Home Blog Page 15476

Selamatkan Pendidikan dari Game Online

Siswa SD Juara Peringati Hardiknas dengan Aksi Damai
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei. Mulai upacara bendera hingga perlombaan antar kelas. Namun, Sekolah Dasar (SD) Juara Medan di Jalan Sunggal Medan, memiliki cara sendiri dalam merayakan Hardikas tersebut. Seperti apa?

Bagus Syahputra, Medan

Usai melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Senin (2/5), para siswa SD Juara mengikuti berbagai perlombaan permain tradisional seperti lari enggrang batok, gobak sodor dan cerdas cermat yang diikuti siswi kelas I sampai IV SD. Dalam mengikuti perlombaan, anak-anak SD Juara ini sangat bergembira dan menikmati permainan tradisional yang diperlombakan.

Usai mengikuti perlombaan, para siswa berkumpul sembari membentangkan sejumlah poster di depan sekolah mereka. Tak hanya itu, sejumlah siswa dengan pengeras suara (toa, Red) melakukan orasi menyampaikan aspirasi mereka menolak game online.

Para siswa sekolah gratis binaan Rumah Zakat yang diperuntukkan bagi anak-anak yang kurang mampu dan membutuhkannya (mustahik) ini menilai, game online dapat menimbulkan dampak negatif bagi para generasi muda. Karenanya, mereka didampingi para gurunya memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan melakukan aksi damai. Aksi ini dimaksudkan untuk menyelamatkan dunia pendidikan dari pengaruh game online.

Kepala SD Juara Medan Sahidan menilai, game online lebih banyak menimbulkan dampak negatif dari pada dampak positif secara sosial. “Otomatis hubungan dengan keluarga, teman dan lainnya akan menjadi renggang. Karena, waktu untuk bersama mereka menjadi berkurang karena anak-anak terus asyik bermain game online setiap harinya. Sulit berhubungan dengan orang lain,” katanya.

Sahidan juga menambahkan, secara psikis anak-anak akan sering bolos sekolah dan malas belajar, sehingga sering melakukan komunikasi satu arah saja dengan komputer, tertutup serta sulit mengekspresikan diri dalam dunia nyata.
“Dampak negatif secara fisik lainnya, anak-anak akan terkena pengaruh cahaya radiasi komputer. Kesehatan juga berkurang akibat bergadang, lupa makan dan minum. Hal ini yang kita coba berikan pemahaman kepada anak didik kita,” ungkapnya.

Disebutkannya, aksi menolak game online ini bukan berarti melarang atau membatasi anak-anak menggunakan internet, tapi hanya untuk menghindari anak-anak dari dampak negatif jika kecanduan game online. “Kita juga tak mau dibilang ketinggal teknologi. Tapi, gunakan internet sepantas dan segunanya saja sehingga kita bisa menghindarkan apa yang ditimbulkan dari kebiasaan bermain game online tersebut. Hal ini sering dilkukan anak sekolah sekarang. Nah, di Hari Pendidikan Nasional ini, kita coba mengembalikan permainan tradisonal yang dulu kita mainkan dan saat ini mulai terlupakan,” tandasnya.(*)

Tempatkan Alumni Terbanyak, LP3I Dapat Muri

Politeknik LP3I semakin membuktikan jati dirinya. Terbukti di usianya yang ke- 22 tahun, 95 persen lulusan LP3I Politeknik telah terserap di pasar kerja.

Dengan tingginya angka kelulusan yang terserap di dunia kerja, LP3I bahkan mendapatkan pengakuan sebagai pelopor pendidikan dan penempatan kerja terbanyak di Indonesia.

“Rekor Muri diterima LP3I tahun 2010, karena telah mampu menjadi kampus yang bisa menempatkan peserta didik di dunia kerja hingga mencapai angka 95 Persen,” ujar Indra Hermawan ST, Kepala Kampus Politeknik LP3I SM Raja, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (3/5).

Sementara untuk wilayah Medan, menurut Indra,  Politeknik LP3I Medan sedikitnya telah menamatkan lebih dari 25 ribu peserta didik selama 12 tahun LP3I hadir di Kota Medan . Bahkan sesuai angka kelulusan itu, lebih dari 90 persen telah terserap dalam dunia kerja di lebih dari 60 perusahaan baik BUMN maupun swasta yang ada di Kota Medan dan kota lainnya.

Tak hanya berfokus di bidang akademiknya saja, LP3I juga menyediakan sejumlah program dan kegiatan ekstrakurikuler yang bertujuan mengembangkan kreatifitas bagi para peserta didik.
Yang mana kegiatan tersebut adalah english c curse club, komputer club, soft skill seperti pengembangan kepribadian, futsal, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Kegiatan itu sebahagian besar menjadi modal bagi para peserta didik untuk bisa bersaing di dunia kerja, salah satunya dengan menguasai bahasa inggris dan komputer,” ujar Indra.
Bahkan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kegiatan ekstrakurikuler, tak jarang LP3I mengirimkan peserta didiknya di berbagai even perlombaan yang diselenggarakan instansi perguruan tinggi maupun instansi lainnya. (uma)

Sampah Cemari Laut Belawan

BELAWAN- Hingga saat ini persoalan sampah belum bisa diatasi Pemerintah Kota Medan. Bahkan, sampah dari inti Kota Medan sudah mencemari wilayah perairan Belawan. Akibatnya, para nelayan semakin sulit mendapatkan ikan karena air laut tercemar oleh sampah.

Menurut pantauan wartawan koran ini di lapangan, Selasa (3/5), tumpukan sampah memadati beberapa titik di Sungai Deli. Sekitar puluhan ton sampah dan limbah cair mengalir dari inti Kota Medan yang bermuara di Belawan.
“Saya yakin, berkurangnya tangkapan ikan karena banyaknya sampah dan limbah pabrik yang dibuang ke sungai,” ujar Ahmadi (32), seorang nelayan yang ditemui wartawan koran ini.

Menurutnya, hal tersebut sangat berbeda dengan keadaan beberapa tahun lalu. Kalau keadaan ini dibiarkan terus dan Pemko Medan tidak mengambil tindakan, maka tidak bisa terbayangkan apa yang akan terjadi ke depan.
“Laut merupakan tumpuan hidup bagi nelayan di sini. Kalau keadaan terus memburuk, nelayan bakal kehilangan mata pencaharian karena hasil tangkapan terus berkurang,” katanya.(mag-11)

Bayi Tanpa Anus Dirawat di Pirngadi

MEDAN- Bayi tanpa anus (Atresiani) yang baru berumur dua hari dirujuk ke RSUD Pirngadi Medan, Selasa, (3/4) pagi pukul 08.00 WIB. Bayi yang belum diberi nama ini dirawat di Ruang IGD RSU Pirngadi Medan.

Bayi bungsu dari delapan bersaudara buah hati pasangan Arwan Nasution (44) dan Aisyah (39) warga Jalan Yos Sudarso LK VI, Tanjungbalai, Kabupaten Asahan ini terlahir dengan proses persalinan normal dengan berat badan 3,6 Kg.

Sebelumnya, bayi dan ibunya dirawat di klinik setempat. Karena tidak sanggup menangani bayi tersebut, pihak klinik merujuk ke RSUD Pirngadi. Sementara sang ibu masih dirawat di klinik terebut.

Arwan mengatakan, selama masa kehamilan, istrinya jarang memeriksakan kandungannya. Selain itu, istrinya tidak pernah meminum jamu-jamuan. “Selama hamil, istri saya nggak pernah jatuh. Memang kami jarang memeriksakan kandungannya ke dokter. Tapi saat diperiksakan ke dokter, katanya tidak ada kelainan dan masalah sama bayi kami,” jelas Arwan.

Sambungnya, saat melahirkan di klinik, anaknya terlihat sehat. Namun malamnya, bidan memberitahu bahwa bayi mereka tidak mempuyai anus. Oleh bidan, selanjutnya, bayi mereka dibawa ke RSU Tanjungbalai. (mag-7)

Polisi Buat Sketsa Wajah Perampok Bersenpi

MEDAN BARU- Dalam mengungkap pelaku perampokan rumah Haris (33) di Jalan Hangtuah No 5 B, Kelurahan Madras Hulu, Medan Polonia, polisi membuat sketsa wajah para pelaku berdasarkan keterangan korban.
“Kita udah ketahui ciri-ciri seorang tersangka perampokan yang memegang senjata api itu. Sketsa wajah tersangka juga sudah siap kita kerjakan dan akan disebarkan,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru AKP Andik Eko ketika dikonfirmasi wartawan koran ini, Selasa (2/5).

Namun sayang, Andik enggan membocorkan nama dan ciri-ciri pelaku kepada wartawan koran ini. “Jangan dulu Mas, anggota kita masih melakukan pengejaran. Takutnya pelaku keburu kabur ke luar kota,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Kapolsekta Medan Baru AKP Dony Alexander kepada wartawan koran ini mengatakan, saat ini pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku yang ciri-cirinya sudah diketahu itu.
“Kita juga diback-up Polresta Mas. Pokoknya pelaku utamanya sudah kita pegang ciri-cirinya. Sekali lagi, mohon doanya Mas, supaya cepat tuntas. Ini ‘PR’ berat bagi saya,” ujar AKP Dony. (mag-8)

Berbagai Lomba di Pameran Pendidikan

MEDAN- Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menggelar pameran pendidikan di Plaza Medan Fair, Selasa (3/5) hingga Minggu (8/5). Dalam acara ini, juga digelar perlombaan untuk para pelajar mulai tingkat SD hingga SMA.

“Pameran ini mengangkat tema, peningkatan pendidikan karakter di Sumut. Karena seperti diketahui, pendidikan karakter kurang diminati masyarakat,” ujar Setiawan, panitia pameran pendidikan kepada wartawan di sela-sela acara.
Berbagai lomba yang digelar diantaranya pidato Bahasa Inggris, festival baca puisi perjuangan, festival tari etnis Sumut, festival pakaian daerah berpasangan dan lomba folk sing lagu perjuangan di adakan untuk semua tingkatan sekolah. Dan tidak tanggung-tanggung, total hadiah yang diberikan panitia puluhan juta rupiah.

Selain perlombaan, berbagai stan pendidikan juga mengisi acara itu termasuk stan Dinas Pendidikan Sumatera Utara. Di stan Disdik Sumut ini, selain memamerkan hasil kreatifitas sekolah karakter, juga dibuka stan khusus untuk tes kepribadian dan juga simulasi ujian. Tentu saja semua hal tersebut gratis untuk umum. (mag-9)

Rekonstruksi A Wie Diundur Hari Ini

MEDAN- Gelar rekonstruksi penembakan pasutri, Kho Wie To alias A Wie (34) dan Lim Chi Chi alias Dora Halim (30) di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Akasia I/Bambu III No. 50, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Selasa (3/4) kemarin batal dilaksanakan.

Pasalnya, Jaksa Peneliti Kejari Medan tidak dapat hadir dalam rekontruksi tersebut karena mengikuti persidangan perampokan CIMB Niaga di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Karenanya, Polresta Medan mengagendakan kembali rekonstruksi pembunuhan A Wie dan istrinya tersebut hari ini, Rabu (4/5).(adl)

Oknum Perwira Poldasu Dipropamkan

MEDAN- Oknum Polisi Berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) JP pejabat Identifikasi Direktorat Reskrim Polda Sumut dilaporkan ke Propam Poldasu dengan nomor STPL/60//IV/2011/Propam tertanggal 29 April 2011, Selasa (3/5). Hal ini merupakan buntut dari kasus perusakan warung dan pengancaman yang dilakukan AKP JP terhadap Brinawati Br Manurung (41) Warga Jalan menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Senin (25/4) lalu.

“Kemarin aku masih takut memberitahukannya kepada wartawan, saya sudah mengadukannya ke Propam. Sekarang aku tidak takut lagi biar kapok dia, karena dia selaku Polisi beraninya cuma sama wanita,” ujar Brinawati kepada wartawan Sumut Pos, kemarin. Sebelumnya Korban juga telah melaporkan kejadian itu ke Sat Reskrim Polresta Medan dengan Nomor STPL/1078/IV/SU/Resta Medan tertanggal 30 April 2011.

Sementara itu Kabid Propam Poldasu Kombes Pol Edi Napitupulu saat dikonfirmasi wartawan koran ini  belum bersedia memberikan keterangan terkait pengancaman yang dilakukan AKP JP tersebut. (mag-8)

Upaya Meningkatkan Kualitas Penduduk

Koalisi Kependudukan Sumut Dikukuhkan

Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho ST  dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pertanahan dan Aset Drs Alexius Purba Mengukukan Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara di Hotel Madani Medan.

Acara ini dihadiri Ketua Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Dr, Sonny Harry B Harmadi, Kepala BKKBN Sumut H Nofrizal SP, MA, Gus Irawan Kepala BPDSU, Ir Syabrina, Drs Jumali MAP, Drs Temazaro Zega, MKes, Dra Rabiatun Adawiyah MPHR dan Kasi Advokasi dan KIE BKKBN Sumut Anthony Ssos.

Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf ahli Bidang Pertanahan dan Aset Gubernur Sumut Drs Alexius Purba mengatakan, hasil sensus Penduduk tahun 2010 di luar perkiraan pemerintah bahkan para pakar kependudukan, bahwa pertumbuhan Penduduk Indonesia 1,49% rata-rata pertahun selama priode 2000 – 2010. Berarti terdapat kenaikan dari keadaan 1990 – 2000 yang hanya sebesar 1,45%.

“Hal ini berarti peringatan kepada kita semua bahwa Program Pengendalian Penduduk mengalami stagnasi dan jelas akan memberi pengaruh kepada upaya-upaya percepatan Pembangunan Kesejahteraan, khususnya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia,” kata dia.

Program keluarga berencana, lanjutnya, yang pada mulanya dilaksanakan dengan pendekatan kesehatan ibu dan anak, Kemudian berkembang menjadi pendekatan kesejahteraan dan pemberdayaan keluarga dan dengan pendekatan pemenuhan hak-hak azasi manusia.

“Ketiga pendekatan ini harus tetap konsisten dilaksanakan. Sehingga program keluarga berencana tidak hanya berhenti pada saat pasangan usia subur menggunakan alat dan obat kontrasepsi, akan tetapi terus dikembangkan upaya-upaya pemenuhan memperoleh kebutuhan pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan,” tambahnya.
Sementara, Dr Sonny B Harmadi mengatakan, adapun misi dari pembentukan koalisi ini adalah untuk menjadikan penduduk sebagai pelaku dan sasaran pembangunan sehingga diperoleh pembangunan dari, oleh, dengan dan untuk penduduk.

Disamping memiliki misi menggalang kemitraan di dalam dan di luar negeri dengan semua unsur baik pemerintah maupun masyarakat dalam pembangunan kependudukan. Kemudian, melakukan advokasi kependudukan dan pembangunan, sehingga menjadi lumbung bagi peningkatan kapasitas semua pemangku kepentingan terkait dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Tujuan mutlak koalisi kependudukan adalah melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas penduduk dan memperkuat koordinasi serta keterpaduan berbagai kegiatan kependudukan.  Sedangkan peran dan fungsi koalisi kependudukan merupakan suatu badan advokasi atau jejaring yang memiliki peran dan fungsi utama untuk membangun aliansi diantara berbagai pihak dan organisasi yang mempunyai visi dan misi yang sama.

Susunan Kepengurusan Koalisi Indonesia Untuk Kependudukan dan Pembangunan Propinsi Sumatera Utara periode 2011-2014 adalah, Ketua Umum Dr Heru Santoso MS, Wakil Ketua Dr Linda Trimurni Maas MPH, Sekretaris Umum Drs Wahyu Pratomo MA, Wakil Sekretaris Drs Datang Sembiring MPHR dan Bendahara Rabiatun Adawiyah MPHR dengan dilengkapi sejumlah bidang. (*/ila)

Paket Blueberry Me Telkomsel Hanya Rp 1.000 Perhari

Telkomsel bersama CSL Blueberry meluncurkan paket Blueberry Me. Kini pembeli paket bundling Blueberry Telkomsel bisa menikmati layanan chatting, mengirim foto dan voice note, push email, penerjemah bahasa, serta meng-update status di Facebook dan Twitter sepuasnya hanya dengan Rp 1.000 perhari.

GM Device Bundling Management Telkomsel Heru Sukendro mengatakan, “Paket Blueberry Me Telkomsel merupakan solusi layanan social networking terlengkap bagi pengguna ponsel Blueberry. Konektivitas dengan keluarga dan kerabat secara mobile tetap terjaga berkat dukungan jaringan berkualitas Telkomsel.”

Pengoperasian aplikasi Blueberry Me sangat mudah, di mana pelanggan cukup menekan keypad spasi untuk membuka aplikasi tersebut. Sedangkan untuk mengakses fitur-fitur menarik di dalamnya, pelanggan bisa menggunakan tombol navigasi. Tombol tengah untuk chatting, tombol atas untuk penerjemahan, tombol kanan untuk mengakses email, tombol kiri untuk sharing foto dan voice note, dan tombol bawah untuk pengaturan.

Untuk mengaktifkan fitur chatting di Blueberry Me, pelanggan tidak perlu melakukan sign in, cukup tekan tombol Me-Chat. Seperti aplikasi chatting lainnya, aplikasi chatting dalam Blueberry Me sudah mendukung penggunaan foto untuk profill, meng-update status, serta mengirim pesan suara, foto, dan emoticon bergerak. Pelanggan juga bisa mengatur tema tampilan layar chatting dengan berbagai pilihan warna menarik, serta mengatur nada dering chatting sesuai selera.

Keunggulan lain Blueberry Me adalah fitur Me-Translator, yakni layanan penerjemahan bahasa yang tidak sekedar mampu menerjemahkan kata dan mengartikan kalimat, tetapi juga bisa mengakses SMS yang masuk. Pelanggan dapat memanfaatkan fitur ini untuk menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, Spanyol, Thailand dan Mandarin, begitu pula sebaliknya. Fitur ini tentunya memudahkan pelanggan yang ingin belajar bahasa asing dengan mudah.

Di samping paket Blueberry Me, Telkomsel juga menyediakan berbagai pilihan paket ponsel Blueberry yang di-bundle dengan perdana Kartu As dengan harga Rp 399.000 (Blueberry 6100, 6200, 910t) dan Rp 575.000 (Blueberry 5800). Pembeli paket bundling Blueberry Me dapat menikmati harga spesial paket data TELKOMSELFlash sebesar 70 MB perbulan selama 6 bulan hanya dengan Rp 20.000 perbulan. Cukup hubungi *363*20000# atau kirim SMS ke 3636 dengan format: flash<spasi>sub<spasi>20k.

Kenyamanan pelanggan dalam memanfaatkan fitur-fitur menarik dalam paket Blueberry Me serta paket data TELKOMSELFlash dalam paket bundling Blueberry didukung jaringan berkualitas Telkomsel melalui lebih dari 38.000 base transceiver station (BTS) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.