Home Blog Page 15269

Pemerintah dan Ulama Harus Bersinergi

200 Ulama di Sumut Bertemu di Berastagi

MEDAN- Pemerintah dan ulama harus bersinergi dalam membangun keumatan, juga memahami peran dan fungsinya masing-masing.
“Nahdlatul Ulama sepenuhnya harus kembali ke khittah, yakni kepemimpinan dikembalikan kepada ulama,” kata Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, H Ashari Tambunan, dalam rapat koordinasi persiapan pertemuan ulama se Sumut, Kamis (12/5) di Medan.

Dikatakan Ashari Tambunan, bagi warga Nahdliyin, alim ulama merupakan maqam yang tertinggi, karena dipandang memiliki otoritas keagamaan  melanjutkan misi kerasulan. Namun, peran alim ulama sebagai kelompok elit sosial yang menjadi panutan umat dalam membentengi nilai-nilai moral di masyarakat, seolah-olah tidak berdaya menghadapi keadaan.

Menyadari kondisi ini, NU sebagai organisasi sosial keagamaan (jamiyah diniyah ijtima’iyah) merasa terpanggil dan memiliki tanggujawab moral, bagaimana peran ulama kembali ditempatkan pada posisinya. “Bagaimana ulama menjalankan siar Islam sekaligus menjalankan urusan akhirat dan kesejahteraan lahir dan bantin dapat berjalan dengan baik,” kata Ashari.

Hadir dalam pertemuan itu, unsur pengurus PWNU Sumut diantaranya wakil ketua Afifuddin Lubis, Marahalim, Hamdan Yazid, Rois Suriya Prof Dr Pagar Hasibuan MA, Ketua Pengarah Musaddad Lubis, Khairuddin Hutasuhut, Ketua Panitia H Abdullah Nasution, Sekretaris Emir El Zuhdi Batubara, dan unsur pengurus lainnya.

Disebutkan Ashari, dalam pertemuan ulama se Sumut ini akan dirumuskan bagaimana peran ulama dalam mensikapi masalah keumatan.
“Pokok-pokok pikiran yang akan dirumuskan salah satunya adalah bagaimana ulama sebagai pemimpin umat dan Nahdlatul Ulama untuk bersama-sama menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada umat. Silaturahmi ini juga diharapkan agar benang merah antara ulama dengan NU benar-benar terkuatkan,” ujar Ashari Tambunan.

Ketua Pengarah acara silaturahmi ulama, Musaddad Lubis mengatakan, acara itu diperkirakan dihadiri 200 ulama dari 33 kabupaten/kota se Sumatera Utara. Acarayang dikemas “Silaturahim Alim Ulama dan Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Sumatera Utara”, di gelar pada 20 hingga 22 Mei 2011  digelar di Berastagi Cottage, Kota Berastagi .

Dijelaskan Musaddad, kegiatan ini bertujuan agar ulama yang berhimpun di Nahdlatul Ulama benar-benar berperan sebagai  pewaris nabi (waratsatul anbiya), dan pembimbing umat dalam koridor ahlussunnah wal jamaah. Selain itu, bagaimana NU akan lebih dekat lagi dengan ulama, demikian juga sebaliknya.

Dalam kegiatan yang didominasi para ulama itu, nantinya juga akan mengkaji  bahtsul masail diniyyah waqi’iyyah dibidang istinbat hukum di lingkungan NU dan maudlu’iyyah yang berkaitan dengan sistem penyelenggaraan zakat, penentuan arah kiblat, penetapan jadwal salat, jadwal ramadhan, dan lainnya yang sasarannya adalah mendorong para alim ulama  menyikapi berbagai persoalan umat yang berkembang dari waktu ke waktu melalui wadah bahtsul masail diniyah.

“Forum inilah yang menjadikan Nahdlatul Ulama memiliki dinamika dalam hal fatwa,” kata Musaddad Lubis. (*/ari)

Tanam Gaharu di Pantai Pondok Permai

SERGAI-Obyek wisata bahari Pantai Pondok Permai, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, ikut merayakan Hari Bumi Tahun 2011 yang diperingati pada tanggal 22 April secara Internasional, dengan menanam pohon jenis Gaharu (Aquilaria Malaccensis).

Penanaman pohon dilakukan di sekitar kawasan pantai, kemarin  (22/4) oleh pimpinan Pantai Pondok Permai, A Som alias Meryanto bersama Wakil Bupati Sergai, Ir H Soekirman didampingi Ketua GOPTKI Sergai, Hj Marliah Soekirman, dengan menanam puluhan batang bibit pohon gaharu.

Usai menanam bibit pohon Gaharu, Wakil Bupati Sergai dalam kesempatan itu mengatakan, pencanangan Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia yaitu bumi.

Untuk itu, segenap warga masyarakat agar giat mengembangkan tanaman. Misalnya, pohon gaharu karena prospek pasar dari kayu tanaman tersebut cukup menjanjikan. “Digalakkan di Serdang Bedagai, karena prospek pasarnya cukup menjanjikan,” kata Ir H Soekirman.

Sementara itu, A Som alias Meryanto mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Sergai yang turut menggalakan penanaman pohon di kawasan wisata bahari. Berharap agar penamanan pohon tersebut didukung oleh semua pihak, sehingga obyek wisata bahari bisa menjadi tujuan wisata menarik karena penghijauannya.

“Kalau ini terus menerus dilakukan dengan tulus hati dan iklas, kelak dimasa mendatang kita akan dapat merasakan manfaat pohon yang ditanam,” ujar pimpinan Pantai Pondok Permai itu. (mag-15)

Ajak tak Buang Sampah Sembarangan

Nadine Chandra Winata

Putri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata, memang kerap dikenal akrab dengan kegiatan peduli lingkungan. Sehubungan dengan itu, terhadap kondisi ibukota, ia mengaku tak heran melihat Jakarta senantiasa lumpuh sehabis diguyur hujan lebat.

“Adanya perubahan cuaca ekstrem, ditambah pengelolaan kota yang tidak optimal, maka resikonya ya banjir, ya macet,” kata perempuan kelahiran Hannover, Jerman, 8 Mei 1984 itu, dengan nada miris.

Pemain film Realita, Cinta dan Rock’n Roll ini pun meminta Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan langkah perbaikan, guna mengatasi masalah banjir dan kemacetan. “Harus segera dilakukan tindakan nyata.

Membersihkan drainase di jalan, dan menegakkan peraturan dengan tegas agar orang tak membuang sampah sembarangan,” imbau penyuka kegiatan diving ini.

Sementara untuk mengantisipasi situasi kelumpuhan, menurut Nadine pula, diperlukan kesadaran semua pihak. “Pemprov DKI Jakarta harus membersihkan drainase. Kita juga jangan membuang sampah sembarangan,” imbaunya mengulangi. (mug/jpnn)

Mainkan Pemain Cadangan atau Inti

GELANDANG Darren Fletcher memberikan saran kepada pelatih Sir Alex Ferguson. Fletcher menyarankan untuk menurunkan pemain cadangan saat menyambangi markas Blackburn Rovers.

Perlu diingat, gelandang Manchester United harus istirahat selama dua bulan karena terkena virus. Namun, Fletcher sudah bisa bermain kembali ketika Setan Merah meraih tiket final Liga Champions dengan menghancurkan Schalke 04 di partai semifinal.

Selain semakin mendekati gelar juara Premier League, fokus United juga terbelah kepada persiapan pertandingan final Liga Champions, yang tak kalah pentingnya. Fletcher sendiri baru membela tim reserves United melawan Rovers.

Sayang, dalam pertandingan itu tim reserves Setan Merah secara mengecewakan kalah dari Rovers dengan skor 2-1, Rabu kemarin. Kekalahan ini, membuat tim reserves United sulit membawa pulang gelar juara Premier League.

“Tampil di lapangan sangat penting. Namun, saya sangat kecewa dengan kekalahan ini. Sebagai pemain utama, saya ingin menampilkan permainan yang bagus buat mereka dan saya kecewa seperti pemain lain dengan hasil itu,” ujar Fletcher.

“Kami harus mendapatkan satu poin dari pertandingan itu (melawan Rovers-red). Kemenangan dari Chelsea memang telah mengamankan kami, namun kami ingin memenangkan pertandingan itu,” tegas Fletcher. (net/jpnn)

Jadi Produser dan Pemain

Marcella Zalianty

Sepertinya, cukup lama publik tidak menikmati akting Marcella Zalianty (31), di layar lebar. Terakhir dia berperan di film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita pada 2010. Tetapi, film tersebut belum diputar di bioskop Indonesia. Film karya sutradara Robby Ertanto itu diputar perdana di Australia tahun lalu.

Mengobati kerinduan penggemar, Kamis malam (12/5) Marcella menunjukkan karya terbarunya. Dia bermain dalam film berjudul Batas yang premiere-nya dilakukan di Epicentrum, Kuningan, Jakarta. Kali ini istri pembalap Ananda Mikola tersebut tidak hanya berakting sebagai pemeran utama, tetapi juga bertindak sebagai produser. Sebenarnya, kiprah putri aktor senior Tetty Liz Indriati itu sebagai produser bukanlah yang pertama.

Pada 2009, dia pernah memproduseri film berjudul Lastri. Tetapi, pembuatan film tersebut terkendala karena Marcella tersandung kasus hukum. Tak patah semangat, perempuan yang tengah hamil 30 minggu itu kembali memproduseri sebuah film. Dia menggandeng Rudy Soedjarwo sebagai sutradara. “Saya tidak main-main menggarap film ini. Perlu waktu dua tahun sampai akhirnya film ini bisa dirilis. Perlu observasi, menulis, bertemu Rudy, sampai casting,” tutur perempuan yang mengakhiri masa lajang pada akhir November tahun lalu itu.

Film Batas bercerita tentang kehidupan masyarakat di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan. Mulai pendidikan hingga realitas kehidupan di sana.

Marcella yang berperan sebagai Jaleshwari diceritakan memiliki ambisi untuk memperbaiki kinerja program CSR perusahaannya tentang pendidikan di perbatasan. Sampai di sana, Jaleshwari dihadapkan pada kenyataan bahwa masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan memiliki pola kehidupan sendiri. Mereka juga memiliki titik pandang yang berbeda dalam memaknai arti garis perbatasan.

Rudy Soedjarwo sebagai sutradara menjelaskan bahwa mereka yang hidup di perbatasan menganggap orang yang hidup di seberang (masuk wilayah Malaysia, Red) adalah saudara. “Mereka merasa sedarah. Hanya, secara politis ada batasnya. Mereka tidak menganggap adanya batas itu. Mereka senang karena bisa mendapatkan barang-barang lebih murah di Malaysia,” katanya.

Untuk itu, Rudy dan Marcella sepakat tidak hanya ingin memberikan hiburan dalam film tersebut, tetapi juga media edukasi. “Untuk mengingatkan pentingnya sebuah pendidikan dan kesejahteraan supaya mereka tidak tertinggal. Mudah-mudahan pembagunan di daerah sana lebih cepat,” harap Marcella yang ketika melakoni syuting film tersebut tengah hamil muda.

Selain Marcella, bintang lain yang ikut berperan dalam film itu adalah Arifin Putra dan Ardina Rasty. Dua artis ibu kota tersebut memiliki kesan masing-masing ketika harus melakoni syuting di pedalaman Kalimantan. “Di sana itu susah cari sinyal handphone. Tidurnya di barak tentara, banyak babi berkeliaran. Benar-benar merasakan budaya yang belum pernah saya rasakan,” ungkap Rasty.

Arifin menambahkan, babi menjadi hewan yang begitu dijaga. “Kalau sampai kita naik mobil ngebut dan menabrak babi, disuruh ganti rugi sampai ratusan juta rupiah,” tambah Arifin. (jan/c6/dos/jpnn)

Gelar ke-19

BLACKBURN Vs MAN UNITED

MANCHESTER-Tim raksasa Manchester United selangkah lagi merengkuh gelar juara English Premer League (EPL).
Hasil imbang kontra Blackburn Rovers sudah cukup bagi klub berjuluk The Red Devils itu untuk merengkuh tropi ke-19, atau melewati rekor 18 tropi yang telah dikumpulkan Liverpool.

Itu terjadi karena The Red Devils yang kini memiliki poin 76 unggul enam angka dari Chelsea yang menempati peringkat kedua. Jadi, jika mereka mampu mengalahkan Blackburn Rovers di Ewood Park, petang ini, atau setidaknya memperoleh hasil imbang, maka poin 79 atau pun 77 yang mereka kumpulkan mustahil dapat dikejar Chelsea, karena poin maksimal yang bisa diraih Chelsea pada dua pertandingan tersisa adalah 76.

“Kami akan berusaha memastikan gelar. Kami tak ingin bermain imbang. Kami ingin menang,” ujar  Ryan Giggs, gelandang Manchester Unitied.
Bagi Ryan Giggs sendiri, laga nanti merupakan kesempatan bagi dirinya untuk menorehkan rekor penampilan terbanyak EPL yang sebelumnya dipegang Steve Perryman.

Saat ini, Giggs memiliki torehan 612 kali tampil (seluruhnya bersama Manchester United) di level tertinggi Liga Inggris. Sementara rekor Perryman berdiri di angka 613.

Artinya, Giggs tinggal butuh satu laga untuk bisa menyamainya dan dua laga untuk bisa melewatinya. Itu bisa terjadi di dua laga tersisa, yakni saat menghadapi Blackburn Rovers atau Blackpool.

Di tempat terpisah pelatih Blackburn Rovers Steve Kean mengaku gembira karena tim medis menyatakan tiga pemain pilarnya Michel Salgado, David Dunn dan Phil Jones telah pulih dari cedera dan siap dimainkan.
“Sejak Rabu (11/5) ketiga pemain itu telah berlatih bersama tim inti” ungkap Kean.

Sayangnya, ketika ketiga pemain pilar  tadi siap diturunkan, Kean justru terancam kehilangan  Mame Biram Diouf dan Ruben Rochina yang akan menjalani opesrasi pasca mengalami cedera bahu.

Sebagai refrensi, pada putaran pertama yang berlangsung 27 November 2010 lalu di Stadion Old Trafford, Mancheser United mengalahkan Blackburn Rovers dengan skor 7-1. Dimitar Berbatov mencetak 5 gol, masing-masing pada menit ke 2′, 27′, 47′, 62′, 70′, Par Ji-Sung (23’) dan Nani (48’) masing-masing mencetak satu gol. Sedang satu gol untuk Blackburn Rovers dicetak Chrsitover Samba pada menit ke-83.

Hanya saja, perlu diingat jika musim lalu Blackburn sukses menahan imbang Manchester United dengan skor 0-0.

Pertanyaannya, mampukah kali ini mereka menaklukkan The Red Devils, sesuatu yang terakhir kali mampu mereka lakukan pada tujuh tahun lalu, tepatnya 1 Mei 2004 saat menang dengan skor 1-0? (jun)

Fergie Terancam Sanksi Lagi

SIR Alex Ferguson kembali terancam sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA. Pemicunya lagi-lagi komentar pelatih Manchester United itu kepada wasit.

FA menjerat Ferguson atas tuduhan melakukan tindakan tidak sepatutnya karena pernyataannya tentang wasit Howard Webb jelang menghadapi Chelsea di Old Traffford pekan lalu (8/5).

“Kami mendapatkan wasit terbaik, tidak ada keraguan untuk itu. Tapi, itu (mendapatkan keputusan buruk) sudah pasti menjadi ketakutan terbesar kami. Pemain pun harus berperilaku dengan benar (di lapangan). Kami juga berharap memperoleh sedikit keberuntungan,” tutur Ferguson kala itu sebagaimana dilansir Sky Sports.

Sekilas, komentar Ferguson tidak ada yang menyerang Webb.
Fergie (sapaan akrab Ferguson) juga wasit final Piala Dunia 2010 itu sebagai orang yang tepat untuk memimpin laga timnya kontra Chelsea yang akhirnya dimenangi United dengan skor 2-1.

Tapi, FA menilai Ferguson melanggar aturan E3. Yakni larangan seorang pelatih yang dilarang mendiskusikan wasit sebelum pertandingan. FA pun merasa ucapan Ferguson sebagai sebuah sindiran mengingat pelatih 69 tahun itu beberap kali mengklaim timnya kerap dirugikan oleh keputusan wasit.

“FA masih memberi kesempatan Sir Alex Ferguson untuk mengklarifikasi pernyataannya hingga pukul empat sore pada 16 Mei 2011. Jika pernyataannya dianggap sesuai tuduhan, yang bersangkutan bakal dikenai sanksi,” demikian seperti dilansir Daily Mail mengutip keputusan dari FA.

Ancaman sanksi dari FA tentu saja tidak diharapkan Ferguson. Bagaimana tidak, pelatih 69 tahun itu baru menyelesaikan skors lima laga dari FA dari 19 Maret sampai 19 April lalu. Penyebabnya, kritik Ferguson kepada wasit Martin Atkinson saat menantang Chelsea di Stamford Bridge pada 1 Maret lalu.

Belum ada respons dari kubu United atas kasus wasit jilid kedua Ferguson musim ini. United sepertinya sibuk mempersiapkan diri menyambut pesta juara yang kemungkinan akan terealisasi di kandang Blackburn Rovers malam nanti.

“Apapun omongan negatif orang-orang tentang tim kami, titel Premier League musim ini bagi Manchester United tetap layak diapresiasi,” ungkap bek kiri United Patrice Evra. (dns/jpnn)

Bukan Laga Mudah

LONDON-Jika melihat materi pemain yang bertanding, harusnya Manchester City dapat dengan mudah mengalahkan Stoke City pada partai final FA Cup yang berlangsung di Stadion Wembley, malam ini.

Gelontoran uang berlimpah yang diguyurkan Khaldoon Al Mubarak membuat tim berjuluk The Citizens itu dapat membangun kekuatan dengan mendatangkan sejumlah pemain hebat.

Namun sayangnya, hingga kini belum satu tropi pun yang mampu direngkuh .
Tak ayal, laga menghadapi Stoke City dianggap sebagai momentum paling tepat untuk  mengawali kejayaan The Citizens di tanah Inggris.

“Kini, saatnya bagi kami untuk bisa meraih gelar musim ini. Final FA Cup menjadi sangat penting bagi kami untuk menjadi permulaan meraih banyak gelar lagi di masa mendatang,” bilang Roberto Mancini, tactician Manchester City.

Kendati telah menyatakan tekadnya, namun Mancio (panggilan akrab Roberto Mancini) tetap menganggap bahwa Stoke City bukan lawan yang mudah ditaklukkan.

“Hari Sabtu (14/5) akan lebih berat dibandingan saat menghadapi (Manchester) United. Stoke adalah tim kuat, dan mampu merepotkan,” ujar Mancini dilansir Tribal Football.

Terpisah, pelatih Stoke City Tony Pulis meminta anak asuhnya untuk tetap fokus menghadapi partai final FA Cup. Apalagi final FA Cup nanti merupakan yang pertama bagi Stoke City dan merupakan peluang terbaik bagi The Potters untuk meraih gelar kedua sepanjang sejarah mereka.

Sebelumnya, satu-satunya trofi yang mereka raih adalah Piala Liga Inggris tahun 1972. “Hal terbesar sekarang, karena Anda makin mendekati pertandingan. Jadi para pemain harus memastikan pikiran mereka ada di final,” ujar Pulis di SkySports. (jun/bbs)

PSMS Diimingi Liburan

Affan Lubis dkk dijanjikan bonus besar plus liburan ke Solo bersama keluarga, apabila mampu lolos ke semi final Divisi Utama musim ini. Janji manis itu lagi-lagi dilontarkan Manajer PSMS, Idris SE.

Pria Aceh ini bilang bonus yang akan diberikan bila PSMS menang di setiap laga babak delapan besar ini, dipastikan besar. “Bisa lebih dua hingga tiga kali lipat. Lebih menarik lagi pemain boleh membawa keluarga ke Solo apabila mampu lolos ke semi final,” kata Idris.

Tapi pria Aceh itu tak ingin PSMS berusaha menang karena iming-iming bonus itu. “Mestinya kemenangan demi PSMS, bukan demi bonus. Ini sebagai perangsang saja. Semoga kita mampu lolos ke semi final,” bebernya.

Kapten tim, Affan Lubis menyambut baik janji manis itu. Menurut Affan, motivasi berupa bonus memang dinantikan para pemain. “Bonus penting. Tapi fokus kami sementara ini masih ke pertandingan,” kata Affan.

Donny Fernando Siregar pun senang atas janji itu. Donny juga tak menampik kalau dirinya dan rekan-rekan sementara ini fokus kepada pemenangan pertandingan. “Kalau sudah menang bonus seharusnya mengalir dengan sendirinya” kata Donny. (ful)

Perbaiki Posisi

Bintang medan Vs Bali Devata

MEDAN – Bintang Medan bertekad menang saat menjamu Bali Devata di Stadion Teladan sore ini. Kemenangan penting untuk melancarkan misi perbaikan peringkat di klasemen sementara.

Target kemenangan merupakan harga mati bagi skuad asuhan Michael Feichtenbeiner untuk menjaga rekor baik saat tampil di hadapan publik sendiri. Ya, selain untuk semakin meningkatkan pamor Bintang Medan di hadapan masyarakat Medan, kemenangan tersebut wajar menjadi ambisi lantaran Steve Pantelidis dkk sedang berada pada performa terbaik dengan meraih dua kemenangan dan satu seri di laga terakhirnya.

“Kami juga yakin tiga poin di hadapan publik bisa diraih. Mayoritas pemain bisa tampil,” ujar Feichtenbeiner kemarin. Optimisme itu juga disampaikannya lantaran dirinya juga sudah menyaksikan langsung pertandingan tim yang akan menjadi penantang di laga ke 15 Bintang Medan di putaran pertama ini.  Menurutnya, kendati cukup bagus, tim asuhan Willy Scheepers itu bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan.

“Mereka bagus tapi mereka bukan tim yang tidak bisa kami kalahkan. Ada beberapa pemain bagus pada tim itu. Tapi kami yakin pemain kami juga akan mampu mengimbangi mereka,” sebut pria berpaspor Jerman itu optimistis.
Tapi, optimisme Feichtenbeiner itu harus menyisakan catatan tersendiri.

Cedera ringan yang dialami bek andalan Amine Kamoun membuat pemain asal Tunisia itu diprediksi tidak akan bisa tampil pada performa terbaiknya. Amine yang diharapkan bisa bermain, perkembangannya masih akan menunggu hari ini.

Asisten Pelatih Bali Devata, Segrt Petar menuturkan timnya juga tidak akan mudah dikalahkan Bintang Medan. “Kami akan berupaya, agar tidak satu golpun bersarang  ke gawang kami,” sebut Segrt. (ful)