Home Blog Page 15581

Lagunya akan Bergema di Tiap Momen Pergerakan

Selamat Jalan Franky Sahilatua, Pejuang Perubahan Lewat Syair

Salah seorang musisi sekaligus seniman besar dan budayawan Indonesia, Franky Hubert Sahilatua, wafat dalam usia 57 tahun. Aktivis pergerakan sangat terpukul dengan kepergian Franky di tengah semangat mereka melawan rezim berkuasa yang dianggap tidak pro rakyat.

Franky Sahilatua tutup usia Rabu (20/4) sore ini, pukul 15.15 WIB, di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan. Tak berapa lama, jenazahnya pun segera dibawa pulang ke rumah duka di Komplek Pelangi Bintaro, Tangerang, diiringi hujan yang kebetulan juga mengguyur sebagian kawasan Jakarta.

Menurut keterangan pihak keluarga, pemakaman musisi yang wafat di usia 57 tahun ini masih menunggu kepastian dari keluarga. Salah satunya pula yakni menunggu kedatangan putranya yang tinggal di Singapura, Hugo Delano. Yang jelas untuk sementara, jenazah Franky akan disemayamkan di rumah duka malam ini.

Penyanyi lagu-lagu balada yang terkenal terutama lewat duet Franky & Jane (adiknya) itu, memang telah kembali harus dirawat di rumah sakit terhitung sejak 16 April lalu. Hingga, tadi malam, kondisinya lantas diberitakan kian memburuk. Franky yang baru kembali ke Indonesia pada Februari lalu, usai menjalani perawatan di Singapura, memang terhitung sudah cukup lama menderita penyakitnya.

Bahkan, adalah anaknya Hugo pula yang mewakili Franky menerima penghargaan, ketika sang musisi mendapatkan Lifetime Achievement di ajang SCTV Music Awards  Oktober 2010 lalu. Saat itu, Franky memang masih berada dalam perawatan di RS di Singapura, meski sang anak sempat menyebutkan kondisinya telah membaik.

Franky terlahir di Surabaya, 16 Agustus 1953 lalu. Namanya mulai dikenal luas publik pada paruh kedua dekade 1970-an, terutama lewat duet dengan adiknya, yang dalam perjalanannya sempat menghasilkan sekitar 15 album.
Pada 1993, duet mereka menghasilkan sebuah tembang abadi berjudul Lelaki dan Rembulan. Setelah Jane berkeluarga, Franky bersolo karir, selain juga bekerjasama dengan sejumlah musisi lain, di antaranya termasuk Iwan Fals (di beberapa album). Orang Pinggian serta Terminal adalah dua di antara album yang bisa dicatat dari duet kedua penyanyi penyuara kritik sosial ini.

Bagi aktivis pergerakan Franky dianggap sebagai tokoh yang pantas dijadikan simbol perlawanan rakyat atas penguasa menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Sebelum kepergiannya, Franky bahkan sempat mengeluh soal kondisi bangsa dan negara kepada sahabat karibnya, Sukardi Rinakit.

“Ia selalu bilang ‘saya merisaukan untuk menyeberang naik perahu’,” kata Sukardi mengulangi pernyataan Franky.
Maksud pernyataan itu, Franky ingin agar ada perubahan terhadap bangsa dan negara. “Maksudnya bukan menyeberang buat dirinya sendiri yah, tapi menyeberang untuk bangsa ini. Misalkan, menyeberang dari kemiskinan berubah jadi sejahtera. Menyeberang dari pemimpin yang tidak baik menjadi pemimpin yang baik. Menyeberang dari demokrasi prosedural menjadi demokrasi substansial. Pokoknya banyaklah,” terang pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate saat melayat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta.

Masih kata Sukardi, Franky menginginkan rakyat naik, menggerak-gerakkan dan mengayuh perahu Indonesia menuju perubahan. “Saatnya kita menyeberang dan kita harus segera menyeberang,” ulang Sukardi menirukan lagi.

Aktivis pergerakan Adhie Massardi juga merasakan kehilangan yang besar atas kepergian Franky. “Franky pergi ketika kita butuh semangat baru lewat lagu-lagunya yang dinyanyikan langsung,” kata Adhie Massardi kepada JPNN.
Sebagai penghargaan, Adhie mengatakan akan menyanyikan lagu-lagu Franky yang bernafaskan perjuangan dalam setiap momen pergerakan. “Kita akan menyanyikan setiap lagunya di setiap pergerakan, Ini sebagai penghargaan kepada sosok Franky,” demikian Adhie.

Penggagas Islam Transformatif memandang Franky Sahilatua sebagai aktivis dan pejuang perubahan. Caranya saja yang beda, dia berjuang dengan lagu. “Lagu-lagunya memberi inspirasi. Lagu-lagunya mengajak kita semua untuk terus menerus melakukan perubahan,” katanya.

“Di Republik banyak anak dianaktirikan oleh negara,” ucapnya lagi mengenang lirik lagu Franky berjudul Anak Tiri yang paling berkesan baginya.

Muslim mengenal Franky sudah lama, saat pertama kali lagu-lagunya banyak diperdengarkan tahun 70-an. Muslim mulai berteman dengan Franky saat keduanya aktif di Kelompok Pelangi lima tahun terakhir.

“Nyari pejuang dengan senjata lagu susah. Franky tidak ada duanya. Dia konsisten. Tidak pernah mikir keuntungan dari lagu-lagunya. Buktinya, sampai meninggalnya, Franky tidak punya apa-apa. Biaya pengobatannya saja banyak ditanggung kawan-kawan,” imbuhnya.(ito/arp/ade/jpnn)

Siswa Datang Pukul 05.30 WIB

UN Diduga Curang

MEDAN-Indikasi kecurangan pelaksaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2010/2011 masih saja ditemukan. Di sebuah sekolah di Medan Tuntungan, diduga soal UN sudah bocor sejak awal. Pihak sekolah mengedarkan kunci jawaban kepada para siswa di pagi hari.

Peserta ujian diharuskan datang ke sekolah mereka pukul 05.30 WIB untuk menerima kunci jawaban. Para siswa kemudian diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan membocorkan hal tersebut kepada siapa pun juga, meski pun itu orangtua mereka.

Kecurigaan kecurangan sejak awal sudah diungkapkan Komunitas Air Mata Guru Medan (KAMG). Komunitas yang intens menyoroti kecurangan UN ini mengklaim menemukan puluhan sekolah baik negeri ataupun swasta melakukan pelanggaran terhadap pelaksanaan UN. Modus pelanggaran UN masih terjadi masih seperti tahun yang lalu, dengan adanya joki dan penyebaran kunci jawaban via SMS.

“Semua datanya ada pada kami dan kami tidak ingin menyimpulkan pelanggaran tersebut,” ucap Abdi Muskarya Saragih dari KAMG di sekretariat KAMG di Jalan Sei Merah, kemarin.
Abdi bersikeras untuk tidak membeberkan rekaman kecurangan UN SMA sederajat tersebut. “Tidak ada rasanya manfaatnya itu diungkapkan. Kita tidak ingin ada kriminalisasi seperti kejadian tahun kemarin. Yang kita inginkan, ke depan ada perbaikan sistem pendidikan kita,” sebutnya.

Sekjen Dewan Pendidikan Sumut, Drs  H Mahmudi Ibrahim memberikan komentar yang berbeda. Menurutnya, pelaksanaan UN kali ini berhasil seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab hingga kemarin, dari pengamatan dewan pendidikan, belum ditemukan pelanggaran. “Hal ini perlu kita beri apresiasi,” sebutnya.

Namun Mahmudi enggan memberikan komentar, ketika ditanya prihal datangnya siswa lebih cepat dari jam dimulainya pelaksanaan UN. “kalau siswa datangnya lebih pagi kan tidak masalah, mungkin saja mereka takut terlambat atau lain sebagainya. Anak saya saja tahun lalu mengikuti UN ia datang lebih cepat dari jadwal untuk menghindari macet dan cepat sampaike sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, petugas di Polda Sumut belum menerima laporan kecurangan. “Polisi turut berpartisipasi dengan melakukan pengamanan terbuka yakni petugas berpakaian dinas dan pengamanan tertutup, Polisi berpakaian sipil atau intelijen. Bila tertangkap ada yang melakukan kecurangan akan dikenakan UU Diknas,” ujar Kasubdit Dokliput Poldasu AKBP MP Nainggolan di ruangannya, Rabu (20/4) siang.

Diharapkan Nainggolan, bila masyarakat ada mendengar dan mengtahui atas informasi kecurangan dalam pelaksanaan UN diharapakan segera untuk melapor ke Polisi.

Sementara itu, dari 33 kabupaten/kota melaksanakan UN di Sumatera Utara, baru 4 kabupaten/kota yang mengumpulkan lembar jawaban (LJ) di Universitas Medan (Unimed). Pejabat sementara (Pjs) Rektor Unimed  Prof Slamet Triono Ahmad mengatakan keempat daerah tersebut adalah Sergai, Deliserdang, Medan dan Langkat. “LJ diantarkan mulai Selasa pagi dan langsung dilakukan pemindaian,” sebutnya.
Setelah dilakukan pemindaian, berkasnya langsung dikirim ke Jakarta dalam format soft copi. “Kemungkinan akan dikirim pada awal Mei mendatang ke Pusat Penelitian dan pendidikan balitbang, Mendik” sebutnya. (mag-7/ari/adl)

Enam Bocah 12 Tahun Pesta Seks

PALEMBANG-Ada-ada saja perilaku remaja tanggung di Palembang, Sumatera Selatan ini. Anak laki-laki yang rata-rata berusia 12 tahun ini melakukan pesta seks, berpasangan dengan rekannya. Di kejadian kedua, beberapa anak memaksa dua bocah perempuan berusia 5 tahun melayani mereka, disaksikan bocah laki-laki lain. Yang ketiga kalinya, terjadi di sebuah lokasi pesta. Anak laki-laki memaksa perempuan di bawah umur mereka melakukan perbuatan seksual.

Kejadian di perkampungan padat penduduk di Palembang itu terungkap ketika Saman (40), salah satu orangtua korban, melapor ke Polsek Ilir Barat II, Palembang, Rabu (20/4). Warga Jalan Depaten Baru, 28 Ilir, Palembang, ini mengadukan permasalahan yang menimpa anaknya. Terhadap kasus ini, Kapolsek Ilir Barat II, Kompol Trie Aprianto, mengatakan saat ini seluruh orangtua para bocah dipanggil ke Polsek Ilir Barat II. Polisi melakukan mediasi agar tak terjadi kesalahpahaman. Apalagi salah satu orangtua masih tak terima atas tindakan asusila tersebut.

Informasi yang didapatkan, tindakan bejat ini berawal sebulan lalu di Lorong Peluncuran, 28 Ilir, Palembang.
Enam bocah berinisial Sawa (12), Ada (12), Baya (12), Iha (12), Uda (12) dan Yag (11) yang keenam bocah yang semuanya lelaki ini berpasangan dalam melakukan tindakan asusila. Misalnya Sawa dan Ada, Baya dan Iha, Uda dengan Yag.

Sepekan kemudian, tindakan asusila kembali terjadi di lokasi berbeda yakni di rumah Damomon, seorang warga yang beralamat di 28 Ilir, Palembang. Uda, bocah putus sekolah memaksa Yig dan Nib, bocah perempuan yang masih berusia lima tahun melakukan tindak asusila. Hal itu disaksikan dua bocah lain yakni Sawa dan Ada.

Peristiwa yang ketiga kembali terjadi di rumah Damomon. Kala itu di rumah Damomon sedang ada hajatan, dan di bawah tenda hajatan inilah para bocah tersebut kembali melakukan tindak asusila. Uda memaksa Yig melayaninya dan aksi ini disaksikan Kan dan Narad, dua bocah lelaki lain. “Kami melakukannya, tapi berpasang-pasangan,” kata Uda sambil menundukkan kepalanya, di Mapolsek Ilir Barat II Palembang.

Perbanyak Kegiatan Anak

Pesta seks anak di bawah umur ini menampar wajah kehidupan bermasyarakat dan kepedulian sosial. Untuk menghindari pengulangan kejadian yang sama, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam memperketat kontrol masyarakat, mulai dari tingkat keluarga dan lingkungan. “Perkuat kontrol dan fungsi pendidikan lembaga keluarga,” kata Asrorun Niam di Jakarta.

Dia berharap, keluarga dan masyarakat bisa memberikan anak kegiatan yang bermanfaat sehingga bisa terhindar dari tindakan negatif.
“Perbanyak alternatif kegiatan bermain edukatif bagi anak,” imbuhnya.
Lebih lanjut, tayangan yang mendidik di televisi juga mesti diperbanyak. Juga perang atas terhadap pornografi tetap harus terus dilakukan dengan masif.

“Salah satunya percepatan pembentukan gugus tugas pemberantasan pornografi oleh presiden sebagaimana mandat UU Pornografi,” tuturnya.(bbs/net)

LBH Medan Ajukan PK

Intel Kejari Gerilya Menangkap Zainal

MEDAN-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan tidak akan tinggal diam terkait putusan kasasi MA yang menyatakan kliennya M Zainal Abidin Nasution (43), bersalah melakukan pembunuhan Komisaris PT Sewangi Sejati Luhur Kesuma Wijaya warga Jalan Bandung Medan No 90 pada 26 Mei 2009 lalu. Karenanya, LBH Medan akan mengajukan bukti baru untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ke MA.

“Kami akan melakukan peninjauan kembali (PK) atas putusan MA,” tegas Wakil Direktur LBH Medan, Muslim Muis, kemarin (20/4). Muslim mengakui, pihaknya sudah menerima salina putusan MA yang disampaikan jurusita pengganti PN Medan, dengan nomor 158/Akta Pid/2010/PN.Mdn. “Ditanda tangani jurusita pengganti Elisa Barnardus Sihotang SH, Selasa 12 April 2011 lalu,” tegas Muis.

Dalam surat putusan tersebut, sambung Muis, tertera bahwa putusan Mahkamah Agung RI tanggal 16 Desember 2010 no 1760K/PID/2010 yang berbunyi mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Medan dan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Medan No 188/Pid.B/2010/PN.Mdn tanggal 8 Juni 2010, menyatakan terdakwa M Zainal Abidin Nasution telah sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain dan penganiayaan berat, dan menghukum 12 tahun penjara serta membayar biaya perkara semua tingkat peradilan tingkat kasasi sebesar Rp2.500.

“Putusan 12 tahun oleh MA, pada Zainal Abidin, itu menunjukan rasa ketidakadilan pada masyarakat kecil, atas pembunuhan Kusuma Wijaya.Yangkalah ini bukan Zainal tapi penegakan hukum di republik ini,” tegas Muis. Untuk melawan putusan itu, sambung Muis, maka LBH Medan akan mengambil langkah untuk Peninjauan Kembali (PK).
Sementara itu, informasi yang diperoleh dari sumber kepolisian, petugas intelijen Kejari Medan sedang memburu Zainal Abidin Nasution.  “Zainal sedang diburu untuk ditangkap,” kata sumber di kepolisian tersebut.

Zainal yang saat ini tidak diketahui keberadaannya, dikhawatirkan akan melarikan diri ke luar kota. “Informasinya, hasil putusan tersebut jangan sampai tahu oleh wartawan bila tahu takutnya Zainal akan lari. Karena, Intel Kejari akan melakukan penangkapan,” beber sumber yang tidak mau bercerita banyak.(rud/adl)

NATO Ngotot Bela Pasukan Oposisi Libya

PARIS- Perlawanan pasukan loyalis Presiden Libya Muammar Kadhafi belum bisa dipatahkan, hal itu membuat sejumlah negara NATO harus memutar otak. Prancis bersama Inggris akan mengirimkan penasihat militer untuk membantu pasukan pemberontak menyelesaikan konflik melawan pasukan pemerintah.

Juru bicara pemerintah Prancis, Francois Baroin menekankan, Prancis sama sekali tidak berniat untuk mengirimkan pasukan ke Libya. ’’Hanya penasihat militer dalam jumlah kecil akan dikirimkan untuk membantu Dewan Transisi Nasional untuk mengorganisasikan perlindungan terhadap masyarakat sipil,’’ ujarnya.

Dia menambahkan jumlah tak lebih dari 10 orang dan kebijakan tersebut merupakan bagian dari kerjasama koalisi barat dalam upaya campur tangan dalam krisis politik Libya. Para penasihat militer itu akan memberikan masukan kepada para pemimpin pemberontak tentang cara mengorganisasi pasukan mereka yang terpecah-pecah melawan tentara pemerintah. Masalah terbesarnya adalah pasukan Kadhafi mempunyai senjata lebih lengkap dan terlatih.
Mereka juga akan berkomunikasi dengan NATO di lokasi di mana pasukan pemberontak dan tentara Kadhafi berada.
Baroin enggan untuk mengungkapkan negara mana saja yang akan berpartisipasi dalam program tersebut. ’’Kami tidak dalam posisi untuk berbicara tentang negara lain,’’ jelasnya. Inggris bersama Prancis adalah dua negara yang berada di garda terdepan melakukan intervensi di Libya.

Di hari yang sama, Pimpinan Pemberontak Libya Mustafa Abdel Jalil bertemu Presiden Prancis Nicolas Sarkozy di Paris. Kunjungan tersebut untuk memenuhi undangan Sarkozy yang sempat tertunda.

Jalil kemungkinan akan meminta NATO untuk meningkatkan intensitas serangan udara. Namun, seorang sumber dari kelompok oposisi menyatakan, Jalil mungkin juga akan memberikan daftar nama pejabat Libya yang bisa diajak kerjasama ketika Muammar Kadhafi lengser.

Kantor kepresidenan Sarkozy menjelaskan, pembicaraan antara keduanya fokus pada menciptakan transisi demokratis di Libya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Libya Abdul Ati al Obeidi juga mengisyaratkan bahwa masa depan Libya bisa dinegosiasikan. Hingga saat ini pemerintah Libya menolak untuk membahas negosiasi tentang pengunduran diri Kadhafi dan mengisyaratkan bahwa pemilu hanya bisa dilangsungkan jika serangan udara barat dihentikan.
’’Hanya jika pemboman ini dihentikan, kata al Obeidi. Setalah enam bulan berikutnya, pemilu yang yang ddi bawah pengawasan PBB bisa dilangsungkan,’’ menurut siaran radio BBC seperti dilansir Reuters.
Obeidi menambahkan, pemilu tersebut bisa mencakup berbagai isu yang muncul di tengah rakyat Libya. ’’Semuanya bisa dinegosiasikan, termasuk masa depan Kadhafi sebagai pemimpin Libya,’’ paparnya. (cak/jpnn)

Polisi Thailand Bekuk Bandar Narkoba Nusakambangan

JAKARTA- Bandar sekaligus otak peredaran narkotika di Lembaga Pemasyrakatan (Lapas) Narkotika Nusakambangan berhasil dibekuk. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, penjahat tersebut bernama Abbas Qasirin warga negara Iran.

Ditemui setelah melantik kepala BNN tingkat provinsi dan kabupaten di Jakarta, Rabu (20/4), Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BNN Komjen Gories Mere mengatakan, Abbas berhasil ditangkap kepolisian Bangkok, Thailand. Saat ini, pemeriksaan terhadap Abbas terus berlangsung.

Kepolisian Indonesia juga sudah menjadwalkan untuk menerbangkan beberapa penyidik untuk memeriksa Abbas di Bangkok. Gories menjelaskan, aparat penegak hukum Indonesia berharap Abbas bisa diekstradisi ke Indonesia untuk menjalani pemeriksaan, hingga persidangan.

Jendral bintang tiga itu menjelaskan, sejatinya pemerintah Indonesia berpeluang besar mendatangkan pejahat tersebut.

Sebab, awal mula perburuan terhadap Abbas itu dimulai dari Indonesia. “Kami sudah menangkap jaringan di bawahnya. Bukti-bukti juga sudah lengkap, dan bisa segera disidangkan,” tandas Gories.
Hanya saja, pihak kepolisian Bangkok kebetulan berhasil menangkap saat Abbas beroperasi di negeri Gajah Putih tersebut. “Dia sudah lama tidak berada di Indonesia. Memilih beraksi sementara di Bangkok,” jelas matan Kadensus 88 Antiteror itu.

Gories menceritakan, awal mula pengejaran terhadap Abbas ini memang dimulai dari Indonesia. Setelah kabar pengejaran dilempar ke International Drug Enforcement , ternyata banyak negara yang juga memburu Abbas. Di antaranya Amerika Serikat, Thailand, dan Cina. (wan/nw/jpnn)

Pemerintah Kehabisan Cara Bebaskan 20 ABK

Perompak Somalia

JAKARTA- Berbagai upaya pemerintah untuk membebaskan 20 anak buah kapal (ABK) MV Sinar Kudus yang masih ditawan perompak Somalia telah dilakukan. Upaya pemerintah untuk membebaskan 20 ABK MV Sinar Kudus seperti negosiasi untuk penyerahan uang tebusan, hingga telah melaksanakan pilihan jalur militer. Tapi seluruh upaya itu masih kandas.

Sambil proses negosiasi untuk penyerahan uang tebusan kepada perompak itu, pemerintah juga mengaku telah melaksanakan opsi militer.

“Oleh karena itu yang bisa dilakukan pemerintah di sini adalah mencoba kedepan kan apa yang sepatutnya pemerintah lakukan. Tapi tidak dalam konteks bernegosiasi,” ucapnya di Gedung Binagraha, Komplek Istana Presiden, Rabu (20/4).

Dia menyebutkan, pemerintah tidak pernah bernegosiasi dengan perompak dalam arti menawar untuk pembebasan sandera. Negoisasi dilakukan dalam pengertian pihak swasta dan pihak yang memiliki kapal berbendara Indonesia tersebut.

Julian menegaskan bahwa persepsi yang selama ini berkembang di masyarakat, bahwa pemerintah bernegosiasi atau mencoba melakukan bargaining position dengan para perompak Somalia ternyata salah. “Kalaupun terjadi nego atau tawar menawar dalam upaya pembebasan, itu dilakukan pihak swasta dan pemerintah demi keselamatan para WNI yang ditawan di Somalia,” tuturnya. (bbs/jpnn)

Bakal “Dirusak” Pembenci Monarki

Rencana Pernikahan Pangeran William

Tak semua warga Inggris antusias menyambut pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton barangkali sudah banyak yang tahu. Tetapi, tahukah Anda bahwa royal wedding pada 29 April mendatang itu juga mengerek jumlah para pembenci monarki?

Itulah yang terjadi, setidaknya menurut klaim kaum Republikan di Inggris. Republik adalah kelompok yang secara konsisten menuntut dibubarkannya sistem monarki di Inggris dan diganti dengan republik.
Nah, sebagaimana dilansir Daily Telegraph kemarin (20/4), sejak William dan Kate mengumumkan rencana pernikahan mereka pada November lalu, Republik mengklaim jumlah anggota mereka melonjak 50 persen lebih menjadi sekitar 14 ribu orang.

Tidak banyak memang. Tetapi, kelompok itu militan dan sudah berencana “merusak” hari pernikahan akbar tersebut dengan menggelar pesta jalanan bertema antimonarki. Republikan Inggris tidak sendirian.

Mereka bakal didukung kelompok pembenci monarki dari berbagai negara Eropa yang saat ini juga masih berbentuk kerajaan yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Republik Eropa. Yaitu, Swedia, Denmark, Norwegia, Belanda, Belgia, dan Spanyol. Wakil kelompok-kelompok tersebut telah memastikan akan datang ke London pada 29 April mendatang.

“Percayalah, kebanyakan orang di negara ini tidak peduli sedikit pun dengan keluarga kerajaan atau monarki,” kata Graham Smith, manajer kampanye Republik, kepada Daily Telegraph.

Meski tujuannya serius, pesta jalanan para pembenci monarki itu akan berlangsung santai dan juga bakal diramaikan dengan beragam pernik. Misalnya, suvenir. Tentu saja temanya juga anti- royal wedding, anti kerajaan.
“Aku bukan mug royal wedding.” Begitu bunyi tulisan di salah satu mok yang akan dijual di acara tersebut yang mungkin bakal menarik perhatian sekaligus mengundang senyum.

Menurut Smith, fakta menunjukkan pernikahan anggota-anggota keluarga kerajaan sebelumnya selalu menggenjot minat kepada Republik. Sekaligus meningkatkan kebencian kepada kerajaan.

“Itu terjadi karena mereka menganggap monarki adalah bentuk anakronisme pada abad ke-21 ini,” kata Smith.
Pengalaman dari Swedia juga menunjukkan fakta serupa. Saat Putri Victoria dari Kerajaan Swedia menikahi Daniel Westling pada Juni lalu, Asosiasi Republik Swedia mengaku kebanjiran anggota baru. Yang semula 3.500 menjadi 7.500.

“Even kerajaan selalu membuat orang kian sadar betapa institusi ini sudah sangat ketinggalana zaman dan bahkan tergolong fenomena aneh,” ujar Helena Tolvhed dari Republikan Swedia.  (c4/ttg/jpnn)

AS Tolak Usulan Pengakuan Palestina

WASHINGTON –  Rencana Palestina untuk meminta pengakuan sebuah negara merdeka dari PBB, ditolak sepihak oleh Amerika Serikat (AS), Selasa (19/4).

“Kami tidak yakin itu adalah gagasan yang baik, kami tidak yakin itu akan membantu,” kata juru bicara Deplu AS, Mark Toner.

Pembicaraan damai ditengahi AS, antara Israel dan Palestina telah dimulai lagi September 2010, tapi macet.
Tak lama setelah itu Israel menolak memperpanjang moratorium dalam pebangunan permukiman di wilayah Palestina yang didudukinya. Israel bersikeras  dibahas dalam pembicaraan langsung. Presiden Pemerintah Otonomi Palestina, Mahmud Abbas menyatakan pihaknya meminta pengakuan PBB sebagai Palestina merdeka. (bbs/jpnn)

Korut Terlilit Utang ke Korsel

SEOUL-  Korea Utara ternyata dibelit utang yang cukup besar kepada tetanggnya, Korea Selatan. Bahkan, utang tersebut kemungkinan dilunasi sangat kecil. Pasalnya, utangnya  itu mencapai Rp8,15 triliun.

Selama satu dekade terakhir, Korsel memasok makanan, bahan bakar, pupuk dan bahan mentah lainnya kepada Korut dalam bentuk pinjaman. Jumlahnya hingga kini mencapai 1,02 triliun won atau sekitar Rp8,15 triliun. Jumlah itu terus membengkak karena bunga utang. Pyongyang menerima 2,4 juta ton beras dan 200 ribu ton jagung yang nilainya mencapai 787 miliar won pada 2000-2007. Pembayaran dijadwalkan jatuh tempo 20 tahun dengan periode grace selama 10 tahun dan bunga 1 persen per tahun.

Pada 2007, Selatan memberi bahan-bahan mentah senilai 87,5 miliar won untuk membantu produksi pakaian, sepatu dan sabun. Utara membayar hanya 3 persen dari total nilai itu dalam bentuk seng.
Saat kedua negara membuka perbatasan pada 2008, Utara menerima bahan mentah dan peralatan senilai 149,4 miiliar won. Pembayaran pertama, yakni pinjaman makanan senilai 6,4 miliar won akan jatuh tempo pada Juni tahun delan.
Pejabat Korsel meragukan Korut akan sanggup membayar utangnya, karena situasi di negara tersebut. “Sulit bagi Korut untuk membayar utangnya. Namun kami takkan menyerah,” ujar pejabat kementerian unifikasi tanpa menyebut namanya. (bbs/jpnn)