Home Blog Page 1537

OMG Sumsel Bagikan Bibit Kopi Rubusta Kepada Masyarakat di Lahat

Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) saat membagian bibit kopi rubusta di Desa Padang Bindu, Kecamatan Mulak Sebingkai, Lahat, Sumatera Selatan, Rabu (10/5/2023).(ist)

LAHAT, SUMUTPOS.CO – Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) terus menebar kebaikan dan kegiatan bermanfaat kepada masyarakat luas.

Terbaru, relawan pendukung Ganjar Pranowo itu mengadakan acara pentingnya pemeliharaan sekaligus pembagian bibit kopi rubusta, Rabu (10/5/2023).

Acara yang digelar di Desa Padang Bindu, Kecamatan Mulak Sebingkai, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) itu diikuti puluhan peserta.

Fariz Allaudin Fathin selaku Koordinator Wilayah OMG Sumsel mengatakan kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat mengetahui bagaimana tentang tanaman bibit kopi robusta.

“Ini adalah bentuk upaya membantu sekaligus mengedukasi masyarakat tentang tanaman bibit kopi robusta di kalangan masyarakat Desa Padang Bindu,” ungkap Fariz dalam siaran persnya.

Fariz menambahkan kegiatan tersebut mendapatkan antusias yang sangat tinggi masyarakat.

Hal itu terlihat dari semua kalangan mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, hadirnya kegiatan tersebut bisa membuka pemikiran masyarakat untuk menjadi wirausaha di bidang kopi.

“Agenda ini diharapkan bisa membuka pemikiran masyarakat untuk membuka usaha dibidang tanaman bibit kopi robusta,” harapnya.

Di sela kegiatan tersebut, OMG juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo yang akan maju dalam Pilpres 2024.

Salah satu peserta, Gunawan mengaku agenda tersebut merupakan salah satu bentuk dorongan dalam bidang pertanian dan agraria.

“Kami berharap agenda ini berkelanjutan demi mendukung program bibit kopi robusta di Kabupaten Lahat,” ungkap Gunawan. (rel/tri)

YKI dan Dinas P3AKB Sumut Gelar Pap Smear dan Sosialisasi Pencegahan Kanker

istimewa/sumutpos TINJAU: Ketua YKI Sumut Nawal Lubis bersama lainnya, saat meninjau pelaksanaan pap smear gratis di Aula Kantor YKI Sumut. sekaligus memberikan edukasi tentang risiko dan pencegahan kanker sejak dini, di Aula Kantor YKI Sumut, Jalan Iskandar Muda Nomor 272 Medan, Selasa (30/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memeriahkan Hari Kartini ke-144, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan kegiatan Pap Smear, sekaligus memberikan edukasi tentang risiko dan pencegahan kanker sejak dini, bagi para perempuan di Sumut.

Ketua YKI Sumut Nawal Lubis mengatakan, pemeriksaan Pap Smear ini perlu dilakukan untuk deteksi kanker leher rahim atau kanker serviks. Hal ini untuk mencegah risiko dan penanganan kanker, apabila terindikasi adanya gejala kanker serviks.

“Kita sampaikan kepada ibu-ibu sebagai kartini masa depan dengan berbagai profesi hadir di sini, ada PNS, guru dan ibu rumah tangga. Ini prosedur untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks) pada wanita, guna menemukan sel-sel abnormal di leher rahim yang dapat berkembang menjadi kanker, dan bila ada indikasi bisa dilakukan penanganan medis lebih lanjut,” jelas Nawal Lubis saat meninjau kegiatan tersebut di Aula Kantor YKI Sumut, Jalan Iskandar Muda Nomor 272 Medan, Selasa (30/5).

Di Indonesia, angka kejadian dan kematian akibat kanker leher rahim menduduki peringkat kedua, setelah kanker payudara. Nawal berharap kegiatan ini sebagai salah satu upaya menekan jumlah penderita kanker serviks di Sumut.

Nawal Lubis juga berpesan kepada 100 orang kartini yang hadir bisa menjadi motivator bagi saudara dan teman agar mereka mau melakukan pemeriksaan organ intim untuk pencegahan dini kanker serviks.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kartini-kartini yang hadir, kalian bisa menyampaikan kepada saudara, kawan seprofesi tentang pentingnya menjaga kesehatan organ intim. Apabila deteksi kanker ini ditemukan lebih awal, ini bisa diobati dan angka kesembuhannya cukup tinggi,” harap Nawal.

Kepala Dinas P3AKB Sumut Manna Wasalwa Lubis mengatakan, kegiatan ini untuk mencegah jumlah kaum perempuan Sumut akan risiko penyakit kanker serviks.

“Di hari kartini kita ingatkan lagi perjuangan kartini dulu dan perjuangan kartini saat ini. Selain emansipasi saat ini juga memperjuangkan kaum perempuan terbebaskan dari penyakit yang mengancam jiwa mereka, yakni kanker. Jadi kaum perempuan harus saling memberikan informasi risiko dan penaggulangan penyakit kanker, “ jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Dian Arief Trinugroho, Konsultan Onkologi Riza Rivany, Sekretaris YKI Sumut Siti Zahara Nasution beserta pengurus. (gus)

Gapensi Sumut Gandeng Gatensi Gelar Uji Kompetensi

Ketua Gapensi Sumut, Sanggam Bakkara, asesor LSP Gatensi pusat, dan peserta foto bersama pada pembukaan uji sertifikasi kompetensi kerja di Sekretariat BPD Gapensi Sumut.(Ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BPD Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Sumatera Utara menggandeng BPD Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (Gatensi) Sumut menggelar uji sertifikasi kompetensi kerja bagi tenaga kerja konstruksi.

Uji kompetensi tenaga kerja konstruksi untuk sejumlah subklasifikasi dan jabatan kerja, yang berlangsung di Sekretariat BPD Gapensi Sumut Komplek Tata Plaza, Jalan Kapten Muslim Medan tersebut, berlangsung selama 2 hari, yakni pada 10-11 Mei 2023.

Ketua Gapensi Sumut, Sanggam Bakkara, mengatakan uji kompetensi tenaga kerja konstruksi tersebut diikuti peserta sebanyak 32 orang. Hari pertama untuk 18 orang dan hari kedua 14 orang.

“Secara teknisnya uji kompetensi ini dilakukan tiga asesor LSP Gatensi pusat dibantu Gatensi Sumut. Kita Gapensi memfasilitasinya,” ujar Ketua Gapensi Sumut Sanggam Bakkara kepada wartawan saat pembukaan uji kompetensi, Rabu (10/5).

Sanggam Bakkara berharap semua peserta uji kompetensi bisa menjadi tenaga kerja konstruksi yang kompeten, yang dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja atau yang disebut SKK Konstruksi atau keahlian dan keterampilan.

“Uji kompetensi ini adalah amanah UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, dan peraturan lainnya, tentu untuk mendukung program pemerintah dan asosiasi untuk melahirkan tengah kerja konstruksi kompeten dan bersertifikat,” ujar Sanggam Bakkara.

Gapensi Sumut, lanjut Sanggam Bakkara, sejalan dengan pemerintah, dimana pekerja yang bisa menggarap pekerjaan konstruksi adalah tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat kompetensi kerja.

“Jadi Gapensi concern bahwa tenaga kerja konstruksi harus memiliki sertifikat kompetensi kerja. Output dari uji kompetensi yang kita laksanakan saat ini adalah untuk mendukung terealisasinya program pembangunan infrastruktur Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing,” tambah Sanggam Bakkara.

Asesor dari LSP Gatensi pusat, Sahar Oloan Sihombing bersama Bhenny Harsono Sinaga dan Krisman Sinaga, mengatakan uji kompetensi di Sumut tersebut adalah yang pertama dilakukan pihaknya di Sumut bekerjasama dengan Gapensi.

“Uji kompetensi ini kita lakukan sesuai dengan ketentuan yang ada, seperti tata caranya, mekanismenya, tahapan ujiannya, dan juga asesornya. Artinya memenuhi prinsip yang memang sudah diatur ketentuan pemerintah,” ujar Sahar Oloan Sihombing.(gus)

Merajut Ukhuwah, Menuai Berkah

TEPUNG TAWAR: Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Nurhayati MAg bersama jemaah calon haji dan halal bi halal, Rabu (10/5).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KELUARGA Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara menggelar kegiatan halal bi halal dan tepung tawar calon jamaah haji di Jalan Sutomo Medan, Rabu (10/5).

Sebanyak 14 sivitas akademika UIN Sumatera Utara akan berangkat haji tahun ini. Tamu Allah nantinya diharapkan menjadi haji mabrur.

Hadir dalam acara ini Forkompinda Sumut diantaranya Kapoldasu, Pangdam I Bukit Barisan, senat, wakil rektor, dekan dan ketua program studi UIN Sumatera Utara dan undangan lainnya.

Kegiatan ini dirangkai serah terima jabatan dari Plt Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Abu Rokhmad MAg kepada Rektor UIN Sumatera Utara periode 2023-2027 Prof Dr Nurhayati MA. Rektor baru ini dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Selasa (9/5).

Diawal tugas memimpin UIN Sumatera Utara, Prof Dr Nurhayati MAg menyampaikan tekad membawa perguruan tinggi ini lebih baik sering dengan peningkatan tata kelola kampus sebagaimana digariskan menteri agama.

Perempuan pertama sebagai rektor UIN Sumatera Utara ini juga meminta saran dan masukan dari para senat universitas dan guru besar untuk menyusun program prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinannya. Termasuk mengurai permasalahan dan kendala sehingga UIN Sumatera Utara menjadi terkemuka dan unggul menuju smart Islamic university untuk membentuk peradaban di Asia Tenggara tahun 2027.

Ia pun meminta perempuan-perempuan hebat di UIN Sumatera Utara untuk berpacu meningkatkan kualitas termasuk menjadi guru besar. ”Mudah-mudahan dibawah kepemimpinan seorang wanita, kita bisa berkolaborasi menjadikan UIN Sumatera Utara yang lebih baik.

Untuk mendukung kinerjanya, rektor pun secara transparan segera melakukan pemilihan jajaran rektorat dan fakultas. Juga dilakukan digitalisasi pengelolaan kampis. ”Tata kelola universitas harus bersih dan taat hukum. Dipilih berdasarkan kualitas yang dimiliki,” kata Prof Dr Nurhayati MAg.

Sedangkan Prof Dr Abu Rokhmad MAg yang sebelumnya memimpin UIN Sumatera Utara selama tujuh bulan berterima kasih atas dukungan sivitas akademika. Ia pun meminta rektor baru juga harus didukung sehingga dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik hingga akhir masa bakti.

Dalam acara ini disampaikan tausyiah halal bi halal dan tepung tawar jemaah calon haji bertema merajut ukhuwah, menuai berkah disampaikan oleh Dr H Azhar Sitompul. Sedangkan doa dipimpin Prof Dr Muzzakir. (dmp)

1.250 Mahasiswa USU Antusias Hadiri Kuliah Umum #BCABerbagiIlmu

Direktur BCA Haryanto T. Budiman memberikan kuliah umum bertajuk "How To Succeed In The Era of Global Disruptions & Uncertainties" di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) pada Selasa (9/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program #BCABerbagiIlmu meneruskan rangkaian kegiatannya ke sejumlah kota termasuk di Medan, Sumatera Utara. Kini giliran mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang kebagian bekal ilmu dari kuliah umum yang dibawakan oleh anggota direksi PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kuliah umum ini mendapat respons positif terlihat dari kehadiran peserta yang mencapai 1.250 mahasiswa.

Berbekal semangat #GenerasiPastiBisa, #BCABerbagiIlmu merupakan cerminan komitmen dari BCA dalam mendukung Indonesia mengejar Sustainable Development Goals (SDGs). Tak hanya itu, program ini juga mengejar pemerataan pendidikan serta literasi keuangan di kalangan generasi muda yang saat ini berada pada masa puncak Bonus Demografi pada 2030.

Direktur BCA Haryanto T. Budiman menyatakan, “Ketidakpastian ini bukan hanya saat Covid-19, tapi juga terjadi saat ini. Ketidakpastian ini bisa menimbulkan krisis, tapi krisis juga bisa menjadi peluang. Ini yang kita harus bisa jeli melihat peluang yang timbul apabila kita menghadapi suatu krisis.”

Kuliah umum yang digelar di Auditorium USU ini mengusung topik “How To Succeed In The Era of Disruptions and Uncertainties”.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19, disusul oleh guncangan perekonomian global, konflik geopolitik, hingga disrupsi teknologi merupakan tantangan besar yang berlangsung beberapa tahun terakhir. Namun dengan cara yang tepat, bahkan kondisi sulit seperti itu dapat menghasilkan pemenang.

“Sewaktu terjadi pandemi kemarin, banyak debitur yang mengajukan restrukturisasi, karena kondisi ekonomi yang sulit. BCA adalah bank yang memiliki slogan senantiasa di sisi nasabah, baik dalam kondisi bagus maupun buruk. Pada saat krisis tersebut, kami memberikan bantuan dalam bentuk relaksasi kepada sejumlah nasabah.

Hasilnya, nasabah jadi ingat sekali dengan BCA, bahkan menyampaikan ke anaknya dan rekan-rekannya untuk tidak pindah ke bank lain. Itu contoh krisis yang menjadi peluang. Krisis kemarin juga menjadi peluang untuk kita bisa masuk ke hybrid model. Dulu kita semua harus tatap muka, belakangan justru dengan hybrid model lebih efisien,” imbuh Haryanto.

Program #BCABerbagiIlmu ini dimulai bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu di Universitas Indonesia (UI). Selain di UI dan USU, rangkaian kuliah umum ini akan turut hadir di sejumlah kampus lain seperti Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, hingga Universitas Gadjah Mada dengan dihadiri oleh anggota direksi BCA sebagai pemateri dengan sejumlah topik mulai dari kepemimpinan, literasi keuangan, hingga digitalisasi.

Selain itu, #BCABerbagiIlmu juga dilengkapi dengan kegiatan Student Banking Tour yang akan mengajak sejumlah siswa belajar mendalami materi perbankan seraya berkunjung langsung ke kantor cabang BCA. Ada pula kegiatan bertajuk I’m Capable yang mendorong pendidikan inklusif dan ramah disabilitas khusus mengenai materi keuangan dan pelatihan kepada kaum disabilitas.

EVP Corporate Communication & Social Responsbility BCA Hera F. Haryn menambahkan,
“#BCABerbagiIlmu secara khusus kami ramu untuk mendukung kemajuan pendidikan yang
inklusif demi mencetak SDM unggul di Indonesia. BCA percaya investasi terbaik bagi generasi muda dalam bentuk pendidikan, pengembangan kapasitas diri. Oleh karena itu, BCA terus berkomitmen untuk terus mendukung agar kelak mereka menjadi #GenerasiPastiBisa.” (rel/sih)

Cuaca Ekstrem, Warga Medan Diimbau Antispasi Bencana

SOSIALISASI: M Afri Rizki Lubis saat sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana di Medan Johor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kota Medan diminta untuk melakukan langkah-langkah yang bersifat mengantisipasi terjadinya bencana, mengingat cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Fraksi Golkar, M Afri Rizki Lubis SM M.IP, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.2 Tahun 2018 Tentang Penanggulangan Bencana di Jalan Melinjo Raya, Komplek Pelataran Parkir Mesjid Muhajirin, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Senin (8/5) sore.

“Bahkan seperti kita ketahui, baru-baru ini terjadi banjir bandang di Sungai Sembahe. Walaupun bukan di Kota Medan, tetapi kita tetap harus waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi. Sebab kita tahu, Sungai Sembahe adalah hulu dari Sungai Deli yang melintasi Kota Medan. Alhamdulillah, banjir bandang Sungai Sembahe pekan lalu tidak berdampak besar ke Kota Medan,” ucap Rizki.

Diterangkan Anggota Komisi I DPRD Medan itu, ada banyak langkah antisipasi yang bisa dilakukan, diantaranya dengan memastikan fungsi drainase di sekitar rumah masing-masing.

“Fungsi drainase harus baik, jangan buang sampah ke drainase dan mari kita bersihkan drainase di depan rumah kita masing-masing. Ini sebagai salah satu langkah antisipasi,” ujarnya.

Kemudian, pada situasi curah hujan yang tinggi di wilayah pegunungan seperti saat ini, warga diminta untuk berhati-hati saat beraktifitas di sungai ataupun wilayah sekitar sungai.

“Cuaca panas terik yang saat ini sering terjadi juga harus kita antisipasi. Perbanyak minum air putih, jangan sampai dehidrasi, jaga selalu kesehatan,” katanya dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan BPBD Kota Medan, M Yamin Daulay dan Kasi Sarpras Kecamatan Medan Johor T, Mahari Abdullah.

Senada dengan Rizki, fungsional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Yamin Daulay juga meminta warga untuk mengantisipasi terjadinya bencana. “Paling tidak, kita bisa meminimalisir dampak dari terjadinya bencana,” tuturnya.

Kegiatan tersebut pun dimanfaatkan sejumlah warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi ataupun keluhannya. Seperti halnya yang dilakukan salah seorang warga, Andreas Ginting yang mengeluhkan keberadaan sebuah pohon besar di badan jalan, tepatnya di simpang Jalan Melinjo Raya yang dahannya telah menjulang hingga ke atas rumahnya.

“Pohonnya sudah tua pak, takut kita dahannya jatuh dan menimpa rumah kita. Apalagi sekarang cuaca kan gak menentu, sebentar panas, tapi bisa tiba-tiba hujan dan angin kencang. Bahaya pak, bisa jadi bencana juga bagi kami, kami khawatir pohon itu tumbang dan kena ke rumah kami,” keluh Andreas.

Ia pun mengaku telah menyampaikan hal itu ke dinas terkait sejak dua hingga tiga tahun yang lalu agar dahan pohon tersebut dapat dipangkas, namun hingga kini tak juga dilakukan.

Menjawab keluhan Andreas, Kasi Sarpras Kecamatan Medan Johor, T. Mahari Abdullah mengaku akan segera menindaklanjutinya dengan menyurati Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.

“Sebab dulu pemangkasan pohon dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan, tapi sekarang dinasnya sudah dilebur. Kami akan segera menyurati Dinas SDABMBK yang saat ini bertanggungjawab untuk pemangkasan pohon,” pungkasnya. (map/ila)

Dispora Medan Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2023

BUKA: Kadispora Medan Pulungan Harahap membuka Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2023 di Aula Kantor Dispora Medan, Selasa (9/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2023 di Aula Kantor Dispora Medan, 9-10 Mei 2023.

Melalui kegiatan ini, pemuda diharapkan tampil sebagai gerda terdepan untuk memberikan kontribusi efektif, kreatif, dan inovatif. Kegiatan ini dibuka oleh Kadispora Medan, Pulungan Harahap SH MSi, Selasa (9/5).

Dalam sambutannya, Pulungan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan pemimpin masa depan. “Saat ini Indonesia dihadapkan dengan tantangan yang lebih besar, yakni bagaimana memperkuat karakter dan jati diri pemuda di era globalisasi,” ungkap Pulungan.

Pulungan menjelaskan, Pemko Medan perlu meningkatkan daya saing pemuda untuk menghadapi peluang bonus demografi 2020-2035, Asean Free Trafe Area (AFTA), Asean Economic Community, dan optimalisasi peran organisasi kepemudaan dalam pengembangan kepemimpinan serta kepeloporan pemuda.

“Dalam menghadapi tantangan itu, diperlukan kesempatan yang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan di segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini menumbuhkembangkan kepeloporan di kalangan pemuda,” paparnya.

Ditambahkan, melihat kondisi bangsa saat ini, kepeloporan pemuda sangat diperlukan untuk melakukan terobosan bagi upaya mengatasi masalah-masalag yang dihadapi. Secara lebih spesifik kepeloporan pemuda sejatinya merupakan wahana memecahkan berbagai masalah dengan penguatan nation and character building dan mengatasi masalah-masalah sosial kepemudaan lainnya.

“Pemuda diharapkan tampil sebagai gerda terdepan untuk memberikan kontribusi efektif, kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini saya mengajak pemuda untuk membuka cakrawala berpikir, mulailah intres melihat peluang di sekitar untuk mencapai kemajuan,” ajaknya.

Ketua Panitia Irwan Karimuddin Pane SSos MSP melaporkan, kegiatan ini diikuti 35 peserta yang merupakan utusan pemuda yang ada di Kita Medan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dispora Medan, Selasa (9/5) dan Rabu (10/5).

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menggelorakan semangat kepeloporan di kalangan pemuda. Mewujudkan pemuda yang berkemampuan merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan, dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah,” jelasnya.

Seleksi ini menghadirkan tim juri dari Dinas Sosial Provinsi Sumut, Wakil Deoan I FISIP USU, PT Aypsy Psychological, dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumut. (dek/ila)

Bobby Sebut Pembangunan Lampu Pocong sebagai Proyek Gagal, Kontraktor Wajib Kembalikan Rp21 M

Seorang warga melintasi troroar di jalan sudirman medan, selasa (9/5/2023). Warga melintasi trotoar dengan di hiasi lampu jalan yang di anggap gagal oleh pemerintah.Refinaldi Setiawan/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengumumkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Medan terhadap proyek pemasangan ‘lampu pocong’ yang merupakan bagian dari penataan lanskap 8 ruas jalan di Kota Medan pada tahun 2022 lalu. Hasilnya, proyek lampu pocong disebut proyek total lost ataupun proyek gagal.

“Mengenai yang biasa disebut oleh netizen sebagai lampu pocong, kita anggap project ini total lost, jadi tidak ada project lampu pocong, project ini kita anggap gagal,” ucap Bobby didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdako Medan Agus Suriyono, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Topan Ginting, Inspektur Kota Medan, Sulaiman Harahap, serta Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Alex Sinulingga di lobi kantor Wali Kota Medan, Selasa (9/5).

Bobby Nasution memerintahkan kepada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan yang kini sebagai OPD yang menangani proyek penataan lanskap ruas jalan untuk menagih kembali semua uang yang telah dibayarkan kepada kontraktor.

“Untuk pengerjaan lampu pocong tersebut, memakan anggaran sekitar Rp25 miliar, yang sudah dibayarkan sebesar Rp21 miliar. Kita minta Dinas SDABMBK untuk melakukan penagihan menyeluruh, Rp21 miliar itu wajib dikembalikan,” tegas Bobby.

Dikatakan Bobby, pemeriksaan proyek lampu pocong memang termasuk lama, karena pemeriksaan proyek yang dilakukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan melalui P-APBD 2022 itu dilakukan secara menyeluruh dan didampingi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Bobby berharap, berikutnya Inspektorat Kota Medan bisa melihat lebih jauh terkait bagaimana hal ini bisa sampai terjadi. “Mulai dari rencana awal hingga eksekusi di lapangan, ini harus dilihat lagi lebih jauh oleh inspektorat,” katanya.

Bobby juga mempersilakan kontraktor untuk membongkar bangunan lampu pocong yang telah dibangun.

“Kalau harus dibongkar, ini yang melakukan pembongkaran adalah pihak pemilik bangunan itu sendiri, karena bangunan ini belum diserahkan kepada Pemko Medan, silakan bongkar sendiri. Silakan ambil meterialnya, besinya, semennya, kalau kita yang bongkar nanti kita dibilang mencuri,” tuturnya.

Sementara untuk sanksi kepada pegawai di Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Bobby mengaku akan membentuk tim untuk mengusut hal itu.

“Untuk pegawai kita, per hari ini kita akan bentuk tim adhoc untuk melihat bagaimana kelalaian dari pegawai kita di Dinas dulunya, yaitu Dinas Kebersihan dan Pertamanan,” paparnya.

Sebab, sambung Bobby, project ini dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan, maka yang bertanggungjawab adalah seluruh ASN di organisasi tersebut. “Walaupun sudah dilebur, tapi kan orangnya masih ada, jadi masih bisa kita minta pertanggungjawabannya,” tegasnya.

Sebenarnya, lanjut Bobby, pembangunan lampu pocong adalah tahap terakhir dari penataan lanskap ruas jalan.

“Di situ ada tanggungjawab dari Dinas SDABMBK, Perkim, baru ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Harusnya begitu berdasarkan rencana awalnya. Makanya saya minta inspektorat lihat lagi perencanaannya kenapa bisa tiba-tiba main salip sendiri,” pungkasnya. (map/ila)

Telkomsel Imbau Pelanggan Waspada Kejahatan dengan Modus Pemblokiran Nomor

Telkomsel mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menanggapi modus kejahatan baru yang dilakukan melalui pesan singkat maupun telepon dari pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan operator seluler. Modus kejahatan terbaru dilakukan dengan menginformasikan bahwa nomor seluler pelanggan akan segera di blokir serta tidak akan bisa mengakses semua layanan dari operator.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seiring berkembangnya berbagai modus kejahatan baru yang dilakukan melalui pesan singkat maupun telepon dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan operator seluler, Telkomsel mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menanggapi hal tersebut. Terbaru, modus kejahatan dilakukan dengan menginformasikan bahwa nomor seluler pelanggan akan segera di blokir serta tidak akan bisa mengakses semua layanan dari operator.

Umumnya modus kejahatan ini diawali melalui SMS atau pun menelpon langsung pelanggan dan memberikan informasi terkait pemblokiran kartu. Selanjutnya pelaku yang tidak bertanggung kawab tersebut akan memberikan informasi palsu terkait alasan pemblokiran nomor serta mengarahkan untuk klik tombol tertentu via telepon.

Vice President Consumer Sales Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman menjelaskan, “Berbagai modus penipuan terus berkembang hingga saat ini dan Telkomsel secara serius juga menangani maraknya potensi penipuan yang dapat merugikan serta terjadi kepada pelanggan. Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu berhati-hati dan tidak menanggapi pesan singkat ataupun telepon terkait pemblokiran kartu dari nomor yang tidak dikenal atau bukan resmi dari Telkomsel. Selain itu, kami juga mengajak pelanggan untuk tidak mudah percaya jika ada ancaman pemblokiran kartu.”

Telkomsel juga mengajak kepada seluruh pelanggan untuk tidak memberikan kode OTP, PIN, Password atau informasi lainnya kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan operator seluler. Permintaan kode verifikasi seperti OTP atau PIN hanya dilakukan atas permintaan pelanggan itu sendiri saat bertransaksi di berbagai platform yang dituju seperti My Telkomsel. Selain modus pemblokiran kartu, sebelumnya berbagai modus kejahatan seperti mengunduh file APK juga banyak terjadi. Telkomsel memastikan tidak pernah meminta kode verifikasi dalam bentuk apa pun, termasuk mengirimkan permintaan kepada pelanggan untuk mengunduh file .

Saat ini, Telkomsel juga telah menyediakan berbagai kanal layanan bagi pelanggan yang ingin mendapatkan informasi ataupun melakukan pengaduan jika mengalami potensi penipuan atau kejahatan yang mengatasnamakan Telkomsel. Pelanggan dapat menghubungi layanan Call Center 188, mengirimkan SMS ke 1166 dengan format: PENIPUAN#NOMOR PENIPU#ISI SMS PENIPUAN, mengirimkan email ke cs@telkomsel.com, atau membuat laporan ke akun resmi media sosial Telkomsel. Informasi lebih lengkap mengenai hal tersebut dapat juga diakses melalui situs https://www.telkomsel.com/support/waspada-penipuan.

“Dengan adanya informasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat menjadi semakin tinggi untuk selalu waspada terdapat berbagai modus kejahatan yang ada. Semakin canggih teknologi, kami ingin kesadaran dan kewaspadaan masyarakat juga semakin meningkat karena berbagai ancaman seperti modus kejahatan juga akan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Kami juga ingin kembali mengingatkan bahwa segala informasi terkait beragam produk, layanan, program berhadiah dan lainnya hanya dilakukan melalui saluran resmi Telkomsel seperti web site https://www.telkomsel.com/, GraPARI terdekat, Call Center 188, media sosial resmi Telkomsel di Instagram, Twitter dan Facebook serta aplikasi My Telkomsel,” pungkas Mulya.

Proyek Lampu Pocong Gagal, Pemko Medan Tetap Tata 10 Ruas Jalan di Tahun Ini

Topan O.P Ginting

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ditetapkannya proyek pembangunan ‘lampu pocong’ yang merupakan bagian dari proyek penataan lanskap 8 ruas jalan di tahun 2022 lalu sebagai proyek total lost atau proyek gagal, tidak membuat Pemko Medan membatalkan rencana penataan lanskap 10 ruas jalan di tahun 2023 ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Topan O.P Ginting, mengatakan penataan 8 lanskap ruas jalan yang dianggarkan pada P-APBD Kota Medan tahun 2022 di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan itu tidak memiliki keterkaitan dengan penataan 10 ruas jalan yang dianggarkan pada APBD Kota Medan tahun 2023 di Dinas SDABMBK Kota Medan.

Dengan begitu, dinyatakannya proyek pembangunan lampu pocong sebagai proyek total lost tidak akan berpengaruh terhadap rencana penataan lanskap 10 ruas jalan di Kota Medan.

“Itu berbeda, (penataan lanskap) 10 ruas jalan di tahun ini tidak berkaitan dan tidak bersinggungan dengan yang 8 ruas jalan di tahun lalu. Jadi dapat kita pastikan, penataan lanskap 10 ruas jalan di tahun ini akan tetap dilakukan,” ucap Kadis SDABMBK Kota Medan, Topan Ginting kepada Sumut Pos, Rabu (10/5/2023).

Dikatakan Topan, penataan lanskap 10 ruas jalan di tahun 2023 ini memiliki perencanaan yang berbeda dengan penataan lanskap 8 ruas jalan di tahun lalu.

“Untuk penataan 10 ruas jalan di tahun ini, seperti yang disampaikan pak wali, bahwa sebelum kita lakukan (pemasangan lampu jalan) itu, trotoarnya harus kita benahi dulu. Jadi sebenarnya trotoar harus selesai dulu, baru naik (lampu jalan), namanya juga penataan lanskap ruas jalan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengumumkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Medan terhadap proyek pemasangan ‘lampu pocong’ yang merupakan bagian dari penataan lanskap 8 ruas jalan di Kota Medan pada tahun 2022 lalu. Hasilnya, proyek lampu pocong disebut proyek total lost ataupun proyek gagal.

“Mengenai yang biasa disebut oleh netizen sebagai lampu pocong, kita anggap project ini total lost, jadi tidak ada project lampu pocong, project ini kita anggap gagal,” ucap Bobby, Selasa (9/5/2023).

Seperti diketahui, adapun 8 ruas jalan di Kota Medan yang dilakukan penataan lanskap pada akhir 2022 lalu, yakni Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan T. Imam Bonjol, Jalan Putri Hijau, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Suprapto, dan Jalan Diponegoro.

Sementara di tahun ini, Pemko Medan akan melakukan penataan lanskap di 10 ruas jalan, diantaranya Jalan Balai Kota, Jalan Brigjend Zein Hamid, Jalan Cirebon, Jalan Juanda, Jalan Letda Sudjono, Jalan Marelan Raya, Jalan Mongonsidi, Jalan Pelangi, Jalan Setiabudi, dan Jalan Williem Iskandar.
(map/ila)