Home Blog Page 15305

Debut Indah Allegri

SEBELUMNYA hanya ada tiga pelatih AC Milan yang merengkuh scudetto pada musim pertamanya. Mereka adalah Arrigo Sacchi, Fabio Capello dan Alberto Zaccheroni. Kini, bertambah satu, dia adalah Massimiliano Allegri.
Pelatih berusia 43 tahun itu mencatatkan diri dalam sejarah klub setelah Milan memastikan scudetto ke-18 kemarin dini hari di Olimpico, Roma. Bagi Allegri, ini juga merupakan gelar pertamanya selama menjadi pelatih.

Wajar, sebelum melatih Milan, Allegri hanyalah pelatih klub-klub kecil. Paling banter adalah ketika membesut Cagliari pada 2008-2010. Itu adalah klub Serie A pertamanya. Sebelumnya di berkiprah di klub-klub kasta bawah seperti Sassualo, Grosseto, SPAL, dan Aglianese.

Sukses Allegri itu juga tidak lepas dari kejelian owner Milan Silvio Berlusconi dalam menunjuk pelatih. Sacchi direkrut dari Parma pada 1987-1988. Hasilnya langsung mengakhiri puasa scudetto selama sembilan tahun di musim pertamanya.

Kemudian giliran Capello. Dia datang sebagai pengganti Sacchi yang sarat prestasi. Capello dipandang remeh karena minim pengalaman. Hasilnya, dia membawa Milan juara pada musim debutnya (1991-1992) dan membungkam para pengkritik.

Pelatih ketiga adalah Alberto Zaccheroni. Gebrakan hebatnya bersama Udinese membuatnya diminati Milan. Pada musim pertamanya, Zaccheroni langsung  scudetto pada 1998-1999.  (ham/jpnn)

Urus Akte Lahir Pakai Surat Pengadilan

08126527xxx
Mohon pengertiannya kepada pemimpin Kota Medan yang utama Wali Kota Medan, kenapa sekarang mengurus akte lahir untuk anak terlalu rumit. Harus pakai surat dari pengadilan segala, kalau memang mau menciptakan proyek untuk dapat uang masuk, jangan rakyat kecil yang menjadi korban. Jadi saya mohon kepada Wali Kota agar dapat merubah sistem ini semua.

Amanat UU

Terimakasih pertanyaan, melengkapi surat pengadilan sebenarnya bukan kami persulit, ataupun bukan kebijakan kepala dinas dan Wali Kota Medan. Melainkan sepenuhnya sesuai dengan aturan UU No.23/2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Di dalam aturan UU tersebut, disebutkan bagi anak yang sudah berusia 1 tahun ke atas dimulai lahirnya tahun 2006 diwajibkan melengkapi surat pengadilan.  Sedangkan, untuk kelahiran di bawah 2006 sesuai surat Mendagri tidak diwajibkan surat pengadilan, cukup dengan menunjukkan surat lahir dari bidan atau rumah sakit, kartu keluarga, akte kawain atau surat nikah.

Sebenarnya aturan ini sudah lama diberlakukan, bahkan daerah lain sudah melakukannya terlebih dahulu. Bila Pemko Medan tak juga melakukannya, tentunya akan dinyatakan tidak patuh terhadap aturan perundang-undangan. Sebelum diberlakukan amanat perundang-undangan tersebut, pada Maret 2011 hingga 11 April 2011 sudah diberikan tenggat waktu untuk diberikan kemudahan bagi warga yang mengurus akta kelahiran tanpa melengkapi surat pengadilan. Kalau sekarang sudah diberlakukan, bukan semata-mata kebijakan Kepala Dinas saja, melainkan kebijakan aturan.

Diberlakukannya peraturan ini, agar masyarakat tertib mengurus administrasi kependudukan, kemudian surat akta kehaliran ini sebenarnya bisa diurus gratis sebelum anak berusia 60 hari. Bila lewat 60 hari, dikenakan denda sebesar Rp10 Ribu. Sehingga, tak ada yang dipersulit dalam pengurusan akta kelahiran.

Darussalam Pohan
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan

Buat Kerjasama Dengan Pengadilan

Sebagai negara hukum, aturan yang ada di negara kita harus dipatuhi dengan sebaik-baiknya. Karena negara tanpa aturan pasti tidak akan bisa tentram, dan masyarakatnya sejahtera.

Bila pada kesempatan kali ini ada sedikit kebijakan yang dibuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk dan capil) cendrung menyulitkan, tentunya harus dilihat kembali dalam kebijakannya. Apakah kebijakan semata-mata karena kemauan pribadi, atau adanya dasar aturan perundang-undangan. Bila jelas, kebijakannya karena undang-undang, tentunya sebagai warga negara yang taat atas azas perundang-undangan, maka kita semua harus mematuhinya.

Selanjutnya, Disduk dan Capil sebaiknya membuat kerjasama dengan pengadilan untuk mempermudah pengurusannya. Karena, masyarakat khawatir pengurusannya akan semakin sulit akibat banyaknya instansi yang didatangi.

Untuk itulah, marilah kita bersama membuat kebijakan tanpa harus membuat kesulitan bagi warga yang pasti akan menganut dan patuh terhadap undang-undang.

Ilhamsyah SH
Ketua Komisi A DPRD Medan

Wushu Terancam Karena Ketiadaan Dana

JAKARTA- Niatan tim wushu Indonesia proyeksi SEA Games 2011 meningkatkan performa dengan menggelar pemusatan latihan (TC/training center) di Tiongkok sedikit terhambat. Satuan pelaksana program Indonesia emas (satlak Prima) belum juga memberi kepastian pendanaan.

Sebenarnya, ketidakpastian ini sudah berlangsung sebulan lebih. Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) sejatinya telah menjadwalkan keberangkatan 18 pewushu untuk nomor taulo sejak April lalu. Namun, karena alasan tersebut akhirnya diundur pada awal Mei ini.

“Keberangkatan Mei ini harus diundur karena belum ada keputusan pasti dan pendanaan. Kami berharap segera ada keputusan sehingga persiapan kami semakin jelas. Jangan ditunda-tunda lagi lah,” ujar Sekjen PBWI Ngatino kemarin (7/5).

Menurutnya, dengan penundaan yang dilakukan berarti waktu latihan semakin berkurang. Harusnya, tambah Ngatino, apabila tim bisa berangkat April, mereka memiliki waktu tiga bulan memperbaiki teknik dan strategi. Sayang, hal itu akhirnya tak bisa dilakukan.

Padahal, lanjut dia, waktu TC di Negeri Panda, julukan Tiongkok, akan dimaksimalkan sebelum ditutup dengan mengikuti kejuaraan Dunia Wushu di Turki pada Juli mendatang. Setelah itu, PB WI akan mengirimkan mereka untuk turun di kejuaraan Wushu Asia pada Agustus mendatang.

Alasan bakal melakoni latihan di luar negeri itu pulalah yang membuat pelatnas wushu belum melakoni pelatihan secara terpusat. Selama ini, Susjana dkk. berlatih secara terdesentralisasi di tiga kota yakni Jakarta, Jogjakarta, dan Medan.

“Kami harus segera menyiapkan diri dengan lebih matang. Soalnya lawan-lawan kami di SEA Games seperti Vietnam dan Malaysia sudah menyiapkan diri dan melakukan TC lebih lama dari kami,” terang lelaki yang juga menjabat sebagai kepala bidang organisasi KONI tersebut.

Sedangkan, rencana untuk tim nomor shansou masih disusun pengurus dan pelatih. Rencananya, mereka menyusul ke Tiongkok pada Juli mendatang, seusai pelaksanaan kejuaraan dunia.

“Mereka akan berada di sana lebih lama karena mungkin berlanjut sampai September. Mereka harus benar-beanr matang dan TC juga berimbang antara taulo dan sanshou,” ucapnya.

Mundurnya pemberangkatan itu juga dibenarkan oleh pihak Prima, Paulus Pasurnay. “Kepala Bidang Kepelatihan Satlak Prima itu menyebut bahwa masalah pembiayaan yang mahal di Tiongkok menjadi kendala.
“Kami akan cari Informasi dahulu ke Tiongkok. Baru setelah itu, kami akan mengambil keputusan kapan memberangkatkan mereka. Karena setahu kami untuk saat ini masih sangat mahal dan belum sesuai dengan pendanaan kami,” ujarnya. (aam/diq/jpnn)

Air Mati Dua Hari

081370077xxx

Yth Pimpinan PDAM Tirtanadi sudah 2 hari air di Kelurahan Kedai Durian mati tolong pak ditindak lanjuti, kami sangat membutuhkan air. Terima kasih.

Lapor ke Cabang

Terimakasih masukannya, berdasarkan pemberitaan sebelumnya di seluruh media massa cetak terbitan Kota Medan. Kami ada mengumumkan, bahwa ada pencucian reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Deli Tua, akibat pencucian tersebut tentunya sangat berdampak terhadap pendistribusian hingga Jumat 6 Mei 2011. Sesuai rencana itu distribusi air sudah normal kembali, tapi apabila belum normal, sebaiknya segera dilaporkan ke kantor cabang terdekat.

Zaman Karya Mendrofa, Humas PDAM Tirtanadi

Gus Irawan Kembali Pimpin KONI Sumut

MEDAN-H Gus Irawan Pasaribu SE Ak kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara priode 2011-2015 melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumut yang digelar di Hotel Emerald Garden, 6-7 Mei 2011.

Musorprov ini dihadiri 76 pemegang hak suara sah, yang terdiri dari 30 KONI kabupaten/kota dan 46 dari pengprov cabang induk olah raga/Badan Fungsional Olahraga. Gus Irawan yang juga menjabat sebagai Dirut Bank Sumut itu sebelumnya tampil sebagai calon tunggal ketua umum pada Musorprov KONI Sumut tersebut.
Pimpinan sidang yang terdiri dari Parlindungan Purba (Percasi), Singgih Goenawan (PBI), Agussani (Bapomi), Zulhifzi Lubis (KONI Medan) dan Husni Hasibuan (KONI Madina), juga telah mengesahkan terpilihnya secara aklamasi Gus Irawan untuk kembali memimpin KONI Sumut periode mendatang.

Gus Irawan merupakan Ketua Umum KONI Sumut periode 2007-2011 lalu. Direktur Utama Bank Sumut ini mendaftar ke panitia penjaringan didukung oleh 65 suara dari 73 pemilik suara sah. Dukungan tersebut terdiri dari 35 suara Pengprov cabang induk olahraga dan 30 KONI kabupaten/kota di Sumut.
Setelah terpilih, Gus Irawan mengatakan, akan membangun tiga pilar dalam memajukan olahraga Sumatera Utara yakni, pembinaan prestasi, pembinaan organisasi dan ketiga membangun sinergitas di atas pondasi kebersamaan. Selain itu, pihaknya juga bertekad untuk lebih meningkatkan presatasi olahraha Sumatera Utara dan tetap akan melanjutkan program-program kerja yang masih berjalan.

Untuk mencapai misi tersebut, Gus Irawan akan mengandalkan kebersamaan. “Kebersamaan merupakan modal utama untuk mengembangkan prestasi olahraga di Sumut baik saat ini maupun. Karena tanpa kebersamaan, seseorang tidak akan mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik,” ungkap Gus.
Gus pun berharap agar seluruh insan olahraga diharapkan bisa tetap menyatukan tekad hingga daerah itu dapat lebih banyak lagi melahirkan atlet-atlet handal di Sumatera Utara, terutama dala menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera yang bakal berlangsung pertengahan Juni mendatang.

“Saya berharap kebersamaan yang selama ini telah terbina dapat terus berkesinambungan seterusnya demi pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di Sumut,” katanya.
Akhirnya, Gus Irawan memilih Iwan Kwok dari Pengprov Wushu Indonesia dan Erwin Pelos dari KONI Deli Serdang untuk mendampingi dirinya menyusun formasi kepengurusan KONI Sumut periode 2011-2016. (jun)

Pesta di Olimpico

Roma VS Milan

ROMA- AC Milan berpesta di Stadion Olimpico markas AS Roma meski hanya bermain imbang 0-0. Satu angka saja sudah cukup bagi Milan untuk meraih scudetto musim ini meski laga masih tersisa dua lagi.
Ya, kini Milan berselisih sembilan angka dengan Inter di tempat kedua dengan raihan 78 poin dari 36 pertandingan. Kondisi itu tak lagi memungkinkan Inter mengejar.

Keberhasilan menjuarai Seri A menyudahi penantian sepanjang tujuh tahun untuk kembali bertahta setelah kali terakhir melakukannya di tahun 2003/2004. Diavolo Rosso kini total sudah mengumpulkan 18 gelar juara.
Pada laga itu, Milan langsung menyerang dan bernapsu mencetak gol. Peluang pertama mencetak gol datang dari kubu tim tamu di menit sembilan saat sepakan Kevin Prince Boateng dari luar kotak penalti melayang di atas sudut gawang Roma.

Tapi Roma tak ingin membiarkan Milan juara di kandang mereka. Mirco Vucinic nyaris menjebol gawang Milan di menit 13. Momen tersebut bermula dari tusukan Marco Cassetti di sisi kanan di mana dia berhasil memperdaya Gianluca Zambrotta. Umpan silang yang dia kirim ke tiang jauh tepat mengarah ke Vucinic, yang langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat namun mampu dihadang Cristian Abbiati.
Milan yang pada menit-menit awal bermain offensif justru balik tertekan di pertengahan babak pertama. Sebuah sapuan Alessandro Nesta dan tandukan Thiago Silva di muka gawang menghindarkan gawang Rossoneri dari kebobolan di menit 23.

Memasuki menit 36 Roma kembali menebar ancaman saat Aleandro Rosi melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola yang dia arahkan ke tiang dekat dibaca dengan baik oleh Abbiati.
Di masa injury time Roma kembali memaksa Abbiati jatuh bangun mengamankan gawangnya. Kali ini Juan yang mengancam saat akselerasinya di dalam kotak penalti bisa dihentikan kiper nomor satu Milan itu.
Selanjutnya laga berlangsung standar. Meski masih ada beberapa peluang emas, tapi tak satupun jadi gol. Maka itu, ketika laga akhirnya berakhir skor 0-0 ideal untuk keduanya. Namun Milan tetap juara dengan hasil itu. (net/jpnn)

Tilang Sepeda Motor Knalpot Blong

085262722xxx

Kepada Yth Bapak Kapolresta Medan mohon diambil tindakan kepada pengendara sepeda motor yang memakai knalpot blong. Mereka sangat mengganggu warga yang lagi sholat berjemaah di Masjid pada waktu Mahgrib  dan Isya atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan trima kasih semoga Harian Sumut Pos jaya.

Kami Razia

Terimakasih, kami dari Sat Lantas Polresta Medan memiliki komitmen untuk menertibkan kendaraan yang tidak sesuai dengan aslinya dan tak memiliki dokumen. Kami rutin menggelar razia, kemudian kami ingatkan kepada para pemilik kendaraan untuk melengkapi kendaraannya sebagaimana mestinya. Bila diketahui ada perubahan bentuk, seperti knalpot blong kami akan lakukan penertiban. Selanjutnya, kepada penjual accesoris agar tidak menjual produk tersebut.

Kompol I Made Ary Perdana
Kepala Sat Lantas Polresta Medan

Pecahkan Rekor Sendiri

REAL Madrid menundukkan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan dinihari tadi dengan skor telak 6-2. Empat dari enam gol Real Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo.

Dengan demikian, koleksi gol Ronaldo bersama Real Madrid di musim ini menjadi 33 gol dari 29 penampilan di kompetisi domestik La Liga Spanyol, dan 46 gol di semua kompetisi.

Jumlah tersebut melebihi rekor yang dicatat sebelumnya saat masih membela Manchester United di tahun 2009, di mana dia mencetak 42 gol di semua kompetisi.

Namun untuk bisa mendapatkan tropi pencetak gol terbanyak di La Liga, Ronaldo masih harus bersaing dengan rivalnya di Barcelona, Lionel Messi. Pemain asal Argentina itu tertinggal dua gol dari Ronaldo.
Ada pun kompetisi La Liga menyisakan empat laga lagi, dengan Barcelona memimpin klasemen dengan keunggulan lima angka dari Real Madrid, namun dengan jumlah laga yang lebih sedikit.

Selain catatan di atas, winger timnas Portugal itu juga berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak Real Madrid dalam semusim.

Catatan InfoStrada mengungkapkan bahwa CR7 kini tinggal butuh satu gol saja untuk menyamai rekor gol terbanyak Madrid di seluruh kompetisi dalam se-musim yang diukir oleh legendanya, Ferenc Puskas pada musim 1959-60. (bbs/jpnn)

Kanker Rahim Intai Wanita Perokok

62 Wanita Sumut Terjangkit

Bagi sebagian banyak orang, laki-laki merokok hal yang lumrah. Sedangkan bagi wanita merokok merupakan hal luar biasa. Anggapan itu, ternyata ada riwayatnya bisa dilihat dari efek samping yang dua kali lebih besar bisa ditimbulkan.

Demikian disampaikan dalam acara Deteksi Dini kanker Serviks (kanker rahim) dalam seminar yang dilaksanakan Malika Foundation di gedung Pameran Taman Budaya, Minggu (8/5). Pada kegiatan itu, Malika Foundation menghadirkan dr Artisya Fajriani sebagai pembicara.

Berdasarkan data yang ada di Sumut penderita kanker serviks di Sumut pada 2010 ada sebanyak 62 kasus. Jumlah itu bisa terus berkembang dan sangat mematikan. Hal tersebut harus dideteksi dini, dan sebaiknya wanita jangan merokok.

Seperti diterangkan dr Artisya Fajriani,  wanita perokok aktif sangat beresiko terjangkit kanker serviks, dikarenakan sebatang rokok yang dikonsumsi mengandung Nicotin dan Tar. Sebab, kandungan tar rokok bisa menimbulkan sel kanker dan selanjutnya terjangkit kanker serviks. kanker serviks atau kanker mulut rahim, merupakan momok bagi kaum wanita.

Selain merokok, sebutnya wanita juga bisa terjangkit kanker serviks  dari aktivitas seksual diusia dini atau 18 tahun kebawah, sering berganti pasangan seksual, sering menderita infeksi daerah seksual, selanjutnya ibu yang melahirkan banyak anak, dan kurang bersihnya alat kelamin kewanitaan.

“Bagi wanita yang merokok efeknya dua kali lebih besar mengalami kanker serviks, karena nicotin dan tar  memicu timbulnya sel kanker yang mengendap di vagina,” sebutnya.

Fajriani memaparkan, gejala kanker serviks pada stadium pertama tak ada gejala apapun, ketika stadium meningkat diketahui adanya pendarahan abnormal atau diluar waktu menstruasi, pendarahan seusai senggama, sesudah menopause, keputihan tidak kunjung sembuh walaupun sudah diobati dengan obat keputihan, bau busuk seperti menanah, warna semu merah karena bercampur darah, menyeri pada panggul dan kaki serta susah buang air kecil. Ancaman itulah yang harus dihindari sejak dini.
“Kanker serviks pada daerah kewanitaan bisa diketahui dengan cara diperiksa ke dokter  atau ke rumah sakit  dengan sistem pap smear,” imbuhnya. (mag-7)

PKBM Dira’s Senam Bersama Masyarakat

MEDAN- Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PKBM Dira’s menggelar senam rutin di PKBM Dira’s Jalan Bajak IV Ujung, awal pekan lalu.  Acara itu dihadiri masyarakat dan anggota PKK dari Kelurahan Harjosari II dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara.

Senam itu berlangsung pukul 06.15 WIB hingga selesai. Tak hanya senam, acara itu juga dirangkaikan dengan  perayaan hari Kartini, yang ditandai dengan pemakain pakai kartini oleh ibu lansia, serta pembayaran klaim Asuransi Askesos (Klaim Sakit) yang diserahkan Dra Hj Dewi Iriani, MPd Ketua PKBM Dira’s didampingi SM Siringo-ringo dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara. Klaim itu diserahkan kepada 200 anggota PKBM dan masyarakat dengan premi 5.000 per bulan.

Tujuan askesos ini untuk membantu masyarakat yang mempunyai pekerjaan sebagai pekerja di sektor informal, pencari nafkah utama dan membantu perekonomian mereka di saat mereka sakit, serta melatih masyarakat agar gemar menabung.

Selain itu anggota askesos juga mendapat santunan, apabila meninggal dimana dalam tahun ke-1 sebanyak Rp400.000,- tahun ke-2 Rp600.000,- tahun ke-3 Rp 800.000,- dan dana sakit sebanyak Rp250.000,- dalam setahun hanya sekali pencairan.
Setelah senam, masyarakat dihebohkan dengan pembagian lucky draw persembahan dari PT Kalbe Farma. Diharapkan PKBM Dira’s dapat membuat kegiatan yang lebih baik lagi.(dra)