Home Blog Page 15241

Direktur IMF Minta Status Tahanan Rumah

NEW YORK – Tim pengacara Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF), Dominique Strauss-Kahn (DSK) tak menyerah meski penangguhan penahanan dengan jaminan yang mereka ajukan ditolak Pengadilan Kriminal Manhattan, New York, Selasa (17/5) lalu.

Kemarin (19/5) para pengacara Strauss-Kahn mengajukan banding. Kali ini mereka mengajukan permohonan baru soal jaminan agar kliennya bisa bebas dari penjara Rikers Island, kompleks penjara superketat di New York yang menyerupai penjara Bastille di era Revolusi Prancis.

Dalam surat yang diajukan tim pengacaranya, Strauss-Kahn menyatakan dirinya telah menyerahkan paspor dan berjanji tidak meninggalkan AS. Pengacaranya kembali mengajukan jaminan uang dolar  US 1 juta (Rp 8,5 miliar).  Lantas, dia bakal di tinggal rumah putrinya dengan pengawasan elektronik. (ap/afp/cak/dwi/jpnn)

Iran Tolak Klaim PBB Soal Program Rudal

TEHERAN- Menteri Pertahanan Republik Islam Iran, Brigjen Ahmad Vahidi menolak klaim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang kerjasama Iran dan Korea Utara dalam program rudal mereka. Menurut Vahidi, militer Iran mengembangkan sendiri teknologi rudal dan tidak ada pertukaran negaranya dengan Korea Utara.
“Kami benar-benar mandiri dalam bidang ini dan tidak ada pertukaran antara kami (Iran dan Korut) dalam hal ini,” kata Vahidi seperti dilansir Radio Iran, Rabu (18/5).

PBB mengklaim dalam sebuah laporan rahasia bahwa item terlarang terkait rudal balistik diduga telah dibagi antara Korut dan Iran. Sebelumnya, Jurubicara Departemen Luar Negeri Iran , Ramin Mehmanparast menolak laporan itu dan menekankan kemandirian negara di bidang produksi rudal dan Iran tidak membutuhkan teknologi luar. (irib/rm/fuz/jpnn)

Tempe jadi Makanan Mewah di Jerman

BERLIN- Makanan  tradisional yang menjadi makanan rakyat di Indonesia, Tempe menjadi makanan mewah dan mahal di Kota Berlin, Jerman. Di kota multi etnis itu tak sulit mencari makanan Asia.

Di kota itu, ada kawasan Wedding yang merupakan salah satu kantung daerah imigran yang didominasi berbagai bangsa di Asia. Toko Vinh Loi di Seestrasse, adalah toko yang tiap hari ramai kedatangan pembeli orang Asia.  Tempe dijual di toko milik orang Vietnam ini. Harga tempe semurah ukuran batu bata 400 gram dibandrol 1,79 Euro atau setara Rp28.319. Sedangkan, harga 1 Kg paha ayam dibandrol 1,99 Euro. “Habis mau bagaimana lagi, kangen mau masak kering tempe,” kata seorang mahasiswi Indonesia di Berlin, Fitriani (27), Kamis (19/5). (bbs/jpnn)

Simpan Sabu di Jok Sepeda Motor

MEDAN- Chalid Siregar (42), warga Jalan Kerutung Gang Hafazah, Percut Seituan dibekuk polisi karena kedapatan menyimpan sabu-sabu dalam jok sepeda motornya, saat melintas di Jalan Williem Iskandar, Rabu (19/5) malam.
Chalid dibekuk petugas karena gerak-geriknya.

mencurigakan ketika melintas di Jalan Williem Iskandar, dan saat digeledah di jok sepeda motornya ditemukan 2 paket sabu-sabu. Pengakuan Chalid, dia tidak tahu kalau di dalam jok sepeda motornya ada sabu-sabu. Chalid menuturkan, saat melintas petugas memberhentikannya karena sepeda motor yang dipakainya tidak ada nomor plat polisinya.
“Saya tidak tahu kalau di dalam jok sepeda motor yang saya pakai ada sabu-sabu. Sepeda motor itu memang tidak ada nomor platnya dan saat diperiksa polisi, dalam joknya ternyata ada sabu-sabu. Saya tidak tahu sabu siapa itu karena itu sepeda motor kawan saya. Saya hanya pinjam mau mengambil uang dari rumah adik saya,” tukasnya.

Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan, AKP Antoni Simamora SH mengatakan, dari tangan tersangka diamankan barang bukti 2 paket besar sabu-sabu, 14 paket kecil sabu-sabu dan 1 unit sepeda motor Honda Supra.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 112, Pasal 114 UU RI No 35/2009 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara,” ungkap Antoni Simamora. (jon)

Ada Indikasi Suap

Manajemen Segera Investigasi

MEDAN- Kegagalan PSMS melaju ke babak semi final Divisi Utama Liga Indonesia berbuntut panjang. Bumbu baru yang menyertai kegagalan itu dikabarkan karena adanya indikasi suap yang melibatkan sejumlah pemain PSMS.
Pernyataan ini bukan isapan jempol semata. Meski tidak diketahui pasti siapa pemain yang sudah menerima suap, namun yang pasti ada laporan yang menyebutkan pihak Persiba Bantul sudah berulang kali mendekati sejumlah pemain PSMS untuk melakukan pendekatan.

Adalah Donny Fernando Siregar yang berani mengutarakan hal itu secara gamblang. Dihubungi wartawan koran ini kemarin, Donny mengaku sempat didekati manajemen Persiba Bantul dua hari sebelum pertandingan yang berakhir imbang 3-3 itu. “Dua hari sebelum pertandingan saya ditemui pengurus Persiba. Dia bilang mau kasih satu pemain Rp50 juta lebih kalau mau mengalah. Saya bilang saya tidak berminat mengkhianati pekerjaan saya, artinya saya tolak upaya suap yang mereka lakukan,” koar Donny.

“Ternyata mereka serius ingin menyuap PSMS. Sehari sebelum pertandingan ada lagi utusan pengurus Persiba yang mendatangi saya dan berusaha menyuap lagi. Tapi saya tak mau. Saya bahkan sempat bilang kalaupun diberi Rp1 milyar saya tak akan mau mengalah,” sambung mantan pemain Persijap dan Persiba Balikpapan itu.
Meski tak bermaksud menuduh siapapun di dalam tim, Donny mengaku sedikit aneh dengan hasil akhir yang mereka terima. Namun isu suap dalam sepak bola nasional memang tak mudah dibuktikan. “Mana mungkin ada yang ngaku bang. Tapi lihat sajalah pertandingan itu. Apa yang terjadi kok bisa sampai keunggulan 3-0 bisa dengan mudah disamakan dalam waktu 45 menit,” lanjut Donny.

Sekadar mengingatkan, di laga terakhir penyisihan Grup B Delapan Besar Divisi Utama kontra Persiba, PSMS sempat unggul 3-0 di babak pertama. Gol dikemas Gaston Castano, Donny Fernando Siregar dan Rinaldo.  Di babak kedua, buruknya lini pertahanan PSMS memudahkan Fortune Udo mencipta hatrik dan membawa timnya lolos ke semi final.
Atas indikasi suap yang melanda itu, Donny bukannya diam saja. Dia menceritakan prihal ini kepada segenap manajemen dan pelatih sesaat sebelum kembali ke Medan. Mendapati isu itu, suasana di dalam tim pun tak kondusif.
Menurut kesaksian Humas PSMS, H Syahputra yang turut dalam tim, selama tiga jam perjalanan dari Samarinda ke Bandara Sempingan, tak ada satupun pemain dan pelatih yang berbicara. Bahkan menurut Syahputra pihak pelatih sangat terkejut mendengar kesaksian Donny terkait adanya pemain PSMS yang kena suap. Maka itu, pihak pelatih berencana mengumpulkan 19 pemain di Medan 25 Mei mendatang.

Menanggapi hal itu, manajemen lewat Asisten Manajer Benny Tomasoa yang dihubungi awak koran ini kemarin mengatakan dengan tegas akan segera melakukan investigasi.
“Setelah laga memang kami mendengar ada isu suap. Tapi kami tidak akan menuduh siapa siapa dan hanya akan melakukan investigasi. Kami juga akan melaporkan manajemen Persiba jika memang terbukti ada indikasi suap,” terang Benny.

Pada kepulangan PSMS kemarin, delapan pemain tidak ikut serta.
Mereka adalah tiga pemain asing, Vagner Luis, Almiro Valadares dan Gaston Castano, Tri Yudha Handoko, Alfian Habibi, Putra Habibi, Faisal Azmi dan Ari Yuganda. Namun pada 25 Mei seluruh pemain akan dikumpulkan untuk membahas masalah tersebut. (ful)

Piala Ke 7

FC Porto vs Braga

DUBLIN – FC Porto tampil sebagai juara Liga Europa usai memenangi duel final sesama Portugal melawan Sporting Braga 1-0 di Aviva Stadium, Dublin, Kamis (19/5) dinihari WIB. Gol tunggal Radamel Falcao melengkapi gelar ketiga Porto musim ini, setelah sebelumnya mereka menjuarai Piala Super Portugal dan Liga Portugal. Os Dragoes (julukan Porto) bisa merebut empat gelar karena mereka akan bermain di final Piala Portugal.

Gol tunggal Falcao di menit 44 melalui sundulan itu memberinya lebih sekadar gelar bagi klubnya, karena sebelum final Liga Europa digelar, penyerang FC Porto itu sudah menorehkan sebuah rekor yang bikin dirinya melebihi Juergen Klinsmann dengan torehan 17 gol. Sedangkan Klinsmann sebanyak 15 gol saat bersama Bayern Munich pada musim 1995-1996.

Meski menorehkan banyak catatan gemilang Falcao tak mau terlena dengan itu semua. Buatnya yang terpenting adalah gelar yang didapat Porto. “17 gol yang saya buat sangat memuaskan tapi yang terpenting adalah kami menang. Kuncinya adalah kesatuan tim,” tuturnya seperti diberitakan Soccernet.
Falcao datang ke Estadio do Dragao pada tahun 2009 setelah sebelumnya empat tahun membela River Plate. Total selama dua musim berseragam Porto, pesepakbola 25 tahun itu membuat 73 gol dari 84 penampilan di semua kompetisi.

Bagi Porto mengunci trofi juara dengan kemenangan 1-0 merupakan piala ketujuh dalam kompetisi klub UEFA yakni gelar juara Piala Champions (Liga Champions) pada tahun 1987 dan 2004, Piala Super Eropa 1987, Piala UEFA 2003, sepasang Piala Interkontinental tahun 1987 dan 2004, dan terakhir tahun 2011 ini. Dengan total tujuh gelar, Porto kini duduk di peringkat sembilan dalam daftar tim peraih gelar terbanyak dalam kompetisi klub UEFA.
Torehan piala itu melebihi capaian Manchester United (MU). Menurut catatan situs UEFA, Setan Merah (sebutan MU) baru memiliki enam trofi. Hanya saja MU berpeluang menambahnya jika bisa mengalahkan Barcelona di final Liga Champions pada tanggal 28 Mei mendatang.

Klub raksasa Spanyol Real Madrid boleh punya gelar terbanyak dalam kancah Piala Champions/Liga Champions dengan sembilan titel. Tetapi secara keseluruhan di semua kompetisi Eropa di bawah UEFA, AC Milan masih memimpin dengan 17 gelar, alias satu titel lebih banyak dari Madrid. (net/jpnn)

Pelatih Muda Bersejarah

DUBLIN – Kesuksesan FC Porto menjadi juara Liga Europa tak terlepas dari suksesnya sang manajer, Andre Villas-Boas. Pria berusia 33 tahun itu kini mengukir namanya dengan tinta emas dalam buku sejarah.

Dengan usianya yang masih menginjak 33 tahun itu, kini Villas-Boas menjadi pelatih termuda yang pernah menjuarai sebuah kompetisi antar klub Eropa. Sejumlah klub raksasa dikabarkan tengah mendekatinya, termasuk diantaranya Chelsea dan Inter Milan.

Sebelum mengantar Porto jadi juara Liga Europa, Villas-Boas terlebih dahulu sudah mempersembahkan gelar juara Piala Super Portugal dan titel jawara Liga Portugal.

Sosok Villas-Boas ini sangat mengundang perhatian, tidak cuma karena usianya yang masih muda, tetapi juga karena sosok bernama lengkap Luis Andre de Pina Cabral e Villas-Boas itu juga relatif tidak berpengalaman.

Saat ia dipilih sebagai pengganti Jesualdo Ferreira sebelum musim ini bergulir, banyak yang meragukan namanya. Maklum, Villas-Boas tidak datang dengan sejarah meyakinkan berupa karir membesut tim-tim besar.

Villas-Boas juga tidak pernah mengecap karir sebagai pesepakbola. Sejak awal, saat ia masih berusia belasan tahun, Villas-Boas sudah ‘memilih’ jalan untuk menjadi pelatih sepakbola.

Di usia belia, Villas-Boas mendapat pengalaman dengan menjadi pemandu bakat buat manajer Porto saat itu, Sir Bobby Robson. Ia kemudian semakin tertempa saat mengasisteni Jose Mourinho di Porto serta saat sang patron hijrah ke Chelsea dan Inter Milan.

Oktober 2009, Villas-Boas memutuskan keluar dari bayang-bayang Mourinho dan bekerja sebagai manajer Academica Coimbra. Villas-Boas menunjukkan sentuhan emasnya ketika membawa Academica ke posisi 11 dari awalnya merupakan tim posisi terbawah.

Selanjutnya, nama Villas-Boas bagai menjadi ‘jaminan’ datangnya prestasi. Tiga trofi sudah dikumpulkan dan satu lagi, gelar Piala Portugal, masih dalam kejaran saat Porto bertemu Vitoria Guimaraes, 22 Mei mendatang.  Memanggapi laga final dinihari tadi Villas-Boas mengaku merasa tidak puas. “Meski menang, saya sedih karena kami seharusnya bisa bermain lebih baik.,” akunya. (net/jpnn)

Lebih Penting dari El Clasico

MURCIA – Real Madrid menggelar laga amal melawan Real Murcia di markas Murcia, Nueva Condomina Stadium, Kamis (19/5) dinihari WIB. Laga amal untuk membantu korban gempa di Lorca, Spanyol itu keduanya bermain imbang 2-2.
Kedua tim bermain imbang 0-0 hingga 45 menit pertama pertandingan usai. Empat menit babak kedua berjalan, Madrid membuka skor. Striker berkebangsaan Prancis, Karim Benzema, membobol gawang Murcia dengan sepakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti.

Murcia membalas saat pertandingan berusia 52 menit.

Bek Madrid, Pepe, menceploskan bola ke gawang timnya sendiri saat berusaha menyapu sebuah umpan silang dari sayap kiri.

Pada menit 64, Murcia malah berbalik unggul. Juan Moya Meca berhasil menanduk masuk si kulit bundar yang dikirim dari sebuah tendangan bebas dari rusuk kiri. Murcia 2, Madrid 1.

Tapi keunggulan Murcia cuma berusia empat menit karena pada menit 68, Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol balasan lewat sontekan ringan menyambut umpan Kaka.

Skor 2-2 ini bertahan hingga waktu 90 menit terlewati. Pertandingan ini diharapkan bisa mengumpulkan dana hingga 500 ribu euro untuk membantu korban gempa di Lorca yang terjadi pada 11 Mei lalu. Gempa berkekuatan 5,1 SR itu menewaskan sembilan orang dan puluhan lainnya luka-luka.

Pemain muda Real Madrid Sergio Canales, menilai laga ini lebih penting dibandingkan laga El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona. “Ada hal-hal lebih penting dalam hidup ini dibandingkan laga Barca-Madrid,” katanya. (net/jpnn)

Simpan Sabu di Jok Sepeda Motor

MEDAN- Chalid Siregar (42), warga Jalan Kerutung Gang Hafazah, Percut Seituan dibekuk polisi karena kedapatan menyimpan sabu-sabu dalam jok sepeda motornya, saat melintas di Jalan Williem Iskandar, Rabu (19/5) malam.
Chalid dibekuk petugas karena gerak-geriknya.

mencurigakan ketika melintas di Jalan Williem Iskandar, dan saat digeledah di jok sepeda motornya ditemukan 2 paket sabu-sabu. Pengakuan Chalid, dia tidak tahu kalau di dalam jok sepeda motornya ada sabu-sabu. Chalid menuturkan, saat melintas petugas memberhentikannya karena sepeda motor yang dipakainya tidak ada nomor plat polisinya.
“Saya tidak tahu kalau di dalam jok sepeda motor yang saya pakai ada sabu-sabu. Sepeda motor itu memang tidak ada nomor platnya dan saat diperiksa polisi, dalam joknya ternyata ada sabu-sabu. Saya tidak tahu sabu siapa itu karena itu sepeda motor kawan saya. Saya hanya pinjam mau mengambil uang dari rumah adik saya,” tukasnya.

Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan, AKP Antoni Simamora SH mengatakan, dari tangan tersangka diamankan barang bukti 2 paket besar sabu-sabu, 14 paket kecil sabu-sabu dan 1 unit sepeda motor Honda Supra.
“Tersangka dijerat dengan Pasal 112, Pasal 114 UU RI No 35/2009 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara,” ungkap Antoni Simamora. (jon)

Minimalisir Tenaga Honorer

Upah tenaga medis dan administrasi di RSU dr Pirngadi Medan tidak sesuai dengan upah minimum kota (UMK). Apa tanggapan anggota DPRD Medan? Berikut wawancara dengan Anggota Komisi B DPRD Medan, Bahrumsyah dengan wartawan Sumutn Pos, Juli Ramadhani Rambe.

Apa pendapat Anda soal upah yang tidak sesuai UMK di RSU dr Pirngadi Medan?

Sejak tahun 2009 hingga 2011 ini, masalah upah selalu menjadi sorotan bagi dewan. Setiap rapat dengar pendapat, masalah upah ini selalu dipertanyakan. Menurut saya, masalah ini adalah masalah sumber daya manusia (SDM) yang tidak memberikan konstribusi yang besar pada RSU dr Pirngadi. Jadi, karena tidak mendapatkan upah yang layak para tenaga medis dan administrasi pun bekerja seadanya. Mereka menunggu jam pulang setelah itu mencari kerjaan paruh waktu agar dapat menambah pemasukan. Jadi pelayanan yang baik tidak diberikan.

Apa yang harus dilakukan?
Harus ada efisiensi terhadap masalah ini, maksudnya RSU dr Pirngadi harus mengurangi tenaga medis dan administrasi dan meningkatkan upah, sehingga tidak ada lagi upah yang dibawah standar. Apalagi upah yang saya dengar sangat minim, di bawah Rp1.000.000. Jadi kalau upah sudah sesuai dengan UMK, harapan tersebut dapat memberikan pelayanan yang baik, sehingga pasien juga menjadi puas dan tidak ada komplain lagi. Misalkan di RS swasta, untuk tenaga cleaning service saja sudah mendapatkan upah UMK, jadi tidak heran bila RS swasta terlihat lebih bersih dari pada RSU dr Pirngadi.

Apakah hal itu bisa?
Tentu saja, jadi tidak ada alasan tenaga medis dan administrasi yang honor mencari kerja di luar, karena sudah memberikan upah yang sesuai. Lagian, RSU dr Pirngadi merupakan RS pendidikan, jadi banyak tenaga bantu yang dapat diandalkan di sana, misalnya coas, akan memberikan pelayanan yang terbaik karena mereka membutuhkan praktek dalam menghadapi penyakit dan memberikan pelayanan.

Kenapa RSU dr Pirngadi masih menerima tenaga honor?
Ini mungkin karena masalah kemanusiaan, RS terima saja mungkin karena kasihan, sedangkan honorer terima saja, daripada tidak memiliki kerjaan. Kita sudah menekankan kepada pihak RS agar tidak menerima tenaga honorer lagi, karena kasihan juga kepada honorer tersebut harus menerima gaji yang di bawah standar. Jadi kita terus mendorong agar pihak RS untuk meminimalisir dan mensejahterakan tenaga honorer. Untuk gaji, sepengetahuan saya sudah tidak ada lagi gaji Rp300.000, jadi kajian untuk memaksimalkan pelayanan melalui tenaga honorer dapat dilaksanakan.

Apakah anggaran honor  ada di APBD?
Ada, honorer masuk dalam anggaran kita, hanya saja tidak sebanyak dari data yang kita terima. Di RS Pirngadi banyak honorer yang tidak terdata.

Apa yang harus dilakukan?
Pihak RS harus mnghentikan penerimaan honorer, setelah itu mengevaluasi tenaga honorer, jadi mereka dapat disaring sesuai dengan kebutuhan RSU dr Pirngadi juga harus punya keberanian untuk menolak tenaga honorer, ini untuk citra mereka sendiri di mata masyarakat. Karena dengan meminimalisir honorer, upah yang diberikan meningkat. Jadi pelayanan dapat ditingkatkan juga. (*)