Home Blog Page 15463

Belanja Murah Tiap Hari

Supermarket Maxi Mart

Supermarket atau swalayan yang menawarkan harga murah, setiap harinya, bahkan banyak mengeluarkan promo murah bulanan, harian dan mingguan hanya bisa didapati di Maxi Mart.

Swalayan yang memiliki 2 cabang sekaligus di kota Medan, di Thamrin Plaza lantai G dan Yang Lim Plaza lantai 1 ini, selain menawarkan harga yang murah, Maxi Mart juga menawarkan posisi yang nyaman dan mudah dijangkau oleh konsumennya.

Awie, Store Manager Maxi Mart Yang Lim Plaza mengatakan, tempat yang mudah dijangkau merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh Maxi Mart untuk para konsumen.

Bicara promo, kata dia, pada Mei ini Maxi Mart memberikan promo bulanan berupa penawaran berbagai produk dengan berbagai item. Mulai produk rumah tangga, kecantikan, minyak makan, susu hingga makanan ringan. “Promo bulanan yang biasanya disebut promo bulletin ini menawarkan potongan harga untuk produk susu balita, mulai dari Dancow, Sustagen dan Nutrilon, Pedia Sure, dan Procal Gold,” ujarnya.

Untuk Sustagen School 6+ 800 gr, ditawarkan Rp85,050 ribu,  untuk Sustagen Junior harganya Rp40,490 ribu, dan Sustagen Kid 3+ 800 gr  harganya Rp85,090 ribu. Sedangkan susu Nutrilon 3 800 gr menjadi Rp113,790 ribu, dan Nutrilon 3, 400 gr hanya Rp56.990 ribu.

Selain itu, susu Dancow untuk balita 800 gr hanya Rp58.290 ribu, Dancow 3+ menjadi Rp56.890 ribu. Sedangkan untuk susu Pedia Sure susu bubuk 900 gr hanya Rp204.890 ribu dan Procald Gold S26 900 gr, menjadi Rp193.690 ribu.

Selain produk susu, makanan kesehatan untuk jantung, Equal diskon hingga 21 persen, sedangkan makanan ringan seperti keripik Singkong dan Biskuit mendpatkan potongan harga hingga 15 persen.

Untuk produk Red Label, lanjutnya, dimana ratusan produk dengan berbagai item mendapat potongan harga hingga 40 persen. Seperti obat batuk Tropica 100 ml, yang ditawar pada harga Rp9600. Natur Shampoo 2 in 1 dari harga Rp31.050 menjadi Rp29.600, Shampoo dove 90 ml daily traphy botol ditawarkan dari Rp7.190 menjadi Rp6.800. untuk produk perawatan wajah, Pond’s 20 gr lightcream, dari harga Rp12.400 menjadi Rp12.000. pembersih muka Pond’s 50 gr dari harga Rp10.630 menjadi Rp10.000.

Program Rel Label ini berlaku setiap harinya selama 1 bulan. “Karena itu, program belanja dengan harga murah selalu ditawarkan oleh Maxi Mart. Selain itu, salah satu program yang menarik yang ditawarkan oleh Maxi Mart adalah program Belanja Mandiri, dimana program ini bekerja sama dengan para sekolah Play Group ataupun TK yang ada di kota Medan. Dengan program ini para anak kecil juga dapat mengetahui apa yang dibutuhkan selama berbelanja,” kata dia.

Untuk program mingguan, sambungnya, biasanya akan berlangsung selama 3 hari, setiap hari Jumat hingga Minggu. “Program belanja murah yang ditawarkan ini juga menjul berbagai produk murah untuk para konsumen, dan dipastikan konsumen tidak rugi ketika belanja di Maxi Mart Supermarket,” pungkas Awie. (mag-9)

Mau Beli, Harus Waiting List 2 Minggu

Parfum White Gardenina Petals by Illuminum Dipakai Kate Middleton

Hanya lima jam setelah Kate Middleton tiba di Westminster Abbey, sebuah perusahaan garmen di London sudah membuat replika gaun pengantinnya.

Bahkan begitu ia terlihat di dalam Rolls Royce Phantom VI yang membawanya ke gereja, Alterations Boutique di Marylebone sudah mengidentifikasi seperti apa bahan lace yang digunakan, dan mencoba menemukan padanannya semaksimal mungkin.

Hal yang sama dilakukan oleh Faviana, perusahaan gaun malam di New York. Kini, tak cuma gaun pengantinnya yang diinginkan perempuan-perempuan lain di seluruh dunia. Bahkan kuteks, lipstik, dan parfum yang dipakai Kate pada hari pernikahannya pun laris dicari.

Menurut Clarence House, Kate mengenakan parfum White Gardenina Petals by Illuminum, sebuah brand yang kurang dikenal di Inggris. Parfum tersebut memancarkan wangi kelapa, melati, dan kayu amber. Dalam situsnya, parfum seharga 70 poundsterling (sekitar Rp989 ribu) ini digambarkan sebagai vas dari bunga-bunga putih yang bergoyang ditiup angin dari jendela yang terbuka.

Aroma kelapanya membangkitkan nuansa laut, sementara harum lily, ylang ylang, dan melatinya membawa bunga-bunga putih itu lebih terasa. Sedangkan wangi kayu amber-nya membuat paduan ini menjadi lebih tak terduga.

Kini, brand parfum ini segera menjadi merek yang dicari. Saking larisnya, orang yang ingin membeli parfum berukuran 50 ml itu harus masuk daftar tunggu selama dua minggu. Maklum, parfum kemasan ini sudah terjual habis, hanya menyisakan sedikit kemasan 100 ml.

“Memang ada respons yang fenomenal di seluruh dunia. Pesanan berdatangan dari lusinan negara yang berbeda, tapi kebanyakan dari pelanggan kami datang dari Amerika. Menarik juga rasanya, begitu banyak orang di luar negeri yang tertarik dengan pernikahan ini,” kata juru bicara Illuminum, Michael Donovan.
Selain parfum, kuteks Kate yang samar-samar juga membuat banyak perempuan penasaran. Menurut manicurist-nya, Marina Sandoval dari Jo Hansford Salon di London, Kate memilih Allure, kuteks pinky nude dari Essie yang dijual seharga 8 dolar (sekitar Rp72.000).

Kuteks dengan warna tradisional ini dinilai sempurna untuk gaya klasik yang dipilih Kate untuk gaun pengantinnya, dan terlihat manis di depan kamera ketika William menyelipkan cincin ke jemari Kate.
Westminster Abbey juga memancarkan wewangian yang unik saat pernikahan Kate. The Duchess of Cambridge ini dilaporkan meminta memasang lilin dengan wangi favoritnya. Begitu pula sabun tangan dan losion dengan wangi sitrus. Semua produk yang dipakai Kate saat ini paling diminati masyarakatnya. (net/jpnn)

Tertibkan Kemacetan di Simpang Amplas

085296321xxx
Pak Wali Kota, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Kapolresta Kota Medan: saya sebagai pengguna jalan di perempatan Amplas di bawah flyover sangat kecewa dan marah atas kinerja  pembiaran bapak-bapak dengan selalu macetnya jalan di simpang tersebut akibat ulah sopir angkot dalam dan luar kota yang ngetem persis di lampu keluar dari terminal Amplas. Padahal, di sisi jalan sebelahnya petugas Polantas dan Dinas Perhubungan asik menjaring kesalahan pengguna jalan di jalur lancar. Saya yakin, bapak-bapak pasti pernah lihat kemacetan ini (termasuk apalagi Sumut Pos) kenapa tidak ada penanganan? Apa menunggu para sopir angkot ngetem sampai ke Jalan Sisingamangaraja? Tolong Pak.

Kami Koordinasikan

Terimakasih informasinya, kami akan berkoordinasi dengan Polsek Patumbak melalui unit Lantas di Polsek itu. Apabila ada laporan dari unit lantas itu menambah personil ataupun penambahan petugas jaga, kami akan langsung melakukan penertibannya.

Kami mengimbau kepada pengendara untuk tetap tertib di jalan raya dan perhatikan rambu lalulintas. Dengan sama-sama menjaga ketertiban ini, berarti kita semua bersama menciptakan rasa aman.

Kompol I Made Ary Perdana
Kasat Lantas Polresta Medan

Ditertibkan
Kami siapkan petugas di persimpangan Amplas Medan, setiap hari petugas kami melakukan penertiban di wilayah tersebut. Tapi, untuk selanjutnya kami akan melakukan penjagaan yang lebih ekstra lagi dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Tapi, kami ingatkan kepada para supir untuk tetap memperhatikan rambu lalulintas yang telah kami pasang. Sebab, dengan mematuhi rambu, maka sudah membantu ketertiban dan kenyamanan berkendara bagi sesama.

Edu Pakpahan
Kepala Bidang lalulintas Dinas
Perhubungan Kota Medan

Tertibkan Pajak Melati

08126004xxx

Bapak wakil rakyat tolong ambil tindakan pada para pejabat Pemko M4edan yang tidak becus urus Kota Medan, masa menertibkan pajak simpang Melati saja tidak mampu

087868868xxx
Wahai pejabat yang berwenang bagaimana penertiban pajak simpang melati, cuma omong-omong saja realisasikan penertiban. Apa Pemko Medan berkehendak terjadi keributan dengan warga.

Buat Pengaduan Tertulis

Terimakasih informasinya, kami minta warga membuat pengaduan tertulis kepada DPRD Medan, sehingga kami bisa memanggil instansi terkait untuk menertibkan pajak reklame ini.

Selanjutnya, kami dari DPRD Medan meminta kepada Wali Kota Medan untuk memerintahkan bawahannya agar menata pedagang yang ada di Pasar Melati, setiap pedagang harus berdagang di tempat yang telah disediakan dan jangan sampai mengganggu pengendara.

Bila diketahui tidak memiliki tempat, sebaiknya dibuat kesepakatan jam waktu berdagang di wilayah tersebut. Sehingga, tak mengganggu pengendara yang sedang melintas di wilayah tersebut.

Jumadi SE
Ketua Komisi C DPRD Medan

Kami Tata

Kami lakukan penataan, tapi sebelumnya kami harus melakukan pendekatan kepada warga melalui pihak kecamatan dan kelurahan. Bila sudah dilakukan pendekatan dengan sistem surat pemberitahuan, maka kami lakukan penertiban segera mungkin. Terimakasih sarannya.

Kriswan
Kasat Pol PP Kota Medan

Jadi Teladan di Masyarakat 80 Penyuluh Agama Disebar

LANGKAT- Kementerian Agama (Kemenag) Langkat, menyebarkan 80 penyuluh agama di seluruh wilayah Langkat guna mengemban tugas sebagai teladan bagi masyarakat dan umat, sekaligus sebagai pengemban misi pemerintah Kabupaten Langkat yang religius.

Kakan Kemenag Langkat Iwan Zulhami menerangkan, 80 penyuluh agama Islam itu disiapkan untuk disebar di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Langkat dalam upaya merealisasikan visi religius Bupati.

”Sehingga beban berat berada di pundak penyuluh agama,” ujar  Zulmi dalam acara Penyerahan SK Penyuluh Agama Islam yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan miniatur manasik haji Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Langkat, Kamis (5/5).

Selain itu, kata Zulhami, penyuluh agama diharapkan mampu memberikan masukan atau arahan-arahan kepada masyarakat, agar tidak terjebak pada berbagai jenis aliran yang kerab membuat resah masyarakat banyak. Untuk itu, penyuluh agama hendaknya pro aktif di tengah-tengah masyarakat.

Sementara Bupati Langat Ngogesa Sitepu menyebutkan, sebagai orang yang dituangkan di masyarakat, sekaligus sebagai tempat bertanya ummat merupakan sebuah amanah yang tidak ringan, sebab keperibadian ulama dituntut untuk mampu menjadi figur teladan.

“Saya sampaikan terima kasih atas keikhlasan dalam mengemban tugas, sadari bahwa bapak/ibu akan menjadi sorotan utama di masyarakat terhadap satunya kata dan perbuatan,” kata Ngogesa.
Ditambahkan dia, Pemkab menyadari masih kecilnya perhatian terhadap honorarium para penyuluh, namun demikian akan terus berupaya menambahnya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. “Kami sadari profesi penyuluh agama lebih merupakan panggilan nurani ketimbang limpahan materi,” tuturnya. (ndi)

Kemenag Langkat Bangun Miniatur Kakbah

KANTOR Kementerian Agama (Kemenag) Langkat, membangun miniatur kakbah berukuran 3 meter persegi di komplek perkantoran Kemenag. Pembangunan miniatur kakbah ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Muspida Langkat, Kamis (5/5).

Pembangunan miniatur manasik haji ini, Kakan Kemenag Langkat, Iwan Zulhami menjelaskan, sebagai upaya mendekatkan masyarakat untuk praktik manasik haji maupun pembinaan bagi generasi muda Islam.
”Kita berharap, bangunan manasik haji yang dibangun ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat dan para pelajar di Kabupaten Langkat,”ungkap dia.

Sementara Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu menuturkan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Kemenag Langkat sembari berharap kiranya pemanfaatan terhadap bangunan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat luas dan tidak bersifat eksklusif.

”Kita sangat bersyukur, Kemenag mampu berprestasi terhadap kebutuhan masyarakat Langkat khususnya para pelajar terkait pelaksanaan haji dan diharapkan, miniatur nantinya dapat digunakan semua pihak,”sebutnya.
Ketua DPRD Langkat Rudi Hartono Bangun, menyambut baik program pembangunan miniatur manasik haji sekaligus memberikan dukungan terhadap kebijakan Bupati yang berupaya meningkatkan kesejahteraan penyuluh agama.(ndi)

Personel Polres Sergai dapat Pencerahan Agama

SERGAI- Kemurkaan Allah terhadap seseorang yang menyekutukan-Nya (syirik) adalah dosa besar. Manusia diciptakan Tuhan dalam posisi yang tertinggi dan terbaik diantara seluruh makhluk ciptaan Tuhan.
Demikian dikatakan Al Ustadz Zailani SAg dalam tausyiahnya di Aula Polres Sergai yang dihadiri sejumlah anggota bintara dan perwira yang beragama Islam, Kamis (5/5).

Katanya lagi, dalam piramida ciptaan Tuhan di alam ini, manusia menempati posisi paling puncak. Tidak ada lagi yang lebih tinggi dari manusia kecuali Allah SWT.

Adapun benda-benda seperti patung, dan kekuatan alam lainnya berada di bawah kendali manusia. Alam diciptakan Allah untuk manusia agar manusia mempergunakan potensi alam untuk kepentingan hidupnya di bumi.
“Karena manusia yang paling tinggi posisinya di alam ini, maka Allah memilih manusia sebagai khalifah-Nya untuk mengurus alam,” katanya.

Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT, ‘sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (QS. At-Tiin: 4)’.

Dalam surat dan ayat yang lain disebutkan, “Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makluk yang telah kami ciptakan” (QS Al-Isra [17]: 70).

Dalam surat Al-Baqarah Allah SWT juga menegaskan, “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadi kan seorang khalifah di muka bumi’. Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? ‘Tuhan berfirman: ‘SesungguhnyaAku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’ ” (QS Al-Baqarah [2]:30).

Karena posisi manusia yang paling tinggi, ujar Al Ustadz Zailani, dimana tidak ada lagi di atasnya kecuali hanya Allah SWT, maka Allah sangat murka kalau manusia menundukkan dirinya kepada alam yang lebih rendah statusnya atau kepada sesama manusia sekalipun.

Alam seharusnya untuk ditundukkan dan diatur dengan sebaiknya oleh manusia, bukan sebaliknya untuk disembah.
Sementara itu, dalam melaksanakan tugas tugas  kepolisian atau pekerjaan yang lain dan terkadang menyita waktu untuk melaksanakan ibadah sholat. Al Ustadz menyarankan agar bergantian melaksanakan ibadah sampai habis waktu salat yang telah ditetapkan.(mag-15)

Sarwo: Sun An Dalangnya…

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Awie

MEDAN-Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan pasangan suami istri, Kho Wie To alias Awie (34) dan istrinya Lim Chi Chi alias Dora Halim (30), di dua tempat yaitu di Gedung Rupatama Mapolresta Medan dan di rumah korban Jalan Akasia I No 50, Bambu III Medan, Rabu (4/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Polisi menghadirkan dua tersangka, Sun An alias Anang alias Ayong dan Ang Ho. Rekonstruksi disaksikan empat jaksa dari Kejatisu masing-masing Herbet, Anthonius, Arga Hutagalung, Marina dan kuasa hukum tersangka.

Dalam rekonstruksi yang digelar 32 adegan itu, Sarwo (53), ayah Awie menunjuk Sun An sebagai dalang pembunuhan anak dan menantunya. Pasalnya, hanya Sun An yang memiliki masalah dengan anaknya.

“Saya yakin dia (Sun An) yang dalangi pembunuhan Awie, karena cuma dia yang punya utang dan masalah dengan anak saya,” ujar Sarwo, saat rekonstruksi rumah korban Jalan Bambu II, Akasia I, Medan. Sarwo juga menegaskan, pembunuhan yang terjadi Selasa (29/3) malam itu bukan salah sasaran. Sun An memang mengincar anaknya, karena Sun An berpikir Awie menghalang-halangi usahanya menjadi kaki tangan warga Malaysia untuk melepaskan kapal-kapal Malaysia yang ditangkap di perairan Belawan.

“Sun An sering urus kapal-kapal Malaysia yang ditangkap, tapi dia nggak urus sampai kelar. Sementara uang sudah dikasi sama dia (Sun An),” tegasnya.

Pria berusia lebih setengah abad ini mengaku kesal dengan perngakuan Sun An yang menyatakan tak mengenal empat eksekutor. Sarwo menilai, itu hanya alibi Sun An untuk berkelit.

“Nggak masuk akal kalau dia nggak kenal sama pelaku penembakan, karena mereka pernah makan sama di rumah Sun An,” tukasnya.

Kepada wartawan, Sarwo meminta agar terus mengikuti kasus ini hingga ke persidangan dan jatuh vonis. “Saya minta tolong kalian ikuti kasus terus hingga ke pengadilan nanti. Saya mau mereka dihukum seberat-beratnya,” pintanya.

Menginap di Pekanbaru

Dalam adegan rekonstruksi yang dilakukan di Mapolresta Medan dan lokasi penembakan, Sun An bersama empat orang pemilik kapal yakni A Kie, A Chuan alias A Chun, Hok Khian dan A Chui alias Halim Winata alias Jackson bertemu di Black Canyon Hotel Cambridge, Jalan S Parman Medan untuk merencanakan pembunuhan.
Sabtu (26/3) siang, Ang HO tiba di Bandara Polonia Medan dan dijemput oleh Nasful Anwar alias Saiful atas suruhan Sun An. Minggu (27/3) sore, Sun An mendatangi Nur Afiqa, pegawai Hotel JW Marriott, tempatnya menginap untuk menyewa mobil. Lalu, Sun An memerintahkan Ang Ho untuk mengambil mobil yang telah dipesannya.
Saat itu, Nur meminta Ang Ho untuk menunggu Safaruddin Siregar, supir yang akan mengantar Ang Ho menuju PT TRAC untuk mengambil mobil. Malamnya, Ang Ho kembali membawa mobil Toyota Kijang Innova warna silver BK 1640 KP.

Selanjutnya, Sun An, A Chui dan Ang Ho bertemu di Black Canyon Hotel Cambridge dan kembali membicarakan rencana pembunuhan. Senin (28/3) pagi, Ang Ho dan Sun bertemu di rumah makan Bakuteh dan berencana menjemput empat eksekutor dan menunjukkan jalan keempatnya menuju lokasi.

Selasa (29/3) sekira pukul 10.00 WIB, Sun An dan Ang Ho kembali bertemu di lantai 16 Hotel JW Marriott dan kembali mengatur strategi untuk melakukan eksekusi. Sementara, Sun An langsung bergerak meninggalkan Medan dengan menumpang mobil rental jenis Daihatsu Xenia BK 1589 ZE, dengan pengemudi Julianto. Malam harinya, Sun An menghubungi Ang Ho untuk menjemput keempat eksekutor dengan mobil Kijang BK 1640 KP di depan KFC Jalan H Adam Malik Medan Barat. Kemudian, dengan menggunakan sepeda motor empat eksekutor meluncur menuju lokasi dan membunuh Awie dan istrinya.

Rabu (30/3) pagi, Sun An tiba di Kisaran dan menyewa sebuah kamar hotel. Di Hotel Nusa Indah menggunakan KTP Julianto. Selanjutnya, Sun An menunggu Ang Ho dan keempat eksekutor di depan Hotel Nusa Indah Kisaran. Siang harinya, Ang Ho dan keempat eksekutor tiba di Hotel Nusa Indah. Sun An langsung meminta keempat eksekutor masuk ke dalam mobil Xenia BK 1589 ZE yang ditumpangi Sun An sebelumnya dari Medan.

Lalu, Sun An mengajak Ang Ho masuk ke dalam kamar hotel. Kemudian, Sun An meminta Ang Ho untuk tinggal di kamar hotel, sementara Sun An membawa keempat eksekutor menuju Bagan Siapi-api dengan supir Julianto. Selanjutnya, Ang Ho dijemput oleh Un Kiong alias Matek lalu bersama ke rumah Matek dengan menumpang Kijang Inova BK 1640 KP. Tak lama, Ang Ho kembali ke Medan.

Tiba di Bagan Siapi-api, Sun An dan keempat eksekutor menuju Wisma Bagan Siapi-api. Lalu, keempat eksekutor dibawa menuju rumah Sun An di Jalan Aji Jaya, Bagan Siapi-api.

Kemudian, Sun An memesan 7 unit ojek kepada Herman alias Katan melalui handphone. Ketujuh ojek dikendarai oleh, Herman alias Katan, Arianto, Baktiar, Saiful, Marsidi, Adnan dan Sudirman. Lalu, Sun An dibonceng oleh Arianto.

Sia Kim Tui (istri Sun An) dibonceng oleh Herman, Toni (anak Sun An) dibonceng oleh Baktiar. Selebihnya membonceng keempat eksekutor.Tiba di desa Sinaboy, Sun An dan istrinya berhenti untuk sembahyang kuburan. Sementara, keempat eksekutor dan Toni melanjutkan perjalanan menuju Desa Ujung Simbur rumah A Cuan (Kepala RT 3).

Setelah itu, 4 eksekutor diantar oleh A cuan menyeberang menuju Malaysia. Sementara, Sun An dan istrinya berangkat menuju Pekan Baru dan menginap di Hotel Elite, Pekan baru.

Dari Pekanbaru, Sun An dan istrinya berangkat menuju Jakarta. Sebelum akhirnya tertangkap.
Sementara, Sun An tak mau banyak berkomentar saat ditanyai wartawan. “Udah, nanti saja bang,” ujar salah seorang pengacara yang mendampinginya.

Sekadar mengingatkan, pengusaha penangkapan ikan dan garam cap Golven, Suwito (36) dan Dora Halim (32), tewas ditembak di mobilnya, Chevrolet Captiva BK 333 TO. Sedangkan seorang baby sitter bernama Aini terkena tembakan di kaki. Sedangkan dua anak Suwito, Christovin (2) dan Latresia (5) selamat. (ala/bud/mag-8/smg)

Gaji Rp2,6 Juta Bebas Pajak

Pekerja Untung, Pengusaha Ikut Senang

JAKARTA-Bisa jadi ini kabar gembira bagi para tenaga kerja yang merasa terbebani dengan adanya pajak penghasilan (PPh). Pemerintah berencana menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak karyawan dan buruh dari Rp1,3 juta menjadi Rp2,6 juta.

“Kami sedang menggodok pajak penghasilan buruh ini dari Rp1,3 juta tidak kena pajak, ke depan akan dinaikkan lagi. Kami berjuang dengan menteri keuangan supaya dua kali lipat, berarti Rp2,6 juta,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di komplek Istana Presiden, kemarin (4/5).

Batas penghasilan tidak kena pajak itu mengacu pada take home pay yang diterima setiap buruh. “Ini supaya tidak memberatkan buruh,” kata Muhaimin. Menurut dia, perubahan semacam itu tidak sampai harus mengubah undang-undang. Namun bisa cukup dengan keputusan menteri.

Saat ini, lanjut Muhaimin, pihaknya tengah meyakinkan dirjen pajak terkait rencana tersebut. Jika target menaikkan batasan hingga dua kali lipat tidak terpenuhi, dia berharap setidaknya bisa naik 75 persen dari nilai tidak kena pajak saat ini.

Selain negoisasi itu, Kemenakertrans juga melakukan sosialisasi dengan kalangan pengusaha. “Secara umum, pengusaha kalau soal penghasilan tidak kena pajak, tidak masalah. Senang saja. Pemerintah yang rugi,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin juga mengatakan pihaknya telah selesai membahas UU Pembantu Rumah Tangga. Proses selanjutnya akan berada di Kementerian Hukum dam HAM. Menurut Muhaimin, undang-undang itu nantinya memberikan perlindungan yang mendasar untuk PRT. Misalnya tidak ada kekerasan dan jaminan perlindungan kerja. (fal/jpnn)

Sabtu, Gebyar Pembaca Sumut Pos Diundi

Harian Sumut Pos akan mengundi kupon Gebyar Pembaca Berhadiah di gedung Graha Pena Jalan SM Raja Medan, Sabtu (7/5) siang pukul 14.00 WIB. Pengundian ini merupakan tahap pertama dari tiga tahapan yang direncanakan, hingga Oktober 2011 mendatang.

Tahapan pertama dimulai 1 Februari hingga 30 April 2011, tahapan kedua mulai 1 Mei hingga 30 Juli dan tahapan ketiga, Grand Prize mulai 1 Agustus hingga 30 Oktober 2011.

Darwin Purba selaku manager Event Organizer Sumut Pos mengatakan, jumlah kupon yang masuk sebanyak 32.735 lembar, terdiri dari pelanggan 20.636 kupon dan eceran 12.099 kupon.

Adapun cara mengikuti Gebyar Pembaca Berhadiah ini adalah dengan menuliskan nama, alamat dan nomor KTP, SIM atau kartu pelajar/mahasiswa, nomor telepon rumah/HP diguntingan kupon yang diterbitkan setiap hari di Harian Sumut Pos, lalu masukkan ke dalam kotak undian yang sudah disebar di setiap counter atau antar langsung ke kantor Harian Sumut Pos, Graha Pena Jalan SM Raja Medan Amplas.

“Penting diketahui, meskipun satu tahapan polling berjalan selama 3 bulan, namun warna kupon akan berganti setiap bulan. Artinya, katanya lagi, pengiriman kupon setiap bulannya mempunyai batas waktu (beda warna). Dimana kupon bulan pertama tidak diperkenankan dikirim pada bulan kedua. Juga kupon bulan kedua tidak akan berlaku lagi pada bulan ketiga. Dan kupon yang dianggap sah adalah kupon yang berwarna. Diluar itu dianggap batal,” paparnya.
Sedangkan mengenai hadiah yang disediakan diantaranya, satu unit sepeda motor (hadiah utama), satu unit Blackberry, 10 unit Flexy, satu unit Dispenser, 40 kaos cantik, 40 unit jam dinding dan 30 unit payung.

“Nama-nama pemenang akan diumumkan di Sumut Pos selama 7 hari berturut-turut mulai 8 hingga 15 Mei 2011 dan jika hadiah tidak diambil sampai batas yang telah ditentukan, maka hadiah menjadi milik panitia. Pengambilan hadiah tidak boleh diwakilkan dan harus membawa kartu identitas yang sama dengan nama yang tercantum di kupon undian,” pungkasnya.(ari)