Home Blog Page 15505

Tambah Sulit karena Bom

Usaha Inasoc Cari Sponsor

JAKARTA- Situasi keamanan di Jakarta yang tak kondusif rupanya turut membuat Inasoc (Indonesia SEA Games Organization Committee) kelimpungan. Berbagai teror bom di Jakarta membuat usaha mereka menggaet sponsor untuk SEA Games 2011 menjadi tersendat.

Pasalnya, banyak sponsor yang menjadi was-was. Inasoc pun mau tak mau harus mengubah strategi untuk menggaet sponsor. “Banyak yang akhirnya menjadi ragu. Kondisi seperti ini memang tak menguntungkan buat semuanya. Bukan hanya ekonomi, tetapi juga untuk kami sebagai panitia SEA Games,” jelas salah seorang anggota Inasoc yang enggan disebutkan namanya kemarin (28/4).

Bahkan, banyak negara peserta SEA Games 2011 yang turut mempertanyakan keamanan Indonesia. Negara-negara kontestan tersebut umumnya mempertanyakan kesiapan Indonesia menyelenggarakan SEA Games 2011.
“Itu merupakan psy war dari mereka. Namanya juga persaingan memang seperti itu,” tambah sumber tersebut.
Panpel DKI Jakarta menyatakan bakal bekerja keras untuk mengamankan SEAGames 2011 mendatang. Salah satunya ialah dengan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait.

“Ada Polda Metrojaya. Kami akan menyukseskan SEA Games nanti demi bangsa dan negara,” jelas Prajitno, wakil gubernur DKI Jakarta saat launching maskot pada 25 April lalu.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Inasoc Ginung Pratidina menyatakan bahwa hal tersebut menjadi tantangan untuk menggaet sponsor sebanyak-banyaknya. Meski, tak mudah untuk mendapatkan sponsor.
“Bagaimanapun memang harus sukses. Ibaratnya semua pasang badan untuk menyukseskan SEA Games nanti,” ucap Ginung.

Inasoc sendiri menargetkan mampu menggaet delapan prestige sponsor untuk multieven dua tahunan tersebut. Saat ini, mereka baru mampu mendapatkan tiga prestige sponsor.
“Secara lesan sebenarnya banyak yang mau. Tapi memang ada beberapa hal yang harus diselesaikan,” tambah lelaki berkaca mata tersebut. (ru/jpnn)

Asah Asa Tersisa

BOGOR- Skuad PSMS masih yakin bisa memenangkan laga kontra Persikabo Bogor, Sabtu (30/4) besok, dan melangkah ke babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia. Kuncinya, dengan mengasah asa yang tersisa.
“Kita tidak usah memikirkan hasil tim lain. Pikirkan saja hasil sendiri. Mudah-mudahan kita bisa menang baru memikirkan peluang lolos,” kata Benny Tomasoa, Asisten Manajer PSMS, kemarin (28/4).

Kekalahan menyesakkan kontra Persitara pun sudah dilupakan. Meski kekalahan itu membuat peluang lolos semakin sempit, namun perhatian harus segera dialihkan ke laga selanjutnya. Untuk itulah, skuad langsung memutuskan berangkat ke Bogor sehari lebih cepat dari jadwal semula. “Di samping itu kita juga takut ada kerusuhan lanjutan di Jakarta Utara makanya kita percepat sehari ke Bogor,” sambung Idris, Manajer PSMS menimpali.

Begitu tiba di Hotel Orri Bogor, skuad memang sempat rest sehari. Namun, Rabu (28/4) pagi dan sore Suharto sudah memimpin latihan Affan Lubis dkk. Menurut Suharto, fokus utama yang harus dibenahinya adalah penyelesaian akhir dari peluang yang tercipta. Intinya, Suharto ingin para pemain bisa mencipta gol dari sisi manapun. Termasuk dari bola-bola mati.

“Kita harus bisa memanfaatkan setiap peluang sekecil apapun. Karena kita butuh gol untuk menjamin kemenangan,” beber Suharto.

Soal peluang lolos, Suharto juga masih percaya diri. Syaratnya adalah bisa menang. Namun Suharto juga berharap Persih berhasil menang kontra Persita di saat bersamaan. “Memang sudah makin berat tapi kita harus tetap percaya diri. Skuad harus bisa memainkan tempo permainan dan tak terburu-buru menciptakan gol. Kalau sudah menang pasti akan lebih lega, sembari menanti hasil laga lainnya,” sambung Suharto.

Selain itu Suharto juga membenahi peluang gol dari bola-bola mati. Untuk hal ini PSMS sebenarnya punya beberapa algojo yang bisa dimanfaatkan. Yakni Affan Lubis, Almiro Valadares, hingga Gaston Castano. Mereka biasanya mampu membikin gol langsung dari tendangan bebas, atau setidaknya mencipta peluang bagi terlahirnya gol.
Soal tendangan sudut juga harus diperhatikan serius. Namun tampaknya absennya Vagner Luis karena kartu merah bisa membuat peluang gol dari tendangan sudut bakal terkendala. Biasanya Vagner lah yang kerap mahir memaksimalkan peluang dari tendangan sudut. Terbukti dia sudah mempersembahkan tiga gol dari tendangan sudut sepanjang putaran pertama ini.

“Ya tapi itu tidak masalah. Di lini belakang kita masih punya Putra Habibi dan Novi Hendriawan yang juga bisa mencuri peluang. Apapun itu yang penting kita harus bisa membuat gol dari sisi manapun dan pulang dengan tiga angka,” pungkas Suharto. (ful)

SSB Kebun Bunga tak Sangka Menang

MEDAN-Sekolah Sepak Bola (SSB) Kebun Bunga menaklukkan Bumi Serdang Damai (BSD) dalam lanjutan Kebun Bunga Cup-III 1997 di Lapangan Hoki Medan, Kamis (28/4). Laga yang memperebutkan Piala Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap MM ini, SSB Kebun Bunga menang dengan skor 1-0 melalui Difo Satria pada menit ke-55.

Ketua Umum SSB Kebun Bunga,  H Iswanda Nanda Ramli mengaku puas atas kemenangan yang diraih anak-anak asuhnya. “ Awalnya saya berpikiran hasil pertandingan draw, tenyata anak-anak meraih gol kemenangan,” ujar Nanda yang juga menjabat sebagai Bendahara Golkar Medan ini Ia meminta kepada anak didiknya untuk terus giat berlatih dan menjaga stamina.

Sementara Pelatih SSB Kebun Bunga Gunawan mengaku senang atas kemenangan timnya tersebut. Kemenangan yang mereka raih itu berkat kerjasama tim.”Tanpa kerjasama tim peluang untuk meraih gol tak akan didapat,”ujar Gunawan.

Pelatih Bumi Serdang Damai (BSD), Helmi Yusuf mengakui kekalahan timnya. Ia memuji permainan SSB Kebun Bunga.”Kami kalah karena anak-anak tidak menjalankan instruksi,” aku Helmi. Helmi berharap kepada anak asuhannya untuk selalu mendengarkan instruksi yan diberikan pelatih dan terus giat berlatihan. (omi)

Togel dan Tukang Sapu Terminal

Raden Rajagukguk (34) harus berurusan dengan polisi. Warga Jalan Pertahanan Gang Amal, Desa Patumbak Kampung itu tertangkap tangan sedang menulis togel di Terminal Amplas, Kamis (28/4) siang. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti uang senilai Rp102.000, handphone serta lembaran kertas togel berisi tebakan angka-angka.

Keterangan tersangka kepada polisi, dia baru tiga bulan menjadi penulis togel. Menurutnyas, gaji menjadi tukang sapu di Terminal Amplas tak mencukupi menafkahi tiga anaknya, sehingga dia nekat menjadi juru tulis togel untuk tambahan. Tersangka mengaku  mendapah upah sebesar 15 persen dari omsetnya setiap putaran. Kanit Reskrim Polsekta Patumbak, AKP P Samosir saat dikonfirmasi mengatakan polisi masih melakukan pengembangan dan memburu bandar besarnya. (eza/smg)

Kumpulkan Seragam untuk Adik Kelas

MEDAN-Ujian nasional (UN) SMP, kemarin (28/4), berakhir. Ratusan siswa dari berbagai sekolah meluapkan kegembiraannya. Banyak yang langsung melakukan corat-coret seragam, banyak pula yang melakukann konvoi di jalanan. Namun ada hal yang berbeda di SMPN 16, Jalan Karya II, Medan.

Usai mengikuti UN terakhir, seluruh siswa mengumpulkan seragam yang mereka pakai. Rencananya, seragam itu akan diberikan kepada adik kelas atau siswa dari sekolah lain yang membutuhkan seragam itu.

Aksi mengumpulkan pakaian seragam ini telah direncanakan pihak sekolah, jauh hari sebelumnya. Aksi amal ini dianggap lebih bijak daripada corat-coret yang dianggap mubazir. “Hal ini sudah kita rencanakan sebelumnya karena untuk mencegah hal yang tidak berguna seperti coret-coretan seragam sekolah, lebih baik seragamnya dikumpuli kemudian digunakan oleh adik kelas yang membutuhkan atau siswa yang luar sekolah yang juga membutuhkan,” kata Irnawati, Kepala Sekolah SMPN 16.

Saat bel berbunyi pertanda UN telah berakhir, Irnawati langsung membariskan siswanya di halaman. Satu-persatu para siswa melepaskan seragam yang mereka pakai untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Sebelumnya pihak sekolah sudah mengimbau para siswa untuk memakai pakaian rangkap di hari terakhir UN.

Ismi Lestari, siswa IX mengatakan, dia bangga bisa menyumbangkan seragamnya untuk adik kelas atau orang yang lebih membutuhkan. “Dari pada coret-coretan seragam sekolah, mubazir dan tidak berguna, lebih baik seragamnya dikumpulkan kemudian dibagikan kepada siswa yang membutuhkan,” katanya. (mag-7)

Sampah Masih Dibuang ke Sungai

Banjir masih menjadi dilema bagi warga Kota Medan. Apa langkah yang harus dilakukan Pemko Medan untuk mengatasinya? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Jhonson Siahaan dengan warga Kota Medan, Zahedi Charamsar.

Apa penyebab terjadi banjir di Kota Medan?
Penyebab utamanya adalah masyarakat masih membuang sampah di sungai. Tidak hanya itu, pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang tidak serius ditangani oleh pemerintah karena banyak bangunan rumah, hotel dan perusahaan yang berdiri di pinggiran sungai.

Apa langkah-langkah yang harus dilakukan?
Dilarang menebangi pohon-pohon yang ada baik di pinggiran sungai atau yang ada di jalanan, dilarang mendirikan bangunan di pinggiran sungai.

Apa tanggapan Anda tentang kinerja Pemko Medan?
Menurutu saya, kinerja Pemko Medan buruk. Artinya, Pemko Medan tidak tegas menangani masalah lingkungan ini yang menyebabkan terjadinya banjir jika musim hujan tiba. Pemko Medan harus membuat peraturan-peraturan yang tegas dalam menangani permasalahan lingkungan termasuk masalah sampah.

Apa imbuan Anda?
Buat pemerintah, jalankan peraturan-peraturan secara baik, benar dan harus tegas. Kaji ulang program-program lingkungan yang dianggap tidak menguntungkan dan penguasa jangan takut kepada pengusaha. Buat masyarakat, harus menumbuhkan kesadaran itu sendiri sejak dari usia dini dan harus sama-sama menjaga agar lingkungan itu menjadi bersih dan harus mempunyai kesadaran tinggi dimana masalah lingkungan ini ada di tangan kita masing-masing.(*)

PB Indocafe Sumut Siap Tampil

MEDAN- PB Indocafe Sumatera Utara siap bertarung di ajang Turnament Bulu Tangkis SGS yang berlangsung di Bandung 25-30 Mei 2011 nanti.

Sembilan atlet sudah disiapkan PB Indocafe Sumut untuk menghadapi kejuaraan tersebut, masing-masing tujuh putra dan dua putri. Mereka adalah Teguh Putra, Herdiyanto, Ibang Eka Bangsa, Muhammad Taufik Hidayat, Danang Hariandika, Yufi Virganda, dan Wiranto. Sedangkan putri Hafni fadillah dan Anggi Maharani.”Mereka itu memiliki skil yang baik,” kata Rahmat Pelatih Indocafe Sumatera Utara pada wartawan koran ini, Kamis (28/4).

Atlet-atlet Sumut tersebut, kata Rahmat sudah menjalani latihan mulai Senin hingga Sabtu, dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB di Gedung Pengda PBSI Sumut Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan. “Sebenarnya latihan yang diberikan merupakan latihan rutinitas, yakni latihan dasar dan fisik,” terangnya. Terkait target yang dicapai, Rahmat ingin Sumut meraih juara umum dengan menggondol medali emas sebanyak-banyaknya.(omi)

Enam Cabor PPLP akan Try Out

MEDAN- Sebanyak enam cabang olahraga Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Disporasu)akan melakukan try-out ke PPLP Pekan Baru, 29 April hingga 1 Mei 2011.

Dilakukannya try out bertujuan untuk mengetahui dan menguji kemampuan para atlet Medan dalam menghadapi Kejuaraan Nasional antarPPLP yang akan berlangsung Juni 2011 mendatang. “Dalam try out kita akan mengetahui atlet yang memiliki kemampuan,” kata Kasi Bidang Prestasi Disporasu, Drs Syafai Pilly di ruangan kerjanya Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan, Kamis (28/4).

Dilanjutkan Pilly, keenama cabor PPLP Sumut yang diberangkatkan adalah Sepak Takraw, Pencak Silat, Panahan, Gulat, Atletik, dan Sepak bola. Untuk cabor Karate akan melakukan try out ke Kalimantan sekaligus mengikuti kejuaraan Karate yang akan berlangsung Juni. “ Jumat ini atlet cabor PPLP Sumut yang ikut try out, siap diberangkatkan ke Pekan Baru,” terang Pilly.

Terkait kesiapan atlet yang mengikuti try-out ke Pekan Baru, Pilly mengaku sudah memiliki modal kuat untuk bertanding.

“ Tentunya atlet PPLP Sumut sudah mempunyai bekal lah untuk persiapakn try-out,” akunya.(omi)

Parfi Sumut Gelar Expresi

Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Sumut, berencana menggelar kegiatan bertajuk Ekspresi pada Jum’at malam (29/4), di Garuda Plaza Hotel, Jalan SM Raja. Kegiatan itu digelar untuk menyongsong Kongres Nasional Parfi yang akan dilangsungkan 18 Mei mendatang.

Hal itu dikemukakan Ketua Parfi Sumut, Erwin Siregar, Kamis (28/4), didampingi sejumlah pengurus dan tiga artis Kota Medan yang telah berkecimpung di dunian perfilman dan sinetron di Jakarta, yakni Ayu Firza Aryani, Arien Wulandari dan Silvera Syamri, usai beraudiensi dengan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap.

Erwin menjelaskan, selain memilih pengurus baru, kongres mendatang juga untuk menyusun program kerja. Pada kesempatan itu, Rahudman Harahap berharap kegiatan itu bisa membawa suasana baru, khususnya bagi Parfi Sumut. Hal itu bertujuan, untuk menghidupkan dan menggerakkan dunia  perfilman di Sumut. “Untuk itu perlu kita komunikasikan setiap kegiatan yang dilakukan, apa apa yang diperlukan dan difasilitasi, karena kegiatan yang dilakukan di Kota Medan menyangkut martabat kota,” ujarnya. (ari)

Jalan Macet Akibat Banyak Warung

081361672xxx

Tolong Pak Wali Kota jalanan kami sudah terganggu dan sudah sering penyebab macet akibat banyaknya bangunan liar terindikasi tanpa ada izin, warung, betor mangkal seenaknya di simpang Jalan Sakti Lubis-Jalan Busi menuju diklat PU. Kami menyesalkan tidak ada upaya dan tindakan Camat, Lurah dan Kepling untuk menertibkan atas badan jalan kiri-kanan tumbuh subur meyempitkan jalanan yang sudah meresahkan para pengguna jalan. Mohon segera tindakan tegas dari aparat terutama dari Bapak Wali Kota. Terimakasih.

Didiskusikan Lintas Instansi

Terimakasih informasinya, melihat laporannya yang melibatkan lintas instansi, maka perlu dikoordinasikan ke sejumlah instansi lainnya. Untuk itu, saya mintakan masing-masing instansi untuk membuat acuan dan mengkaji setiap masalah dibidangnya atas jalan tersebut. Jangan sampai, karena persoalan persoalan yang tak semestinya ada terimbas kepada banyak pihak. Untuk itu, setiap instansi harus melahirkan solusinya masing-masing.

Syaiful Bahri
Sekda Medan

Kami Tertibkan

Kami segera tindak lanjuti laporan warga ini, kami komitmen membuat rasa aman dan nyaman di Kota Medan. Khusus terkait pedagang ini, kami akan ingatkan Kasi Trantib Kecamatan untuk menertibkannya, bila dalam waktu dua hari belum ada maka kami yang akan segera bertindak untuk menertibkannya.

Kriswan
Kepala Sat Pol PP Kota Medan