28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 15107

Gaji PTT tak Kunjung Dibayarkan

085276985xxx
Bidan PTT tak kunjung gajian tolong pak pejabat yang menangani gaji PTT agar segera membayarkan gaji bidan PTT yang tak kunjung dibayar hampir dua bulan ini dan kapan kepastian keluarnya serta apa kendalanya pak?

Kami Fasilitasi Hari Senin
Terima kasih, gaji bidan PTT merupakan urusan bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Depkes RI, pada kesempatan ini, Dinkes Sumut hanya berperan sebagai fasilitator. Jika ditemui persoalan itu, maka kami siap membantu memfasilitasinya ke Depkes RI, saya akan kontak langsung ke Depkes RI hari Senin.

dr Chandra Syafei Sp OG
Kepala Dinkes Sumut

——-

Diusulkan ke Pemerintah Pusat
Kami sudah koordinasikan persoalan ini ke Dinkes Serdang Bedagai, sekarang ini gaji bidan PTT sudah diusulkan sesuai dengan prosedur. Kemungkinan hambatannya dari pemerintah pusat. Terima kasih.

Dra Indah Dwi Kumala
Kabag Humas Serdang Bedagai

———

Jangan Ada Penundaan
Setiap hak yang sudah ditetapkan dalam aturan, selayaknya segera diserahkan. Jangan pernah ditahan-tahan, apalagi sampai tak diberikan. Sebab, hak seseorang yang masih ada di tangan orang lain merupakan titipan, apabila tak diberikan akan menimbulkan dosa.

Kemudian, untuk kaitannya bidan PTT. Kami mintakan kepada Dinkes di kab/kota se-Sumut untuk menyampaikan persoalannya ke Dinkes Sumut, selanjutnya Dinkes Sumut segera berkoordinasi dengan DPRD Sumut agar bisa sama-sama mendesak pemerintah pusat bila benar tersendat di pemerintah pusat. Selanjutnya segera membayarkan gaji bidan PTT, sebab apapun alasannya apabila sudah menjadi hak bidan PTT tak boleh ada penundaan lagi.

H Hidayatullah SE
Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut

Tewas Disambar Petir Saat Bermain Bola

LUBUK PAKAM- Puluhan remaja disambar petir saat main bola di lapangan PTPN 2, Desa Pagar Merbau, Deli Serdang, Kamis (9/6) sekira pukul 18.00 WIB. Satu orang tewas, seorang lagi luka bakar dan selebihnya mengalami trauma dan luka lecet.

Korban tewas bernama Ramdany (16) dan korban luka bakar Izul Syahputra (18) dilarikan ke klinik Mars. Sebelum peristiwa itu terjadi, Ramdany bersama belasan anak remaja lainnya, sedang asyik bermain sepakbola di lapangan PTPN 2. Saat itu kondisi cuaca masih sangat terik dan kemudian berubah gerimis disertai petir. (btr)

Proyek Drainase Dirusak OTK

BINJAI- Pengerjaan proyek drainase di Jalan Kaktus, Lingkungan IV, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, dirusak orang tidak dikenal (OTK) sepanjang 25 meter, Kamis (9/6) malam.
Menurut keterangan Agus alias Ucok, pengawas proyek ketika ditemui, Jumat (10/6) mengatakan, sebelum drainase itu rusak, dia  didatangi seorang lelaki yang mengaku sebagai pemuda setempat (PS). Pria itu datang meminta uang pengamanan dari pemborong proyek drainase tersebut.

“Proyek ini dikerjakan Selasa (7/6) lalu, saat dikerjakan, memang ada seorang pemuda yang datang meminta uang. Karena saya tidak punya uang, saya suruh dia datang lagi besoknya dan Kamis kemarin, drainase sudah terlihat rusak,”  ujar Agus.(dan)

2 Gudang CPO Ditutup

BINJAI- Dua gudang Crude Palm Oil (CPO) ilegal di Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara dan gudang CPO di Jalan Umar Baki, Kecamatan Binjai Barat, ditutup petugas Polresta Binjai, Jumat (10/6). Penutupan gudang CPO itu, dilakukan oleh petugas Polsek masing-masing dan kawal langsung Kapolres Binjai AKBP Rina Sari Gintang.

Aksi penutupan gudang CPO ini, diduga bocor. Karena tidak ada aktifitas apapun didalam gudang. Bahkan, gudang CPO itu sudah terkunci rapat, hingga petugas tidak menemukan barang bukti apapun dari dalam gudang.(dan)

Anggota Polsuska Digigit Pedagang

TEBING TINGGI- Terkait dikeluarkannya larangan berjualan di gerbong kereta api kelas bisnis dan ekskutif di PT Kereta Api Indonesia (KAI) Cabang Tebing Tinggi, seorang pedagang menggigit tangan petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Ayub (24) warga Jalan Perwira II, Kota Medan, di stasiun Kereta Api Cabang Tebing Tinggi, Jumat (10/6).

Peristiwa itu berawal saat kereta api jurusan Medan-Rantau Parapat Sri Bilah, berhenti di Stasiun Kereta Api Cabang Tebing Tinggi. Meski dilarang, pedagang tadi tetap nekad mesuk kedalam gerbong, hingga terjadi cekcok antara petugas dengan pedagang. Kesal dengan sikap petugas, pedagang tadi langsung menggigit tangan petugas hingga memar.(mag-3)

Usut Dugaan Korupsi Bupati Palas

MEDAN- Ikatan Mahasiswa Padang Lawas dan Mahasiswa Sosa Sekitarnya (IMSS), melakukan aksi unjuk rasa di Kejatisu, Jalan Asrama Haji, meminta Kejatisu menangkap Bupati Padang Lawas terkait dugaan koruspi TA 2010, Jumat (10/6) siang.

Koordinator aksi Sugianto Hafiz mengatakan, korupsi yang dilakukan Bupati Palas sangat fatal, karena menyebabkan kerugian negara dan warga Palas khususnya.

“Kami meminta Kapoldasu dan Kejatisu untuk serius mengusut dugaan korupsi Bupati Palas beserta kroni-kroninya seperti, dugaan korupsi RPJPD Rp2 M, MTQ Rp1.4 M, perawatan jalan Rp8 M, dana BOS ratusan juta rupiah, korupsi dan manipulasi serta rekayasa rekrutmen CPNS Palas 2010,” ungkap pengunjuk rasa. (jon)

Kembalikan Uang Kas Siswa

085830173xxx
Yth SMP N 1 Sunggal saya orangtua/wali murid minta supaya uang kas kemanakan saya tahun 2010 yang ada sama ibu Malaratina dan uang kas anak saya 2011 agar dipulangkan. Saya sangat keberatan tahun 2010 untuk ambil ijazah kemanakan Rp50.000  tahun ini Rp100.000. Dari Janda anak tiga.

Laporkan Tertulis
Terima kasih informasinya, kami sampaikan kepada pengirim SMS ini agar membuat laporan tertulis ke Pemkab Deli Serdang. Sehingga, kami bisa memfasilitasinya untuk pengembalian uang.
Kemudian, kami himbau kepada kepala sekolah dan komite sekolah untuk segera menyelesaikan persoalan di SMP Negeri I Sunggal. Karena, semakin hari, ada saja laporan yang muncul. Apabila tidak segera diselesaikan, tentu hal tersebut akan ditindak lanjuti dengan hal yang lebih serius.

Umar Sitorus
Kabag Humas Pemkab Deli Serdang

Poldasu Diminta Usut PT SM

MEDAN-Puluhan mahasiswa dan pelajar asal Mandailing Natal (Madina) di Medan, melakukan aksi unjukrasa ke Mapoldasu Jalan SM Raja Km 10,5, meminta Poldasu mengusut dugaan perambahan hutan oleh PT Sorikmas Mining (SM), terkait eksplorasi emas, Jumat (10/6).

Dalam tuntutannya, masa meminta Polda menyelidiki dugaan pencemaran lingkungan di kawasan penambangan, serta mengusut penembakan dilakukan aparat kepolisian terhadap seorang warga saat melakukan aksi penutupan tambang di barak PT SM di Dolok Sihayo, Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, Madina.

Menurut masa, penambangan emas dilakukan PT SM telah merusak ratusan, bahkan ribuan hektar hutan di Madina. Selain di Desa Hutagodang Muda, Siabu, perambahan hutan juga dilakukan disejumlah desa lain untuk mengeksplorasi emas dikawasan tersebut.

“Ini sudah berjalan bertahun-tahun dan mengakibatkan ratusan hektar hutan di Madina rusak. Bahkan berimbas pada keringnya air tanah hingga merusak tanaman sawit masyarakat,” ujar Fachril seorang pengunjukrasa dalam orasinya.

Persoalan lain, lanjut Fachril, pencemaran lingkungan akibat bahan kimia yang digunakan PT SM juga perlu diselidiki. “Limbah dari penambangan emas itu sudah mencemari sungai-sungai yang ada di sekitar perusahaan,” ucapnya sembari meminta izin eksplorasi emas ditinjau ulang.

Sebelumnya, Kabid Humas Poldasu AKBP Heru Prakoso ketika dikonfirmasi mengaku, akan melakukan pemeriksaan secara keseluruhan terhadap PT SM, baik mengenai izin operasional, pemilik, bahkan kemungkinan dugaan adanya kerusakan lingkungan.
“Tim telah dibentuk terdiri dari unsur Poldasu dan Polres Madina untuk memeriksa PT SM secara keseluruhan,” katanya.

Ditambahkan Heru, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil direksi perusahaan untuk memberi penjelasan terkait persoalan di perusahaan tersebut. “Kita akan meminta penjelasan pihak direksi perusahaan untuk mengungkap dari awal operasional perusahaan, mulai perizinan hingga terjadinya kerusuhan dan pengrusakan di barak PT SM,” tandasnya. (adl)

Operasi Sawit Toba Digelar

TEBING TINGGI- Polres Tebing Tinggi mengelar apel siaga sekaligus penyematan pita tanda dimulainya Operasi Sawit Toba tahun 2011 di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi, Jumat (10/6) sekira pukul 09.00 WIB.

Oprasi ini dilakukan terkait maraknya aksi perampokan mobil tangki pembawa Crude Palm Oil (CPO) dan prilaku jahat supir tangki yang sengaja menjual CPO ke gudang-gudang tertentu sehingga menyebabkan kerugian pengusaha.

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rebert Haryanto Watratan  mengatakan, akan menyelidiki dan melakukan penyidikan kepada gudang-gudang pemasok CPO ilegal dan membabat habis pengelola gudang CPO ilegal yang masih beroperasi diwilayah hukum Polres Tebing Tinggi.
“Ada indikasi beberapa gudang CPO yang masih buka, dengan operasi sawit toba satu ini, petugas akan menindak dengan tegas pelaku nakal pemain CPO,” tegas Robert.

Operasi ini akan dilaksanakan selama sebulan penuh dan kegiatan apel tanda dimulai operasi bukan kegiatan seromoni saja. “Kepolisian akan berupaya penuh menghimbau pengelola gudang CPO ilegal untuk segera menutup usaha mereka sebelum petugas mengambil langkah tegas,” pintanya. (mag-3)

Sabu-sabu Dijual Seperti Cabai

085276985xxx
Bandar sabu dan pemakai sabu yang tak tersentuh aparat penegak hukum. Kepada Yth Bapak Kapolsek Percut Sei Tuan tolong Pak ditangkap bandar dan pemakai narkoba jenis sabu yang menjual dan memakai dengan seenak di Jalan Pancing III nama penjual Fajar, Dedi Engkel, Juli dan Hendri alias Een yang sudah meresahkan warga sekitarnya.

085276985xxx
Tolong Pak segera ditanggapi karena mereka kayak menjual cabai di Jalan Pancing III.

Kami Tindak Lanjuti
Terima kasih laporannya, kami tindak lanjuti segera mungkin. Kami komitmen berantas narkoba jenis apapun, mulai dari pemakai hingga bandarnya. Karena sudah jelas didalam aturan perundang-undangan, narkoba dilarang beradar dan sembarangan dipakai.

Kompol Maringan Simanjuntak, Kapolsek Percut Sei Tuan