Home Blog Page 15388

Wayne Rooney Balik Mengancam Melalui Twitter

PESEPAKBOLA, Wayne Rooney menjadi sasaran makian seseorang. Bintang Manchester United itu diancam akan dipukul dengan stik golf. Rooney tak diam saja. Ia membalasnya dengan mangatakan akan melawan sampai si pengancam menyerah.

Peristiwa itu sendiri tidak terjadi di dunia nyata melainkan hanya di dunia maya, tepatnya di Twitter. Awalnya ketika seorang pengguna situs mikroblogging tersebut melontarkan makian kepada Rooney dengan kata-kata kasar.

Pengguna yang menggunakan nama “sam_oldham_LFC” itu mengancam bakal memukul kepala si striker Manchester United dengan stik golf lalu menguburnya.

Mendapatkan ancaman tersebut, Rooney malah balik menantang. “Haha kamu tahu di mana aku berlatih setiap harinya, nak. Datang saja dan lakukan, semoga berhasil,” balas Rooney.

“Dikompori” sedemikian rupa, si pengancam rupanya kian panas. Ia pun berjanji akan menyambangi Rooney dan menjalankan ancamannya.

Alih-alih mulai takut, Rooney kembali balik mengeluarkan tantangan. “Aku akan membuatmu tertidur dalam 10 detik saja. Semoga kamu datang karena jika tidak maka aku akan bilang ke semua orang kalau kamu ketakutan. Aku akan menunggu.”

Saling balas kicauan itu tidak luput dari perhatian pengguna Twitter lain, yang pada akhirnya ikut nimbrung. Rooney kemudian coba meredam situasi dengan menyebut itu semua hanyalah lelucon biasa. “Sedikit lelucon dan orang-orang jadi gila, tenanglah kalian semua,” tulis pemain berusia 25 tahun itu.

Perselisihan Rooney dengan pengancamnya tersebut berakhir seiring dengan ditutupnya akun @sam_oldham_LFC. Apapun, sikap Rooney dalam kejadian ini tetap dikritik meski berupaya mendinginkan situasi. (net/jpnn)

Ulama Banjar Sergai Kunjungi Kalsel

SERGAI- Bupati Serdang Bedagai Ir HT Erry Nuradi MSi, dan 50 orang ulama suku Banjar Kabupaten Sergai yang tergabung Ikatan Masyarakat Banjar Sergai (IMBAI) temu ramah dengan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Drs H Rudi Afirin, Rabu (19/5).

Temu ramah yang dilaksanakan di Mahligai Pancasila, Jalan Suprapto, Kota Banjar Masin,  Kalimantan Selatan (Kalsel) ini merupakan rangkaian wisata religi ulama Sergai yang disponsori Ketua IMBAI Harun Nur, bersama Bupati Sergai selama empat hari sejak 16 Mei 2011 lalu .

Acara temu ramah tersebut selain dihadiri Gubernur Kalsel Drs Rudi Arifin turut juga dihadiri unsur Muspida Kalsel lainnya, Danrem 101 Antasari Letkol Inf Komaruddin Simanjuntak, Kepala Kejari Kalsel, Anggota DPRD dan SKDP dijajaran Pemprov Kalsel.

Sementara itu, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi, turut didampingi Kabag Humas Pemkab Sergai Dra Indah Dewi Kumala, Kabag Kessos Ikhsan AP, Ketua IMBAI Sergai, mendapat sambutan dan apresiasi dari Gubernur Kalsel dan masyarakat Banjar Kalsel lainnya.

Gubernur Kalsel Drs Rudi Arifin dalam sambutannya mengatakan, kedatangan ulama suku Banjar yang berasal dari Sergai ke tanah Banjar merupakan satu kehormatan yang sangat besar. “Walau lahir dan besar di negeri orang, namun warga Banjar yang tinggal di pamadaman (perantauan) masih ingat akan negeri sendiri,” bilang Rudi Arifin.
Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi mengatakan, kedatangan para ulama suku Banjar yang berasal dari Kabupaten Sergai dalam rangka temu ramah dengan Gubernur Kalsel dan juga pulang ke tanah leluhur, yang  sejak dulu berkeingian untuk melakukan perjalanan.

Sebelumnya para ulama yang tergabung pada IMBAI (Ikatan Masyarakat Banjar Sergai) dan Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi dijamu dikediaman Prof DR H Abidin HH dan kediaman H Manaf Lubis SH seorang pengacara sukses di daerah ini dan telah tinggal selama 24 tahun. Acara temuramah diakhiri dengan saling tukar menukar cenderamata dari Bupati Sergai HT Erry Nuradi dan Ketua Imbai Harun Nur yang dikenal dengan panggilan sehari-harinya Ucu kohar kepada Gubernur Kalsel Drs H Rudi Arifin dan sebaliknya.(mag-15)

Santri Dinul Hasanah Ikuti Outbond

LANGKAT- Untuk menempa generasi muda yang kuat serta religius, Yayasan Pendidikan Islam Dinul Hasanah (YPI-DH) Stabat menggelar outbond, Selasa (17/5) di kawasan perbukitan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.
“Insya Allah, mulai tahun ini diharapkan kegiatan tersebut dijadikan agenda rutin,” ungkap Hj Syarifah SAg Kepala RA Dinul Hasanah Stabat.

Materi pelatihan outbond itu lebih menitikberatkan pada pengendalian emosional, melatih kecermatan serta taat peraturan.

Selain itu, sambung Syarifah, outbond diselenggarakan untuk mendukung program Pemkab Langkat dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan generasi bermoral.

“Santri MDA diajarkan untuk saling bekerjasama, melatih kepemimpinan, meniti jembatan gantung, flying fox, bermain dalam air, serta berlari dalam kelompok,” kata Syarifah.(mag-1)

Ciao Andrea Pirlo

MILAN – Berakhir sudah kebersamaan Andrea Pirlo dengan AC Milan. Setelah satu dekade, Pirlo tidak lagi berkostum Milan musim depan. Hal itu diumumkan  Pirlo seusai menggelar pertemuan dengan pengurus Milan di kantor klub di Via Turati kemarin.

“Saya di sini untuk berpamitan. Setelah sepuluh tahun yang tidak terlupakan, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada klub dan fans atas dukungannya,” ungkap Pirlo kepada La Gazzetta dello Sport.

Keputusan Pirlo meninggalkan Milan tidak berlangsung di momen yang tepat. Sebab, pemain berjuluk ‘I archittteo’ atau si Arsitek itu semestinya berbahagia karena tepat merayakan ultah ke-32 kemarin. “Ini (meninggalkan Milan, Red) merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak,” jelasnya.

Pirlo meninggalkan Rossoneri- sebutan Milan  setelah kontraknya habis akhir musim ini. Meski begitu, sudah menjadi rahasia umum apabila Pirlo pergi juga karena ‘dipaksa pergi’. Itu karena dirinya memang tidak masuk dalam rencana allenatore Milan Massimiliano Allegri.

“Saya bukan seseorang yang biasa pindah-pindah klub, tapi buat apa bertahan tanpa jaminan bermain. Apakah saya berharap Milan akan kecewa karena kehilangan saya? Ya,” ujar Pirlo.

Sejak ditangani Allegri musim ini, Pirlo tidak tampil reguler atau hanya 25 laga dan dua gol di berbagai ajang. Selain bukan tipikal pemain yang cocok dengan skema main Allegri, Pirlo harus absen enam bulan (pertengahan Oktober 2010 sampai pertengahan April 2011) karena cedera lutut kanan.

Kondisi itu berbeda ketika Milan masih dibesut Carlo Ancelotti yang kini menukangi Chelsea. Ancelotti menjadikan Pirlo sebagai elemen penting dalam permainan setelah mengubah posisinya dari trequartista menjadi deep-playing playmaker. Namun, Pirlo menolak apabila musim ini menjadi salah satu musim buruknya.
“Saya senang masih mendapat kesempatan menjadi bagian skuad Milan meraih scudetto ke-18 (Serie A) musim ini,” jelasnya.

Lantas, di klub mana Pirlo akan bermain setelah meninggalkan Milan? Juventus menjadi favorit. Juve diklaim menawarkan kontrak tiga tahun dengan nominal 4 juta euro (Rp 48 miliar) per tahunnya kepada Pirlo. Saya belum bicara dengan Juventus,” jawab Pirlo singkat.

Yang pasti, klub yang dibela Pirlo musim depan beruntung. Selain tidak perlu merogoh kocek untuk biaya transfer karena statusnya free agent, Pirlo diyakini masih hebat di lapangan “Semua orang tahu pemain dengan kualitas seperti apa Pirlo,” kata  Fabio Capello. (dns/jpnn)

Yamaha Masih Terdepan

Kejurnas Motoprix Region I Sumatera Seri V

MEDAN- Seri V Kejuaraan Nasional Motoprix Region I Sumatera telah usai. Sirkuit Buatan Taman Rimba Jambi menjadi saksi ketatnya persaingan para racer di pentas balapan nasional yang berlangsung pada 14 sampai 15 Mei 2011 lalu.

Balapan Seri V ini bisa menjadi gelaran yang istimewa dibandingkan dengan balapan di dua seri sebelumnya. Selain melompati gelaran di Seri III dan Seri IV yang harus tertunda, di seri kali juga diterapkan aturan baru bagi kelas MP 5 dan MP 6, yang mengharuskan para racer menggunakan sepeda motor berspesifikasi standar murni.
Jika di seri sebelumnya para racer yang bertarung di kelas MP 5 dan MP 6 diperbolehkan memakai CDI program, di Seri V kali ini hal itu tidak diperbolehkan lagi. Selain itu, para racer juga diharuskan memakai kunci kontak dan lingkar standar produksi pabrikan. Sehingga para racer benar-benar bertarung dengan sepeda motor standar versi pabrikan.

Begitupun, aturan baru tersebut bukan menjadi hambatan bagi tim-tim Yamaha yang bertarung. Bahkan pabrikan sepeda motor berlambang garpu tala ini sukses meraih hasil terbaik. Bahkan di kelas MP 5 dan MP 6, yang memakai aturan balapan baru, Yamaha sukses mempertahankan podium teratas yang diperoleh di dua seri sebelumnya. Adalah M Irvansyah Putra, racer Team Yamaha Alfa Scorpii Medan (TYASM) yang tetap tak tersaingi meski pihak panitia mengubah aturan tersebut. Selain itu, tim-tim Yamaha juga sukses menjadi yang tercepat di enam kelas lainnya.

M Irvansyah Putra yang turun di kelas MP 5 dengan menunggangi Yamaha Vega ZR tak mendapat kesulitan untuk finish terdepan. Performa sepeda motornya yang memang benar-benar standar sesuai dengan bawaan pabrikan tidak membuatnya terkendala di sepanjang lintasan. Begitu juga saat racer andalan Team Yamaha Alfa Scorpii Medan berlaga di kelas MP 6. Yamaha New Jupiter Z yang digebernya dengan settingan murni pabrikan sama sekali tidak mampu dilewati para pesaingnya.

“Dengan Vega ZR murni standar pabrik, saya sama sekali tidak mengalami masalah,” kata Irvansyah.
Balapan yang berlangsung di atas lintasan yang basah itu juga bukan menjadi masalah berarti bagi racer andalan TYASM lainnya, Agung Febri. Bahkan, racer yang sebelumnya sempat menunggangi sepeda motor merek lain sebelum akhirnya bergabung dengan Yamaha itu mengakui kestabilan Yamaha Neo Jupiter Z terbukti tangguh. Agung yang meraih podium teratas di kelas MP 4 ini juga mengungkapkan, dapur pacu tunggangannya cukup mendukung untuk bersaing di cuaca apa saja.

Manajer Team Yamaha Alfa Scorpii Medan Apmansyah Tanjung mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih di Jambi. (jun)

Pertamina Incar Bakat di Medan

MEDAN- Pertamina menyatakan minatnya terhadap perkembangan sepak bola di tanah air. Tahun ini perusahaan minyak negara itu akan mencari bibit pesepakbola lewat program AC Milan Junior Camp.

Hal itu diungkapkan Ast Customer Relation FRM Marketing Region I Sumbagut, Sonny Mirath melalui pers relisnya.
Menurut Sonny, kegiatan ini dibuka pada  7 Mei 2011 lalu oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI Andi Mallarangeng di Jakarta didampingi oleh legenda AC Milan Daniele Massaro.

Program AC Milan Junior Camp bertujuan untuk mencari generasi muda dalam bidang sepak bola mulai dari usia 10 hingga 16 tahun untuk dilatih oleh pelatih dari Associazione Calcio (AC) Milan, di mana puncak pelatihan AC Milan Junior Camp akan berlangsung selama dua pekan di Bali pada bulan Juni 2011.

AC Milan Junior Camp akan melakukan roadshow di 10 kota besar mulai dari Jakarta (7-8 Mei), Bandung dan Pekanbaru (14-15 Mei), Semarang dan Medan (21-22 Mei), Malang dan Palembang (28-29 Mei), Balikpapan dan Makassar (4-5Juni), dan Bali (11-12 Juni). Untuk kota Medan seleksi akan diadakan di Stadion Teladan dan untuk pendaftaran dapat dilakukan di Kantor Granat Kota Medan, Jl. Aksara No. 134D – Medan.

Lewat seleksi yang cukup ketat para peserta akan melalui 2 (dua) tahap seleksi. Selanjutnya, 60 anak terbaik dari 10 kota tersebut akan bergabung bersama 90 anak-anak yang mengikuti program pendaftaran reguler untuk berpartisipasi dalam AC Milan Junior Camp Bali. Sehingga total 150 anak akan mengikuti AC Milan Junior Camp di Bali selama 2 minggu pada bulan Juni – Juli 2011 mendatang. Dari 150 anak kemudian akan dipilih 18 Peserta terbaik untuk diundang mengikuti Perjalanan ke AC Milan di Italia.  (omi)

PSMS Memainkan Drama Satu Babak yang Absurd

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka cetakan ketiga 1990 silam, arti kata absurd ada dua yakni: tidak masuk akal dan mustahil. Inti dari catatan ini adalah absurditas itu sendiri yang rupa-rupanya tengah dimainkan oleh PSMS Medan.

Kenapa kata absurd sampai jadi pilihan? Ternyata dalam banyak hal tentang sepak bola, drama demi drama yang absurd kerap menggeliat. Hal serupa juga tak sungkan hinggap di PSMS. Lakon terakhir di babak delapan besar kontra Persiba Bantul kemarin menyisakan perbincangan absurd yang tak bisa dijelaskan via akal sehat.

Ada beberapa hal absurd yang sampai ke telinga saya hingga saat ini. Pertama hasil pertandingan itu sendiri yang benar-benar tragis bin dramatis. Unggul 3-0 di babak pertama rupanya tak jadi jaminan PSMS akan benar-benar unggul hingga laga usai. Sebenarnya PSMS hanya butuh satu gol saja untuk melangkah ke babak semi final-karena di saat bersamaan partai lain antara Mitra Kukar kontra PSAP Sigli dimenangi tuan rumah. Kalau PSMS menang maka klub berjuluk Ayam Kinantan itu akan mendampingi Mitra Kukar melenggang ke babak selanjutnya.

Tapi apa daya, drama absurd yang tak terbantahkan keabsahannya terlakoni dengan tragis. Di sisa laga 45 menit babak kedua, Persiba bangkit hanya dengan satu pencetak gol: Fortune Udo yang sukses cetak tiga angka sekaligus dan memaksa laga berkesudahan imbang 3-3. Ironis.

Laga itu menjadi drama absurd yang lantas melegenda. Banyak orang di Medan tak bisa menerima hasil itu. Sejumlah kalangan baik menengah atas maupun menengah bawah mengutuk PSMS sambil menggerutu dan emosi.
Belum lagi hilang kenangan pedih itu, drama satu babak terkait absurditas itu kembali muncul. Isu suap mendominasi atas pra duga yang selama ini terpendam. Lewat satu corong di tubuh PSMS sendiri, ada upaya suap yang dilancarkan manajemen Persiba Bantul agar PSMS mengalah.

Indikasinya ada dua pemain saja yang tak kuasa tak menerima suap itu. Tapi tak ada bukti valid karena lagi-lagi drama dalam sepak bola itu adalah absurd. Liga sekelas English Primer League pun sempat dibombardir dengan isu suap. Pertengahan November 1993, laga antara Liverpool versus Newcastle menjadi laga yang membuat kiper Liverpool saat itu, Bruce Grobbelaar menjadi bulan-bulanan media. Bruce dituding terima suap dari pihak Newcastle. Apa sebab? Tentu karena Liverpool secara mengejutkan kandas 3-0 oleh klub yang saat itu baru promosi: Newcastle. Padahal di empat laga sebelumnya Liverpool tak pernah kalah. Namun Liverpudian melupakan laga itu sebagai bagian dari drama absurd yang sudah sering terjadi. Tapi apa yang terjadi kemudian membangkitkan amarah seiisi kota Liverpool.

Setahun kemudian, tepatnya 9 November 1994, mereka dihentakkan oleh sebuah artikel kontroversial yang dimuat harian The Sun. Koran kuning asal Inggris tersebut menulis bahwa kiper andalan Liverpool, Bruce Grobbelaar, terlibat skandal pengaturan skor. Demi uang 40 ribu pounds, Grobbelaar sengaja membiarkan gawangnya dibobol striker Newcastle Andy Cole yang mengakibatkan Liverpool kalah 0-3.

Saat Liverpool ditahan imbang MU 3-3 pada Januari 1994, pria asal Zimbabwe itu juga dituding menerima suap sebesar 125 ribu pounds. Tapi akhirnya kasus itu tak pernah terbukti meskipun sempat disidangkan di pengadilan tinggi hingga tujuh tahun lamanya.

Lalu bagaimana dengan isu suap yang kini tengah dimainkan PSMS, akankah ada bukti yang siap dipaparkan di persidangan? Atau hanya akan menjadi bagian dari absurditas drama dalam sepak bola yang tengah dimainkan susah payah oleh PSMS itu sendiri? Hanya sejarahlah yang mampu mencatatnya. (*)

Polisi Nyaru, Jurtul Ditangkap

LABUHAN- Komitmen polisi untuk memberantas judi terus ditunjukkan, Kamis (19/5) dua orang juru tulis secara terpisah diamankan polisi beserta barang buktinya. Pola penangkapan yang dilakukan beragam, ada yang langsung digerebek adapula dengan cara menyaru sebagai pembeli togel.

Di Polsek Labuhan Deli, seorang juru tulis (jurtul) kupon Toto Gelap (Togel), Roy Sinambela (25) warga Komplek TKBM Blok G Kelurahan Sei Mati, Medan Labuhan diamankan Polsek Labuhan Deli dari satu warung di dekat tempatnya tinggalnya.

Roy ditangkap saat sedang menulis dan menjual kupon putih jenis togel, Kamis (19/5). Pada penangkapan itu, polisi juga mengamankan satu Unit Handphone Nokia yang berisi angka togel, uang tunai sebesar Rp 29 ribu, satu buah buku tafsir mimpi dan 2 lembar kertas yang berisi angka-angka tebakan togel.

Terpisah, Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang tersangka juru tulis judi jenis togel saat polisi menyaru sebagai pembeli togel di Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli. Satu tersangka yang diamankan yakni P Simbolon (58) warga Jalan keluarga Gang Langgar Tanjung Mulia.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Hamam membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka masih kami tahan di Polres untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya. (mag-11)

Air PDAM Tirtanadi Mati

085270350xxx

Assalamualaikum Yth Manager PDAM Tirtanadi di Medan, air di sebagian rumah Kelurahan Pahlawan Jalan Pahlawan Medan sudah seminggu lebih mati kami warga sudah berkali-kali menanyakan hal tersebut bertelepon maupun datang langsung ke PAM JalanTirto Simpang HM Yamin tetapi hanya dijawab kami usahai melalui surat ini, kami mohon kepada pihak PAM berhentilah hanya berusaha dan mulailah berpikir dalam bekerja untuk rakyat kami juga bayar air kok Pak, nggak gratisan. Terimakasih kepada Sumut Pos.

081376936xxx

PDAM Tirtanadi nggak ada xxxx ya? Air di daerah Jalan Pahlawan/simpang HM Yamin sudah seminggu lebih tak jalan-jalan. Kepada pihak PDAM Tirtanadi Jalan Tirto/HM Yamin No 1 mohon tidak menggantung telepon. Anda di bayar pakai uang rakyat, jadi jangan sembunyi-sembunyi. Kerja pakai otaklah buat tindakan pasti jangan bengong nggak tau tindakan apa yang mesti diambil. Terimakasih Sumut Pos jaya terus.

Kami Turun Langsung

Terimakasih laporannya, kami dari kantor pusat meminta kepada kantor cabang untuk mengecek langsung ke wilayah yang dilaporkan di Jalan Pahlawan.  Untuk distribusi air, sampai saat ini sebenarnya tidak ada masalah. Apabila ditemukan adanya ketidak lancaran distribusi air. Kemungkinan ada kendala teknis. Adanya itulah, kami akan langsung mengeceknya di lokasi tersebut.

Selanjutnya, terkait adanya oknum pegawai PDAM Tirtanadi yang membuat kecewa, kami akan kroscek dan konfirmasi langsung ke kantor Cabang di Tuasan. Supaya hal ini tak terulang lagi.

Zaman Karya Mendrofa
Humas PDAM Tirtanadi

Perbaiki Komunikasi Perusahaan

Pada kesempatan ini, perlu kita ketahui bersama sebenarnya kondisi PDAM Tirtanadi memang sedang kekurangan saranan dan prasaran untuk pendistribusian air.

Dengan kondisi tersebut, sudah seharusnya pola komunikasi PDAM Tirtanadi diperbaiki, khususnya untuk complaint handling. Sebab, selama ini komunikasi perusahaan dengan pelanggan agak kurang memuaskan, seperti complaint handling lebih banyak fungsinya menunggu saja, tapi tak pernah melibatkan mencari apa yang menjadi kesalahan pelanggan.

Untuk itu, saya hanya memberikan saran sebaiknya PDAM Tirtanadi memperbaiki komunikasi khususnya segera merespon atas komplain agar masyarakat tidak mengalihkan laporannya ke pihak lain.

Farid Wajdi
Direktur LAPK

Satu Angka Menuju Juara

LILLE – Lille di ambang gelar juara juara Ligue 1 musim ini. Seiring kemenangan 1-0 atas Sochaux di Stade Metropole kemarin dini hari WIB (19/5), Lille hanya butuh satu angka lagi untuk mengunci gelar ketiganya di Ligue 1 setelah musim 1945-1946 dan 1953-1954.

Gol tunggal Gervinho pada menit ke-53 membuat Lille unggul enam angka (72-66) dari saingan terdekatnya sekaligus juara bertahan, Olympique Marseille. Dengan Ligue 1 hanya menyisakan dua laga, Lille bakal menahbiskan juara dengan cukup bermain seri saat melawat ke Paris Saint-Germain (PSG) akhir pekan nanti (21/5).

PSG adalah tim yang dikalahkan Lille 1-0 di final Piala Prancis pekan lalu (14/5). Jika sukses menyandingkan Piala Prancis dengan Ligue 1, maka Les Dogues – sebutan Lille – akan menyamai prestasi pada 1945-1946. “Kami sangat-sangat dekat (juara Ligue 1, Red),” ungkap Rio Mavuba, kapten Lille, kepada Canal Plus.

“Kecuali terjadi bencana, kami seharusnya juara. Segalanya belum berakhir, tapi jujur, situasinya sangat bagus untuk kami,” tambahnya.

Tapi, entraineur (pelatih) Lille Rudi Garcia mengingatkan timnya agar tidak kehilangan konsentrasi di sisa laga.
Garcia juga mengingatkan memori musim lalu. “Di akhir musim lalu, kami 93 persen menuju juara, tapi itu hanya terdengar bagus di telinga dan tidak pernah menjadi kenyataan. Selama secara matematis belum ada garansi (juara), Anda belum boleh lepas kendali,” warning-nya.

Garcia merujuk anak asuhnya yang dibuat kerepotan meladeni permainan Sochaux kemarin. Fisik pemain Lille memang terkuras setelah bertarung habis-habisan di final Piala Prancis. “Saya angkat topi dengan perjuangan anak-anak. Sangat berat bermain hanya empat hari setelah tampil di final yang melelahkan,” jelas pelatih 47 tahun itu.

Sementara itu, dalam laga lainnya kemarin, PSG menyerah 0-1 dari tuan rumah Girondins Bordeaux di Stade Chaban-Delmas. Gol penalti Cheikh Diabate pada menit kelima menyebabkan PSG tetap tertahan di peringkat keempat dengan selisih dua angka (58-60) dari peringkat ketiga Olympique Lyon. Hanya tiga besar yang berhak lolos ke Liga Champions musim depan. (dns/bas/jpnn)