24 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 15340

Kejar 4 Besar

Everton Vs Man City

LIVERPOOL – Premier League akhir pekan ini tidak hanya didominasi duel Manchester United versus Chelsea di Old Trafford (8/5). Sebab, persaingan posisi posisi empat besar atau batas terakhir zona Liga Champions ikut mencuri perhatian. Tidak menutup kemungkinan peraihnya bakal dipastikan.

Manchester City adalah favorit. City kini menduduki peringkat keempat dengan keunggulan tujuh poin baik dari peringkat kelima Liverpool maupun urutan keenam Tottenham Hotspur. City dan Tottenham memainkan 34 laga, sedangkan Liverpool sudah 35 laga.

Dengan peta persaingan seperti itu, City berpotensi mengunci empat besar apabila mencuri kemenangan di Goodison Park, kandang Everton, malam nanti. Itu dengan catatan Tottenham gagal menambah poin menghadapi Blackpool di White Hart Lane.

Kalaupun gagal merealisasikannya pekan ini, City masih punya kesempatan mengunci empat besar di laga berikutnya. Di antaranya saat menjamu Tottenham Selasa nanti (10/5) maupun menjamu Stoke City (14/5).

“Saya lebih senang apabila kami bisa memastikannya sebelum berhadapan dengan Tottenham,” ungkap pelatih City Roberto Mancini kepada Sky Sports.

City berpeluang mencuri kemenangan karena tengah dalam tren positif. City menang tiga kali beruntun sejak memperdaya United 1-0 dalam semifinal Piala FA di Wembley 16 April lalu. The Citizens (sebutan City) pun membidik kemenangan keempat beruntun.

“Kami belum pernah menang empat beruntun sepanjang musim ini dan tantangan itulah yang membuat para pemain penasaran,” tutur Mancini.
City berharap sudah bisa menurunkan striker andalannya, Carlos Tevez, yang absen hampir sebulan terakhir karena hamstring.

Di sisi lain, Everton tidak tampil komplet. Striker Louis Saha dan gelandang serang Marouane Fellaini divonis out karena cedera engkel. Jonny Heitinga juga belum pulih dari cedera hamstring.

Dalam laga terakhirnya, Everton hanya bermain seri 1-1 melawan tim juru kunci Wigan Athletic. Namun, nilai plus dimiliki tim besutan David Moyes berupa rekor superior saat menjamu City di Goodison Park. Yakni, enam menang dan sekali kalah dalam tujuh laga terakhir. (dns/jpnn)

Diuntungkan Perpecahan

SEVILLA-Benar dengan 62 poin yang telah dikumpulkannya Sevilla berada di zona Europa League. Tapi Kanoute dkk belum benar-benar aman karena Athletic Bilbao yang memiliki poin 61 terus menebar ancaman.

Ironisnya, di saat Sevilla berniat menjauh dari kejaran sang rival, di saat itu pula tim yang harus dihadapai adalah raksasa asal ibu kota Real Madrid.
Untungnya kondisi internal Real Madrid sedang tak kondusif, bahkan santer terdengar jika tim ini mengalami perpecahan usai disingkirkan Barcelona di babak semifinal Liga Champions.

Kebijakan Jose Mourinho menempatkan striker asal Prancis Karim Benzema sebagai pemain cadangan benar-benar mengecewakan legenda hidup klub berjuluk Los Merengues Zinedine Zidane.

Secara tegas mantan playmaker Merengues itu mengatakan ragu dengan kapasitas Mourinho menangani tim sebesar Real Madrid. Pasalnya, saat menghadapi Barcelona, beberapa hari lalu Los Merengues hanya dua kali melakukan pergantian pemain, yaitu saat Mesut Oezil menggantikan Kaka serta Emmanuel Adebayor menggantikan Higuain.

Zidane tidak habis pikir kenapa Madrid tidak juga menurunkan Benzema karena mereka butuh kemenangan untuk melaju ke babak puncak. Bahkan, muncul rumor dari El Pais, Benzema tidak diturunkan karena dia tidak mau ikut mengkritik wasit usai laga pertama di Santiago Bernabeu ketika Madrid kalah 2-0. Pada konferensi pers usai laga, Benzema enggan melayani pertanyaan tentang kepemimpinan wasit.

Kendati begitu, kubu Sevilistas (julukan Sevilla) lewat playmaker muda Luis Albertio Romero mengatakan saat menghadapi Real Madrid di Ramon Sanchez Pizjuan, dinihari nanti pihaknya tak ingin terpengaruh dengan segala rumor yang menimpa calon lawannya tadi.

Sayangnya, pada laga nanti Romero tak dapat tampil bersama tiga rekannya yang cedera seperti Ivan Rakitic, Alexis Ruano dan bek Martin Caceres.
“Padahal sebelumnya kami telah kehilangan Jesus Navas. Kondisi ini sungguh merugikan kami,” bilang Gregorio Momzano, entrenador Sevilla.

Sementara striker Sevilla Alvaro Negredo mengatakan bahwa laga menghadapi Real Madrid selalau terasa spesial baginya.

“Tampil di hadapan fans memang sangat spesial, apalagi jika tim yang dihadapi adalah Real Madrid. Saya punya banyak kenangan di sana (Real Madrid). Saya punya teman di sana,” bilang Negredo, striker Sevilla yang mantan  pemain Real Madrid tersebut. (jun)

Siap Berpesta

AS Roma Vs AC Milan

ROMA – Hanya satu angka yang dibutuhkan AC Milan untuk mengunci scudetto musim ini. Sebab, di sisa tiga laga di Serie A Liga Italia, klub berjuluk Rossoneri itu unggul delapan angka atas Inter Milan yang menjadi pesaing terdekatnya (77-69 poin).

Karena itu, Milan punya peluang merayakan scudetto pada pekan ke-36. Hanya, butuh usaha ekstra keras untuk mencuri satu angka dari tuan rumah AS Roma dan berpesta di Olimpico, Roma, dini hari nanti (siaran langsung Indosiar pukul 01.30 WIB).

“Kami hanya butuh satu angka dari tiga pertandingan. Tapi, kami harap bisa melakukannya lebih cepat. Kebetulan, kami sedang berada dalam kondisi hebat,” bilang Adriano Galliani, wakil presiden Milan, seperti dilansir AFP. Kondisi hebat yang dimaksud Galliani adalah kembali Zlatan Ibrahimovic, Mark van Bommel, dan Gennaro Gattuso ke lapangan. Bagi Ibrahimovic, ini adalah comeback-nya setelah menjalani skorsing tiga laga akibat kartu merah saat melawan Fiorentina (10/4).

Allenatore Milan Massimiliano Allegri juga punya banyak pilihan di lini tengah. Mereka punya Mathieu Flamini, Massimo Ambrosini, Andrea Pirlo, Alexander Merkel, dan Urby Emanuelson, yang berada dalam kondisi fit.
Kendala hanya terjadi di lini depan dengan masih cederanya Alexandre Pato. Namun, mereka masih punya Robinho yang siap mendampingi Ibrahimovic. Selain itu, masih ada Antonio Cassano yang bisa menjadi pemecah kebuntuan dari bangku cadangan.

Bila menilik pada rekor bentrok kedua tim, peluang Milan mencuri angka di Olimpico, Roma, terbuka. Faktanya, dalam dua bentrok terakhir di stadion berkapasitas 72 ribu penonton itu bermain seri. Tapi, kali ini Roma berambisi tiga angka.

Pasalnya, Roma juga sedang berjuang untuk finis di empat besar agar tampil di Liga Champions musim depan. Mereka sekarang mengoleksi 59 poin dan hanya tertinggal satu angka di belakang Lazio yang duduk di posisi keempat. “Kami punya peluang lolos ke Liga Champions. Bagi kami itu adalah target yang sangat penting. Klub ini, pantas mendapatkannya. Kami hanya tertinggal satu angka di belakang, pasti bisa mengejarnya,” kata Nicolas Burdisso, bek Roma, kepada Sky Sport.

Menurut dia, masalah Roma musim ini adalah pertahanan mereka yang rapuh. Mereka kebobolan 49 gol dari 35 pertandingan. Pertahanan mereka terburuk keempat di Serie A setelah Lecce yang kebobolan 61 gol, Palermo (58), dan Bari (52). Masalah semakin pelik bagi Roma lantaran pelatih Vincenzo Montella tidak bisa memainkan Daniele De Rossi dan Simone Perrotta. Padahal, selama ini mereka adalah penguasa di lini tengah Giallorossi. (ham/jpnn)

Jalan Juara Terbuka

MEDAN- Kapten PSMS, Affan Lubis optimis timnya bisa berbicara banyak di babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia mendatang. Mental yang kuat dan kepercayaan diri tinggi mendukung hal itu.

Gagal jadi tuan rumah tak lagi mesti diratapi. Kesalahan bukan pada PSMS melainkan kepada infrastruktur yang memang tak memadai. Maka wajar jika akhirnya PT Liga Indonesia memilih Stadion Tenggarong yang jauh lebih baik dari Stadion Teladan sebagai tuan rumah grup B.

“Main jadi tuan rumah memang ada keuntungan. Tapi kalau itu tak terjadi kita harus legowo dan percaya saja pada diri sendiri. Kita harus yakin bahwa tim ini lebih baik dari lawan-lawan kita,” beber Affan kemarin.

Kalau berhasil lolos ke babak selanjutnya bahkan menjadi juara Divisi Utama, maka sejarah baru sepak bola Kota Medan akan terukir. Ya, sudah diketahui khalayak penikmat sepak bola tanah air, kalau PSMS  tak pernah angkat tropi di kompetisi resmi. Memang di masa perserikatan PSMS begitu berjaya.

Pun di sejumlah turnamen tak resmi, PSMS berjaya. Sebut saja Piala Emas Bang Yos yang sukses diboyong untuk selamanya. Namun di kompetisi resmi gawean PSSI, PSMS gagal total. Prestasi paling mentereng hanya jadi runner up Divisi Utama 2007/2008 silam.

“Inilah saatnya. Kita harus percaya diri bahwa kita ini tim juara. Jangan khawatir main di mana,” tambah Affan.  (ful)

Antoni Ketua Percasi Tebing Tinggi

Selama hampir vakum selama dua tahun karena ketiadaan figur Ketua Umum, kemarin (6/5) bertempat di Aula Kantor Disporabudpar Jalan Veteran Kota Tebing Tinggi, Pengcab Percasi Tebing memutuskan Ir Antoni Lumbanraja sebagai Ketua Umum.

Usai terpilih Antoni mengatakan bahwa dibutuhkan kerja keras dari segenap jajaran pengurus untuk memajukan prestasi olah raga catur di Kota Tebing Tinggi, utamanya bila ingin menggelar sebuag even.

Namun dengan kebersamaan, saya yakin itu akan dapat dilakukan. Karena biasanya kebersamaan terbukti ampuh bila dijadikan modal untuk menutupi sebuah kekurangan,” bilang Antoni.

Karenanya, Antioni pun yakin bila ke depan pecatur asal Kota Tebing Tinggi akan mampu berprestasi bukan hanya di Kota Medan, tapi juga di pentas nasional.

“Di sinilah peran aktif para pengusaha dibutuhkan. Saya yakin masih banyak pengusaha asal Kota Tebing Tinggi yang memiliki kepedulian terhadap olah raga,” yakin Antoni.
Sementara itu Kadisporabudpar Azhar Efendi Lubis SE mengharapkan agar ke depannya jajaran pengurus Percasi Tebing Tinggi solid dalam menjalankan roda organisasi.

“Bila organisasi berjalan lancar, maka pembinaan akan dapat berjalan secara maksimal,” yakin Kadispora.
Di lain pihak Ketua KONI Tebung Tinggi Ikbal mengaku puas dengan terpilihnya Antioni sebagai Ketua Percasi.

“Saya berharap Percasi Kota Tebing tinggi dapat manjalankan fungsinya dengan baik dan juga tetap melakukan kordinasi dengan KONI sehingga prestasi atlet dapat terpantau ,” harap Ikbal. (mag-3)

Jaringan Internasional Rambah Wilayah Sumut

MEDAN-Jaringan internasional pengedar heroin dan sabu-sabu melibatkan warga negara (WN) asing kembali diungkap dan diputus. Hasil pengembangan penangkapan narkoba jenis heroin dan sabu-sabu senilai Rp5 miliar di Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai, Minggu (1/5) lalu Petugas Satuan Idik II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut meciduk seorang WN Nigeria, Samuel Mamudu alias Mamaru Smith (38) dari tempat tinggalnya Kawasan Lipo Karawaci, Tagerang, Jumat (6/5) sekitar pukul 17.05 WIB.

“Pria warga Nigeria ini kita tangkap karena terkait penangkapan sabu-sabu di Teluk Nibung,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Anjar Dewanto melalui Kasat Idik II AKBP Andi Riyan, Jumat (6/5) sore.
Tersangka dibawa dari Jakarta oleh Kasat Idik II Direktorat Narkoba Polda Sumut, AKBP Andi Riyan, menaiki pesawat Lion Air JT 384. Tersangka tiba di Bandara Polonia Medan menuju Polda Sumut.

Dari pengakuan tersangka, ia merupakan pengendali peredaran narkoba di Indonesia. Setiap berhasil menjalankan aksinya akan mendapat upah Rp2.000 dolar AS. Dimana, seluruh narkoba tersebut didapatkannya di Malaysia yang bekerja sama dengan abang kandungnya berinisial Aike, warga negara Malaysia.

“Tersangka merupakan pengendali narkoba yang diseludupkan ke Indonesia, Rencananya barang tersebut dibawa ke Jakarta dan ada kurir, WN Nigeria juga. Dari hasil penggerebekan di rumahnya, kita berhasil mengamankan Barang bukti Kitas (kartu izin tinggal sementara), tiga unit HP, dompet berisi uang dolar dan kartu identitasnya,” ucap Andi.

Berdasarkan keterangan dari polisi, pihaknya masih memburu dua tersangka lagi yang merupakan jaringan Samuel. Keduanya berinisiasl Oii WN Nigeria dan KR WN Indonesia. “Rencananya malam ini (tadi malam, Red) kita tangkap,” cetus Andi sembari mengatakan pihaknya berkordinasi dengan Polres Tanggerang.

Lanjut Andi, tersangka menjadikan kurir perempuan WN Indonesia. Setelah dirinya mendekatkan diri terhadap perempuan tersebut, dipacarainya dan kemudian dipekerjakannya sebagai kurir Narkoba. “Awalnya tersangka yang kita amankan, inisial RR yang dipacarinya lalu di jadikannya kurir dengan membawa narkoba melalui Teluk Nibung yang kemudian dibawah ke Jakarta, “ kata Andi lagi.

Sebelumnya, petugas Bea dan Cukai Teluk Nibung menangkap seorang wanita Rika Rahayu (27) Warga Jalan Krueng Neng, Emperom, Jayabaru, Banda Aceh, NAD karena berupaya menyelundupkan heroin seberat 2,993 gram dan satu paket sabu-sabu sebanyak 497 gram.

Rika Rahayu (RR) mengaku, narkoba tersebut merupakan milik seorang wanita berinisial Y, warga asal Jakarta dan tinggal di Malaysia. Secara estafet heroin tersebut diselundupkan. Rika diminta menyerahkan heroin itu kepada Khairiani Lubis (24)Warga Jalan Diponegoro, Gang Buntu, Kisaran. Rika Rahayu tiba di pelabuhan dengan menggunakan Kapal Ferry Ocean Star II Asal Port Klang, Malaysia menggunakan paspor No.0632222.

“Jadi, perkembangan sementara penyidikan, Y yang mengendalikan mereka. Tersangka RR yang membawa dari Malaysia, untuk kemudian diserahkan kepada KL,” kata Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Raden Heru Prakoso.

Rencananya, heroin tersebut akan dibawa ke Jakarta oleh Khairani. Namun urung, sebab dalam proses pengembangan Khairani berhasil ditangkap. “Di Jakarta nanti, Y akan mengatur heroin itu. Karena dia yang menyuruh agar dibawa ke Jakarta oleh KL, yang berhasil kita tangkap di Hotel Teresia Tanjung Balai,” ungkap mantan Wadirlantas Polda Sumut tersebut.

Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Anjar Dewanto mengungkapkan, kalau kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi penyelundupan itu. Tapi dipastikannya, keduanya secara bersamaan sempat datang ke Malaysia menemui Yanti, yang diduga sebagai pemilik seluruh barang haram itu.

“Tersangka RR bertindak sebagai kurir, kalau KL sebagai pihak yang menampung kedatangan barang itu,” terang mantan Wadir Reskrim Polda Sumut tersebut.

Anjar belum bisa memastikan tujuan akhir distribusi barang haram itu, karena pihaknya masih terus melakukan pendalaman. Namun, dia mengungkapkan kalau Polda Sumut sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk bekerjasama dengan PDRM, memburu keberadaan Yanti, yang diketahui sebagai penduduk Jakarta.

Menurut Anjar, penyelundupan yang melibatkan dua gadis Indonesia itu merupakan kasus kelima yang terjadi di Sumut sepanjang 2011. Diakuinya, aksi penyelundupan melalui perairan Tanjungbalai sangat rawan terjadi sehingga tergolong tinggi. “Dalam tahun ini, sudah lima kali penyelundupan narkoba asal Malaysia berhasil digagalkan aparat Sumut. Itu yang skala besar, kalau yang kecil sudah sangat banyak,” sebutnya.

Tersangka Rika Rahayu sendiri hanya bisa menangis ketika sosoknya dihadirkan di hadapan wartawan. Gadis bertubuh tambun itu berulangkali menyebutkan kalau dirinya dijebak. Menurut pengakuannya kepada polisi, ia dijanjikan upah Rp 5 juta bila berhasil meloloskan barang ilegal itu.(adl)

Perburuan Pelaku Makin Kabur

Penganiayaan Masfar Sikumbang

MEDAN-Peristiwa penyiraman soda api ke tubuh Ir Masfar Sikumbang, Selasa 26 April lalu, belum juga menunjukkan titik terang. Polisi kesulitan mengungkap pelaku penganiayaan PNS di Pemprov Sumut tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Raden Heru Prakoso menjelaskan, Polresta Medan masih mendalami keterangan sembilan saksi penyiraman soda api tersebut.

“Masih sembilan orang saksi yang kita periksa,” tandas Heru.
Sementara, Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan telah memeriksa satu lagi saksi terkait kasus penyiraman soda api terhadap Masfar. “Satu lagi sudah kita periksa sebagai saksi,” kata Tagam, tanpa  memberitahukan nama saksi yang diperiksa Sementara itu, dari Mapoldasu dikabarkan, petugas Poldasu berhasil mengamankan RS dan KH yang diduga terlibat atau mengetahui penyiraman soda api kepada Masfar. Kedua orang tersebut kemudian diserahkan kepada Polresta Medan.

“Ada dua orang diamankan di ruang Jahtanras Dit Reskrim Poldasu. Tapi untuk menjalani pemeriksaan, keduanya diserahkan ke Polresta Medan,” ujar seorang sumber di Mapolda Sumut, kemarin (6/5).

Hingga tadi malam, belum diketahui peran keduanya dalam penyiraman soda api ke tubuh Masfar. Bahkan, AKBP Raden Heru Prakoso belum mengetahui kalau keduanya sudah diamankan pihak kepolisian. “Belum ada,” ucapnya.

Hasil penyelidikan sementara, pihaknya memang mencurigai seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman Masfar. Hal itu sesuai sketsa wajah yang sudah kita buat dari keterangan saksi yang sudah diperiksa. “Memang ada seorang pria yang kita curigai sebagai pelaku penyiraman soda api itu,” cetus Heru.

Namun, Heru belum bisa memberikan keterangan rinci tentang pria yang dimaksud. Dia mengaku tidak tahu di mana lokasi pria tersebut diamankan. “Masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.(tim)

Dugaan Korupsi di deli Serdang

Pendemo Ditantang Beber Bukti Otentik

LUBUK PAKAM-Anggota komisi A DPRD Deli Serdang yang membidangi hukum dan perundang-undangan, Mikail TP Purba, menantang sejumlah elemen yang gencar mengelar aksi demonstrasi terkait dugaan korupsi Amri Tambunan agar membuktikan tudingan tersebut. “Silakan para massa demonstran membuktikan tudingan korupsi kepada Amri Tambunan, jangan hanya bicara,” bilang Mikail TP Purba.

Politisi partai Golkar itu tidak ingin menuding para demonstran mempunyai niat tersembunyi, selain membantu aparat hukum menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut. Tapi Mikail tak ingin elemen masyarakat menggelar aksi tanpa pernah memberikan bukti otentik.

Berbicara  soal LHP BPK RI yang dijadikan salah satu materi menyuarakan dugaan korupsi di Pemkab Deli Serdang, hingga saat ini pihak DPRD Deli Serdang telah berupaya mendesak bupati untuk melakukan perbaikan serta pembenahan hasil laporan tersebut.

Dikonfirmasi terpisah kepada Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, orang nomor dua di Kabupaten Deli Serdang itu tidak mempermasalahkan tudingan dugaan korupsi kegiatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Deli Serdang pada 2007 senilai Rp10 miliar di Dinas Kimbangwil yang melibatkan Kadis PU  Bina Marga Sumut, Ir Marapinta Harahap,
Mantan Kadis Infokom Pemkab Deli Serdang itu, malah mengapresiasi demontrasi tersebut. Kegiatan menyuarakan aspirasi tersebut, diakuinya dilindungi hukum dan perundang-undangan. Bahkan Zainuddin mempersilakan elemen masyarakat mengelar mengkritik kinerja Pemkab mengunakan argumentasi LHP BPK-RI.

“Intinya LHP BPK-RI sudah ditindaklanjuti. Bagaimana hasil tindak lanjutnya, silakan tanyakan BPK lah,” tegas Zainuddin Mars.

Di lain pihak, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) berjanji membentuk tim untuk mengungkap dugaan korupsi seperti yang disuarakan massa yang menamakan diri NGO (non government organization/LSM) Komando. Tim ini akan mengumpulkan data dan fakta indikasi penyimpangan APBD Kabupaten Deli Serdang, di sejumlah proyek yang dikerjakan SKPD.

“Kalau memang ada temuan penyimpangan tersebut, kasus itu akan kita lanjutkan ke jenjang berikutnya untuk segera di proses,” tegas Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan Tarigan SH di kantornya di Jalan AH Nasution Medan.

Program Bedah Rumah Turut Disoal
Dana pelaksanan pembangunan bedah rumah Rp 1,2 miliar disoal kalangan anggota DPRD Deli Serdang. Menurut mereka pagu anggaran program pembangunan bedah rumah tidak layak huni menjadi layak tidak pernah ditampung pada APBD 2011.

“Kami mempertanyakan dari mana dana pembangunan bedah rumah, kami tidak pernah tau,” kata anggota Fraksi Demokrat Khairual Anwar, pada saat sidang paripurna DPRD digelar, Jumat (6/5).
Selain tidak mengetahui anggaranya, kriteria serta lokasi rumah warga yang masuk program bedah rumah tidak diketahui anggota DPRD.
Timur Sitepu dari F PDI-P menambahkan, pihaknya merasa tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut. “Kami merasa tidak diikutkan dalam program itu,” bilangnya.

Berbeda dengan Rahmasyah anggota DPRD dari Partai PKB itu, malah menyarakan agar anggota DPRD lainnya ikut berpartisipasi dalam kegiatan bedah rumah dengan cara menyumbang Rp100 ribu per bulannya. Bila itu terlaksana, dalam 12 bulan ke depan bias terhimpun dana Rp60 juta.

Secara terpisah Kepala Dinas Cipta Karya dan Pertambangan Pemkab Deli Serdang, Haris Pane yang dikonfirmasi soal sumber dana kegiatan bedah rumah menyatakan, anggarannya bersumber dari APBD 2011. Programnya, kegiatan fasilitas dan stimulasi pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. “Jadi sebenarnya nama progaramnya bukan bedah rumah,” jelasnya.

Pada 2011 ini, program tersebut direncanakan membangunan 100 unit rumah tidak layak huni menjadi layak. Sedangkan realisasinya telah dibangun sebanyak 25 unit rumah diwilayah Kecamatan Beringin. “Untuk pelaksanan pembangunan diberikan kepada pihak ketiga dan TNI,” ungkapnya.

Seperti diketahui, LSM Komando beberapa kali mendatangi Kejatisu untuk meminta lembaga hokum itu menindaklanjuti dugaan korupsi yang dilakukan sejumlah SKPD di Kabupaten Deli Serdang. Dalam aksi Kamis (5/5) lalu, LSM Komando kembali menyebut nama Bupati Seli Serdang Amri Tambunan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas dugaan korupsi ini.(btr/rud)

KONI Sumut Gelar Musorprov Tepat Waktu

MEDAN-KONI Pusat memberikan apresiasi kepada KONI Sumatera Utara karena mampu menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) tepat pada waktunya. Musorprov ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi olehraga Sumatera Utara.

Demikian dikatakan Ketua Umum KONI Pusat diwakili Wakil Ketua Umum II Sri Sudono Sumarto pada saat membuka Musorprov KONI Sumut di Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau Medan, Jumat (6/5) sore.

Menurutnya, Musorprov ini sangat penting dalam merancang program KONI Sumut kedepannya dan mengevaluasi kinerja periode sebelumnya. “Diharapkan agar semua peserta Musorprov ini mengkaji semua langkah-langkah KONI Sumut kedepan,” ucapnya.

Sri Sudono juga memuji kinerja pengurus KONI Sumut sebelumnya, dimana mampu membawa Sumatera Utara ke peringkat ketujuh di PON 2008 dari peringkat 12 di PON 2004. “KONI Sumut diharapkan terus melakukan pembinaan fokus di cabang unggulan dan lebih mamperhatikan kesejahteraan atletnya,” harapnya.

Bukan hanya itu, Sri Sudono juga menilai bahwa peluang Sumatera Utara untuk menjadi tuan rumah PON 2020 sangat besar, karena biasanya setelah digelar di Pulau Jawa (2016 di Jawa Barat), maka tuan rumah akan dipindah ke pulau lainnya. “Kita berharap agar mulai dari sekarang Sumatera Utara mulai mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah PON 2020 nanti,” paparnya.

Sebelumnya, Plt Gubsu yang diwakili Kadispora Sumut Drs Ristanto juga menyakbut baik Musorprov ini, karena mampu digelar tepat pada waktunya. “Melalui Musorprov ini, KONI Sumut diharapkan dapat menyusun program dasar dengan melibatkan Pengprov Cabang Olahraga, sehingga mampu mampu memacu atlet-atlet kita untuk meraih prestadi di PON mendatang,” terangnya.

Gubsu juga menghimbau pengurus cabang olahraga agar bersungguh-sungguh dalam membina atlet, dengan memanfaatkan bantuan Menpora, seperti laboratorium tes fisik di Unimed. “Kesungguhan ini diharapkan mampu membuat atlet Sumut banyak lolos ke PON, sehingga kita bisa memperbaiki peringkat di Riau nanti,” harapnya.

Sedangkan, Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak berharap agar Musorprov berjalan lancer dengan mengandalkan kebersamaan dan persahabatan. “Kita berharap agar kebersamaan para stokeholder olahraga Sumatera Utara ini terus terjaga,” harapnya.

Gus menilai, Musorprov ini merupakan bukti berjalannya roda organisasi, sehingga KONI dan Pengprov Cabang Olahraga mampu menghasilkan atlet yang berprestasi di Sumatera Utara.

KONI Sumut juga memasang tergat mempertahankan juara umum pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera yang digelar di Batam, mulai 20 Juni mendatang. Bukan hanya itu, Sumatera Utara juga berencana untuk menjadi tuan rumah PON 2020 nanti. “Kita berharap agar Program Pembinaan Intensif (PPI) atlet lebih diefektifkan dan dimaksimalkan,” pintanya.

Sedangkan, Ketua Panitia Drs Chairul Azmi MPd melaporkan, Musorprov ini berlangsung pada 6-8 Mei, dengan agenda memilih Ketua Umum KONI Sumut priode 2011-2015 dan menyusun program KONI Sumut untuk kedepannya. (jun)

Syamsul Kecewa pada Golkar

Dilengserkan dari Ketua DPD PG Sumut

JAKARTA-Ternyata, Syamsul Arifin kecewa berat atas keputusan DPP Partai Golkar yang memberhentikan sementara dirinya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut. Syamsul tidak terima atas keputusan DPP itu, namun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

“Beliau (Syamsul, Red) kaget, beliau kecewa, tapi beliau bisa apa?” ujar tim kuasa hukum Syamsul Arifin, Rudy Alfonso kepada Sumut Pos di Jakarta, kemarin (6/5). Rudy menceritakan, Syamsul sendiri yang mengungkapkan rasa kecewanya itu kepadanya begitu mendengar dirinya diberhentikan sementara sebagai ketua Golkar Sumut.

Lantas, langkah apa yang dilakukan Syamsul? Rudy mengatakan, Syamsul kecewa saja dan tidak melakukan reaksi berlebihan. “Karena beliau sosok orang yang bisa menyembunyikan kekecewaan. Tapi saya tahu, beliau sangat kecewa,” terangnya.

Syamsul kecewa lantaran merasa belum saatnya diberhentikan sementara dari jabatan politik itu. Pasalnya, saat ini proses persidangan perkara dugaan korupsi APBD Langkat masih berlangsung. “Mestinya dijunjung azas praduga tidak bersalah. Toh tidak lama lagi persidangan selesai,” ujar Rudy, yang juga anggota Badan Hukum dan HAM DPP Partai Golkar itu.

Alasan lain Syamsul kecewa, lantaran merasa sudah berbuat banyak untuk Partai Golkar. “Beliau itu punya prestasi di partai. Termasuk memenangkan calon yang diusung Golkar di 23 kabupaten/kota di Sumut,” ujar Rudy.

Terkait dengan aksi demo kader Golkar Sumut beberapa waktu di Kantor DPD Golkar Sumut, Rudy berani memastikan bahwa aksi itu bukan perintah Syamsul. “Beliau tidak pernah menyuruh orang untuk demo,” ujarnya.

Dimintai tanggapan mengenai kemungkinan ada perombakan jajaran pengurus Golkar Sumut untuk menyingkirkan ‘orang-orangnya’, Rudy enggan berkomentar. Hanya saja dikatakan, sebagai ‘orang dalam’ Golkar yang ditugasi mendampingi Syamsul, Rudy mengaku akan segera menemui Ketum DPP Golkar, Aburizal Bakrie alias Ical.

“Saat ini beliau (Ical, Red) masih umrah. Begitu pulang, saya akan menghadap beliau untuk membicarakan masalah ini,” ujarnya

Apakah akan minta agar SK pemberhentian sementara Syamsul sebagai ketua Golkar Sumut dianulir? Rudy tidak menjawab tegas. Dia hanya mengatakan bahwa saat bertemu Ical nanti dirinya akan minta arahan.  “Saya akan dengarkan arahan ketua umum kami. Tentu beliau akan mengambil keputusan terbaik,” terangnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PG Idrus Marham mengatakan, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumut, Andi Achmad Dara harus melaporkan seluruh kegiatan partai di Sumut ke Ketua Umum DPP PG Aburizal Bakrie alias Ical.
Dari hasil laporan kegiatan partai itu nantinya kepemimpinan sementara Andi Achmad Dara akan dievaluasi secara berkala.

“Kita akan evaluasi, dua bulan, tiga bulan. Kepemimpinannya harus kolektif. Apapun yang dilakukan Pak Adey (panggilan Andi Achmad Dara, red), harus dikoordinasikan dengan DPP, termasuk bagaimana perkembangan partai di Sumut,” ujar Idrus Marham di Jakarta, Rabu (4/5).

Diterpa Isu
Pasca diberhentikannya Syamsul Arifin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Golkar Sumut, kabar pelengseran sejumlah pengurus berhembus kian kencang. Kabar berkembang, sejumlah kader pohon beringin yang telah mengusung nama-nama calon ketua definitif DPD 1 Golkar Sumut hingga kabar adanya pergeseran kepengurusan di tubuh Golkar. Hembusan rumor tersebut dibenarkan Wakil Sekretaris DPD 1 Golkar Sumut, Sabar Syamsurya Sitepu, Kamis (5/5) lalu.

“Namanya politik, selalu ada isu atau rumor. Saya sendiri mendengar sudah ada kader Golkar yang menggadang-gadang seseorang untuk maju menjadi Ketua Definitif Golkar. Ada juga melalui SMS yang saya terima, katanya Hardi Mulyono mau diganti, begitu pula Chaidir Ritonga dan beberapa nama lainnya. biasalah, itu kan rumor yang berkembang. Sewaktu nomor HP yang meng-SMS saya itu, dihubungi tidak diangkat. Dan seterusnya tidak aktif lagi,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Medan tersebut juga mengamini berkembang isu, nama anggota DPR RI yang juga Ketua Komisi II DPR RI Chairuman Harahap dikatakan sosok yang akan menggantikan Syamsl Arifin.

“Itu tadi, isunya seperti itu. Tapi, Adey (Andi Achmad Dara, Plt Ketua DPD 1 Golkar, Red) juga telah menegaskan, tidak akan menggelar Musdalub atau sebagainya. Untuk Musda, itu berdasarkan keputusan DPP,” terangnya.
Sabar tidak ingin berandai-andai, siapa yang menyebar kabar-kabar tersebut.

“Kita tidak bisa berasumsi dari Golkar atau partai lain. Yang jelas, itu dari orang-orang yang tidak senang dengan Golkar,” bebernya. Apa komentar Chaidir Ritonga disebut sebagai pengurus yang akan digeser dari Wakil Ketua DPD 1 Golkar Sumut? “Sudah lama saya mendengar rumor itu. Namun belum bisa saya konfirmasikan,” jawabnya.

Chaidir juga memandang Chairuman Harahap sebagai sosok sibuk dan dikhawatirkan tidak maksimal bila dbertugas sebagai Ketua DPD 1 Golkar. “Ketua Komisi II DPR RI kan sangat sibuk. Terus, apakah beliau bisa membenahi krisis Golkar yang begini sulit?” jawabnya. Apa krisis Golkar itu? Untuk pertanyaan ini, Chaidir tidak menjawabnya.(sam/ari)