29 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 15052

Listrik Aman Hingga Idul Fitri

MEDAN-Pelaksanaan ibadah jelang Ramadan, saat Ramadan hingga Idul Fitri diharapkan tidak terganggu pemadaman listrik. Pihak PLN Pembangkitan Sumbagut (Kitsu) menyatakan pasokan listrik aman.

Humas PLN Kitsu, M Jamil menjelaskan, kebutuhan listrik di Sumut hingga saat ini berkisar 1.400 mega watt, sudah mampu dipenuhi. Namun, pasokan yang tersedia sangat pas-pasan.

“Inilah yang menjadi kekhawatiran selama ini. Kita memiliki mesin yang memasok listrik dengan jumlah tersebut. Jadi jika terjadi gangguan terhadap mesin tersebut, dengan sangat berat pihak PLN meminta maaf. Perbaikan terhadap mesin tersebut pati akan berimbas pada dilakukannya pemadaman listrik,” ungkap M Jami, Jumat (22/7).

Berbagai upaya dilakukan pihak PLN agar layanan listrik. Diantaranya, perawatan dan pemeliharaan rutin mesin-mesing pembangkitn
“Kita selalu melakukan perawatan atau pemeliharaan berkala terhadap mesin maupun pembersihan jaringan listrik. Ini akan menyebabkan pemadaman listrik,” ujar Jamil.

Setelah selesai melakukan perawatan atau pemeliharaan mesin, pihak PLN menjamin tidak ada pemadaman listrik saat Ramadan hingga Idul Fitri nanti. “Ini kita lakukan untuk memberikan kenyamanan sekaligus pelayanan pada masyarakat yang merupakan pelanggan kita untuk melakukan ibadah dengan khusuk pada Ramadan nanti,” kata Jamil.

Saat ditanyakan apa yang terjadi hingga sering terjadi ‘byar-pet’ secara berulang-ulang selama dua pekan terakhir, Jamil mengaku bukan karena pemeliharaan. Namun, terdapat masalah dan gangguan terhadap mesin di Belawan. “Jadi kita harus memperbaikinya, ya sekaligus juga melakukan pemeliharaan dalam mempersiapkan kebutuhan listrik jelang Ramadan ini. Ini pula yang menjadi kekhawatiran bagi kita, maka diharapkan pada Ramadan nanti tak terjadi kerusakan atau masalah pada mesin tersebut,” ujarnya. (saz)

Ramadhan Jarang Bareng Suami

Marshanda

Momen Ramadan yang akan datang terasa istimewa bagi Marshanda. Sebab, untuk kali pertama, pesinetron cantik itu akan menjalaninya bareng suami, Ben Kasyafani.
Namun, mereka tak akan punya banyak waktu untuk berdua. Meski puasa, kegiatan mereka malah bertambah.

“Iya, Ben dan aku sama-sama syuting sinetron Cuma, beda judul. Jadi, akan lebih banyak habiskan waktu di lokasi syuting. Padahal, bulan Ramadan kali ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya karena sekarang kan sudah ada suami,” jelas Marshanda di FX Lifestyle X’nter Plaza kemarin (22/7).

Karena itu, Chacha -sapaan akrab Marshanda- hanya bisa menghabiskan sedikit waktu bersama sang suami. “Jadi, sahurnya bareng, sementara pagi, siang, dan sorenya kita syuting,” katanya.
Selain mengupayakan sahur bareng, Chacha dan Ben berusaha menyediakan waktu libur sehari dalam seminggu selama bulan puasa.

Pemilik nama lengkap Andriani Marshanda tersebut menyatakan bakal kangen sang suami saat bulan puasa. Karena itu, sebelum bulan puasa, dia berusaha menghabiskan waktu sebanyak mungkin bersama sang suami. Apalagi, saat ini, keduanya belum disibukkan kegiatan syuting masing-masing.

Ketika ditanya soal rencana memiliki momongan, sulung di antara tiga bersaudara itu menyatakan tengah menunggu. Dia juga membantah menunda memiliki anak. Namun, Chacha tidak memungkiri bahwa dirinya masih ingin menyelesaikan kuliahnya sebelum punya momongan. “Nunda sih enggak ya. Cuma, maunya lulus S-1 dulu, baru punya momongan,” lanjut mahasiswi Jurusan Psikologi Universitas Pelita Harapan itu. (ken/c5/any/jpnn)

Kadhafi: Sampai Kiamat tak Ada Negosiasi

TRIPOLI- Pemimpin Libya Muammadr Kadhafi menolak melakukan pembicaraan dengan kelompok pasukan oposisi. Penolakan itu berakibat menghambatnya upaya negara Barat melakukan negosiasi. “Tak akan ada pembicaraan antara saya dan mereka (oposisi)sampai kiamat,” cetus Khadafi di depan ribuan pendukungnya di kota asalnya, Sirte seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (22/7).

Dia menyebutkan, oposisi perlu bicara dengan rakyat Libya, bila masyarakat meresponnya. Barulah respon pembicaraan itu bisa dilakukan. Namun, sampai saat ini banyak masyarakat yang enggan merespon untuk dilakukan pembicaraan itu.  Sebelumnya, kubu oposisi menegaskan perang itu tak akan berakhir tanpa pembicaraan kedua belah pihak.  (bbs/jpnn)

Korut dan Korsel Bahas Nuklir di Bali

NUSA DUA – Pertemuan langka antara utusan nuklir Korea Selatan (Korsel) dan Utara terjadi di Bali, Jumat (22/7). Momen itu membuka harapan baru dalam upaya enam negara menghentikan program nuklir oleh Pyongyang.

Pada Pertemuan itu, Korsel diwakili  Wi Sung-Lac dan Korea Utara (Kourut) diwakili Ri Yong-Ho. Pertemuan pertama itu membahas isu nuklir  kedua negara. Pertemuan selama dua jam digelar di resor bintang lima, Nusa Dua, Bali. “Saya membicarakan yang sangat konstruktif dan bermanfaat dengan kolega saya dari Korut,” ujarnya. Ri menunjukkan sikap positif dan setuju memulai kembali negosiasi enam negara. (cak/ami/jpnn)

Helikopter Militer Hilang Tiga Hari

Ditemukan Bersama 9 Jenazah

BANGKOK –  Jasad sembilan orang yang menumpangi helikopter Black Hawk milik militer Thailand ditemukan, Jumat (22/7) pagi waktu setempat. Bangkai helikopter itu ditemukan di lokasi hutan lebat di perbatasan Myanmar.

Helikopter itu ditemukan tiga hari setelah dinyatakan hilang saat menjemput lima jenazah tentara yang tewas  dalam kecelakaan pesawat sebelumnya.

“Hasil konfirmasi saya, 9 penumpang tewas dalam kecelakaan Black Hawk,” kata Kolonel Thammanoon Withee, juru bicara militer kepada kantor berita AFP.

Di antara kesembilan korban tewas itu, Mayjen Tawan Ruengsri, komandan gugus tugas perbatasan dan seorang juru kamera televisi dari saluran milik militer, Channel 5.
Ketujuh korban tewas lainnya adalah personel militer.

Peristiwa itu jelas merupakan tragedi berturut-turut bagi militer Thailand. Sebab, heli Black Hawk itu jatuh saat menjemput jasad lima prajurit yang tewas saat heli Huey yang mereka naiki jatuh saat cuaca buruk pada Sabtu, (16/7) lalu.

Heli Black Hawk itu ditemukan hanya beberapa meter dari lokasi kecelakaan pertama.
Regu penyelamat hari ini menemukan bangkai Helikopter Blackhawk milik Thailand yang mengalami kecelakaan pada Selasa lalu. Seluruh penumpang yang berjumlah sembilan orang, dilaporkan tewas seluruhnya.

Sebelumnya, helikopter itu disebut-sebut ditembak para pemberontak Thailand yang melakukan penebangan hutan secara illegal di lokasi hutan itu.  Tapi, hal itu dibantah Komandan Militer Thailand Letnan Jenderal Udomdej menyatakan, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa helikopter itu ditembak.

“Helikopter Blackhawk itu jatuh di dalam wilayah Myanmar yang terletak 200 meter dari lokasi kecelakaan,” ujar Udomdej, seperti dikutip Deutche Presse.

Satu dari sembilan penumpang helikopter adalah petinggi militer Thailand Mayor Jenderal Thawan Ruangsri, selain itu ada pula satu orang warga sipil di helikopter tersebut yang bekerja sebagai jurnalis.

Sementara itu, Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva sebelumnya menyatakan kepada para wartawan, dua kecelakaan tersebut telah berdampak sangat besar bagi moral militer.
“Mulai sekarang mereka harus sangat berhati-hati,” ingatkannya. (bbs/jpnn)

Rekaman Marilyn Monroe Bercinta Dilelang Rp4,2 M

BUENOS AIRES- Bila anda penggemar Marilyn Monroe yang berkantong tebal, barang langka yang satu itu patut anda miliki. Sebuah rekaman yang memperlihatkan Marilyn muda tengah bercinta, ditawarkan ke publik. Seorang kolektor bernama Mikel Barsa, mengaku memiliki rekaman berdurasi enam menit yang menggambarkan Marilyn muda tengah berhubungan badan. Rekaman itu diklaim dibuat sebelum Marilyn membintangi film pertamanya pada 1947.

Seperti dilansir The SUN edisi Jumat (22/7), Mikel menyebutkan dalam rekaman itu Marilyn masih terlihat lugu. “Film itu menunjukkan Marilyn Monroe sesungguhnya, sebelum studio menemukan dan mengubahnya,” ujarnya. Barang langka itu ditawarkan pada sebuah lelang di Buenos Aires, Argentina dengan harga £300 ribu (atau sekitar Rp 4,2 miliar).

Pemerhati tentang Marilyn Monroe, Scott Fortner menampik klaim Mikel Barsa. Sebab, sosok dalam film yang diklaim Mikel Barsa itu berbeda dengan sosok Marilyn. “Itu bukan Marilyn. Dagu, bibir dan giginya tidak sama,” ujarnya. Marilyn Monroe yang dikenal dekat dengan para pesohor dunia, meninggal pada tahun 1962 di usia 36 tahun.(ara/jpnn)

Roda Kiri Kempis, 90 Penumpang Garuda Panik

MALANG- Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 292 yang membawa 90 penumpang kemarin (22/7) nyaris celaka di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang. Pesawat yang terbang dari Jakarta mengalami hard landing setelah roda depan kempis.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pukul 14.30 itu. Namun, insiden tersebut membuat 99 penumpang pesawat jenis Boeing 737 itu panik. Di pesawat tersebut juga ada sejumlah pejabat dan pengusaha Jakarta. Di antaranya Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif.

“Kami seperti bola yang dikopyok (diaduk) dalam stoples. Sempat mental-mental mirip bola,” ungkap Iwan Kurniawan, penumpang yang duduk di seat 1B, yang saat itu berdampingan dengan Luminto, bos PT Sritex.

Untung, tak ada penumpang yang terluka. Namun, semuanya sempat ketakutan. Terlebih penumpang yang duduk di bangku belakang. Sebab, entakan yang dirasakan lebih keras daripada penumpang yang duduk di depan. Saking shock-nya, hingga turun dari pesawat 20 menit kemudian, Iwan yang juga pengusaha properti di Malang itu merasakan jantungnya masih berdetak kencang.
Pesawat tersebut bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, sekitar pukul 12.30.

General Manager Garuda Malang Dharmawan Y  Hendrata mengatakan, kecelakaan ringan itu terjadi karena roda depan sebelah kiri kurang angin alias kempis. “Karena itulah, pesawat sempat kehilangan keseimbangan,” katanya.(mas/jpnn)

Anna Adukan Ruhut ke BK DPR

JAKARTA- Perseteruan rumah tangga Anna Rudhiantina Legawati dengan suaminya Ruhut Poltak Sitompul, kini menjadi urusan Badan Kehormatan DPR RI. Anna bersama kuasa hukumnya Hotman Paris Hutapea kemarin melaporkan kasus pernikahan kedua anggota Fraksi Partai Demokrat itu ke BK DPR RI.

Dalam aduan yang diterima Wakil Ketua BK Nudirman Munir itu, Anna meminta agar Ruhut dipecat dalam statusnya sebagai anggota DPR RI. Kuasa Hukum Hotman menyatakan, pemalsuan syarat di pernikahan kedua Ruhut dengan Diana Leovita merupakan bukti bahwa yang bersangkutan telah melanggar aturan kode etik DPR RI.

“Ini tidak hanya masalah keluarga, Ruhut telah melanggar sumpah janji sebagai anggota DPR RI,” kata Hotman saat menyampaikan aduannya, kemarin (22/7). Saat mengadukan kemarin, Anna juga membawa serta anak kandung Ruhut Christian Sitompul.

Menurut Hotman, Anna dan Ruhut telah hidup bersama selama puluhan tahun. Namun, secara menyakitkan, dalam pernyataannya di sebuah media, Ruhut menyebut bahwa hubungannya dengan Anna adalah hubungan tidak resmi. Sementara selama berpuluh tahun, Christian selalu membawa identitas dalam akta lahirnya sebagai anak Ruhut. “KTP Ruhut selama bertahun-tahun adalah statusnya sudah kawin,” kata Hotman.

Memang, pernikahan Ruhut dengan Anna dilakukan di Australia, disebabkan adanya perbedaan agama yang mereka peluk. Namun, dalam ketentuan hukum, pernikahan di negara lain diakui, sepanjang dilakukan berdasarkan aturan di negara tersebut.

Pernikahan kedua Ruhut dengan menggunakan syarat palsu sudah cukup untuk memberikan sanksi berat kepadanya. “BK harus memberhentikan jabatan Ruhut sebagai anggota DPR,” ujar Hotman membacakan tuntutan Anna. Usai mendengar pernyataan itu, Nudirman menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan itu.

Di tempat terpisah, Ruhut enggan menanggapi laporan Anna kepada BK DPR RI. Dia menyatakan tidak akan melayani terlalu berlebihan upaya Anna yang menggugat status pernikahan dirinya. “Ngapain gue ladenin. Jangankan ke BK, kalau dia tahu alamat Tuhan pasti mengadu,” cetusnya.(bay/jpnn)

Keluarga Stepy Tolak Berdamai

TEBING TINGGI- Pasca penganiayaan dilakukan RB (21) anak kedua Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi, terhadap istrinya Stepy Sabatani Lumbanraja (22), membuat orangtua Stepy, Anthony Lumbanraja dan Sondang Gucia Br Purba berang dengan menolak berdamai, Jumat (22/7).

Anthony Lumbanraja kepada wartawan Sumut Pos menjelaskan, dia tidak mau berdamai dengan pelaku (suami anaknya, Red) karena perbuatan pelaku, sudah keterlaluan memperlakukan anaknya secara tidak manusiawi.

“Anak saya diperlakukan seperti binatang, wajahnya dikencingi, dijambak, diseret dan dipukul hanya gara-gara permintaan istrinya ke Medan,” jelas Anthony.

Bukan itu saja, mantan calon Wakil Bupati Tapanuli Utara priode 2007 itu juga mengatakan, akibat perbuatan RB, anaknya harus mendapat perawatan di rumah sakit dan mengalami trauma mendalam.

Dijelaskan Anthony, sudah lima bulan ini dia tidak berhubungan dengan anaknya. Bahkan, dia  tidak mengetahui anaknya menikah dan siapa yang menikahkan.

“Saya tidak tahu siapa wali nikahnya, pasalnya saya tidak pernah dikabari, di kantor urusan agama (KUA) manapun, saya tidak mengetahuinya, sudah lima bulan lebih saya tidak pernah berhubungan dengan Stepy,” terangnya.

Menurut Stepy, lanjut Anthony, pertengkarannya dengan RB, sudah berlangsung sejak mereka berumah tangga. Tapi keluarga RB, tak merespon pertengkaran itu, hingga berujung penganiayaan terhadap anaknya.(mag-3)

Ruko tanpa SIMB Dibiarkan

LUBUK PAKAM- Sedikitnya 10 unit bangunan ruko tanpa surat izin mendirikan bangunan (SIMB) berdiri bebas di Jalan Veteran, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Jumat (22/7). Bangunan  berlantai dua itu, tak pernah tersentuh penertiban dari instansi pemerintah setempa, khususnya Sat Pol PP selaku penegak Perda.

Selain tidak memiliki SIMB, ruko yang berdiri dibekas areal perumahan karyawan kebun PTPN 2 Adfeling Helvetia itu, sudah berdiri sejak awal tahun 2011 silam. Bahkan, dilokasi yang sama, masih ada proses pekerjaan bangunan ruko lainnya.

Anggota komisi D DPRD Deli Serdang Hassaidin Daulay, mengatakan, prestasi Sat Pol PP Pemkab Deli Serdang yang berhasil menertibkan bangunan kios dan ruko tanpa SIMB di Percut Sei Tuan, patut mendapat apresasi. Namun, apresasi itu dapat tercoreng dengan berdirinya bangunan ruko tanpa SIMB yang berada di Jalan Veteran, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, yang tak kunjung mendapat teguran.

Sementara, Kepala Desa Helvetia Saiful Zakaria, yang dihubungi via telpon, Jum’at (22/7) menjelaskan, status areal bangunan ruko itu masuk di dalam areal HGU, dan belum pernah dilepaskan. Kemudian Saiful meyakini, hingga saat ini, puluhan unit bangunan yang berdiri disana, belum memiliki SIMB.
“Tidak sepucuk surat pun saya terbitkan, terkait izin pendirian bangunan. Bahkan permohonan kepemilikan lahan atau pelepasan lahan tidak pernah terbit,” ungkap Kades.(btr)