Home Blog Page 1517

PTUN Medan Putuskan SK Pencopotan Ketua Karang Taruna Sumut Tak Sah, Pemprov Pelajari Putusan

JUMPA PERS: Ketua Karang Taruna Sumut Dedi Dermawan Milaya (tengah) dan Kuasa Hukum Muhammad Rusli (kiri) saat menggelar jumpa pers - Bagus Syahputra/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) angkat bicara terkait putusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, yang mengabulkan permohonan gugatan dilayangkan oleh Ketua Karang Taruna Sumut Dedi Dermawan Milaya, terhadap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dengan penonaktifan jabatan Ketua Karang Taruna Sumut.

Kepala Biro Hukum Setda Sumut, Dwi Aries Sudarto menjelaskan, pihaknya belum menentukan banding atau tidak dalam putusan tersebut. Namun, lebih dulu akan mempelajari putusan PTUN Medan tersebut.

Kemudian, putusan ini, akan disampaikan juga kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, selaku pimpinan tertinggi di Pemprov Sumut.

“Sementara ini, kami laporkan ke pimpinan hasil putusannya (PTUN Medan), sambil mempelajari putusan lengkap untuk menentukan sikap, apakah akan mengajukan upaya hukum banding,” ungkap Dwi, Rabu (7/6).

Untuk diketahui, dalam putusan tersebut, menyatakan tidak sah Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.44/969/KPTS/2022, tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.44/134/KPTS/2019, tentang Pengurus Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara Masa Bhakti 2018-2023, tertanggal 30 November 2022, beserta lampiran pertama pada pengurus inti dalam posisi ketua.

Selanjutnya, memerintahkan kepada tergugat yakni Gubernur Sumut untuk mencabut Keputusan Gubernur Sumatera Utara tersebut.

Kuasa Hukum Karang Taruna Sumut, Muhammad Rusli mengatakan, keputusan tersebut belum inkracht. Karena, masih ada waktu 14 hari bagi pihak Gubernur Sumut, untuk banding atau tidak.

“Meski begitu kami berharap Gubernur Sumut dapat arif menerima dan mematuhi putusan ini. Tapi kalau putusan dibanding, kami akan hadapi,” tutur Rusli, dalam jumpa pers di Kota Medan, Selasa (6/6) petang.

Didampingi kuasa hukum lainnya, Andi Syahputra dan Zaki Varozy, Rusli mengatakan, bila pihak Gubernur Sumut melakukan upaya banding, pihaknya siap melakukan upaya hukum selanjutnya. Namun, mereka akan melihat lebih dulu perkembangan atas putusan tersebut.

“Ini putusan tingkat pertama. Jadi belum inkracht, sehingga Gubernur Sumut memiliki hak untuk banding. Kalau banding, kami siap meladeni. Kami di sini berjuang untuk membuat Karang Taruna ini, tidak bisa diintervensi dan di bawah tekanan siapapun,” jelas Rusli.

Rusli menjekaskan, gugatan tersebut, bukan bicara personal. Tapi, bagaimana Dedi menyelamatkan Karang Taruna Sumut secara organisasi, agar Karang Taruna Sumut berjalan dengan netral tanpa ada tekanan dari mana pun, termasuk Gubernur Sumut.

Rusli juga mengatakan, masa jabatan Dedi sebagai Ketua Karang Taruna Sumut akan berakhir pada Desember 2023. Bila dihitung, tidak terlalu besar dampak secara personal. Tapi, ini akan berdampak terhadap kepengurusan Karang Taruna Sumut sendiri.

“Bukan ambisi bung Dedi mempertahankan jabatannya sebagai Ketua Karang Taruna. Tidak. Tapi, agar Karang Taruna ini tidak di bawah intervensi. Apalagi dibawa-bawa ke ranah politik, dan jangan jadi korban,” jelas Rusli.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sumut, Dedi Dermawan Milaya, mengucapkan rasa bersyukur atas putusan tersebut. Karena, dalam SK Gubernur Sumut, dinilai ada kekeliruan sehingga sangat merugikan pihak Karang Taruna Sumut.

“Hasil dari gugatan saya terhadap tergugat, selama proses persidangan di PTUN Medan majelis hakim telah menerbitkan Surat Keputusan pada Senin 5 Juni 2023, tentang SK Pencabutan Pengurus Karang taruna Sumut, yang menjelaskan SK itu tidak sah, karena melanggar AD/ART Karang Taruna,” jelasnya.

Dengan keputusan ini, Dedi mengatakan, masyarakat dapat menilai SK yang diterbitkan Gubernur Sumut adalah salah, dengan mencopot dia dari pimpinan tertinggi di Karang Taruna Sumut.

“Tentu hari ini saya ingin masyarakat tahu, dengan kondisi saat ini. Karena memang banyak yang berpikir Karang Taruna tidak saya pimpin lagi, dan apa yang dilakukan tergugat menyalahi aturan,” kata Dedi.

Atas putusan ini, Dedi mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Ketua Umum Karang Taruna Didik Mukrianto, pengurus Karang Taruna Sumut hingga pengurus Karang Taruna kabupaten kota di Sumut.

“Karang Taruna itu berwarna, saya sampaikan pada kawan-kawan sampai tingkat kabupaten kota, Karang Taruna tidak boleh dibawa ke politik praktis. Untuk itu, demi menjaga keutuhan dan martabat Karang Taruna, saya melakukan langkah-langkah hukum ini. Saya jelaskan kepada masyarakat, agar tidak lagi bertanya-tanya apakah putusan Gubernur Sumut itu benar atau salah,” tegasnya.

Dedi meminta putusan PTUN Medan ini, jangan dicampuradukkan dengan politik. Apalagi, masyarakat tahu ada hubungan tidak harmonis antara Gubernur Sumut dengan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.

Dedi mengungkapkan, dia punya amanah untuk bisa menjaga marwah Karang Taruna agar pemuda tidak terpecah-pecah. Tentunya, dengan putusan PTUN Medan ini, apa yang dilakukan tergugat dan Ketua Karang Taruna saat ini, mengantikan dia, yang ditunjuk Gubernur Sumut, tidak sah. Dan secara legitimate Karang Taruna kepengurusan Dedi, SK-nya masih berjalan.

“Jadi, SK tergugat itu tidak sah. Masa kepengurusan saya masih berjalan seperti biasa. Kami adalah pekerja sosial dan tidak pernah digaji,” tutur Dedi.

Dedi juga mengakui, sejak SK Gubernur Sumut diterbitkan, Sekretariat Karang Taruna Sumut tidak bisa digunakan. Padahal ada 300 UMKM binaan yang beraktivitas di sekretariat itu.

“Ini jadi beban psikologis bagi saya, karena jadi tidak fokus memimpin. Dengan putusan ini, harapan kami, kabupaten kota bisa bangkit dan solid lagi. Kita tidak bergantung dengan fasilitas dari pemerintah. Saya juga punya kantor dan kita akan tetap bekerja. Soal aset dan fasilitas kami juga punya investasi untuk itu,” pungkas Dedi. (gus/saz)

Usbat Ganjar Sumut Beberkan Manfaat Salat Bagi Kesehatan Jasmani dan Rohani

Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar Sumut bersama Majelis Taklim Al-Ishlah menggelar kegiatan di Jalan Starban, Gg. Rezeki, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumut, Selasa (6/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustad Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatera Utara (Sumut) tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk berbuat kebaikan dan kebermanfaatan, salah satunya mengingatkan jemaah Majelis Taklim Al-Ishlah akan pentingnya menjaga salat serta beragam manfaatnya.

Dalam kegiatan bertajuk “Pelatihan Shalat: Ibadah Jasmani dan Rohani”, Koordinator Wilayah Usbat Ganjar Sumut, Syabrun Jukhoir mengatakan, salat merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam.

Selain berpahala, dalam setiap gerakan salat ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani. Kegiatan ini dihelat di Jalan Starban, Gg. Rezeki, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumut, Selasa (6/6).

Usbat Ganjar Sumut menghadirkan pemateri Muhammad Iqbal Irham yang dikenal sebagai dai, sekaligus trainer psikologi Islam, dan psikoterapi Islam.

“Ada beberapa gerakan-gerakan salat yang mungkin selama ini kita hanya menyepelekan seperti takbiratul ihram itu sendiri, itu ada sebuah gerakan yang coba merekahkan pernapasan guna memperlancar peredaran darah dan begitu juga nafas nafas yang kita keluarkan,” ucap Syabrun di lokasi.

Menurut Syabrun, banyak hal yang bakal diperoleh seseorang bila salat dilakukan secara khusyu dan sempurna sesuai syariat, misalnya mendapatkan kesehatan fisik, maupun kebugaran secara jasmani.

Di sisi lain, manfaat salat lainnya adalah mampu menenangkan hati, pikiran, dan jiwa seorang muslim. Sebab, sejatinya ketika salat manusia tengah meninggalkan sejenak kesibukan duniawi untuk memberikan kesempatan bagi rohani atau jiwanya berkomunikasi dengan Allah SWT.

“Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan gerakan-gerakan salat itu sangatlah bermanfaat dan sekaligus memperkenalkan kegiatan-kegiatan usbat yang telah dilaksanakan yaitu gerakan sebuah gerakan religius yang juga bermanfaat bagi kemaslahatan umat,” ujar Syabrun.

Pada kesempatan itu, Usbat Ganjar Sumut turut menyerahkan sejumlah stimulus berupa seperangkat alat pengeras suara serta tikar anyaman untuk menunjang kegiatan-kegiatan majelis taklim maupun masyarakat sekitar.

Ketua Majelis Taklim Al-Ishlah, Suparmi (68) mengapresiasi langkah yang dilakukan Usbat Ganjar Sumut untuk mengedukasi masyarakat dalam hal kebaikan. Menurut dia, pelatihan ini dapat menggerakkan hati para jemaah supaya lebih giat lagi beribadah.

“Bagus sekali, kita dapat pengalaman salat yang sempurna dan juga berbagai manfaat nya untuk kesehatan jasmani dan rohani,” kata Suparmi. (rel/tri)

Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ini Capaian Inalum Sepanjang 2022 dan Visi Inalum 2023

Inalum saat melakukan konservasi di 20 Hektare (Ha) Lahan Mangrove

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuktikan komitmen dukungan terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan program konservasi di Kawasan Danau Toba dan Pantai Timur Sumatera, tepatnya di Kabupaten Batu Bara. Langkah ini merupakan cara Inalum dalam mendukung program pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan dan mewujudkan Net Zero Emission 2060.

Corporate Secretary Inalum,Mahyaruddin Ende menyebut bahwa sebagai perusahaan yang telah hadir cukup lama di Indonesia, Inalum berkomitmen untuk menjaga ekosistem kawasan sekitar wilayah operasional baik di Danau Toba (Kawasan PLTA) ataupun di Pantai Timur Sumatera (Kawasan Smelter Kuala Tanjung) dengan terus melakukan inovasi dan konsistensi penuh dalam setiap program-program yang berhubungan dengan lingkungan.

“Inalum sudah tumbuh selama lebih dari 4 dekade, selama itulah Inalum memberikan komitmen penuh dan konsistensi khusus dalam hal pelestarian lingkungan sekitar perusahaan. Kami juga tidak bekerja sendiri, kami terus berkolaborasi dengan banyak pihak karena Inalum yakin bahwa kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab banyak tangan sehingga sinergi dan kolaborasi mutlak dilakukan,” ujar Mahyaruddin.

Sepanjang tahun 2022, Inalum menjalankan program kepedulian lingkungan di Kawasan Operasional di Kuala Tanjung dan Paritohan.

Dalam hal operasional Inalum berhasil melakukan Eco-Inovasi Konversi HSD menjadi LNG Efisiensi penggunaan energi pada 18.252,35 Gigajoule. Pun dalam hal energi, Inalum secara konsisten menggunakan energi listrik yang dihasilkan dari PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga sebagai energi produksi aluminium dan operasional perumahan karyawan.

Di Pantai Timur Sumatera Utara, Inalum mengembangkan Eco-Tourism Mangrove Pantai Sejarah, Desa Perupuk, Kabupaten Batu Bara.

Inalum sejak 2014 melakukan konservasi di 20 Hektare (Ha) Lahan Mangrove, dengan rincian sebanyak 5 Ha digunakan sebagai Lahan Planting dan sebanyak 15 Ha melakukan konservasi untuk Lahan Eksisting. Total selama 9 tahun, Inalum telah melakukan penanaman 51.000 Bibit Mangrove Bakau.

Masih di Pantai Timur Sumatera Utara, Inalum membuat program Edukasi Publik Burung Migran Air yang setiap tahun singgah di Desa Lalang dan Desa Prupuk, Kabupaten Batu Bara. Unik karena kawasan yang berdekatan dengan Smelter Kuala Tanjung tersebut setiap tahun selalu disinggahi 30 jenis Burung Migran yang sedang melakukan migrasi dari Belahan Bumi Utara ke Selatan.

Sebagai langkah merawat siklus tahunan tersebut, Inalum menciptakan Program Ekowisata Bird Wathcing kepada masyarakat sekaligus melakukan sosialisasi Peraturan Desa tentang Perlindungan Burung Air Bermigrasi kepada publik.

Sementara di Kawasan Danau Toba, Inalum melakukan penanaman pohon secara rutin di Kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba, Sumatera Utara. Sepanjang tahun 2022, Inalum menanam 149.000 bibit pohon produktif di 299 Ha yang tersebar di pesisir 7 Kab/Kota yang berbatasan dengan Danau Toba.

Pohon yang ditanam antara lain Makadamia Nut, Alpukat, Jengkol, Pete, Mahoni. Untuk menyukseskan kegiatan ini, Inalum berkolaborasi dengan 15 Kelompok Tani Hutan setempat secara berkelanjutan.

Sebagai satu-satunya Pabrik Peleburan dan Pengolahan aluminium di Indonesia yang telah dioperasikan selama lebih dari 4 dekade ini, Inalum mempertimbangkan untuk berperan serta untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar Perusahaan, Inalum menyadari bahwa kelancaran pembangunan dan keberhasilan operasi tidak dapat dipisahkan dari kolaborasi semua pemangku kepentingan karena Inalum yakin perusahaan akan terus berkembang jika bisa tumbuh bersama-sama.

“Pada tahun 2023 ini, Inalum akan terus melanjutkan program-program berbasis lingkungan yang berkelanjutan dan mungkin melakukan inovasi-inovasi agar manfaatnya bisa dirasakan oleh Indonesia. Kami berharap dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak untuk niat baik perusahaan di tahun 2023 ini,” tutup Mahyaruddin.(rel/tri)

Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kebun Ubi

EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama Polsek Tebingtinggi melakukan evakuasi penemuan mayat perempuan pada kebun ubi di Dusun 1, Desa Kutabaru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Seorang pencabut ubi menemukan sesosok mayat perempuan dengan kondisi membusuk di kawasan Dusun 1, Desa Kutabaru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Sontak penemuan mayat perempuan tersebut menghebohkan masyarakat Desa Kutabaru, Selasa (6/6) sore.

Pekerja pencabut ubi, Syawal, awalnya mengaku mencium aroma tidak sedap ketika sedang bekerja. Karena merasa curiga, dia pun mencari asal bau tersebut bersama rekan kerjanya.

“Ketika melihat ke bawah rerimbunan pohon bambu, rupanya ada sesosok mayat manusia,” ungkap Syawal.

Kemudian penemuan mayat ini dilaporkan ke kepala dusun dan kemudian melaporkannya kepada pihak Polsek Tebingtinggi.

Selanjutnya, jajaran Polsek Tebingtinggi bersama Tim Inafis langsung turun ke lokasi penemuan mayat dan memasang garis polisi untuk menghindarkan kerumunan orang yang ingin melihat dari dekat.

Tim Inafis langsung turun dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk dilakukan otopsi.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Rudianto J Silalahi, membenarkan penemuan mayat perempuan dan sekarang sedang menjalani otopsi untuk mengetahui penyebab kematian mayat perempuan tersebut.

“Kasusnya kini sudah ditangani pihak Polres Tebingtinggi dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tutur Rudianto, Rabu (7/6).

Setelah diselidiki, diketahui mayat perempuan tersebut ternyata ibu satu orang anak, bernama Sugianti (23), Warga Dusun 13, Kampung Sungai Pinang, Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai. Diketahui, Sugianti sudah 2 pekan menghilang.

Dari keterangan suami korban, Suhendra, istrinya tidak pernah kembali ke rumah sejak 22 Mei 2023 lalu. Diketahui sang istri pergi dengan mengendarai sepeda motor.

Diakui Suhendra, istrinya pagi itu berpamitan berangkat bekerja ke Kota Tebingtinggi dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario, yang nomor pelat kendaraan tidak diketahui, dan kemudian nomor handphone tidak bisa dihubungi lagi.

“Istri saya pamitan untuk pergi kerja. Tapi sejak itu tidak ada kabar dan nomor handphone tidak aktif. Hilangnya istri saya sudah dilaporkan kepada pihak terkait melalui perangkat Desa Paya Lombang,” jelasnya, Rabu (7/6).

Suhendra mengaku sudah melakukan pencarian kepada istrinya selama 2 pekan. Sanak keluarga juga ditanyai, namun tidak mengetahui keberadaan Sugianti.

Mengetahui kabar penemuan mayat perempuan di lokasi perkebunan ubi, Suhendra pun langsung menuju lokasi.

“Dari beberapa ciri-ciri anggota tubuh dan pakaian yang dikenakan istrinya saat berpamitan pergi bekerja, saya tahu itu adalah istri saya yang sudah menghilang sejak 2 minggu lalu,” kata Suhendra.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP J Silalahi mengatakan, motif kasus penemuan mayat perempuan dengan kondisi membusuk dan menghitam, masih dalam penyelidikan. Hasil sementara visum, ada ditemukan luka bekas penganiayaan di bagian tubuh korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk dugaan kasus penemuan mayat ini masih dilakukan otopsi lebih lanjut. Para saksi baik suami dan keluarga sudah diminta keterangan terkait penemuan mayat perempuan tersebut,” pungkasnya. (ian/saz)

Ikut Jaga Bumi, Lakukan 4 Langkah Sederhana Ini

Armada GrabBike Electric bentuk mengurangi emisi karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni sejak tahun 1973, menjadi momentum penting untuk memperkuat berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menjaga dan memperbaiki bumi.

Memperingati perayaan ke-50 tahun, Hari Lingkungan Hidup 2023 membawa tema #BeatPlasticPollution untuk mengatasi polusi plastik, salah satu masalah lingkungan terbesar yang tengah dihadapi dunia.

Selain jadi salah satu polutan terbesar yang membahayakan kesehatan ekosistem planet bumi, penggunaan plastik juga menyebabkan peningkatan emisi karbon yang memengaruhi pemanasan global.

Saat ini dunia memiliki satu misi yang sama, yaitu menjaga agar suhu bumi tidak naik lebih dari 1,5 derajat Celcius. Tiap negara pun menetapkan target tersendiri dalam mengurangi emisi karbon, dimana Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengurangi 32% emisi karbon pada tahun 2030.

Upaya mengurangi emisi karbon ini tentunya juga akan jauh lebih cepat dicapai jika didukung masyarakat. Berikut ini empat hal sederhana yang dapat dilakukan untuk ikut berkontribusi mengurangi jejak karbon dalam kehidupan sehari-hari:

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Penggunaan plastik jadi hal tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kita bisa mulai kurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan mengganti beberapa produk berbahan plastik dengan produk ramah lingkungan yang dapat kita pakai berulang.

Contoh paling sederhana adalah dengan membawa botol minum yang dapat diisi ulang, menggunakan tas belanja sendiri, serta menghindari penggunaan sedotan plastik. Penggunaan plastik pada pembungkus makanan juga dapat ditukar dengan bahan alternatif seperti rumput laut maupun Bee’s Wrap, pengganti bungkus plastik yang terbuat dari kain ataupun kapas organik yang dilapisi lilin.

Usahakan juga untuk membawa dan menggunakan alat makan sendiri. Apabila melakukan pemesanan makanan online dapat memanfaatkan fitur pemesanan tanpa alat makan seperti yang tersedia pada layanan GrabFood.

Jika ingin melakukan upaya lebih lanjut, saat ini sudah banyak toko atau layanan yang menyediakan isi ulang produk harian tanpa kemasan pembungkus atau lazim dinamakan bulk store. Konsumen harus membawa wadah masing-masing ketika berbelanja di toko-toko tersebut.

Hemat Energi dan Air di Rumah
Energi merupakan sumber dan solusi atas tantangan iklim yang ada. Saat ini, kebanyakan sumber energi listrik masih berasal dari pembakaran bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi gas rumah kaca tinggi. Hal yang sama berlaku bagi air karena untuk mengelola air bersih dibutuhkan banyak energi.

Berikut beberapa tips untuk menghemat energi dan air di rumah: Matikan lampu dan cabut peralatan listrik yang tidak digunakan
Matikan keran saat sedang sikat gigi atau mencuci tangan, pastikan air hanya digunakan saat membilas sabun/berkumur
Segera perbaiki keran yang bocor dan batasi waktu mandi. Menampung air hujan untuk digunakan kembali, misalnya untuk menyiram tanaman atau mencuci kendaraan.

Gunakan timer agar AC mati saat jam tidur sudah terlewati. Beralih gunakan perangkat elektronik yang lebih hemat energi seperti lampu, AC, mesin cuci, hingga kulkas
Hindari membuka pintu kulkas terlalu lama

Alternatif lain yang dapat dilakukan jika memiliki dana lebih adalah dengan menggunakan sumber energi alternatif untuk menghasilkan listrik di rumah seperti penggunaan panel surya atau solar panel.

Daur Ulang dan Perpanjang Waktu Penggunaan Barang. Idealnya, masyarakat dapat mempraktikan proses pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, apakah organik atau anorganik. Jika fasilitas pemilahan sampah umum belum tersedia, saat ini terdapat beberapa layanan yang menawarkan pengelolaan sampah.

Masyarakat juga dapat mencoba mengelola sampah di rumah dengan menggunakan sampah organik sebagai kompos dan menggunakan layanan pengumpul sampah anorganik seperti yang ditawarkan oleh GrabExpress Recycle bersama Danone-Aqua dan Octopus.

Pengguna dapat memesan layanan ini di aplikasi Grab dan menyerahkan sampah anorganik seperti botol kemasan plastik, botol kaca, kardus, kaleng hingga alat elektronik kepada Mitra Pengemudi untuk diantar ke Unit Daur Ulang. Layanan ini dapat dipesan di Jakarta, Tangerang dan Bali.

Selain sampah, barang layak pakai juga dapat dikelola untuk mengurangi jejak karbon. Barang-barang yang tidak dibutuhkan dapat diberikan pada pihak membutuhkan. Sudah banyak gerakan yang menerima pakaian atau barang masih layak pakai untuk kemudian didonasikan maupun digunakan sebagai pembuatan barang lainnya.

Membeli barang bekas yang masih layak pakai seperti pakaian atau furnitur juga dapat dilakukan untuk dapat memperpanjang usia penggunaan barang dan mengurangi volume sampah di bumi kita.

Gunakan Transportasi yang Menghasilkan Emisi Rendah. Mobilisasi jadi salah satu kegiatan utama bagi masyarakat. Jika membutuhkan transportasi pribadi, salah satu cara terbaik untuk ikut berkontribusi pada lingkungan adalah dengan menggunakan transportasi yang menghasilkan emisi rendah, seperti kendaraan listrik.

Pemerintah Indonesia sendiri juga memiliki agenda untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik tanah air dan baru-baru ini memberikan bantuan subsidi untuk pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Berbagai produsen/manufaktur lokal dan internasional telah mengeluarkan lini kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat. Namun, beberapa layanan transportasi juga telah menggunakan armada kendaraan listrik seperti Grab Indonesia.

Pionir penggunaan kendaraan listrik sejak 2019, GrabElectric jadi operator kendaraan listrik terbesar di industri ride hailing dengan jumlah armada mencapai 8.500.

Armada mobil GrabElectric dapat ditemukan di bandar udara Soekarno-Hatta di Banten dan I Gusti Ngurah Rai di Bali, sementara armada motor GrabElectric tersebar di 8 provinsi Indonesia. Pengguna Grab dapat memanfaatkan layanan ini untuk pemesanan transportasi maupun pengantaran makanan dan paket.

Melakukan empat hal sederhana di atas adalah langkah awal yang dapat dimulai untuk ikut berkontribusi pada lingkungan. Setiap tindakan kecil memiliki dampak yang besar ketika dilakukan berkesinambungan. Dengan melibatkan diri secara aktif dalam upaya pelestarian lingkungan, kita dapat mewariskan bumi pertiwi yang lebih baik untuk generasi mendatang.(gus)

HUT ke-30, Jajaran PUD Pasar Diimbau Wajib Jaga Keamanan dan Kebersihan

ARAHAN: Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno, saat menyampaikan arahan pada peringatan HUT ke-30 PUD Pasar Kota Medan di Kantor PUD Pasar Kota Medan, Rabu (7/6) - Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno, mengajak seluruh elemen, khususnya setiap karyawan yang bekerja di jajaran PUD Pasar Kota Medan untuk menjaga keamanan dan kebersihan setiap pasar yang dikelola atau berada di bawah naungan PUD Pasar Kota Medan.

Hal itu disampaikan Suwarno saat memberikan kata sambutan sekaligus arahan pada peringatan HUT ke-30 PUD Pasar Kota Medan di Kantor PUD Pasar Kota Medan, Rabu (7/6).

“Saya tekankan kepada semua jajaran, mari kita jaga keamanan dan kebersihan pasar kita masing-masing,” imbau Suwarno kepada seluruh pegawai yang hadir.

Suwarno juga mengatakan, setiap pegawai PUD Pasar Kota Medan wajib menjaga keamanan masing-masing pasar. Sebab, kondusivitas pasar akan sangat mempengaruhi kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke pasar.

Selain keamanan, setiap jajaran di PUD Pasar Kota Medan juga wajib untuk menjaga kebersihan pasar. Sebab, kebersihan adalah satu tolok ukur baik tidaknya sebuah pasar.

“Karena kebersihan ini jadi tolok ukur. Tentunya selain aman, masyarakat juga pasti merasa nyaman berada di dalam pasar yang bersih, asri, dan nyaman. Kalau sudah aman dan nyaman, pasti jumlah pengunjung pasar akan terus meningkat,” katanya.

Menurutnya, 30 tahun bukan lagi usia yang singkat bagi PUD Pasar Kota Medan. Suwarno bahkan menegaskan, usia 30 tahun adalah usia yang sudah dewasa.

“Untuk itu setiap jajaran di PUD Pasar Kota Medan harus bisa lebih dewasa. Dewasa yang dimaksud adalah lebih bertanggung jawab dan lebih peduli dengan kondisi pasar-pasar kita saat ini. Demi kemajuan pasar-pasar di Medan,” tegasnya.

Suwarno menjelaskan, majunya setiap pasar dengan meningkatnya jumlah pengunjung, tentunya akan berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

“Mari kita bersama-sama membangun dan memajukan pasar-pasar di Medan. Bila pasar maju, maka PAD pasti akan meningkat,” pungkasnya. (map/saz)

Wawako Sibolga Apresiasi Karya Bakti TNI AL

BERSAMA: Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing, dan Marinir Paban 5 Bakti TNI AL Spotmaral, Kolonel Laut (P) Joni Setiawan, diabadikan bersama unsur Forkopimda lainnya.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing, mengapresiasi kegiatan Karya Bakti Satuan Komando Wilayah TNI Angkatan Laut.

Pantas mengatakan, adapun tujuan digelarnya Karya Bakti Satkowil Lanal Sibolga ini, untuk meningkatkan sinergitas TNI AL dan Forkopimda, dalam membantu program daerah untuk membantu kesulitan masyarakat yang ada di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.

“Penyelenggaraan Bakti TNI AL ini untuk meningkatkan sinergitas, komitmen, dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan pengelolaan pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana, agar dapat memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Serta membahas arah kebijakan menuju Sibolga sehat, pintar, dan makmur,” ungkap Pantas, Rabu (7/6).

Lebih lanjut Pantas mengatakan, kegiatan ini masih dalam tahap penyelesaian. Di antaranya konstruksi pipa air yang berada di Kecamatan Sibolga Utara, serta rehab masjid di Desa Tapian Nauli 1 Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Dan saat ini telah dilaksanakan bakti kesehatan berupa penyuluhan kontrasepsi KB, pengobatan gratis, dan penyerahan paket sembako di Mako Lanal Sibolga,” bebernya.

Sementara itu, Marinir Paban 5 Bakti TNI AL Spotmaral, Kolonel Laut (P) Joni Setiawan mengatakan, kegiatan Karya Bakti TNI AL diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.

“Ini satu kegiatan bakti manunggal, TNI manunggal dengan rakyat, karena TNI berasal dari rakyat. Sehingga kita membantu masyarakat yang ada di wilayah kita, dalam program yang sudah dicanangkan. Dan ini seluruhnya belum bisa dilaksanakan, dan ini akan dilakukan bertahap,” pungkasnya. (mag-5/saz)

PKB Yakin Prabowo Tetap Pilih Cak Imin Cawapres

Ketua DPP PKB Daniel Johan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua DPP PKB Daniel Johan merespons Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyebut Menteri BUMN Erick Thohir masuk ke radar cawapres untuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Daniel meyakini Prabowo pada akhirnya akan bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Masuk radar kan biar terus masuk pemberitaan, tapi finalnya tetap ditentukan oleh duet Prabowo-Cak Imin,” kata Daniel kepada wartawan, Selasa (6/6).

Daniel menghormati keputusan PAN yang menyodorkan Erick Thohir kepada Gerindra. Dia menyebut hal itu sebagai bentuk kreasi dari masing-masing parpol.

“Bukan masalah atau tidak, tapi itu kreasi masing-masing yang kita pahami saja,” katanya. Namun, dia tetap meyakini Prabowo akan memilih Cak Imin. “Iya bila ingin kemenangan (pilih Cak Imin),” ujarnya.

Sebelumnya, Muzani mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir masuk ke dalam radar cawapres untuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Muzani menyebut selama ini Gerindra turut mengikuti perkembangan Erick Thohir.

“Yang kedua apakah Erick masuk dalam radar? Ya kami melihat orang-orang memiliki kemampuan untuk berbakti bangsa dan negara adalah orang-orang terbaik, dan setiap orang yang disukai partai, pasti kami sangat menghormati sebagai orang yang memiliki niat dan kehendak untuk berbakti kepada bangsa dan negara,” kata Muzani usai pertemuan dengan PAN di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Senin (5/6).

“Karena itu Pak Erick sekalipun yang didukung PAN untuk menjadi cawapres, selama ini kami juga mengikuti Pak Erick. Apakah masuk radar? Iya,” sambungnya.

Muzani menghormati keputusan PAN yang mengusulkan nama Erick Thohir menjadi cawapres Prabowo. Menurutnya, nama yang diusulkan merupakan orang-orang yang dianggap terbaik.

“Tadi memang nama Pak Erick Thohir bukan hanya diangkat, disebut menu wajib yang harus diomongkan. Oleh karena itu kami merasa hormat siapapun nama yang diusungkan, itu bagian orang-orang yang dianggap terbaik untuk berbakti pada bangsa dan negara,” ujarnya. (jpc/dtk/azw)

Andi Arief Ingin Deklarasi Cawapres Anies Juni

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut partainya ingin deklarasi calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan dilakukan pada Juni ini. Ketua Fraksi NasDem DPR RI Roberth Rouw menilai deklarasi itu keputusan pimpinan dan meminta pihak lain tak mendesak.

“Ya saya bilang tadi kan, semua mau. Itu kan tadi keputusan pimpinan-pimpinan, kita nggak usah terlalu mendesak pimpinan, mereka yang tahu seperti apa,” kata Roberth di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6).

Roberth menyebut keputusan terkait cawapres itu termasuk deklarasi adalah bagian dari strategi pemenangan Anies. Keputusan itu ada di tangan ketua umum antarpartai koalisi. Sehingga dia meminta jajaran bawah tidak buat rusuh dengan mendesak-desak.

“Strategi itu ada di tangan pimpinan, ya kan? Jadi jangan kita yang di bawah-bawah ini membuat rusuh kita. Serahkanlah hak-hak itu kepada pimpinan. Kan ada tim kecil yang dibentuk, melalui tim itulah mereka berkomunikasi,” ungkapnya.

Roberth merespons kabar deklarasi cawapres Anies akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Dia mengaku tak tahu urusan itu lantaran kewenangan pimpinan partai.

“Saya nggak bisa jawab (deklarasi 1 atau 2 hari), itu haknya ketua umum semua kan di sana, nanti didelegasiin melalui tim kecil yang sudah kami bentuk,” sambungnya.

Andi Arief sebelumnya menduga turunnya survei elektabilitas Anies Baswedan di lembaga survei karena belum ada deklarasi cawapres. Demokrat membuka opsi evaluasi jika belum ada deklarasi berpasangan hingga Juni ini.

“Kalau Juni belum deklarasi berpasangan, kemungkinan Demokrat akan mengevaluasi,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Senin (5/6).

Saat ditanya maksud evaluasi tersebut, Andi Arief mengatakan evaluasi itu bersifat menyeluruh. “Evaluasi menyeluruh,” kata Andi. (jpc/dtk/azw)

Megawati: Ngapain Saya Nekan Presiden

Megawati

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri menjawab soal ada tidaknya perintah ke Presiden Jokowi setelah bicara akan cawe-cawe demi bangsa jelang Pemilu 2024. Megawati menegaskan dirinya taat aturan.

“Ngapain saya nekan Presiden, itu yang harus bisa dibedakan lho. Saya ini orang taat aturan. Kalau ditanya, ‘Lha kok, mungkin aja, Pak Jokowi kan yang dipilih Ibu’. Lho iyalah, tapi juga yang memilih rakyat Indonesia,” kata Megawati dalam jumpa pers di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (6/6).

Megawati ditanya soal apakah ada penekanan pada Pak Jokowi untuk tegak lurus atas perintah mendukung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Megawati mengatakan menghormati Jokowi sebagai presiden setelah dilantik.

“Saya hormati sebagai presiden saya, jadi kalau dibilang nekan, saya mau cari cara nekannya gimana? Pak Jokowi nanti ngamuk sama saya, ini saja lihat nih pasukannya kayak gini, mana saya punya pasukan kayak gini. Tadi saya bilang sama beliau (Jokowi), rakyat Indonesia mestinya segede dia (pengawal Jokowi). Siapa namamu?” tutur Mega sambil menunjuk ke arah Paspampres. Salah satu anggota Paspampres tersebut lalu menjawab Megawati.

“Sudah kapten, suaranya kayak gitu, tingginya 185 cm, saya bilang sama beliau, Pak stunting, Pak. Jadi apa saya neken?” lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan tetap cawe-cawe demi bangsa dan negara. Jokowi mengatakan cawe-cawe yang dimaksud terkait Pemilu 2024. Jokowi beralasan Indonesia hanya memiliki waktu 13 tahun ke depan demi menjadi negara maju.

“Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu saja dalam arti yang positif,” ucap Jokowi di Istana Negara, Senin (29/5).

“Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar undang-undang, dan tidak akan mengotori demokrasi,” kata Jokowi. (jpc/dtk/azw)