Home Blog Page 1534

Dianiaya di Teras Rumah, Kakak Beradik Berharap Polisi Tangkap Pelaku

Martinus Ndruru (26) alias Martin dan Salina Ndruru (28) alias Ina Fitri korban penganiayaan di Kampung Cinta Damai Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, yang terjadi pada Sabtu tanggal 28 Mei 2023.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Martinus Ndruru (26), alias Martin dan Salina Ndruru (28), alias Ina Fitri, warga Kampung Cinta Damai, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menjadi korban penganiayaan. Keduanya meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dan menangkap para pelaku yang diduga dilakukan oleh 4 orang bersaudara.

Akibat perbuatan kekerasan dari para pelaku, mengakibatkan kedua korban mengalami sejumlah luka dan lebam di beberapa bagian tubuh. Ironisnya, kejadian yang menimpa kakak beradik itu, terjadi di teras rumah mereka pada hari Sabtu lalu (28/5/2023), sekira pukul 17.30 Wib. Bahkan tindakan premanisme itu disaksikan kepala lingkungan (Kepling) setempat, namun tak berupaya melerai.

Menurut penuturan korban, sebelum peristiwa penganiayaan itu terjadi, Martin yang sedang memperbaiki sepeda motornya di teras rumahnya, melihat kedua terduga pelaku inisial FZ dan SZ bersama oknum Kepling 3 berada di warung depan rumah korban yang jaraknya hanya beberapa meter, sedang mengkonsumsi minuman berakohol diduga jenis tuo nifaro (tuak nias).

Lalu tiba-tiba salah seorang terduga pelaku, FZ mendatangi Martin dan langsung menendang punggung korban hingga tersungkur ke tanah. Menurut Martin, Kepling yang berada di warung bersama para terduga pelaku, tidak sedikit pun berupaya menghentikan amukan para pelaku.

“Saat itu pas lagi menyetel tarikan gas motor saya, posisi saya membelakangi mereka. Tiba-tiba FZ mendekat dan langsung menendang punggung saya. Tendangannya keras membuat saya tersungkur ke tanah,” tutur Martin kepada Sumut Pos, Selasa (30/05/2023).

Lanjut korban, SZ yang merupakan saudara FZ juga mendekati Martin dan secara membabi buta menghajar Martin, dengan cara memukul, menininju dan menendang. Disaat yang bersamaan pula kedua terduga pelaku lainnya yakni Ama Fendi dan FH yang merupakan keluarga FZ dan masih bertetangga dengan korban turut membantu memukuli Martin bersama adiknya.

“Sewaktu saya berusaha berdiri dan hendak lari menyelamatkan diri, salah seorang dari mereka memiting leher saya, sambil menarik tubuh saya dijalan sementara yang lainnya kembali meninju muka saya. Hidung dan bibir saya pecah mengeluarkan darah,” sebut Martin.

“Adik saya yang masih sekolah pun, yang mencoba menghalau para pelaku, juga turut dipukuli. Yang saya heran, bapak Kepling tidak berupaya melerai, makanya saya curiga jangan-jangan mereka suruhan Kepling,” sambung Martin.

Bahkan kakak Martin, Salina Ndruru (28) alias Ina Fitri yang datang berusaha melerai tak luput dari amukan para pelaku. Ina Fitri yang mengaku baru menjalani operasi kelahiran anaknya itu mengeluh kesakitan di beberapa bagian tubuh akibat tendangan dan pukulan dari para pelaku.

“Pada saat itu, saya hanya berusaha menyelematkan adik saya dari amukan para pelaku. Saya hanya berteriak, tolong hentikan adik saya mati kalian buat, malah saya dipukuli. Padahal saya baru menjalani operasi kelahiran anak saya pak. Rusuk saya sampai sekarang masih sakit,” kata Ina Fitri dengan suara lemas sambil memegang rusuknya bekas tendangan para pelaku.

Beruntung, abang ipar korban datang dan langsung menarik tubuh Martin menyelamatkan ke dalam rumah salah seorang warga. Para pelaku pun sempat mengejar, bahkan sempat melempari batu rumah warga tempat Martin diselamatkan.

“Beruntung pak polisi datang ke lokasi. Baru mereka hentikan. Pak polisi lah yang menolong membawa saya ke rumah sakit,”ungkap Martin.

“Dan untuk mendapatkan perlindungan hukum, saya telah membuat laporan pengaduan di Polres Nias. saya berharap kepada bapak Kapolres Nias agar segera menangkap para pelaku dan di proses sesuai hukum yang berlaku. Sebab kalau tidak, saya merasa terancam dan bisa saja akan mereka ulangi menganiaya saya,” sambung Martin.

Terpisah, kepala lingkungan (Kepling) 3 Kelurahan Pasar Kecamatan Gunungsitoli Erwin tak meladeni pertanyaan wartawan. Erwin malah menyarankan wartawan media ini bertanya kepada warga sekitar di lokasi kejadian. “Silahkan ditanya warga sekitar, apa tindakan saya waktu. Nanti kalau saya yang jawab seolah membela diri,” kata Erwin singkat kepada Sumut Pos melalui telfon selularnya Rabu (31/05/2023).

Sementara Plt Kasi Humas Polres Nias Aipda Restu Gulo membenarkan laporan pengaduan atas nama pelapor Martinus Ndruru (26) alias Martin, telah diterima pada hari Minggu tanggal 28 Mei 2023, sesuai laporan Nomor : STPLP/B/230/V/2023/SPKT/POLRES NIAS/POLDA SUMATERA UTARA.

“Laporannya Polisi sudah diterima, korban sekaligus pelapor Martinus Ndruru (26) alias Martin dan Salina Ndruru (28) alias Ina Fitri. Sementara terduga pelaku ada 4 orang, inisial FZ, SZ, Ama Fendi dan FH. Dan laporan tersebut, saat ini sedang ditindaklanjuti di Sat Reskrim Polres Nias,” terang Aipda Restu Gulo, kepada Sumut Pos melalui pesan whatsapp Rabu (31/05/2023). (adl/adz)

Warga Belawan Tak Lagi Keluhkan Banjir Rob Sejak Ada Rumah Pompa Air

POMPA AIR: Rumah pompa air yang dibangun atas kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR di Kecamatan Medan Belawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah warga yang tinggal di Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan saat ini sudah tidak lagi mengeluhkan banjir Rob. Hal ini dikarenakan adanya rumah pompa air yang dibangun atas kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR. Rumah pompa air  ini juga telah berfungsi dengan baik.

 Selain rumah pompa air, tanggul sepanjang 329 meter yang berada di zona A (Kelurahan Belawan I) juga telah selesai dibangun. Dengan berfungsinya rumah pompa air dan selesainya tanggul, komitmen Bobby Nasution dalam penanganan banjir ( Medan tanpa banjir) khususnya banjir rob di Belawan terealisasi.

 Haji Rusli, salah seorang warga yang tinggal di jalan Langkat Kelurahan Belawan I, mengungkapkan selama ini dirinya dan warga merasakan banjir Rob. Namun saat ini setelah berfungsi rumah pompa air dan tanggul disini selesai dibangun, kami tidak lagi merasakan banjir rob.

 “Selama ini kami terus merasakan banjir pasang air laut, sampai rumah kami habis kena banjir. Tapi inshaAllah dengan adanya rumah pompa air dan bendungan itu, sekarang ini tidak pernah  kami lagi merasakan banjir pasang. Alhamdulillah pak Wali Kota Medan Bobby Nasution, kami mengucapkan terima kasih,” kata Haji Rusli yang juga tokoh masyarakat ketika ditemui di rumahnya, Selasa (30/5/2023).

 Menurut Haji Rusli, jika terjadi banjir rob, maka wilayah ini akan banjir selama satu sampai dengan 2 jam. Namun yang dikhawatirkan jika datang banjir rob ketika malam hari saat sedang tidur, bisa bisa kami di dalam rumah mengalami banjir.

 “Alhamdulillah sekarang dengan adanya bendungan dan pompa tidak lagi datang banjir rob, jika ini tidak ada Pastinya rumah kami kena banjir rob,” jelas Haji Rusli.

 Selanjutnya, Haji Rusli mengajak seluruh masyarakat untuk dapat mendukung program pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungannya khususnya dari sampah.

 “Kami juga mengharapkan kepada masyarakat, saat ini tempat kita ini sudah bagus dan cantik, mudah-mudahan masyarakat tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan di parit- parit, agar lingkungan kita terjaga,” ujarnya.

 Manfaat adanya rumah pompa air juga dirasakan Anita, warga Kelurahan Belawan I. Diungkapkan Anita, sejak rumah pompa air berfungsi air pasang tidak datang lagi ke wilayah mereka. Selain itu anak- anak juga sekolahnya lancar, dimana jika banjir kesekolah pasti terkendala.

 “Banyak perubahan disini sejak ada rumah pompa air. tidak pernah lagi melihat banjir pasang disini. inshaAllah kondisi saat ini dapat terus seperti ini,” Jelas Anita yang kesehariannya sebagai inu rumah tangga.

 Menurut Anita, setelah selesai pembangunan rumah pompa air dan tanggul di bulan Februari, diwaktu itu juga wilayah tempat tinggalnya tidak merasakan banjir rob lagi. “Kemarin juga ada terjadi pasang air, diwaktu pagi dan sore hari. Namun tidak lagi sampai di rumah kami,” Ujar Anita.

 Anita berharap program kolaborasi Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan Kementerian PUPR dalam mengatasi banjir rob dapat terus dilakukan di titik-titik yang telah ditentukan.

 “Mudahan-mudahan program ini bisa berkelanjutan sampai ketempat yang lain, sehingga warga lainnya juga akan merasakan pasang air rob,” pungkas Anita sembari mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution.

 Sementara itu, Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap menjelaskan, dibangunnya rumah pompa air dan tanggul di Belawan merupakan salah program prioritas bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam penanganan banjir Rob.

 Menurut Subhan, saat ini sudah ada satu unit rumah pompa air yang sudah selesai dibangun oleh kementerian PUPR. Rumah pompa air yang berada di Kelurahan Belawan I ini ada tiga pompa yang ketiganya berfungsi  dengan baik.

 “Ini adalah salah satu rumah pompa air yang telah selesai dibangun dan berfungsi. Terdapat 5 rumah pompa air lagi yang akan dibangun di Kecamatan Medan Belawan,” ujar Camat Medan Belawan.

 Dijelaskan Subhan, rumah pompa air ini akan mengatasi banjir rob di Kelurahan Belawan I tepatnya air yang ada di dalam drainase di jalan Langkat, jalan Kampar, Jalan Rokan, dan jalan Deli. Nantinya jika banjir rob terjadi maka pintu air akan kita tutup, kemudian air laut yang berada di drainase akan dialirkan kedalam colector drain kemudian di pompa dan dibuang ke laut.

 “Semua air pasang yang mengalir ke  dalam drainase warga  di jalan tersebut akan dialirkan ke dalam colector drain atau ke kolam penampungan. kemudian air akan dipompa dan dibuang ke laut,” tutur Camat sembari mengungkapkan manfaat dari rumah pompa air ini sudah dirasakan oleh masyarakat.

 Seperti diketahui penanganan banjir rob Belawan merupakan bagian dari program Prioritas Bobby Nasution dan program penataan Kawasan Belawan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR secara bertahap mulai dari tahun 2022 hingga beberapa tahun ke depan. Penataan ini dilakukan untuk mengatasi ancaman banjir rob, kemiskinan ekstrem, dan masalah kesehatan di Kecamatan Medan Belawan. (rel)

Diminati Masyarakat, Pembiayaan BSI OTO Tumbuh 64%

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Minat nasabah terhadap produk pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu. Salah satu salah satu produk BSI yang diminati masyarakat adalah BSI OTO untuk pembiayaan kendaraan bermotor.

Sepanjang tahun 2023 hingga bulan April, pembiayaan di BSI OTO mencapai angka Rp3,2 triliun, tumbuh 64,01% secara tahunan atau year on year (yoy).

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah yang telah memilih BSI sebagai mitra pembiayaan kendaraan. Dirinya menyebut BSI akan terus melakukan inovasi agar bisa menjawab segala kebutuhan dan keinginan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh nasabah BSI yang memilih BSI sebagai mitra pembiayaan untuk kendaraan dengan basis syariah. BSI terus berinovasi untuk memberikan produk dan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Untuk mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap BSI OTO, BSI mengadakan promo pembiayaan yang menarik untuk masyarakat. promo tersebut antara lain margin mulai setara 2,22% untuk mobil baru, margin mulai setara 6,62% untuk mobil bekas, DP mulai 0%, dan cashback mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta dengan minimal pembiayaan Rp175 juta untuk mobil baru dan mobil bekas. Program ini berlaku mulai 29 Mei hingga 30 Juni 2023.

Kinerja Impresif

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan kinerja impresif sepanjang triwulan I/2023 dengan perolehan laba bersih mencapai Rp1,46 triliun atau tumbuh 47,65% secara year on year. Pertumbuhan ini didorong penguatan fungsi intermediasi melalui penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran pembiayaan.

Adapun, penyaluran pembiayaan BSI mencatat naik dua digit yakni 20,15% secara yoy menjadi Rp213, 28 triliun. Pada periode tersebut, kualitas pembiayaan BSI terjaga dengan baik, tercermin dari NPF Gross di level 2,36%.

Perseroan fokus pada pembiayaan jangka panjang, prudent, dan mendiversifikasi alternatif pembiayaan yang sesuai segmen nasabah. Dengan demikian risiko pembiayaan dapat dimitigasi dengan baik sesuai dengan jenis pembiayaannya.

Hingga Maret 2023, total pembiayaan BSI mencapai Rp213,28 triliun, dengan porsi pembiayaan yang didominasi oleh pembiayaan konsumer sebesar Rp110,62 triliun, tumbuh 24,04% secara yoy. Lalu disusul pembiayaan wholesale sebesar Rp58,16 triliun atau tumbuh 17,29% secara yoy, dan pembiayaan mikro sebesar Rp19,32 triliun atau tumbuh 24,32% secara yoy.

Sepanjang tahun 2023 hingga bulan April, pembiayaan di BSI OTO mencapai angka Rp3,2 triliun, tumbuh 64,01% secara tahunan atau year on year (yoy).

Untuk mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap BSI OTO, BSI mengadakan promo pembiayaan yang menarik untuk masyarakat. promo tersebut antara lain margin mulai setara 2,22% untuk mobil baru, margin mulai setara 6,62% untuk mobil bekas, DP mulai 0%, dan cashback mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta dengan minimal pembiayaan Rp175 juta untuk mobil baru dan mobil bekas. Program ini berlaku mulai 29 Mei hingga 30 Juni 2023.(rel)

Peringati Harlah Pancasila, Rapidin Minta Kader PDIP Jadi Teladan Pengamalan Pancasila

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pancasila yang digali oleh Bung Karno, merupakan ideologi bangsa dan menjadi landasan hidup dalam berbangsa dan bernegara. Karenanya, peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, harus dimaknai dengan tekad untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs. Rapidin Simbolon dalam amanahnya pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Jamin Ginting Nomor 86 Medan Kamis (1/6/2023). Upacara ini diikuti pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut, Anggota Fraksi PDIP DPRD Sumut, badan dan sayap partai tingkat provinsi.

Rapidin menekankan kepada seluruh kader PDI Perjuangan Sumut untuk menjadi contoh dan teladan di lingkungan masing-masing dalam mengamalkan setiap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. ”Nilai-nilai Pancasila harus meresap ke dalam diri dan jiwa masyarakat Indonesia tanpa terkecuali dan saat ini kita membutuhkan masyarakat yang memiliki kesadaran penuh akan pentingnya melaksanakan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari,” ujar mantan Bupati Samosir tersebut.

Terakhir, Rapidin Simbolon juga menekankan kepada kader untuk selalu menjaga Negeri ini dari rongrongan kekuatan-kekuatan yang ingin menjatuhkan Pancasila dan mengganti dengan ideologi lain. “Konsesus bangsa ini telah bulat menyatakan, Pancasila sebagai ideologi tunggal di negeri ini dan itu berlaku sampai kapanpun. Maka menjaga kewibawaan Pancasila menjadi tanggung jawab kita bersama, jangan sampai Pancasila diganti dengan ideologi-ideologi yang tidak sejalan dengan konsesus pendiri bangsa ini, agar NKRI tetap tegak sampai kapanpun,” pungkasnya. (adz)

Tertibkan Parkir di Sejumlah Ruas Jalan, Dishub Medan Imbau Jukir Patuhi Aturan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan pemantauan lokasi parkir di sejumlah ruas jalan. Tak hanya pemantauan, Dishub juga melakukan sosialisasi kepada petugas juru parkir (Jukir) agar mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan.

Kepala Dishub Kota Medan, Iswar Lubis, melalui Kabid Parkir Dishub Medan, Nikmal Lubis menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menegakkan aturan, sehingga dapat memberikan rasa nyaman kepada warga Medan. “Ada beberapa ruas jalan yang kami pantau, antara lain di Jalan Perdana dan di seputaran Jalan Brigjen Katamso dan Jalan KH Zainul Arifin,” kata Nikmal, Kamis (1/6).

Saat melakukan pemantauan, Dishub masih menemukan beberapa kendaraan yang tidak mematuhi aturan. “Ada beberapa kendaraan yang diparkir tak sesuai aturan. Misalnya ada yang harusnya parkir sejajar namun petugas jukirnya malah mengarahkan kendaraan untuk parkir melintang, sehingga petugas memerintahkan jukir untuk mengatur ulang kendaraan yang sudah diparkirkannya,” ujarnya

Tak hanya memantau pelanggaran parkir, Dishub juga memberikan imbauan kepada petugas jukir agar mematuhi aturan dan akan menindak tegas jika pelanggaran terus dilakukan. “Kita imbau terus petugas jukir ini, masih secara humanis, belum kita beri sanksi. Namun kalau memang tetap membandel, kami akan beri sanksi tegas,” katanya.

Nikmal juga mengungkapkan, Dishub juga terus berupaya melakukan penataan parkir di Kota Medan dan berharap agar masyarakat tidak segan-segan untuk melaporkan jika masih ada oknum-oknum petugas jukir yang nakal. “Untuk masyarakat tidak perlu segan-segan, laporkan jika ada yang menyalahi aturan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindaklanjuti keluhan-keluhan dari masyarakat. Ini semua dillakukan untuk menjadikan Kota Medan sebagai kota yang nyaman sesuai arahan dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution,” pungkasnya. (map/adz)

Bantu Pemulihan Anak Korban Cabul, Polres Labuhanbatu Bentuk Satgas Trauma Healing

Polres Labuhanbatu membentuk Satuan Tugas (Satgas) Trauma Healing, Kamis (1/6/2023). (Fajar/Sumut Pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Polres Labuhanbatu membentuk satuan tugas (satgas) trauma healing untuk membantu pemulihan anak-anak yang menjadi korban pencabulan. Satgas trauma healing ini terdiri dari 12 orang petugas yang nantinya melakukan serangkaian tindakan efektif mengatasi trauma dengan memberikan bantuan berupa penyembuhan gangguan psikologis.

“Misalnya, seperti kecemasan, panik, hilangnya rasa percaya diri dan gangguan lainnya karena lemahnya ketahanan fungsi mental yang dimiliki individu,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP James H Hutajulu didampingi Kasat Reskrim, AKP Rusdi Marzuki dan Kasubsi PID M Iptu Arwin SH usai pembentukan, Kamis (1/6/2023)

Kapolres Labuhanbatu berkeinginan, Satgas Trauma Healing ini dapat mewujudkannya dengan cara memberikan hiburan kepada warga setempat, khususnya anak-anak agar trauma pasca peristiwa yang dialami, dapat terobati hingga tidak merasa takut beraktivitas secara normal. Selain itu, juga bertujuan mengembalikan keceriaan anak-anak. Sehingga, apa yang telah dialami sebelumnya, menjadi terlupakan. Sebab, korban memungkinkan akan menjalani masa sulit akibat tertimpa musibah.

“Korban biasanya cenderung akan dihantui rasa cemas berlebihan, apabila bencana tersebut datang kembali. Nah, satgas dapat menjadi langkah rehabilitasi bagi korban untuk menyembuhkan diri dari tragedi memilukan,” Ungkap AKBP James

Ke depannya, sambung Kapolres, Satgas Trauma Healing yang baru saja dibentuk oleh Polres Labuhanbatu ini, mampu mengalihkan pikiran buruk terhadap bencana agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan. Lebih jauh dipaparkannya, pembentukan Satgas Trauma Healing dilaksanakan di lobby Polres Labuhanbatu dihadiri OPD Pemkab Labura terkait dan personel kepolisian setempat.

Diketahui sebelumnya, dua peristiwa kekerasan dan pencabulan dialami puluhan pelajar di Labura, misalnya dengan pelaku oknum kepala sekolah MDTA yang telah 22 kali mencabuli 9 anak pelajar serta oknum guru yang juga pengasuh di SMP-IT Kecamatan Kualuh Selatan telah 37 kali mencabuli 12 pelajar. (fdh/adz)

Hadiah Sepeda Motor dan Sepeda Gunung Meriahkan Family Gathering PWI Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peduli terhadap kepenatan saat bertugas, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik SE akan membawa ribuan anggota PWI bersama keluarga refreshing acara family gathering (menjalin keharmonisan). Acara tersebut diyakni akan menghilangkan kejenuhan kerja dalam tugas wartawan yang diakui banyak tekanan.

Hal itu terungkap pada rapat panitia yang langsung dihadiri Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik didampingi Sekretaris PWI Sumut Sahat Rahmat Hamonangan Panggabean, Ketua Panitia Rifki Warisan, Sekretaris Panitia Sugiatmo dan unsur panitia lainnya di kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro Medan, Kamis (1/6/2023). Dalam rapat itu juga disepakati acara Family Gathering digelar di Singapore Land Waterpark, Kabupaten Batubara, Sabtu (3/5/2023).

Untuk memeriahkan acara nanti, telah disiapkan hadiah cukup mewah yakni dua unit sepeda motor, tiga sepeda gunung, dua sepeda lipat, TV, android dan puluhan hadiah menarik lainnya. Hadiah itu akan dibagikan lewat lucky draw bagi anggota dan staf kantor PWI Sumut.

Farianda mengatakan, hadiah sepeda motor dapat menunjang kinerja wartawan dalam meliput. Untuk itu, dia meminta kepada panitia supaya melayani seluruh peserta sebaik-baikknnya.

“Panitia harus melayani peserta sebaik-baiknya. Keluarga harus bangga punya orang tua jadi wartawan. Untuk itu demi kesuksesan acara kita jangan lupa berdoa. Kita punya keterbatasan tapi Tuhan akan memberikan jalan mulus agar rencana kita sukses,” pesan Farianda.

Tidak lupa Farianda menyampaikan terimakasih kepada seluruh sponsor karena dengan dukungannya dan peduli terhadap PWI Sumut. “Saya hanya memfasilitasi, tujuannya agar anggota PWI dan keluarga semakin terjalin hubungan silaturahmi yang baik. Ke depan upaya kita agar kesejahteraan wartawan semakin meningkat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Panitia Rifki Warisan juga memaparkan kesiapan Panitia sudah hampir 95 persen sesuai yang direncanakan. Bahkan sejumlah hadiah dua unit sepeda motor dan sepeda gunung sudah di tangan panitia.

Tidak lupa Rifki Warisan mengucapkan terima kasih kepada sponsor Pemkab Batubara, PT Fiesta, PTP N IV, Bank Sumut, Perumda Tirtanadi, PT Inalum, PT Coca Cola dan masih banyak yang menyusul.

Rombongan PWI Sumut akan berangkat menggunakan bus pada pukul 6.30 WIB dari kantor PWI Sumut Jalan Adinegoro Medan. Keberangkatan bus akan dibantu Patroli Pengawal (Patwal) dari polisi. (dek)

Optimalkan Jamsostek, bank bjb Raih Paritrana Award 2022 Tingkat Provinsi Jawa Barat

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, bank bjb memperoleh penghargaan Paritrana Award Tingkat Daerah Provinsi Jawa Barat 2022.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 30 Mei 2023. Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional bank bjb Tedi Setiawan.

Paritrana Award 2022 diraih bank bjb karena perusahaan dinilai telah berperan aktif dan memiliki tingkat kepatuhan yang baik dalam mengimplementasikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sepanjang 2022. Hal tersebut tercermin dari kemudahan proses pencairan kepesertaan melalui jaringan bank bjb hingga pemberian stimulus kepada tenaga kerja melalui program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN LINGKARAN) BPJS Ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, bank bjb juga senantiasa berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bank penyalur kredit manfaat layanan tambahan (MLT) dalam program MLT BPJS Ketenagakerjaan, termasuk juga program-program lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan juga diberikan bagi sejumlah perusahaan di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung, Karawang, Sukabumi, Depok, Majalengka dan Cirebon. Selain itu, Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi dan Kota Cimahi juga meraih Paritrana Award 2022.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto menghaturkan rasa terimakasihnya atas penghargaan yang diberikan kepada perusahaan. Dia mengatakan, bank bjb akan terus berkomitmen mengimplementasikan program-program BPJS Ketenagakerjaan demi perlindungan dan layanan optimal bagi karyawan dan mitra perusahaan.

“Diharapkan perghargaan ini juuga dapat menggenjot semangat motivasi bagi seluruh insan bank bjb untuk memberikan layanan optimal dan terbaiknya bagi masyarakat,” ungkap Widi.

Adapun Paritrana Award merupakan penghargaan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama Kementerian Ketenagakerjaan, dan BP Jamsostek dalam perlindungan tenaga kerja. Penghargaan diberikan sebagai wujud apresiasi kepada para pihak yang dinilai tertib administrasi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerjanya.(rel)

Dukung UMKM Naik Kelas, CCEP Indonesia Gelar Pelatihan dan Pendampingan Berkelanjutan

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) bekerja sama dengan Karang Taruna Kelurahan Besar, Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan,Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Besar serta, didukung oleh Pemerintah Kelurahan Besar melakukan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan kepada 20 Peserta Pelaku UKM/UMKM di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka mendukung UKM/UMKM di Kota Medan khususnya di Kelurahan Besar untuk naik kelas, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) bekerja sama dengan Karang Taruna Kelurahan Besar, Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan,Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Besar serta, didukung oleh Pemerintah Kelurahan Besar melakukan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan kepada 20 Peserta Pelaku UKM/UMKM di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Kegiatan dilakukan di Aula Kantor Lurah Besar dengan tema “UKM/UMKM Berdaya dan Unggul, Ekonomi Bangkit dan Maju.”

Hadir dalam acara tersebut, Gandi Gusri, S.Stp, M.Si selaku Lurah Kelurahan Besar, Angga Harahap Corporate Affairs Manager Affair CCEP Indonesia, Eka Susilawati, Ketua Karang Taruna Kecamatan Medan Labuhan, Syahril Fadly, Ketua Karang Taruna Kelurahan Besar, Bambang Supriadi selaku Wakil Ketua LPM Kecamatan Medan Labuhan dan narasumber France Sidahuruk, SE dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdanganan Kota Medan dan Ahmad Iqbal Parinduri dari Bidang UMKM Karang Taruna Kota Medan.

Eka Susilawati mengajak para peserta untuk benar-benar serius mengikuti kegiatan Pelatihan dan Pendampingan UKM/UMKM karena kegiatan tersebut akan di laksanakan berkesinambungan.

“Insyaallah kegiatan sosialisasi UKM ini akan kita adakan terus bertahap sesuai materi yang ada, sehingga dapat mencerminkan kebutuhan bapak/ibu selaku pemilik usaha kecil menengah,” terang Eka.

Angga Harahap selaku Corporate Affairs Manager CCEP Indonesia pada kesempatan tersebut selain memberikan sambutan juga menjelaskan secara singkat Company Profil CCEP Indonesia beserta latarbelakang diadakannya Program Pelatihan dan Pendampingan UKM (SME Development Program) untuk masyarakat di sekitar pabrik CCEP Indonesia.

“Program dan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan UKM yang kita lakukan hari ini adalah merupakan salah satu fokus utama kami dalam menjalankan Sustainability Program yang dinamakan “’This Is Forward’ yang terdiri dari 6 (enam) aspek. Yaitu Climate, Packaging, Drinks, Water, Society dan Suppy Chain. Program kita hari ini termasuk dalam aspek Society dimana CCEP Indonesia berkomitmen dalam pengembangan ekonomi di masyarakat,” ujar Angga.

Gandi Gusri, S.Tp, M.Si, Lurah Besar sangat berterima kasih kepada LPM dan Karang Taruna Kelurahan Besar terlebih kepada CCEP Indonesia atas terselenggaranya acara tersebut, karena kegiatan sosialisasi UKM sangat bagus dan langsung menyentuh ke pelaku UKM itu sendiri.

Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan UKM kali ini membahas 2 topik.
Yaitu Materi Manajemen Pengelolaan UKM/UMKM dengan narasumber dan praktisi UMKM yang berasal dari Bidang UMKM Karang Taruna Kota Medan. Sedangkan materi kedua adalah terkait Tata Cara Perizinan yang dipaparkan oleh narasumber dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan. Selain kedua materi tersebut, masih akan ada lanjutan untuk materi-materi berikutnya seperti Bisnis Plan UMKM, Modal Usaha, Proses Produksi, Persiapan dan Strategi Marketing, Digitalisasi, Inovasi, Aset Usaha, Perpajakan dan lainnya di seri berikutnya. (rel/sih)

Tumbuhkan Karakter Pancasila pada Siswa melalui Gelar Karya Hasil Belajar

Kegiatan Gelar Karya Hasil Belajar yang digelar UPTD SMPN 5 Kisaran di halaman sekolah pada Rabu, (31/5). (ist)

SUMUTPOS.CO – Salah satu komponen dari kurikulum merdeka belajar adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau biasa disebut “P5” . Dengan mengambil tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya”, yang telah dipelajari dari awal semester genap 2023, siswa kelas VII-1 sampai VII-6, UPTD SMPN 5 Kisaran sampai pada tahap akhir menggelar kegiatan karya proses hasil belajar pada Rabu, (31/5), di halaman sekolah.

Gelar karya siswa berupa produk makanan dan kerajinan. Empat kelompok setiap kelas mempersiapkan produk yang akan dijual di stand masing-masing, dengan mengundang orang tua siswa dan warga sekolah. Setiap produk dipresentasikan secara langsung, dengan menjelaskan proses bahan baku hingga menjadi produk jadi.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Asahan Drs.H.Supriyanto,M.Pd, dan dihadiri oleh tim Tanoto Foundation Jeffrey Jeo, Regional Coordinator, Yusri Nasution, Lead Program PINTAR dan Mutazar, External Affair, ditandai dengan pengguntingan pita stand bazar hasil karya siswa, diiringi pencak silat.

Dalam sambutannya Supriyanto menyampaikan pesan pentingnya melatih jiwa profil pelajar Pancasila, dan belajar disiplin, memahami arti berjuang bersama didalam tim.
“Sebagai sekolah yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka “mandiri berubah”, sudah selayaknya SMPN 5 menjadi pionir dalam menciptakan siswa yang berkarakter Pancasila di Kab. Asahan, dengan melatih siswa untuk disiplin, mandiri dan kratif sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila. Inisiatif praktik baik ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat siswa dalam berkarya serta mengalami proses pembelajaran, sehingga terbentuk karakter kewirausahawan”, ungkap Supriyanto.

Sementara itu Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri 5 Kisaran, Hotman Hamonangan Saragih,S.Pd,M.Si, menjelaskan pelaksanaan P5 ini adalah bagian dari kurikulum merdeka, dengan mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045.

“Rangkaian kegiatan gelar karya ini disamping menampilkan hasil kreasi siswa dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka yang berpusat pada siswa juga menjadi bagian upaya pembentukan karakter Pancasila yang nantinya dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berbudipekerti luhur. Disamping itu kita juga mendeklarasikan sekolah anti perundungan, dan menjadi tambah menarik lagi dengan adanya guru serta siswa yang menggunakan pakian adat dari berbagai daerah”, ungkap Hotman.

Hal senada disampaikan Kurniasih koordinator P5 yang juga Fasilitator Daerah Tanoto Foundation dan wakil kepala sekolah, bahwa gelar karya adalah rangkaian proses pembelajaran siswa yang menerapkan prinsip mengalami, interaksi, komunikasi dan refleksi (MIKIR).

Dikatakan Kurniasih, setelah mengamati secara langsung proses produksi bahan baku, siswa dibimbing untuk mengembangkan menjadi produk siap saji seperti produk tahu, susu soya, aneka olahan jamur, susu kambing, olahan kacang-kacangan dan berbagai makanan yang memiliki nilai gizi dengan harga yang terjangkau. Siswa juga dilatih mempromosikan produknya. ” Promosi menjadi bagian penting dengan membuat flyer produk dan disebarluaskan secara langsung maupun melalui media sosial.

Pada akhir kegiatan siswa diminta untuk melaporkan hasil penjualan produknya kepada tim penilai. Hal ini sebagai wujud pencapaian tema kegiatan, disamping itu juga ada kegiatan lainnya seperti membuat kreasi senam yang menarik, dengan menambahkan unsur budaya daerah, dan hal ini mendapatkan penilaian”, jelas Kurniasih. (rel/sih)