Home Blog Page 15338

Blaugranas Sediakan Bonus Rp8,8 Miliar

NAMPAKNYA kantong pemain Barcelona akan menggelembung jika berhasil menjuarai Liga Champions. Dengan total bonus disiapkan sebesar 16 juta poundsterling, masing-masing pemain bisa dapat 650.000 poundsterling (Rp8,8 M).

Jumlah 16 juta poundsterling yang disiapkan kubu Barcelona sebagai bonus jika bisa menjuarai Liga Champions tak jauh berbeda dengan apa yang mereka berikan dua tahun lalu.
Usai menundukkan Manchester United pemain-pemain The Catalans saat itu total mendapat 15,5 juta poundsterling.
Dikutip dari TheSun, dengan 16 juta poundsterling disiapkan berarti setiap pemain Barcelona bisa mendapat 650.000 poundsterling atau sekitar Rp 8,8 miliar. Jika pertandingan dituntaskan Barca dalam 90 menit berarti untuk setiap menitnya Lionel Messi cs dapat sekitar 7.222 pound (Rp99,8 juta) atau 120 pound (Rp1,6 juta) per detik.

Disebutkan kalau jumlah bonus yang diterima setiap pemain Barcelona tak akan sama jumlahnya. Nama-nama besar seperti Messi, Xavi, Iniesta bakal dapat bonus lebih banyak dibanding pemain lainnya.
Sementara itu di kubu Setan Merah terdengar kabar jika mereka bisa meraup bonus  350.000 poundsterling (Rp 4,7 miliar) perorang jika jadi kampiun.

Ternyata bukan hanya bonus saja Barcelona mengungguli Manchester United. Untuk ukuran gaji pun kubu Blaugranas mengungguli calon lawannya itu.

Jika dihitung secara rinci, nilai gabungan dua skuad yang bakal berlaga 670,5 juta euro alias sekitar Rp8,15 triliun.
Dari nilai tersebut, lebih dari dua kali lipatnya berasal dari skuad Barcelona, yaitu 454 juta euro, sementara total banderol pasukan Manchester United hanya 216,5 juta euro.
Angka tersebut berasal dari laporan yang dirilis Frontier Economics. Firma konsultasi ekonomi yang bermarkas di London itu mengestimasi nilai seorang pemain berdasarkan data-data di awal musim.
Keberhasilan Lionel Messi merebut penghargaan individual Ballon d’Or membuat bocah ajaib Argentina itu menjadi pemain termahal yang bakal merumput di Wembley hari Sabtu besok.
Nilai seorang Messi mencapai 140 juta euro. Dalam skuad The Red Devils, predikat termahal melekat pada striker Wayne Rooney dengan estimasi angka 60 juta euro. (bbs/jpnn)

Antara Kacang Polong Kecil dan Sepak Bola

Wawancara Javier ‘Chicharito’ Hernandez

Sir Alex memang tak terbantahkan lagi soal kepiawaian merekrut pemain andal. Salah satu rekrutan terbaiknya musim ini adalah Javier Chicharito Hernandez. Pemain muda asal Meksiko itu direkrut dari Chivas Guadalajara berkat dua gol di Piala Dunia 2010. Tak butuh waktu lama, Chicharito berhasil menunjukkan penampilan ciamiknya.
Berikut petikan wawancara sejumlah media yang dirangkum dari berbagai sumber kepada Javier Hernandez.

Cukup satu musim, Anda sudah memperlihatkan pencapaian yang melebihi ekspetasi. Bisa Anda jelaskan?
Tahun pertama ini sangat menakjubkan. Bukan hanya pelatih, bahkan saya sendiri dan keluarga juga tak menyangkanya. Saya banyak bermain ketika saya hanya berharap bisa main beberapa pertandingan di tim cadangan dan beberapa menit di tim inti.

Saya tahu sepak bola adalah hal yang tak bisa diprediksi, Anda bisa saja mendapatkan hari baik dan buruk, seperti pemain yang lain. Saya beruntung, tapi Anda adalah apa yang Anda kerjakan, dan saya berharap bisa melakukan semuanya sebaik mungkin.

Apa kunci sukses yang sudah Anda ketahui untuk bisa bermain di level tinggi bersama MU?
Kerja keras adalah hal utama untuk sukses di hidup ini. Tak hanya di olah raga, tapi juga di pekerjaan lain, di semua aspek kehidupan. Banyak pemain hebat di klub ini, jadi anda harus memberikan sesuatu yang lebih.
Anda tak hanya harus bekerja pada poin terendah, tapi juga pada kualitas, di mana Anda harus mencoba dan membuat sesuatu lebih baik. Saya berusaha meningkatkan fisik saya, karena saya tahu saya bukan pemain yang tinggi, tak terlalu kuat, sehingga saya berusaha meningkatkannya dibantu staf pelatih.

Ceritakan tentang Wayne Rooney
Dengan pemain-pemain seperti Rooney, Berbatov, Owen, dan semua penyerang di sini, sangat mudah untuk mengerti dan bekerja sama karena mereka adalah pemain yang luar biasa. Tak hanya Rooney, mereka semua adalah pemain kelas dunia dan selalu bermain untuk tim.

Seberapa besar kecintaan Anda terhadap sepak bola?
Sepak bola adalah hidup saya, dan saya bisa melihatnya pada Rooney dan rekan setim lainnya. Sepak bola adalah hidup kami, kami sangat mencintai olah raga ini dan selalu memberikan seratus persen kemampuan kami.

Seperti apa Sir Alex menurut Anda? Bukankah dulunya dia juga seorang striker?
Ia selalu memberi saya perhatian ekstra, karena ini adalah tahun pertama saya di Manchester dan jauh dari rumah. Dia menanyakan apakah saya baik-baik saja dan senang di sini (Manchester). Saat latihan maupun pertandingan, ia memberi saya masukan seperti “lihat pergerakanmu” atau “gerakkan tubuhmu seperti ini”. Saya berusaha menjadi seperti gabus agar saya bisa menerima semua masukan dan saran yang bisa saya dapatkan,”

Tahu tentang Stadion Wembley dan sejarahnya?
Semua orang di seluruh dunia tahu Wembley. Ketika anda berbicara tentang Wembley, anda berbicara tentang sepak bola, negara, Premier League, dan semua sejarah dan legenda yang berkaitan dengan stadion ini. Dan yang paling istimewa adalah pada tahun pertama di Manchester United saya akan bermain pada final Liga Champions di stadion ini. Sangat luar biasa.

Bagaimana cara melewati bek sekelas Pique dan Carles Puyol?
Mereka adalah dua bek tengah kelas dunia, Barcelona memiliki tim yang dihuni seluruh pemain-pemain kelas dunia. Kami fokus pada tim, bukan individu pemain. Itulah yang harus Anda siapkan, Anda harus fokus pada seluruh tim dan bagaimana mereka bermain. Tentu saja tanpa melupakan bagaimana kami harus fokus pada tim dan permainan kami sendiri untuk meraih kesuksesan.

Terakhir, coba jelaskan kenapa Anda dijuluki Chicharito?
Nama itu datang dari ayah saya. Mereka memanggilnya begitu karena ia memiliki bola mata berwarna hijau saat lahir, seperti kacang polong, jadi mereka memanggilnya “Chicharo” (kacang polong). Semua memanggilnya begitu. Ia seorang pemain sepak bola yang hebat (ayah Chicharito merupakan mantan striker timnas Meksiko). Ketika saya lahir, saya adalah “anak dari Chicharo”, bukan Javier Hernandez. Jadi mereka memanggil saya “Chicharito” yang berarti “Kacang polong kecil”. Itu adalah nama warisan dari orang tua. (bbs/jpnn)

Lupakan Messi!

LONDON- Bek Manchester United, Nemanja Vidic menolak untuk menakuti pergerakan Lionel Messi. Bagi Vida-panggilan akrab Vidic, Barcelona adalah sebuah tim, tak melulu Lionel Messi.
“Messi memang pemain bagus dan sulit untuk dihentikan,” ungkap Vidic. “Tapi saya juga tidak akan meremehkan pemain lain seperti Xavi dan Andres Iniesta. Mereka adalah pemain yang sangat bagus yang bisa menunjukkan performa yang bagus di pertandingan penting.”

“Ini adalah pertandingan untuk bisa menghentikan Barcelona sebagai sebuah tim,” tandasnya.
Juga ditegaskan Vidic, rekan-rekannya di Manchester United saat ini memiliki motivasi yang tinggi karena melihat kesuksesan Barcelona dua tahun lalu. “Pastinya, ketika Anda sampai ke final sebesar pertandingan itu dan kalah, perasaannya pasti tak menyenangkan. Melihat tim lain mengangkat trofi terbesar yang bisa saja Anda miliki, bukanlah momen yang hebat,” jelas Vidic.

“Menyedihkan sekali waktu itu, dan kami harus mengatakan tim terbaik menang pada saat itu. Barcelona adalah tim yang hebat dan pastinya mereka banyak menguasai bola sepanjang pertandingan. Tapi semua tergantung kami untuk mengeksploitasi kelemahan mereka, yang pasti semua tim punya kelemahan,” tandasnya.

Namun begitu, mitra Vida di bawah Rio Ferdinand mengaku optimis bisa menghentikan Messi. “Tidak akan ada cukup kata-kata untuk menggambarkan sahabat kecil kita itu (Messi). Torehan golnya fenomenal, dia mencetak lebih dari 50 gol dan Rooney berada di belakangnya,” ucap Ferdy seperti ditulis oleh The Sun.

“Jika Anda melihat data statistik, maka tak diragukan lagi, Messi adalah pemain terbaik di dunia. Messi adalah pemain hebat, tak diragukan lagi, dan dia melakukan hal yang menakjubkan. Tetapi saya percaya kami bisa menangani dirinya di lapangan nanti dan saya percaya kami akan memenangi laga final,” beber Ferdy.
Pun Park Ji Sung mengakui hal serupa. Gelandang asal Korea Selatan yang dijuluki pemain dengan tiga paru-paru itu 100 persen akan berusaha menghentikan Messi.

“Saya tak tahu peran apa yang akan saya miliki di final, tapi saya harus melakukannya 100% dan bermain hanya untuk memenangi pertandingan,” tegasnya.
“Kami memiliki gelandang yang hebat juga: Michael Carrick, Ryan Giggs, Anderson – mereka punya kemampuan hebat untuk menghentikan Barcelona.”  pungkas Park. (bbs/jpnn)

SmeCK Desak K-78 Dibubarkan

MEDAN-Tak ada habisnya bila membicarakan sepak terjang kelompok 78 (K-78) yang dituding sebagai biang kerok gagalnya kongres PSSI beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan Indonesia terancam sanksi dari FIFA.
Meski putusan apakah Indonesia bakal mendapat sanksi atau tidak baru diketahui pada 30 Mei mendatang, namun suara pesimis tentang nasib sepak bola nasional mulai kerap terdengar.

Karenanya, tak heran bila di pelosok nusantara tekanan yang menuntut agar K-78 dibubarkan kian menggema. Di Medan, Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan secara tegas meminta agar K-78 tidak memaksakan kehendaknya, sehingga roda organisasi dan pembinaan kembali bergulir.

“Kami menyatakan penyesalan mendalam atas sikap K-78. Nampak jelas banyak kepentingan di sana yang akhirnya mengorbankan nasib sepak bola nasional,” bilang  Nata.

“Kami berharap K-78 dibubarkan. Peran pemerintah dalam hal ini sangat penting. Karena K-78 sudah menodai sepak bola nasional. Kalau PSSI disanksi, maka nasib sepak bola kita akan karam. Kalau sudah begitu, siapa yang patut bertanggung jawab. K-78 sudah selayaknya jadi number one public enemy,” lanjutnya.
Nata juga mempertanyakan motivasi para anggota K-78 itu. Kalau motivasinya membenahi sepak bola nasional, maka cara yang digunakan tentu saja salah. “Kalau mereka tetap ngotot membela satu calon dan calonnya itu sudah dilarang FIFA untuk maju, ya kenapa masih ngotot juga? Ini kan ada apa-apanya. Harusnya mereka itu realistis sajalah. Ikuti aturan FIFA,” sambung Nata.

Di samping itu, peran Liga Primer Indonesia (LPI) sebagai salah satu karya salah satu calon yang didukung K-78 itu memang bisa jadi penyebab utama. Dengan demikian, ada baiknya LPI itu juga dibubarkan saja.

“Ini sama artinya dengan usaha menyelesaikan masalah dengan melahirkan masalah baru. Salut memang karena mereka mampu menurunkan Nurdin Halid. Tapi nampak ada kepentingan baru dengan pencalonan ini,” tambahnya.
Soal ada isu yang menyebutkan beberapa oknum pengurus PSSI Sumut terlibat K-78, SMeCK juga menyesalkannya. Menurutnya yang dianggap salah dan tidak pro terhadap kondisi sepak bola nasional tak semestinya dibela.
Apalagi sebelumnya, lewat berbagai pemberitaan media masa, Sekretaris Pengprov PSSI Papua Herman Pakaubun yang sebelumnya terkenal ngotot membela K-78, secara lugas membeberkan jika dirinya diimingi-imingi uang sebesar Rp1 Miliar bila mampu memenangkan salah satu calon.

“Nah, itu dia. Jadi, ini bukan cerita kepentingan semata, tapi juga ada unsur mencari keuntungan dengan mengorbankan kepentingan orang banyak. Jadi, bisa dibilang jika oknum pengurus PSSI Sumut itu sungguh tidak bermoral,” tandas Natha.

“Memalukan jika ada orang Sumut yang terlibat di dalam kelompok itu. Kami akan lihat perkembangan selanjutnya. Jika kondisinya makin parah, maka kami akan turun ke jalan meminta pertangungjawaban mereka,” tandas Natha.
Memang, di beberapa daerah kelompok suporter sepak bola mulai melakukan aksi turun ke jalan menuntut pembubaran K-78.

Di Malang ratusan suporter menggelar aksi dari Stasiun Besar Malang selanjutnya longmarch menuju Bundaran Tugu Kota Malang. “Sepakbola telah dipolitisasi oleh kelompok 78. Mereka harus bertanggungjawab,” tegas koordinator aksi, Ponidi Tembel.

Aremania dari Korwil Stasiun ini juga menegaskan, apabila sanksi FIFA benar-benar dijatuhkan, maka sepakbola di Indonesia akan mengalami kerugian besar. Bukan hanya prestasi, dan pembinaan yang macet. Tetapi pecinta sepakbola dan suporter juga akan dirugikan. “Suporter tidak akan bisa lagi medukung, serta menyaksikan timnya berlaga di kancah internasional,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan, apabila sanksi benar-benar dijatuhkan, selain Timnas Indonesia maka yang paling besar dirugikan adalah Persipura Jayapura. Saat ini Persipura sedang berlaga di AFC Cup, dan merupakan kandidat finalis. “Kasihan kawan-kawan kita dari Persipura. Mereka berjuang demi nama bangsa. Tapi ulah segelintir orang, akhirnya membuat mereka terancam tidak bisa berlaga di partai internasional,” ujarnya.

Di Kaltim, para pengurus klub pun melakukan hal yang sama. Menurut mereka, apa yang terjadi saat ini akibat ulah segerombolan orang yang hanya memikirkan keuntungan pribadi tanpa niat membangun sepak bola nasional. (jun/ful/jpnn)

18 Tim Ikuti Liga Instansi Piala Wali Kota Medan

MEDAN-Sebanyak 18 tim dipastikan mengikuti turnamen sepak bola Liga Instansi memperebutkan Piala Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap, yang berlangsung 8 Juni mendatang.

Sesungguhnya, selain ke-18 tim itu, beberapa instansi lainnya juga berniat mengikuti gelaran ini.
Sayangnya, hingga pendaftaran di tutup 25 Mei lalu, keempat tim tadi tidak melakukan konfirmasi kepada panitia.
“Di saat pendaftaran sudah ditutup, ternyata ada empat tim lagi yang ingin mendaftar. Tapi panitia tidak mungkin lagi menerima mereka, karena jadwal pertandingan sudah disusun,” bilang Kadispora Medan Drs Hanas Hasibuan MAP saat membuka acara technical meeting yang berlangsung di ruang rapat I Kantor Wali Kota Medan, kemarin (27/5).
Melihat besarnya animo para peserta untuk mengikuti even ini, Hanas yakin jika ke depannya akan terjaring pemain yang nantinya disertakan pada Liga Instansi Sumatera.

“Kita berharap agar semua tim yang mengikuti even ini dapat mempertontonkan penampilan terbaiknya. Tapi igat, jangan terlalu memaksakan diri, karena tujuan sesungguhnya adalah memperat jalinan silaturrahmi di antara SKPD yang ada di Medan,” bilangnya lagi.

Sementara itu Ketua Panitia Ahmad Basyaruddin didampingi Sekretaris Drs Azzam Nasution dan Bidang Pertandingan Amin Rambe berharap agar seluruh tim tetap menampilkan permainan cantiknya.
Ditambahkannya bahwa durasi yang dipakai pada even kali ini adalah 2X35 menit. Meski lebih singkat jika dibanding waktu normal, namun Ahmad Basyaruddin tetap berpesan agar seluruh pemain menjunjung tinggi sportifitas.
“Jangan lupa, gunakan skin guard untuk meminimalisir cedera yang kapan saja bisa terjadi,” imbuhnya. (jun)

KNPI Medan Dukung Pemain ke Bali

MEDAN- Pengurus, pelatih dan pemain sekolah sepak bola (SSB) Surya Putra Marindal (SPM) melakukan audiensi ke Sekretariat DPD KNPI Medan Jalan Merbabu Medan, Rabu (25/5).

Audiensi tersebut dilakukan untuk melaporkan sekaligus meminta dukungan atas keberhasilan SSB SPM yang mengantarkan tiga pemain mudanya lolos seleksi AC Milan Junior Camp yang berlangsung di Stadion Teladan Medan,pada Minggu (22/5) lalu.

Ketiga pemain SSB SPM yang lolos tersebut adalah Muhammad Faturrahman, Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Fiwi Dwipan. Mereka selanjutnya akan mengikuti program AC Milan Junior Camp selama dua pekan di Bali untuk memperebutkan 18 tiket menjadi bagian tim Indonesia All Star Challenge 2011 dan berkompetisi di Milan, Italia.
“Kita berharap ketiga pemain SSB SPM yang lulus seleksi tersebut dapat, termasuk tiga pemain Sumut lainnya yang turut lolos dan berprestasi selama mengikuti AC Milan Junior Camp di Bali sehingga kesempatan berkompetisi di Italia terwujud,” ujar Ketua DPD KNPI Medan, Zulham Efendi Siregar didampingi Sekretaris KNPI Medan, Ahmad Kamil Lubis.
Sementara itu Pelatih SSB SPM, Lasmono, mengaku sangat bersyukur atas prestasi ketiga siswanya itu.
“Ini adalah buah dari keseriusan,” bilang Lasmono.  (omi)

Hari Ini, Piala Specs Bergulir

MEDAN-Legenda sepakbola Indonesia, Ricky Yacobi, berbagi ilmu dengan pemain sepakbola muda Kota Medan dan sekitarnya lewat kegiatan coaching clinic di Stadion Kebun Bunga Medan, Jumat (27/5).
Coaching clinic sendiri diikuti sekira 150 pemain yang akan tampil pada turnamen piala Specs U-15. Selain Ricky, kegiatan yang digelar panitia turnamen piala Specs itu juga menghadirkan beberapa mantan pemain PSMS Medan seprti Suharto, Sunardi A, Sumardi, Sugiar dan Syamsir Alamsyah.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pemain yang mengikuti Piala Specs,” harap Ricky.
Pada kesempatan itu, Ricky yang mengalami masa keemasan pada era 80-an dan sempat dua kali  mempersembahkan medali emas SEA Games bersama Timnas, mengaku prihatin dengan menurunnya prestasi sepakbola Kota Medan.
“Dari kegiatan coaching clinic ini dapat disimpulkan bahwa pemain muda Kota Medan butuh pembinaan yang lebih serius lagi,” ucap striker yang sempat dibeli klub Matsushita Jepang itu.

Sementara itu, Sekretaris Panitia turnamen Piala Specs U-15, Sugeng Rahayu, mengatakan digelarnya coaching clinic bagi peserta turnamen merupakan upaya panitia dalam meningkatkan kemampuan para pemain. “Kegiatan ini tentunya menjadi motivasi bagi peserta turnamen untuk bermain sepakbola lebih baik lagi,” katanya.

Lebih lanjut Sugeng mengatakan bahwa turnamen Piala Specs digelar hari ini (28/5) di Stadion Kebun Bunga Medan. Event yang diikuti 16 tim itu akan dibuka secara resmi oleh Plt Ketua PSSI Sumut, Idrus Djunaidi. “Laga pembuka mempertemukan SSB Patriot Pantonlabu Aceh dan SSB Labuhanbatu Utara,” pungkas Sugeng. (jun)

SSB Patriot Siap Tampil Maksimal

MEDAN-SSB Patriot Medan menyatakan kesiapannya dalam mengikuti turnamen Sepak Bola Piala Specs, yang akan digelar di Stadion Kebun Bunga 28 Mei mendatang.

Kesiapan SSB Patriot Medan dalam Piala Specs tersebut ditunjukkan dengan  menampilkan pemain andalannya seperti Doni Kurniawan, Ari Gunawan, Rommy Alamsyah Putra, Kurniawan, Muhammad Abiyagi Panggabean, M Tuafik, M Tri Randa, Rizky Amanda, Doni Ramadana Ahmad S, Miftah Fadli, Adri Seven, Dedi Wahyudi, M Husni Mubarak, Bayu Suheru, Zulfikar Syah alam, Fickri Husaini, Andrian Novian, Dodi Santoso, Joel Manase Damanik, dan M Sukriadi.
Menurut Manajer Tim Patriot Medan, Heri Dodi Saptono, Kamis (26/5) saat memantau anak-anak latihan di Lapangan Sepak Bola Patriot Jalan Air Bersih Medan, semua pemain yang dipersiapkan untuk mengahadapi Piala Specs nanti, digembleng oleh dua pelatih Yusfan dan Rifho. Latihan itu digelar  pada hari Selasa dan  Kamis mulai Pukul 15-00 WIB hingga Pukul 18.00 WIB.

Sedangkan di Hari Minggunya dilakukan mulai Pukul 08.00 WIB-10.00 WIB.
“ Kita telah percayakan kepada kedua pelatih tersebut untuk menempah anak-anak menjadi pemain yang andal dan berkompeten saat berlaga nanti,” ujar Dodi.

Dilanjutkannya, Target yang akan dipasang nantinya yakni anak-anak mampu berlaga sampai babak berikutnya. Pasalnya, dalam persiapan menghadapi sangat mendadak sekali. “ Ya kami tak menyangka kalau kami dapat bermain di piala specs ini. Soalnya yang kami ketahui bahwa piala Specs sangat terbatas tim yang akan berlaga,” ujar Dodi. (omi)

Pemain Eksodus

MEDAN- Skuad PSMS harus sudah berpikir eksodus, ke klub mana akan berkarir musim depan. Kejelasan di PSMS sudah tak mungkin dipertanyakan saat ini. Hal itu dikarenakan PSMS sudah dibubarkan 25 Mei lalu.

Pembubaran skuad tentu saja menjadi pertanda bahwa PSMS saat ini tak lagi memiliki pemain. Manajerial juga lowong karena manajemen juga sudah dibubarkan. Artinya posisi-posisi di manajerial bakal diisi oleh orang baru. Namun belum pasti karena pengurus belum menentukan tanggal kapan akan kembali membentuk tim.

Berdasar hal itu, sejumlah pemain tampaknya akan segera berpikir untuk mencari klub baru. Namun ada juga yang menyatakan mencoba bertahan. Tapi itu semua masih menanti kepastian terakhir.

Sejumlah pemain yang akan hengkang ke klub lain musim depan antara lain Donny Fernando Siregar. Donny mengaku akan pindah klub. Dan yang pasti klub yang akan dibelanya musim depan bermain di Indonesian Super League (ISL). “Saya akan pindah klub. Yang pasti main di ISL. Saya belum bisa pastikan klubnya. Menanti tawaran paling menariklah,” kata Donny.

Tenaga Donny memang sudah diincar sejumlah klub. Memang rata-rata yang berminat kepada mantan pemain Persijap Jepara dan Persiba Balikpapan ini adalah klub kontestan ISL. Kabarnya Mitra Kukar juga sudah menaruh simpati kepada pemain yang kerap memakai nomor punggung 27 itu. “Lihat saja nanti bang. Yang jelas sudah ada yang melakukan negosiasi,” sambungnya.

Di samping Donny, tiga pemain asing PSMS juga dikabarkan akan hengkang. Gaston Castano yang bermain cukup baik bersama PSMS juga sudah dilirik klub lain. Namun hingga saat ini belum ada kepastian resmi. Almiro Valadares juga berniat hengkang. Namun juga belum diketahui apakah akan bertahan di Liga Indonesia atau pindah ke liga lain. Almiro tampaknya masih menanti keputusan terkait kekisruhan PSSI. Kalau Indonesia sampai dibanned FIFA tentu saja Almiro tidak akan bermain di Indonesia lagi.

Vagner Luis juga dipastikan hengkang. Konon Pelita Jaya tertarik kepada pemain asal Brasil ini. Yang pasti di PSMS nama Vagner sudah cukup jelek, terkait isu suap yang mendera beberapa waktu belakangan.
Di samping itu, dua kiper PSMS, Andy Setiawan dan Syahbani tampaknya tak akan berkostum PSMS lagi. Itu juga karena kasus isu suap yang melanda Andy meskipun pada akhirnya pengurus dan manajemen tidak bisa membuktikan dugaan suap itu. Sedangkan Syahbani sendiri sejak blunder mautnya di Stadion Teladan kontra Persih yang berakhir kekalahan bagi PSMS, tidak lagi disukai fans setia PSMS. Dengan demikian Syahbani dipastikan berpikir hengkang demi kepercayaan kembali dimainkan jadi kiper utama.

Di samping itu Zulkarnaen juga dikabarkan tidak akan lagi berkostum PSMS. Faktor cedera menjadi alasan utama. Sejak berkostum PSMS musim lalu, Zul memang tidak turun secara reguler karena masalah cedera.
Bek kanan, Rahmat juga dikabarkan akan segera berkostum lain. Kabarnya Rahmat akan dipinang oleh Persiraja yang promosi ke ISL. Apalagi Rahmat bermain cukup impressif musim lalu bersama PSMS, dan sempat bertemu Persiraja dua kali. Perhatian kepada Rahmat kembali terbuka apalagi kapten Persiraja merupakan abang ipar dari Rahmat. Bisa jadi isu ini benar adanya.

Namun ada juga pemain yang berencana tetap bertahan di PSMS. mereka adalah Affan Lubis, Faisal Azmi dan Tri Yudha Handoko. Meski belum menjawab pasti namun arah ke sana terbuka. “Kalau abang sih maunya tetap main di PSMS. Keluarga semua di sini. Tapi tergantung kabar terakhirlah. Abang pribadi masih merasa sanggup bermain dan bersaing, jadi belum berpikir gantung sepatu,” kata Affan. Sementara Faisal Azmi sendiri mengaku masih mencintai PSMS.(ful)

Pengurus dan Manajemen Gagal

PSMS akan memasuki musim ketiga di Divisi Utama yang merupakan kompetisi kasta kedua Liga Indonesia. Artinya PSMS terus didera kegagalan melangkah ke Indonesian Super League (ISL) yang merupakan kasta tertinggi sepak bola nasional.

Siapakah yang gagal? Pertanyaan klasik yang jawabannya mudah ditebak, utamanya bagi para fans setia PSMS. Rata-rata menjawab pasti: pengurus dan manajemen gagal total.

Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan salah satunya. Barisan kelompok pecinta PSMS yang memiliki jumlah anggota terbesar ini (7866), berharap ada revolusi besar di kepengurusan PSMS musim depan.
“Siapa lagi yang patut disalahkan? Tentu saja pengurus dan manajemen. Kalau memang tidak bisa mengurus lagi, harusnya sadar diri dan mundur. Beri kesempatan kepada orang lain yang memang bisa mengurus tim dengan baik,” koar Nata Simangunsong Ketua SMeCK kemarin.

Bukti kegagalan sudah terlihat jelas. Tiga musim main di kasta kedua kompetisi tentu saja jadi alasan utama yang tak terbantahkan. Kalau ingin melihat kegagalan lain, SMeCK juga punya jawaban. Salah satunya adalah tak berkembangnya markas PSMS: Stadion Teladan.

“Lihatlah ada waktu dua tahun untuk membenahi Stadion Teladan karena PSMS sedang tidak bermain di ISL. Kalaupun musim depan lolos ISL, tetap saja tak bisa main di hadapan pendukung sendiri karena kondisi Stadion Teladan sangat memprihatinkan. Harusnya ada desakan dari pengurus PSMS agar Stadion Teladan direnovasi,” tambah Nata.
Dosa lain adalah tak adanya sponsor yang bisa digandeng pengurus. Kalau orientasi pengurus masih menyusu APBD, maka tempatnya tak lagi cocok di PSMS. Ini karena musim depan seluruh klub di Indonesia haram pakai APBD. (ful)