25 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 15383

Dua Ciuman untuk Kate

Pengeran William-Kate Resmi Menikah

Sontak riuh teriakan jutaan warga Inggris di luar Istana Buckingham bergema, ketika melihat Pangeran William Arthur Philip Louis mencium Catherine ‘Kate’ Middleton. Dua kali ciuman berlangsung meski hanya sebentar di balkon Istana Buckingham.

Pangantin baru ini tampak malu-malu saat melakukan ciuman, sudah menjadi tradisi hal tersebut dilakukan di balkon Istana Buckingham. Prosesi serupa juga dilakukan Pangeran Charles dan Putri Diana saat mereka menikah pada 1981 silam.

Selama di balkon, Pangeran William dan istrinya, beserta keluarga kerajaan, disuguhi parade pesawat tempur Inggris. Kurang lebih 15 menit mereka terus melambaikan tangannya ke arah warga yang sudah menunggu.

Setelah itu, keluarga kerajaan yang dipimpin Ratu Elizabeth masuk kembali ke istana. Sementara Pangeran William dan Kate Middleton yang kini bergelar Duke dan Duchess of Cambridge, masuk paling terakhir ke dalam Istana Buckingham.
Acara tersebut digelar setelah Pengeran William dan Kate meninggalkan Gereja Westminster Abbey. Sesampainya di balkon itu selain disuguhi atraksi pesawat tempur dan melakukan adegan ciuman, pasangan yang baru melangsungkan pernikahan tersebut mendapat gelar baru ‘The Duke and Duchess of Cambridge’.

Setelah menyapa rakyat Inggris dan sejumlah wisatawan lokal maupun asing, acara dilanjutkan dengan makan malam pribadi di Istana dan Pangeran Charles menjadi sang tuan rumah. Acara ini bersifat terbatas, hanya diperuntukkan bagi keluarga serta teman dekat William dan Kate.

Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton dipandu Uskup Agung Canterbury Dr Rowan untuk mengucapkan janji pernikahan. Pangeran William mengucapkan janji pertama kali dengan menatap penuh keyakinan kepada Kate. Seperti pasangannya, Kate juga menatap William.

Dr Rowan meyakini pasangan kerajaan ini memiliki pemikiran mendalam mengenai pernikahannya. Saat sesi wawancara pranikah, Dr Rowan menilai, Kate dan William menunjukkan ketulusan dan kesederhanaan mengenai pernikahan yang akan mereka jalani.

Kate dan William membuat sendiri sumpah setia pernikahan dengan mengusung empat janji setia, yaitu bahwa pasangan kerajaan ini akan saling mencintai, memberikan kenyamanan, saling menghormati, dan saling menjaga. Sumpah setia ini berbeda dengan tradisi kuno kerajaan. Istri, dalam pernikahan Kerajaan Inggris, biasanya mengucap janji setia berisi “mencintai, menghargai, dan mematuhi” suami.

William dan Kate dikenal sebagai pasangan kerajaan modern, mengenal kepribadian secara mendalam. Ditambah dengan hubungan putus-sambung selama 9 tahun telah menguatkan ikatan. Tak seperti hubungan, Lady Diana dan Pangeran Charles, cenderung kaku. William-Kate membangun hubungan yang lebih setara.

Kini, Pangeran William resmi memperistri Kate. Pasangan yang matang dari usia dan memiliki latar pendidikan tinggi yang setara resmi untuk kehidupan pernikahan yang tak biasa di lingkungan kerajaan. (bbs/jpnn)

William: Sayang, Kamu Tampak Mempesona…

Di depan Altar gereja Westminster Abbey, sesaat sebelum diucapkannya janji setiap antara Pangeran William dan Kate Kate Middleton. Pangeran William sempat merayu Kate Middleton.

“Sayang, kamu tampak mempesona,” kata William di gereja Westminster Abbey, Jumat 29 April 2011. Kata-kata yang diucapkan William itu diungkapkan ahli pembaca bibir, Ruth Press yang tidak bisa mendengar sejak lahir. Menurut Ruth, William lalu berkata lagi, “Ya kamu fantastis, cantik sekali,” kata William seperti dikatakan Ruth.

William (28) dan Kate (29) mengucapkan sumpah pernikahan di hadapan hampir 2.000 tamu di Gereja Westminster Abbey. Mereka disahkan sebagai pasangan suami-istri oleh Uskup Agung Canterbury Rowan Williams merupakan pemimpin spiritual tertinggi di Gereja London.

Pernikahan William dan Kate disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi dan situs. Jutaan pasang mata menonton detik-detik pernikahan mereka.

Usai mengucapkan sumpah, Pangeran William dan Kate diarak dengan kereta kuda buatan 1902. Sepanjang jalan dari gereja Westminster Abbey hingga Istana Buckingham mereka dielu-elukan ribuan masyarakat.

Selama mengucapkan sumpahnya, William menatap mata Kate sambil berpegangan tangan. Sebagian tamu undangan terlihat haru dan menitikkan air mata.

Seperti dikutip dari laman Orange, ada kisah-kisah menarik para penggemar The  Royal Wedding termasuk wisatawan dari seluruh dunia menunggu dengan antusias jalannya perhelatan mewah abad ini. Banyak dari mereka rela menerjang malam di luar gereja bersejarah, bersaing mendapatkan posisi terbaik melihat pernikahan pasangan itu.

Suasana di luar Abbey berubah menjadi sebuah kota tenda sebelum acara perhelatan mewah dimulai, kini suasananya bagaikan lautan Union Jacks dan penuh spanduk dukungan untuk pernikahan William-Kate. Bahkan, mereka  rela tidur dengan bungkusan kantong hanya menunggu acara pernikahan tersebut. Lainnya berkemah membawa pelatan seperti kompor.

Pernikahan ini menjadi peristiwa terbesar yang pernah ada di ibukota Inggris dengan sedikitnya satu juta orang berbaris di seluruh jalan,  untuk menyaksikan prosesi pernikahan pasangan tersebut. (bbs/jpnn)

Kuno, Kate tak Pakai Tiara Sakral

Simbol turun temurun kerajaan Inggris saat pernikahan tidak digunakan Putri Catherine ‘Kate’ Middleton. Simbol itu tak digunakan lantaran sudah kuno dan tidak modren. Simbol yang dimaksudkan itu, Tiara Berlian George III.

Tiara itu sebenarnya milik Ratu Mary dari Raja George III. Tiara buatan Rusia tahun 1830 tersebut dinamai oleh Ratu Mary Tiara Berlian George III.

Benda bersejarah itu digunakan turun menurun para keluarga bangsawan. Nenek Pangeran William, Ratu Elizabeth II, pernah menggunakannya saat menikah pada 1947. Tiara ini sebelumnya juga pernah dikenakan Ibu Suri, Ratu Elizabeth I. Ratu Victoria juga pernah mengenakan tiara itu saat mengunjungi Royal Opera pada 1839 silam.

Pada saat Pangeran Charles menikasi Putri Diana tahun 1981, tiara itu juga tidak digunakan. Alasannya terlalu berat.

Kini Putri Kate juga tidak menggunakan tiara sakral itu. Alasan Putri Kate tak menggunakan tiara klasik itu masuk akal. Desain tiara itu sudah tidak sesuai dengan perkembangan mode modern. Akhirnya, Putri Kate menggunakan tiara ‘Halo’, yang dipinjamkan Ratu Elizabteh II.  (bbs/jpnn)

Dubes, Pejabat RI dan Pengusaha Nobar

Kemeriaahan resepsi pernikahan Pangeran William dan Kate juga dirasakan di Indonesia. Duta Besar (Dubes) Inggris di Jakarta menggelar nonton bareng (nobar) proses pernikahan kerajaan, Pangeran William dan Kate Middleton di Hotel Mandarin, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (29/4).

Dubes Inggris Martin Hartfull sebagai tuan rumah menjamu menjamu para tamu, sedangkan undanga yang hadir pada kesempatan itu seperti Menteri Kesehatan, Endang Utami, Anggota DPD GKR Ratu Hemas, pengusaha Sofjan Wanandi, dan Meutia Hatta. Serta perwakilan asing dari negara lain.

Sejumlah televisi tampak di pasang di sudut-sudut ruangan. Para undangan yang memakai batik dan jas terlihat fokus ke arah televisi, menyaksikan prosesi pernikahan William dan Kate. Sambil menikmati jamuan, para undangan sesekali mengomentari proses pernikahan. Pastinya ruangan dipenuhi tamu.

Sementara, perwakilan Indonesia yang hadir dalam pernikahan tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene menyampaikan Dubes RI diundang dalam acara yang digelar di Gereja Westminster Abbey itu. (bbs/jpnn)

Ketum AMPI: Sumut Selalu Jadi Barometer AMPI se-Indonesia

Pelantikan DPD AMPI Sumut Dihadiri Ribuan Kader

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Angkatan Muda  Pembaharuan Indonesia (AMPI) , Dave Laksono melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) AMPI Sumatera Utara (Sumut) di Wisma Benteng Medan, Rabu (27/4). Hadir 1000 kader AMPI terbaik se-Sumut.

MEDAN-Selain Ketua Umum AMPI, Hadir pada acara pelantikan itu, Sekjend DPP AMPI,  Wendi Nugraha dan Bendahara Umum Roberto Lumbangaol beserta rombongan. Plt Gubsu diwakili Kadispora Sumut Ristanto, Ketua MUI Kota Medan M.Hatta Ketua DPP Partai Golkar Sumut diwakili Wakil Ketua Syahrul Pasaribu dan Koordinator wilayah DPP Partai Golkar Sumut Leo Nababan, Walikota Medan Rahudman Harahap, dan jajaran Pemko Medan, Mantan Walikota Medan Abdillah Ak MBA, Mantan Pj Walikota Medan Afifudin Lubis, sejumlah anggota Fraksi Golkar DPRD Sumut dan Kota Medan termasuk Wakil Ketua DPRD Medan Sabar S Sitepu dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan Ferdinand Lumbantobing, serta seluruh pengurus DPD AMPI  Kabupaten/Kota se Sumut.

Dalam pidatonya Dave mengatakan, pelantikan pengurus DPD AMPI Sumut ini dirasakan sangat istimewa, karena DPD AMPI Sumut sejak dulu selalu menjadi barometer AMPI Nasional. “Saya katakan demikian, karena DPD AMPI Sumut tetap solid, tetap hidup dalam situasi apapun dan koordinasinya terus berjalan. Hal yang seperti ini yang harus dijadikan contoh bagi seluruh DPD AMPI di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, semangat AMPI Sumut harus dipertahankan demi kejayaan AMPI,” seru Dave Laksono.

Menurutnya, AMPI dibangun untuk menyatukan pemuda. Dan sampai saat ini, AMPI masih tetap menjadi organisasi kepemudaan yang disegani oleh lawan maupun kawan. Dan sebutnya, semangat  seperti ini harus diteruskan.” Kader AMPI ialah pengurus Partai Golkar.

Untuk itu, masih panjang perjalanan kita membentang ke depan. Dan apa yang kita bina hari ini akan kita rasakan ke depan. Inilah gunanya AMPI sebagai wadah intelektual, bukannya untuk gagah-gahan, akan tetapi untuk menciptakan para pemimpin Indonesia dimasa depan,”paparnya.

Pada kesempatan itu, Dave juga menyampaikan, Partai Golkar  ialah rumah AMPI, oleh karena itu hubungan silaturahmi dan konsolidasi harus terus ditingkatkan. Karena sebutnya, AMPI sebagai corong utama Partai Golkar, harus bisa mensuplai  kader-kader muda ke Partai Golkar, dan AMPI harus jadi kader muda yang kritis dan membangun serta harus bisa melihat apa saja  yang menjadi kendala  dan menyuarakannya.

Menurutnya, AMPI Sumut menunjukkan kepada AMPI di Indonesia ini bahwa AMPI ialah organisasi raksasa. “Untuk itu, AMPI Sumut harus bisa membangunkan para pemuda dari tidurnya, egosentris, hedonis dan narkoba.

Karena ibu pertiwi sudah menanti kejayaan mereka,”tegasnya
Sementara itu, Ketua DPD AMPI Sumut, HM. Syaf Lubis, dalam sambutannya menyampaikan, kader AMPI harus menjunjung tinggi sikap AMPI yakni menjaga dan mengawal Partai Golkar.
Karena seluruh kader AMPI harus  tetap menjunjung dan menghormati ketua Golkar Sumut Syamsul Arifin.

”Saya ingatkan kita tidak boleh lari dari Partai Golkar, kalau ada yang berlaku miring terhadap Partai Golkar, saya persilahkan tinggalkan AMPI,” katanya
Pada kesempatan itu, Syaf Lubis juga menyampaikan, AMPI Sumutdibesarkan dan diperjuangkan oleh Manahan Lubis, yang saat ini menjadi Ketua Harian Dewan Penasihat AMPI Sumut. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kakanda Manahan Lubis yang telah membesarkan AMPI di Sumut.

Telah banyak yang dilakukannya demi untuk membesarkan AMPI di Sumatera Utara ini. Beliau tidak pernah kenal lelah dan berputus asa untuk selalu membesarkan dan tetap mensolitkan AMPI AMPI di Sumut,” papar Syaf Lubis.

Dia juga berharap kepada pengurs DPD AMPI Sumut yang baru saja dilantik tetap selalu konsisten dan selalu terdepan  dalam menjaga Partai Golkar. Dan lanjutnya, AMPI dalam waktu dekat akan ada di 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumut.

”Tak lupa juga saya mengajak kepada semua kader AMPI khususnya di Kota Medan agar bersama-sama mengawal dan mendukung pembangunan Kota Medan dibawah kepemimpinan Walikota Medan dan Wakil Walikota Medan, Rahudman -Eldin,”ujarnya. (mag-7)

May Day, Poldasu Siaga Satu

MEDAN- Memperingati Hari Buruh se-Dunia (May Day) pada 1 Mei mendatang, Polda Sumut menetapkan status siaga satu yang dimulai Sabtu (30/4) pagi. Dalam hal ini, Polda Sumut akan melakukan gelar pasukan di Lapangan Benteng dengan menggerahkan 725 personil dan Polresta Medan 900 personil.

“Personil yang dikerahkan untuk mengantisipasi Hari Buruh Sedunia. Personil akan stand by dengan membentuk tim dalam melakukan pengamanan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut AKBP Raden Heru Prakoso melalui Kasubid Dokliput AKBP MP Nainggolan, Jumat (29/4).

Dikatakan Nainggolan, diperkirakan massa yang sebagian besar buruh akan berunjuk rasa memperingati Hari Buruh se-Dunia tersebut. “Diperkirakan, aksi unjuk rasa para buruh ini akan dilakukan secara besar-besaran,” ucap Nainggolan.(adl)

Tujuh KTP Andhika Kelahiran Medan

Adik Malinda dan Suami Nyusul Ditangkap

JAKARTA-Pengembangan kasus Malinda Dee terus berlanjut. Penyidik menetapkan adik Malinda dan suaminya jadi tersangka, karena dianggap menerima aliran dana hasil kejahatan pencucian mantan senior relationship manager Citibank itu.

Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Ito Sumardi menjelaskan saudara Malinda sudah ditangkap sejak Kamis (28/04) malam lalu. “Saat ini ditahan dan sudah jadi tersangka,” ujar jenderal bintang tiga itu.

Adik Malinda itu menyusul Andhika Gumilang yang hingga tadi malam masih ditahan di rutan Bareskrim Polri. “Pasalnya ya itu tadi. Turut menikmati,” jelas Ito.

Adik Malinda itu berinisial  FL dan suaminya, IS. Mereka  ditahan secara terpisah di rutan Bareskrim, Mabes Polri. Keduanya ditengarai menjadi penampung dana nasabah Citibank yang dibobol Malinda. Rekening keduanya terbukti terdapat aliran dana berkali-kali.

Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Arief Sulistyanto menegaskan, pihak kepolisian mendapatkan bukti kuat, keduanya juga menerima transfer dari tiga nasabah Citibank yang dibobol Malinda.
“FL menerima lima kali transaksi totalnya Rp1,6 miliar, sedangkan IS terdapat satu kali transaksi dari satu nasabah saksi Citibank senilai Rp100 juta,” katanya.

Modus yang digunakan, rekening keduanya hanya menjadi rekening penampung kemudian uang ditransfer kembali ke rekening Malinda. Untuk jasa jahat itu, mereka dapat imbalan Rp2-Rp5 juta.

Hingga kini, total tersangka yang telah ditetapkan kepolisian terkait kasus Malinda Dee ada 6 orang, yakni, Malinda, FL, IS, Andhika Gumilang, head teller Citibank R dan juga B, serta Dwi seorang teller Citibank.

Kemarin, Mabes Polri juga merilis tujuh kartu tanda penduduk milik Andhika. Identitas asli tapi palsu itu digunakan untuk membuka rekening di beberapa bank. Pertama, KTP dengan nomor  0953061811710158, atas nama Andhika Gumilang, lahir di Medan 18-11 1971, alamat di Jalan Kemang Utara VII B no 8, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Lalu, KTP nomor  32031418118839746, atas nama Andhika Gumilang, lahir di Medan 18-11-1988, alamat di Ottawa UC 4/31 Kota Wisata, RT 03 RW 14, Limus Nunggal, Cileungsi, Bogor. Tiga,  nomer  KTP 0953051811710104, atas nama Andhika Gumilang, lahir di Medan 18-11-1971, alamat di Jl Bangka Raya, Mampang Prapatan, no 27, RT 2 RW 022.

Lalu yang keempat, nomor  3174091811880009, atas nama Andhika Gumilang, lahir di Medan 18-11-1988, alamat di Jalan Tebet Timur Dalam II A no 12, RT 2 RW 004, Tebet Timur, Jakarta Selatan.

Lima, nomor KTP  0953071807750134, atas nama Juan Ferrero, lahir di Medan 18 Juli 1976, alamat di Jl Dharmawangsa X no 21 A, RT 009 RW 004, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Enam, nomor KTP 0953071811750128, atas nama Juan Ferrero, lahir di Medan 18-11-1975, alamat di Jalan Hang Lekiu V no 6, RT 006 RW 004 Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Lalu, tujuh, nomor KTP  0953071811750128, atas nama Juan Ferrero, lahir di Medan 18-11-1975, alamat Capital Residence Tower 3 no 30 B RT 5 RW I, Kelurahan Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut Arief, Andhika tahu kejahatan Malinda Dee. “Mereka saling tahu dan saling bantu,” katanya.(rdl/jpnn)

Satpam Karaoke Jual Togel

MEDAN- Penghasilan sebagai Satpam di lokasi karaoke ternyata masih kurang bagi Juni Amri (29). Alhasil, warga Jalan Denai, Gang Rukun, Medan Denai ini harus meringkuk di sel tahanan Mapolresta Medan setelah ditangkap petugas Unit VC/Judi Sila Polresta Medan, Kamis (28/4) sekira pukul 23.30 WIB di rumahnya.

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan Juni kerap mengedar togel di kawasan tempat tinggalnya. Menerima informasi itu, petugas langsung bergerak menuju TKP dan melakukan penyelidikan.

Setelah terbukti, tanpa buang waktu petugas langsung menangkap Juni yang sedang menulis togel di depan rumahnya. Dari tersangka, petugas menyita satu unit HP, satu lembar kertas rekap, uang sebesar Rp83.000 dan satu lembar kertas berisi angka.(mag-8)

Polri Akan Periksa Al Jazeera

JAKARTA-Mabes Polri terus berusaha membongkar kelompok tersangka teroris Pepi Fernando dan rencana kelompok itu. Termasuk mendalami rencana Pepi menyiarkan langsung aksinya untuk meledakkan Gereja Christ Catedhral tepat pada perayaan Paskah. Polisi akan memanggil kepala biro salah satu stasiun televisi asing, Al-Jazeera di Indonesia, Bobby.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan, Kepala Biro TV asing itu diperiksa sebagai saksi. “Kita dalami keterangan yang bersangkutan soal rencana penyiaran kelompok Pepi,” katanya.

Boy menjelaskan, Pepi melalui kameraman Global TV, Imam Firdaus menghubungi kepala biro televisi jaringan internasional tersebut supaya televisi asing itu menyiarkan secara langsung aksi teror bom yang diletakan di saluran pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten.

Namun dalam dua kali pertemuan dengan Imam Firdaus, kepala biro televisi asing itu menolak permintaan Pepi tersebut. “Jadi, dia hanya sebagai saksi. Sebab tidak terkait dan tidak berperan aktif,” katanya.

Namun, menurut Boy, kepala biro Al Jazeera itu akan diperiksa terkait alasannya tidak melapor informasi tentang adanya rencana peledakan itu ke polisi. Sementara itu terkait pemeriksaan terhadap tujuh terduga kelompok Pepi yang ditangkap di Aceh, Rabu (27/4), lanjut Boy pihaknya telah membebaskan tiga di antara terduga tersebut. (rdl/jpnn)

Hirup Asap Genset, 3 Pemuda Nyaris Tewas

MEDAN- Gara-gara menghirup asap yang keluar dari genset milik Acek (50), pemilik warung Ayam Penyet dan Bakso Bu Minah di Jalan Gatot Subroto Medan, tiga karyawannya nyaris tewas, Jumat (29/4) pukul 01.00 WIB dinihari. Ketiga karyawan tersebut yakni Teguh (14), Zulham (18), dan Ius (15).

Saat kejadian, ketiga karyawan itu berada di dalam ruangan seluas 4×8 meter selama tujuh jam dengan pososi genset sedang dinyalakan. Diduga karena kehabisan oksigen, ketiga pria itu lemas dengan mata melotot.

Beruntung, ketiga pemuda itu dapat diselamatkan setelah seorang anggota dari Sat Intel Brimobda Sumut yang  sedang melintas tepat di depan warung melihat Silvi (17), yang juga karyawan warung itu, sedang menangisi sepupunya Teguh di depan pintu warung itu. (mag-8)