MEDAN-Pengurus Provinsi Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Sumut memberi bantuan bahan makanan bagi warga korban banjir di Kota Medan dalam gelaran bakti sosial yang berlangsung Sabtu (2/4) lalu. Bantuan tersebut diantar langsung di empat lingkungan di Kelurahan Medan Polonia, yang mengalami musibah banjir lebih parah.
Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idhishah mengatakan bhawa pihaknya turut prihatin atas musibah banjir yang melanda beberapa titik di kawasan Kota Medan. Karena itu, terang pria yang akrab disapa Doddi ini, berangkat dari rasa kepedulian antar sesama, Pengprov Perbakin Sumut menggelar bakti sosial memberikan sumbangan untuk meringankan beban warga.
“Kami berharap, bantuan ini dapat meringankan warga korban banjir. Karena memang saat ini mereka sangat membutuhkan bahan makanan dan air bersih untuk minum,” kata Doddi.
Bantuan bahan makanan itu sendiri terdiri dari air mineral, minyak goring, mie instant, gula, dan ikan sarden. Bantuan itu sendiri disalurkan kepada warga Lingkungan III, V, VII, dan X di Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia, dan diterima langsung oleh kepala lingkungan masing-masing, didampingi Sekretaris Kelurahan Polonia, Ahmad, dan Kasi Tramtib, Chaidir.
“Bantuan bahan makanan seperti ini memang sangat kami butuhkan. Karena walaupun air sudah surut, namun kami belum bisa banyak beraktifitas karena harus membersihkan rumah,” kata Murni, Kepling V Kelurahan Polonia.
Warga korban banjir sendiri terlihat sangat antusias saat menerima sumbangan tersebut. Dari dapur umum yang berada di Lingkungan X Kelurahan Polonia, warga korban banjir terlihat mulai berdatangan saat mengetahui kedatangan sumbangan.
Di sela-sela pemberian sumbangan, beberapa pengurus Perbakin Sumut diantaranya, pengurus bidang kegiatan sosial Ir Riandi Mairiharno, H Syailendra Damanik, Usman, Rusli Hakim Lee dari bidang Berburu, serta wakil Sekretaris M Ilham dan Yuli, berkesempatan meninjau langsung lokasi rumah warga yang diterjang banjir.
Kelurahan Polonia sendiri memang merupakan salah satu kawasan terparah dihanta banjir kemarin. Di lingkungan III tercatat 175 rumah terendam, lingkungan V 372 kepala keluarga terpaksa mengungsi, lingkungan VII sekitar 100 rumah, dan lingkungan X berkisar 189 rumah. (jun)

