilayah Kota Tebingtinggi kasusnya sangat gampang, pelaku bebas keluar dan masuk Kota Tebingtinggi.

Dengan adanya kegiatan jumat curhat, beberapa kantong kantong tempat menjadi sarang pelaku kejahatan untuk kumpul melakukan aktivitas narkoba atupun perjudian ini bisa kita akomodir, karena tidak ada lagi filter mulai dari Kepling Lurah, Camat dan tokoh masyarakat untuk bisa melaporkan kepada pihak kepolisian Polres Tebingtinggi. Ini adalah merupakan bagian evaluasi dari program jumat curhat, memang dalam kegiatan jumat curhat, ada beberapa keluhan masyarakat yang ditujukan kepada pihak kepolisian walaupun hal itu bukan merupakan tanggungjawab pihak kepolisian.

Seperti adanya keluhan masalah lampu penerangan jalan sudah lama mati, permasalahan Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) dengan adanya jumat curhat, Polres Tebingtinggi telah menjadi perantara bagi Pemerintah Kota Tebingtinggi dan kabupaten, maka untuk itu Polres Tebingtinggi bisa mengakomodir menjadi kebutuhan masyarakat.

“Masalah ODGJ ini sering menjadi permasalahan sosial di tengah masyarakat karena sering menganggu ketika sesudah menjadi keributan dan ini menjadi tanggungjawab pihak kepolisian, untuk menjaga suasana Kamtibmas,” tukasnya.

Terakhir, Polres Tebingtinggi merasa bersyukur kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi karena sangat mendukung apa yang menjadi kegiatan jumat curhat, ditanggapi langsung ketika kami melakukan komunikasi dan kordinasi pihak pihak terkait. (ian/ram)

Timsel Bawaslu Zona VI Sumut Perpanjang Masa Pendaftaran

BERSAMA: Ketua Timsel Bawaslu Kab/Kota Zona VI Sumut, Fernanda Putra Adela, bersama jajaran.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim seleksi (Timsel) Bawaslu Kabupaten/Kota Zona VI Sumatera Utara, memperpanjang waktu pendaftaran Calon anggota Bawaslu untuk 6 Kabupaten/Kota. Karena, kouta pendaftaran kaum perempuan sebesar 30 persen, belum terpenuhi dari peserta yang mendaftar.

Keenam Kabupaten/Kota itu, masuk dalam zona VI, pada tahapan pendaftaran 29 Mei hingga 7 Juni 2023, yakni Kabupaten Mandailing Natal pendaftar sebanyak 70 orang, hanya 7 orang perempuan. Pendaftar di Kota Padang Sidempuan sebanyak 42 orang, 5 orang perempuan.

Kemudian, pendaftar di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 37 orang, hanya 7 perempuan. Kabupaten Tapanuli Tengah, jumlah pendaftar sebanyak 45 orang, terdapat 7 orang perempuan.

Selanjutnya, Kabupaten Padang Lawas Utara berjumlah 59 orang, 6 orang perempuannya. Kabupaten Padang Lawas, jumlah pendaftarnya berjumlah 44 orang, hanya 2 orang perempuan.

“Dari jumlah pendaftar perempuan di 6 Kabupaten/Kota Zona VI Sumut, tidak ada satu daerah yang memenuhi tuntutan pasal 245 dan 243 UU 7/2017 memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen,” ucap Ketua Timsel Bawaslu Kab/Kota Zona VI Sumut, Fernanda Putra Adela, dalam keterangan tertulis, Senin (12/6).

Dengan itu, Timsel Bawaslu Kabupaten/Kota Zona VI melakukan tahapan perpanjangan masa pendaftaran, dilaksanakan sejak 13 hingga 21 Juni 2023. Penelitian dan verifikasi berkas, sejak 22 hingga 23 Juni 2023 dan pengumuman hasil penelitian dan seleksi berkas administrasi, Selasa 24 Juni 2023.

“Sejalan dengan undang-undang tersebut, Bawaslu RI mengeluarkan pedoman pendaftaran calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, pada poin e tentang perpanjangan masa pendaftaran. Dijelaskan bahwa jika jumlah pendaftar kurang dari 8 kali kebutuhan atau keterwakilan perempuan belum mencapai minimal 30 persen, dari jumlah pendaftar, maka masa pendaftaran diperpanjang sesuai ketentuan,” ucap Fernanda.

Didampingi Sekretaris Timsel, Dr M Surip, Hendra Kurnia Pulungan, Dongan Nauli Siagian, dan Jonner Sinaga. Fernanda mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan kesempatan bagi perempuan di 6 Kabupaten/Kota di zona VI untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Bawaslu periode 2023-2028.

“Kami juga akan melakukan berbagai upaya dan meningkatkan koordinasi, kepada pemuda masyarakat dan pimpinan organisasi kemasyarakatan. Agar ikut menghimbau bagi kaum perempuan untuk ikut berpartisipasi mendaftar sebagai calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota,” jelas Fernanda.

Fernanda mengatakan bahwa perpanjangan pendaftaran ini hanya dikhususkan untuk pendaftar perempuan. Karena, kekurangan pendaftar perempuan dari pendaftar di 6 Kabupaten/Kota Zona VI Sumut.

“Belum ada satu daerah pun yang dapat memenuhi undang-undang dan pedoman pendaftaran dari Bawaslu RI, terkait jumlah pendaftar perempuan minimal 30 persen dari jumlah pendaftar,” tutur Fernanda.

Fernanda mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi bersama Timsel dan tim sekretariat, terkait pembukaan perpanjangan pendaftaran tersebut dan akan mengumumkan kepada masyarakat secara terbuka di berbagai media massa pada sejak 11 Juni 2023.

“Kami Timsel sangat berharap, agar semua pihak dapat membantu menyampaikan dan mendorong semua masyarakat dari kalangan kaum perempuan di 6 Kabupaten/Kota Zon VI Sumut, untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota,” sebut Fernanda.

“Kita sama-sama berharap agar akan terpilih anggota komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota yang berintegritas, bertanggungjawab dan penuh dedikasi. Sehingga nantinya akan dapat menjalankan tupoksinya dengan sebaik-baiknya,” kata Ketua Timsel Fernanda.(gus/ram)

Penambangan Pasir Ilegal Semakin Marak, Pondasi Jembatan Titi Besi Terancam Ambruk

PENAMBANGAN PASIR: Aktivitas penambangan menggunakan mesin diesel melakukan penyedotan pasir dari dasar sungai, yang bisa mengancam keberadan pondasi jembatan Titi Besi.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Maraknya kegiatan penambangan pasir secara ilegal akan mengancam kekuatan pondasi tiang jembatan Titi Besi, Desa Titi Besi Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang. Pasalnya, penambang menyedot pasir tak jauh dari jembatan.

Masyarakat menduga, kegiatan pertambangan pasir ilegal itu sengaja dibiarkan dan diduga dibekap oleh oknum-oknum yang mengambil keuntungan pribadi. Penyedotan pasir dari arus sungai itu dilakukan setiap hari. Pasir yang berhasil disedot ditimbun di pinggir sungai, dan diangkut oleh truk untuk dijual ke panglong.

Aktivitas penambangan pasir ilegal itu setiap hari terus bertambah. Namun tak ada tindakan penertiban yang dilakukan pihak Kepolisian maupun Satpol PP Kabupaten Deliserdang.

“Air sungai menjadi sulit karena semakin dalam akibat disedot mesin mesin pengisap pasir di sungai ular. Tambang pasir di sekitar jembatan dikhawatirkan bisa merusak pondasi tiang jembatan. Bisa ambruk jembatan nantinya. Kami sebagai warga mau mengadu kepada siapa lagi kalau tidak pada Polisi dan Pemerintah,” sebut Gunawan Purba warga sekitar, ketika ditemu dilokasi, Sabtu (10/6).

Selain itu, warga berharap ada tindakan tegas dari pihak Balai Wilayah Sungai 2 Sumut, Polisi dan Pemkab Deliserdang untuk menutup tambang pasir ilegal di Desa Titi Besi Kecamatan Galang. Meski masyarakat tau ada oknum oknum berseragam yang diduga membekingi aktivitas ilegal itu.

Warga pun mengancam akan berunjukrasa apabila tidak ada tindakan tegas dari pemerintah terhadap aktivitas pertambangan pasir ilegal di Kecamatan Galang. “ Air sungai ular ini digunakan masyarakat untuk pertanian juga. Tapi kini sering sulit didapat akibat penambangan pasir yang terus menjamur. Kegiatan ilegal itu, dibekup oknum berseragam makanya aman aman saja. Tapi ini berdampak negatif bagi masyarakat banyak, apalagi korekan itu dekat dengan jembatan Titi Besi yang nantinya bisa saja menimbulkan abrasi hingga jembatan ambruk,” ucap Muhamad warga sekitar lainnya.

Terkait aktivitas tersebut, Kasatpol PP Deliserdang Marzuki yang dikonfirmasi mengatakan akan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Akan kita cek dilapangan,” kata Marzuki.

Sementara pihak Balai Wilayah Sungai ( BWS) Sumatera Utara yang dikonfirmasi melalui pegawainya Agus melalui seluler terkait hal ini belum memberikan tanggapan. (btr/han)