27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 15397

Masya Allah, Anak Bunuh Ibu Kandung

TANJUNG BERINGIN-Warga Jalan Keramat Asam, Gang Jawa, Dusun I, Desa Pekan Tanjung Beringin, Sergai gempar. Pasalnya, seorang warga mereka bernama Muhammad Yunus alias Yunus (18), tega membunuh ibu kandungnya sendiri Maizini alias Wak Awo (60), di rumahnya Jalan Keramat Asam, Gang Jawa, Dusun I, Desa Pekan Tanjung Beringin, Sergai, Sabtu (16/4) dini hari. Anehnya, usai menghabisi orangtuanya, Yunus malah berteriak minta tolong sehingga mengundang kerumunan warga. Begitu warga datang melihat tubuh ibunya tergeletak di lantai berlumuran darah di dapur rumah semi permanen berukurang 4×6.  Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Tanjung Beringin yang berjarak 1 km dari rumah korban. Setelah dilakukan oleh tempat kejadian perkara, polisi menemukan pisau dapur yang telah dibuang ke belakang rumah. Polisi kemudian mengamankan pelaku yang saat itu berada di kamarnya bersama barang bukti ke Mapolsek Tanjung Beringin guna penyidikan.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu bermula ketika Yunus ingin makan mie instan. Yunus kemudian menyuruh ibunya memasakkan mie instan. Tapi, ibunya tidak memasakkan. Akibatnya, Yunus kedal dan menghabisi ibu kandungnya sendiri degan pisau dapur.

“Aku minta mamak masakkan mis instan buat aku karena aku lapar. Tapi ibu tidak mau memasakkan. Selama ini ibu selalu masakkan aku mie instan,” kata tersangka kepada polisi saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tanjung Beringin.

Tetangga korban, Zahara (60) dan Syahrial (33) yang tinggal persis di belakang rumah korban mengatakan, sekira pukul 05.30 WIB WIB mereka mendengar jeritan. Saat itu Yunus berteriak-teriak kalau ibu kandungnya telah meninggal dunia. “Karena tidak berani kemudian kami mengabari tetangga lainnya, setelah itu baru memasuki rumah korban. Setelah memasuki rumah, betapa terkejutnya mereka melihat korban telah meninggal dunia dengan tubuh tergeletak bersimbah darah di dapur, sementara Yunus hanya terdiam.

Menurutnya, korban hanya tinggal berdua dengan pelaku di rumah. Korban sudah puluhan tahun hidup menjanda setelah bercerai dengan sumainya Ilyas. Tersangka bungsu dari tiga bersaudara.

Menurut Zahara, tersangka belakangan ini memang mengalami ganguan jiwa. Tersangka jarang bergaul dengan tetangga. Tersangka juga sering bertengkar dan melawan ibunya. Tapi, ibunya sangat sayang kepada Yunus.
Ayah tersangka, Ilyas mengatakan, dirinya mendapat kabar mantan istrinya meninggal karena dibunuh oleh anaknya. “Aku mendapat kabar sekitar pukul 07.30 WIB, aku bercerai sudah lama dengan korban seingatku Yunus masih umur 13 tahun,” ucapnya.

Menurut keluarga korban, Yunus memang mengidap gangguan saraf sekitar 3 tahun belakangan akibat mengunakan narkoba dan ngelem. “Kalau kumat dia sering merusak isi perabotan yang ada di rumahnya. Kami nggak menyangka dia tega menikam ibu kandungnya. Wak Awo menghidupi anaknya itu dengan cara mencarai nafkah seperti mencari sisa panen di sawah (ngetek) dan mengangsurkan pakaian kepada warga sekitar,” katanya warga.

Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Yanto Nurdin Halomoan SH mengatakan, korban mengalami luka tikaman di bagian perut sebelah kanan sedalam 5 cm dan lebar 3 cm. “Kita masih melakukan penyidikan terhadap pelaku. Pelaku diduga mengalami ganguan jiwa dan akan kita lakukan pemeriksaan dipsikiater. Pisau dapur dan pakaian korban yang berlumuran darah telah kita amankan,” katanya.

Rencananya janazah korban akan dikebumikan sore ini menunggu anak pertamanya Ziah yang kini dalam perjalanan dari Malaysia.(lik/smg)

Cuma Lima Ronde

Chris John vs Daud Yordan

JAKARTA- Dua petinju kebanggaan Indonesia, Chris John dan Daud “Cino” Yordan, akan berduel malam ini di Kemayoran, Jakarta. Siapa pun pemenang duel yang direncanakan berlangsung 12 ronde itu, sejarah bakal lahir. Kalau Chris berhasil mempertahankan sabuk juara dunia.

kelas bulu miliknya, petinju berjuluk The Dragon tersebut akan memperpanjang rekor impresifnya mempertahankan gelar hingga mencapai 14 kali sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai Super Champion.

Tapi, jika Cino yang menang, dia akan menjadi juara dunia keempat yang pernah dihasilkan Indonesia setelah Ellyas Pical, Nico Thomas, dan Chris. Promotor pertandingan, Raja Sapta Oktohari, menyatakan bahwa Indonesia patut berbangga. Sebab, ini merupakan kali pertama negeri ini memanggungkan dua petinjunya berebut gelar juara dunia.
“Dua petinju itu adalah aset bangsa. Tapi, yang terpenting, Indonesia akan tetap memiliki juara dunia setelah pertarungan ini,” ujar promotor 35 tahun tersebut.

Tidak hanya itu, duel yang dimulai pukul 22.00 nanti malam tersebut akan menjadi ajang pembuktian petinju dari generasi berbeda. Chris John adalah petinju senior yang kenyang pengalaman. Sementara itu, Daud merupakan petinju muda yang memiliki kecepatan, kekuatan, serta motivasi tinggi.

Karena alasan itulah, Okto (panggilan Raja Sapta Oktohari) memberikan titel moment of truth untuk pertarungan tersebut. Maksudnya, dua petinju itu harus membuktikan siapa yang terbaik. Tidak hanya di tanah air, tapi juga di dunia.

Di sisi lain, dua petinju tersebut terus menunjukkan optimismenya menatap pertandingan besar itu. Chris John menyatakan sudah siap menunjukkan kemampuan terbaiknya. Meski menganggap Daud sebagai petinju yang bagus, Chris menilai juniornya itu belum saatnya merebut gelar yang dia sandang.

“Dia bagus. Tapi, akan saya tunjukkan bahwa saya masih pantas menjadi juara dunia dengan pengalaman yang saya miliki,” ujar petinju berjuluk The Dragon tersebut.

“Saya sudah sangat fokus latihan dan sekarang cukup percaya diri. Saya akan menampilkan performa terbaik. Jadi, pertarungan besok (malam ini) pasti akan seru,” kata Chris dalam keterangan persnya sebelum timbang badan di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta, Sabtu (16/4).

Chris bahkan sudah memasang target saat meladeni juniornya itu. Tidak tanggung-tanggung, petinju yang sudah menyandang gelar Super Champion itu mengaku akan menjatuhkan petinju berusia 23 tahun dalam lima ronde.
“Target saya dalam lima ronde memukul jatuh, tapi kalau tidak bisa lima, setidaknya tidak akan sampai 10 ronde,” ujar Chris dengan optimistis.

“Saya masih percaya tekad kami adalah membawa sabuk juara pulang. Yakinlah besok akan lahir juara dunia baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Daud mengaku, tidak mematok target apapun saat menghadapi seniornya itu. Ia saat ini hanya berpikir untuk membawa pulang sabuk juara ke kampung halamannya, Kalimantan Barat.
“Melawan Chris John adalah cita-cita saya sejak kecil. Saya sudah siap bertarung setelah berlatih dengan baik,” tutur Daud. Alasan Daud untuk tidak mengungkap targetnya bukan tanpa alasan. Sebab, menurut dia, Chris John adalah petinju yang luar biasa.

“Kami akan buktikan di atas ring nanti. Yang pasti saya sudah siap dan yakin bisa memenangi pertandingan,” tegasnya. “Saya punya keunggulan. Itu akan saya manfaatkan untuk membawa pulang gelar juara dunia tinju. Ini adalah kesempatan terbaik saya dan telah saya tunggu-tunggu sejak kecil. Saya dulu mengidolakan Chris John. Sekarang harus saya buktikan bahwa saya bisa lebih baik dari dia,” tegas petinju berjuluk The Stones tersebut.
Selain pertarungan Chris-Daud, akan dipertandingkan delapan partai tambahan dan dua partai ekshibisi. Yakni, pertarungan tinju antarselebriti yang akan mempertemukan Raffi Ahmad dan Mario Lawalata serta Didi Riyadi dan Samuel Rizal. (aam/c5/ttg/jpnn)

Kerja DPR Belum Memuaskan

Bagi artis Terry Putri, gedung DPR sekarang masih sangat layak digunakan untuk berkerja para wakil rakyat. Kalaupun dipaksankan tetap dibangun, ada syarat khusus. “Syaratnya, gedung tersebut hanya boleh diisi oleh anggota DPR yang berprestasi. Selama Anggota DPR masih suka tidur saat rapat, nonton video porno saat sidang, ya tetep saja pakai gedung lama,” kesal Terry, kepada Rakyat Merdeka (grup Sumut Pos), beberapa hari lalu.

Menurut perempuan berusia 31 tahun ini, saat ini rakyat masih menganggap kinerja DPR belum memuaskan.
“Selama kinerjanya begini-begini saja pasti banyak penolakan. Bagusnya uang tersebut buat kasihn
rakyat miskin untuk makan malam,” ucapnya.

Namun begitu, presenter olahraga ini masih optimistis melihat kinerja DPR. Ada kemungkinan, katanya, jika gedung baru dibangun anggota DPR bisa bekerja lebih baik.

“Saya yakin jika fasilitas akan menunjang prestasi. Jadi sedikit banyak, meski hanya sekecil atom, perubahan kinerja anggota dewan akan meningkat dengan fasilitas gedung yang baru. Hei..kita harus optimis kan?” candanya.
Terkait anggota DPR yang menonton video porno saat sidang, Terry sangat prihatin. Wakil rakyat, katanya, kurang memberi contoh.

“Sikapnya tidak memberi keteladanan. Harusnya kan mereka menjadi guru dan wakil rakyat yang baik. Jika tidak bisa memberi contoh yang baik atau mengemban amanah, baiknya memanf mundur saja,” tutup Terry. (bcg/rm/jpnn)

Gatot: Akan Kita Perjuangkan

Pantasnya, Inalum Milik Sumut 100 Persen

MEDAN- Masa kontrak kerja pengelolaan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dengan Nippon Asahan Aluminium (NAA) Jepang yang habis pada 2013 harus dimanfaatkan dengan baik. Ketua Dewan Penasehat DPD PDI P Sumut Syamsul Hilal menegaskan, Inalum harus menjadi milik Indonesia sepenuhnya.

Dengan demikian, pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho terkait komposisi saham 40 persen untuk pemerintah pusat, 40 persen untuk pemprovsu dan 20 persen untuk pemkab/pemko, tidak perlu lagi. “Tidak usah ada bagi-bagi saham lagi. Kan sudah habis masanya. Jadi itu sahamnya 100 persen untuk Sumatera Utara,” tegasnya, kemarin (15/4).

Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho kembali menegaskan bahwa share saham yang diajukan kepada Menteri Perekonomian Hatta Rajasa sangat sesuai. Pantas bila pemerintah pusat mendapat saham sebesar 40 persen, Pemprovsu 20 persen dan 10 kabupaten/kota di sekitar Danau Toba 40 persen.

“Ini adalah share saham yang relevan saya pikir,” tegas Gatot di sela-sela Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Memperingati HUT Pemprovsu ke 63 di Aula Martabe Lantai II, kemarin.

Dalam pertemuannya dengan Menteri Perekonomian RI Hatta Rajasa pada saat acara Rapat Kerja Nasional Alumni IPB, Gator mengaku menawarkan alternatif, ada share saham untuk Pemprovsu. Akhirnya diperoleh kesepakatan saham untuk pemerintah pusat sebesar 40 persen, Pemprovsu 20 persen dan Pemkab/pemko terkait 40 persen.
Gatot mengakui, belum ada keputusan final pemerintah pusat terkait ajuan kompisisi saham tersebut. “Tapi kita tetap berusaha,” katanya berjanji.

Hatta Membantah

Menko Perekonomian Hatta Rajasa membantah adanya informasi yang menyebutkan pemerintah telah memberikan sinyal pembagian saham PT Inalum kepada Pemprov Sumut dan 10 pemkab di kawasan Danau Toba.
Hatta menegaskan, masalah pembagian saham belum pernah dibahas. Saat ini, tim negosiasi yang dibentuk pemerintah masih fokus membicarakan nasib kontrak Inalum dengan pihak NAA, Jepang.

‘’Kita belum tentukan pembagiannya. Intinya kita ingin tahun 2013 dikembalikan dulu ke pemerintah. Istilahnya tidak ada perpanjangan kontrak,’’ tegas Hatta kepada Sumut Pos di kantornya, kemarin.

Dikonfirmasi mengenai statemen Gatot Pudjo Nugroho mengenai komposisi saham 40:40:20 untuk pusat, provinsi dan 10 pemkab/pemko, lagi-lagi Hatta membantahnya. ‘’Belum ada keputusan itu. Kita sedang melakukan pembicaraan dengan Jepang,” ujar menteri yang juga Ketum DPP PAN itu.

Berkali-kali Hatta menekankan bahwa yang terpenting Inalum kembali dulu di bawah pengelolaan pemerintah RI. Dia juga memastikan, kontrak dengan NAA yang berakhir 2013 mendatang tidak akan diperpanjang lagi. Dengan demikian, pembicaraan masalah lainnya, termasuk soal pembagian saham, baru dilakukan setelah putus kontrak itu klir. “Intinya kontrak berakhir, maka harus kembali dulu ke pemerintah Indonesia. Baru setelahnya ada perundingan (soal pembagian saham, Red),’’ kata Hatta. (sam/ari)

Dimasukkan Sel, Cirus Sinaga Tersenyum

JAKARTA – Jaksa Cirus Sinaga tak memberikan perlawanan saat diminta menandatangani surat penahanan dirinya oleh penyidik Mabes Polri. Padahal, selama ini Cirus meyakini penyidik tidak memiliki barang bukti dirinya melakukan tindak pidana berupa mafia hukum dalam dan pemalsuan dokumen rencana tuntutan (rentut) Gayus Tambunan.
Saat hendak diminta menandatangani surat penahanan ke dalam sel, justru Cirus tersenyum. “Saya melatih pak Cirus smile all day. Kita taat saja. Kita terima. Tidak ada (perlawanan),” ujar kuasa hukum Cirus, Parlindungan Sinaga, usai mendampingi Cirus menandangani surat penahanan di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu (16/4) malam.

Parlindungan menjelaskan, tidak adanya perlawanan dari Cirus kendati dirinya mempunyai jam terbang tinggi soal hukum, sebab demi kebaikan Cirus sendiri. Cirus tidak ingin membuat publik menilai buruk dirinya jika memberikan perlawanan.

“Ada kebutuhan pemeriksan belum selesai. Kami coba jangan selalu tidak salah menafsirkan. Kalau di dalam hati sih protes. Tapi, kami melihat azas manfaatnya apa? Saya melihat ini karena menang tidak ada azas manfaatnya. Nanti membuat ramai (gempar). Kok melawan ini, melawan itu,” paparnya.

Bagi Parlindungan yang mengaku juga sebagai kerabat Cirus, adalah sesuatu yang wajar jika Cirus berubah sikap seiring berjalannya waktu. “Hari demi hari bisa saja berubah. Itu kan style orang,” katanya.(net/bbs/jpnn)

Keluarga Patungan Pulangkan Jenazah

Jenazah TKI Korban Pembunuhan Tiba di Medan

MEDAN- Setelah terlantar selama 10 hari di Malaysia, akhirnya jenazah Hendra (35), tenaga kerja Indonesia (TKI) yang jadi korban pembunuhan, dipulangkan juga oleh KBRI ke Medan, Sabtu (16/4). Peti jenazah TKI asal Jalan Bromo Ujung, Gang Tertib, Medan Denai ini tiba di Bandara Polonia pukul 10.00 WIB, dengan menumpang pesawat komersial Malaysia Air Lines.

Peti jenazah berwarna putih, yang telah dikemas dalam plastik ini diterima oleh abang kandung korban, Syafrizal. Setelah segala urusan adminitrasi diselesaikan, akhirnya peti jenazah itu dimasukan ke mobil jenazah yang telah dipersiapkan keluarga korban.

Setibanya di rumah duka, jenazah Hendra disambut isak tangis keluarga. Begitu peti jenazah dibuka, tangisan kembali ‘meledak’. Pada wajah korban, terdapat luka lebam bekas hantaman benda tumpul.
Ibu korban, Asni, nyaris pingsan melihat anaknya terbujur kaku dalam peti jenazah. Sementara ayah korban, Bakhtiar Effendi langsung mencium wajah korban sambil menangis.

“Kami minta pemerintah Indonesia dan Malaysia segera mengungkap pelaku pembunuhan adik kami ini,” tegas Safrizal. Dia juga mengatakan, mereka mendapat informasi bahwa Hendra ditemukan tewas karena dibunuh pada 6 April 2011 lalu, di kawasan Port Kelang Malaysia.

“Namun menurut keterangan visum dokter di Malaysia yang kami dapat, adik saya meninggal pada 3 April 2011, dalam keterangan surat visum ini mengatakan, sekujur tubuh adik kami ini penuh memar akibat dipukul benda tumpul,” beber pria kurus berlobe putih ini.

Syafrizal, juga mengungkapkan, lambatnya proses pemulangan jenazah adiknya tersebut, dari Malaysia, dikarenakan pihak KBRI tidak ada biaya. “Atas dasar tersebutlah, kami patugan dengan keluarga lainnya mengumpulkan dana, untuk biaya pemulangan jenazah Hendra untuk segera dikebumikan,” tegas pria berkemeja coklat liris-liris ini. “Setelah dana terkumpul, kami mengontak KBRI di Kuala Lumpur, untuk mempersiapkan proses pemulangan jenazah sampai ke Medan,” tegas Syafrizal.

Diketahui, pria berusia 35 tahun itu ditemukan tewas di Port Kelang Malaysia, tak jauh dari tempat kerjanya diduga dianiaya dengan luka memar di sekujur tubuh, Rabu (6/4) lalu.

Keluarga baru mengetahaui Hendra tewas, Rabu (13/4) lalu, setelah diberitahukan petugas Polsekta Medan Area, Aiptu JM Siregar. Keterangan keluarga, Hendra baru 1 tahun bekerja sebagai buruh perkebunan di Port Kelang Malaysia. Hendra diajak temannya tanpa melalui PJTKI, dan keluarga tidak mengetahui siapa orang yang mengajaknya.

Terakhir kali, Hendra pulang ke rumahnya pada November 2011 untuk mengurus visa dan administrasi. Setelah itu, pada awal Desember 2011, Hendra kembali ke Malaysia melalui Tanjung Balai dengan menumpang Kapal Ferry.(rud)

Disdik Tebing Tinggi Terima 14.658 Soal UN

TEBING TINGGI- Sebanyak 14.658 lembar soal dan lembar jawaban Ujian Nasional (UN) tiba di Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Sabtu (16/4) sore pukul 17.00 WIB. Lembar soal dan jawaban UN yang diangkut dengan truk ini mendapat kawalan ketat dari aparat kepolisian.

Penyerahan bekas ini juga dilengkapi dengan berita acara dan disaksikan Pj Wali Kota Tebing Tinggi Drs Eddy Syofian, Kadis Pendidikan Tebing Tinggi Drs Pardamean Siregar dan pihak keamanan dari Polres Tebing Tinggi dan TNI.
Pj Wali Kota Tebing Tinggi Eddy Syofian mengungkapkan, pada pelaksanaan UN yang akan digelar secara serentak pada 18 hingga 21 April 2011 ini diikuti 4.104 siswa dengan rincian, tingkat SMK 1.661 siswa, tingkat SMA/MA sebanyak 2.443 siswa. Sedangkan jumlah pengawas sebanyak 472 orang, 34 pengawas dari Unimed, 2 orang dari Dinas Pendidikan Provinsi dan 2 orang dari Inspektorat.

“Ruangan yang digunakan sebanyak 236 raungan kelas. Untuk jumlah pengawas dari aparat kepolisian sebanyak 68 orang yang dibagi satu sekolah satu anggota,” jelas Eddy.

Eddy mengimbau kepada para kepala sekolah untuk siap menjalankan UN dan sebelum pukul 07.15 WIB, soal ujian harus sudah sampai di sekolah masing-masing. “Bagi siapa yang kedapatan melakukan kecurangan, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Karena itu bisa menggangu kosentrasi para pelajar yang mengikuti UN,” bilang Eddy.
Lanjutnya dikatakannya, untuk mengantisipasi jika terjadi banjir saat pelaksanaan UN, Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi telah mengantisipasinya. Seperti SMA Negeri 4 yang rawan banjir akan dipindahkan ke SMA Negeri 1. Bagi siswa yang sakit, harus melengkapi surat dari dokter baru bisa mengikuti ujian susulan.(mag-3)

Anak Ketua DPRD Labuhanbatu DPO

MAPOLDASU- Hingga kini Dit Reskrim Poldasu masih memburu Ruben Simangunsong, anak Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Ellya Rosa Siregar yang diduga sebagai bandar togel.

“Kita terus mengejar anaknya yang lari saat digerebek. Selain itu, tersangka juga telah masuk daftar pencarian orang (DPO),” kata Kasubid Dokliput Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/4).
Seperti diberitakan, Dir Reskrim Poldasu melakukan pengrebekan judi togel di rumah milik Ketua DPRD Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar di Jalan H Iwan Maksum, Desa Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.

Saat itu polisi menangkap enam tersangka yaitu, Hadinata Siregar (24) warga Jalan Juang 45, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu, Rizal Affandi Siregar (29), warga Jalan Siringoringo, Kelurahan Sirandoro, Rantau Utara, Labuhan Batu dan Dedi Arfandi Siregar (24) warga Labuhanbatu.

Kemudian Kamaluddin alias Kamal (28), warga Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Padang Pasir, Labuhan Batu, Cecep Irianto alias Anto (28), warga Jalan Kolonel Yos Sudarso, Glugur, Medan, Eka Tadar Septiawan Dinata alias Kutek (25) warga Dusun Bandar Rejo, Kelurahan Tebing Lingga Hara, Labuhanbatu.

Suami Ellya Rosa Siregar, Freddy Simangunsong telah diperiksa. “Freddy mengaku tak terlibat dan tak tahu rumahnya dijadikan markas judi. Tapi, kita mencari saksi yang bisa mementahkan penjelasannya,” jelas Dir Reskrim Poldasu Kombes Agus Andrianto.(eza/smg)

Kemaluan Pelayan Kafe Disayat

PERBAUNGAN- Era (30), pelayan Kafe Maya di Dusun III, Desa Sei Jenggi, Kecamatan Perbaungan, Sergai, ditemukan tergeletak di jalan umum Sei Buluh menuju Pantai Kelang, Sabtu(16/4) sekira pukul 04.00 WIB. Kondisi korban saat itu setengah telanjang.

Tubuh Era bersimbah darah akibat luka di bagian kemaluan dan lubang dubur yang disayat pelaku. Oleh warga, korban dilarikan ke klinik terdekat dan kemudian dirujuk ke RSU Melati Perbuangan. Namun, karena luka yang dialami sangat parah, korban pun kembali dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Pantauan Posmetro Medan (grup Sumut Pos), di bagian wajah korban terdapat luka memar akibat dipukul benda tumpul. Korban hanya dapat merintih menahan rasa sakit.

Saat ditemui di Mapolsek Perbaungan, Maya dan Nita teman kerja korban mengatakan, pada Sabtu (16/4) dinihari pukul 02.30 WIB, korban pamit pulang. “Waktu itu dia pulang naik becak yang kami tahu milik bermarga Ginting. Setelah itu, kami mendapat kabar kalau Era telah terluka dan terkapar di pingir jalan menuju Pantai Kelang,” kata Maya.

Setelah dicek, ternyata barang milik korban seperti HP dan uang sudah hilang. Menurut pengakuan korban, pelakunya adalah Ginting si tukang becak itu. Pelaku sempat pesan satu teko tuak dan minum di kafe.

Seorang perawat RSU Melati mengatakan, luka yang dialami korban yakni, luka memar di bagian wajah, luka robek di bagian mulut serta yang paling parah luka sayatan senjata tajam dari lubang vagina hingga lubung anus sepanjang lebih kurang 4 cm. Akibatnya ususnya juga terburai.

Kapolsek Perbaungan AKP Marluddin SAg mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apa motifnya dan kasus tersebut masih dalam penyiidkan.(lik/smg)

Tak Sekadar Otot Tapi Gaya Hidup

Nge-Gym

Kata “Gymnastic” berasal dari Yunani Kuno, yang berarti suatu sarana yang baik untuk pendidikan melatih fisik dan intelektual orang muda.

Di ruang gymnasium inilah pemuda-pemuda dilatih fisiknya untuk menanamkan rasa disiplin dan sportif di dalam berlagak di lomba olahraga. Bagi sebagian orang yang namanya gymnasium, yang terbayang adalah suatu ruangan yang dipenuhi oleh manusia-manusia berbadan kekar yang tengah melatih otot-ototnya dengan peralatan ‘pembentuk’ badan yang serba modern serta didampingi instruktur yang juga berbadan atletis.

Padahal, Gym dalam arti yang lebih luas memiliki makna ruang atau gedung olahraga. Singkat kata, Gym adalah suatu wadah bagi mereka yang ingin menyegarkan badan dengan melakukan olahraga, yang dapat melenturkan tubuh, mengencangkan otot dan membuat tubuh menjadi kekar.

Seiring makin kompleksnya jenis aktivitas olahraga, kini pengertian Gym lebih jauh sebagai media yang menawarkan bermacam-macam solusi, mulai dari konsultasi kesehatan, pemilihan olahraga yang tepat juga mencoba mengatasi permasalahan bentuk badan.

Mereka yang mengikuti berbagai kegiatan di gymnastic ini memang mempunyai tujuan beraneka ragam. Ada yang ingin agar tubuhnya menjadi ramping, berotot, atau juga ingin supaya nampak atletis dan sedap dipandang. Namun, ada juga yang hanya ingin sekadar sehat jasmani, hobi, menghabiskan waktu luang, trend pergaulan bahkan ada yang sengaja berniat untuk mengangkat harga diri.

Pada akhirnya, nge-Gym kini menjadi trend gaya hidup dalam pergaulan masa kini. Jika sepuluh tahun yang lalu, nge-Gym atau fitness hanya dilakoni orang berduit karena mahal harganya, apalagi lokasinya berada di hotel bintang lima.

Kondisi tersebut mulai bergeser dalam tahun-tahun belakangan ini. Bermunculan tempat fitness center untuk nge-Gym dengan konsep berbeda yang bisa dilakukan semua lapisan masyarakat karena harganya murah.
Remaja, golongan mahasiswa, atau kaum dewasa muda terlihat mulai memenuhi sejumlah fitness center untuk nge-Gym. Fitness center tidak lagi menjadi ’daerah jajahan’ mereka yang berusia 40-an tahun.
Tak hanya itu, kegiatan nge-Gym juga tak hanya diisi oleh kaum adam, kaum perempuan pun mulai banyak mengikuti trend nge-Gym. Ya, bukan hal yang aneh dan tabu jika saat ini banyak perempuan yang datang nge-Gym untuk membentuk tubuhnya demi mendapatkan kebugaran maupun menurunkan berat badan. Tak hanya di akhir pekan, hampir setiap hari, terutama selepas jam kerja, pusat-pusat kebugaran di Kota Medan ramai dikunjungi kaum perempuan.

Koordinator Thamrin Fitness Club, Agus Harianto mengatakan, hampir seluruh membernya merupakan para karyawan kantoran. Dari lebih 500 anggota di Club Fitness ini, 70 persennya merupakan para wanita. “Jadi, kegitan fitness atau Gym merupakan trend tersendiri oleh para wanita, baik yang bekerja ataupun tidak,” kata dia.
Agus mengatakan, saat ini nge-Gym bagi wanita bukan hanya senam dan melakukan gerakan di treadmil saja, tapi terkadang menggunakan alat untuk pembentukkan tubuhnya. “Fitness atau nge-Gym juga menjadi ajang kumpul pertemanan sesama member sehingga trend baru dalam pergaulan gaya hidup yang sehat,” tambah dia.
Dian, salah satu member di klub ini mengatakan, ia lebih suka nge-Gym menggunakan alat. “Jadi dapat membentuk tubuh karena aku ingin sedikit lebih berotot agar nampak seksi seperti artis barat,” ujarnya.

Sementara itu, di Thamrin Fitness Club, selain dapat melakukan olahraga dan fitness, para member juga mendapatkan kelas dansa, dimana kelas tersebut dibimbing langsung oleh Manajer Thamrin Fitness Club, Chandra Umar. Di tempat fitness ini juga sebagai ajang untuk mencari atlit dansa untuk perlombaan, baik tingkat daerah maupun tingkat Nasional (PON misalnya).

Agus Harianto, Koordinator Instruktur di Thamrin Fitness Club mengatakan, untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, maka olahraga adalah salah satu jawabannya.

“Yang dimaksud dengan olah raga yaitu melakukan gerakan, sehingga otot pada tubuh tidak jadi kaku. Dan bila perlu gerakan tersebut dapat mengeluarkan keringat,” ujarnya. (mag-9/ila)

=

Hati-hati dengan Kuman

SEIRING olahraga gym memang bisa bikin sehat. Tapi hati-hati, menurut penelitian alat olahraga yang dipakai beramai-ramai sangat rentan bahaya penularan kuman.

Niatnya ingin otot kuat, badan bugar, bahkan perut six pack bisa kacau balau kalau tidak hati-hati latihan di gym. Dilansir ABC, menurut penelitian Dr Philip Tierno, seorang mikrobiologis, gym adalah salah satu sarana penularan kuman paling efektif.

“Kamu tidak menggunakan mesin itu sendiri. Kamu meninggalkan alat lalu orang lain menggunakannya dan kamu bisa saja meninggalkan kuman di situ. 80% penyakit infeksi ditularkan lewat kontak langsung,” ujar Tierno.
Jika seorang member gym sakit, tapi tetap pergi ke pusat kebugaran tersebut, maka teman lainnya bisa ikut tertular. Jika seorang sakit menggunakan alat kebugaran dan orang yang menggunakan selanjutnya terkena bekas kuman, lalu menyentuh mulut atau matanya sendiri, ia bisa tertular penyakit.

Laboratorium yang dimiliki Tierno memeriksa sampel alat-alat dari beberapa gym yang digunakan umum. Hasilnya, ditemukan kuman staph aureus, klebsiella, enterobacter, dan E coli yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

Beberapa alat yang digunakan bersama, misalnya barbel, kursi di sepeda statis, dan tempat duduk untuk angkat beban sangat rentan penularan kuman. Bahkan pada beberapa perangkat ditemui bakteri bacillus yang berasal dari tanah. Bakteri ini bisa saja terbawa dari sepatu seseorang.

Tak hanya di seputaran tempat latihan, kamar mandi juga menyimpan ribuan kuman. “Kuman bisa hidup dalam shower, dinding kamar mandi, dan lantainya. Saya menemukan banyak sekali. Bisa dibilang, kata yang tepat adalah tak terhitung,” papar Tierno.

Yang sedikit melegakan, umumnya kuman-kuman ini tidak langsung membuat sakit atau menularkan penyakit berbahaya. Pencegahan bisa dilakukan dengan menggunakan sandal ketika mandi dan membersihkan alat yang bekas digunakan orang lain. (ila/net)