Home Blog Page 15314

Kadhafi Enggan Mundur

TRIPOLI- Perundingan antara Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma dengan pemimpin Libya, Kolonel Muammar Kadhafi di Tripoli berakhir tanpa ada pengumuman kemajuan terkait konflik Libya.

Usai pertemuan, Selasa (31/5) Zuma mengatakan, Kadhafi setuju untuk sebuah gencatan senjata, tetapi tetap tak akan mundur, seperti yang dinginkan Pakta Pertahanan Atlantik (NATO) dan pasukan oposisi Libya.

“Khadafi siap menerima inisiatif gencatan senjata dari Uni Afrika untuk menghentikan segala kekerasan, termasuk dukungan NATO terhadap oposisi. Kadhafi siap mengimplementasikan peta jalannya,” kata Zuma.

Kedua kepala negara itu melakukan pembicaraan mengenai proses gencatan senjata dengan pihak oposisi. Dalam pembicaraan tersebut, Kadhafi menilai pihak NATO telah melakukan pelanggaran atas Resolusi PBB mengenai Libya. Demikian diberitakan Reuters, Selasa (31/5/2011).

Tripoli menuduh NATO mencoba melakukan pembunuhan politik terhadap Kadhafi dan dengan sengaja berupaya merusak infrastruktur negara tersebut. Kadhafi juga mengecam tindakan blokade laut yang diarahkan kepada Libya oleh NATO.

Selama pembicaraan, Kadhafi juga mendesak melakukan pertemuan dengan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bang sa (DK PBB) guna mengkaji ulang mekanisme penerapan resolusi terhadap Libya.
Sebelumnya, Presiden Zuma mengatakan serangan yang dilakukan NATO selama ini mengancam upaya Uni Afrika untuk mengupayakan jalan damai dalam mengatasi konflik di Libya.

Sepertinya makin lama, Kadhafi terus ditinggalkan perwira-perwira militernya. Diketahui beberapa orang perwira menengah dan perwira tinggi Libya membelot dari Khadafi.

Sementara itu, oposisi menyatakan menolak setiap proposal perundingan damai jika tak menyertakan persyaratan yang paling diinginkan. Yakni turunnya Khadafi.

Sementara itu, juru bicara oposisi Libya menolak usulan tersebut dan berjanji melancarkan serangan ke pemerintahan Kadhafi. Selama ini para oposisi memang mendapat dukungan dari NATO.
Menteri Luar Negeri Italia, Franco Frattini dijadwalkan berkunjung ke kota basis oposisi di Benghazi. Frattini dijadwalkan bertemu anggota Dewan Transisi Nasional Libya, sebuah persekutuan para oposisi Kadhafi. (bbs/jpnn)

Demonstran Jalani Tes Keperawanan

KAIRO – Seorang jenderal senior di Mesir mengakui adanya tes keperawanan kepada demonstran yang ditangkap saat aksi protes anti-pemerintahan Maret lalu. Demikian pengakuan yang disampaikan kepada media Amerika Serikat (AS), CNN.

Sebelumnya laporan mengenai tes keperawanan ini dikeluarkan oleh pihak Amnesty International.
Laporan tersebut menunjukkan klaim bahwa pengunjuk rasa perempuan yang berada di Tahrir Square, Maret lalu, dipukuli serta disetrum, sesaat setelah ditangkap. Tidak hanya itu, para demonstran tersebut juga ditelanjangi dan diancam akan didakwa kasus prostitusi serta dipaksa melakukan tes keperawanan.

Ketika itu, juru bicara militer Mesir, Mayor Amr Imam mengatakan 17 pengunjuk rasa perempuan ditangkap namun dirinya menepis adanya tuduhan tes keperawanan. Tapi, segala tuduhan tersebut terjawab, setelah diakui seorang jenderal di lingkungan Kementerian Pertahanan Mesir, yang enggan disebutkan namanya.

Dalam pembelaan, jenderal tersebut menyebutkan ditemukan fakta mengejutkan mengenai demonstran perempuan. “Gadis-gadis yang ditahan bukan seperti anak kita. Mereka adalah perempuan yang tidak satu tenda dengan demonstran pria. Kami menemukan bom molotov dan narkoba dalam tenda tersebut,” ungkap jenderal itu seperti dikutip Times, Selasa (31/5).

Dirinya mengatakan tes keperawanan dilakukan agar pada saatnya nanti, para demonstran perempuan ini tidak mengklaim mengalami tindakan pemerkosaan dari pihak berwenang.  (bbs/jpnn)

Bom Abu Sayyaf Lukai Lima Prajurit Filipina

MANILA – Militan Abu Sayyaf kembali melancarkan serangan bom, akibatnya lima orang prajurit yang tengah memburu militan Abu Sayyaf di bagian selatan Filipina terluka.

Prajurit itu tewas setelah bom rakitan yang dipasang prajurit itu meledak dan mengenai tiga orang prajurit di Desa Far Flung. Desa itu merupakan wilayah para militan Abu Sayyaf. Sedangkan dua prajurit lainnya terkena ledakan ranjau di hutan Gunung Sumisip. Demikian  dilansir Associated Press, Selasa (31/5).

Satu dari lima prajurit itu terpaksa menjalani operasi. Pasukan khusus itu diserang ketika mereka melakukan pemburuan terhadap militan Abu Sayyaf, mereka juga mencoba untuk mengamankan konstruksi Jalan Basilan dari serangan Abu Sayyaf.

Selama ini, Amerika Serikat (AS) telah mengklasifikasikan Abu Sayyaf dalam kelompok teroris karena aktivitasnya kerap melakukan pengeboman dan penculikan. Pemerintah setempat menjelaskan, sekitar 410 militan Abu Sayyaf sering melakukan tindakan penculikan dengan meminta tebusan di Basilan dan beberapa provinsi lainnya. (bbs/jpnn)

Mengumpat Pakai Kata-kata Kotor Didenda

MELBOURNE – Warga Australia bisa saja suka berbicara terus terang, tapi saat ini undang-undang baru akan dikeluarkan yang mengenakan denda terhadap orang yang suka mengumpat atau berkata-kata kotor.

Negara bagian Victoria yang memiliki populasi terbesar kedua di Australia akan mengesahkan undang-undang baru terhadap warganya yang menggunakan kata-kata kotor agar dikenakan denda sebesar Aus240 atau sekira Rp2,2 juta.
Jaksa wilayah Victoria, Robert Clark mengatakan, denda tersebut sama dengan denda tilang bagi pengemudi yang mengebut dan juga parkir sembarangan. “Ini akan memberikan kewenangan kepada pihak kepolisian agar langsung menindak warga yang berperilaku buruk,” ujarnya seperti dilansir AFP, Selasa (31/5).

Tapi, dia menyadari dirinya terkadang suka mengumpat kata-kata kotor. “Biasanya saya mengeluh seperti layaknya yang biasa orang lain lakukan,” sebutnya. (bbs/jpnn)

Tak Tahu Dana Talangan

JAKARTA- Menpora Andi Mallarangeng menepati janjinya untuk datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin (31/5), mantan juru bicara kepresidenan itu diperiksa selama tiga jam terkait kasus suap proyek pembangungan wisma atlet Sea Games 2011 Palembang yang menyeret anak buahnya Sesmenpora Wafid Muharam sebagai tersangka.

Andi datang sekitar pukul 9.30 WIB menggunakan mobil dinasnya Toyota Crown Royal dengan plat nomor RI 45. Begitu datang dia langsung masuk ke gedung KPK untuk menemui para penyidik tanpa banyak bicara. Sekitar pukul 13.00 WIB, Andi keluar dari gedung KPK.

“Saya sudah memberikan keterangan panjang lebar kepada penyidik KPK,” kata Andi saat ditemui seusai menjalani pemeriksaan. Dia menerangkan bahwa dalam pemeriksaan kemarin, posisinya sebagai saksi kasus suap proyek Wisma Atlet.

Dia enggan menyebutkan berapa pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. “Ada beberapa pertanyaan (yang diajukan penyidik),” ucapnya. Yang jelas lanjutnya, pertanyaan yang diajukan kepadanya adalah pertanyaan seputar jabatan dan tanggung jawabnya sebagai seorang menpora.

Lebih detail  Andi menerangkan, dirinya memberikan penjelasan kepada penyidik tentang penggunaan anggaran pembangunan wisma atlet. Sebab, pembangunan wisma atlet inilah yang menjadi perkara saat ini.
Dia hanya tersenyum saat ditanya apakah dirinya diperiksa terkait penggunaan dana talangan yang digunakan dalam pembangunan wisma atlet. Seperti yang diketahui, mantan sesmenpora yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka Wafid Muharam selalu menyampaikan bahwa uang Rp3,2 miliar yang diperoleh dari PT Duta Graha Indah adalah dana talangan. Bahkan dalam beberapa kesempatan Wafid mengaku selalu melaporkan penggunaan dana talangan saat rapat bersama Andi.

Tapi, kakak kandung Choel Mallarangeng itu langsung menepis pengakuan Sesmenpora Wafid bahwa dirinya beberapa kali dilapori tentang penggunaan dana talangan dan memberikan persetujuan terkait penggunaan dana talangan. “Saya tidak pernah dilapori,” kilah  Selain itu, Andi juga mengatakan bahwa Kemenpora selama ini tidak pernah mengeluarkan kebijakan untuk menggunakan dana talangan dalam proyek-proyek di Kemenpora.(kuh/jpnn)

Nunun Terendus KPK di Thailand

JAKARTA- Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memburu Nunun Nurbaeti, tersangka kasus suap cek perjalanan pemenangan Deputi  Gubernur Senior BI Miranda Goeltom membuahkan hasil. Sebab, tim KPK yang khusus diberangkatkan ke Thailand berhasil menemui istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu.

“Tim sudah berhasil menemui Nunun,” kata seorang sumber Jawa Pos (grup Sumut Pos) kemarin (31/6). Dia mengatakan tim KPK itu menemui Nunun di sebuah kota di Thailand. Meski berhasil menemui Nunun, tim tersebut tidak bisa membawa pulang Nunun. Hambatannya, lantaran Nunun sudah tidak lagi memiliki paspor. “Jadi dia tidak bisa dibawa pulang,” ucapnya.

Kini pihak berwenang tengah memproses pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai perangkat pemulangan Nunun ke Indonesia. Sumber tersebut juga tidak bisa memastikan kapan sosialita papan atas itu bisa tiba di Indonesia.

Sementara itu juru bicara KPK Johan Budi membantah kabar penangkapan Nunun di Thailand. “Itu tidak benar,” katanya di Gedung KPK kemarin.

Namun Johan mengakui, kini KPK telah menurunkan tim ke Thailand untuk melacak keberadaan Nunun di negera berjuluk Negeri Gajah Putih itu. Tapi tim tersebut hingga kini belum bertemu dengan Nunun.
Lanjut Johan, tim kini sedang berkoordinasi dengan pihak kejaksaan Thailand untuk mengetahui posisi Nunun. Selain itu, tim KPK juga akan menerangkan sejelas-jelasnya tentang perkara yang menimpa Nunun. “Tentu saja, tim itu didampingi KBRI di Thailand,” imbuhnya.(rdl/kuh)

Seret Politisi Golkar

SMS Kaleng Nazaruddin

JAKARTA- Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Indra Jaya Piliang kemarin (31/5) diperiksa tiga penyidik Mabes Polri. Pemeriksaan selama satu jam tersebut dilakukan karena Indra mengaku mendapat pesan singkat dari nomor Singapura. Pesan tersebut yang belakangan membuat murka Presiden SBY karena dianggap memfitnah dirinya.
“Pemeriksaan hanya untuk mengambil data di handphone saya,” kata Indra saat dihubungi kemarin petang.
Menurut Indra, sekitar pukul 14.00 WIB, dirinya mendapat telepon dari AKBP Silvester Simamora, seorang penyidik dari Mabes Polri. Simamora mengklarifikasi pernyataan di akun twitter bahwa dirinya menerima pesan singkat dari nomor telepon seluler Singapura. “Pak Simamora mengajak bertemu dan saya iyakan,” kata Indra.

Sejam kemudian, Simamora datang bersama dua penyidik lain, yakni Briptu Aditya Chandra dan Briptu Bambang Haryanto Siregar. Indra menerima ketiganya di kantor Indonesian Institute di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.
“Saya bilang kalau saya baca sms itu sekitar pukul 05.30 pagi, hari Sabtu (28/5),” ujarnya. Jika dilihat di data HP  Nokia E7 miliknya, sms itu diterima pukul 00.14 WIB.

“Di handphone saya tertera diterima tanggal 26 Mei, itu kesalahan pengaturan, karena seharusnya Sabtu,” jelasnya.

Tidak banyak yang ditanyakan Sylvester kepada Indra. Ia mengaku hanya menjalankan tugas menyelidiki kasus penyebaran sms yang diduga dilakukan Nazaruddin. Sylvester juga meminta kesedian Indra jika sewaktu-waktu dimintai keterangan.
Setelah data sms gelap itu kemudian dipindah ke laptop yang dibawa para penyidik, Indra kemudian diminta menandatangani surat pernyataan penerimaan barang bukti.  “Sebenarnya bukan cuma saya yang menerima sms itu, banyak teman-teman saya yang juga menerima,” terangnya.

Usai menerima sms tersebut, Indra mengaku langsung berkicau lewat akun twitter. Pesan itu juga ia kirim pada seorang wartawan. “Cuma dia saja yang saya kirim. Dan wartawan itu balik mengkonfirmasi setelah isu itu meledak di media online,” ujarnya.

Pesan singkat bernomor Singapura yang dikirim orang yang mengaku Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tersebut berisi tudingan pada sejumlah elit Demokrat, Ketua Dewan Pembina, Soesilo Bambang Yudhoyono.

Selain dituding membuat pesan gelap, kemarin juga muncul pranala blog berisi testimoni Muhammad Nazaruddin.  Blog beralamat http://nazaruddin78.blogspot.c om tersebut dibuat Mei 2011.

Profil pemilik blog hanya sekadarnya, karena pembuatnya tampaknya fokus pada badan blog yang berisi testimoni berjudul Bertepuk Tanganlah Partai Lain. Blog tersebut diposting pada Senin (30/5).

Dalam postingan tersebut, Nazaruddin menegaskan bahwa kasus-kasus yang menimpanya adalah skenario untuk memojokkannya. Berupa-rupa kasus yang dikomentarinya, antara lain pemerkosaan SPG di Bandung, bisnis batu-bara, kasus suap Sesmenpora, hingga pengembalian uang suap oleh sekjen Mahkamah Konstitusi.
Nazaruddin sendiri belum menjawab apakah dirinyalah pemilik blog. Ketika nomor telepon selularnya dihubungi, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat ini tak bersedia mengangkat. Pesan singkat yang dikirimkan juga belum dibalas hingga berita ini diturunkan. (bay/dyn/jpnn)

ONH Naik Jadi Rp34,6 Juta

JAKARTA- Kementerian Agama (Kemenag) memaparkan perhitungan sementara biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) musim haji 2011, di Komisi VIII DPR tadi malam (31/5). Setelah dipaparkan, BPIH tahun ini naik dibandingkan tahun lalu.

Perhitungan sementara, direct cost atau biaya yang dibebankan langsung ke jamaah dalam BPIH 2011 dipatok sebesar USD 3.847. Kemenag menggunakan asumsi APBN bahwa USD 1 setara dengan Rp 9.000. Jadi, jika dikonversi ke rupiah, perhitungan sementara BPIH 2011 setara dengan Rp 34.623.000.

Sementara, BPIH 2010 ditetapkan sebesar USD 3.342. Saat itu, Kemenag menggunakan asumsi APBN USD 1 setara dengan Rp 9.300. Nah, saat dirupiahkan, BPIH 2010 senilai Rp 31.080.600. Jika dibandingkan, usulan BPIH 2011 lebih besar Rp 3.542.400 atau USD 505.

Ada beberapa pos pengeluaran yang membengkak. Seperti tiket pesawat pergi-pulang, biaya pemondokan, dan general service yang diberikan pemerintah Arab Saudi.

Ketua Komisi VIII Abdul Kadir Karding menjelaskan, DPR tetap berharap BPIH tahun ini turun dibanding tahun lalu. Minimal sama atau tidak naik. ‘Apalagi nilai rupiah terus menguat ke dolar (USD,red),’ ujar Karding.

Selain meminta ongkos naik haji tidak naik, Karding juga berharap layanan kepada jamaah lebih baik. Misalkan, semakin mendekatkan maktab jemaah dengan masjidil haram. Selanjutnya, layanan jamaah saat menjalankan wukuf di padang arafah juga didongkrak. Terakhir, Karding mengharapkan segera dibentuk panja BPIH segera dibentuk. Sehingga BPIH tahun ini bisa diputuskan. ‘Semakin cepat diputuskan, menguntungkan jamaah,’ jelasnya.

Menanggapi permintaan itu, Menag  SDA sepakat jika prinsip BPIH tahun ini tidak naik. “Perhitungan ini masih sangat sementara,” katanya. Cara menekan peningkatan BPIH dengan optimalisasi tabungan setoran awal BPIH senilai Rp 1 triliun lebih. Tabungan ini, digunakan untuk mensubsidi direct cost.(wan/jpnn)

Presiden Harus Turun Tangan

JAKARTA- FIFA akhirnya merilis keterangan resmi soal PSSI yang diberikan kesempatan terakhir untuk menggelar kongres paling lambat 30 Juni mendatang. Itu disampaikan Sepp Blatter dalam press conference di markas FIFA tengah malam kemarin.

Pada kesempatan itu Blatter  hanya memberikan keterangan singkat mengenai persepakbolaan Indonesia. Menurut Blatter, keputusan itu dalah hasil dari hasil sidang Exco FIFA yang dihadiri 23 dari 25 anggotanya.
Soal Indonesia, kandidat tunggal Presiden FIFA dalam kongres hari ini tersebut hanya memberikan penjelasan dalam satu kalimat saja.

“Kami memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menggelar Kongres lagi sampai 30 Juni.  Indonesia otomatis akan dijatuhi sanksi jika gagal menyelenggarakan kongres sampai 30 Juni,” kata Sepp Blatter. Sikap FIFA tentang Indonesia itu juga terpampang dengan jelas dalam situs FIFA.

Di situs FIFA juga kembali ditegaskan jika empat nama yang sebelumnya sudah diputuskan dilarang untuk dicalonkan sebagai Ketum, Waktum, dan anggota Exco PSSI periode 2011-2015, yiatu Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro tetap tidak boleh maju. Pada 1 Juli FIFA akan langsung menjatuhkan sanksi jika instruksi FIFA tidak ditaati.

Tapi ternyata, kesempatan kedua yang diberikan FIFA itu sepertinya hanya dipandang sebelah mata oleh pendukung George Toisutta-Arifin Panigoro. Dalam press conference yang digelar di salah satu mall di Jakarta kemarin sore, Saleh Mukadar, salah satu anggota tim sukses George-Arifin mengatakan Sepp Blatter berkomentar seperti itu karena dia menerima masukan dari Thierry Renegass (Direktur Pengembangan dan Keanggotaan FIFA) yang selama ini dituding banyak berpihak kepada status quo.

Mengenai putusan FIFA tentang tidak adanya sanksi kepada Indonesia menurut pendukung George – Arifin sebenarnya karena sidang Exco FIFA memang tidak mengagendakannya. Itu karena memang tidak ada pelanggaran yang dilakukan peserta pada kongres 20 Mei lalu.  Anggota Komisi X Dedi  Miing Gumelar meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun tangan untuk meredam pihak-pihak yang berkepentingan.(kuh/jpnn)
“Kami di Komisi X sudah merekomendasikan pemerintah untuk segera menuntaskan masalah ini,”katanya. (kuh/jpnn)

Heroin dalam Anus

JAKARTA- Aparat Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta lagi-lagi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba. Kali ini, seorang perempuan berkewarganegaraan Malaysia ditangkap setelah terbukti membawa heroin. Modus yang digunakan pelaku terbilang unik, yakni menyimpannya dalam anus.

Pelaku berinisial FBS (26), dan ditangkap Sabtu (28/5) saat baru saja tiba pukul 20.00 WIB dengan pesawat Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia. Kecurigaan petugas berawal saat dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan perempuan cantik tersebut.

Benar saja, setelah diperiksa secara seksama, petugas mendapati 51 butir bubuk berwarna coklat yang dibungkus seperti kapsul di dalam lipatan celana pendek serta diikat dan dimasukkan ke dalam tas tangan.
“Untuk mengelabui petugas, tersangka sengaja datang pada Sabtu dan di malam hari. Sebab, saat itu akan ada pertandingan sepakbola Barcelona-MU,” ucap Maman Sulaeman, Plh Kepala Bea Cukai, Selasa (31/5).

Dikatakannya, setelah menemukan 51 butir kapsul itu, pihaknya langsung mengidentifikasinya dengan Narcotest, dan hasilnya positif sebagai heroin. Lalu dilakukan pengembangan ke hotel di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.  Saat di hotel itu, FBS merasa kesakitan di bagian duburnya. Saat itulah diketahui terdapat 20 butir kapsul ukuran sepanjang ruas jari di anusnya. (net/jpnn)