Home Blog Page 15185

Edy Zalman dan Sudirman Bisa Ditahan

Korupsi Bina Marga Medan

MEDAN- Poldasu akan melakukan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi di Dinas Bina Marga Medan, yang melibatkan Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota Medan Edy Zalman Syahputra dan seorang PNS di Dinas Bina Marga Medan Ir Sudirman (kini dimutasi ke Dinas Perkim Medan, Red), bila hal itu diperlukan.

“Tindak pidana korupsi, kalau sudah memenuhi unsur, bukti dan saksi, maka tersangka bisa ditahan. Dan penahanan itu, merupakan kepentingan penyidikan,” ungkap Kasubid Pengelola Informasi dan Data Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang dikonfirmasi Sumut Pos, Minggu (26/6).

Hal itu juga ditegaskan Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso yang menyatakan, semua proses tindak pidana korupsi bagi semua orang yang ditetapkan tersangka, bisa dilakukan penahanan. “Kalau terbukti, bisa ditahan,” tegasnya.

Sementara, Ir Sudirman yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya seolah tidak bersedia menjawabnya. Saat dikonfirmasi pertama, Ir Sudirman bersedia menjawab telepon Sumut Pos. Namun, ketika ditanyakan mengenai kasus korupsinya tiba-tiba handphonenya mati. Karena belum puas, wartawan koran ini kembali menghubunginya. Saat itu, Sudirman mengangkat dan sempat meminta maaf. “Maaf ya, tadi mati,” jawabnya.

Namun, ketika kembali ditanyakan mengenai kasus yang dihadapinya, tiba-tiba handphonenya kembali mati. Saat kembali ditelepon, nomor handphone Sudirman aktif namun Sudirman tidak mengangkatnya.

Diketahui, kasus tersebut adalah kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat berat di Dinas Bina Marga Medan tahun anggaran 2009, dengan nominal sebesar Rp2 miliar oleh Tipikor Poldasu antara lain, pengadaan 3 unit backhoe loader, 1 unit motor grader dan 1 unit asphalt mixing plat yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan TA 2009. Jumlah kerugian negara sebesar Rp2 miliar. No LP/403/XI/2010/Dit Reskrim Tanggal 15 November. Pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 UU RI No.31/1999 tentang tindak pidana korupsi.(ari)

MoU Pasti Ditinjau Ulang

Tunggakan Retribusi Merdeka Walk

MEDAN- Pemko Medan akan meninjau ulang perjanjian kerjasama dengan PT Orange Indonesia Mandiri (OIM) selaku pengelola Merdeka Walk. Hal ini disampaikan Kadis Pertamanan Kota Medan Erwin Lubis terkait tertunggaknya retribusi Merdeka Walk sebesar Rp1,5 miliar.

“Dengan tertunggaknya retribusi Merdeka Walk, ke depan Pemko Medan harus memeriksa kembali MoU tersebut. Jadi, akan kita tinjau kembali,” ujar Erwin kepada wartawan Sumut Pos di sela-sela pengukuhan pengurus wartawan unit Pemko Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Jum’at (24/6) malam.

Namun begitu, Erwin menegaskan, MoU antara PT OIM dengan Pemko Medan tidak akan berubah. Namun, PT OIM diharuskan membayar tunggakan sesuai dengan Perda yang berpedoman kepada Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 21 tahun 2002 tentang pemakaian kekayaan daerah Pasal 9 ayat 6.

“PT OIM mau membayar dengan perdemonan Perda Nomor 21 tahun 2002 Pasal 9 ayat 5. Namun, kita meminta pembayarannya dengan menghitung per hari karena lokasi tersebut dijadikan tempat bisnis,” ucap Erwin lagi.
Saat disinggung dengan pemutusan hubungan kerja antara Pemko Medan terhadap PT OIM, Erwin enggan menjawab, karena bukan kapasitasnya. “Ah, kalau masalah itu, langsung saja ke Pak Wali,” cetusnya sambil tersenyum.(adl)

Pejabat Eselon II Bakal Dimutasi Lagi

MEDAN- Kabar mutasi eselon II berhembus lagi. Kabar tersebut disampaikan langsung Wali Kota Medan Rahudman Harahap saat mengukuhkan kepengurusan wartawan Unit Pemko Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Wali Kota, Jumat (24/6) malam lalu.

“Untuk perbaikan kinerja dan pelayanan ke depan, saya akan melakukan pergantian terhadap beberapa kepala SKPD,” ujarnya di hadapan para kadis yang kebetulan hadir pada pengukuhan tersebut.

Usai acara, wartawan koran ini kembali mengkonfirmasi rencana mutasi tersebut. Dengan gamblang, Rahudman kembali menegaskannya. “Ada, dalam waktu dekat. kita sedang menunggu rekomendasi dari gubernur,” ucapnya singkat. Menurutnya, untuk pergantian pejabat eselon II memang harus mendapat rekomendasi dari gubernur. “Sedangkan untuk pejabat eselon III, cukup saya saja,” ungkapnya.

Namun saat ditanya, kadis-kadis apa saja yang bakal diganti, Rahudman belum mau mememberikan bocorannya. “Ada beberapa, udah dulu ya,” ungkapnya.

Menyikapi rencana mutasi tersebut, pengamat politik Ahmad Taufan Damanik berharap, Rahudman melakukan mutasi berdasarkan kinerja, bukan karena alasan suka atau tidak suka. “Wali kota harus bisa menjelaskan, walaupaun itu haknya. Sebelumnya, pergantian yang dilakukannya kurang transparan sehingga mengundang tanya dari masyarakat yang tidak mengetahui alasan pejabat tersebut diganti,” ungkapnya.

Ditambahkan Ahmad, dalam pergantian beberapa pejabat eselon II juga harus dilihat kriterianya seperti apa. Jangan menaikkan pejabat ekselon II tanpa alasan. “Wajar saja diganti untuk menunjang kinerja kemajuan pemerintahan Kota Medan, karena itu merupakan haknya. Tetapi jangan asal menaikkan saja, seperti si A dinaikkan alasannya apa?,” katanya.(adl)

Gratis Modem Bundling Paket Internet XL

MEDAN- Masyarakat akan semakin mudah dan leluasa mengakses layanan internet. PT XL Axiata Tbk (XL) meluncurkan program GRATIS Modem bundling dengan paket internet XL Unlimited.  Melalui program ini pelanggan akan mendapatkan GRATIS USB modem Huawei 3G/HSDPA 7.2 Mbps dengan berlangganan paket internet XL Unlimited  RP99rb selama 3 bulan.

Pelanggan dapat menikmati akses internet tanpa batas dengan kecepatan hingga 512Kbps serta kemudahan yang terdapat dalam modem XL seperti akses melalui menu UMB *123# dan layanan web info http://123.xl.co.id untuk dapat cek pulsa, mengetahui info paket tanpa harus mencopot SIM dari modem. Program promo ini berlaku mulai  23 Juni dan selama persediaan masih ada. Namun kita optimis dalam 3 bulan akan tercapai.

Manager Promotion Region West XL Wuli Marwanto mengatakan, layanan internet melalui program ini XL ingin semakin mempermudah masyarakat dan pelanggan dalam mengakses internet secara lebih murah sehingga manfaatnya bisa lebih dinikmati. “Program ini menawarkan keleluasaan internet XL Prabayar dan untuk berselancar di dunia maya dengan kecepatan hingga 512  Kbps hanya dengan berlangganan paket Internet XL Unlimited Rp99rb/30hr (FUP 1 GB kecepatan akan diturunkan menjadi hingga 128 Kbps),” ujarnya.

Program GRATIS 3G USB Modem ini berlaku bagi pelanggan yang membeli paket XL Internet Unlimited Rp99.000/bulan selama 3 bulan dengan kartu Perdana XL yang sudah di bundling. Pembelian dapat dilakukan di XL Center dan dealer/outlet XL. Dengan kartu Perdana, pelanggan  langsung mendapatkan layanan paket Internet XL Unlimited Rp99rb selama 3 bulan. (ila)

Solusi Pengguna Internet Malam Hari

Paket Fun Night

MEDAN- Telkomsel kembali memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pelanggan yang senang menggunakan paket layanan data TelkomselFlash di malam hari dengan menghadirkan paket Fun Night atau Midnight Flash unlimited.

Paket TelkomselFlash malam hari ini diperuntukkan bagi pelanggan yang gemar melakukan koneksi internet di malam hari dengan tarif yang sangat murah.

Kebutuhan pelanggan akan layanan data memungkinkan Telkomsel terus memberikan solusi yang terbaik bagi penggunanya, Telkomsel berupaya terus meningkatkan kapasitas layanan data, khususnya kebutuhan jaringan berbasis 3G hingga HSUPA, hingga solusi pemberian tarif termurah untuk layanan data yang kompetitif.
Paket FUN Night atau Midnight Flash Unlimited adalah paket Internet Unlimited Khusus untuk pengguna simPATI, Kartu AS maupun Perdana Flash dengan bonus kuota (fair use) yang hanya dapat digunakan pada waktu tertentu (00:01–05:59) dengan masa aktif paket 30 hari. Paket ini sangat cocok untuk Pelanggan yang gemar download, streaming atau mereka yang suka Internetan di malam hari.

Paket Fun Night atau Midnight Flash Unlimited ini terdiri dari dua pilihan yang telah disesuaikan dengan  butuhkan pelanggan untuk mengakses layaanan data Telkomsel dimalam hari, yakni: Rp25.000 (untuk kuota 1 GB dengan kecepatan 2 Mbps) dan Rp50.000 (untuk kuota 4 Gb dengan kecepatan 2 Mbps).

Untuk membeli paket Fun Night Atau Midnight Flash Unlimited tersebut sangat mudah, yaitu:*Ketik *363# pilih Flash Unlimited kemudian Pilih Menu Fun Night  atau dengan secara langsung menggunakan UMB. Caranya ketik *363*25# untuk paket Rp25.000 dan  ketik *363*52# untuk paket Rp50.000

*Atau kirim SMS ke 3636 dengan format: FUN(spasi)ON(spasi)Harga Paket Contoh : FUN ON 25000; FUN ON 25 atau FUN ON 25k kirim ke 3636.

Manager Corporate Communication Area Sumatera Hadi Sucipto mengatakan, Telkomsel memahami bahwa saat ini layanan data menjadi sebuah kebutuhan. Paket Fun Night atau Midnight Flash unlimited mengakomodir kebutuhan layanan data yang berkualitas dengan harga yang sangat murah.

“Selain itu, mobilitas pelanggan tentunya menjadi faktor mendasar bagi Telkomsel untuk menyediakan layanan data yang berkualitas agar pelanggan tetap dapat memaksimalkan aktifitasnya baik dari handphone maupun berbagai gadget terkini yang mereka miliki tanpa ada kendala dan semua itu dapat mereka lakukan dimana saja dan kapan saja saat mereka butuhkan,” ujarnya.

Untuk menikmati paket Fun Night atau Midnight Flash Unlimited, pastikan Pelanggan tidak dalam paket layanan data lainnya (Flash Unlimited Regular maupun layanan data lainnya).  Untuk berhenti berlangganan paket Fun Night atau Midnight Flash Unlimited, pelanggan bisa mengirim SMS ke 3636 dengan Format: FUN(spasi)OFF contoh :FUN OFF atau melalui UMB dengan cara tekan *363# pilih menu Flash unlimited kemudian pilih menu berhenti. Paket Fun Night tersebut tidak secara otomatis di perpanjang. (sih)

Serahkan Bantuan Senilai Rp30 Juta

Telkom Sumut Peduli Korban Gempa Taput

Gempa bumi berkekuatan sekitar 5, 5 skala richter yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara, telah menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi seluruh masyarakat, khususnya Kecamatan Pahhae Jae, Pahae Julu, Simangumban, Purbatua dan Kecamatan Sarulla, Kab Tapanuli Utara.

Untuk meringankan beban penderitaan masyarakat, khususnya warga yang berada di Kec Sarulla, Kab Tapanuli Utara, baru-baru ini, Telkom Sumut bekerjasama dengan Telkom Community Development Center Sumut menyerahkan bantuan. Bantuan itu berupa bahan pokok sembako di antaranya, beras, minyak goreng, mie instan, gula, ikan kaleng, bubuk teh celup, total bantuan senilai Rp30 juta. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Mgr CS Area Sumut Nanan Wiryana kepada Bupati Tapanuli Utara Torang Lumban Tobing beserta jajarannya.

Pada kesempatan itu, Nanan Wiryana dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Perusahaan yaitu peduli lingkungan, yang pengelolaannya dilakukan oleh unit CDC (Corporate Development Community). ”Kepedulian Perusahaan terhadap daerah bencana diharapkan dapat membantu meringankan beban moril dan materi bagi masyarakat yang terkena bencana,” kata dia.

Bantuan ini berupa bahan pokok sembako yang sifatnya tanggap darurat, dan tidak menutup kemungkinan dapat berlanjut dengan bantuan lainnya dalam rangka perbaikan sarana prasarana masyarakat. “Kepada masyarakat yang terkena bencana kiranya dapat tabah dan sabar menerima cobaan ini,” tambah Nanan Wiryana.
Asman CDC area Sumut Johannes Togatorop juga menambahkan, bahwa bantuan ini merupakan bantuan dalam rangka tanggap darurat dan peduli terhadap bencana alam yang dilakukan Telkom selama ini. ”Selain bantuan bencana alam, selama ini Telkom juga telah menyerahkan beragam kepada masyarakat, baik dalam bentuk kemitraan maupun bina lingkungan,” bilangnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumban Tobing menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Telkom SUMUT khususnya atas kepeduliannya untuk membantu daerah kami yang terkena bencana gempa bumi beberapa hari lalu. “Kami juga berharap kiranya bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya,” kata Bupati. (rel)

Kesal Melihat Sampah

Olivia Zalianty

Olivia Zalianty termasuk salah seorang artis yang peduli dengan lingkungan hidup. Artis yang sewot melihat sampah berserakan ini pun tak mau tinggal diam terkait lingkungan.

Ya, adik kandung Marcella Zalianty ini cukup rajin terlibat di berbagai kegiatan yang terkait dengan pelestarian lingkungan. Dia juga tercatat sebagai anggota Yayasan Vanaprastha yang diketuai mantan Menegpora Adhyaksa Dault, yang bergerak pada kepedulian lingkungan hidup.

“Kita harus punya kesadaran untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan hijau. Tidak hanya turut mendukungan gerakan menanam pohon, tapi juga mau memeliharannya. Demikian juga kalau melihat lingkungan yang kotor, kita harus mau membersihkannya,” ujar Olivia seusai peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Pantai Ancol, Jakarta, Minggu (5/6) lalu.

Menurut Olivia, dirinya merasa kesal kalau melihat sampah berserakan. Dirinya sering melihat orang membuang sampah bukan pada tempatnya. “Aku risi saja kalau melihat bungkusan plastik yang dibuang sembarang. Sampah plastik sulit dihancurkan. Jadi kalau bisa masyarakat punya kesadaran untuk membuangnya pada tempat yang benar,” kata artis yang juga jagoan wushu ini. (net/jpnn)

Jawara Muda

Spanyol vs  Swiss

AARHUS –Spanyol Under 21 akhirnya mengikuti jejak seniornya di kancah Eropa. Di partai final Piala Eropa Under 21, skuad berjuluk La Rojita itu sukses mengalahkan Swiss dengan skor 2-0 yang berlangsung di Aarhus Stadium, Minggu (26/6/2011) dinihari WIB.

Sebenarnya peluang pertama diperoleh Swiss, melalui Xherdan Shaqiri di menit 28. Dengan berbalik badan, Shaqiri melakukan tendangan voli dari batas kotak penalti tetapi David De Gea berhasill membloknya.
Keunggulan pertama Spanyol tercipta pada menit 41. Didac mengirim umpan silang ke tengah kotak dan Herrera Aguera menyambut bola dengan tandukan yang sukses menaklukkan Sommer. Skor tak berubah hingga babak pertama ditutup.

Swiss kembali memperoleh peluang di menit 53. Lewat kerjasamanya dengan Innocent Imeghara tetapi sontekan Admir Mehmedi tepat mengarah kepada De Gea.

Di menit 79, Swiss hampir dapat menyamakan kedudukan. Diawali dari situasi set-piece, Shaqiri mengeksekusi bola dan disambut oleh Timm Klose, akhirnya bola menyamping.

Empat menit berselang, Spanyol berhasil memaksa Sommer memungut bola dari gawang sendiri untuk kali kedua. Thiago sukses menjaringkan bola lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti.

Hingga lima menit tambahan waktu yang diberikan, Swiss tidak mampu melahirkan gol dan Spanyol berhak menjadi juara untuk yang ketiga kalinya. Dua gelar Spanyol sebelumnya diraih pada 1986 dan 1998.

Shaqiri mengaku kecewa tampil terlalu pasif saat menghadapi Spanyol di final Euro U-21, meski begitu ia tetap bangga atas penampilan timnya sepanjang turnamen.”Kami berdiri terlalu jauh (dari mereka), dan terlalu menghormati mereka. Namun, kami berhasil menjadi tim kedua terbaik Eropa,” tegas Shaqiri kepada 20 Minuten.
Rekan setim Shaqiri Timm Klose, yang baru bergabung dengan Nurnberg, setuju dengan pendapat Shaqiri.

“(Gol kedua) pasti menyakitkan bagi (kiper) Yann Sommer, yang tampil mengesankan di turnamen ini. Di 45 menit pertama, Spanyol jelas tampil lebih bagus. Tetapi, kami tetap mencetak sejarah bagi sepakbola Swiss,” aku Klose.
Sementara, laga untuk memperebutkan juara tiga berlangsung di Energi Nord Arena. Belarus U-21 menciptakan kejutan dengan menjadi juara. Kesuksesan Belarus didapat setelah menaklukkan Republik Ceko U-21 1-0 , Sabtu (25/6).

Satu-satunya gol kemenangan Belarus ditentukan oleh bek Yegor Filippenko. Sukses Belarus termasuk dramatis karena gol itu tercipta menjelang bubaran. Kemenangan itu juga menjadikan Belarus meraih tiket ke Olimpiade 2012 London.

Belarus menjadi tim Eropa keempat  yang dipastikan mendapat tiket ke Olimpiade setelah Spanyol dan Swiss yang tampil di final Piala Eropa serta Inggris Raya. (net/jpnn)

Warga Siap Melawan

Eksekusi Lahan dan Rumah di Jalan Jati Pulo Brayan Bengkel

MEDAN- Eksekusi lahan dan rumah yang rencananya akan dilakukakan Pengadilan Negeri (PN) Medan di Jalan Jati Lingkungan X Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur, hari ini (27/6), diperkirakan bakal berakhir ricuh. Pasalnya, sebanyak 500 warga yang menetap di lokasi seluas 7 hektar tersebut telah mempersiapkan perlawanan terhadap tim eksekusi dari PN Medan.

Menurut Demak Tobing, seorang warga, upaya perlawanan tersebut dikarekanan warga tidak pernah dilibatkan dalam proses hukum. Padahal, warga yang ada di lokasi tersebut memiliki sertifikat hak milik yang telah berkekuatan hukum.

Penyebabnya, mereka dikalahkan semua.

“Dan itu tidak pernah dikupas dalam persidangan. Putusan pengadilan, sebenarnya yang disengketakan tidak sebesar itu. Ya kami akan mengadakan perlawanan. Karena perlawanan secara hukum, kami tidak diikutsertakan,” tegas Demak Tobing.

Suri, warga lainnya mengutarakan, proses pengadilan terhadap sengketa tanah tersebut tidak melibatkan warga. Artinya, dalam hal ini warga sama sekali tidak dianggap oleh pengadilan. Anehnya, pihak pengadilan kemudian menerbitkan surat eksekusi No 20/Eks/2010/113/Pdt.G/2006/PN-Mdn tanggal 21 Juni 2011 dan dilaksanakan hari ini (27/6) pukul 10.00 WIB.

“Dasar mereka (PN Medan, Red), eksekusi perkara perdata No 113 yang diputus 1 Maret 2007. Kami pemilik tanah tidak diikutsertakan sebagai pihak tergugat. Kami juga memiliki kepentingan hukum terhadap objek tanah perkara,” terangnya.

Ditambahkannya, warga tetap akan menolak surat eksekusi dari PN Medan tersebut, karena saat ini masyarakat tengah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, Komisi Yudisial maupun kepada Kepala Pengadilan Negeri Medan.
“Kami juga akan mengadukan majelis hakim perkara ini ke pengadilan tertinggi, sampai menunggu adanya keputusan hokum yang tetap,” tegasnya.

Beberapa Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dimilik warga antara lain, SHM No.988/Kelurahan Pulo Brayan Bengkel dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan Tanggal 7 Agustus 2003 terdaftar atas nama Nejo Wijaya ditandatangani oleh Elfahri Budiman. Kemudian, SHM No.439/Kelurahan Pulo Brayan dari BPN Medan terdaftar atas nama Darmayanti Hasibuan Tanggal 31 Maret 1997 serta banyak lagi sertifikat hak milik warga lainnya.

Sedangkan itu, Humas PN Medan Ahmad Guntur SH yang dkonfirmasi wartawan menyatakan, putusan eksekusi merupakan kewenangan dari Kepala PN Medan. “Eksekusi adalah kewenangan Kepala PN Medan. Putusan yang sudah incraht bisa dilakukan eksekusi, walaupun ada upaya-upaya hukum dalam kasus ini,” kataya.(ari)

Realita Kemiskinan Perdesaan di Tapanuli

Hari Ini, Film Anak Sasada Diluncurkan

Ibarat gelombang yang menggulung, antusias masyarakat Batak mewarnai peluncuran film ‘Anak Sasada’ produksi Constellazione (CZ) Entertainment, Senin (27/6) ini. Budaya yang kian memudar pun seolah menemukan jalan untuk kembali pulang.

Indra Juli, Medan

Seperti anak yang menemukan mainannya, seluruh kru film berlomba mendatangi kotak-kotak karton dimana keping VCD film ‘Anak Sasada’ tiba di Jalan Karya Wisata Ujung Gang GSJA No.17 Medan Johor, Jumat (25/6). Tanpa berlama-lama, satu per satu keping VCD tadi dimasukkan ke dalam cover yang sudah disiapkan untuk peluncuran nantinya. Di tengah pengapnya ruangan tanpa kenal lelah tangan-tangan itu pun bekerja memenuhi 50 ribu cover yang sudah disiapkan sebelumnya.

Seperti semangat yang diperlihatkan malam itu, peluncuran film berlatar budaya Batak Toba garapan Pontyanus Gea ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Bahkan menurut Prof DR Robert Sibarani MS, film ‘Anak Sasada’ merupakan keberanian yang patut diberi apresiasi. “Dari sinopsis yang saya dapatkan, sesuai dengan undang-undang kebudayaan mengenai identitas daerah, film ini patut didukung. Selama ini kita kan terbiasa menasional meskipun kebudayaan nasional itu tidak jelas. Tapi, film ini memuat nilai-nilai budaya yang memang mengakar,” ucap Robert yang dihubungi, Minggu (26/6).Terlebih dengan bahasa yang digunakan lanjutnya, film ini dapat memperkenalkan apa itu Batak Toba kepada etnis lainnya. Sehingga pemahaman terhadap masyarakat Batak Toba terjadi dengan penuh. Terlebih dengan realita kehidupan masyarakat Batak Toba yang diangkat dalam film berdurasi 60 menit ini. Untuk itu perlu sosialisasi yang lebih sehingga keberadaan film ini mengerucut di antara masyarakat Batak Toba yang berkisar lima juta orang di seluruh dunia.

“Berkaca pada film Naga Bonar yang menggunakan bahasa Indonesia tapi menonjolkan logat Batak yang sukses di pasaran. Film ini pasti dan layak dimiliki. Tidak karena unsur bahasa juga nilai-nilai budaya yang sudah jarang ditemui di era modernisasi saat ini. Perlu usaha intensif,” tambahnya.

Manguji Nababan SS dari Pusat Dokumentasi dan Pengkajian Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nomensen Medan juga melihat keistimewaan lain yang membuat film Anak Sasada berbeda. Selain bahasa Batak Toba yang digunakan, film ini pun memiliki kata-kata bijak dan petuah sebagai filosofi yang pernah ada. “Seperti kata ‘tongging songon haraton tobu’ yang mengingatkan masyarakat akan proses kehidupan dimana semua diawali dari hal-hal yang tidak terlalu manis dahulu sebelum sampai ujung sebagai bagian dari buah tebu yang paling manis,” tuturnya.

Masih Manguji, begitu juga kata ‘iko pijakonmu do sian bonana’ atau peran Tulang yang diyakini pemberi berkat akan kehidupan yang baik di perantauan. Begitu juga filosofi merantau pada masyarakat Batak Toba untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Ada juga kesan homofon pada kata ‘bandit’ sebagai kata benda dan ‘baddit’ sebagai kata sifat. Keunikan-keunikan yang tidak lagi banyak diketahui oleh masyarakat Batak Toba itu sendiri. “Film ini akan menjadi anjang sana dengan kata-kata yang arkais dalam bahasa Batak Toba. Kearifan-kearifan local itu pun akan sangat mendukung komunitas Batak lebih berkembang,” tegas Manguji.

Seperti disampaikan Pimpinan Produksi ‘Anak Sasada’ Emilia Sarumaha, film hasil besutan sutradara Pontyanus Gea ini sementara masih diedarkan di 15 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) dan dua provinsi lain. Peredaran di daerah lain akan dilakukan dua minggu setelah peluncuran. “Anak Sasada diproduksi dalam bentuk VCD dan didistribusikan melalui distributor di tiap kabupaten/kota. Selain di Sumut, film ini juga diedarkan di Sumatera Barat, Riau, dan Jakarta. Pendistribusian dilakukan secara bertahap dan kami berharap menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” jelas Emilia Sarumaha.

Masyarakat yang ingin mendapatkan film ini dapat menghubungi distributor di masing-masing daerah. Untuk Medan dan sekitarnya dapat menghubungi 082161058540. Wilayah Deliserdang dan Serdang Bedagai didapatkan melalui Agus Surbakti (082168744217) dan Sibolangit melalui Bisma (081375658001). Dairi dan Pakpak Bharat (Harianja, 082168920770), Humbang Hasundutan (Juandi Nababan, 081396480097), Karo (Jupiter Sinulingga, 081362149123), Labuhanbatu dan Rantau Prapat (M. Rangkuti, 081396789867), Simalungun (Rinto Situmeang, 085261190866).

Di Tapanuli Selatan masyarakat dapat menghubungi F. Daely (081370317522), Tapanuli Tengah dan Sibolga (Ama Nidar, 081274589031), Tapanuli Utara (D. Hutapea, 081361717704), Toba Samosir dan Tobasa (Harianja, 082168920770). Sementara itu di Sumatera Barat dan Riau, film Anak Sasada diperoleh melalui H. Hasan (081365585678).

Film Anak Sasada dalam dialog bahasa Batak Toba menggambarkan realitas kemiskinan perdesaan di Tapanuli melalui tokoh Sabungan. Ia meninggalkan kampung halaman untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Ternyata tanah perantauan tak seperti dugaan. Sabungan terlibat masalah dengan kelompok bandit dan menjumpai nasib tragis. Pontyanus Gea cakap mengemas skenario yang ditulis budayawan Thompson HS. Meski ia sedikit kesulitan mengarahkan pemain karena tak semua pemain berdarah Batak Toba. Bahkan sebagian pemain berdarah Batak Toba pun terlihat kesulitan mengucapkan dialog. Kesulitan bahasa ini dipecahkan dengan menggandeng Batakolog, Manguji Nababan, sebagai penyelaras bahasa. (*)