31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 15533

Ekspor ke Jepang Meningkat

Ekspor ke Jepang akan terganggu di tiga bulan pertama pascabencana gempa dan tsunami yang melanda negara tersebut. Namun, pada tahap pemulihan di kuartal ketiga, ekspor ke Jepang akan meningkat tajam seiring kebutuhan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengungkapkan hal tersebut di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, kemarin. Mari mengatakan, berdasarkan pengalaman gempa Kobe 1995, volume perdagangan dengan Jepang langsung menurun. Namun langsung melonjak begitu memasuki masa rekonstruksi. “Biasanya kuartal kejadian itu terjadi dia turun. Tetapi begitu masuk tahap rekonstruksi dia naik karena dia butuh barang untuk rekonstruksi,” kata Mari.

Dia menambahkan, komoditas yang dibutuhkan Jepang antara lain energi, besi dan baja, kayu, peralatan rumah tangga, hingga furnitur. “Peluang ada di rekonstruksi,” kata Mari. Rekonstruksi pascabencana diperkirakan akan dimulai kuartal ketiga tahun ini.

Mari mengatakan, perfektur Miyagi dan Iwate yang dilanda gempa dan tsunami, hanya 6 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang. Sebagai perbandingan, Kobe di 1995 mencakup 12 persen dari perekonomian Jepang. Namun, kata Mari, yang perlu diwaspadai adalah potensi dampak radioaktif akibat kerusakan pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima. “Kita pantau terus. Kita sedang melakukan assessment, termasuk minta masukan dari atase perdagangan yang ada di Tokyo,” kata Mari.

Pihaknya juga memanggil asosiasi-asosiasi usaha untuk meminta pendapat tentang dampak bisnis pascagempa dan tsunami Jepang. Mengenai kemungkinan dampak radioaktif pada produk makanan asal Jepang, Mari berjanji akan terus meningkatkan pengawasan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mari mengatakan, untuk setiap bahan makanan terutama yang segar, harus ada sertifikat analisis. “Di situ kita akan lihat, membahayakan konsumen atau tidak. Itu terutama utk produk yg dikirim sejak maret,” kata Mari.
Sebelumnya Ekonom Bank Dunia di Indonesia Shubham Chaudhuri mengatakan, gempa Jepang berpeluang mendatangkan keuntungan bagi Indonesia. Dengan kerusakan PLTN, Jepang membutuhkan gas dan batu bara dalam jumlah banyak. “Indonesia adalah eksportir gas dan batu bara terbesar,” katanya. (sof/jpnn)

AirAsia Indonesia Tambah Penerbangan Ke Medan

JAKARTA- AirAsia Indonesia, mitra dari grup maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik di dunia, AirAsia, mengumumkan penambahan frekuensi penerbangan dari Jakarta dan Bandung ke dua kota besar di Indonesia yang menjadikan sektor pariwisatanya sebagai sektor andalan yaitu Bali dan Medan.

Penambahan frekuensi penerbangan ini akan efektif mulai tanggal 15 April 2011 sampai 29 Februari 2012. “Kami menambah frekuensi penerbangan menuju Bali dan Medan karena tingginya permintaan dari para pelanggan kami,” ujar Dharmadi, Presiden Direktur AirAsia Indonesia melalui siaran persnya yang diterima koran ini.

Sampai bulan Februari 2011, tingkat keterisian (load factor) rute Jakarta (CGK)– Bali (DPS) mencapai 92 persen, sedangkan untuk rute Bandung (BDO)– Bali (DPS) serta Bandung (BDO)– Medan (MES) mencapai rata-rata 85 persen. “Pencapaian tersebut telah melebihi target kami,” kata Dharmadi lagi.

Frekuensi penerbangan untuk rute CGK-DPS, yang sebelumnya hanya 5 kali sehari, akan menjadi 7 kali sehari. Sedangkan untuk rute BDO–DPS dan BDO–MES frekuensi penerbangannya akan menjadi dua kali sehari, sebelumnya untuk masing-masing rute hanya satu kali sehari.

Selain penambahan frekuensi penerbangan, AirAsia Indonesia juga memberikan penawaran harga spesial yaitu mulai dari Rp129.000 untuk rute CGK-DPS dan BDO-DPS, serta mulai dari Rp 169.000 untuk rute BDO-MES. Para pelanggan dan calon pelanggan AirAsia akan dapat melakukan pembelian tiket mulai dari tanggal 22-25 Maret 2011.

Khusus bagi Anda pemilik kartu kredit AirAsia HSBC, akan dapat mulai melakukan pembelian tiket satu hari lebih awal yaitu mulai dari tanggal 21 Maret 2011. “Kami berharap dengan penambahan frekuensi penerbangan ini dapat membantu meningkatkan sektor pariwisata di Bali dan Medan, karena dengan AirAsia, kini liburan ke dua destinasi wisata tersebut semakin terjangkau,” sahut Widijastoro Nugroho, Direktur Pemasaran dan Distribusi AirAsia Indonesia.(rel/sih)

Untuk Produk Impor Jepang, Sumut Tunggu Sertifikasi Bebas Radiasi

JAKARTA-Pemerintah mulai ‘was-was’ terhadap impor pangan terkait dampak radiasi nuklir akibat ledakan di PLTN Fukushima di Jepang, Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) berencana meminta sertifikasi bebas radiasi nuklir untuk produk segar asal Jepang.

Tak hanya itu, sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah lebih dulu memberlakukan sertifikasi bebas radiasi nuklir untuk produk pangan olahan. Produk segar dibawah pengawasan Kementan yakni buah-buahan dan sayuran segar. Nantinya aturan sertifikasi produk segar akan tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian.
Selama ini, produk segar pertanian yang diimpor dari Jepang antara lain jamur sitake, kubis, kedelai segar, jambu air, sayur bayam beku dan ubi jalar. Seperti halnya produk pangan olahan, Badan Karantina juga akan meminta sertifikasi bebas radiasi nuklir untuk produk hasil pertanian segar juga diberlakukan bagi semua produk yang diimpor setelah tanggal 11 Maret 2011 ini.

Di Sumut, Kepala Seksi Eksport Disperindag Sumut, Fitra Kurnia mengatakan, di Sumut, terutama para warga keturunan Jepang dan warga Jepang sangat menyukai makanan dari Negeri Sakura ini.

Hal ini terbukti dari data Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara diketahui untuk produk olahan dari tepung, Sumut mengimpor sebesar 0,01 persen pada tahun 2010, sedangkan untuk produk ikan dan udang impor Jepang menyumbang juga sekitar 0,01 persen. Sedangkan untuk garam dan sayuran hanya sekitar 0.00 persen dari total impor Jepang ke Sumut. “Untuk sayuran dan makanan asal Jepang harganya sangat mahal, makanya persentasenya tidak terlalu banyak,” ujar Fitra.

Untuk bahan makanan dari Jepang ini, lanjutnya, saat ini yang berada di Belawan masih dari produksi pada awal bulan 3 atau akhir bulan 3. Sedangkan untuk produk makanan yang harus disertifikasi merupakan produksi tanggal 11 Maret dan seterusnya. “Kita akan tunggu kebijakan pusat,” ujarnya.
Sementara itu, beberapa produk yang sangat banyak di Impor dari Jepang ke Sumatera Utara, yaitu merupakan produksi untuk mesin. (mag-9/net/jpnn)

Konser Ulang Tahun LangitMusik

LangitMusik Dinikmati 12 Juta Pelanggan Telkomsel

Dalam rangka memperingati satu tahun layanan musik digital LangitMusik, hari ini Telkomsel menggelar Konser Ulang Tahun LangitMusik dengan menampilkan 20 musisi Indonesia di Epicentrum Walk, Jakarta. Pertunjukan pesta musik ini merupakan apresiasi bagi para penikmat LangitMusik yang kini telah mencapai lebih dari 12 juta pelanggan Telkomsel serta penghargaan bagi kreativitas karya musik di Indonesia.

VP Digital Music & Content Management Telkomsel Krish Pribadi mengatakan, “Konser Ulang Tahun LangitMusik kami selenggarakan sebagai ungkapan terimakasih kami bagi para pelanggan setia LangitMusik sekaligus bentuk dukungan bagi seluruh pelaku industri musik nasional. Kami berharap upaya yang kami lakukan dengan menyediakan berbagai layanan musik digital yang berkualitas mampu memotivasi para musisi untuk menghasilkan lebih banyak karya kreatif sekaligus mendorong kemajuan industri musik nasional ke arah yang lebih baik.”

Sejak diluncurkan pada awal tahun 2010, penikmat layanan LangitMusik meningkat 30 persen dalam waktu satu tahun. Pertumbuhan jumlah pelanggan layanan ini tidak terlepas dari kepeloporan Telkomsel dalam melahirkan beragam inovasi layanan musik digital yang bisa diunduh langsung dari ponsel sepanjang tahun 2010, yakni: full song, mini song, dan videoklip. Berbagai inovasi konten musik digital tersebut dilengkapi layanan CariTau sebagai solusi deteksi lagu yang sedang didengar dan layanan SMS Cari Tau 1222 untuk mempermudah pelanggan dalam mencari Nada Sambung Pribadi (NSP) yang diinginkannya.

Kini Telkomsel melengkapi layanan LangitMusik dengan menghadirkan Blog LangitMusik yang bisa diakses di www.langitmusik.com/blog. Blog LangitMusik merupakan layanan untuk memperoleh informasi ter-update dunia musik Indonesia sekaligus wadah berinteraksi komunitas pencinta musik Tanah Air. Pencinta musik juga bisa menikmati ulasan menarik seputar dunia musik yang disampaikan para pelaku musik Indonesia, seperti: Denny Sakrie (pengamat musik), Andre Sumual (wartawan musik), dan Maylaffayza (musisi).

Konser Ulang Tahun LangitMusik

Konser Ulang Tahun LangitMusik menghadirkan 20 band dan disc jockey (DJ) dalam negeri yang sedang digandrungi anak muda masa kini, antara lain: RAN, Endah N’ Rhesa, White Shoes and The Couples Company, dan Pure Saturday. Para musisi Tanah Air ini akan tampil secara bergantian di panggung indoor dan outdoor yang spektakuler di Epicentrum Walk. Sekitar 5.000 penonton yang datang menyaksikan konser ini merupakan penggemar musik yang tergabung dalam keanggotaan LangitMusik 616 di Facebook dan follower akun @langitmusik616 di Twitter.

“Melalui pertunjukan musik ini, kami berharap LangitMusik dapat dinikmati masyarakat sebagai sebuah solusi layanan musik terlengkap yang menyediakan fasilitas untuk melakukan pembelian lagu digital berkualitas secara resmi dan mudah. Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengapresiasi dan mencintai karya asli anak bangsa demi kelangsungan industri musik Indonesia,” ungkap Krish.

Pada saat Konser Ulang Tahun LangitMusik berlangsung, Telkomsel memberikan 50 paket bundling Tiphone LangitMusik secara gratis kepada para pengunjung yang beruntung. Paket ponsel musik ini menyediakan full song dari artis-artis ternama dalam negeri yang tergabung dalam bendera LangitMusik dengan konsep preloaded song di dalam memory card ponsel Tiphone. Pelanggan tidak perlu mengunduh lagu, cukup melakukan aktivasi 50 lagu dari sekitar 300 lagu yang tersedia di dalam memory card dengan biaya hanya Rp 1.000 perhari. Dalam waktu dekat paket bundling Tiphone LangitMusik tersedia di gerai-gerai resmi dengan harga Rp 499.000.

Seputar LangitMusik Telkomsel

LangitMusik merupakan toko musik digital dengan layanan terlengkap, di mana pelanggan dapat menikmati musik digital berkualitas baik secara mudah, baik dalam bentuk NSP, full song, mini song, dan videoklip. Layanan ini merupakan jawaban Telkomsel atas kebutuhan pasar akan hadirnya layanan musik yang sesuai dengan perkembangan teknologi terkini yang bisa diperoleh melalui layanan selular. Bekerjasama dengan sekitar 100 mitra label rekaman, content provider, digital storage provider, dan platform provider, Telkomsel menyediakan lebih dari 72.000 NSP, 15.000 full song, 3.000 mini song, dan 1.000 videoklip dalam negeri dan mancanegara dari berbagai genre musik, seperti: pop, rock, dangdut, dan sebagainya.

Pelanggan yang ingin menikmati NSP dapat menghubungi *121# atau mengirimkan SMS ke 1212. Untuk memberikan kemudahan dalam mengunduh full song dan mini song, Telkomsel memfasilitasi pelanggan dengan menu akses *616#, WAP (www.langitmusik.com/wap), dan SMS ke 6161. Sementara untuk menikmati layanan LangitMusik Video, pelanggan dapat mengakses mobile portal http://langitmusik.vuclip.com menggunakan browser di ponselnya. Pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai katalog musik, preview musik, komunitas musik, berita terbaru seputar dunia musik (artis dan event musik), lagu top download dan new release, serta search engine untuk mencari lagu yang akan diunduh dengan mengakses web portal www.langitmusik.com.

Telkomsel juga menyediakan layanan CariTau untuk mengidentifikasi lagu yang sedang didengar dan menginformasikan judul lagu serta artisnya kepada pelanggan, sekaligus mengunduh lagu tersebut langsung dari ponsel, hanya dengan menghubungi 9090. Tersedia pula layanan SMS Cari Tau 1222 untuk mempermudah pelanggan dalam mencari NSP yang diinginkannya, cukup kirim SMS, ketik <nama artis> atau <judul lagu> atau <komposer>, lalu kirim ke 1222.

Layanan LangitMusik merupakan langkah nyata komitmen Telkomsel untuk mendukung perkembangan dan kemajuan industri kreatif nasional khususnya industri musik dengan memfasilitasi para pihak yang terlibat di dalamnya, seperti: perusahaan label rekaman, artis, content provider, dan lain-lain, dengan suatu layanan musik digital berkualitas yang mudah dinikmati masyarakat kapan pun dan di mana pun. Langkah ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam upaya melindungi industri musik dari pembajakan karena musik yang dinikmati pelanggan dalam layanan ini diperoleh secara resmi sehingga terjamin aspek legalitasnya.

Minyak Tanah Bercampur Solar

081263218xxx
Mohon perhatian pihak Pertamina unit Pemasaran Medan kami rakyat Binjai resah dimana minyak tanah sudah bercampur dengan solar mohon Pertamina melakukan sidak terimakasih

Langgar Aturan
Terimakasih untuk perhatian dan masukannya, sejak Januari 2010 di Binjai memang tidak disalurkan lagi minyak tanah bersubsidi, hal ini seiring berjalannya program konversi minyak tanah ke gas yang dicanangkan pemerintah. Untuk memenuhi kebutuhan minyak tanah, pertamina tetap menyalurkan minyak tanah non-subsidi yang diberi pewarna khusus (masker dyes) yang tidak mempangaruhi sifat minyak tanah.

Namun, tidak tertutup kemungkinan ada pihak-pihak yang melakukan tindakan ilegal dengan mencampur minyak tanah subsidi untuk daerah lain dengan solar untuk kepentingan pribadi.

Tindakan ilegal tersebut bertentangan dengan UU No 22/2001 tentang migas, dengan ancaman sanksi pidana maksimal Rp6 miliar.

Rustam Aji
Asisten Customer Relation
PT Pertamina UPMS I Medan

Dana Hibah untuk USU Disunat

Pagu Rp18,5 M, Cair Rp8,8 M

MEDAN- Indikasi penyelewengan dana APBD Sumatera Utara kembali mengemuka. Ada dugaan penyelewengan dana bantuan ke Universitas Sumatera Utara (USU) senilai Rp9,7 miliar dari jumlah seharusnya Rp18,5  miliar. Dana bantuan itu berada di pos Biro Keuangan dan Biro Bantuan Sosial (Bansos) Provsu.

Dugaan penyelewengan dana APBD ini terungkap saat Komisi E DPRD Sumut melakukan rapat kerja (Raker) dengan pihak USU, di gedung dewan, kemarin (21/3). Anggota Komisi E, Richard Eddy M Lingga mempertanyakan dana APBD yang diterima USU pada 2010 dan 2011 kepada Rektor USU Syahril Pasaribu.

“Saya dan teman-teman di Komisi E ingin mengetahui berapa dana APBD yang dialoksaikan kepada pihak USU,” tanya Richard.

Syahril mengaku tidak begitu memahami hal itu, dan mengalihkan pertanyaan kepada Pembantu Rektor II USU, Armansyah Ginting.

Perlahan Armansyah menjelaskan secara detil. Dikatakannya, dana APBD Pemrovsu yang seharusnya diterima USU di tahun 2010 sebesar Rp18,5 miliar. Jumlah itu untuk tiga item yakni, dana pembangunan fisik, pengadaan sarana penunjang dan beasiswa yang di dalamnya termasuk pula biaya belajar dosen USU. Pihak USU akhirnya hanya mendapatkan Rp8,8 miliar untuk item dana beasiswa. Itu pun, melalui perjuangan yang cukup melelahkan.
“Saya mengurus pencairannya sejak Juni 2010. Sempat dua hari berturut-turut, dari pagi sampai malam saya naik turun lantai II dan lantai III Kantor Gubsu di Biro Bansos dan Keuangan,” ungkapnya.

Beberapa bulan kemudian, Desember 2010, barulah pihak USU diundang membahas pencairan dana APBD untuk USU. Pertemuan itu dihadiri Kepala Biro Binsos Hasbullah Lubis, Kepala Biro Keuangan Muhammad Syafii serta Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Provsu Hasiholan Silaen di Mess Pemprovsu Jalan T Daud.

Awalnya, Provsu akan memberi uang untuk dua item, pembangunan fisik dan pengadaan sarana penunjang. Namun pihak USU tidak bersedia menerimanya kalau item-item yang ada tidak lengkap. Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya pencairan yang disepakati adalah untuk dana beasiswa Rp8,8 miliar. Sementara dua item lainnya tidak cair.
“Waktu itu, Pak Hasiholan Silaen (mantan Plt Sekda, Red) sempat menyatakan, semua yang hadir itu harus menandatangani surat persetujuan. Jadi kalau nantinya ada persoalan di belakang hari, maka semua yang menandatangani persetujuan harus bertanggung jawab,” ungkapnya menirukan perkataan Hasiholan Silaen.

Pengakuan itu membuat semua anggota Komisi E DPRD Sumut yang hadir pada Raker tersebut terperangah. Antara satu anggota Komisi E DPRD Sumut saling berpandangan dan menggeleng-gelengkan kepala.

Richard sendiri kepada Sumut Pos menyatakan, menyesalkan kenapa hal itu bisa terjadi. Karena, seharusnya dana-dana untuk pendidikan harus dialokasikan secara benar dan pencairannya tidak harus dipersulit. “Ini demi kepentingan masyarakat, kenapa sampai terjadi hal yang seperti ini di Pemprovsu. Saya sangat menyesalkan itu. Kita sebagai rekan kerja Biro Bansos Provsu akan mencoba mempertanyakan ini, supaya kita mengetahui apa yang terjadi,” tegasnya.

Anggota Komisi E DPRD Sumut lainnya Sopar Siburan juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak Biro Bansos dan Keuangan Provsu.

Mahasiswa Siap Kawal

Menanggapi persoalan itu, Gubernur Fakultas Sastra USU yang juga juru bicara BEM USU, Mawardi, kepada Sumut Pos menyampaikan keprihatinannya mewakili para mahasiswa USU.

“Ini harus ditelusuri, kemana sih aliran dananya. Jika sisa dananya yang tidak dicairkan dikembalikan ke kas daerah, itu tidak masalah. Tapi kalau akhirnya dana yang tidak cair itu masuk ke kantong-kantong pribadi para pejabat di lingkungan Pemprovsu, harus dituntut. Untuk membuktikan itu, dibutuhkan data dan fakta serta bukti yang lengkap dan valid. Kalau nantinya ditemukan, maka sebaiknya harus diserahkan ke ranah hukum. Bila perlu KPK langsung yang turun tangan,” tegasnya.

Sebagai Gubernur Fakultas Sastra, ia berjanji mencari data-data itu. Kemudian akan dikomunikasikan dengan para mahasiswa lainnya serta elemen mahasiswa lainnya, untuk mengawal persoalan tersebut hingga terselesaikan. Karena, pada prinsipnya persoalan ini adalah persoalan yang menyangkut hajat hidup khalayak banyak yakni, di bidang pendidikan.

“Kami akan membicarakan dengan teman-teman lainnya. Kami akan menyatukan suara, untuk mencari bukti dan mengawal persoalan ini. Dan ini juga sudah memancing sifat kritis dari mahasiswa,” pungkas mahasiswa semester akhir di Fakultas Sastra USU ini.(ari)

Rumah Kadhafi Rata dengan Tanah

TRIPOLI-Serangan pasukan Amerika Serikat (AS), Inggris dan sekutu Eropanya ke ibukota Libya, Tripoli, Sabtu (19/3) lalu, menghabiskan dana tidak sedikit.Hanya untuk menembakkan 120 rudal Tomahawk, pasukan sekutu harus mengeluarkan biaya mencapai Rp2,16 triliun. Jumlah itu diperoleh dari nilai satu satuan rudal tomahawk yang mencapai Rp18 miliar.

Angka itu dipastikan membengkak bila biaya operasional ‘aksi militer terbatas’ n
atas nama penyelamatan resolusi PBB untuk menghantam 20 sistem pertahanan udara rezim Muammar Khadafi itu ikut dihitung.

Untuk apa pasukan sekutu mengeluarkan biaya sebesar itu hanya dalam sehari operasi?
Presiden Venezuela Hugo Chavez menuduh serangan Amerika Serikat dan sekutu Eropanya bertujuan untuk merebut minyak yang dimiliki Libya. “Mereka ingin menguasai minyak Libya. Nyawa rakyat Libya tidak mereka pikirkan,” tuding Chavez.

“Sangat menyedihkan bahwa, sekali lagi, kebijakan suka berperang Dinasti Yankee (AS) dan sekutunya kembali diberlakukan. Dan menjijikkannya lagi PBB justru mendukung perang. PBB lebih memilih menyetujui pemberlakuan resolusi daripada membentuk komisi untuk dikirim ke Libya,” katanya.

“Jatuhnya lebih banyak korban, akan mengakibatkan perang lebih besar. Mereka (AS dan sekutunya) adalah jagonya perang. Sangat tidak bertanggungjawab. Dan dibalik itu semua adalah kepentingan AS dan sekutu Eropanya,” tegas Chavez.

Sekutu Chavez dan guru ideologi mereka, Fidel Castro, juga menyatakan keprihatinan yang sama. Para pemimpin garis kiri seperti Bolivia dan Nikaragua juga menuduh negara berkuasa melakukan intervensi atas krisis Libya dan mengincar minyaknya. Tidak bisa dipungkiri, Libya mempunyai cadangan minyak lebih kurang 42 miliar barrel atau urutan keempat di dunia dan nomor satu di Afrika.

Selain itu, negara-negara yang menyerang Libya adalah pengimpor minyak terbesar dari Libya. Terutama Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Italia.

Iran juga memperingatkan rakyat Libya untuk tidak percaya dengan ‘niat baik’ kekuatan barat untuk membela mereka menyerang pasukan Khadafi. Menurutnya, tujuan utama AS dan sekutunya adalah memperluas neo kolonialisme terhadap negara kaya minyak tersebut.

“Catatan sejarah dan aksi negara-negara berkuasa dalam menginvasi negara lain menunjukkan bahwa setiap tindakan mereka (AS dan sekutunya) selalu mencurigakan,” terang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Iran, Ramin Mehmanparast seperti dikutip kantor berita ISNA.

Kemarin, Libya terus dibombardir. Di antara 20 sistem pertahanan Libya, serangan udara pasukan sekutu menghancurkan gedung administrasi di sebuah kompleks yang di dalamnya terdapat tempat tinggal Muammar Kadhafi. Serangan ini diklaim menghancurkan kemampuan komando dan kendali pemimpin Libya itu.
Bangunan yang berjarak sekitar 50 meter dari tenda tempat Khadafi bertemu tamu rata dengan tanah.
Jurnalis AFP pada hari Minggu melihat asap mengepul dari kompleks kediaman dan barak di Bab el-Aziziya, di selatan ibukota Libya, tanda senjata anti-pesawat ditembakkan.

Pejabat Pentagon mengklaim serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS) kepada Libya, berhasil membuat kacau pasukan yang loyal kepada Khadafi. Laksamana Madya William E Gortney menyatakan, serangan udara yang dilakukan berakhir efektif. “Pentagon yakin militer Khadafi saat ini sedang mengalami stres (usai diserang),” ungkap Gortney seperti dikutip Associated Press, Senin (21/3).

Serangan udara itu melibatkan pesawat pengebom B-2, jet tempur dan lebih dari 120 rudal Tomahawk. Serangan juga melibatkan senjata berteknologi tinggi lainnya.

Gortney menyebutkan tidak ada pesawat dari pihak militer asing yang jatuh dalam penyerangan tersebut. Semua pesawat dan pilotnya kembali dengan selamat.

Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengatakan, Amerika memperkirakan akan meraih kemenangan dalam misi ini dalam hitungan hari. Sebelumnya militer AS, Inggris, Prancis telah melancarkan serangan mereka ke Libya sepanjang akhir pekan lalu.

Serangan tersebut dikabarkan telah menewaskan sekira 68 warga sipil Libya.
Bertindak atas dasar resolusi Dewan Keamanan PBB, jet tempur Prancis melepaskan tembakan kepada pasukan Khadafi, Sabtu (19/3). Sementara kapal perang Amerika Serikat dan Inggris meluncurkan rudal mereka ke pangkalan militer Libya beberapa jam kemudian.

Total 120 rudal Cruise Tomahawk ditembakkan pasukan sekutu ke sasaran-sasaran kunci Libya. AS, Prancis, Amerika dan Inggris telah meluncurkan intervensi terbesar di dunia Arab sejak invasi 2003 pimpinan AS ke Irak
Presiden AS Barack Obama dan Hillary Clinton, serta pemimpin Barat lainnya, mendesak Kadhafi segera lengser. (bbs/jpnn)

Syamsul Mengaku Diancam Buyung

Surya Djahisa Sudutkan Buyung

JAKARTA-Sekda Pemkab Langkat Surya Djahisa kemarin dimintai kesaksiannya di persidangan perkara dugaan korupsi APBD Langkat dengan terdakwa Gubernur Sumut Syamsul Arifin. Surya dipanggil sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai mantan Kabag Keuangan Pemkab Langkat (1998-2003) dan Plh Kabag Keuangan Pemkab Langkat (2003-2004).

Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim yang dipimpin Tjokorda Rai Suamba, Surya lebih banyak memojokkan Buyung Ritonga selaku Pemegang Kas Daerah Pemkab Langkat 1998-2006.
Saat ditanya mengenai ide siapa pemotongan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menutup pengeluaran yang melanggar ketentuan, Surya mengakui memang dia yang membuat daftar SKPD-SKPD yang anggarannya akan dipotong.

“Saya yang sodorkan daftar SKPD. Saya tak melakukan pemotongan. Yang potong bendahara kas daerah (Buyung, Red),” ujar Surya.

Hakim Tjokorda yang selalu menggunakan nada tinggi saat mengajukan pertanyaan, tidak puas dengan jawaban Surya lantaran pertanyaan mengenai ide siapa pemotongan dilakukan, belum dijawab. “Tak ada perintah dari terdakwa (Syamsul, Red),” jawab Surya.

Hakim bertanya, setelah melakukan pemotongan, apakah lapor ke Syamsul? Lagi-lagi Surya tidak menjawab dan kembali mengatakan, Buyung yang melakukan pemotongan. Hakim mengulangi pertanyaan. Kali ini Surya menjawab, “Saya ada menyampaikan, tapi yang soal uang Buyung yang sampaikan ke bupati.”
Setelah ditekan lagi dengan pertanyaan serupa, Surya menjawab, “Saya memang sampaikan ke terdakwa (Syamsul, Red), tapi tak ada komentar.”

Mengenai pemungutan uang dari pemenang tender atas pembayaran proyek-proyek di Dinas PU, Surya mengakui ada perintah dari Syamsul. “Perintah bupati, cari uang dari PU. Masak tak ada,” ujar Surya menirukan perintah bosnya.

Dia mengakui, pada 2006 dan 2007 terkumpul Rp8,9 miliar, Rp4,05 miliar diserahkan ke Syamsul. Tapi katanya, tidak sekali cash langsung sebesar itu. “Saya cicil, Rp400 juta, Rp300 juta. Rp4 miliar itu tak sekaligus,” bebernya.
Saat ditanya hakim apakah Rp4 miliar itu sampai ke tangan Syamsul, Surya tidak tegas menjawab. “Ada juga, tapi nggak semua.” Hakim kembali bertanya, apakah begitu uang diserahkan melalui Tukiman, lantas dikasih tahu ke Syamsul bahwa uang sudah diserahkan lewat Tukiman? “Saya ucapkan, sudah Pak,” jawab Surya.

Hakim Tjokorda tampak gregetan dengan sikap Surya yang tidak tegas memberikan jawaban mengenai reaksi Syamsul terkait penyerahan uang Rp4 miliar itu. “Ini Rp4 miliar, besar, bukan receh. Diserahkan ke staf kepada Tukiman, masak nggak tanya ke bupati sampai tidak uang itu,” cetus Tjokorda.

“Ada juga saya tanya ke Pak Bupati, sudah saya sampaikan ke Pak Tukiman, tapi tak ada jawaban,” jawab Surya.
Terkait bunyi dakwaan bahwa dari Desember 2005-September 2007 Syamsul memerintahkan Buyung mengeluarkan uang dari kas total Rp22,8 miliar, lagi-lagi Surya menyudutkan Buyung. Katanya, soal pengeluaran itu Buyung lah yang mencatatnya. Bahkan, tudinganya, Buyung sering main comot dalam membuat catatan pengeluaran.
Penjelasan ini membuat hakim Tjokorda ‘marah’. “Ini uang besar, Rp22 miliar. Saudara nanti dikonfrontir dengan Buyung. Nanti saya konfrontir hal ini. Ini duit besar,” cetus Tjokorda.

Mengenai pengadaan mobil Panther untuk anggota DPRD pada 2002, Surya menjelaskan, permintaan sejumlah anggota dewan disampaikan saat membahas RAPBD di sebuah hotel di Medan. Lantas, Surya bersama Kepala Bapeda saat itu, Amirudin Hamzah, lapor ke bupati.

“Waktu itu bupati marah, darimana anggarannya,” ujar Surya. Namun, sambungnya, belakangan dia mendapat informasi dari Buyung bahwa sudah ada pengeluaran untuk pembelian Panther.

Saat diberi kesempatan menanggapi keterangan Surya, Syamsul mengatakan, dirinya tak mau menanggapi dulu. “Saya baru belajar, daripada salah. Nanti saat konfrontir, daripada sekarang bertengkar…” kata Syamsul, yang kalimatnya langsung dipotong hakim.

Pada kesempatan kedua menyampaikan pendapat, Syamsul mengatakan, dirinya pernah diancam Buyung. “Buyung mengancam,” ujarnya. Hanya saja, kalimatnya sulit dipahami.

Usai sidang, wartawan minta penegasan maksud ancaman itu. “Pernah ada ancaman Buyung ke saya melalui Surya. Dia akan hancurkan saya,” kata Syamsul singkat.

Kemarin, sedianya ada dua saksi yang akan dimintai keterangan. Hanya saja, lantaran majelis hakim ada agenda rapat mendesak, mantan ajudan Syamsul, Amril, batal dimintai kesaksiannya. Sidang akan dilanjutkan 28 Maret 2011, dengan agenda meminta keterangan saksi-saksi. “Kita akan ajukan lima saksi,” ujar anggota JPU, Muhibuddin, kepada Sumut Pos.

Seperti diberitakan, sidang perdana kasus ini digelar 14 Maret 2011. Saat itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipimpin Chaterina Muliana Girsang mendakwa mantan Bupati Langkat itu telah merugikan keuangan negara sebesar Rp98,71 miliar.

Dalam dakwaan primair, Syamsul diancam  pidana sebagaimana diatur pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.  Ancaman hukuman dalam pasal ini, minimal 4 tahun penjara, maksimal 20 tahun.

Sedang dakwaan subsidair, Syamsul dijerat pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999, yang terkait dengan penyalahgunaan kewenangan/jabatan. Juga pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana. (sam)

Fans Datang karena Panggilan Jiwa

Haul ke-16 Nike Ardilla di Imbanagara, Ciamis

Pamor penyanyi slow rock era 90-an Nike Ardilla tak pernah luntur. Walaupun penyanyi yang melejit dengan tembang Bintang Kehidupan ini telah meninggal 16 tahun lalu karena kecelakaan maut di Bandung. Sampai saat ini Nike masih dipuja ribuan penggemarnya.

Sabtu (19/3) malam menjadi puncak acara doa bersama fans beserta keluarga besar Nike di makamnya yang berlokasi tidak jauh dari rumah orang tuanya di Dusun Cidudu, Desa Imbanagara Kabupaten Ciamis.

Ratusan fans berat Nike Ardila dari berbagai daerah memadati rumah ibunda almarhumah sejak Sabtu (19/3) siang hingga Minggu. Mereka datang dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang dan berbagai daerah di Indonesia.  Mereka yang datang ingin mengikuti doa bersama di makam almarhumah.

Sejumlah fans tampak menangis saat doa dipanjatkan. Mereka bahkan ada yang sampai memeluk erat nisan penyanyi Seberkas Sinar ini.

Salah seorang fans Nike dari Jakarta Fitri Fauziah mengatakan, Nike Ardilla adalah sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dan tidak pandang bulu dalam bergaul. “Kekuatan Nike karena jiwa sosialnya tinggi, meskipun dia telah tiada tapi tetap membekas di hati saya,” terangnya. Menurutnya hingga saat ini tidak ada artis yang bisa mengantikan posisi Nike.

“Bagi kami sampai 20 tahun kemudian pun Nike Ardila akan tetap ada di hati kami,” katanya. Dia mengatakan, bukti Nike berjiwa sosial yakni mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Bandung beberapa tahun sebelum Nike meninggal. Hingga saat kini sekolah tersebut masih eksis. Hanya saja menurut Fitri untuk saat ini sekolah tersebut agak terbengkalai dan membutuhkan banyak perhatian dari semua pihak terutama dalam operasionalnya.

“Kami sampai saat ini masih sering kesana, memberikan bantuan apapun yang kami punya agar sekolah tersebut tetap berjalan, dan saya harap artis – artis yang dulu pernah mengenal atau dekat dengan Nike mau ikut mambantu untuk meneruskan perjuangan almarhumah mengelola sekolah tersebut “ pungkas Fitri.

Di makam para fans ini mengucapkan janji bersama untuk bersama – sama tetap menjaga nama baik Nike Ardilla, dan tetap kompak tanpa memandang perbedaan antar sesama fans.

Muhamad Muhidin fans Nike yang usianya sudah 67 tahun sengaja jauh – jauh datang dari Jakarta untuk ikut mendoakan almarhumah.  “Kenal Nike sejak tahun 95, kebetulan rumah ketua fansnya Nike Ardila dekat dengan rumah saya, maksud kemari ingin ikut mendo’akan agar ia mendapat tempat yang lapang di sisi-Nya,” katanya.
Sementara itu Ema, ketua Nike Ardilla Fans Club (NAFC) Jabodetabek kepada Radar  mengatakan bila dijumlahkan se-Indonesia ada sekitar 2.000 fans yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Ema mengatakan berbagai kegiatan yang dilakukan para fans dalam memperingati 16 tahun meninggalnya Nike Ardilla.

Diantaranya berdoa bersama yang dilakukan tadi malam di makam sang idola serta dilanjutkan dengan lomba karaoke yang diselenggarakan hari ini di Saung Nike Ardilla yang berada di Ciamis. “Tidak semua fans mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Ciamis seperti berdoa bersama di makam. Bagi fans yang tidak bisa datang ke sini, mereka melakukan doa bersama di Jalan RE Martadinata Bandung, tempat Nike kecelakaan, juga di daerah masing-masing,” jelasnya.

Bagi para fans, memperingati meninggalnya Nike Ardilla adalah sebuah panggilan jiwa. Hal tersebut diungkapkan Kenie yang wajahnya mirip dengan almarhumah. “Meski sedang sakit atau kerja, kita pasti datang ke Ciamis, untuk bertemu mamih (Nining Ningsih, ibunda Nike Ardilla, red). (*)

Cicit Soeharto Sakit, AKBP Edi Dipecat

JAKARTA-Sejak ditahan Minggu (20/1) siang, Putri Aryanti Haryowibowo (20) sudah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. 14 Pertanyaan sudah dicecar pada cicit mendiang mantan Presiden Soeharto itu. Putri juga saat ini kurang enak badan.

“Putri agak kurang enak badan. Dia kena radang tenggorokan, pusing,” ujar pengacara Putri, Sandy Arifin, usai mendampingi kliennya dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/3).
Menurut Sandy, kemungkinan mahasiswi London School itu akan direhabilitasi. Rehabilitasi berarti pemakai lama? “Ya kita lihat saja nantinya,” kata Sandy.

Sandy mengungkapkan, hingga kini, Putri masih diperiksa penyidikn
Putri dijerat UU No 35/1979 tentang Narkotika.

Sandy menegaskan, jika kliennya bukan pemilik shabu 0,88 gram yang dituduhkan polisi.
“Kami tegaskan itu bukan barang punya Putri. Kalau soal pengguna dan pemakai itu sudah dijelaskan Direktur Narkoba saya tidak boleh menyebarkan,” tutur pengacara yang kerap dipakai para artis ini.

Sementara soal hubungan Putri dan AKBP Eddie Setiono, Sandy mengatakan keduanya saling kenal. Namun Sandy tidak mengetahui alasan Eddie menjadi teman Putri. Kenal Eddie di mana? “Itu masih panjang,” ujar Sandy.

AKBP Edi Dipecat

Mabes Polri menegaskan tidak akan melindungi perwiranya yang bersalah dalam kasus narkoba. Jika AKBP Edi Setiono terbukti menggunakan sabu bersama cicit Soeharto, Putri, maka akan dilakukan sidang kode etik yang berujung pemecatan.

“Ya, bisa sampai disitu (pecat). Itu nanti tergantung pemeriksaannya,” kata Kabareskrim Komjen Ito Sumardi kemarin. AKBP Edi adalah perwira menengah yang berdinas di Pusat Keuangan Denma Mabes Polri. Edi tertangkap tangan oleh petugas reserse narkonba Polda Metro jaya bersama trah cendana, Putri yang merupakan anak dari Ari Sigit.

Menurut Ito, perilaku Edi adalah tanggung jawab perorangan. “Kita berulangkali sudah ingatkan anggota. Kita juga cek urine berkala,” kata mantan Kapolwiltabes Surabaya itu.

Hingga tadi malam, Edi masih meringkuk di sel Polda Metro Jaya. Seharian kemarin, lima petugas Propam Mabes Polri sudah memeriksa polisi tak layak dicontoh ini.

Kepala Pusat Pengamanan Internal Propam Mabes Polri Brigjen Budi Wasesa menjelaskan, pemeriksaan seputar keterlibatan Edi dalam jaringan itu. Belum dipastikan apakah Edi adalah pengguna saja, atau juga terlibat dalam sindikat pengedar. “Baru pemeriksaan permulaan, dua tiga hari ini baru kelihatan motifnya,” kata Budi.
Putri ditangkap bersama AKBP Eddie Setiono, staf pusat keuangan Mabes Polri. Polisi menemukan barang bukti yakni 30 gram serbuk sabu.

Putri adalah anak Ari Sigit dengan Gusti Maya Noor. Maya sempat diciduk polisi juga karena kasus narkoba yang terungkap gara-gara memakai uang Rp50 ribu palsu. Maya dan Ari Sigit telah lama bercerai.

Dijenguk Orangtua

Ayah Putri Ariyanti Haryowibowo, Ari Sigit dan ibu tirinya Rica Callebout, mendatangi Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (21/3). Mereka masuk ke area dengan menaiki mobil Toyota warna hitam bernomor polisi B 1989 IK.

Kedatangan Ari Sigit dan istri mengelabui para wartawan dan fotografer dari media cetak dan media elektronik yang menunggu di luar. Wajah keduanya terlihat oleh para wartawan saat dia keluar dari mobil menuju lobi.
Beberapa saat kemudian, saudara laki-laki Putri bernama Putra masuk ke dalam dengan menggunakan kendaraan berbeda, yakni sedan BMW warna silver bernomor polisi B 1999 DG.

Lalu, sekitar jam 19.45 WIB, Ari Sigit dan istri keluar dari gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Mereka langsung masuk ke mobil Toyota yang sudah dipersiapkan.

Mobil Ari Sigit itu langsung keluar tanpa berbicara sepatah kata kepada para wartawan yang berada di luar gerbang. Setelah Ari dan Rita pergi, menyusul saudara Putri menaiki sedan BMW silver dan lagi-lagi tidak memberikan komentar.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Putri mengaku sudah berbicara dengan ayah Putri, Ari Sigit, dan keluarga besarnya. Reaksi keluarga, kata Sandy, prihatin atas kejadian yang menimpa Putri. “Kita akan usahakan yang terbaik,” yakin Sandy.

Putri tertangkap sedang menggunakan sabu bersama dua tersangka lainnya -GN dan ES- di salah satu kamar di Hotel Maharani, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat ( 18/3/2011 ) dinihari. Putri dijerat dengan pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf a UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (rdl/jpnn)