Home Blog Page 15361

Uang Makan Guru pun Disunat

081265085xxx
Kepda yang terhormat Bapak Kadis Pendidikan Kota Medan. Pak tolong ditindak oknum Dinas Pendidikan di setiap kecamatan yang suka menyunat uang guru. Uang apapun yang di terima guru dipotong. Rapel guru saja dipotong 10 persen. Uang makan dipotong Rp5.000, sungguh aneh. Pemerintah berusaha menciptakan aparatur yang bersih, kok masih ada oknum yang mengambil kesempatan berbahagia di atas penderitaan orang lain. Guru sayang guruku malang, nasiblah pahlawanku.

Informasikan  Secara Detil

Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Namun sayang, SMS ini tidak menyebutkan Cabang Disdik di kecamatan mana yang melakukan potongan tersebut. Saya mohon, pengirim SMS ini jangan mengasumsikan semua kecamatan melakukan pemotongan seperti itu. Harus ada bukti konkrit.

Informasi yang disampaikan juga harus dapat dipertanggungjawabkan, kalau perlu sampaikan lebih detil lagi, di kecamatan mana, kapan dilakukan pemotongan dan siapa oknum yang melalukan pemotongan itu, sehingga bisa kita periksa.

Kalau tidak disebutkan di kecamatan mana, saya rasa isi SMS ini perlu dipertanyakan. Atau ada kemungkinan pengirim SMS ini hanya ingin merusak citra Dinas Pendidikan Medan saja. Karena setahu saya, tidak ada uang yang diterima guru secara tunai, semua melalui rekening. Jadi bagaimana mungkin bisa terjadi pemotongan seperti yang disebutkan pengirim SMS ini.(*)

Drs Hasan Basri MM
Kadis Pendidikan Medan

Guru Sulit Bersaksi

Pemotongan gaji atau hak-hak guru di tingkat sekolah maupun Disidik sudah sangat sering kita terima laporan nya dari masyarakat. Ini membuktikan, prilaku tersebut sangat biasa dilakukan oleh oknum-oknum di Disdik dan di sekolah. Yang jadi masalah pihak guru tidak bisa memajukan dirinya sebagai saksi prilaku tersebut karena mungkin ancaman-ancaman yang diberikan oleh atasannya.

Sehingga keinginan untuk mendapatkan bukti konkrit itu sulit. Saya melihat perlu adanya sistem yang meminimalisir terjadinya pemotongan-pemotongan hak guru. Dan ini tentu harus ada itikad baik dari Pemko maupun Disdik Medan. Kalau memang Disdik Medan bersih, tak mungkin ada pengaduan dari guru terkait pemotongan-pemotongan itu. (*)

Salman Alfarisi Lc MA
Anggota Komisi B DPRD Kota Medan

Kapan Dibangun Fly Over Simpang Pos?

082167340xxx

Yth Bapak Wali Kota Medan kapan dilaksanakan jalan layang dari Simpang Pos ke Jalan Ngumban Surbakti, karena kemacetan terus bertambah. Kami mohon supaya secepatnya di bangun supaya kami masyarakat juga lancar berusaha.

Rencananya 2012

Terimakasih pertanyaannya, kami di Pemko Medan melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan sedang melakukan pembebasan tanah dan bangunan di sekitar rencana pembangunan jembatan layang Simpang Pos.
Pada pelaksanaan pembebasan tanah dan bangunan ini, sebenarnya sudah tuntas pada 2010, hanya saja akibat kekurangan anggaran, maka dilakukan tambahan anggaran pada 2011 ini. Selanjutnya, mulai Februari kemarin kami masih melakukan pembabasan tanah dan bangunannya.

Setelah adanya pembebasan tanah dan bangunan ini, kami akan berkoordinasi dengan pusat untuk selanjutnya dilaksanakan pembangunan jembatan layang. Sesuai rencananya, pemerintah pusat akan melakukan pembangunannya pada 2012 mendatang.(*)

Thomas Sinuhaji
Kepala Seksi Pembayaran dan
Pemebasan Tanag Dinas TRTB

Sertifikasi, JPKMS dan Drainase Paling Disorot

FPKS DPRD Medan Rapatkan Barisan

MEDAN- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) tampaknya sedang bersiap mengontrol pemerintahan lebih tajam lagi. Di tingkat local di DPRD Medan, kader partai ini sepakat merapatkan barisan.

Hal itu ‘diproklamirkan’ segenap jajaran pengurus Fraksi PKS DPRD Medan di gedung dewan, Senin (25/4).
Didampingi Wakil Ketua Fraksi PKS Zulmurado, Sekretaris Fraksi PKS Juliandi, Bendahara Fraksi PKS Jumadi dan penasehat Fraksi PKS Muslim Maksum, Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Salman Al Farisi mengungkapkan, sertifikasi guru pada kenyataannya memiliki banyak persoalan. Apalagi selama ini terkesan, Dinas Pendidikan Medan tidak transparan dalam persoalan ini.

“Banyak laporan yang diterima, hanya saja orang yang memberi laporan tidak berani dijadikan saksi,” ungkapnya.
Persoalan lain yang menjadi prioritas FPKS adalah asuransi kesehatan Jaminan Pengaman Kesehatan Medan Sehat (JPKMS). Karena tersinyalir masih banyaknya warga yang tidak terdata dan belum menerima JPKMS, dan juga akan melakukan pengawasan terhadap jatah JPKMS bagi warga yang belum terdata pada pendataan awal.
Persoalan banjir juga menjadi menjadi perhatian serius. Dalam masalah banjir ini, Fraksi PKS DPRD Medan lebih menitikberatkan terjadinya banjir karena tidak didukung dengan infrakstruktur yang memadai, terutama mengenai drainase. (ari)

Iklim Ekstrim, Antisipasi Banjir

BMKG Maritim Belawan Keluarkan Early Warning

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Belawan mengeluarkan pernyataan peringatan awal atau early warning terhadap banjir yang diprediksikan akan kembali terjadi di pesisir Belawan dan sekitarnya.
Kepala Stasiun BMKG Maritim Belawan, Sampe Simangunsong, mengatakan banjir pasang perdani/rob air laut setinggi 30 hingga 50  centimeter, diprediksikan akan kembali menghampiri Kelurahan Pajak Baru dan Kelurahan Belawan Bahari beberapa pekan ke depan.

Ada empat unsur yang menyebabkan banjir. Tiga unsur dari alam, sedangkan unsur yang satu lagi adalah ketidakmampuan manusia mengelola drainase dengan baik. Unsur pertama, saat hujan turun rutin dalam tiga hari, pori-pori dalam tanah akan terisi. Hal itu akan mempersempit ruang penampungan air. Kemudian, air pasang yang terjadi secara alami. Saat bersamaan, hujan di daerah gunung menyumbang air ke daerah rendah menuju laut.
“Maka, saat tiga unsur tersebut datang secara bersamaan, banjir tidak bisa terelakkan. Sedangkan, satu unsur lagi yakni sistem drainase yang tidak terkelola dengan baik, menambah efek yang lebih buruk,” ujarnya.

Hal tersebut sering terjadi di Belawan, sebagai wilayah yang dekat dengan laut. Dan juga drainase di kawasan ini yang keadaannya semakin buruk, karena sudah lama tidak mendapat perbaikan.

“Tata ruang untuk drainase tidak ada karena dampak dari percepatan pemabangunan di daerah tersebut tanpa memikirkan drainase, itu makanya sering terjadi banjir di Belawan,”tambahnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa pihaknya sudah sering meberikan sosialisasi kepada masyarakat atas peringatan dini  agar jangan sampai kejadian duluan. “Kalau kami memberitahukan setelah kejadian tidak ada gunanya lagi lah,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kelompok Pengolahan Data BMKG Maritim Belawan, Ramos L Tobing mengingatkan, memasuki bulan Mei pantai barat Sumatera bagian utara akan mengalami ombak tinggi.
“Ini karena musim angin barat. Daerah Pantai Barat termasuk Sibolga, Nias dan Mentawai.
Peningkatan gelombang ini disebabkan angin barat yang bertiup di wilayah Pantai Barat. Angin akan lebih kencang sehingga tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2 sampai 3 meter. Sedangkan untuk Pantai Timur seperti Belawan berjalan normal dengan ketinggian gelombang hanya satu meter,” ujarnya.(mag-11)

Siapkan Alumni yang Mampu Berwirausaha

Universitas Dharmawangsa

MEDAN- Setiap kampus memiliki cara tersendiri dalam memajukan mahasiswanya agar mampu bersaing dalam dunia kerja. Hal ini juga lah yang menjadi perhatian Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) dalam menciptakan mahasiswa yang handal dalam berkompetisi di dunia kerja.

Dengan semangat kerja sama dalam ruang lingkup pendidikan, kampus yang berdiri sejak 1985 lalu itu tetap mampu bediri di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan saat ini.

Rektor Universitas Dharmawangsa Kusbianto, SH MHum saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengatakan, dalam masa kepemimpinannya, Kusbianto ingin tetap meneruskan kerja keras pemimpin terdahulu.
Salah satunya lanjut Kusbianto, adalah  dengan menciptakan siswa didik yang mampu berwirausaha sebagai bentuk kemandiriannya dalam mengaplikasikan ilmu yang telah didapatnya di tengah masyarakat.

Sejauh ini keberhasilan itu menurut Kusbianto sangat terasa, terbukti sepanjang berdirinya UNDHAR, setidaknya lebih dari 50 persen mahasiswanya telah terserap di dunia kerja.

Masih menurut Kusbianto, keberhasilan suatu perguruan tinggi dapat diukur dan dilihat dari keberhasilan para alumninya di masyarakat, negara dan bangsa.

Para Alumni Universitas Dharmawangsa telah banyak menunjukkan keberhasilan karirnya di pemerintahan sebagai pegawai Negeri Sipil (PNS), kepolisian, TNI, Perusahaan BUMN, Perusahaan swasta yang menduduki posisi-posisi penting.

Selain itu ada juga yang berkiprah sebagai dosen di Perguruan Tinggi, Pengusaha dan Pengacara – pengacara handal baik dalam wilayah Sumatera Utara maupun secara nasional.

Hal Ini bagi Kusbianto, merupakan bukti nyata meraih sukses bersama Universitas Dharmawangsa, sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Universitas Dharmawangsa melalui LPPM.

“Sejak berdirinya kampus UNDHAR, setidaknya sudah ada 3337 peserta didik yang mengikuti pendidikan di universitas ini.

Dan dari jumlah tersebut lebih dari setengahnya telah memiliki, bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Kusbianto.

Untuk jadwal aktif jalannya proses belajar mengajar di pendidikan UNDHAR, terlihat sedikit berbeda dengan universitas lainnya.

Kampus yang memiliki lima fakultas dan dua program Diploma III tersebut memulai jam pelajarannya pada sore hari atau sekitar pukul 17.30 WIB.

Hal ini menurut Kusbianto tak lain dikarenakan sebagai wujud bentuk kemudahan bagi para mahasiswa yang berkarir di dunia kerja dan memiliki gelar.

“Sehingga bagi mahasiswa yang sudah memiliki pekerjaan setidaknya mampu mentransferkan ilmu pengetahuannya untuk direalisasikan di dalam dunia kerja,” ungkap Kusbianto.

Menilik pada sejarahnya, sebelum menjadi Universitas Dharmawangsa, masih berdiri dalam bentuk Sekolah Tinggi, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Dharmawangsa serta Sekolah Tinggi Hukum Dharmawangsa pada tahun 1985.

Selanjutnya Sekolah Tinggi yang dikelola Yayasan Pendidikan Dharmawangsa itu berubah bentuk menjadi Universitas Dharmawangsa tahun 1990 dengan SK Mendikbud RI tertanggal, 22 Mei 1986 dan kini memiliki akreditas B hampir di setiap fakultas yang dimilikinya.(uma)

Siapkan Karya Ilmiah Nasional

Selain memiliki paras cantik, wanita dengan nama lengkap Nana Lestari ini ternyata memiliki kebiasaan yang berbeda dengan teman seusianya. Wanita yang akrab disapa Nana oleh teman-temannya itu, ternyata sejak kecil mencintai dunia perikanan.

Atas bentuk kecintaannya itu,  Nana lalu membuktikannya dengan cara mengikuti pendidikan di Fakultas Perikanan Universitas Dharma Wangsa.

Wanita kelahiran 21 tahun silam ini ternyata mampu mengukir sejumlah prestasi di Universitas yang ditekuninya. Tidak pernah terbayangkan oleh Nana, ternyata dia mampu mencatatkan prestasi sebagai mahasiswi terbaik dengan Indeks Komulatif Prestasi (IPK) 3,75.

Atas prestasinya, Nana yang lahir di Aerjoman, Kisaran itu tak harus repot membayar uang kuliah.
Pasalnya buah hati pasangan Masnan dan Parsidi  ini berhasil mendapatkan beasiswa yang diberikan PPA Kopertis Wilayah I.

Tidak langsung puas sampai di situ, bahkan Nana kini tengah mempersiapkan penelitian karya ilmiah nasional. “Rencananya dalam waktu dekat ini, doain aja,” ungkap Nana.
Tema penelitian kata Nana adalah efektifitas ekstrak buah mengkudu terhadap tingkat patogenitas bakteri aeromonas phydrophila. Meskipun bukan pekerjaan sulit, namun dia yaknik pekerjaan itu diselesaikannya dengan baik dan cepat.(uma)

Kenali Alat-alat Kelengkapan Bahasa

Alat dan kelengkapan psikologis yang dimiliki manusia mampu memproduksi bahasa. Aspek fisikal manusia seperti gigi, tekak, lidah dan lainnya perannya tidak sama seperti pada makhluk lainnya karena pada manusia mempunyai kapasitas sebagai alat bicara.

Namun demikian tidak bermakna hanya manusia yang dapat berkomunikasi karena hanya cara, bentuk dan pengutaraannya yang berbeda.

Komunikatif  lawan informatif, untuk membicarakan lebih lanjut mengenai alat dan kelengkapan bahasa harus terlebih dahulu membedakan isyarat-isyarat komunikatif (communicative signal) dari apa yang sering kurang disadari merupakan isyarat-isyarat informatif (informative siganal).

Seseorang yang mendengarkan orang lain kemungkinan menerima informasi sebelumnya mengenai lawan bicaranya melalui seperangkat isyarat tanpa diketahui sebelumnya oleh lawan bicaranya.

Umpamanya telah diketahui sebelumnya oleh pembicara bahwa lawan bicaranya sedang pilek, kurang tenang duduknya (sering bergeser), tidak rapi (rambut tidak tersisir rapi), atau bahkan berasal dari tempat atau negeri lain karena menggunakan aksen yang berbeda.

Namun demikian apabila lawan bicara menyampaikan umpamanya “Saya ingin mengetahui mengenai operasi otak saya” pendengar  akan segera mengatahui bahwa dia sedang mengkomunikasikan sesuatu. Potensialitas ini akan segera berperan sebagai alat komunikasi yang intensif.
Alat-alat kelengkapan yang unik, terdapat berbagai  upaya yang merumuskan alat dan kelengkapan bahasa manusia termasuk ciri-cirinya yang dapat ditemukan dan didaftar. Upaya ini harus membedakan secara unik dengan apa yang terdapat pada dan digunakan oleh makhluk lainnya untuk berkomunikasi.
Namun harus tetap disadari bagaimana cara makhluk lainnya merupakan sesuatu yang secara esensial tidak akan akurat malahan kemungkinan merupakan “dugaan”. Contoh kemungkinan hewan piaraan seseorang mempunyai cara dan alat komunikasi yang berbeda dengan hewan lainnya malahan lebih komplek.

Kesan di  atas membawa kesimpulan antara manusia alat dan cara berkomunikasi yang berbeda malahan antara sesama teman pun kadangkala berbeda dan komplek, sehingga keseluruhannya berbeda  sistem linguistiknya.
Arbitrer, fakta membuktikan hubungan antara makna sebuah ujaran dengan substansi fonik  dan grafik sehingga apa melalui jalur  mana di ekspresikan tidak selamanya sama. Bahasa berbeda antara lain melalui hubungan atau keterkaitannya dengan struktur fonologis, gramatikal dan semantik.

Rumusan di atas membuktikan sesuatu kasus  sesungguhnya tidak terdapat hubungan natural (natural connection) antara bentuk  linguistik  dan makna yang terdapat di dalamnya. Bentuk linguistik tidak mempunyai hubungan natural atau juga disebut hubungan/isyarat ikonik (iconic sign/relation) dalam hubungan kekayaan atau kevariabelan bahasa di dunia ini. Bentuk bahasa manusia mendemonstrasikan ciri dan kelengkapan yang disebut arbitrer yang selalu terkait dengan obyek yang dituju dan perlu mempunyai nama atau peristilahan.

Terdapat pula seperangkat kata dalam sesuatu bahasa yang mempunyai bunyi yang merupakan ‘eko (echo)’ aktivitas atau gema auckoo, crash, atau sharp yang berperingkat onomatopoeik dan dicatat sebagai bagian dari “teori bunyi suara” natural dari asal bahasa” (the theory of natural sound of language origin). Dalam kenyataannya kata-kata onomatopoeik frekuensinya jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang berada dalam kelompok bahasa atau kata arbitrer.

Produktivitas, ciri kebahasaan jenis memperlihatkan kreasi bahasa yang berlangsung terus dan berkesinambungan. Seorang anak umpamanya sangat aktif dalam membentuk dan melahirkan kata dan ujaran yang sesungguhnya belum pernah dikenal atau didengar sebelumnya.

Untuk orang dewasa situasi dan objek baru perlu dijelaskan dan dikomunikasikan sebagai pengguna bahasa dapat memanipulasi  sumber  linguistik yang dimilikinya sehingga menyebabkannya mampu memproduksi ujaran, ungkapan, kata dan kalimat baru. Kelengkapan bahasa yang dilahirkan ini disebut produktivitas, kreativitas, keterbukaan (produktivitas, kreativitas, open-wholeness). Hal ini merupakan aspek bahasa yang terkait dengan fakta seperangkat ugkapan kebahasaan dalam hampir keseluruhan bahasa manusia, dan berperangkat infinitif.
Isyarat non-human sebaliknya sangat kecil fleksibilitasnya, karena isyarat yang digunakan atau dipunyai hewan adalah yang disebut referensi tetap/terbatas (fixed reference).

Setiap isyarat tertentu atau terbatas pada obyek atau kejadian tertentu. Dalam kosa kata bahasa Inggris tedapat reportoir monyet antara lain: isyarat chutter  apabila seekor  ular  berada di sekitarnya, apabila elang terbang mendekat, dan apabila hewan terbang yang menyerupai terbang mendekat.

Tranmisi Kultural, seseorang dapat mewarisi dari orangtuanya warna bermata hitam atau cokelat demikian pula rambut berwarna hitam atau pirang tetapi tidak selamanya mewarisi bahasa. Seseorang mewarisi bahasa melalui media atau jalur budaya dengan orang lain termasuk dengan orangtua.

Seorang bayi  umpamanya yang lahir dari orangtua yang tinggal di Cina dan berbicara bahasa tionghoa kanton tetapi dibesarkan dan dipelihara oleh penutur bahasa Inggris di Amerika Serikat besar kemungkinannya akan menampilkan karakteristik fisikal yang diwarisi dari orang tuanya tetapi tak terhindar akan bicara dalam bahasa Inggris.
Proses ini dimana bahasa bergulir dari satu generasi ke generasi lainnya disebut dengan alih budaya (cultural transmission) walupun manusia dikatakan lahir dengan membawa kemampuan berbahasa tetapi bukan berarti kemampuan bahasa khusus. Bayi manusia berkembang dan membesar secara isolatif  yang karenanya tidak memproduksi bahasa ‘restingtif’. Alih budaya khusus bahasa merupakan sesuatu yang krusial dalam proses  alih kemanusiaan.

Kedwigunaan, bahasa secara simultan terorganisir secara dua peringkat (levels) atau lapis (layers). Keadaaan atau perangkat ini disebut kedwigunaan (duality) atau artikulasi ganda (double articulation).

Pada peringkat produksi bunyi suara manusia memiliki kelengkapan fisikal yang secara individual dapat mengujarkan bunyi suara seperti /n/, /b/, /i/ dan lainnya.

Apabila bunyi suara ini digabungkan menjadi bin, bin-ti atau lainnya akan dipunyai kemampuan mengujarkan sesuatu yang bermakna lainnya seperti nib, atau lainnya. Akibatnya, pada sebuah peringkat dan perangkat terdapat bunyi atau kumpulan bunyi yang distingtif sedangkan pasa sisi lainnya makna yang distingtif. Peringkat dan perangkat kedwigunaan berkapasitas merupakan ciri bahasa yang ekonomis manusia dimana bunyi dan makna berperan.

Alat dan kelengkapan bahasa seperti pengalihan, arbitrer, produktivitas, alih kultural, kedwiguaan dan lainnya merupakan ciri inti-utama (cora features) bahasa manusia. Bahasa manusia mempunyai ciri-ciri lainnya tetapi tidak unik.

Penggunan saluran vocal auditoris (vocal auditory channel) jelas merupakan ciri kelengkapan ujar. Komunikasi linguistik manusia secara tipikal digenerasikan melalui alat vokal yang diterima melalui telinga. Komunikasi linguistik ditransmisikan tanpa bunyi suara, melalui tulisan atau melalui bahasa isyarat.

Butir dan cara lain dapat melalui timbal-balik (recopric-ity), ketidak-langsungan non-spesialisasi (specialization) atau pemudaran cepat (rapid fade). Alat dan  kelengkapan ini bermanfaat untuk cara pengdeskripsian bahasa tetapi bukan sebagai alat atau cara membedakannya dengan sistem komunikasi. (*)

SMS Kunci Jawaban Betul Separuh Lebih

Penelusuran Kecurangan UN Tingkat SMA

JAKARTA-Masih ingat pemberitaan Sumut Pos mengenai peredaran kunci jawaban sebelum pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SLTA tahun 2011, atau peredaran kunci jawaban lewat pesan singkat (SMS)?

Panitia Pusat Ujian Nasional (UN) 2011 menyebutkan, lebih dari separuh kunci jawaban yang beredar di kawasan Banda Aceh itu benar. Di tempat lain, seperti di Sumatera Utara dan pulau Jawa, akurasi kebocoran kunci jawaban yang beredar tidak sampai separuh.

Dalam sebuah foto SMS kunci jawaban tersebut, terekam jika kunci itu untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pelajaran ini, diujikan pada hari pertama UN, Senin (18/4) pekan lalu. Dengan asumsi siswa mendapatkan nilai ujian sekolah 8, peluang siswa yang mendapat bocoran kunci jawaban tersebut dinyatakan lulus UN semakin besar.
Dihubungi kemarin, Koordinator Panitia Pusat UN 2011 Masnyur Ramly berkilah jika kunci jawaban tersebut beredar setelah ujian rampung. “Jadi belum ada bukti SMS tersebut membantu siswa dalam mengerjakan soal,” terang dia kemarin (24/4).

Pejabat yang sekaligus menjadi Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendiknas itu menjelaskan, kunci jawaban itu memang tersebar di Banda Aceh dan sejumlah kota besar lain di Indonesia. Untuk itu, dia kemarin langsung meluncur ke Banda Aceh bersama Mendiknas Mohammad Nuh.

Setelah tiba di Banca Aceh, Mansyur menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim yang sudah lebih dulu diturunkan. “Kami sudah cek dan hasilnya ada jawaban yang benar lebih dari 50 persen,” ujar dia.

Hasil pengungkapan sementara, Mansyur tetap bersikeras jika SMS tersebut beredar setelah ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia rampung dikerjakan siswa. Jadi dia tetap mengelak jika telah terjadi kebocoran.

Mansyur mengaku awal penyelidikan kecurangan UN tersebut dari foto di Jawa Pos. Dia lantas langsung mengamati kiriman SMS itu yang tertera pukul 14.17. Sedangkan pelajaran Bahasa Indonesia diujikan mulai pukul 08.00 sampai 10.00. “Hasil pengamatan sementara, SMS tersebut beredar setelah ujian selesai. Buktinya kan ada di layar SMS itu,” kata dia.

Meski jelas-jelas kunci jawaban yang beredar tersebut akurasi ketepatannya lebih dari separuh, Mansyur tetap mengelak jika telah terjadi kebocoran naskah soal UN. Dia menyebutkan, modus yang digunakan pengirim SMS tersebut adalah menjawab secara acak. Jika memang acak, kenapa tingkat kebenarannya mencapai separuh lebih? Mansyur menegaskan masih menunggu hasil investigasi lebih mendalam lagi. Yang pasti, panitia pusat UN siap menjatuhkan sanksi kepada pihak yang secara terbukti melakukan kecurangan UN.

Fenomena akurasi kunci jawaban yang banyak betulnya ketimbang salahnya itu, memang tidak perlu menunggu ada kebocoran naskah soal UN. Modus yang paling rawan adalah, tim sukses yang dibentuk kepala sekolah setempat mencuri naskah soal UN saat ujian berlangsung. Lalu, soal itu dikerjakan secara marathon di tempat terpisah oleh guru mata pelajaran yang di-UN-kan. Selanjutnya, jawaban langsung dikirim via SMS.

Setrategi tersebut memang tidak sulit dijalankan. Pasalnya, saat evaluasi terakhir UN pekan lalu, panitia pusat UN mengatakan masih terdapat banyak siswa peserta ujian yang membawa HP kedalam kelas. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) Richardus Eko Indrajit.

Khusus di pulau Jawa Mansyur juga menerima informasi jika sebagian kunci jawaban yang beredar lewat SMS benar. Namun, khusus di pulau Jawa, Mansyur menegaskan belum menerima laporan jika akurasi kunci jawaban lewat SMS lebih dari 50 persen.

Sementara itu, pelaksanan UN 2011 tingkat SMP dan sederajat yang dimulai hari ini dipastikan sudah benar-benar siap. Pihak panitia pusat belum menerima laporan jika adalah daerah yang tidak bisa menjalankan ujian hari ini. Dengan laporan sementara itu, UN tingkat SMP yang diikuti 3,7 juta siswa di 47 ribu lebih sekolah bisa berlangsung serentak.

Terkait dugaan kecurangan UN tingkat SMA sederajat, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Hasan Basri tidak mau berkomentar banyak. “Pengawasan dan pengamanan UN SMA kemarin, melibatkan pengawas dari perguruan tinggi dan bantuan pengamanan dari polisi,” ujarnya.

Dia kemudian menyebutkan, hari ini, Senin (23/4), giliran UN tingkat SMP digelar serentak di seluruh sekolah yang ada di Medan. Peserta UN SMP Kota Medan 2011 berjumlah 42.365 siswa. “Kita semua berharap agara proses UN dapat berlangsung dengan tertib dan lancar, tidak ada gangguan,” katanya.

Bagaimana dengan siswa sekolah swasta yang belum terakreditasi atau akreditasinya telah berakhir? Hasan mengatakan, siswa dari sekolah tersebut digabung dengan rayon terdekat. “Jadi semuanya bisa mengikuti UN. Soal UN sudah berada di kantor, besok pagi didistribusikan ke sekolah masing-masing. Kita berharap doa semuanya agar UN SMP tahun ini berjalan lancar,” tutupnya. (wan/jpnn/ari)

Kabupaten/Kota Bisa Pindah ke Provinsi Lain

Pemerintah menyiapkan sejumlah rumusan baru yang akan merombak aturan mengenai pemekaran daerah. Jika selama ini hanya dikenal istilah pemekaran dan penggabungan daerah, maka ke depan ada istilah ‘penyesuaian’ daerah.

Istilah terbaru ini memungkinkan sebuah kabupaten/kota untuk keluar secara administratif dari provinsi induk dan pindah ke provinsi lain yang berdekatan.

“Sebuah daerah yang selama ini bergabung dengan provinsi, tapi jauh dari induknya itu, bisa bergabung ke provinsi lainnya,” ujar Gamawan Fauzi saat membuka seminar khusus membedah desain besar penataan daerah di Jakarta, pekan lalu.

Dia memberi contoh Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang secara geografis lebih dekat dengan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). “Kalau berpikir efektivitas, jika masyarakatnya setuju, pemerintah daerahnya setuju, sudahlah bergabung ke Kalbar saja karena dengan induk (ibukota Provinsi Kepri, Red), terlalu jauh,” ujarnya.
Tidak hanya untuk tingkat kabupaten/kota, untuk cakupan wilayah lebih kecil lagi juga dimungkinkan loncat ke provinsi tetangga. Gamawan memberi contoh status Pulau Berhala, yang hingga kini diperebutkan oleh Provinsi Jambi dengan Provinsi Kepri.  Untuk memutuskan gabung ke Kepri atau Jambi, warga di Pulau Berhala berhak menentukan pilihannya sendiri. “Masyarakat mau gabung ke mana, supaya penyelenggaraan pemerintahan lebih efektif dan efisien,” kata Gamawan.

Aturan baru lainnya terkait pemekaran adalah, pemerintah pusat bisa menggulirkan ide pembentukan daerah otonom baru. Selama ini, aspirasi pemekaran hanya dibuka untuk masyarakat daerah. Gamawan menjelaskan, aturan baru ini antara lain untuk kepentingan pertahanan keamanan nasional. “Misal di daerah perbatasan. Demi keamanan negara, usulan pemekaran bisa dari pusat,” terangnya.

Hal baru lainnya, sebelum menjadi daerah otonom, suatu daerah harus menjadi daerah persiapan terlebih dahulu selama tiga tahun, yang dipimpin oleh seorang kepala daerah persiapan.  Kepala daerah persiapan provinsi, kabupaten/kota diangkat dan diberhentikan oleh mendagri.  Pembentukan daerah persiapan ini tidak langsung dipayungi UU, melainkan cukup dengan peraturan pemerintah (PP).

Satu lagi persyaratan yang tergolong anyar, daerah layak menjadi daerah otonom jika luas lahanya 60 persen lahan efektif. (sam)

Asahan Juga Punya Talenta

Road to Famous

Audisi bintang film dan bintang suara Road to Famous kali ini menyambangi calon bintang di Kabupaten Asahan. Meski digelar dalam cuaca panas, Sabtu (23/4), para peserta tetap bersemangat mengikuti audisi di Radio Bas FM Jalan Jenderal Sudirman No 158 Kelurahan Sidomukti Kisaran.

Saking semangatnya, Lucy Ucil, peserta audisi menyatakan talenta-talenta di Asahan tidak kalah dibandingkan daerah lainnya yang menjadi rute audisi sebelumnya. “Asahan juga punya talenta!” kata gadis cilik berusia sembilan tahun ini sembari menceritakan, akting pengamen jalanan yang diperankannya di hadapan dewan juri.

Dari pantauan Sumut Pos, peserta tidak hanya berasal dari Kisaran. Sedikitnya 15 peserta datang dari Rantau Prapat mencoba menunjukkan talenta yang mereka miliki.

Berdasarkan keputusan dewan juri, ada sembilan peserta yang lolos untuk diadu kembali di Kota Medan bersama peserta terbaik dari kota/kabupaten lainnya di Sumatera Utara.(ari)