30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 15398

Pembacok Penjual Koran Ditangkap

MEDAN- Dua jam setelah membacok Riko, penjual koran di Jalan Jamin Ginting, Gang Kita, Kelurahan Padang Bulan, Medan Baru, Aka Simbolon (48), ditangkap petugas berpakaian preman di warung tuaknya di Jalan Jamin Ginting, samping Pajak Sore, tepatnya di depan SD Negeri, Jumat (15/4) malam pukul 23.00 WIB.

Saat ditangkap, Aka Simbolon tak mengaku kalau dia yang membacok Riko. Karenanya, petugas menggeledah rumah Aka yang tak jauh daru warung tuaknya. Di dalam kamar, petugas menemukan sebilah parang yang masih bersimbah darah.

Petugas pun langsung memboyong Aka ke Mapolsekta Medan Baru. Di kantor polisi, Aka Simbolon mengaku geram kepada Riko, karena sering mengejek-ejek anaknya.

Petugas pun kemudian menyuruh Aka mengubungi anaknya, Ali (20) yang disebut-sebut menjadi pemicu penikam itu. Tak lama berselang, Ali pun tiba di Mapolsekta Medan Baru menyerakan diri.

Kapolsekta Medan Baru AKP Doni Alexander melalui Kanit Reskrim Iptu Andi Eko mengakui telah mengamankan pelaku. “Kita sudah mengamakan pelaku dan sedang melakukan pemeriksaan. Mengenai motifnya, tersangka kesal, pasalnya anaknya sering dipukul korban,” jelasnya.(sal/smg)

Anak Medan Dampingi Maroon 5 di Jakarta

MEDAN- Maroon 5 yang terkenal dengan single “She Will Be Love” bakal menggelar konser di Istora Senayan Jakarta pada 27 April mendatang. Karenanya, Melanie Subono selaku promotor konser, menggelar seleksi terhadap 47 peserta calon Liason Ofiicer (LO) atau asisten artis di Lantai 2 Amaliun Food Court, Jum’at, (14/4) malam lalu.

Dalam mencari asisten Maroon 5 ini, Melanie menggandeng Event Organizer dari Medan, MataKail. Acaranya berlangsung sukses dan menyedot perhatian para anak muda Kota Medan. Dan yang berhak menjadi LO pada konser Maroon 5 ini yakni Iqbal dan Junio.

“Tak mudah menjadi seorang LO. Karena, ketika menjadi LO, harus bekerja melayani sang artis selama pertunjukkan berlangsung,” kata Melanie Subono, artis dan sekaligus putri promotor kenamaan Andri Subono ini.
Sementara Tata, asisten Melanie Subono mengatakan, LO harus sampai di Hotel Ritz Carlton Jakarta pada 26 April mendatang. Sedangkan mengenai pemilihan Kota Medan, karena menurut Melanie, Medan memiliki potensi besar untuk menjadi LO andal.(mag-9)

Demi Kesembuhan Anak

Ibu mana yang tak miris bila mengetahui  anaknya menderita penyakit Autis. Tapi, hanya meratapi nasib dan saling menyalahkan bukan solusi tepat untuk penyebuhan anak Autis. Dibutuhkan kesabaran dan keuletan jika ingin sang anak sembuh dari penyakitnya.

Begitulah yang dilakukan Dra Julina Siregar, Pendiri Pondok Peduli Autis (PPA) ini. Jika awalnya ia nyaris frustasi dengan kesembuhan anaknya yang menderita Autis, kini tidak lagi. Ia kini lebih telaten dan sabar membimbing putranya yang  menderita Autis.

“Waktu saya mengetahui anak saya menderita Autis, saya sempat down. Apalagi, anak pertama saya yang Autis itu adalah anak yang saya tunggu-tunggu karena tiga tahun pernikahan, saya baru dikarunia anak. Tapi inilah kehendak Tuhan, tak perlu menyesali atau saling menyalahkan, tapi harus semangat untuk memberikan kesembuhan demi anak yang saya sayangi,” ujar wanita kelahiran 2 September 1969 ini.

Autisme adalah suatu gangguan yang ditandai oleh melemahnya kemampuan bersosialisasi, bertingkah laku, dan berbicara. Autisme sering disebut dengan Autistic Spectrum Disorder (ASD).

Istri dari seorang polisi ini bercerita, ia mulai curiga anaknya berkelakuan aneh saat menginjak usia 2 tahun pada tahun 2002. Saat itu, ia merasa anaknya kelihatan berbeda dengan anak lain.

“Anak saya lambat bicara, liar, sering memukul-mukul telinganya sendiri, berputar-putar dan tertawa sendiri, kalau melihat dengan sudut mata berbeda. Apalagi anak saya melek terus tak pernah tidur, buang airnya berkali-kali. Saya bawa ke beberapa dokter, malah dokter bilang anak saya hiper aktif dan tak ada gangguan. Ternyata banyak dokter yang tak memahami gejala Autis anak,” ujarnya bercerita.

Justru, lanjutnya, ia baru menyadari anaknya Autis saat menonton talk show acara kesehatan di stasiun TV yang memaparkan gejala Autis sama seperti yang diderita anaknya. Dari situlah ia lalu membuka pikiran dengan ikut seminar Autis hingga ke luar kota.

“Lalu saya bertemu Ketua Autis Jakarta saat menggelar seminar Autis di Medan. Dialah yang meyakinkan saya kalau anak saya benar-benar menderita Autis. Sayapun semakin rajin ikut seminar untuk kesembuhan anak saya dan banyak membaca buku,” tambahnya.

Banyak ikut seminar dan membaca buku tentang Autis, membuat pengetahuannya semakin luas. Hal itu pulalah yang mendasari Julina mendirikan Pondok Peduli Autis (PPA) pada 6 Juli 2009 lalu di Jalan Bilal Ujung Krakatau, Gang Mesjid Al Ridha Medan.

“Saya dirikan PPA karena ingin membantu penderita Autis. Sebab, dari pengalaman saya sendiri, anak-anak yang dibawa berobat ke dokter yang bukan ahlinya justru memperparahkeadaan karena banyak dokter  yang belum paham dengan Autis,  sehingga merekomondasi obat yang membuat anak Autis semakin menderita berat,” kata dia.
Ibu dari dua anak ini bilang, anak penderita Autis itu umumnya mendapat gangguan pencernaan sehingga sampai ke metabolisme tubuh. Gangguan metabolisme tubuh ini dicetuskan dari makanan yang tidak boleh dikonsumsi anak Autis.

“Ada makanan yang tidak boleh dicerna anak Autis. Contoh makanan berbahan tepung terigu atau susu sapi. Sebab, makanan ini secara biokimiawi ikatannya rumit dibanding makanan lain sehingga sulit dicerna,” bilangnya.

Tak hanya makanan, lanjutnya, ada juga obat demam parasetamol yang tak bisa diberikan kepada anak Autis. Sebab, kandungan asam silat dan fenol pada obat tersebut tinggi. Sedangkan anak Autis sendiri memang sudah ada gangguan fenol yang terlihat pada sudut matanya yang menghitam.

“Buah-buahan yang tinggi fenolnya seperti jeruk, apel, anggur, pisang dan beberapa buah lainnya juga tak bisa diberikan kepada anak Autis. Ini sudah dibuktikan di Amarika,” kata Julina.

Setelah mengetahui pantangan makanan, obat dan buah-buahan untuk Autis, Julina pun tak sembarang lagi memberikan makanan kepada putranya. “Saya jaga makanan anak saya, lalu saya dietkan. Setelah  saya terapkan selama dua tahun, kini anak saya lebih kosentrasi yang dulunya liar, anak saya sudah bisa berkomunikasi lancar dan buang airnya normal. Banyak sekali kemajuannya,” paparnya.

Menurutnya, obat-obatan medis justru tak membantu penyembuhan Autis. Malah obat tersebut menunjukkan efek samping, misalnya, air liur keluar secara berlebihan dan semakin liar.

“Otaknya anak Autis itu ‘lapar’karena vitamin yang dikonsumsi tak terserap ke otak karena adanya gangguan pencernaan tadi sehingga terbuang bersama BAB. Kuncinya, baguskan pencernaan anak Autis, baguslah saraf otaknya,” paparnya.

Sebenarnya, kata Julina, tak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk kesembuhan anak Autis.  Seperti yang dia terapkan dalam mendidik anak-anak Autis di Pondok Peduli Autis-nya. Junia  selalu menerapkan teori merangkak. Teori ini sendiri diikuti anak Autis berusia anak-anak hingga dewasa.

“Kita bukan mengolok-olok anak dengan teori merangkak ini. Supaya enjoy melakukannya, saya memberikan games sambil merangkak sehingga seru dan asyik,” kata dia.

Julina bilang, gerakan merangkak mampu merangsang otak kiri dan otak kanan anak Autis. “Mungkin gerakan ini dianggap sepele, tapi kemajun untuk kesembuhannya sangat cepat. Ini juga bisa dilakukan di rumah oleh orang tua Autis saat membimbing anaknya,” tukasnya.

Julina menyadari, kaum ibu yang memiliki anak Autis sangat berat dalam memberikan pola asuhnya. Hanya kesabaran dan ketekunan dan pengharapan besar yang harus dimiliki ibu untuk kesembuhan Autis anaknya.
“Tak ada kata terlambat untuk menyembuhkannya. Jangan lagi saling menyalahi dengan pasangan karena anak kita menderita Autis. Tapi berbuat dan bersemangatlah untuk mencari kesembuhan si anak,” pungkasnya. (laila azizah)

Saling Gertak

ARSENAL vs LIVERPOOL

LONDON-Dua tim sohor  yang kini menempati papan atas English Premier League Arsenal dan Liverpool bakal saling jajal pada matchday ke-32 yang berlangsung di Emirates Stadium, malam ini.

Bagi kedua tim yang kini menempati peringkat kedua dan keenam itu nya, pertemuan kali ini merupakan yang ke-177 kali. Arsenal menang 64 kali, Liverpool menang 67 kali, sedang 46 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Meski secara keseluruhan jumlah kemenangan The Gunnres kalah banyak dibanding tamunya, namun begitu Arsene Wenger, tactician Arsenal mengaku laga kali ini tak harus dimenangkan.

Yang menjadi dasar pertimbangan pelatih berjuluk The Professor itu adalah keunggulan satu partai lebih banyak dibanding pemuncak klasemen Manchester United.
“Kami tidak memandang laga dengan mental seperti itu. Kami hanya berpikir ini sebagai sebuah kesempatan yang ingin kami manfaatkan. Ini merupakan salah satu laga, dimana bisa mengantarkan kami menuju target yang kami inginkan,” tutur Wenger.

Lebih lanjut, Wenger menyadari laga di Emirates akan berlangsung sengit. Terlebih, kontribusi duo penyerang anyar tim arahan Kenny Dalglish, yakni Andy Carroll dan Luiz Suarez semakin menunjukkan jati dirinya.

“Ya, kami juga memiliki tim penyerang sebaik mereka. Jadi, laga ini dijamin akan berlangsung menarik,” bilang pria Prancis ini.

Jika pada laga nanti The Gunners mampu mengalahkan tamunya, maka tim asal Kota London itu merapatkan jaraknya dengan The Red Devils yang unggul tujuh angka dari Arsenal.
Namun jika kalah, maka kans Arsenal untuk merebut trofi Liga Primer kian menipis.
Selain faktor hitung-hitungan angka di atas, menatap pertandingan ini, ada hal menarik yang dilontarkan kubu The Gunnres guna merusak konsentrasi tamunya. Apa itu?

Beberpa waktu yang lalu Wenger secara tegas mengatakan bahwa pihaknya menginginkan kiper Liverpool Pepe Reina memperkuat The Gunners. Dan hasrat itu semakin kencang ditiupkan kubu The Gunners jelang pertandingan malam ini.

Terkait masalah tersebut pelatih Liverpool Kenny Dalglish percaya bahwa klubnya dapat mempertahankan kiper utama mereka tadi dari kejaran Arsenal.
“Saya tidak dapat mengatakan tentang apa yang dirasakannya (Reina). Saya hanya dapat mengatakan bagaimana saya secara personal, dan klub secara keseluruhan, mengenai Reina,” ujar Kenny.

“Dia tidak terlihat tidak bahagia di mata saya. Saya selalu percaya bahwa dia adalah salah satu pemain terbaik di Liga Primer Inggris,” bilang Dalglish.
“ Siapapun yang menjadi lebih baik dari Reina maka dia sangat beruntung dan saya belum melihat satu orangpun yang lebih baik dari dia,” pungkas King Kenny, panggilan akrab Kenny Dalglish. (bbs/jpnn)

Trik Agar Rumah tak Panas

Pernahkah Anda merasa kegerahan meski berada di rumah yang cukup luas? Bisa jadi, itu karena desain rumah yang salah sejak awal. Seharusnya, rumah di Indonesia dibangun dengan konsep tropis yang mementingkan sirkulasi udara.

Banyak orang tidak menyukai rumah yang menghadap ke barat. Pancaran sinar mentari  yang menjelang tenggelam memang membuat gerah mereka yang berada di dalam rumah. Tetapi, itu belum seberapa. Toh, cuma beberapa jam saja terkena panas sore.

Di Indonesia, rumah yang menghadap utara justru hunian yang paling ‘sial’.  Betapa tidak, rumah tersebut disengat mentari sepanjang hari. Rumah yang dari  pagi sampai petang terkena sinar matahari tersebut harus disiasati agar tak terlalu panas. Bagaimana triknya?

Sirkulasi udara yang baik merupakan kunci untuk mendapatkan rumah yang tak  pengap dan panas. Artinya, rumah harus memiliki bidang yang ada lubangnya. Luas bidang bukaan juga mempengaruhi panas tidaknya ruangan. Luas ruangan harus dipertimbangkan saat akan membuat jendela dan kisi-kisinya.

Bidang bukaan yang besar — seperti di rumah-rumah peninggalan Belanda — membuat udara di dalam ruang menjadi tidak terlampau panas. Setidaknya, hawanya nyaris sama dengan udara di luar.

Ketidakcermatan dalam penyediaan bidang bukaan otomatis juga akan mempengaruhi kelembaban ruang. Pada gudang, contohnya. Ruang gudang yang kerap dibuat tertutup rapat membuat perabot, perkakas, atau apapun yang disimpan di dalamnya mudah berjamur. ‘Tidak adanya lubang udara membuat udara menjadi lembab dan jamur makin mudah tumbuh.

Karenanya, keberadaan ventilator di atap juga diperlukan untuk mengurangi panas ruangan. Ventilator bekerja untuk memperlancar sirkulasi udara di bawah atap.

Alat pendingin ruangan sebetulnya bisa saja dipasang untuk menghilangkan hawa panas.
Tetapi, itu bukan solusi paripurna. Ventilator tetap diperlukan pada ruangan ber-AC. Jika tidak, AC akan bekerja lebih berat. Soalnya, hawa atas ruang sangat panas.

Selain pemasangan AC, peletakan tanaman di dalam ruang juga dapat membantu penyegaran hawa dalam ruang. Oksigen yang dihasilkan dari proses fotosintesis pada tanaman dijamin membuat ruangan terasa lebih sejuk di siang hari.

Tentunya, tanaman yang dipilih mestilah serasi dengan ruangan. Meski begitu, penempatan tanaman di dalam ruang juga bukan solusi. Tanaman pun tak bisa terlalu banyak dipajang di dalam rumah. Kalau terlampau banyak, ia tidak dapat tumbuh dengan baik.

Tanaman hias juga tidak disarankan untuk diletakkan di ruang yang gelap dan lembab. Untuk dapat tumbuh subur, tanaman memerlukan paparan sinar matahari dan udara. Jadi, pastikan rumah Anda memiliki jendela yang tembus cahaya dan memungkinkan udara bersirkulasi.

Alternatif lain ialah pemasangan exhaust fan. Tetapi, alat ini sifatnya sebatas mempercepat sirkulasi udara. Untuk menghindari panas dan pengapnya ruang prinsipnya ialah memperhatikan jalan keluar-masuknya udara. Jadi, exhaust fan saja tanpa ventilasi tak banyak membantu. (net/jpnn)

Messi Masih Bisa Kalah

MADRID-Siapa yang tak kenal Lionel Messi. Adakah yang meragukan kemampuannya sebagai pemain yang selain piawau menggocek bola juga tajam di depan gawang lawan.

Tak kurang 48 gol telah disarangkannya pada 46 pertandingan yang berlangsung musim ini. Jumlah tersebut merupakan jumlah gol terbanyak yang pernah ada, atau setara dengan jumlah gol yang dikemas mantan pemain Athletic Bilbao Telmo Zarara pada tahun 1950/51. Artinya, rekor itu telah bertahan selama 23 tahun.
Kendati begitu, ternyata hingga kemarin malam (16/4) Lionel Messi justru kalah dari Jose Mourinho. Maksudnya, sejauh ini striker asal Argentina itu tak pernah mencetak gol jika menghadapi tim-tim yang dibesut Jose Morinho. Dari mulai Porto, Chelsea, Inter Milan dan sekarang Real Madrid.

Padahal, selaku seorang pemain profesional cukup banyak sudah prestasi yang diraih Messi. Baik  kontribusi gelar terhadap klub, maupun prestasi pribadi.

Tak hanya itu, pertama kali pemain ini mencetak  hat-trick saat merumput di ajang La Liga Primera adalah ketika menahan imbang Los Merengues dengans kor 3-3 pada pertemuan yang berlangsung tahun 2007 lalu.
Bahkan saat Los Blaugranas menang besar dengan skor 5-0 pada El Classico jilid I yang berlangsung 29 November lalu, Messi tak mencetak satu gol pun. Saat itu yang mampu membobol gawang Iker Casillas adalah Xavi Hernandez, Pedro Rodriguez, David Villa (2gol) dan Jeffrén.

Hingga saat ini, pemain terbaik dunia 2010 itu telah mencetak tujuh gol dalam sembilan pertemuan dengan Madrid. (bbs/jpnn)

Warga-TNI Bentrok, 4 Kena Tembak

KEBUMEN-Bentrok antara warga dan anggota TNI terjadi di Kebumen, Jateng, kemarin (16/4). Peristiwa itu bermula dari unjuk rasa warga yang tidak jauh dari Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI-AD di Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen.

Informasi yang dihimpun Radar Banyumas (Jawa Pos Group) menyebutkan, pagi sebelum kejadian, massa berziarah ke makam korban ledakan mortir pada 2008 di pemakaman Desa Setrojenar. Sepulang dari ziarah, ada informasi bahwa blokade yang dipasang warga telah dibongkar anggota TNI. Blokade memang dipasang massa yang kecewa atas diadakannya latihan di Kecamatan Ambal oleh TNI.

Tak terima blokade dibongkar, massa beramai-ramai membangun blokade lagi dengan menebang pohon yang kemudian dipasang di jalan menuju lokasi uji coba senjata TNI-AD, lapangan tembak Pantai Bocor, desa setempat. Setelah itu, massa bergerak menuju Kantor Kecamatan Buluspesantren. Massa merobohkan papan nama penunjuk Kantor Dislitbang TNI-AD yang berada di sebelah timur kantor kecamatan.

Perusakan fasilitas oleh warga tersebut memancing kemarahan sejumlah anggota TNI. Beberapa anggota TNI memukul warga. Bahkan, sejumlah anggota melepaskan tembakan ke arah massa yang berdemo.

Untung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Tetapi, akibat aksi tersebut, belasan orang luka-luka. Empat warga tertembak. Termasuk, Kepala Desa Setrojenar Surip Supangat. Dia mengalami tiga luka tembak di bagian lengan kanan dan pantat. Diduga, luka tersebut disebabkan tembakan peluru karet. Korban lain mengalami luka lebam di sekujur tubuh gara-gara dipukuli dengan tongkat dan popor senapan.

Hingga tadi malam, belasan korban masih dirawat di RSUD Kebumen dan RS PKU Muhammadiyah Petanahan. Di RSUD Kebumen, ada delapan korban. Mereka dirawat di bangsal Teratai. Antara lain, Mustofa (60), Kasriyanto (29), Surip Supangat, Muhajir (31), Mulyanto (23), Samsudin (27) dan Surwadi (29). Mereka adalah warga Desa Setrojenar yang mengalami luka tembak. Seorang korban lagi bernama Aris Iryanto (49), warga Desa Menganti, Kecamatan Sruweng.

Di antara para korban, Mustofa terluka paling parah. Bagian kepala dan matanya bengkak. Dia menyatakan tidak mengetahui alasan dirinya juga dipukuli. “Saya baru mau pulang dari sawah. Tiba-tiba ada tentara datang dan memukuli saya pakai popor senapan dan besi,” ungkapnya.

Kesaksian serupa disampaikan oleh Aris. “Kami ndak tahu apa-apa. Tiba-tiba, dari dalam kantor dislitbang, muncul puluhan tentara bersenjata yang langsung mengejar dan memukuli kami,” ujarnya di RSUD Kebumen. Hingga tadi malam, TNI maupun kepolisian belum bersedia memberikan konfirmasi resmi seputar peristiwa tersebut.  Di  lokasi kejadian, puluhan polisi terus berjaga.

Bupati Kebumen H Buyar Winarso sekitar pukul 18.00 mengunjungi para korban di RSUD Kebumen. Tetapi, dia juga tidak bersedia memberikan komentar tentang insiden tersebut.  “Soal biaya pengobatan para korban, kami akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Letkol Inf Zaenal M mengemukakan, anggota TNI terpaksa menembakkan peluru karet ke arah warga. Menurut Zaenal, tindakan itu terpaksa dilakukan karena massa berusaha masuk ke kawasan kantor Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat di Desa Sentrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.  Zaenal menguraikan, anggota TNI yang berjaga saat itu berusaha membela diri. “Awalnya mereka menembakkan peluru hampa ke atas, tetapi masyarakat tetap masuk kantor Dislitbang sambil bawa senjata tajam sehingga anggota TNI menembakkan peluru karet,” katanya.(has/jpnn)

Bisa Menang

PSMS MEDAN vs PSAP SIGLI

MEDAN-PSMS diyakini bisa memenangi laga kontra PSAP Sigli di laga kandang terakhir musim ini, Minggu (17/4) pukul 19.00 WIB. Absennya striker andalan PSAP, Osas Saha lantaran akumulasi kartu kuning menjadi keyakinan utama tim tuan rumah.

Meski bakal lawan adalah tim terkuat di wilayah I, PSMS tak gentar karena akan didukung 20 ribu fans setianya.
Dengan selisih lima angka dari PSAP dan Persiraja yang menguntit di posisi kedua, laga ini merupakan kesempatan terbesar untuk memperkecil selisih angka. Jika mampu menang, selisih poin akan menciut menjadi dua angka. Artinya kesempatan menembus babak delapan besar semakin terbuka lebar.

Pelatih PSMS, Suharto menegaskan hal itu. Menurutnya pertarungan menghadapi PSAP Sigli wajib dimenangkan. Meskipun disadarinya menundukkan Moussa Troure dkk tak akan mudah. Hasil buruk PSAP saat menyerah dari Pro Titan tak bisa menjadi acuan PSMS bisa menang mulus. “Apapun ceritanya kita tentu ingin poin maksimal. Tidak akan mudah menunjukkan PSAP meskipun mereka kalah dari Pro Titan. Kita akan bermain maksimal,” ujarnya.
Skema 4-4-2 akan tetap digeber Suharto. Mahadi Rais atau Rinaldo akan mendampingi Gaston di depan. Dukungan dari lini kedua akan datang dari Donny, Affan, Faisal. Satu tempat lagi akan diperebutkan Alfian Habibi dan Almiro. Ade Chandra siap menjadi pelapis. Sedangkan kuartet Vagner, Novi dan duo wing Ari serta Rahmad tak tergantikan di lini belakang.

Sementara di kubu lawan, PSAP tak ingin kembali terpeleset. Kekalahan dari Pro Titan 1-2 sudah coba dilupakan dan fokus menatap duel dengan PSMS nanti.

“Inilah sepak bola. Setiap tim punya hari buruk dan baik. Kekalahan dari Pro Titan mungkin hari buruk kami. Untuk itu pada laga nanti kami akan berusaha mencuri poin. Meskipun PSMS kalah dua peringkat ini tidak akan mudah,” ujar Asisten manajer PSAP, M Yusuf sehari sebelum laga.

“Kami sadar kehilangan Saha akan berat. Selama ini dia menjadi pencetak gol tersubur kami. Tapi kami sudah siapkan pengganti,” pungkasnya. (ful)

Perempuan di Jendela

Cerpen : Jusuf AN

Kita pernah menyimpan mimpi, atau lebih tepatnya angan-angan kosong tentang rumah itu. Rumah yang sekarang kau huni itu. Dulu, ketika kau masih sering bertandang ke kamar kos yang terletak di lantai dua yang sampai sekarang masih aku tempati ini, kerap kau membuka jendela, lalu menatap rumah itu lama-lama. Kau mengetahui kalau rumah bergenting biru itu tak ada penghuninya, menunggu ada yang mau menyewa. Dan kau mengungkapkan keinginanmu: ingin menikah denganku lalu tinggal di rumah itu. Rumah mungil sederhana yang dikelilingi sawah, “Berdua tinggal di sana, pastilah nyaman dan indah,” katamu.

Sekarang, apakah kau benar merasa nyaman dan indah? Hanya sebatas itu aku berani bertanya, dan itu semua aku tanyakan lewat tatapan mata. Sudah seminggu ini, setiap pagi mata kita selalu berjumpa di udara. Kau dari jendela rumahmu, aku dari jendela kamarku. Apakah kau pandai menerjemahkan bahasa mataku, Hany?

Kita memang pernah melewati waktu bersama selama lebih dari dua tahun lamanya. Aku tahu banyak hal tentangmu; apa yang biasa kau lakukan sejak bangun tidur hingga tidur lagi semuanya sudah kau ceritakan. Aku tahu kau tidak suka belanja, alergi dengan mall dan supermarket, tidak senang menonton televisi, penggemar novel petualangan dan senang makan ikan segar. Seperti aku, kau juga senang bersepeda santai, dan seringkali mengutuki asap knalpot ketika sedang berjalan. Tapi tetap, akan sulit rasanya bagi kita untuk bercakap-cakap dengan bahasa mata dengan jarak kurang lebih dari tiga puluh meter. Tak ada gerak bibir, lambaian, senyuman, atau cibiran. Tak ada yang bisa aku tangkap dari matamu kecuali keasingan.

Dan kini, pada pagi yang mendung ini, aku kembali menemukanmu. Aku kembali menjumpai keasingan dalam tatapan matamu. Aku tidak membuka gorden dan hanya mengintipmu. Kulihat kau bersandar pada kayu jendela yang memiliki engsel di bagian samping. Kau telah buka lebar-lebar daun jendela itu hingga kesiur angin mengibarkan rambut pirangmu. Hei, setahuku kau tak pernah memakai anting, tapi benda apakah yang mengerlip di dua cuping kupingmu itu. Ah, mungkin kau tidak lagi seperti kau yang dulu. Mungkin kini kau telah senang berdandan dan memakai perhiasan. Ya, bukankah itu wajar bagi seorang perempuan? Bukankah kau telah menempuh hidup yang baru. Aduh, kenapa aku seperti tidak rela dengan takdir yang membelitku? Kenapa kau mendadak penting untuk aku pikirkan, penting untuk kukenangkan?

“Aku tahu kau masih jauh untuk memikirkan pernikahan. Dan aku tak akan lagi mempermasalahkan itu,” katamu, ketika suatu hari kita tengah bersama menikmati udara senja di alun-alun kota.
“Aku rasa akan lebih menyenangkan jika kita tidak setiap hari berjumpa.”

Kenapa kini aku begitu menyesali kalimat itu? Kalimat yang entah kenapa membuatmu tak lagi berkunjung ke kamar kosku selama seminggu. Sungguh, Hany, aku tidak bermaksud menyinggung perasaanmu. Dugaanku kalau kau benar-benar siap menunda atau membuang pikiran untuk menikah sementara waktu, ternyata keliru. Segera setelah menyadari kesalahan kalimat itu aku berkunjung ke kamar kosmu, tapi kata kawan-kawanmu kau sedang pulang ke Magelang. Dan aku hanya meninggalkan pesan pada kawan-kawanmu, jika kau kembali ke Jogja suruhlah datang ke tempatku. Dan seminggu kemudian, pagi-pagi sekali kau mengetuk pintu kamarku, membawakanku sebungkus nasi gudeg yang masih panas.

“Orang tuaku menyuruhku pulang,” terangmu, setelah terlebih dulu menyuruhku sarapan. “Aku kira kau sedang sibuk garap proyek penghijauan, jadi aku tidak memberitahukanmu.”

Tidak biasanya, pikirku. Tidak biasanya kau merasa takut untuk menggangu kesibukanku. Tidak biasanya pula kau sanggup menahan diam selema lebih dari sepuluh menit. Biasanya kau akan bercerita banyak hal, tentang kawan-kawan satu kos denganmu yang senang menghambur-hamburkan listrik dan kosmetik, atau tentang pembimbing skripsimu yang selalu menyalahkan kerja-kerjamu, juga ayahmu yang tidak bisa berhenti merokok. Tapi waktu itu, kau terdiam lama, duduk selonjor dengan kepala menunduk. Ketika aku sebut namamu, kau geragapan, seakan pikiranmu baru saja terseret arus yang kencang.
“Kau kenapa, Hany?”

“Mhh, baru saja aku mau bertanya begitu, eh kau sudah tanya duluan. Kau yang kenapa? Kenapa kau tidak menanyakan tentang orangtuaku yang menyuruhku pulang?”
“Jadi, kenapa orang tuamu menyuruhmu pulang?”
“Sangat berat untuk menjawabnya.”
“Orang tuamu sehat-sehat saja, kan?”
Kau mengangguk.
“Apa mereka tidak berbicara tentangku?”
“Mhh…”

“Sebenarnya aku ingin main ke rumahmu lagi, tapi aku tidak enak dengan ayahmu. Kelihatannya ayahmu tidak senang denganku.”
“Itulah, kenapa aku berat menerangkan padamu tentang kenapa orang tuaku menyuruhku pulang.”
“Benar kan, ayahmu tidak suka denganku, dengan penampilanku, juga pekerjaku yang tidak jelas? Aktivis LSM. Ha..ha..ha.. Pasti orang tuamu menertawakan pekerjaan macam itu.”
“Bukan itu.”
“Lalu?”

Kau kembali menunduk. Di kepalamu aku menebak ada sesuatu yang berkecamuk.
“Oran gtua jaman dulu, tentu kau tahu seperti apa.”
Aku belum dapat menebak arah pembicaraanmu.
“Sejak dalam kandungan, mereka telah menentukan hidup takdirku.”

Suaramu terdengar sumbang. Dan ketika kulihat matamu berkaca-kaca, aku segera merangkulmu, menyandarkan kepalamu di dadaku. Saat itulah, dengan suara isak, kau mulai membuka semuanya.

Bahwa kau sudah dijodohkan sejak dalam kandungan dengan seorang putra dari kawan dekat ayahmu. Kau mengaku baru tahu akan hal itu. Kau yang sadar benar seberapa besar pengorbanan orangtua merasa tak sanggup untuk membantah mereka. Lalu kau meminta maaf padaku seperti merasa sangat berdosa.
“Akan lebih berdosa jika kau tidak menuruti orang tuamu,” kataku. “Sudahlah, hidup ini terlampau singkat untuk bersedih. Jalani dan nikmatilah.

”Meski aku bersikap setegar pohon beringin tertua di alun-alun kota, tetapi kau seakan dapat membaca air mukaku yang mungkin merah padam. Kau memelukku kian erat. Lama dan semakin erat. Dan aku tidak menyadari, bagaimana kemudian diriku menjelma menjadi seekor kumbang yang kehausan, sementara bunga-bunga penuh madu bermekaran di atas tubuhmu.Bau keringatmu masih tertinggal di kamarku, Hany. Baju yang kau tumpahi dengan air matamu juga belum aku cuci ketika aku dengar kabar dari kawanmu bahwa kau telah benar-benar melangsungkan pernikahan. Segera setelah mendengar itu, aku membersihkan kamarku, sesuatu yang jarang aku lakukan.Tembok yang dulunya aku cat dengan warna hijau kesukaanmu kini aku ganti warna hitam legam. Aku semprot parfum autotheraphy yang sebenarnya tidak aku sukai. Aku buang semua fotomu dari dompet dan di komputerku. Aku cuci karpet dan semua pakaianku dengan deterjen yang berlimpah-limpah. Beraharap aku dapat melupakanmu.
Aku juga banyak menghabiskan waktu bersama kawan-kawan di kedai kopi, naik gunung, dan mulai kembali konsentrasi dengan buku-buku dan kerja-kerjaku. Beberapa nomor telepon perempuan juga sudah aku dapat, dan aku mulai rajin menulis SMS. Hampir saja, ya hampir saja aku dapat melupakanmu jika aku tidak pernah membuka jendela kamarku kemudian melayangkan mata ke jendela yang lain.

Kau masih di sana sekarang. Bersandar di jendela yang memiliki engsel di bagian samping dan telah kau buka lebar-lebar itu. Kau tetap tak berpaling dari menatap jendela kamarku. Sementara aku masih mengintipmu dari balik gorden dengan kepala yang berat, sesak oleh tanya.

Kenapa kau memilih tinggal di rumah itu bersama suamimu? Aku tahu, kau memang harus merampungkan skripsimu baru setelah itu pulang ke Magelang, tetapi bukankah kampusmu jauh di jalan Solo, dan banyak rumah kontrakan di sekitar sana? Mengapa kau memilih kontrakan di jalan daerah Kasongan?

Mungkin saat ini kau sedang berusaha keras untuk menerangkan pertanyaan-pertanyaanku itu lewat tatapan matamu. Tapi, bagaimana caraku menerjemahkan bahasa matamu, kecuali jika aku langsung berkunjung ke rumahmu dan menanyakan langsung.

Berkunjung? Bukan suamimu aku takuti, Hany. Aku hanya takut apabila setelah kunjunganku ke rumahmu, perahu keluargamu goyah, lalu pecah terbelah. Ah, apakah aku harus menyamar sebagai pencatat rekening listrik seperti di film-film komedi hanya untuk melihatmu dari dekat kemudian diam-diam menanyakan alasanmu tinggal di rumah itu? Konyol sekali!

Kau masih di sana sekarang. Tidak seperti biasanya, tak aku lihat suamimu merangkulmu dari belakang sebelum kemudian kau menutup jendela dan melangkah entah kemana.  Cukup lama kau berdiri di sana. Sampai kemudian, aku melihat punggungmu terguncang-guncang, mulutmu terbuka mengeluarkan cairan. Kau muntah?

Mendadak aku jadi teringat saat terakhir kali kau bertandang ke kamarku pagi-pagi sekali dengan membawa nasi gudeg kesukaanku. Aku seperti dihentakkan dari peristiwa yang tidak pernah sebelumnya aku sadari akan terjadi. Peristiwa di mana diriku menjelma kumbang yang kehausan sementara di tubuhmu bermekaran bunga-bunga penuh madu. Mendadak aku bertanya-tanya, apakah kau sedang masuk angin, sampai muntah-muntah begitu? Atau kau, hamil? Mendadak aku sangat mencemaskanmu, Hany. Apakah suamimu tahu bahwa kau tak suci lagi saat dinikahi lalu mencampakkanmu yang kini hamil? Ah, mudah-mudahan kau hanya masuk angin.***
Wonosobo, 2008

 

Yusril Berharap JAM Pidsus Anyar Lebih Obyektif

JAKARTA-  Pencopotan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) M Amari dan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kamal Sofyan disambut baik tersangka biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Yusril Ihza Mahendra. Mantan Menkeh dan HAM itu berharap pengganti Amari lebih obyektif dan fair terhadap kasus hukum yang dia hadapi. “Siapapun yang menggantikan Amari, asalkan adil dan obyektif. Kalaupun tetap Amari tapi dia mau bersikap adil saya dukung,” kata Yusril saat dihubungi dari Jakarta kemarin (16/4). Seperti diwartakan, posisi Amari kini digantikan oleh Andi Nirwanto yang sebelumnya menjabat sekretaris JAM Pidsus sedangkan JAM Datun dijabat S.T. Burhanuddin yang sebelumnya Kepala Kejati Sulawesi Selatan.

Yusril tidak mengetahui apakah kasus Sisminbakum menjadi alasan pencopotan Amari. Namun, selama menjalani proses penyidikan di Gedung Bundar, dia menilai ada ambisi pribadi Amari dalam kasus ini. “Amari itu ngotot terus melanjutkan kasus ini. Padahal, Anda baca putusan PK Romli Atmasasmita. Itu putusannya bebas. Terdakwa yang ikut bersama-sama dalam dakwaan bisa bebas juga,” katanya.

Romli sebelumnya adalah terpidana dalam kasus yang sama dengan Yusril. Dalam putusan Peninjauan Kembali (PK), dia dibebaskan (ontslaag rechts vervolging alias lepas dari segala tuntutan hukum) dengan berbagai pertimbangan. (aga/jpnn)