Home Blog Page 1518

PKS: Wajar Prabowo Ungguli Anies 30 Persen

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi survei head to head bacapres Indikator Politik Indonesia (IPI) di mana Prabowo Subianto menungguli Anies Baswedan dengan selisih 30 persen. Ia menilai hal itu wajar lantaran Ketum Gerindra tersebut sudah mencalonkan diri sebagai presiden sebanyak tiga kali.

“Bravo Pak Prabowo. Wajar Pak Prabowo sudah tiga kali ikut Pilpres. Dan kami sangat bahagia jika maju tiga pasang calon,” kata Mardani dikonfirmasi, Selasa (6/6).

Mardani mengatakan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) siap berkompetisi secara sehat. Ia yakin dukungan ke Anies Baswedan akan membuahkan keberhasilan.

“Akan ada kontestasi karya dan gagasan. KPP siap berkompetisi dengan paslon lainnya dan yakin menang. Semua putra terbaik bangsa siapapun yg terpilih,” ujarnya.

Survei terbaru IPI digelar pada 26-30 Mei 2023, melibatkan 1.230 responden yang dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Survei dilakukan melalui panggilan telepon oleh pewawancara yang dilatih.

Pemilihan sampel dilakukan dengan metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Adapun margin of error survei +/- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Para responden ditanyakan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut ini?’. Hasilnya, Prabowo unggul melawan Ganjar dan Anies Baswedan. (jpc/dtk/azw)

Kapolres Tebingtinggi-Kalapas Kelas II B Jalin Sinergitas

CINDERAMATA: Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon ketika memberikan cinderamata kepada Kalapas Kelas II B Tebingtinggi, Anton Setiawan. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus membangun sinergitas antar dua lembaga kepolisian dan Lembaga Pemasyarakatan Tebingtinggi diterima langsung oleh Kalapas Kelas II B Tebingtinggi Anton Setiawan di Jalan Pusara Pejuang, Kota Tebingtinggi, Selasa (6/6).

Kalapas Kelas II B Tebingtinggi, Anton Setiawan menyampaikan bahwa untuk kapasitas narapidana Lapas Kelas II B Tebingtinggi sebanyak 576 orang, namun pada saat sekarang ini jumlah narapidana yang ada sebanyak 1.693 orang sudah melebihi over kapasitas.

“Mayoritas dinominasi kasus narkoba sebanyak 1.200 orang sedangkan untuk jumlah narapidana perempuan sebanyak 42 orang,” bilang Anton.

Anton mengucapkan terimakasih atas bantuan Polres Tebingtinggi yang telah memberikan pengamanan di Lapas Kelas II B Tebingtinggi.

“Kedatangan kami untuk menjalin hubungan silaturahmi dan berkoordinasi serta bermitra dengan Lapas Kelas II Tebingtinggi dalam pelaksanaan tugas, dan kiranya kita tetap menjadi sinergisitas yang baik dalam hal penitipan tahanan dari Polres ke Lapas Kelas II B Tebingtinggi,”ungkap AKBP Andreas Luhut Jaya.(ian/han)

Sekda Asahan Ikuti Monitoring Lomba UP2K PKK Tingkat Provsu

MONITORING: Sekda Asahan Drs. Jhon Hardi Nasution, M.Si Ikuti Monitoring Lomba UP2K PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan dalam rangka Monitoring Pelaksanaan lomba UP2K PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara di Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan Selasa(6/6). Turut hadir Kepala Dinas Kopdagin, Kepala Dinas Porapar, Forkopicam Sei Dadap, Ketua II TP PKK Asahan beserta rombongan, Kepala Desa Tanjung Alam, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Asahan dalam pidatonya yang dibacakan Sekda Drs. Jhon Hardi Nasution, M.Si, mengatakan melalui lomba UP2K – PKK ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pemerintah desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Tanjung Alam. Dan kegiatan tim monitoring ini juga diharapkan dapat mengembangkan inovasi produk unggulan dari Desa Tanjung Alam, dan menumbuhkan Wirausaha baru yang lebih Mandiri.

“Lomba ini juga merupakan salah satu upaya mensukseskan program Provinsi Sumatera Utara maupun Kabupaten Asahan agar masyarakat dapat meningkatkan usaha Ekonomi Keluarga, melalui usaha kelompok atau perorangan sehingga dapat meningkatkan pendapatan kesejahteraan keluarga”, tutup Beliau.

Di tempat yang sama, Irmayanti selaku Ketua TP PKK Desa Tanjung Alam dalam presentasinya menyampaikan laporan terkait pelaksanaan berbagai program UP2K, dan menyerahkan hasil laporannya kepada Ketua Tim Monitoring PKK Provinsi Sumatera Utara.

Selanjutnya, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam arahannya yang disampaikan Ratna Fatmawati P selaku Ketua Tim Monitoring Lomba UP2K PKK Provinsi Sumatera Utara mengatakan, kegiatan monitoring ini merupakan salah satu agenda penting yang dilaksanakan PKK melalui 10 program pokok PKK.

“Pada tahun ini, kegiatan monitoring dilaksanakan di Desa dan Kelurahan pelaksana terbaik kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang menjadi binaan PKK Kabupaten dan Kota serta PKK Kecamatan”, Ujar Ratna.

Selanjutnya, Ia juga menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah agar gerakan PKK benar-benar nyata ada di tengah – tengah keluarga dan masyarakat, para kader PKK juga kelompok dasawisma. “Untuk itu kita dapat merasakan manfaat besar dari gerakan PKK sehingga PKK tumbuh dan berkembang secara baik dan punya prestasi karena kader ceria, cerdik dan cekatan demi PKK gemilang”, pungkasnya. (dat/han)

Modus Tawarkan Pengusulan PBI dan PKH, Oknum Pegawai Dinsos Deliserdang Pungli Warga

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Sejumlah oknum pegawai di Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Deliserdang melakukan pengutipan terhadap warga untuk dimasukkan sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan masuk dalam daftar Program Keluarga Harapan (PKH).

Informasi yang dihimpun, oknum oknum pegawai nakal itu mengutip Rp250 ribu- Rp300 ribu dari warga agar bisa menjadi penerima BPJS Kesehatan PBI dan PKH.

Terkait pungli yang dilakukan sejumlah pegawai tersebut, Kadis Sosial Pemkab Deliserdang, Rudi Akmal Tambunan yang dikonfirmasi mengaku telah menghukum oknum-oknum nakal di dinasnya. Bentuk hukuman yang diberikan, yakni dengan pemotongan gaji selama beberapa bulan. Dan bagi pegawai honorer yang terlibat disanksi dengan membuat pernyataan agar tidak melakukan kembali.

“Modusnya paling banyak itu kepada warga yang punya tunggakan BPJS nya Rp1-2 juta ditawarkan untuk dapat PBI. Asal bayar sejumlah uang yang jumlahnya jauh lebih kecil dari tunggakannya, dijanjikan dimasukkan dalam data penerima PBI. Misalkan tunggakan Rp2 juta, diminta Rp250 ribu, “ujar Rudi, Selasa (6/6).

Rudi mengaku prilaku oknum-oknum nakal yang menyalahgunakan kewenangan itu sudah terjadi sejak tahun 2021 dan 2022. Mantan Kadis Ketahanan Pangan ini menyebut, dirinya baru mengetahui ada anggotanya nakal, setelah menerima pengaduan masyarakat. Setelah menerima pengaduan itu, pihaknya pun melakukan penelusuran untuk mengetahui pegawai-pegawai yang terlibat.

“Terakhir karena masyarakat ngadu makanya saya tahu. Sebenarnya uang diambil bulan 3 tahun 2021. Namun saat ini yang diusulkan penerima PBI itu selalu di ekspose di depan kawan kawan awak media. Tujuannya, untuk memastikan apakah ada klien orang itu ada yang ketinggalan atau tidak, jadi sekali ini nggak berani dia masukkannya sampai sekarang hingga akhirnya nggak masuk PBI orang itu (korban) dan nuntut, dan sampailah ke sini (kantor dinsos), “kata Rudi.

Diceritakan Rudi, saat ini pihaknya turun langsung ke desa desa untuk memastikan warga yang berhak menerima PBI dan PKH. “Kalau warganya tidak mampu, pasti dimasukkan untuk diusulkan, dan kalau kaya, pasti dicoret,”tegasnya.

Rudi juga menegaskan, oknum-oknum pegawai Dinsos yang terlibat pungli sudah diberikan hukuman, begitu juga pegawai honorer telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali. Apabila ketahuan, akan akan pecat.

“Di Dinsos sudah ada nomor pengaduan. Kalau memang ada warga nggak mampu datang, kami jemput. Udah nggak ada alasan lagi pakai penghubung penghubung seperti itu. Kalau makai itukan berarti karena malas. Gak bisalah seperti itu, “tegas Rudi. (btr/han)

10 SPKLU di Sumatera Utara Catatkan 748 Transaksi senilai Rp45 Juta

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN terus berkomitmen mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan menyiapkan infrastruktur kendaraan listrik khususnya di Sumatera Utara.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid mengatakan, PLN siap menyambut masifnya penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Utara. Peminat kendaraan ini terus bertambah seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang dipersiapkan oleh PLN.

Awaluddin juga mengatakan PLN akan terus membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang beroperasi ini di berbagai lokasi strategis di Sumatera Utara. PLN juga menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan SPKLU ini.

“Tercatat hingga Bulan Mei 2023 sebanyak 748 transaksi penggunaan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 10 titik di Sumatera Utara. Sejak dibangun SPKLU ini PLN berhasil mendapatkan penjualan tenaga listrik sebanyak 16.784,53 Kilo Watt Hour (kWh) dan meraup pendapatan sebanyak 45 juta Rupiah dari pengisian kendaraan listrik ini,” ujar Awaluddin.

Selain tempat pengisian daya secara umum, PLN juga bekerjasama dengan produsen kendaraan listrik untuk menyediakan fasilitas home charging bagi pemilik kendaraan listrik. Saat ini sudah ada 30 pemilik kendaraan listrik yang telah menikmati fasilitas ini di Sumatera Utara.

Melalui kerjasama ini, kini pelanggan tidak perlu khawatir lagi untuk melakukan pengisian daya kendaraan. Karena sejak membeli kendaraan listrik, pelanggan otomatis mendapatkan fasilitas home charging berupa pemasangan peralatan di rumah yang terintegrasi dengan sistem PLN dan juga mendapatkan diskon tambah daya listrik.

PLN juga telah menyediakan platform digital pendukung pada aplikasi PLN Mobile, guna mempermudah masyarakat Sumatera Utara mencari lokasi SPKLU terdekat. Melalui platform ini, masyarakat juga dapat mengetahui pengeluaran biaya kendaraan listrik yang dikeluarkan.

Selain itu, demi mendorong penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Utara, PLN juga memberikan promo pemasangan baru ‘Super EVeryday’ bagi pemilik mobil listrik. Pelanggan cukup mengeluarkan biaya 850 ribu rupiah untuk biaya penyambungan baru daya 7.700 VA (1 fasa) dan penyambungan daya 13.200 VA (3 fasa) dengan membayar sebesar 3,5 juta rupiah. Promo ini berlaku sampai dengan 31 Desember 2023.

“Dalam upaya pengembangan SPKLU di Sumatera Utara PLN tidak dapat melakukannya sendirian. Untuk itu, PLN membuka peluang franchise bagi mitra yang berminat untuk bekerjasama dengan PLN,” pungkas Awaluddin.

Untuk pengajuan bisnis model franchising ini, para investor dapat mengakses website https://layanan.pln.co.id/partnership-io2-spklu. Terdapat berbagai pilihan skema kerjasama sesuai dengan kebutuhan. (ila)

Forkopimda Lepas 63 Calon Jamaah Haji asal Asahan

LEPAS: Bupati Asahan H. Surya BSc melepas calon jamaah haji Kabupaten Asahan Tahun 1444 H/2023 M.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama Forkopimda Kabupaten Asahan melepas 63 orang calon jamaah haji (CJH) Tahun 1444 H/2023 M tahap ke-II di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin(5/6).

Sebanyak 63 CJH tersebut terdiri dari 27 orang laki-laki dan 36 orang perempuan, yang tergabung dalam gelombang ke 1 kloter 14 bersama

CJH Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Langkat dan Kota Medan dengan jumlah 1 kloter 360 orang.

Kakankemenag Kabupaten Asahan H. Sarifuddin Daulay, S. Ag, M. Pd menyampaikan, CJH termuda yang berangkat pada kloter 14 atas nama Berkah Meidra Adika Nasution dengan usia 30 Tahun dari Kecamatan Kota Kisaran Timur, sedangkan CJH yang tertua atas nama Abdul Muis Pangaribuan usia 91 Tahun dari Kecamatan Silau Laut. alan dan selamat beridah.

Sementara Bupati Asahan pada bimbingan dan arahannya mengatakan, menunaikan Ibadah Haji adalah suatu perjalanan yang bernilai luhur dan mulia karena Allah SWT menjanjikan surga bagi haji yang mabrur.

Bupati Asahan juga menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada CJH diantaranya, luruskan niat dalam melaksanakan Ibadah haji, tingkatkan kualitas nilai Ibadah haji, pelihara dan jaga kesehatan fisik, menjaga keamanan diri serta pelihara sikap dan prilaku dan dapat menjadi teladan bagi Jama’ah Haji dari daerah dan negara lain.

“Sebagai haji yang mabrur, ketika kembali nanti saudara harus lebih mantap lagi kepribadiannya, dan dapat menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat”,pungkasnya.(dat/han)

Ditreskrimum Poldasu Sita Aset PKS Milik TRP di Langkat

SITA: Personel Ditreskrimum Polda Sumut saat mendirikan papan pengumuman tentang penyitaan aset pabrik kelapa sawit (PKS) PT Dewa Rencana Perangin-Angin, Senin (5/6).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Unit 2 Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Polda Sumut) melakukan penyitaan terhadap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Dewa Rencana Perangin-Angin, terkait dugaan perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dengan tersangka Terbit Rencana Perangin-Angin (TRP), Senin (5/6).

Penyitaan tersebut sesuai LP /A/189/II/2022, tanggal 1 Februari 2022, dengan Pelaksana AKP Zikkri Muamar, Surat Perintah Penyitaan Nomor: Sp Sita/149/V/2023/Ditreskrimum, tanggal 22 Mei 2023. Dan Penetapan Pengadilan Negeri Stabat Nomor: 440 / Pen.Pid.B-SITA/2023/PN. Stb, tanggal 29 Mei 2023.

Hal itu dibenarkan Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (6/6).

“Iya benar. Dalam penyitaan tersebut, tindakan yang dilakukan, yakni melakukan penyitaan tanah dan bangunan Pabrik Kelapa Sawit PT Dewa Rencana Perangin-Angin, yang beralamat di Dusun III Raja Tengah Jahe, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat,” ujarnya.

Dijelaskannya, penyidik telah melakukan penyitaan Pabrik Kelapa Sawit PT Dewa Perangin-Angin dari Kuasa Hukum tersangka TRP, atas nama Anggun Rizal Pribadi SH dengan disaksikan oleh Kepala Dusun III, Minpim Sitepu dan Kepala Dusun IV, Serasi Sitepu.

Adapun, lanjut Hadi, proses pelaksanaan penyitaan telah dituangkan dalam Berita Acara Penyitaan, tertanggal 5 Juni 2023 yang ditandatangani oleh pihak kuasa hukum tersangka.

“Penyidik telah memasang plang penyitaan serta larangan untuk menjual, mengalihkan ataupun mempergunakan objek yang telah dilakukan penyitaan,” jelasnya.

Dikatakannya, selama proses penyitaan berjalan aman dan kondusif. Dan selanjutnya, penyidik melengkapi berkas perkara untuk dikirim kembali ke jaksa penuntut umum (JPU),” tandasnya. (dwi)

Dugaan NIP Ganda Kepala SMAN 7 Binjai, Kacabdisdik Salahkan Pemko

IJAZAH: Bukti ijazah siswa yang beda pada tahun 2015 dengan 2019.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Binjai-Langkat sudah mengetahui adanya Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Binjai, Khaidir, yang memiliki Nomor Induk Pegawai ganda.

“Sudah, sudah tahu. Itu bukan NIP ganda,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Binjai-Langkat, Tama, ketika dikonfirmasi, Selasa (6/6).

Tama menjelaskan, ada kesalahan dari Pemko Binjai saat menuliskan NIP Khaidir, terutama saat Khaidir masih bertugas di Kabupaten. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan.

“Dari Pemko Binjai (salah) sebenarnya. Yang benar 67, bukan 61. Jadi saat ini belum pensiun,” tukasnya.

Perpindahan guru-guru SMA diurusi oleh Disdik Sumut sekitar tahun 2017. Khaidir sendiri dari informasi sudah hampir 10 tahun menjabat sebagai Kepala SMAN 7 Binjai.

Dugaan NIP ganda Khaidir menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Terlebih juga oleh pelajar yang sudah lulus dari SMAN 7 Binjai.

Dilihat dari ijazah siswa yang lulus tahun 2014-2017, adapun NIP Khaidir yakni 19610713 199001 1 001. Namun pada 2019, NIP milik Khaidir berubah jadi 19670713 199001 1 001.

Adapun arti dari NIP 19610713 adalah, Khaidir lahir tahun 1961 bulan Juli tanggal 13. Sementara arti dari NIP pada nomor 199001 merupakan status sebagai CPNS tahun 1990 pada Januari.

Muncul dugaan, perubahan NIP dilakukan Khaidir karena tak ingin pensiun. Bahkan informasi diperoleh menyebut, Khaidir sejatinya sudah pensiun atau purnabakti pada tahun lalu. Namun nyatanya, Khaidir belum pensiun hingga kini.

“Harusnya Pak Khaidir sudah pensiun saat ini. Karena kepala sekolah seangkatan dia, sudah pensiun semua,” ujar warga yang meminta identitasnya tak disebutkan, Jumat (2/6).

“Dulu sewaktu Pak Khaidir menjabat Kepala SMA Negeri 4 Binjai, seingat saya NIP nya memang 19610713 1990 01 1 001. Dan orang-orang yang seangkatan beliau seperti Pak Fuad, Pak Haris, mereka semua telah pensiun,” sambungnya.

Terpisah, Khaidir yang dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat WhatsApp tidak memberikan jawaban. Saat wartawan memperkenalkan diri, Khaidir telah membacanya.

Ini dibuktikan dengan centang 2 biru pada pesan tersebut. Namun saat ditanya soal NIP, Khaidir tidak membaca hingga membalas konfirmasi wartawan demi keberimbangan berita. (ted/ram)

 

Relokasi Tahap III Pengungsi Sinabung Belum Tuntas

SINABUNG: Pemkab Karo menghadiri rapat Pokja percepatan penyelesaian relokasi tahap III untuk pengungsi Sinabung - Istimewa/Sumut Pos

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang mengadiri rapat Pokja percepatan penyelesaian relokasi tahap III untuk pengungsi Sinabung di Jakarta, Rabu (6/6). Rapat dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Suryawan Hidayat.

Adapun agenda pada rapat ini adalah penyelesaian permasalahan tukar menukar kawasan hutan untuk areal pertanian korban erupsi gunung Sinabung untuk relokasi tahap III. Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretariat Kabinet, Kementerian Keuangan, Kementerian BPN ATR, serta Kementerian LHK.

Pada rapat ini Kemendagri dan seluruh stakeholder yang ada mendukung langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Karo dalam rangka percepatan penyelesaian relokasi tahap III.

Melalui rapat ini juga ditekankan kepada daerah melalui kepala desa di Kabupaten Karo, agar kepala desa tidak menerbitkan surat tanah tanpa asal usul yang jelas.

Untuk penanganan pengungsi agar tidak berhenti terhadap program yang sudah ada dan berjalan mengingat akan membebani APBD daerah terhadap sewa rumah dan lahan. Turut hadir mendampingi Bupati Karo, Kepala Bappedalitbang Kab. Karo, Nasib Sianturi dan Kepala Pelaksana BPBD Kab.Karo, Juspri Nadeak. (deo)

Ulang Tahun Junimart dan Juniver Girsang, Dihadiri Pengacara Ternama

MENYUAPI: Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI Junimart Girsang, dan pengacara kondang Juniver Girsang, menyuapi ibunda mereka, Rosdiana Tamauhur boru Munthe, saat menggelar syukuran ulang tahun keduanya, Sabtu (3/6) - Istimewa

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Syukuran ulang tahun ke-60 Wakil Ketua Komisi 2 DPR RI Junimart Girsang dan ke-61 untuk pengacara kondang Juniver Girsang, dihadiri beberapa pengacara ternama.

Ketua Relawan Junimart Girsang, Hasiholan Siantuari atau lebih dikenal Bang Acun, mengatakan, adapun para pengacara terkenal yang hadir, seperti Otto Hasibuan, Hotma Sitompul, Ruhut Sitompul, Partahi Sihombing, dan John Siregar. Mereka pun berbincang akrab dengan Junimart dan Juniver pada kesempatan terpisah.

Acara syukuran diawali ibadah pada kediaman Junimart di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (3/6) lalu. Selanjutnya, Girsang bersaudara pun memberi kesaksian.

“Kami bisa begini bukanlah karena kekuatan kami. Ini semua anugerah Tuhan”, ungkap Juniver, yang merupakan Kuasa Hukum Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan.

Alumni SMAN 1 Sidikalang ini, berkisah tentang masa kecilnya di Sidikalang, Kabupaten Dairi.

“Waktu masih anak-anak, saya dan Junimart ‘manghallung’ limbah atau nasi kotor dari rumah makan buat pakan ternak peliharaan. Itu dilakukan setiap hari,” tuturnya.

Semetara Junimart mengakui, kalau dulu dia merupakan anak yang bandel. Tagihan ibunya, Rosdiana Tamauhur bergelar Ompu Margareth boru Munthe, di beberapa pengusaha toko Sidikalang kerap diambil tanpa seizin sang ibu.

Dia juga kerap membuat tanda di buku daftar pasien. Sering kali sang ibu pusing, karena keluarga pasien mengklaim sudah bayar ke anak yang ‘botak’ padahal, pasien belum sembuh.

Atas kenakalan itu, Junimart pernah dihukum ibu hingga dia kabur dari rumah. Pada kasus lain, ibu mengeluh sering kehilangan uang dari lemari.

Sementara Juniver, paling rajin membersihkan rumah berikut dengan kain lap atau serbet. Sebelumnya, Junimart mengaku heran atas penampilan necis Juniver. Banyak pakaian baru. Suatu hari, peristiwa kehilangan uang terbongkar lantaran ‘serbet’ tertinggal di laci berisi banyak uang. Ketika itu, abangnya tak bisa mengelak.

Kalau soal uang, Junimartlah paling kaya. Soal baik, Waldenius paling baik. Terkadang pasien mata tak diminta bayaran.

“Waldenius paling menikmati masa kecil. Dimanja, tak pernah kerja keras. Belajar dan belajar terus. Kalau saya, berantam saja,” aku Junimart.

“Kalau saja ayah kami masih hidup, dia akan senang melihat kami, anak-anaknya”, kata Junimart sembari menghapus air mata.

Legislator ini mengajak agar setiap insan berguna bagi sesama.

“Ingkon na mora na boi daion. Otik alai tonggi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Junimart dan Juniver meniup lilin diikuti pembagian kue ulang tahun kepada istri tercinta dan menyuap ibunda mereka.

Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo, Bupati Humbanghasundutan Dosmar Banjarnahor, pengusaha sukses asal Sidikalang Togam Gultom, dan intelektual lainnya, turut hadir pada acara yang berlangsung sederhana itu. (rud/saz)