Home Blog Page 15158

Pulang Tanpa Nunun

Tim KPK di Thailand

JAKARTA-  Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditugaskan khusus untuk memburu keberadaan Nunun Nurbaeti dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan Thailand kemarin (2/6) dikabarkan kembali ke tanah air. Sayangnya, tim yang terdiri dari empat orang itu datang tanpa membawa tersangka kasus suap cek perjalanan pemenangan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom itu.

“Mereka mendarat siang kemarin (2/6) di Jakarta,” kata juru bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK kemarin. Dia menerangkan bahwa tim tersebut telah selesai menjalankan tugasnya di Thailand. Namun, kata Johan, Nunun yang merupakan istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun tidak dibawa oleh tim penyidik tersebut.

Johan menolak jika tim tersebut dianggap gagal lantaran pulang dengan tangan hampa. Menurutnya, tugas utama tim tersebut adalah untuk berkoordinasi dengan pemerintah Thailand, terutama dengan pihak kejaksaan Negeri Gajah Putih itu. Nah, setelah dari Thailand, nantinya tim tersebut selanjutnya akan terbang ke Singapura dan Hongkong. “Kami juga bekerjasama dengan aparat anti korupsi di sana,” katanya.

Memang berdasarkan informasi yang dikumpulkan Jawa Pos (grup Sumut Pos), Nunun kini berada di Thailand. Sosialita kelas atas yang disebut-sebut menderita penyakit lupa akut itu kini sudah terkunci di sana. Namun, KPK kesulitan membawa pulang Nunun.

Johan mengatakan, apabila tim KPK benar-benar bertemu dengan Nunun, mereka tidak bisa seenaknya menangkap. Sebab, KPK tidak memiliki kewenangan untuk menangkap seseorang di negara lain. “Thailand bukan wilayah yuridiksi kami. Jadi yang menangkap harus aparat setempat,” ucapnya.

Sementara itu,  Menkum HAM Patrialis Akbar Rabu (1/6) malam lalu menegaskan pihaknya telah menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk Nunun. Katanya, dari hasil koordinasi dengan KBRI di Thailand, penerbitan itu telah rampung dilaksanakan.

SPLP itu kata Patrialis sebagai sarana untuk memulangkan Nunun setelah paspornya rersmi dicabut. Menurut Politisi PAN itu pemulangan tersangka Nunun Nurbaeti dari luar negeri merupakan hal yang tidak sulit. Yakni dengan cara mengekstradisi atau mendeportasinya lantaran paspor miliknya sudah tidak berlaku.

Selain itu sebelumnya Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menjelaskan bahwa sudah ada kerjasama antara perwakilan RI di Bangkok dengan pemerintah setempat terkait masalah Nunun. menurutnya, pencabutan paspor itu telah membatasi gerak yang bersangkutan.(kuh/jpnn)

Penembak Polisi Gunakan Plat Palsu

JAKARTA- Komplotan pelaku penembakan polisi di Bekasi, Jawa Barat, ternyata menggunakan pelat nomor polisi palsu di mobil Toyota Avanza ketika beraksi. Hal itu diketahui ketika penyergapan mobil di Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (2/6).

Kapolda Jawa Tengah Irjen Edward Aritonang mengatakan, pihaknya menemukan mobil Toyota Avanza dengan pelat nomor yang sama dengan pelat nomor yang digunakan komplotan pelaku. Edward tak menyebut nomor pelat polisi tersebut. Dia hanya menyebut pelat berasal dari Jakarta (B). Namun, ketika pemiliknya diperiksa, kata Edward, ternyata tidak ada kaitan dengan peristiwa di Bekasi. Edward menjelaskan, mobil Avanza yang ditemukan berwarna biru dan tidak ada kaca pecah.

Adapun mobil yang digunakan kompoltan berwarna hitam dan kaca bagian depan dan samping pecah akibat tembakan. “Surat-suratnya lengkap. Jadi, hanya kami data saja pemiliknya. Dugaan kami, pelaku pakai nomor (polisi) palsu,” kata Edward, Kamis malam.

Seperti diberitakan, Aipda Sugiantoro, anggota Unit Ranmor Polres Kota Bekasi, tewas saat baku tembak dengan sekelompok orang di Jati Ranggon, Bekasi, Rabu (1/6 ) subuh.

Awalnya, Sugiantoro curiga ketika melihat mobil Avanza warna hitam terparkir di depan toko sembako Ongko Mulyo. Saat itu, Sugiantoro tengah patroli bersama rekannya, Brigadir Nuh Supriyatna, dengan menaiki sepeda motor. Ketika didekati Sugiantoro, tiba-tiba seorang pelaku menembakkan senjata laras panjang. Sugiantoro langsung tewas di lokasi setelah tertembak di bagian kepala. Diperkirakan ada lima orang di dalam mobil. Setelah itu, mobil langsung melaju ke arah Cibubur dengan kondisi kaca depan dan samping pecah. (net/jpnn)

Silikon Malinda Dee Harus Diangkat

JAKARTA- Kasus infeksi yang mendera payudara Malinda Dee harus segera diatasi. Jika tidak, infeksi bisa merembet dan merusak jaringan tubuh di sekitarnya. Jalan satu-satunya, dilakukan operasi untuk mengangkat silokon yang digunakan Malinda memperindah payudaranya.

Pemilik Ultimo Aesthetic & Dental Care dr Enrina Diah Sp BP mengatakan, sejatinya kasus infeksi di bagian tubuh yang diimplan jarang terjadi. Meskipun implan adalah upaya memasukkan benda asing ke dalam tubuh, jarang memunculkan gangguan, termasuk infeksi. Meskipun jarang, tapi Enrina mengaku tetap pernah mendengar kasus infeksi yang diakibatkan kerusakan jaringan tubuh di sekitar lokasi implan.(wan/jpnn)

Proses Laporan Andi Nurpati

JAKARTA- Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendorong pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporan pemalsuan dokumen oleh Andi Nurpati. Sebab, pihak kepolisian terkesan mengabaikan laporan tersebut. Lebih dari setahun berlalu, sejak kasus tersebut dilaporkan MK, kepolisian belum juga memroses laporan tersebut.

“Kalau ada pelanggaran hukum, saya wajib lapor (ke polisi). Kewajiban hukum saya sudah selesai, sekarang biar diurus polisi. Polisi wajib menyeldiki, dan itu sudah dilakukan, jadi kita tunggu saja,” papar Mahfud ditemui dalam acara audiensi bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, di kantor PP Muhammadiyah, kemarin (2/5).  Meski begitu, Mahfud mengakui, pada awalnya pihak kepolisian sempat mengabaikan laporan tersebut.  (ken/dyn/jpnn)

Kapok Gunakan Facebook

Jimly Asshidiqie

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshidiqie mengaku, dua Facebooknya di-hack orang. “Saya punya akun Facebook dua, tapi di-hack orang. Dipasang untuk jualan laptop,” tutur Jimly kepada wartawan, usai diskusi ‘Partai Politik Menggerogoti Uang Negara’ di Rumah Perubahan Jakarta, beberapa waktu lalu. Jimly pun melakukan upaya dengan melapor kepada Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya. “Saya kapok nggak mau lagi pakai Facebook,” keluhnya.

Menurutnya, zaman sekarang adalah zaman kebebasan. Sehingga siapa saja bisa melakukan apa saja dalam sebuah jaringan sosial tersebut. “Memang zamannya sudah kaya gitu,” pungkasnya. (net/jpnn)

Percaya Diri

Italia vs Estonia

MODENA – Italia berpeluang meneruskan tren positifnya di kualifikasi Euro 2012. Kemenangan kelima bisa diraih Azzurri – sebutan Italia – saat menjamu Estonia di Stadio Alberto Braglia dini hari nanti. Italia saat ini memuncaki klasemen grup C dengan 13 poin setelah empat kali menang dan sekali seri.

Bandingkan dengan Estonia yang berada tiga setrip di bawah dengan 7 poin. Estonia memang pernah menyulitkan Italia di pertemuan pertama sekalipun akhirnya kalah 1-2 pada 3 September 2010. Negara ranking 74 dunia itu juga pernah mempermalukan Serbia 3-1 di Belgrade (8/10/2010).

Tapi, tidak ada tim yang pernah mengalahkan Italia di kandangnya sendiri sejak Kroasia lima tahun lalu. “Posisi di puncak klasemen telah menumbuhkan kepercayaan diri tinggi bagi kami,” ungkap Giorgio Chiellini, defender Italia, kepada Sky Italia.

“Kami juga tampil di kandang sendiri dan kami menunjukkan selalu bermain penuh gairah di depan tifosi kami,” imbuh defender Juventus itu.

Ya, dalam dua laga home kualifikasi sebelumnya, Italia selalu menang dengan agregat 8-0. Satu kemenangan dicatat atas Kepulauan Faroe (5-0), sedangkan satu laga lainnya boleh dibilang “hadiah”. Itu setelah UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa) memberi Italia kemenangan 3-0 atas Serbia menyusul aksi anarki fans Serbia hanya enam menit setelah kickoff dalam laga di Genoa pada 12 Oktober 2010.

“Skuad Italia saat ini memang banyak dihuni pemain baru. Tapi, skuad saat ini telah dipersiapkan dengan baik setelah kegagalan di Piala Dunia 2010,” jelas Gianluigi Buffon, kiper sekaligus kapten Italia.
“Skuad saat ini sangat siap untuk lolos ke (putaran final) Euro tahun depan,” jelas kiper dengan 104 caps itu.
Kendati Mario Balotelli dan Thiago Motta telah menarik diri karena cedera, Italia memiliki banyak stok pemain pengganti. Di pihak lain, Estonia mungkin kesulitan mencari pengganti Konstantin Vassiljev, top scorer mereka di kualifikasi (3 gol), yang absen karena skors. Gelandang Aleksandr Dmitrijev juga cedera. (dns/jpnn)

Komite Normalisasi Bakal Berubah

JAKARTA – Ada perkembangan terbaru terkait dengan kongres PSSI. Setelah FIFA memberikan kesempatan kepada PSSI untuk kembali menggelar kongres sebelum 30 Juni mendatang, dalam suratnya tertanggal 30 Mei, FIFA juga memberikan peluang terjadinya pergantian komposisi Komite Normalisasi (KN).

Kemungkinan itu tertuang dalam surat yang ditandatangani Sekjen FIFA  Jerome Valcke yang ditujukan kepada ketua KN Agum Gumelar. Dalam surat yang diterima koran ini dari bagian Humas PSSI kemarin tertulis bahwa  Komite Eksekutif (Exco) FIFA mendelegasikan kepada FIFA untuk mengubah komposisi KN dengan berkonsultasi dengan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia).

Saat ini komposisi KN terdiri dari Agum Gumelar (ketua), Joko Driyono (CEO PT Liga Indonesia merangkap acting Sekjen PSSI), FX Hadi Rudyatmo (ketum Pengcab PSSI Solo), Rendra Krisna (presiden kehormatan Arema Indonesia), Soemaryoto (mantan Ketua Pengprov PSSI Jawa Tengah ), Baryadi (Ketua Pengprov PSSI Sumsel), dan Sinyo Aliandoe (mantan pelatih timnas Indonesia).

Empat nama terakhir baru diangkat FIFA menjadi anggota KN pada 12 Mei lalu menggantikan Sukawi Sutarip (Pengprov PSSI Jawa Tengah), Siti Nurzanah (Arema), Samsul Ashar (Persik Kediri), Satim Sofyan (Pengprov PSSI Banten), dan Dityo Pramono (PSPS Pekanbaru) yang sebelumnya berselih faham dengan Agum Gumelar soal kongres.
Yang tertuang dalam surat FIFA tertanggal  30 Mei kemarin itu bisa jadi sebagai respon dari keinginan sebagian pemilik suara yang memang menginginkan adanya pergantian KN. Pemilik suara pengusung duet George Toisutta – Arifin Panigoro berkali-kali membuat pernyataan tidak puas dengan kinerja Agum Gumelar. Dia dituding melindungi dan mengamankan kepentingan-kepetingan tertentu.    Dengan alasan untuk meluruskan apa yang sebenarnya terjadi, sejak akhir pekan lalu  pendukung George-Arifin mengirim dua utusan ke Zurich untuk  menemui para petinggi FIFA.(ali/jpnn)

Elang Super Terlalu Super

ABUJA – Reputasi Argentina tercoreng. Juara dunia dua kali itu menderita kekalahan memalukan atas Nigeria dalam uji coba di Stadion Nasional Abuja kemarun dini hari (2/6). Tidak tanggung-tanggung, Tim Tango, sebutan Argentina digelontor 1-4.

Argentina memang tidak menurunkan kekuatan utamanya seperti Lionel Messi, Angel di Maria, Carlos Tevez, Sergio Aguero, Gonzalo Higuian, maupun Javier Mascherano. Pelatih Argentina Sergio Batista menerjunkan beberapa pemain muda dan minim caps.

Tapi, terlepas dari itu, kalah telak tidak selayaknya dialami Argentina yang menargetkan juara di pentas Copa America yang dilangsungkan di negerinya sendiri Juli nanti. Di sisi lain, kemenangan Nigeria merupakan sukses terbesar tim berjuluk Elang Super itu atas Argentina dalam sejarah pertemuan kedua tim.

Prestasi terbaik Elang Super sebelumnya adalah menahan imbang Argentina di Piala King Fahd (kini Piala Konfederasi) 1995. “Sepanjang laga, Nigeria mendominasi dan kami tidak pernah mampu membuat peluang bagus,” ujar Pablo Zabaleta, bek kanan Argentina, kepada all Africa.

Ike Uche menjadi bintang kemenangan Nigeria kemarin. Striker Real Zaragoza itu memborong dua gol, masing-masing pada menit kesepuluh dan ke-40. Sedangkan dua gol Elang Super, sebutan Nigeria lainnya lahir dari eksekusi penalti striker West Ham United Victor Obinna (27’) dan striker Fenerbahce Emmanuel Emenike (53’).
Gol hiburan Argentina baru tercipta di pengujung laga melalui penalti Mauro Boselli. Penalti diberikan setelah Efe Ambrose handball di kotak terlarang. “Kami memang bermain sangat bagus. Kami memulai laga dengan baik dan berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mendapatkan gol cepat,” ungkap Uche kepada televisi SuperSport.
“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol,” tambah pemain yang mencetak sepuluh gol sejak bersama Nigeria itu. (dns/jpnn)

Larang Truk Lebihi Tonase Masuk Kota

081396936xxx

Satu dari penyebab rusaknya jalanan di Kota Medan akibat dilintasi truk bertonase berat, bertahun-tahun lalu telah diberlakukan larangan bagi truk-truk bertonase berat melintasi sejumlah jalanan di Kota Medan, tapi larangan itu bagai tak berlaku lagi. Bagaimana Pak Wali Kota dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan menyikapi hal ini?

Kami Koordinasikan

Terima kasih laporannya, kami dari Pemko Medan tetap menjalankan amanat aturan yang ada, termasuk tetap menjaga fasilitas publik agar tetap dalam keadaan baik. Begitu juga, kami melakukan perbaikan bila ditemukan kerusakannya.

Apabila dalam pelaksanaannya ada hal yang melanggar, maka kami lakukan penelusuran di mana saja letak pelanggaran. Bila diketahui ada oknum di jajaran Pemko Medan yang terlibat, secara aturan tentunya akan diberikan sanksi.

Terkait dengan larangan truk masuk kota dan melebihi tonase, kami segera koordinasikan dengan jajaran instansi terkait yakni Dinas Perhubungan Kota Medan. Kemudian, kepada masyarakat diharapkan terus berpartisipasi dan mohon kerjasamanya untuk menjaga fasilitas publik yang ada di Kota Medan.

Khairul Buchari
Kabag Humas Pemko Medan

Lakukan Razia

Sejumlah penujuru di Kota Medan terus melakukan pembangunan, maka hal itu tak terlepas dari kebutuhan moda transportasi, seperti truk dan alat berat lainnya. Tapi, di sisi lainnya persoalan menjaga fasilitas publik seperti jalan harus tetap menjadi prioritas utama.

Untuk itu, kepada Dinas Perhubungan agar tetap mengawasi fungsi jalan, kemudian kepada aparat kepolisian agar menindak truk yang melebihi tonase masuk ke wilayah larangan.

Sebab, selama ini Dinas Perhubungan sudah memasang rambu lalulintas. Sesuai amanat peraturan perundang-undangan tentang lalulintas, setiap kendaraan yang melanggar rambu langsung ditindak pihak kepolisian. Bila perlu, dinas perhubungan dan kepolisian menggelar razia, hal itu sebagai bagian untuk tetap menjaga fasilitas publik.

Ahmad Arif
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Urus KTP dan KK Rp30 Ribu

085370173xxx

Yth Bapak Camat Tanjung Morawa di Desa Bangun Rejo, biaya pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan  KTP masing-masing Rp30.000, padahal sebelumnya hanya Rp20.000. Berdasarkan Perda Tahun 2006 masih Rp10.000 belum ada perubahan. Ironisnya lagi, ketua Badan Pemberdayaan Desa (BPD) tutup mata dengan masalah ini.  Harapan kami kepada bapak camat agar biaya KTP dan KK di desa kami dikembalikan seperti semula karena Pemkab Deli Serdang sudah memberikan fasilitas. Terima kasih.

Bayar Sesuai Perda

Terima kasih informasinya, kami dari Pemkab Deli Serdang menyarankan kepada warga untuk tetap mengurus sesuai amanat perda, bila mengurus KTP dikenakan retribusia biaya administrasi Rp10 ribu dan untuk urusan KK dikenakan biaya sebesar Rp6 ribu. Apabila ada permintaan selisih, segera bayarkan dengan catatan meminta kwitansi kepada petugasnya, bila tak mau memberikan kwitansi jangan dibayar.
Selanjutnya, bila dalam pengurusannya tak bisa tuntas segera. Maka buat laporan ke kecamatan, diteruskan ke inspektorat dan Bupati Deli Serdang.

Umar Sitorus
Kabag Humas Pemkab
Deli Serdang