Home Blog Page 15190

Spanyol Mendominasi

LONDON – Sukses Barcelona membungkam Manchester United 3-1 (1-1) pada final Liga Champions di Wembley, kemarin dini hari, mengukuhkan dominasi Spanyol di Eropa. Sekarang koleksi trofi klub Spanyol di Liga Champions melampaui Italia.

Ya, sebelumnya, Spanyol dan Italia menjadi negara yang paling banyak mengoleksi trofi turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa itu. Kedua negara sama-sama mengoleksi 12 gelar, kemenangan Barca membuat Spanyol merengkuh gelar ke-13.

Koleksi Spanyol didominasi dua klub raksasa mereka Real Madrid dengan Sembilan gelar dan Barca menyusul dengan empat gelar. Sedangkan Italia terbagi atas AC Milan (tujuh gelar), Inter Milan (tiga gelar), dan Juventus (dua gelar).
Di belakang mereka Inggris yang mengoleksi 11 gelar. Itu terbagi atas Liverpool (liga gelar), United (tiga gelar), dan Nottingham Forest (dua gelar). Bagi Barca, tambahan satu gelar membuat mereka menyamai Bayern Munchen dan Ajax Amsterdam.

Keberhasilan itu juga membuat entrenador Barca Josep Guardiola terus menambah prestasinya. Dalam tiga tahun karir sebagai pelatih, dia mampu mempersembahkan 10 gelar buat Barca. Saat bermain dia mempersembahkan 15 gelar buat Barca.

Namun, justru rentetan kemenangan itu membuat Guardiola mulai berupaya menata kembali motivasinya. Apalagi, seiring dengan rumor bahwa dia mungkin saja akan hengkang dari Barca setelah kontraknya habis pada musim depan.

“Tantangan itu tetap ada dalam diri saya sendiri. Saya masih akan melanjutkan karir saya bersama Barcelona setahun lagi dan kita lihat apa yang akan terjadi nanti,” bilang Guardiola.

Atas sukses itu, Guardiola dipuji-puji sebagai sosok penting. “Pelatih telah melakukan segalanya, mempersiapkannya agar kami masuk lapangan dan merebut kemenangan. Hasilnya, gelar demi gelar,” kata Eric Abidal, bek Barca saat ditemui di mixed zone usai laga final.

Abidal yang sempat menjalani operasi tumor liver dan absen dalam beberapa bulan terakhir, turun penuh dalam laga kemarin dini hari. Dia mengisi posisi bek kiri dan bahu membahu dengan Dani Alves, Gerard Pique, dan Javier Mascherano, menjaga banteng pertahanan.

“Setelah apa yang sudah saya lalui, saya rasa ini momen yang sangat hebat. Saya berterima kasih kepada pelatih yang memberikan kepercayaan dan rekan-rekan yang terus mendukung saya. Ini gelar yang sangat berharga,” bilang bek asal Prancis itu.

Bagi United, kekalahan itu membuat mereka bukan hanya gagal menambah gelar, tapi juga termasuk ke dalam daftar klub yang kalah saat final dihelat di negaranya. Sebelumnya ada tim Prancis Stade de Reims pada 1956, AS Roma (1984), dan Barcelona (1986). (ham/jpnn)

Berfoto dengan Tropi Gadungan

LONDON – Sebelum trofi Liga Champions digenggam Barcelona kemarin dini hari, para fans bisa menikmatinya di Hyde Park, lokasi Festival Liga Champions. Namun, tidak semua fans bisa berfoto dengan trofi yang musim lalu dikuasai Inter Milan itu.

Ya, antrian untuk sekadar berfoto bersama sangatlah panjang. Butuh kesabaran ekstra. Apalagi, di tengah angin dingin kota London, dan cuaca yang kadang tidak menentu. Sejak 21 Mei saat festival tahunan itu dibuka antrian panjang selalu terjadi.

Yang paling parah adalah pada hari terakhir festival atau pada hari pertandingan final Liga Champions.? ?Hari ini paling ramai. Semua suporter sudah berdatangan ke London, baik Barcelona maupun Manchester United,? kata Philipp Holmes, petugas di festival Liga Champions.

Rupanya, situasi itu memberikan ide kepada dua pria asal Manchester, Nick Barker dan Matt Harvey. Mereka membuat tiruan trofi dan dibuat sangat mirip. Kemudian mereka menawarkan kepada para fans di Wembley untuk berfoto dengan trofi itu. Ternyata peminatnya banyak, baik pendukung Barcelona mapun United. (ham/jpnn)

Silakan Buang Sampah Sembarangan

LONDON-Sangat sulit mencari tempat sampah di Wembley ataupun di Hyde Park, London. Makanya, ketika akan membuang sampah pasti banyak yang kebingungan. Apalagi, para suporter yang berasal dari luar Inggris, baik Eropa daratan maupun Asia.

Apalagi, para fans asal Jepang atau Korea yang terbiasa dengan disiplin dan membuat sampah pada tempatnya. Mereka harus tengok kanan kiri dan mencari tempat sampah. Eh, ternyata para fans asal Inggris dengan santai membuang sembarangan.

Di Wembley dan Hyde Park serta beberapa lokasi lainnya di London memang sengaja meniadakan tempat sampat. Itu juga terlihat di beberapa stasiun dan terminal bus kota. Kalau di halte atau di pinggir-pinggir jalan masih banyak telihat.
Namun, jangan khawatir, biarpun boleh membuang sampah sembarangan, tapi kebersihan Wembley tetap terjaga. Sebab, mereka mengerahkan patugas kebersihan yang terus bergerak membawa kantong sampah transparan.
Tugas mereka memunguti sampah. Ada juga beberapa outlet yang sengaja menyediakan tempat sampah transparan sehingga mempermudah kontrol terhadap benda-benda berbahaya di dalam bak sampah. (ham/jpnn)

Fans United Kalah Suara

SUPORTER Barcelona memang tidak ada matinya. Bukan karena tim kesayangan mereka yang menjuarai Liga Champions musim ini, tapi sejak sebelum partai puncak dihelat di Wembley, kemarin dini hari, mereka telah menunjukkan antusiasmenya.

Selain sudah berdatangan jauh hari sebelum pertandingan dan terus memenuhi sudut-sudut kota London, semangat para suporter Barca sangat terlihat jelang pertandingan.

Baik yang terjadi di dalam maupun luar stadion kebanggaan Inggris itu.
Di luar stadion, secara bergerombol mereka terus menyanyikan lagu-lagu dukungan terhadap klub kebanggaan Catalan itu. Dua jam sebelum pertandingan digelar, mereka sudah masuk ke stadion dan memenuhi tempat yang disediakan untuk mereka.

Berbeda dengan fans Manchester United yang rata-rata baru memenuhi tribun mereka ketika Barcelona dan United mulai melakukan pemanasan atau 30 menit jelang laga berlangsung. Sudah begitu, para suporter Setan Merah, julukan United, lebih banyak diam.

Suara mereka kalah ketimbang suporter Barca. Selain itu, nyaris semua suporter Barca membawa bendera klub dan mengibarkannya. Plus sebelum laga berlangsung, mereka membeber bendera besar sembari berteriak memberikan dukungan.

Situasi itu berlanjut hingga pertandingan, suara pendukung United seperti tak terdengar di balik keriuhan suara para suporter Barca. Apalagi, ketika striker mungil Pedro Rodriguez  mencetak gol pembuka Barca pada menit ke-27.
Suara mereka baru terdengar lagi setelah Wayne Rooney menyamakan skor pada menit ke-34. Tapi, setelah itu, suara para suporter United kembali tenggelam. “Suasananya seperti United sedang melakoni pertandingan tandang,” kata Anna Pitcher, volunteer di media center.

Ya, meski nyaris sama banyak jumlah pendukung kedua tim, tapi fans Barca jauh lebih bersemangat.
“Bagaimana mau bersuara, sejak awal mereka sudah tahu akan kalah. Barca, Barca, Barca,” kata Juan Manuel, fans Barca, kepada Jawa Pos. (ham/jpnn)

Aksi Anarki di Rumah Sendiri

BARCELONA – Keberhasilan Barcelona memenangi Liga Champions disambut meriah di kota asalnya. Tidak kurang dari 50 ribu orang merayakan pencapaian tim asuhan Josep Guardiola itu. Massa konvoi mengeliling jalan-jalan protokol  kota sembari membawa trofi imitasi Liga Champions dan menyalakan kembang api.

Sayang, perayaan itu diwarnai aksi anarki. Sekelompok pemuda melakukan pelemparan membabi buta dengan berbagai macam benda keras seperti botol minuman. Sebagian orang merusak halte bus dan beberapa hiasan jalan. Juga ada oknum fans Barca  yang menyerang polisi.

Tak heran apabila polisi berbuat tegas dengan menangkap para pelaku anarki itu. “Kami telah menahan 84 orang dalam yang terlibat dalam berbagai aksi anarki dalam perayaan di Barcelona Sabtu malam (28/5),” kata juru bicara wanita dari Kepolisian Catalan kepada AS.

“Kami juga memberitahukan bahwa ada 132 orang mengalami luka-luka dengan 18 orang di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit. Juga ada delapan anggota Guardia Urbana (sebutan untuk semacam pasukan polisi anti huru-hara, Red) yang terluka,” tambahnya. (dns/jpnn)

Hamsik Not For Sale

NAPLES- Manajemen Napoli menyatakan tak akan menjual para bintang mereka. Salah satunya Marek Hamsik. Performa gemilang Napoli musim ini memang tak lepas dari peran Hamsik dan Lavezzi.

Hasilnya, mantan klub yang sempat dibela legenda Maradona itu finis di peringkat ketiga dan berhak lolos ke Liga Champions musim mendatang.

Namun kedua pemain tersebut menjadi incaran banyak klub Eropa lainnya. Hamsik sempat diberitakan akan dikontrak AC Milan, sementara Lavezzi sedang diincar Tottenham. Tapi kabar tersebut sudah dibantah oleh presiden klub Aurelio De Laurentiis.

“Saya pikir kedua pemain ini akan bertahan di Napoli. Kami tak akan melepaskan mereka, apalagi mereka sudah menyatakan ingin bertahan dan membawa Napoli berprestasi di Liga Champions,” jelas Mazzarri pada media.
“Saya tentunya ingin mereka bertahan, tapi kalau para pemain ingin pergi tentu saya tak akan menghalangi mereka. Itu semua bergantung pada mereka dan pemilik klub.”

“Selain mempertahankan pemain andalan, kami juga membidik beberapa pemain baru. Kami memang tidak memiliki dana besar tapi kami berharap bisa mendatangkan pemain yang kami butuhkan, bukan pemain bintang yang tidak sesuai dengan   kebutuhan tim.”

Menjawab itu, kiper Napoli Morgan De Sanctis mendukung penuh keinginan presiden Aurelio De Laurentiis untuk bisa mempertahankan pemain terbaik Napoli.

“De Laurentiis benar menyebut Hamsik tidak boleh disentuh. Kami akan melakoni banyak pertandingan dan Anda akan melihat tak ada satu pun dari pemain terbaik kami akan pergi,” tegasnya.

De Sanctis juga senang Walter Mazzarri memutuskan untuk tetap bertahan. Dengan komposisi yang kurang lebih sama seperti musim ini, dia yakin Napoli bisa berbicara lebih banyak musim depan.

Tanpa mengesampingkan peran penting daya gedor Napoli musim ini atas ketajaman Edinson Cavani, Napoli tetap sebuah kesatuan yang hebat. Hal itu pula yang ditekankan kepada skuad Walter Mazzarri agar musim depan tim ini bisa lebih solid lagi.  Menjawab itu, De Sanctis optimis Mazzarri masih bisa meramu tim agar lebih solid lagi. “Kami senang Mazzarri bertahan. Kami yakin tim ini akan berbicara banyak di pentas Eropa musim depan. Tapi itu tadi, skuad harus dipertahankan. Janji presiden klub untuk menambah pemain baru juga memotivasi kami untuk mencapai target baru musim depan,” pungkas De Sanctis. (bbs/jpnn)

STBA-PIA Pentaskan English Mini Drama

MEDAN- Mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA) tampil di atas panggung dalam acara english mini drama, Sabtu (28/5) di kampus STBA-PIA Jalan KL Yos Sudarso Lorong 12 Lingkungan IX Glugur Kota Medan.

Mereka tampil secara grup yang beranggotakan 16 sampai 10 mahasiswa. Durasi penampilan 15 sampai 20 menit per setiap grup. Tema yang dibawakan bebas, tergantung selera masing-masing grup. “Namanya pun sudah mini drama, tentu saja waktunya singkat. Tapi yang penting bagaimana akting mahasiswa dalam memerankannya,” ungkap Prof Dr Berlin Sibarani MPD, Ketua STBA-PIA di sela-sela acara.

Dia menjelaskan makna english mini drama ini bagi mahasiswa adalah bagaimana dia mengukur kemampuannya dalam akting, sesuai peran masing-masing. Artinya, antar sesama mahasiswa dalam satu grup tersebut, akan menilai penampilan masing-masing temannya yang muaranya adalah pembenahan sikap ke arah yang lebih baik lagi nantinya.  “Tentunya, mahasiswa yang baik dalam aktingnya adalah mahasiswa yang mampu meresapi perannya masing-masing. Demikian juga dengan penampilan yang dilakoninya sesuai dengan tema drama yang dibawakan,” ungkap Berlin.

Ditambahkan Pembantu Ketua III Yenny Marlim BBA,BA  untuk tahap awal english mini drama ini diikuti internal mahasiswa STBA-PIA. Apalagi kegiatan ini baru pertama kali digelar sejak kampus hijau ini berdiri. Namun, janji Yeny ke depan acara ini akan melibatkan mahasiswa luar kampus sehingga menambah semarak.(dra)

Ajak Polisi Main Biliar

Karena tak ada lawan main judi biliar, tiga pemuda yang sering mangkal di lokasi biliar Jalan Sekip Medan, mengajak polisi berpakaian sipil untuk bermain. Tak ayal, ketiga pemuda tersebut yakni Daniel Lomanas (42), warga Jalan HM Yaminn Aho (44), warga Jalan Pelita 4 dan Sukimi (31), warga Jalan Rotan 16 Kecamatan Medan Petisah, bersama seorang wanita bernama Lina (44) yang jadi juri dalam permainan itu, diringkus dan diboyong ke Mapolresta Medan.

Ketiga pria itu tidak menyadari kalau sejumlah pria yang diajak bermain itu adalah polisi yang sedang menyamar. Sedang asyik bermain, tiba-tiba sejumlah petugas kepolisian yang menyamar tersebut langsung meringkus ketiga pria itu. Bahkan Lina, juga turut dibekuk.

Tanpa banyak pertanyaan, keempatnya langsung digelandang ke komando. Dari lokasi, disita sejumlah barang bukti berupa 16 meja biliar, tiga batang stik, satu set kartu joker, satu papan poin, satu spidol dan uang tunai Rp235.000.
Kanit VC Polresta Medan AKP Hartono mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan berkat adanya informasi dari masyarakat tentang lokasi biliar yang kerap dijadikan arena judi. Sehingga dilakukan penyamaran dan penangkapan.
“Saat dilakukan penyamaran, eh ternyata mereka malah mengajak anggota kita bermain. Langsung saja kita tangkap. Nah, saat ini mereka masih kita periksa dan masih dikembangkan,” ujar Hartono.(mag-8)

Lomba Menanam Sengon

TEBING TINGGI- Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Kota Tebing Tinggi diwarnai lomba menanam 5.000 batang pohon sengon di bantaran Sungai Padang. Acara yang digelar Pemko Tebing Tinggi melalui Kantor Lingkungan Hidup di halaman Kantor Kelurahan Bulian itu diawali dengan penanaman pohon oleh Plt Wali Kota Tebing Tinggi Drs  Hadi Winarno, Minggu (15/5) lalu.

Para peserta kelompok perlombaan yang terdiri dari sejumlah lembaga pendidikan dan organisasi sosial kemasyarakatan di kota itu diharuskan menanam sedikitnya 30 pohon sengon di bantaran Sungai Padang, dimana setiap kelompok diberikan areal 4 x 4 meter dengan penilaian kerapian menanam, kebersihan areal, kekompakan serta slogan yang diusung pada hari peringatan tersebut.

Tampil sebagai Juara I,II dan III masing-masing Kelurahan Bagelen, Dinas Kebersihan dan Yayasan Budha Tzu Chi dengan memperoleh trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Sedangkan Juara Harapan I, II dan III masing-masing SMK N 1 Tebing Tinggi, Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah Tebing Tinggi serta LSM Pencinta Sungai Kecambah.

Plt Wali Kota Tebing Tinggi Drs  Hadi Winarno mengatakan, hutan merupakan komponen penting bagi bumi dalam peranannya untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, laju kerusakan hutan masih lebih cepat dibandingkan laju pemulihannya. Kerusakan hutan sekitar 1,1 juta hektar per tahun di Indonesia, sedangkan kemampuan untuk pemulihan hanya 0,5 juta hektar per tahun sehingga diperkirakan laju kerusakan hutan di Indonesia sekitar 2 persen per tahunnya. “Untuk itu, seluruh lapisan masyarakat agar sama menjaga dan melestarikan hutan, jangan sampai hutan rusak karena akan menyusahkan kita juga nantinya, sungai akan banjir, ekosistem hutan rusak, burung enggan bernyanyi, ikan enggan mengibaskan ekornya, dan kupu –kupu enggan terbang,” kata Hadi Winarno.

Jaini Purba, seorang peserta perlombaan menanam pohon berharap kegiatan jangan hanya digelar setahun sekali. “Maunya acara seperti ini diadakan jangan hanya setahun sekali saja, sekiranya tanpa hadiah pun saya mau ikut acara ini. Bisa dibayangkan sekiranya seluruh masyarakat Tebing Tinggi terutama yang tinggal dibantaran Sungai Padang ini ikut, maka sungai ini akan indah, airnya pun jernih dan tentunya banyak ikan di dalamnya. Enaklah mancing jadinya,” beber Jaini.

Selain diisi dengan acara lomba menanam pohon sengon, Hari Lingkungan Hidup yang mengambil tema Hutan Penyangga Kehidupan juga diramaikan dengan simulasi penggunaan perahu karet dari Badan Penanggulangan Bencana (BPB) yang baru pertama kali digelar dikota Tebing Tinggi. (mag-3)

Kamar Biologis Jangan Jadi Ajang Pungli

Para tahanan kepolisian, sudah bisa bernafas lega manakala sudah dioperasikannya ruangan biologis beberapa waktu lalu di Polresta Medan. Namun, tidak hanya sampai di situ. Tetap ada saja ada kecurigaan misalnya, ruangan bilogis tersebut dijadikan ajang transaksi jual beli kamar.

Apa dan bagaimana ke depannya atas keberadaan kamar biologis tersebut. Berikut petikan wawancara wartawan Sumut Pos Ari Sisworo dengan Anggota Komisi E DPRD Sumut Richard Eddy M Lingga.

Bagaimana Anda memandang keberadaan ruangan biologis?
Ini demi kemanusiaan untuk para tahanan yang belum tentu bersalah, sebelum dimajukan ke pengadilan. Wajar kebutuhan biologis mereka diperhatikan. Mereka juga manusia normal, jadi program ini sangat tepat demi kemanusiaan.

Ada kemungkinan penyelewengan misalnya transaksi jual beli kamar?
Saya pikir, jangan sampai ada yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Jangan jadikan ruangan biologis tersebut jadi ajang pungli nantinya dalam hal sewa menyewa kamar. Kalau hal ini bisa dihindari, maka dalam hal ini kepolisian bisa diberikan apresiasi. Dan ini adalah ujian moral kepada institusi itu. Mereka yang membuat gebrakan, mereka juga harus menjaganya. Jangan sampai mencederai program yang dibuat.

Apa sanskinya bagi yang menyelewengkan itu?
Menurut saya, siapa pun yang mempermainkan itu demi kepentingan pribadi, maka mereka sendirilah yang harus menanggung resikonya. Dan ini harus benar-benar diperhatikan. Kalau terbukti benar, maka sebaiknya pihak atau jajaran kepolisian memberikan sanksi yang tegas kepada oknum itu. Dan oknum itu harus mempertanggungjawabkan dosanya kepada Tuhan. Ini kan kebutuhan biologis, dan ini adalah hak azasi manusia.

Bagaimana pemantauan yang harus dilakukan?
Bukan hanya pihak kepolisian yang harus memantau ini secara jelas dan tegas, parlemen juga akan melakukan pemantauan. Dan bukan tidak mungkin pemantauan oleh parlemen akan dilakukan dengan kunjungan secara langsung untuk menerima masukkan tentang ruangan biologis itu. Apa ada kutipan liar yang illegal? Ini program Kapoldasu yang baru membrantas yang illegal di samping narkoba dan judi.(*)